Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran
JURNAL PEDAGOGI DAN PEMBELAJARAN aims at becoming the publication center of education researches in instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational technology, and educational development.
Articles
20 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 4 No. 3 (2021): Oktober"
:
20 Documents
clear
Instrumen Penilaian Motivasi Belajar IPA
Made Savitri Yugakisha;
I Nyoman Laba Jayanta
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v4i2.35918
Permasalahan yang terjadi terkait instrumen penilaian ini adalah guru tidak mengetahui seberapa besar motivasi belajar siswa karena tidak bertemu siswa selama pembelajaran daring, belum dilakukannya pemetaan dan analisis motivasi belajar serta tidak memiliki instrumen penilaian yang layak. Dari permasalahan tersebut, dilakukan penelitian dengan tujuan untuk menguji kelayakan instrumen penilaian motivasi belajar IPA siswa dilihat dari validitas dan reliabilitas. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development). Model pengembangan yang digunakan adalah model RDR yang terdiri dari 3 tahap yaitu tahap research, development dan research.Tahap uji coba lapangan kelompok besar, diseminasi dan implementasi tidak dilaksanakan karena waktu dan kondisi yang tidak memungkinkan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan kuisioner. Subjek dalam penelitian ini adalah 2 ahli instrumen dan 98 siswa. Teknik menganalisis data yang digunakan adalah rumus Gregory untuk menguji validitas isi, rumus product moment untuk menguji validitas butir dan rumus Alpha-Cronbach yang skornya bukan 1 dan 0 untuk menguji reliabilitas. Hasil uji ahli instrumen menunjukkan bahwa dari 30 pernyataan kuisioner, terdapat 24 pernyataan yang relevan dan 6 pernyataan yang tidak relevan. Kemudian hasil perhitungan validitas isi sebesar 0,92 dengan kriteria validitas sangat tinggi, validitas butir yang menunjukkan 2 pernyataan tidak valid dan reliabilitas sebesar 0,6474 dengan kriteria reliabilitas kuat. Simpulan dari hasil analisis data tersebut yaitu instrumen penilaian yang dikembangkan telah menunjukkan hasil yang valid dan reliabel sehingga layak digunakan untuk menilai motivasi belajar siswa pada pembelajaran IPA SD.
Sistem Layanan Informasi PISA (Programme For International Student Assessment) Berbasis Website untuk Guru IPA SMP dan SMA
Hartono Hartono;
Ayu Fadhilah;
Adeng Slamet
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v4i3.36810
PISA merupakan program internasional yang diselenggarakan oleh OECD untuk membandingkan kemampuan peserta didik yang berada pada rentang usia 15 tahun. Hanya saja pada tidak semua guru mengetahui serta memahami apa itu PISA. Peningkatan pemahaman guru mengenai PISA dapat dilakukan dengan mengembangkan PISA berbasis website dengan tujuan untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan dan efektivitas penggunaan Website. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan, yang dikembangkan dengan menggunakan model Alisse dan Trollip yang tersusun dalam 3 tahap antara lain perencanaan, desain dan pengembangan. Populasi dalam penelitian ini yakni seluruh guru mata pelajaran IPA SMP dan SMA. Penentuan sekolah dilakukan dengan menggunakan teknik Purposive sampling yaitu dipilih berdasarkan kriteria tertentu, yaitu berdasarkan letak dan akreditasi sekolah. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara dan kuesioner. Kuesioner yang diisi oleh para ahli bertujuan untuk mengetahui kevalidan sistem layanan informasi berbasis Website sedangkan kuesioner yang diisi oleh responden bertujuan untuk mengetahui keefektivan sistem layanan informasi PISA. Instrumen validasi ahli, dan Instrumen efektifitas pada penelitian ini menggunakan Skala Likert yang memiliki 5 pilihan jawaban. Website divalidasi oleh 1 validator ahli desain, 1 validator ahli materi dan 1 validator ahli bahasa. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa Uji terhadap validitas oleh ahli desain 90,91% dan materi 87.5%, berkualifikasi dan hampir sempurna dengan dilakukan perbaikan ringan, selanjutnya pada uji terhadap efektivitas menunjukan persentase 87,49 dengan kategori sangat efektif. Dengan demikian, sistem layanan informasi PISA berbasis Website dinyatakan layak untuk diproduksi dan diterapkan.
