cover
Contact Name
I Dewa Made Aryananda Wijaya Kusuma
Contact Email
dewawijaya@unesa.ac.id
Phone
+6282221912108
Journal Mail Official
dewawijaya@unesa.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Gedung U3.01.01. Fakultas Ilmu Olahragaan Universitas Negeri Surabaya Jl. Raya Kampus Unesa, Lidah Wetan, Kota Surabaya, Tlp. (031) 7532571
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JSES : Journal of Sport and Exercise Science
ISSN : 26206668     EISSN : 26158744     DOI : -
Core Subject : Health,
JSES is available for free (open access) to all readers. The articles in JSES include developments and researches in Sports and Exercise Sciences (theoretical studies, experiments, and its applications), Including: Strength and Conditioning Sports Coaching Sports Biomechanics Sports Physiology Sports Psychology Sports Medicine
Articles 149 Documents
ANALISIS KONDISI FISIK ATLET WUSHU PUSLATKOT KEDIRI DALAM MENGHADAPI KEJUARAAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2018 Hanief, Yulingga Nanda
JSES : Journal of Sport and Exercise Science Vol 2, No 1 (2019): Maret
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jses.v2n1.p1-8

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi Fisik atlet wushu Puslatkot Kediri dalam menghadapi Kejuaraan Provinsi Jawa Timur Tahun 2018. Jenis penelitian adalah non eksperimen dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode survey dan teknik tes. Subyek penelitian ini adalah seluruh atlet wushu Puslatkot Kediri sebanyak 15 atlet yang terdiri dari 7 atlet putra dan 8 atlet putri yang untuk disiapkan pada Kejuaraan Provinsi Jawa Timur Tahun 2018 di Ngawi. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan tes dan pengukuran. Berdasarkan hasil analisis diperoleh data kondisi fisik atlet wushu Puslatkot Kediri dengan kategori baik sekali sebanyak 1 atlet, kategori baik sebanyak 2 atlet, kategori cukup sebanyak 7 atlet, kategori kurang sebanyak 4 atlet dan kategori kurang sekali sebanyak 1 atlet. Kesimpulannya kondisi Fisik atlet wushu Puslatkot Kediri dalam menghadapi Kejuaraan Provinsi Jawa Timur Tahun 2018 dalam kategoi cukup.
PENGARUH LATIHAN BOUNCE BALL 2 VS 2 DAN 3 VS 3 TERHADAP KELINCAHAN ATLET TAEKWONDO Setiyawan, Setiyawan
JSES : Journal of Sport and Exercise Science Vol 1, No 2 (2018): September
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jses.v1n2.p42-46

Abstract

Penelitian yang dilakukan mempunyai tujuan untuk mengetahui pengaruh latihan bounce ball 2 vs 2 dan 3 vs 3 terhadap kelincahan atlet taekwondo. Penelitian ini menggunakan model penelitian eksperimen semu two groups pretest-posttest design. Kelompok eksperimen merupakan kelompok yang latihan dengan metode bounce ball 2 vs 2 dan 3 vs 3. Populasi yang digunakan adalah seluruh atlet taekwondo Universitas PGRI Semarang yang berjumlah 38 atlet. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sampel yang memenuhi syarat berjumlah 20 atlet. Pembagian kelompok menggunakan match subject ordinal pairing (MSOP). Instrumen yang digunakan adalah hexagonal agility test dengan nilai reliabilitas tes 0.938. Analisis data menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh peningkatan kelincahan pada kelompok 2 vs 2 dengan dengan peningkatan 4,48%, dan ada pengaruh peningkatan kelincahan kelompok 3 vs 3 dengan peningkatan 2.68%.
PENGEMBANGAN VARIASI LATIHAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI DAN OTOT PERUT UNTUK ATLET FUTSAL PADA TIM PUTRI UNIVERSITAS NEGERI MALANG Khoiriah, Sintia Nur; Sulistyorini, Sulistyorini; Fadhli, Nurrul Riyad
JSES : Journal of Sport and Exercise Science Vol 3, No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jses.v3n1.p30-36

Abstract

Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini adalah untuk mengembangkan variasi latihan kekuatan otot tungkai dan otot perut untuk atlet futsal pada tim putri Universitas Negeri Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini yaitu dengan menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) yang diadobsi dari Borg and Gall. Subyek penelitian ini melibatkan 20 atlet futsal putri Universitas Negeri Malang, pelatih, dua ahli media, dan dua ahli kepelatihan futsal. Data yang terkumpul dari ahli media dengan persentase sebesar 90%, ahli kepelatihan futsal sebesar 88,61%, uji coba kelompok kecil atlet futsal putri Universitas Negeri Malang sebesar 83,56%, uji coba kelompok besar atlet futsal putri Universitas Negeri Malang sebesar 91,13%. Dari hasil penelitian dan pengembangan dapat disimpulkan bahwa variasi latihan kekuatan otot tungkai dan otot perut untuk atlet futsal pada tim putri Universitas Negeri Malang sangat valid atau layak digunakan sebagai referensi sumber latihan.
PENGARUH LATIHAN AGILITY LADDER EXERCISE TERHADAP KETERAMPILAN DRIBLING BOLA DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA irfan, irfan; Umansyah, Nurul
JSES : Journal of Sport and Exercise Science Vol 2, No 2 (2019): September
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jses.v2n2.p49-54

