cover
Contact Name
Wisnu Kartika
Contact Email
mt@umy.ac.id
Phone
+6281328713795
Journal Mail Official
mt@umy.ac.id
Editorial Address
Program Studi D3 Teknik Elektromedik, Program Vokasi, Gedung D Lantai Dasar, Kampus Terpadu, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Jl. Brawijaya, Tamantirto, Kasihan, Bantul, DI Yogyakarta, 55183
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Medika Teknika : Jurnal Teknik Elektromedik Indonesia
ISSN : 27220508     EISSN : 27160505     DOI : 10.18196
Core Subject : Engineering,
Medika Teknika is an Indonesian Electromedical Engineering Journal focusing on papers and manuscripts of this following topics: 1. Electromedical Engineering 2. Electric Power Engineering 3. Control Engineering 4. Telecommunications Engineering 5. Electronic Engineering 6. Electrical Engineering 7. Biomedical Engineering 8. Life Support 9. Diagnostics 10. Signal Processing 11. Image Processing 12. Information Systems 13. Computer Engineering The journal publishes twice a year on April and October. It emphasizes on issues in the field of engineering, especially the electromedical engineering and other related topics.
Articles 144 Documents
Prototipe Alat Penghancur Botol Vaksin Fangindoman, Nico; Fitriyah, Aidatul
Medika Teknika : Jurnal Teknik Elektromedik Indonesia Vol. 6 No. 1 (2024): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mt.v6i1.20102

Abstract

Limbah merupakan permasalahan yang sangat serius dalam lingkungan. Terdapat beberapa jenis limbah, ada yang dapat dengan cepat diuraikan dan ada pula yang sulit diuraikan contohnya ialah botol kaca vaksin. Penggunaan botol kaca sebagai wadah dari vaksin sudah biasa digunakan, tetapi sisa botol vaksin biasanya langsung dibuang begitu saja tanpa adanya pengolahan terlebih dahulu. Hal ini tentu akan mencemarkan lingkungan jika tidak ada solusi untuk mengurangi limbah botol vaksin bekas. Pembuatan penghancur botol vaksin sebagai alat untuk menanggulangi limbah bekas botol vaksin menjadi butiran kaca yang memiliki volume lebih kecil dibanding dengan botol vaksin yang masih utuh. Kemudian, dilakukan percobaan pada alat ini dan mendapatkan hasil bahwa seluruh botol kaca yang dihancurkan benar-benar hancur menjadi butiran kaca. Percobaan yang telah dilakukan menandakan bahwa alat penghancur botol kaca bekas vaksin ini berfungsi dengan sangat baik.
Pemanfaatan Pesawat Tanpa Awak Mode Fixed Wing sebagai Sarana Pengiriman Obat-obatan Furqan, Muhammad Mujahidin; Fajrin, Hanifah Rahmi
Medika Teknika : Jurnal Teknik Elektromedik Indonesia Vol. 6 No. 1 (2024): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mt.v6i1.22105

Abstract

Tahun 2020 dunia digemparkan dengan adanya pandemi Covid-19 yang menjangkit puluhan juta warga dunia dan memakan banyak korban jiwa. Untuk itu berbagai keperluan logistik dan obat-obatan harus disalurkan secepat mungkin kepada penderita Covid-19. Selain itu, Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak area yang sulit dijangkau oleh transportasi darat dan membutuhkan biaya yang besar jika menggunakan helikopter. Melihat hal ini, maka dibutuhkan pesawat tanpa awak (UAV) untuk melakukan pengiriman obat-obatan. UAV ini berupa pesawat  fixed wing yang akan digunakan untuk mengantarkan kotak obat dengan variasi berat 0 kg, 500 gram, dan 1 kg. Selain itu juga dilakukan pengujian jarak, waktu dan kecepatan untuk mengetahui kemampuan pesawat dalam mengantarkan barang.  Setelah dilakukan pengujian, untuk beban 1 kilogram, waktu yang dibutuhkan cenderung sedikit lebih lama dibandingkan dengan beban 500 gram untuk setiap jarak yang sama. Pengujian tanpa beban (0 kg) waktu yang dibutuhkan untuk menempuh jarak tertentu cenderung meningkat seiring dengan peningkatan beban pesawat.  Perbedaan waktu terbesar terjadi antara jarak 1 km dan 2 km (1,83 detik), sementara perbedaan waktu terkecil terjadi antara jarak 3 km dan 4 km (1,06 detik). Dari kesimpulan tersebut ada beberapa faktor yang harus dipertimbangkan seperti jarak dan beban dalam merancang dan mengevaluasi pengiriman menggunakan pesawat fixed wing.
ON-MoM: Aplikasi Pintar untuk Pengawasan Kehamilan dan Penanganan Situasi Darurat Jasman, Henra; Anita, Anita; Pratiwi, Andi Asmi
Medika Teknika : Jurnal Teknik Elektromedik Indonesia Vol. 6 No. 1 (2024): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mt.v6i1.23367

