cover
Contact Name
Humiras Betty Sihombing
Contact Email
bettysihombang1807@gmail.com
Phone
+6282217442010
Journal Mail Official
lembagappmuda@gmail.com
Editorial Address
Jalan DR. TD. Pardede Nomor 21 Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Darma Agung
ISSN : 08527296     EISSN : 26543915     DOI : -
Journal Focus of the Darma Agung Journal is multidisciplinary research to the lecturers, students and related institutions, especially in Indonesia which leads to an increasing in Indonesian Human Development Index. The scope includes collection of the results of research, studies or community service activities that elaborate the field of Management in general. The Scopes is Office Management, Secretary Management, Business Management, Human Resource Management, Financial Management, Education Management, Financial Management, Law, Engineering, Nursing, Agricultural, Social Science.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,140 Documents
PERENCANAAN HERITAGE TRAIL DAN SKEMA INTERPRETASI SEBAGAI PENGEMBANGAN WISATA PUSAKA DI KOTA MEDAN Khairannur, Wilda; Emrizal, Emrizal; Dalimunthe, Femmy Indriany
JURNAL DARMA AGUNG Vol 31 No 3 (2023): JUNI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v31i3.3449

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan rencana heritage trail di Kota Medan serta rencana skema interpretasi heritage trail yang dapat mendukung kegiatan pariwisata dan berguna untuk meningkatkan minat serta apresiasi wisatawan maupun masyarakat lokal terhadap pelestarian pusaka di Kota Medan. Adapun sasaran yang ingin dicapai ialah: (1) Teranalisisnya daya tarik wisata pusaka (supply) di Kota Medan, (2) Teranalisisnya karakteristik wisatawan (demand) heritage trail di Kota Medan, (3) Terumuskannya perencanaan heritage trail di Kota Medan berdasarkan analisis supply dan demand, (4) Terumuskannya perencanaan skema interpretasi heritage trail di Kota Medan. Penelitian dilakukan di bangunan bersejarah di empat kawasan bersejarah di Kota Medan, yaitu Kawasan Kesawan termasuk Lapangan Merdeka dan sekitarnya, Kawasan Istana Maimun, Kawasan Polonia, dan Kawasan Kampung Madras. Metode Penelitian menggunakan metode pendekatan deskriptif campuran kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis supply dan demand maka penulis menyusun lima rencana rute yang diklasifikiasikan ke dalam tiga kategori berdasarkan waktu dan jarak tempuh serta skema interpretasi keseluruhan dan masing-masing daya tarik wisata. Media interpretasi personal yang dihasilkan yaitu guided tour dan media non-personal yaitu digital intepretive berupa display/exhibit di dalam dan luar ruang (panel/ papan interpretasi 2-3 dimensi) dan diintegrasikan dengan aplikasi di smartphone.
PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN MOTIVASI SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DI POLITEKNIK PARIWISATA MEDAN
JURNAL DARMA AGUNG Vol 31 No 3 (2023): JUNI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v31i3.3448

Abstract

Peningkatan kinerja pegawai merupakan faktor utama yang dapat menjamin organisasi untuk tetap berkembang dan bertahan di tengah persaingan yang ada. Manajemen memiliki tantangan untuk melakukan berbagai upaya untuk dapat meningkatkan kinerja pegawai demi pencapaian tujun organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh kepemimpinan dan komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai dengan motivasi sebagai variabel intervening di Politeknik Pariwisata Medan. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitianiikuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kepemimpinan dan komitmen organisasi memiliki pengaruh positif dan siginifikan terhadap motivasi kerja. Kepemimpinan dan komitmen organisasi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai di Politeknik Pariwisata Medan. Selain itu ditemukan bahwa motivasi berperan sebagai variabel intervening antara kepemimpinan dan komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai di Politeknik Pariwisata Medan. Manajemen Politeknik Pariwisata Medan sebaiknya menciptakan hubungan yang baik dengan pegawai, mengadakan kegiatan yang dapat meningkatkan rasa kebersamaan antar pegawai dengan tidak melupakan upaya-upaya yang dapat meningkatkan motivasi pegawai Politeknik Pariwisata Medan.
STUDY NILAI TAMBAH AIR NIRA MENJADI GULA MERAH DI DESA BULUH AWAR, KECAMATAN SIBOLANGIT, KABUPATEN DELI SERDANG Simatupang, Ulina Catarina Jenni; Sinaga, Asmina H; Gea, Beny Jovan Putra
JURNAL DARMA AGUNG Vol 31 No 3 (2023): JUNI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v31i3.3410