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada pengaruh latihan agility ladder exercise terhadap keterampilan dribbling bola dalam permainan sepakbola. Jenis penelitian adalah eksperimen yaitu suatu metode yang dilakukan dengan cara memberikan perlakuan terhadap subyek penelitian. Penelitian ini dilakukan pada siswa putra kelas VIII yang berjumlah 26 orang, teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam pelitian ini adalah teknik proposional random sampling dengan cara undian. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan tes dan pengukuran. Hasil penelitian diperoleh data berdasarkan analisis latihan agility ladder exercise terhadap keterampilan dribbling bola. Dengan besaran nilai t-hitung 8.061 lebih besar dari nilai t-tabel 2.064, sehingga dari hasil penelitian ini dapat di simpulkan bahwa, Ada pengaruh yang signifikan setelah diberikan latihan agility ladder ecercise terhadap keterampilan dribbling bola pada siswa putra kelas VIII Sekolah Menengah Pertama  Negeri 1 Wawo Kabupaten Bima
PROFIL KONDISI FISIK ATLET PANAHAN GRESIK Putranto, Teguh Dwi; Wulandari, Fifit Yeti; Sifaq, Aghus
JSES : Journal of Sport and Exercise Science Vol 1, No 1 (2018): Maret
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jses.v1n1.p20-24

Abstract

: Perkembangan prestasi panahan Gresik mulai menunjukkan prestasi yang cukup diperhitungkan. Hal tersebut tidak lepas dari pembinaan dalam hal teknik saja namun juga fisik. Kondisi fisik disini merupakan faktor penting dalam menyeimbangkan teknik, mental dan taktik dalam mencapai sebuah prestasi. Dengan memiliki data kondisi fisik atlet maka akan dengan mudah bagi pelatih untuk memberikan porsi latihan kepada atletnya dan juga sebagai evaluasi kemajuan atlet Panahan Gresik dari waktu ke waktu. Berdasarkan hasil penelitian profil tingkat kondisi fisik atlet putra dan putri panahan Gresik usia 8 ? 15 tahun yang sudah dilakukan maka telah diperoleh kesimpulan bahwa rata-rata (Mean) atlet putra untuk kekuatan otot bahu (menarik) sebesar 15,75 kg dengan kategori cukup, kekuatan otot bahu (mendorong) sebesar 11,5 kg dengan kategori cukup, kelentukan sebesar 28,87 cm dengan kategori cukup, daya tahan (Bleep) sebesar 23,5 dengan kategori kurang. Untuk atlet putri rata ? rata (Mean) kekuatan otot bahu (menarik) sebesar 11,5 kg dengan kategori cukup, kekuatan otot bahu (mendorong) sebesar 10,25 kg dengan kategori baik, kelentukan pada atlet putri sebesar 32,65 cm dengan kategori cukup, daya tahan (Bleep) sebesar 20,8 dengan kategori cukup.
EFEK SUHU LINGKUNGAN TERHADAP FISIOLOGI TUBUH PADA SAAT MELAKUKAN LATIHAN OLAHRAGA Mintarto, Edy; Fattahilah, Muhammad
JSES : Journal of Sport and Exercise Science Vol 2, No 1 (2019): Maret
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jses.v2n1.p9-13

Abstract

Peningkatan suhu lingkungan berpengaruh terhadap performa tubuh pada saat melakukan aktifitas olahraga. Suhu lingkungan yang terlalu rendah (10 o+1 oC) dan terlalu tinggi (37 oC) mampu meningkatkan kadar asam laktat lebih tinggi, serta proses oxygen intake (VO2Max) yang kurang optimal. Pada suhu ruangan tinggi, tubuh mengalami peningkatan suhu tubuh lebih tinggi dan dan tekanan terhadap kardiovaskuler lebih tinggi sehingga mengakibatkan proses dehidrasi lebih tinggi sebagai bentuk perlawanan terhadap peningkatan suhu tersebut. Proses review dilakukan untuk mengetahui dari berbagai sumber dan mengumpulkan data-data yang memiliki keterkaitan dengan kondisi lingkungan dan tubuh saat latihan. Indikator yang banyak disebut dalam penelitian ialah kondisi kandungan pada cairan ludah, suhu tubuh, komposisi cairan tubuh dan tingkatan kandungan asam laktat. Suhu lingkungan optimal yang dianjurkan pada saat melakukan aktifitas olahraga yaitu berada pada kisaran 20 o-23o Celcius.
PENGARUH LATIHAN HIGH INTENSITY INTERVAL TRAINING (HIIT) DAN CIRCUIT TRAINING TERHADAP KECEPATAN, KELINCAHAN, DAN POWER OTOT TUNGKAI Wahyudi, Arief Nur
JSES : Journal of Sport and Exercise Science Vol 1, No 2 (2018): September
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jses.v1n2.p47-56