Abstract

Salah satu penyebab kematian ibu hamil yang sangat tinggi  di Indonesia adalah masalah obstetrik. Keadaan situasi darurat pada ibu hamil dapat berupa kehilangan kesadaran secara tiba-tiba yang disebabkan oleh suplai oksigen dan darah (saturasi) yang tidak memadai ke otak. Apabila nilai saturasi oksigen berada <95%, berarti ibu hamil dikatakan dalam keadaan situasi darurat. Keadaan situasi darurat dapat di kategorikan menjadi 2, yaitu apabila nilai  saturasi oksigen berkisar 90-95%, maka ibu hamil dalam keadaan  situasi darurat 1. Adapun ketika  saturasi oksigen dibawah dari 90%, maka ibu hamil dalam keadaan situasi darurat 2. Pada penelitian ini sensor MAX30100 merupakan alat yang digunakan untuk memonitoring jumlah kadar oksigen (saturasi) dalam darah yang dimonitoring langsung dengan aplikasi ON-MOMHasil penelitian alat sensor MAX30100 menunjukkan kondisi pada keadaaan normal dengan nilai kadar oksigen darah diatas  95%, keadaaan situasi darurat 1 dengan nilai kadar oksigen darah 93% dan kondisi situasi darurat 1 dengan kada oksigen darah dibawah 89% yang dimonitoring langsung dengan aplikasi ON-MOM, dimana keakuratan alat ini memiliki selisih 1.125% dengan alat sebenarnya. Hasil dari penelitian ini memperkenalkan ON-MoM sebagai sebuah aplikasi pintar yang dirancang untuk meningkatkan kualitas pengawasan kehamilan dan mempercepat penanganan situasi darurat pada ibu hamil serta menurunkan angka kematian ibu dan bayi.
Pengembangan Fitur Keselamatan Mekanikal Blue Light Therapy Berbasis Motor Linear Terintegrasi Febrian, Febrian; Surakusumah, Rino Ferdian
Medika Teknika : Jurnal Teknik Elektromedik Indonesia Vol. 6 No. 1 (2024): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mt.v6i1.23841

Abstract

Pada perkembangan teknologi di era globalisasi saat ini dapat mempengaruhi terhadap suatu perkembangan peralatan, diantaranya yaitu peralatan rumah tangga, perkantoran, industri hingga peralatan kesehatan. Ketika ada sambaran petir dapat menghasilkan lonjakan tegangan listrik yang sangat besar, yang bisa merusak atau mempengaruhi perangkat elektronik. Pengembangan Fitur Keselamatan Mekanikal Blue Light Therapy Menggunakan Sensor Ultraviolet, Ultrasonik, Dan Motor Terintegrasi. Metode penelitian ini menggunakan metode prototype pada suatu alat. Studi Literatur yang berfungsi untuk mengumpulkan dan memahami beberapa referensi penelitian serta mendapatkan berbagai data dan informasi. Dalam penelitian ini, dilakukan pengembangan alat blue light therapy yang menggunakan sensor ultraviolet. Dalam pengembangan prototype pada sistem alat blue light therapy dengan fitur keselamatan menggunakan sensor guva s12sd (ultraviolet), ultrasonik, dan motor terintegrasi serta dirancang dalam bentuk box yang berwarna hitam dengan ukuran panjang 18,5 cm dan lebar 11,5 cm. Pada jarak 150 mm, dimmer di posisi 9 menghasilkan tegangan 198V dengan intensitas cahaya 4296,31 lux di LCD dan 4130 lux di luxmeter. Pada jarak 200 mm, posisi 9 menghasilkan 200,3V dengan 2148,44 lux di LCD dan 3080 lux di luxmeter. Sensor ultraviolet mengukur intensitas cahaya untuk memastikan bahwa paparan UV tetap dalam batas aman.
Pengembangan Alat Ukur Kolestrol Secara Non-Invasive untuk Diagnosis Medis Nurqaidah, Siti; Amanda, Ryan; Ariansyah, Tegar
Medika Teknika : Jurnal Teknik Elektromedik Indonesia Vol. 6 No. 1 (2024): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mt.v6i1.24139

