Articles
357 Documents
Pengembangan Web Tes Psikologi SIM Menggunakan Pendekatan User Centered Design
Muhammad Abirafdi Radivan;
Irving Vitra Paputungan
AUTOMATA Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : AUTOMATA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Manusia merupakan makhluk individu yang memiliki unsur jasmani dan rohani. Kondisi rohani atau mental seseorang dapat diketahui melalui tes psikologi atau psikotes. Penggunaan tes psikologi sudah banyak diaplikasikan dalam berbagai sektor kehidupan dan berbagai macam kebutuhan, seperti memilih minat suatu bidang pekerjaan, menyeleksi sumber daya manusia, tes minat bakat siswa, dan termasuk juga dalam administrasi surat ijin mengemudi (SIM). Tes psikologi sebagai syarat administrasi SIM di Kabupaten Sleman dilaksanakan oleh Lembaga NMMKP Sleman. Namun proses tes psikologi saat ini masih menggunakan tes tertulis menggunakan kertas dan proses mengoreksi jawaban masih dilakukan secara manual. Padahal rata-rata pemohon SIM per harinya mencapai 150 orang. Dengan begitu, muncul permasalahan dimana jumlah kertas yang digunakan bisa dibilang cukup banyak dan terkadang terjadi kesalahan saat mengoreksi jawaban pemohon. Tujuan dari makalah ini adalah bagaimana membuat website tes psikologi untuk membantu proses pembuatan SIM yang dapat meningkatkan keakuratan proses mengoreksi jawaban tes, dan dapat mengurangi pemakaian kertas. Website ini akan digunakan oleh pengguna dalam rentang usia 17-59 tahun. Sedangkan untuk usia diatas 59 tahun, pemohon sim di rentang usia tersebut disarankan untuk melakukan tes tertulis secara manual dikarenakan berdasarkan hasil observasi di lapangan, sebagian besar pemohon di usia tersebut sebagian besar kurang memahami maksud dari pernyataan yang ada di dalam soal, dan butuh dibantu oleh petugas yang ada di lokasi tes. Pembuatan website ini menggunakan pendekatan UCD (User Centered Design) untuk memastikan website yang dibuat dapat digunakan dan sudah sesuai dengan kebutuhan oleh calon pengguna website. Website akan dievaluasi menggunakan user acceptance test untuk menilai apakah website sudah sesuai dengan kebutuhan pengguna atau belum. Hasil dari user acceptance test menunjukan nilai 93.6%. Dengan begitu website ini sudah sesuai dengan kebutuhan pengguna.
BookMe : Sistem Informasi Penjadwalan Terintegrasi Google Calendar dan Zoom
Kevin Pratama Putra;
Mukhammad Andri Setiawan
AUTOMATA Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : AUTOMATA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Era digitalisasi banyak berkembang dengan memunculkan perubahan – perubahan yang membantu dalam kegiatan manusia menjadi lebih mudah. Terlebih pada pandemi seperti sekarang yang membuat orang – orang bekerja secara jarak jauh sehingga pertemuan dilakukan secara daring untuk dapat menunjang kegiatan tersebut. Kegiatan tersebut perlu melakukan pengelolaan jadwal secara efisien dikarenakan intensitas setiap orang memiliki kegiatan yang berbeda - beda. Jika pengelolaan jadwal masih dilakukan secara terpisah dengan beberapa aplikasi lainnya, akan menyebabkan proses penjadwalan menjadi kurang efisien. Untuk meningkatkan efisiensi dan mempermudah dalam pengelolaan jadwal dan pertemuan secara daring maka, diperlukan sistem informasi yang dapat menjadi wadah agar bisa menghubungkan layanan penjadwalan seperti Google Calendar dan layanan untuk mempertemukan orang secara daring seperti Zoom menggunakan API dari tiap layanan. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, sistem dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pengguna agar dapat mempermudah dalam proses penjadwalan terhadap fitur – fitur yang tersedia, meliputi membuat jadwal, menampilkan jadwal berdasarkan waktu yang dipilih, menerima jadwal serta memesan jadwal yang otomatis akan masuk ke dalam Google Calendar kedua belah pihak beserta tautan Zoom.