Abstract

Pada umumnya, petani tanaman Enau atau lebih dikenal dengan tanaman Aren (Arenga pinnata Merr) mengambil hasil panennya dari buah yang diolah menjadi kolang-kaling, daun yang digunakan untuk membuat atap, lidi menjadi sapu ataupun menjadi kerajinan tangan lainnya serta mengambil air aren segar sebagai bahan bahan baku pembuatan minuman tuak. Pengubahan dan peningkatan manfaat air nira menjadi gula merah di Desa Buluh Awar, Kecamatan Sibolangit tidak diikuti dengan ratio nilai tambahnya. Hasil ratio nilai tambah air nira menjadi gula merah lebih kecil dari 50%. Diperlukan inovasi baru pengolahan air nira menjadi produk gula aren dengan bentuk dan kemasan yang lebih menarik perhatian konsumen.
INTRAVENOUS IMMUNOGLOBULIN THERAPY FOR KAWASAKI DISEASE (CASE REPORT) Bintoro Adi Saputro; Ramzi Syamlan
JURNAL DARMA AGUNG Vol 31 No 3 (2023): JUNI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v31i3.3262

Abstract

Kawasaki disease (KD) is acute vasculitis with an unidentified cause. The prevalence of Kawasaki disease is greater in developed countries or regions, also known as developed areas. Throughout 2021, two cases of complete Kawasaki were identified at Perkebunan Jember Klinik Hospital. Using a Harada score of 3, intravenous immunoglobulin (IGIV) treatment screening was calculated. In general, IGIV is used to reduce the risk of abnormalities/damage to the coronary arteries. The purpose of this study is to identify the diagnostic criteria and indications for administering IGIV to children with Kawasaki disease. Qualitative Method with the case report approach. Patients diagnosed with Kawasaki disease must receive therapy and care based on their symptoms and conditions. Kawasaki disease can be treated with a number of different drugs. IGIV can be delivered to Kawasaki disease patients as a form of treatment. IGIV treatment based on Harada Score. Kawasaki disease is a condition that is rarely recognized by the general public. The resulting conclusions are as follows Complete Kawasaki disease is diagnosed by five days of persistent fever plus 4 of the 5 classic symptoms. Screening with a scoring system is needed in making decisions about giving IGIV.
DEIXIS IN TRUMP’S FINAL REMARKS AS PRESIDENT Zakir Hossen Shaikh; Desmalia Purba; Mihir Ranjan Nayak
JURNAL DARMA AGUNG Vol 31 No 3 (2023): JUNI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v31i3.3497

Abstract

This study deals with Deixis, a Greek word which means pointing by language. This study aims at finding the types of Deixis used in Trump’s final remarks as president, and finding the types of Deixis most dominantly used in Trump’s final remarks as president. Descriptive qualitative design was applied in this research. Having analyzed the data, the findings of this study are: (a)There are three kinds of deixis found in Trump’s final remarks as president, they are person deixis, time deixis and place deixis; (b) Person deixis is the most dominantly used in Trump’s final remarks as president; 86.86%. The writer suggests that the students should learn Deixis as clear as possible because it is the most fundamental thing that should be mastered and the teacher or instructor of English language can teach the students about Deixis by using many written forms, such as songs’ lyrics, poems, novels, drama’s scripts and others.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI BANK SAMPAH BINAAN PT. PEGADAIAN PERSERO SEBAGAI PELAKSANAAN PROGRAM TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN Ashari Kara; Ety Rahayu
JURNAL DARMA AGUNG Vol 31 No 3 (2023): JUNI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v31i3.3456

