cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
livana.ph@gmail.com
Editorial Address
Jl. Subali Raya No. 12, Krapyak SEMARANG, Jawa Tengah
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ners Widya Husada
ISSN : 23563060     EISSN : 27219860     DOI : https://doi.org/10.33666/jners
Core Subject : Health, Education,
Jurnal ini berisi naskah ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi S1 Ilmu Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Widya Husada Semarang, pada frekwensi 3 kali dalam setahun
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2015)" : 10 Documents clear
FAKTOR – FAKTOR RESIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA PEKERJA KONVEKSI INDUSTRI DI MANGKANG Purjayanti, Annisa Titiani; ianto, Arif; Retnaningsih, Dwi
Jurnal Ners Widya Husada Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Widya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.362 KB) | DOI: 10.33666/jners.v2i1.139

Abstract

Latar Belakang : Nyeri punggung bawah merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal yang disebabkan oleh aktivitas tubuh yang kurang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor ? Faktor Resiko yang Berhubungan dengan Kejadian Nyeri Punggung Bawah pada Pekerja Konveksi Industri di Mangkang. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian Kuantitatif dengan desain penelitian Deskriptif Korelasi dan pendekatan Cross Sectional. Teknik sampel total sampling dengan 30 responden. Menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian : Penelitian ini memperoleh hasil uji Chi Square yang menunjukkan ada hubungan antara usia dengan kejadian NPB (? value 0,000), antara masa kerja dengan NPB (? value 0,000), antara IMT dengan (? value 0,001) , antara beban kerja dengan NPB (? value 0,005), antara lama kerja dengan NPB (? value 0,000), antara sikap kerja dengan NPB (? value 0,002).Kesimpulan : Ada hubungan antara faktor?faktor resiko terhadap nyeri punggung bawah pada pekerja konveksi industri di Mangkang.Kata Kunci : Nyeri punggung bawah, usia, IMT,masa, beban, lama, sikap kerjaDaftar Pustaka : 51 Literatur (2009 - 2016)
HUBUNGAN KONDISI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) PADA KELUARGA DI GAGAKAN KECAMATAN SAMBONG KABUPATEN BLORA TAHUN 2017 Apriliana, Rista; Retnaningsih, Dwi; Damayanti, Widya Putri
Jurnal Ners Widya Husada Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Widya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.383 KB) | DOI: 10.33666/jners.v2i1.145

Abstract

Latar Belakang         : Demam Berdarah Dengue(DBD) banyak ditemukan di daerah tropis dan sub-tropis, termasuk di Indonesia.. Penelitian-penelitian tentang demam berdarah telah banyak dilakukan, baik yang berhubungan dengan faktor etiologik, salah satu faktor etiologik adalah kondisi lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kondisi lingkungan dengan kejadian DBD di Gagakan Kecamatan Sambong Kabupaten Blora tahun 2017.Metode : Penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 86 keluarga yang diambil dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi. Data yang terkumpul dianalisa secara analisa univariat dan analisa bivariat. Uji statistik yang digunakan adalah Chi Square.Hasil : tidak ada hubungan jarak antar rumah dengan kejadian DBD (x2hitung = 0,293 <x2tabel dan p value = 0,588 > ? = 0,05). Ada hubungan kondisi kontainer/TPA dengan kejadian DBD (x2hitung = 4,227 >x2tabel = 3,841 dan p value = 0,040 < ? = 0,05). Ada hubungan keberadaan jentik di tempat penampungan air di dalam rumah dengan kejadian DBD (x2hitung = 8,017 >x2tabel = 3,841 dan p value = 0,005 < ? = 0,05). Tidak ada hubungan kondisi selokan/got dengan kejadian DBD (x2hitung = 1,325 <x2tabel = 3,841 dan p value = 0,250 > ? = 0,05). Tidak ada hubungan keberadaan tanaman di dalam/di pekarangan rumah dengan kejadian DBD (x2hitung = 1,451 <x2tabel = 3,841 dan p value = 0,228 < ? = 0,05).Kesimpulan : Kondisilingkungan yang berhubungan dengan kejadian demam berdarah dengue (DBD) pada keluarga di Gagakan Kecamatan Sambong Kabupaten Blora adalah kondisi kontainer/tempat penampungan air dan keberadaan jentik nyamuk, sedangkan kondisi lingkungan yang tidak berhubungan adalah jarak antar rumah, kondisi selokan/got dan keberadaan tanaman di dalam /di pekarangan rumah.Kata kunci     : Demam Berdarah Dengue, Lingkungan, Keluarga
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN VENTILATOR ASSOCIATED PNEUMONIA (VAP) PADA PASIEN YANG MENGGUNAKAN VENTILATOR MEKANIK DI ICU RSUD TUGUREJO SEMARANG A, Rista; R, Nana; K, Nur
Jurnal Ners Widya Husada Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Widya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.673 KB) | DOI: 10.33666/jners.v2i1.140