Belajar Ekosistem dengan Media Pembelajaran Audiovisual Berbasis Aplikasi Filmora untuk Siswa Sekolah Dasar
Luh Nyoman Putri Kusuma Dewi;
I Gede Astawan;
I Made Suarjana
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v4i2.37138
Pandemi mengakibatkan kurang efektifnya belajar tema ekosistem tanpa penggunaan media pembelajaran, sehingga proses pembelajaran menjadi kurang optimal. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan proses rancang bangun dan media pembelajaran audiovisual berbasis aplikasi Filmora pada tema ekosistem untuk siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian pengembangan ini menggunakan model 4D, yang terdiri atas tahap define, design, development, dan disseminate. Subjek pada penelitian ini adalah media pembelajaran, sedangkan objek pada penelitian ini adalah validitas media pembelajaran. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Instrumen pada penelitian ini menggunakan instrumen rating scale berupa lembar penilaian. Data dianalisis menggunakan rumus mean untuk mendapatkan validitas. Pengembangan media ini dinyatakan valid dengan hasil validitas oleh ahli isi mata pelajaran sebesar 3, 86, hasil dari ahli media sebesar 3,97, dan hasil dari ahli desain sebesar 3,82 dengan keseluruhan mendapatkan kualifikasi sangat baik. Selain itu hasil validiitas dari respon guru dan siswa mendapatkan hasil sangat baik. Jadi media pembelajaran audiovisual berbasis aplikasi Filmora terutama pada tema ekosistem layak digunakan dalam pembelajaran.
Pola Asuh Orang Tua dan Disiplin Belajar Daring Terhadap Hasil Belajar di Masa New Normal
Kadek Dwi Narayani;
I Nyoman Laba Jayanta;
Luh Putu Putrini Mahadewi
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v4i2.37184
Hasil belajar siswa mulai menurun di masa pandemi COVID-19. Hal tersebut dipengaruhi oleh rendahnya disiplin siswa serta kurangnya perhatian orang tua di masa pandemi COVID-19. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan pola asuh orang tua dan disiplin belajar terhadap hasil belajar dimasa new normal. Jenis penelitian ini adalah penelitian ex post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa dan orang tua kelas IV SD yang berjumlah 79 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik sampling total, hal ini dikarenakan jumlah populasi kurang dari 100 orang sehingga populasi secara keseluruhan dijadikan sampel sebanyak 79 orang. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu metode kuesioner dan dokumen. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Berdasarkan hasil analisis maka terdapat hubungan yang signifikan pola asuh orang tua dengan hasil belajar dengan nilai sebesar 0,547 atau kontribusinya sebesar 54,7% sehingga terdapat hubungan yang signifikan peran orang tua dengan hasil belajar di masa new normal. Terdapat hubungan yang signifikansi disiplin belajar terhadap hasil belajar di masa new normal dengan nilai sebesar 0,421 atau kontribusinya sebesar 42,1%. Hasil belajar dipengaruhi oleh pola asuh orang tua dan disiplin belajar diperoleh sebesar 0,597 atau kontribusinya sebesar 59,7%. Jadi, terdapat hubungan yang signifikan pola asuh orang tua dan disiplin belajar daring terhadap hasil belajar di masa new normal. Implikasi penelitian ini yaitu pola asuh orang tua dan disiplin belajar sangat penting untuk meningkatkan hasil belajar siswa di masa new normal.
Model Pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar IPA
Made Padmarani Sudewiputri;
I Made Aditya Dharma
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v4i2.38900
IPA merupakan salah satu mata pelajaran yang wajib dibelajarkan kepada siswa sekolah dasar, hanya saja pada kenyataannya dilapangan motivasi dan hasil belajar siswa sekolah dasar masih tergolong rendah. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) terhadap motivasi dan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen (quasi eksperimen). Jumlah populasi dalam penelitian ini yakni sebanyak 160 orang siswa. Penarikan sampel penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 70 orang siswa. Metode pengumpulan data Motivasi belajar, dilakukan dengan lembar kuesioner, sedangkan data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan tes objektif. Data hasil penelitian kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis Manova. Adapun hasil penelitian berdasarkan uji hipotesis yakni terdapat perbedaan motivasi belajar siswa antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional, terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional, serta terdapat perbedaan secara simultan motivasi belajar dan hasil belajar IPA siswa antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Sehingga berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa model Numbered Heads Together (NHT) efektif digunakan untuk meningkatkan motivasi serta hasil belajar siswa kelas IV, kususnya pada pembelajaran IPA.