Abstract

Kota Bekasi menjadi kota penyangga Ibukota DKI Jakarta yang telah menhhasilkan sampah sebanyak 1.900 ton/hari. Permasalahan sampah yang terjadi di Kota Bekasi menjadi salah satu isu penting yang dilakukan oleh pemerintah setempat dengan berkolaborasi bersama PT. Pegadaian Persero melelalui program tanggung jawab sosial perusahaan. Bank Sampah Alamanda merupakan bank sampah binaan dari PT. Pegadaian Persero yang menjadi salah satu bank sampah terbaik dan percontohan. Fokus penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis pemberdayaan masyarakat melalui bank sampah binaan PT. Pegadaian Persero sebagai bentuk pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Wawancara telah dilakukan kepada 13 informan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat aspek pemberdayaan masyarakat dalam pelaksanaan pemberdayaan Bank Sampah Alamanda yang telah memenuhi aspek enabling pemberdayaan masyarakat, aspek empowering dan aspek protecting dalam pemberdayaan masyarakat. Namun dalam aspek-aspek tersebut masih terdapat kendala dimana aspek empowering belum mampu dilakukan sepenuhnya dengan dukungan dari pemerintah setempat.
COLLABORATIVE GOVERNANCE UNTUK PROSES KEBIJAKAN PEMERATAAN INFRASTRUKTUR JALAN DAERAH KERINCI Nia Endri Wiranti; Aldri Frinaldi; Syamsir Syamsir
JURNAL DARMA AGUNG Vol 30 No 3 (2022): DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v30i3.3492

Abstract

Jika sebelumnya masyarakat hanya dipandang sebagai penerima hasil, masyarakat harus memahami posisi mereka menjadi pemangku kepentingan dan harus bertindak sebagai pelaksana. Oleh sebab itu, Collaborative Governance harus segera diterapkan untuk memperbaiki masalah yang ada dengan cepat dan memastikan pemulihan ekonomi yang lancar. Motor penggerak di balik pelaksanaan sistem pengelolaan pembangunan daerah yang terintegrasi untuk meningkatkan harkat dan martabat manusia serta kesejahteraan masyarakat adalah komitmen para pelaku pembangunan daerah secara menyeluruh, mulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga pemantauan dan penilaian. Penggunaan studi kepustakaan untuk membahas masalah ini, dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia dan Peraturan Daerah Kabupaten Kerinci Nomor 2 Tahun 2022. Pemerataan infrastruktur jalan daerah Kabupaten Kerinci, collaborative governance dapat menjadi metode yang efektif untuk melibatkan pihak-pihak yang berpartisipasi dan masyarakat dalam perumusan keputusan dan pelaksanaan kebijakan. Penting untuk diingat bahwa collaborative governance bukanlah proses yang mudah, dan mungkin akan melibatkan tantangan seperti perbedaan pendapat dan kepentingan. Di Kabupaten Kerinci, peningkatan keterlibatan masyarakat dalam proses pembuatan kebijakan pemerataan infrastruktur jalan memberikan sejumlah keuntungan penting.
ANALISIS TEKNO-EKONOMI SISTEM PV/WIND TURBINE DENGAN PENYIMPANAN ENERGI HIBRIDA BATERAI DAN FLYWHEEL DI PULAU DERAWAN, INDONESIA Nampira, Ardi Azhar; Putri, Vita Lystianingrum Budiharto
JURNAL DARMA AGUNG Vol 31 No 3 (2023): JUNI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v31i3.3498

Abstract

Pembangkit listrik yang ada di Pulau Derawan terdiri dari 5 Diesel Generator (DG), sistem Photovoltaic (PV), dan Baterai Lead Acid. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan integrasi teknologi PV dan Wind Turbine ke dalam pembangkit listrik hybrid, serta penyimpanan energi menggunakan Baterai Li-Ion (LI) dan Flywheel (FW). Optimalisasi dan simulasi dilakukan dengan menggunakan Software HOMER dengan megumpulkan berbagai data seperti beban per tahun, radiasi matahari dah kecepatan angin di Pulau Derawan. Terdapat 4 skenario yang dianalisa yaitu: 5DG/PV/LI, 5DG/PV/LI/FW, 5DG/PV/LI/ WT dan 5DG/PV/LI/WT/FW. Hasil optimal menunjukkan bahwa hanya diperlukan satu DG dengan konfigurasi DG/PV/LI/WT. Skenario 3 ini menghasilkan Net Present Cost (NPC) $1,78 juta, Levelized Cost of Energy (LCOE) $0,264/kWh, emisi CO 1.838 kg/yr, UHC 35.1 kg/yr, PM 3.47 kg/yr, NOx 69.4. Skenario ini memberikan kontribusi yang lebih rendah terhadap polusi udara dan dampak negatif terhadap lingkungan. Hasil analisisa menunjukkan bahwa penambahan Flywheel sebagai penyimpan energi memiliki investasi awal dan biaya O&M yang tinggi dibandingkan Baterai Li-Ion.
COLLABORATIVE GOVERNANCE PENGEMBANGAN OBJEK WISATA AIR EMBUNG “BANDUNG BONDOWOSO” KABUPATEN BOJONEGORO Asurah, Wayuni; Wibawani, Sri
JURNAL DARMA AGUNG Vol 31 No 3 (2023): JUNI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v31i3.3206