Abstract

 VAP adalah pneumonia nososkomial pada pasien yang telah dipasang ventilator mekanik dengan slang endotrakea dan trakeostomi selama sedikitnya 48 jam. Tujuan penelitianiniuntuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian VAP pada pasien yang menggunakan ventilator mekanik di ICU RSUD Tugurejo Semarang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental dengan desain cross sectional. Populasi 23 responden tehnik pengambilan sampel dengan tehnik accidental sampling. Memakai uji parametrik Pearson data berdistribusi normal, pada penelitian ini data tidak berdistribusi normal maka menggunakan uji Rank Spearman. Hasil analisis dengan uji Rank Spearman variable faktor umur (p=0,019) ada hubungan, faktor lama penggunaan ventilator mekanik (p=0,008) ada hubungan, factor perawatan oral hygiene (p=0,017) ada hubungan. Kesimpulanya ada hubungan antara  factor umur, lama penggunaan ventilator mekanik, perwatan oral hygiene dengan kejadian VAP pada pasien yang menggunakan ventilator mekanik di ICU RSUD Tugurejo SemarangKata Kunci : Umur ; Lama Penggunaan ; Ventilator Mekanik ; Oral   hygiene ; Kejadian VAP
HUBUNGAN KUALITAS DUKUNGAN ORANG TUA SAAT TINDAKAN INVASIF DENGAN STRES HOSPITALISASI PADA ANAK PRASEKOLAH DIRUANG MELATI RSUD TUGUREJO SEMARANG Rohana, Nana; Aini, Khusnul; R.AM, Mufti N.
Jurnal Ners Widya Husada Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Widya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.7 KB) | DOI: 10.33666/jners.v2i1.146

Abstract

Latar Belakang: Hospitalisasi adalah suatu prores karena suatu alasan darurat atau berencana yang mengharuskan anak tinggal dirumah sakit sampai pemulangan kembali kerumah. Hasil studi pendahuluan menunjukan pada anak prasekolah saat di hospitalisasi mengalami cemas dan stres. Dukungan  orang tua diperlukan guna meminimalkan penyebab cemas dan stres.Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kualitas dukungan orang tua saat tindakan invasif dengan stres hospitlisasi di Ruang Melati RSUD Tugurejo Semarang.Metode Penelitian: Rancangan pada penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dengan teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebesar 67 responden. Pengambilan data kuesioner dan analisis menggunakan uji rank spearman.Hasil Penelitian: Hasil univariat sebanyak 64,1% responden menyatakan dukungan sangat baik, sebanyak 67,2% responden menyatakan stres ringan. Hasil uji rank sperman di dapatkan bahwa ada hubungan antara kualitas dukungan orang tua saat tindakan invasif dengan stres hospitlisasi di Ruang Melati RSUD Tugurejo Semarang dengan nilai p value 0,000 maka H0 ditolak dan Ha diterima.Kesimpulan: Ada hubungan dukungan orangtua saat tindakan invasif memiliki hubungan yangkuat  denganstres hospitalisasi pada anak prasekolah di Ruang Melati RSUD Tugurejo Semarang.Saran: Orang tua diharapkan selalu memberikan dukungan pada anak saat dihospitalisasi untuk meminimalkan cemas dan stres hospitlisasi. Kata Kunci: Kualitas dukungan orang tua, tindakan invasif, stres hospitalisasi.
HUBUNGAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA DI RUANG PERINATOLOGI RESIKO TINGGI (PERISTI) RSUD. DR. H. SOEWONDO KENDAL P, Fika Ayu; Rohana, Nana; Widyaningsih, Tri Sakti
Jurnal Ners Widya Husada Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Widya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.985 KB) | DOI: 10.33666/jners.v2i1.135

Abstract

Latar Belakang : Penyebab utama kematian bayi baru lahir atau neonatal di dunia antara lain bayi prematur 29%, sepsis dan pneumonia 25%, asfiksia dan trauma 23%. Asfiksia lahir menempati penyebab kematian bayi ke 3 di dunia pada awal kehidupan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan bayi berat lahir rendah (BBLR) dengan kejadian asfiksia. Terdapat 51 bayi yang mengalami BBLR disertai asfiksia pada bulan Oktober sampai dengan Desember 2016 di RSUD dr. H. Soewondo Kendal.Metode : Penelitian ini menggunakan analisa uji Rank Spearman dengan metode penelitian yang digunakan adalah survei analitik. Rancangan penelitian menggunakan cross sectional. Teknik sampling menggunakan accidental sampling. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 30 responden yaitu BBLR yang di sertai asfiksia di ruang PERISTI RSUD dr. H. Soewondo Kendal dan data diperoleh melalui lembar observasi.Hasil : Hasil analisis dengan uji Rank Spearman diketahui hasil p value 0,015 < 0,05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima.Kesimpulan : Ada hubungan bayi berat lahir rendah (BBLR) dengan kejadian asfiksia di ruang perinatologi resiko tinggi (PERISTI) RSUD dr. H. Soewondo Kendal. Kata Kunci : Bayi berat lahir rendah (BBLR), kejadian asfiksia.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STRES PADA MAHASISWATINGKAT AKHIR S1 ILMU KEPERAWATAN DI STIKES WIDYA HUSADA SEMARANG Retnaningsih, Dwi; Aini, Khusnul; Triyantini, Oki
Jurnal Ners Widya Husada Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Widya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.59 KB) | DOI: 10.33666/jners.v2i1.141