Penerapan Metode User Centered Design Pada Perancangan Pengalaman Pengguna Aplikasi I-Star
Tb Daffa Asyraf Dakhilullah;
Beni Suranto
AUTOMATA Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : AUTOMATA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
I-Star adalah sebuah aplikasi website berbasis dekstop yang memiliki tujuan untuk melakukan pemesanan bintang tamu secara online sehingga dapat memudahkan EO atau penggiat acara dalam memilih bintang tamu yang sesuai. Dikarenakan pandemi Covid-19 yang sedang terjadi saat ini banyak festival dan konser musik yang ditunda bahkan dibatalkan dikarenakan aturan pemerintah mengenai Peraturan Sosial Berskala Besar (PSBB). Hal tersebut mengakibatkan banyak Entertainer yang kesulitan mencari pekerjaan. I-Star diharapkan dapat meningkatkan kembali bisnis dunia hiburan yang menurun akibat pandemi serta dapat membantu bagi pengguna yang ingin merintis kariernya dalam dunia hiburan, misalkan bagi mereka yang memiliki band dan memiliki bakat yang lain mengenai dunia hiburan. Metodologi yang digunakan adalah User Centered Design dalam perancangan user interface dan user experience, metode UCD didukung dengan pendekatan Cognitive Walkthrough untuk melakukan pengujian diharapkan mendapat hasil yang maksimal.
Penerapan Defect Management Process Dalam Pengujian Mobile Game (Studi Kasus: Dash Soccer: Premier League)
Farhan Ramadhan Ramadhan;
Rahadian Kurniawan
AUTOMATA Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : AUTOMATA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
PT Git Solution merupakan salah satu badan usaha milik yayasan AMIKOM Yogyakarta yang bergerak pada sektor jasa perancangan, pembangunan dan pengembangan sistem informasi berskala nasional. Selama ini, PT Git Solution belum menerapkan defect management secara maksimal dan belum menggunakan defect tracking tool khusus dalam pengujian game yang dikembangkan, sehingga bug report yang dihasilkan belum memuat informasi lengkap mengenai bug dan kekurangan komponen pengkategorian dan status penangganan. PT Git Solution tengah mengembangkan mobile game berjudul Dash Soccer: Premier League. Pada tahap pengujian proyek ini, PT Git Solution ingin bug report yang dihasilkan mengandung informasi-informasi yang mempermudah proses monitoring bug. Oleh karena itu defect management process dan defect life cycle digunakan sebagai pedoman dalam melakukan pengujian, ditambah menggunakan Jira Software untuk memantau dan mengelola bug report. Dengan penerapan defect management process dan defect life cycle dalam tahap pengujian mobile game, terbukti dapat menghasilkan bug report yang mengandung informasi lengkap dan mudah dipantau proses penanganannya.
MoParking: Sistem Monitoring Parkiran Mobil Berbasis IoT
Agrifaldy Rahmatillah;
Irving Vitra Paputungan
AUTOMATA Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : AUTOMATA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Banyaknya penggunaan kendaraan mobil di Indonesia tidak sebanding dengan adanya jumlah lahan parkir atau gudang parkir yang tersedia, akibatnya karena kurang adanya informasi mengenai tempat parkir, pengendara bisa kebingungan kalau tempatnya penuh padahal masih ada yang kosong yang menyebabkan pengendara mencari-cari tempat yang kosong sambil menyebabkan kepadatan di sekitar, bahkan banyak yang memarkirkan kendaraanya bukan pada tempatnya. Dengan adanya perkembangan IoT yang semakin berkembangan saat ini, dimana konsep tersebut dapat mengintegrasikan beberapa perangkat untuk saling bertukar informasi. Maka dengan diterapkannya sensor yang langsung berada di area parkir dan informasi dari data tersebut bisa diakses di device yang lain, maka monitoring bisa diterapkan secara real-time tanpa harus pergi ke lokasi langsung. Makalah ini menyajikan penerapan IoT untuk sistem monitoring parkiran mobil tersebut. MoParking merupakan sistem monitoring parkiran mobil berbasis IoT yang dikembangkan untuk monitoring kondisi parkiran mobil secara realtime dengan menggunakan handphone dengan sistem operasi Android dengan berdasarkan inputan data dari sensor di lapangan kemudian data tersebut diolah menjadi informasi kondisi tempat parkir yang nantinya akan memberikan informasi kepada pengguna. Dengan penerapan tersebut pengguna dapat mengetahui kondisi parkiran secara realtime tanpa harus harus mencari lokasi dimana saja yang kosong. Dengan demikian efektifitas dari tempat parkir semakin optimal.