Abstract

Perkembangan teknologi telah memberikan kontribusi besar di bidang kesehatan, salah satunya dalam pengukuran kadar kolesterol. Metode pengukuran kolesterol yang umumnya digunakan adalah invasif, yang memerlukan pengambilan sampel darah. Namun, metode ini memiliki beberapa kekurangan, seperti rasa nyeri dan biaya yang tinggi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat ukur kolesterol secara non-invasive yang dapat mengurangi kekurangan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D), yang difokuskan pada pengembangan produk dan pengujian efektivitasnya. Alat yang dikembangkan bekerja dengan mengukur kadar kolesterol yang memanfaatkan sinar cahaya untuk mendeteksi perubahan pada darah tanpa memerlukan pengambilan sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat yang dikembangkan mampu mendiagnosis kadar kolesterol dengan tingkat akurasi sebesar 95,3%, dengan persentase kesalahan sebesar 4,7%, alat ukur kolesterol non-invasive ini dapat berfungsi sesuai dengan perencanaan, dapat menjadi alternatif yang efektif dan nyaman untuk pengukuran kolesterol di masa mendatang.
Design and Development of a Hydrogen Sulfide Early Detection Device in The Human Mouth Handayani, Arivia Fitra; Wijaya, Nur Hudha; Untara, Bambang; Kartika, Wisnu
Medika Teknika : Jurnal Teknik Elektromedik Indonesia Vol. 7 No. 1 (2025): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mt.v7i1.24213

Abstract

Health serves as a reference for mental, physical, and social well-being. Dental and oral health are vital in human life. Minister of Health Regulation No. 89 of 2015 concerning dental and oral health emphasizes the importance of healthy states of hard and soft tissues and elements related to the oral cavity. Oral diseases include both acute and chronic health problems that attack the oral system. Hydrogen sulfide (H2S), a gas widely produced in the oral cavity, is the main cause of oral diseases. Microorganisms in the oral cavity are the producers of volatile sulfur compounds (VSC) caused by food waste. Three main amino acids make up VSC: cysteine, which produces hydrogen sulfide (H2S); methionine, which yields methyl mercaptan (CH3SH); and cystine, which generates dimethyl sulfide (CH3SCH3). This research designed a hydrogen sulfide early detection device in the human mouth. This proposed module worked by relying on the principle of detecting the density of hydrogen sulfide gas in the oral cavity using the TGS2602 gas sensor. The test of this proposed module device involved two respondents. The test was conducted in the morning, afternoon, and evening for three consecutive days. The results revealed that the average value of the first respondent was 0.25 PPM on day 1, 0.29 PPM on day 2, and 0.20 PPM on day 3. Meanwhile, the second respondent obtained 0.28 PPM on day 1, 0.29 PPM on day 2, and 0.27 PPM on day 3.
Sistem Deteksi Bentuk Rokok Menggunakan Faster Regional Convolutional Neural Network Yona Ramadika; Romi Mulyadi
Medika Teknika : Jurnal Teknik Elektromedik Indonesia Vol. 7 No. 1 (2025): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mt.v7i1.26901

Abstract

Merokok adalah masalah adiksi berbahaya yang telah lama berakar di masyarakat Indonesia. Konsumsi produk tembakau menyebabkan 7,2 juta kematian, dan sebagian besar terjadi di negara berkembang, termasuk Indonesia. Fakta ini mendorong upaya pengendalian konsumsi tembakau melalui kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) untuk melindungi masyarakat dari paparan asap rokok. Efektivitas peraturan ini seringkali terhambat oleh ketidakpatuhan sebagian masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan penelitian untuk mengembangkan sistem monitoring yang mampu mendeteksi keberadaan rokok secara real-time. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem deteksi keberadaan rokok secara real-time menggunakan algoritma Faster R-CNN, serta menguji tingkat akurasi sistem tersebut pada implementasi di dalam dan luar ruangan pada jarak tertentu. Tingkat akurasi sistem akan diuji dengan membandingkan jumlah objek rokok yang terdeteksi dengan jumlah sebenarnya, lalu dikalikan seratus persen. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem monitoring ini memiliki akurasi pendeteksian rokok yang sangat baik, dengan rata-rata akurasi berkisar antara 50% hingga 99% pada berbagai kondisi pengujian.
Design of a Practical 12 Lead ECG Simulator with a Manikin Demonstrator to Determine Normal or Abnormal Signals Based on Arduino Kama Yudhistira, Gusti Made Caesar; Kartika, Wisnu; Wardana, Wisnu Kusuma
Medika Teknika : Jurnal Teknik Elektromedik Indonesia Vol. 7 No. 1 (2025): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mt.v7i1.27348