Abstract

Latar Belakang : Pada tingkat akhir S1 Ilmu Keperawatan, banyak mahasiswa mengalami stres. Faktor yang menyebabkan stres, seperti faktor pribadi, faktor keluarga dan faktor akademik. Studi pendahuluan yang dilakukan pada tanggal 7 Desember 2016, didapatkan 80 % mahasiswa mengalami stres yang ditandai dengan nafsu makan menurun, sakit kepala,  insomnia dan mudah sakit. Metode Penelitian : 76 responden diambil dari mahasiswa tingkat akhir S1 Ilmu Keperawatan dengan teknik Total Sampling serta memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Uji hubungan variabel menggunakan uji Rank Spearman. Hasil : Terdapat 50% mahasiswa mengalami stres karena faktor pribadi, 6,6% mahasiswa mengalami stres karena faktor keluarga, 73,7% mengalami stres karena faktor akademik dan 87,4% mahasiswa mengalami stres dengan rentang ringan sampai sedang. Kesimpulan : Ada hubungan antara faktor pribadi, faktor keluarga, faktor akademik dengan stres pada mahasiswa tingkat akhir. Kata Kunci : faktor-faktor stres, stres, mahasiswa tingkat akhir S1 Ilmu Keperawatan
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN PERAN PERAWAT DENGAN HARGA DIRI PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS DI RUANG HEMODIALISA RSUD KABUPATEN BATANG Wibowo, Teguh Saputro; ianto, Arif; Aini, Khusnul
Jurnal Ners Widya Husada Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Widya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.808 KB) | DOI: 10.33666/jners.v2i1.136

Abstract

Latar Belakang : Pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa akan mengalami perubahan psikologis. Pada klien yang sudah mengalami perubahan tersebut dibutuhkan  dukungan keluarga. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui hubungan dukungan keluarga dan peran perawat dengan harga diri pada pasien gagal ginjal kronis di ruang hemodialisa RSUD Kabupaten Batang. Metode Penelitian : Jenis penelitian ini deskriptif  korelasi. Tehnik sampling dengan Accidental Sampling, sampel sejumlah 46 responden. Pengambilan data menggunakan lembar kuesioner kemudian di olah kedalam uji statistik Spearman Rank. Hasil Penelitian : Berdasarkan hasil analisis statistik dengan Rank Spearman, di dapatkan nilai p value dukungan keluarga = 0,047 <?  = 0,05 r = (0,294) dan pvalue peran perawat = 0,011 <?  = 0,05 r = (0,370) Ha diterima, sehingga dapat dikatakan bahwa ada hubungan dukungan keluarga dan peran perawat dengan harga diri pada pasien gagal ginjal kronis di ruang hemodialisa RSUD Kabupaten Batang.Kesimpulan Penelitian : Ada hubungan dukungan keluarga dan peran perawat dengan harga diri pada pasien gagal ginjal kronis di ruang hemodialisa RSUD Kabupaten Batang, dengan keeratan hubungan yang lemah.                             Kata Kunci : dukungan keluarga, peran perawat, harga diri.
HUBUNGAN ANTARA SLEEP HYGIENE DENGAN KUALITAS TIDUR PADA LANJUT USIA DI PANTI WREDHA HARAPAN IBU NGALIYAN SEMARANG Apriana, Rista; Retnaningsih, D.; Rahmah, Ifana Z.
Jurnal Ners Widya Husada Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Widya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.471 KB) | DOI: 10.33666/jners.v2i1.143