Rancang Bangun Sistem Informasi Untuk Meningkatkan Efektivitas dan Efisiensi Manajemen Pengelolaan Kegiatan Ramadhan
Ulfah Nuraini;
Kholid Haryono
AUTOMATA Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : AUTOMATA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstract-Ramadhan merupakan bulan suci yang sangat dinantikan oleh umat muslim setiap tahunnya. Dalam rangka memeriahkan bulan istimewa ini masjid Hidayatul Falah mengadakan banyak kegiatan seperti kegiatan TPA, buka puasa bersama, sholat tarawih berjamaah, tadarus rutin, khataman, peringatan nuzulul quran, pembagian zakat, takbiran keliling, dan sholat ied berjamaah. Banyaknya kegiatan yang dilaksanakan membuat takmir dan panitia ramadhan mengalami kewalahan dalam proses pengelolaan kegiatan ramadhan tersebut terlebih pengelolaan kegiatan ramadhan pada Masjid Hidayatul Falah masih menggunakan sistem manual berbasis kertas (paper-based system). Dibutuhkan suatu sistem yang mampu melakukan pengelolaan kegiatan ramadhan secara efektif dan efisien. Sistem informasi berbasis website menjadi solusi permasalahan tersebut. Websitedinilai efektif dan efisien dalam proses penyebaran informasi. Dengan adanya sistem informasi manajemen ramadhan ini akan memudahkan panitia dalam proses pengelolaan kegiatan, mumudahkan takmir dalam proses monitoring kegiatan, dan pastinya memberikan kemudahan bagi jamaah atau masyarakat dalam proses pencarian informasi kegiatan karena mereka dapat mengakses informasi tersebut dengan mudah, dimanapun dan kapanpun tanpa batas. Pada penelitian ini akan dilakukan rancang bangun untuk sistem informasi manajemen ramadhan menggunakan metode prototyping.Tujuan perancangan sistem ini yaitu memberikan gambaran tentang sistem yang akan dikembangkan sehingga memudahkan pengembang dalam proses pengembangan danmemudahkan pengguna dalam memahami penggunaan sistem informasi manajemen ramadhan. Hasil dari perancangan sistem informasi manajemen ramadhan menggunakan metode prototyping menunjukkan bahwa dengan dibangunnya sistem ini akan meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam proses pencarian informasi dan pengelolaan kegiatan ramadhan.
Perancangan User Interface User Experience Aplikasi Ayo BerAksi Menggunakan Metode Human Centered Design
Radias Mahes Ghrasta;
Dr. Ahmad Luthfi, S. Kom., M. Kom.
AUTOMATA Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : AUTOMATA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kasus korupsi yang terus meningkat di Indonesia serta proses pengaduan yang rumit menjadi latar belakang BBKP Belawan menciptakan aplikasi Ayo BerAksi. Ayo BerAksi adalah aplikasi untuk pelaporan kasus korupsi, khususnya untuk wilayah Medan, Sumatera Utara. Ada 3 fitur utama pada aplikasi ini yaitu Pengaduan, Penyuapan, dan Gratifikasi. Tujuan utama dari perancangan aplikasi Ayo BerAksi adalah untuk membantu pemerintah dalam upaya pemberantasan kasus korupsi di Indonesia. Dalam perancangan aplikasi Ayo BerAksi menggunakan metode Human Centered Design (HCD) atau desain yang berfokus pada manusia dan menempatkan desainer sebagai calon pengguna. Ada 3 tahapan yang dilakukan dalam metode HCD yaitu Inspiration, Ideation, dan Implementation. Pada tahap Inspiration deainer menggunakan metode wawancara dan mencari referensi dari internet. Tahap Ideation adalah tahap menyimpulkan ide dan gagasan dari proses pengumpulan data yang telah dilakukan sebelumnya, pada tahap ini menghasilkan design system, wireframe, dan prototype. Pada tahap terakhir yaitu Implementation berisi 2 poin penting yaitu testing dan prototyping. proses testing dilakukan oleh pihak BBKP Belawan dan mengasilkan dokumen testing. Dari hasil testing yang sudah diterima desainer melakukan perbaikan dan prototyping ulang. Penelitian ini menghasilkan final prototype aplikasi Ayo BerAksi yang menggunakan metode Human Centered Design.