Modul Pembelajaran PPKn Bermuatan Nilai Karakter Toleransi pada Kelas V Sekolah Dasar
I Gede Pait Budhi Puniatmaja;
Ndara Tanggu Renda
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v4i3.39058
Kurangnya buku ajar dan penunjang untuk menyajikan pengajaran PPKn yang efektif terutama pada pelajaran tema 7 SD kelas V. Belum ada pengembangan bahan ajar yang membantu siswa untuk belajar mandiri dan menunjukkan nilai karakter toleransi. Tingkat pemhaman masing-masing siswa berbeda-beda, sehingga siswa yang memiliki kemampuan rendah akan lebih sulit memahami materi yang ada pada buku ajar. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan modul pembelajaran PPKn bermuatan nilai karakter toleransi pada kelas V Sekolah Dasar. Pengembangan media dalam penelitian menggunakanmodel ADDIE.Subjek pada penelitian ini yaitu 2 orang ahli materi, 2 orang ahli media dan desain, 2 orang praktisi Metode pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode kuisionerdan instrumen rating scale. Teknik analisis data menggunakan analisis data statistik deskriptif kualitatif dan statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini yaitu hasil bahwa persentase yang diperoleh dari segi materi secara keseluruhan yaitu 96,66%. Hasil persentase dari ahli materi pembelajaran berada pada rentangan 90-100 dengan kualifikasi sangat baik dan tidak perlu direvisi. Hasil perhitungan persentase uji validitas dari segi media pembelajaran secara keseluruhan yaitu 88,88%. Hasil persentase dari ahli media pembelajaran berada pada rentangan 90-100 dengan kualifikasi sangat baik dan tidak perlu direvisi. Sementara itu, dari uji praktisi menyatakan bahwa modul pembelajaran ada pada kualifikasi sangat baik dengan persentase keseluruhan yaitu 94,5%. Jadi, modul pembelajaran PPKn bermuatan nilai karakter toleransi layak untuk digunakan dalam pembelajaran. Implikasi penelitian ini yaitu modul pembelajaran PPKn bermuatan nilai karakter toleransi dapat membantu siswa dalam proses pembelajaran.
Peningkatan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Melalui Pendekatan Matematika Realistik Berbantuan Youtube
Khairunnisa Siregar;
Sri Muliatik;
Yenni Novita Harahap
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v4i3.39333
Kegiatan pembelajaran matematika lebih banyak dilakukan dengan menanamankan konsep-konsep matematis kepada siswa, hanya saja pada pelaksanaannya tidak semua siswa mampu memahami konsep dengan baik. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk memberikan variasi pembelajaran yang tepat dan efektif dalam kemapuan pemahaman konsep matematika pada meteri lingkaran. Penelitian ini merupakan jenis penelitian ekperimen semu (quasi ekperimen) dengan jumlah populasi yakni seluruh siswa kelas VII SMP. Penarikan sampel dilakukan dengan teknik random sampling, dengan jumlah sampel akhir yakni sebanyak 60 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dokumentasi, dan tes, dengan instrument penelitian berupa Bentuk instrumen tes berisi materi perkalian bilangan bulat. Data hasil penelitian kemudian dianalisis dengan menentukan atau menghitung skor mentah tiap-tiap anggota sampel yang dipilih secara acak, baik pada kelas eksperimen maupun kelas kontrol. Setelah itu dilakukan penghitungan rata-rata (mean) dan standar deviasi baik hasil tes siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran matematika realistik berbantuan youtube maupun hasil tes siswa yang diajarkan dengan metode konvensional. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematika rata-rata sebesar 0,8% dan dapat dikatagorikan tinggi menutur tabel skor N-Gain. Sehingga Ho ditolak dan Ha diterima dalam penelitian ini yaitu terdapat peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa melalui pendekan matematika realistik berbantuan youtube.