Abstract

Nurses must master several medical tools, including the electrocardiograph (ECG). ECG can detect electrical activity to diagnose heart disorders such as conduction defects, myocardial infarction, and arrhythmias. This tool can record the biomedical potential differences on the surface of the skin generated by the heart by installing recording electrodes at several points on the surface of the body. A manikin doll, with 10 electrodes and 12 tapping points, was utilized as a substitute for the human body. Manikin dolls are replicas of the human body employed in various health fields, serving as a simulation of clinical skills. This study seeks to improve the quality of health services by producing skilled health workers in operating the ECG. The results disclosed that the manikin could produce normal and abnormal signals by implementing a microcontroller-based signal processing system, utilizing the digital-analog converter feature with a resolution of 12 bits. The creation of a resistor divider network circuit, with an input signal from two ESP32 DAC pins, generated 10 output lead channels.
Rancang Bangun Alat Fiksasi Oss. Cruris pada Pemeriksaan Radiografi Istiqomah, Anisa Nur; Utami, Asih Puji; Fakhrurreza, Muhammad; Rumatiga, Siti Nahadija
Medika Teknika : Jurnal Teknik Elektromedik Indonesia Vol. 7 No. 1 (2025): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mt.v7i1.28417

Abstract

Alat imobilisasi pada pemeriksaan radiologi diperlukan bagi pasien yang mengalami kesulitan memposisikan diri, seperti pasien lanjut usia atau pasien trauma akan tetapi tidak terdapat alat fiksasi khusus untuk pemeriksaan oss Cruris. Tujuan penelitian ini adalah untuk menciptakan alat imobilisasi yang aman dan nyaman bagi pasien dan radiografer, serta dirancang khusus untuk pemeriksaan krusial. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental dengan membuat alat imobilisasi berbahan dasar busa. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober - Desember 2024. Perancangan alat imobilisasi dimulai dengan membuat rancangan, menyiapkan alat dan bahan, serta membuat alat imobilisasi. Uji coba dilakukan dengan phantom, dan 30 responden diberikan kuesioner untuk penilaian kinerja dan fungsi. Analisis data dilakukan dengan meringkas hasil kuesioner, mengolah statistik deskriptif, dan membandingkannya dengan teori. Temuan penelitian menunjukkan bahwa 62% responden melaporkan bahwa alat imobilisasi sangat efektif dalam menopang beban selama uji fungsi, sementara 83% responden melaporkan bahwa sandaran kaki berfungsi dengan baik. Dalam hasil uji kinerja, 97% responden menyatakan bahwa alat ini mudah digunakan dan 95% menyatakan bahwa alat imobilisasi membantu pekerjaan radiografer dan tidak mengganggu informasi gambar. Penelitian lebih lanjut diharapkan dapat meningkatkan kekokohan dan estetika alat imobilisasi, dan uji coba dapat dilakukan pada pasien.
Pengembangan Inkubator Bakteri Cerdas dengan Kontrol Suhu PSO-PID untuk Optimasi Pertumbuhan Aba, Muhammad Ulin Nuha; Kuspranoto, Abdul Haris; Yudono, Muchtar Ali Setyo; Irawati, Nur Bebi Ulfah; Puspita, Rina
Medika Teknika : Jurnal Teknik Elektromedik Indonesia Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mt.v7i2.28566

Abstract

Inkubator mikrobiologi berfungsi penting dalam pembudidayaan mikroorganisme secara terkontrol di laboratorium. Penelitian ini mengembangkan sistem kontrol suhu inkubator berbasis Particle Swarm Optimization-Proportional-Integral-Derivative (PSO-PID) untuk meningkatkan kestabilan suhu dan responsivitas terhadap gangguan eksternal. PSO digunakan untuk mengoptimalkan parameter PID (Kp, Ki, Kd) secara adaptif, sehingga memungkinkan pengendalian suhu yang lebih presisi dan efisien dibandingkan dengan pengontrol PID konvensional. Hasil eksperimen menunjukkan pengontrol PSO-PID memberikan peningkatan signifikan dalam waktu respons dan stabilisasi suhu. Waktu kenaikan suhu berkurang 79,17% pada suhu 40°C, dan waktu stabilisasi berkurang 77,78%. Overshoot juga berkurang hingga 66,67%, sementara kesalahan keadaan tunak menurun 80%. Inkubasi bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus pada suhu setpoint 37°C menunjukkan pertumbuhan yang optimal dan konsisten, dengan distribusi koloni yang merata. PSO-PID terbukti efektif dalam menjaga kestabilan suhu inkubator dan meningkatkan presisi kontrol suhu. Sistem ini mengurangi ketergantungan pada kalibrasi manual dan meningkatkan keandalan eksperimen mikrobiologi. Penggunaan PSO-PID menawarkan solusi yang lebih adaptif, efisien, dan presisi untuk aplikasi mikrobiologi, menjadikannya pilihan yang ideal untuk inkubasi mikroorganisme yang memerlukan kondisi suhu yang konsisten dan stabil.