Abstract

HUBUNGAN ANTARA SLEEP HYGIENE DENGAN KUALITAS TIDUR PADA LANSIA DI PANTI WREDHA HARAPAN IBU NGALIYAN SEMARANGXvi+ 86 halaman + 7 tabel + 2 Gambar + 12 Lampiran Latar Belakang         : Kualitas tidur adalah kemampuan individu untuk tetap tertidur dan mendapatkan tidur REM dan NREM yang pas. Perubahan tidur akibat proses penuaan pada lansia dapat mempengaruhi kualitas tidur. Sehingga lanjut usia perlu mendapatkan praktik sleep hygiene yang baik dan tepat agar dapat meningkatkan kualitas tidur pada lansia. Tujuan: Mengetahui hubungan antara sleep hygiene dengan kualitas tidur pada lansia di Panti Wredha Harapan Ibu Ngaliyan Semarang.Metode                       : Metode penelitian menggunakan metode deskriptif korelatif dengan desain penelitian cross sectional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 35 lansia.Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan uji rank spearman dengan nilai signifikasi 5%.Hasil                            : Hasil uji rank spearman di dapatkan bahwa ada hubungan antara sleep hygiene dengan kualitas tidur pada lansia di Panti Wredha Harapan Ibu Ngaliyan Semarang dengan nilai p value = 0,000 yang berarti ?0,05 (5%), maka H0ditolak dan Ha diterima.Kesimpulan                : Ada hubungan antara sleep hygiene dengan kualitas tidur pada lansia di Panti Wredha Harapan Ibu Ngaliyan Semarang dengan arah korelasi positif dan tingkat keeratan tinggi.Saran                          : Untuk pelayanan keperawatan dapat menerapkan praktik sleep hygiene yang dapat di jadikan intervensi mandiri perawat dalam upaya meningkatkan kualitas tidur lansia Kata Kunci                : Sleep hygiene, kualitas tidur, lansia.Daftar Pustaka          : 37 (2006-2017)
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RSUD TUGUREJO SEMARANG Susilo, Joko; Aini, Dwi Nur; Winarti, Rahayu
Jurnal Ners Widya Husada Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Widya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.341 KB) | DOI: 10.33666/jners.v2i1.138

Abstract

Latar Belakang : KepatuhanmerupakansalahsatupermasalahanpadapasienGagalGinjalKronis. Ketidakpatuhandalamterapidapatmenyebabkanpenumpukkanzat-zatberbahayadarihasilmetabolismedalamdarahdanjikahaltersebutdibiarkanmakaakanmenyebabkankematian.Tujuanpenelitianuntukmengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RSUD Tugurejo Semarang.Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional.Jumlahsampel 73 responden.Teknik pengambilan sampelmenggunakan accidental sampling. Pengumpulan data dengan cara pengisian kuesioner.Hasil :Berdasarkan penelitian menggunakan ujiRank Spearmenmotivasi (p=0,001) dandukungankeluarga (p=0,000). Penelitian menggunakan ujiChi Squarelamanyamenjalanihemodialisa (p=0,105).Kesimpulan : Ada hubunganmotivasidandukungankeluargadengankepatuhanpasiengagalginjalkronik yang menjalanihemodialisa di RSUD Tugurejo Semarang, tidakadahubunganlamanyamenjalanihemodialisadengankepatuhanpasiengagalginjalkronik yang menjalanihemodialisa di RSUD Tugurejo Semarang.Kata Kunci : Kepatuhan, GagalGinjalKronik, Hemodialisa.
HUBUNGAN KEPATUHAN DIIT DENGAN KADAR GULA DARAH SEWAKTU PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DIRUANG ANGGREK RSUD TUGUREJO SEMARANG Lestari, Eti Sri; Aini, Dwi Nur; Wulandari, Priharyanti
Jurnal Ners Widya Husada Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Widya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.064 KB) | DOI: 10.33666/jners.v2i1.144

Abstract

Latar Belakang: Kepatuhan dalam menjalankan diit merupakan salah satu faktor untuk menstabilkan kadar gula dalam darah menjadi normal. Dari hasil wawancara yang dilakukan sebanyak 12 orang terdapat lima pasien yang patuh, dan tujuh pasien tidak patuh. Lima pasien yang patuh mengkonsumsi makanan dari rumah sakit, tujuh pasien yang tidak patuh mengkonsumsi makan yang dibeli dari luar rumah sakit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kepatuhan diit dengan kadar gula darah sewaktu.Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik sampling menggunakan accidental sampling, dengan jumlah responden 31. Uji statistik yang digunakan adalah uji non parametrik Rank Spearman.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa Karakteristik umur responden sebagian besar umur 36-40 tahun sebanyak 15 (48,4%), pendidikan SMA sebanyak 10 (32,3%), pekerjaan swasta sebanyak 11 (35,5%). Kepatuhan diit kategori tidak patuh sebanyak 17 (54,8%), gula darah sewaktu kategori buruk sebanyak 23 (74,2%), sehingga didapatkan nilai koefisien korelasi ? = 0,575 p value = 0,001 < 0,05.Kesimpulan : Ha diterima, H0 ditolak, sehingga ada hubungan kepatuhan diit dengan kadar gula darah sewaktu pada pasien diabetes mellitus tipe 2.Kata Kunci : Kepatuhan diit, kadar gula darah sewaktu, DM tipe 2.

Page 1 of 1 | Total Record : 10