Implementasi Penggunaan Quizizz dalam Evaluasi Pembelajaran Online English For Food and Beverage Service
Ni Luh Supartini;
Luh Eka Susanti
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v4i3.39524
Penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi yang tepat sangat dibutuhkan untuk menunjang proses pembelajaran daring. Salah satu medai yang dapat digunakan yakni aplikasi Quizizz yang bisa dipakai secara langsung dan bersamaan dengan Learning Management System. Adapun tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengidentifikasi bagaimana implementasi Quizizz dalam evaluasi pembelajaran online pada English For Food And Beverage Service. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif yang dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai keadaan saat ini. Subjek yang terlibat pada penelitian ini yakni sebanyak 60 mahasiswa dari program studi Manajemen Perhotelan. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan metode wawancara, kuesioner dan observasi dengan metode analisis data secara deskriptif. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa implementasi penggunaan Quizizz sangat membantu mahasiswa dalam mengingat kembali semua materi yang disampaikan secara online dan meningkatkan minat belajar Bahasa Inggris mahasiswa. Hal ini didukung oleh hasil analisis kuisioner yang menunjukkan bahwa 78,4% mahasiswa menyatakan setuju untuk penggunaan Quizizz menarik minat mereka untuk belajar bahasa Inggris. Hanya 21,65% mahasiswa yang merass cukup setuju. Dan tidak ada mahasiswa yang menyatakan bahwa Quizizz ini tidak meningkatkan minat mereka untuk mengikuti perkuliahan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa aplikasi Quizizz sangat efektif digunakan untuk membantu mahasiswa dalam proses pembelajaran daring serta dapat mempermudah proses evaluasi pembelajaran oleh dosen.
Media Video Pembelajaran pada Muatan IPA Topik Perubahan Energi
Ni Luh Putu Ayu Evi Handayani;
Gede Wira Bayu;
I Gusti Ayu Tri Agustiana
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v4i3.39732
Partisipasi siswa dalam pembelajaran belum banyak ditemukan. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satu faktor tersebut adalah masih minimnya penggunaan media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media video pembelajaran pada muatan IPA topik Perubahan Energi untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar yang valid. Pengembangan media video pembelajaran pada penelitian ini berpedoman pada prosedur ADDIE yang terdiri dari beberapa tahapan, yaitu: analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Namun, karena keterbatasan waktu, finansial, tenaga, dan sumber daya maka tahap implementasi tidak dilaksanakan. Subjek uji coba pada penelitian ini yaitu 2 orang ahli materi, 2 orang ahli media dan 2 orang praktisi. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode kuesioner dengan memberikan lembar penilaian kepada dua orang dosen ahli media, dua orang dosen ahli materi IPA, dan dua orang guru kelas IV SD. Data hasil validasi dari para ahli kemudian dianalisis dengan menggunakan rumus mean untuk mengetahui rata-rata skor validitas media video pembelajaran IPA. Rata-rata skor validitas media video pembelajaran IPA dari segi ahli materi sebesar 4,75 dengan kualifikasi sangat baik, dari segi ahli media sebesar 4,65 dengan kualifikasi sangat baik, dan dari segi praktisi sebesar 4,5 dengan kualifikasi sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa media video pembelajaran pada muatan IPA topik Perubahan Energi untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar dinyatakan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.
Evaluasi Pembelajaran Daring Mahasiswa pada Mata Kuliah Pembelajaran Matematika di SD
Refiona Andika;
Sherlyane Hendri
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v4i3.39828
Penggunaan informasi dan teknologi tidak dapat dihindari dalam dunia pendidikan tinggi. Apalagi didukung dengan penyebaran virus corona yang memaksa para pendidik dan mahasiswa untuk mempersiapkan dan melaksanakan pembelajaran secara daring di Indonesia. Permasalahan yang muncul adalah apakah kegiatan pembelajaran secara daring yang telah berlangsung, telah memenuhi kebutuhan mahasiswa terhadap jadwal, metode, dan media, sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kebutuhan mahasiswa terhadap jadwal, metode, dan media pembelajaran yang dapat meningkatkan literasi baca tulis dan juga literasi digital, sehingga pembelajaran secara daring dapat terlaksana dengan optimal. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 55 mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) pada mata kuliah Pembelajaran Matematika di SD. Prosedur pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, agnket, wawancara dan dokumentasi. Dari hasil penelitian yang dilakukan didapatkan bahwa, platform yang digunakan dalam pembelajaran online adalah 98,2% menggunakan LMS dan 96,4% menggunakan Whatsapp. Kebutuhan mahasiswa terhadap waktu kegiatan daring adalah sebesar 81,8% mahasiswa memilih perkuliahan dilaksanakan dengan terjadwal, 81,8% memilih metode pembelajaran diskusi terbimbing, 80% mahasiswa memilih media pembelajarannya adalah video pembelajaran yang dilengkapi dengan buku referensi dan 98,2% membutuhkan umpan balik dari dosen yang mengajar. Dengan difasilitasinya kebutuhan mahasiswa terhadap perkuliahan daring, maka kegiatan perkuliahan akan menjadi lebih bermakna untuk meningkatkan literasi baca tulis dan juga literasi digital menjadi lebih baik.