Abstract

Industri wisata diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi dan menstimulasi sektor-sektor produktif lainnya. Wisata Air Embung “Bandung Bondowoso” adalah objek wisata yang dikembangkan oleh Pemerintah Desa Sidobandung Kabupaten Bojonegoro. Pada bulan Agustus-September terjadi penurunan pendapatan pada objek wisata, sedangkan Badan Usaha Milik (BUM) Desa Bandung Bondowoso mengalami keterbatasan modal dalam mengembangkan Objek Wisata Air Embung “Bandung Bondowoso” karena itu diupayakan kerjasama antara Pemerintah Desa Sidobandung dengan pihak non pemerintahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam proses collaborative governance pengembangan Objek Wisata Air Embung “Bandung Bondowoso” Kabupaten Bojonegoro. Jenis penelitian termasuk deskriptif kualitatif dengan teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling dan snowball, sementara teknik pengumpulan data yaitu; wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa; 1) dialog tatap muka muka melibatkan Pemerintah Desa Sidobandung, BUM Desa Bandung Bondowoso dan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya dan dilaksanakan secara berurutan, 2) membangun kepercayaan diantara dimulai dari pemaparan program kegiatan dan proyek, pengesahan Surat Perjanjian Kerjasama, pelaksanaan program kegiatan sesuai yang tercantum pada surat perjanjian kerjasama, serta pelaksanaan evaluasi, 3) komitmen terhadap proses ditunjukkan melalui pelaksanaan sosialisasi pengelolaan objek wisata, sosialisasi penerapan dan pelatihan pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Apung, 4) pemahaman bersama semua pemangku kepentingan memiliki pemahaman yang sama akan visi dan misi serta tujuan yang menguntungkan semua pihak atau pemangku kepentingan, 5) hasil antara proyek pembangunan PLTS Apung secara signifikan belum menurunkan pengeluaran objek wisata, serta tab dan aplikasi kasir yang diberikan PPNS hanya digunakan oleh kios milik BUM Desa Bandung Bondowoso yang ada pada objek wisata. Secara umum disimpulkan empat proses collaborative governance pengembangan Objek Wisata Air Embung “Bandung Bondowoso” yang meliputi dialog tatap muka, membangun kepercayaan, komitment terhadap proses dan pemahaman bersama sudah terlaksana cukup baik, sedangkan proses kolaboratif terakhir yakni hasil antara masih memerlukan adanya kerjasama lanjutan.
INVESTIGATING FRENCH INEFFECTIVE SENTENCE CONSTRUCTION IN STUDENTS’ ACADEMIC WRITING
JURNAL DARMA AGUNG Vol 31 No 3 (2023): JUNI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v31i3.3478

Abstract

This study aims to explore ineffective sentence constructions in French and explain the factors that cause ineffective sentence constructions in academic writing classes in the form of students’ theses. The study employed a qualitative approach through repeated reading activities with systematic observation and recording of the phenomenon of ineffective sentence construction in the students’ theses situated at a state university in Medan, Indonesia. The research sample is five theses from 2020 to 2022 cohorts. The data for theses writing were all French sentence constructions that are ineffective in the students’ theses contained in the Introduction chapter. The findings revealed that 134 ineffective sentence constructions were as follows, (a) incomplete sentence construction as many as 34 sentences (25%), consisting of sentences that did not have a subject, predicate, and object, subject and predicate were too far apart, did not pay attention to additional information with subordination clauses, not paying attention to intra-sentence and inter-sentence conjunctions, (b) 25 (19%) incoherent sentences, consisting of word order that did not clarify the sentence, errors in the use of prepositions, errors in the use of conjunctions, (c) 28 non-parallel sentences ( 21%), caused by the construction of ideas in a serial arrangement that is not the same in form, (d) 32 (24%) illogical sentences, consisting of inappropriate word choices, the dating of certain words that make it ambiguous, and the wrong arrangement of words or phrases illogical, (e) 15 (11%) non-efficient sentences, consisting of repetition of words that have been written, repetition of subject sentences, unnecessary parsing of words, pleonasms, writing of dates, months and years that are not appropriate, and the use of words relationship that is not necessary.

Page 61 of 114 | Total Record : 1140