Penerapan STLC dalam Pengujian Black Box dengan Automation Testing Tool (Studi kasus: PT.GIT Solution)
Aulizar Arfan;
Hendrik Hendrik
AUTOMATA Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : AUTOMATA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
PT.GIT Solution merupakan suatu perusahaan startup sekaligus memiliki training and certification center. Sehingga memiliki klien yang menggunakan jasanya. Aplikasi e-learning yang telah tersedia tidak memiliki sistem manajemen untuk menampung kliennya. Maka dari itu, perushaan membutuhkan sistem manajemen belajar. Dalam pengembangan aplikasi, sering terjadi kesalahan atau tidak sesuai dengan apa yang dibutuhkan perusahaan. Dengan demikian perlu adanya verifikasi dan validasi ketika masa pengembangan berlangsung. Pengujian black box secara automasi dapat mendeteksi secara dini kesalahan atau bug yang dialami. Selain itu, pengujian dapat lebih mudah terdokumentasi dan lebihy minim terjadi resiko kesalahan manusia. Dengan adanya Software Testing Life Cycle (STLC) mampu membuat pengujian lebih teratur, sehingga fokus pengerjaan pengujian dapat lebih terkontrol dengan baik.
Perancangan Aplikasi Ayo BerAksi Dengan Metode Design Thinking
Rizky Achmad Almayda Almayda;
Ahmad Luthfi
AUTOMATA Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : AUTOMATA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Salah satu upaya untuk mengangkat nilai-nilai sosial dalam pemberantasan korupsi adalah dengan membuat aplikasi-aplikasi pemberantasan korupsi seperti laporan pengaduan, suap dan gratifikasi. Tahapan yang dianggap penting dalam merancang sebuah aplikasi dimulai dengan merancang antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX). Pengguna akan melihat desain antarmuka dan cara berinteraksi dengan aplikasi sebagai kesan awal penilaian UI/UX. Metodologi yang digunakan dalam melakukan perancangan adalah metode “design thinking”, metode ini dikenal sebagai proses berpikir komprehensif yang berkonsentrasi pada penciptaan solusi yang diawali dengan proses empati terhadap kebutuhan tertentu yang berpusat pada manusia. Pengujian aplikasi “Ayo BerAksi” dilakukan oleh project manager dan pihak BBKP Belawan yaitu dengan pengujian digital prototyping. Walaupun para pengguna sasaran menganggap bahwa aplikasi “Ayo BerAksi” ini merupakan aplikasi yang sangat bermanfaat dan telah memenuhi kebutuhannya, namun masih memiliki beberapa kendala yang dapat dijadikan sebagai masukan dan perbaikan. Kesimpulan dalam jurnal ini adalah perancangan desain UI/UX menerapkan metode design thinking yang mempunyai beberapa tahapan dimulai dari proses empathize, define, ideate, prototype, dan test yang terstruktur dengan baik.
Pengembangan REST API untuk Sistem Pelaporan dan Pengaduan dengan Laravel (Studi Kasus: Balai Besar Karantina Pertanian Belawan)
Bayu Aries Wicaksono;
Irving Vitra Paputungan
AUTOMATA Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : AUTOMATA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
BBKP-Belawan membutuhkan sebuah aplikasi yang dapat membantu mempermudah pelaporan dan penanganan kasus korupsi yang terjadi di lingkungan BBKP-Belawan. BBKP-Belawan berencana mengembangkan sebuah aplikasi yang mampu memenuhi kebutuhan tersebut. Aplikasi yang akan dikembangkan adalah aplikasi Ayo BerAksi. Merupakan aplikasi multiplatform yang berbasis pada website dan mobile. Makalah ini akan difokuskan kepada pengembangan aplikasi website dari Ayo BerAksi. Aplikasi website dapat melakukan komunikasi dan pertukaran data dengan aplikasi mobile. Teknologi web service dimanfaatkan untuk mempermudah pengembangan website. Selain itu aplikasi ini juga akan memanfaatkan REST API sebagai standar komunikasi, arsitektur REST (Representational State Transfer) menggunakan alamat URI tertentu untuk melakukan request dan penggunaan berbagai method operasi seperti POST, GET, DELETE. Serta menggunakan JSON (JavaScript Object Nation) sebagai format pertukaran data. Metode yang digunakan dalam mengembangkan aplikasi website terdiri dari Analisis, Desain, Implementasi, serta Pengujian. Hasil dari pengembangan website dengan memanfaatkan REST API dapat meningkatkan efisiensi bandwidth serta dapat membantu developer mengembangkan website yang mampu berkomunikasi dan bertukar data dengan aplikasi lain.