Abstract

Salah satu tujuan latihan adalah untuk mengembangkan dan meningkatkan kondisi fisik atlet secara secara maksimal. Untuk mencapai kemampuan puncak, pelatih harus membuat program latihan dan mencari metode latihan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan HIIT dan circuit training terhadap kecepatan, kelincahan, power otot tungkai, dan apakah terdapat perbedaan pengaruh latihan HIIT dan circuit training terhadap kecepatan, kelincahan, dan power otot tungkai. Subjek penelitian adalah siswa kelompok umur 15 dan 16 tahun sebanyak 36 siswa subangkit soccer school yang dibagi menjadi tiga kelompok. Rancangan penelitian menggunakan matching only design, serta analisis data menggunakan uji-T dan MANOVA. Hasil penelitian metode latihan HIIT menunjukkan tingkat signifikansi dari masing-masing variabel sebesar 0.000 hal ini berarti P <0.05 yang artinya terdapat pengaruh latihan HIIT terhadap ketiga variabel terikat. Metode latihan circuit training menunjukkan tingkat signifikansi dari masing-masing variabel sebesar 0.000 hal ini berarti P <0.05 yang artinya terdapat pengaruh latihan circuit training terhadap ketiga variabel terikat. Selain itu terdapat perbedaan pengaruh melalui uji MANOVA nilai sig dari Wilks? Lambda 0,000, karena itu nilai sig <0,05 sehingga menunjukkan terdapat perbedaan pengaruh latihan HIIT dan circuit training pada kecepatan, kelincahan dan power otot tungkai.
HUBUNGAN KOORDINASI MATA KAKI DAN FLEKSIBILITAS SENDI PANGGUL TERHADAP HASIL AKURASI SERVIS PADA TEKONG ATLET SEPAK TAKRAW SMANOR JAWA TIMUR Ardiansyah, Riki Tri; Bulqini, Arif
JSES : Journal of Sport and Exercise Science Vol 3, No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jses.v3n1.p01-08

Abstract

Koordinasi mata kaki dan fleksibilitas sendi panggul mempunyai kontribusi yang cukup dominan dalam hal akurasi servis. Secara teoritis, faktor penentu akurasi tersebut dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya, namun perlu dibuktikan secara empiris bagaimana sumbangan faktor tersebut terhadap akurasi servis sepak takraw. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara koordinasi mata kaki dan fleksibilitas sendi panggul terhadap kemampuan servis sepak takraw. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan metode korelasional. Tujuh atlet sepak takraw dengan rentang umur 15 hingga 17 tahun berpartisipasi pada penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan adanya  hubungan yang signifikan (p<0,05) antara koordinasi mata kaki terhadap akurasi servis pada atlet sepak takraw Sekolah Menengah Olahraga. Terdapat hubungan yang tidak signifikan (p>0,05) antara fleksibilitas sendi panggul terhadap akurasi servis pada atlet sepak takraw Sekolah Menengah Olahraga. Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda menggunakan metode enter terdapat hubungan antara koordinasi mata kaki dan fleksibilitas sendi panggul terhadap akurasi servis, meskipun hanya koordinasi mata kaki yang berpengaruh signifikan terhadap akurasi servis.
PENGARUH LATIHAN JUMP TO BOX TERHADAP POWER OTOT TUNGKAI EKSTRAKULIKULER BOLABASKET yasa, I Gede Dharma utama
JSES : Journal of Sport and Exercise Science Vol 2, No 2 (2019): September
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jses.v2n2.p55-59

Abstract

Penelitian ini bertujuan untukk menguji tentang pengaruh latihan jump to box terhadap power otot tungkai. Populasi penelitian ini sebanyak 20 Orang yang berjenis kelamin laki-laki dibagi dalam dua kelompok. Kelompok eksperimen mendapat perlakuan latihan jump to box, kelompok eksperimenn II latihan konvensional. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode pretest-posttest control group design. Rancangan penelitian menggunakan matching only design, serta analisis data menggunakan uji-t. Proses pengambilan data menggunakan Jump df (meter) untuk mendapatkan data power otot tungkai pada saat pretest dan posttest. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat pengaruh yang signifikan atau perbedaan antara data pretest dan posttest dari masing-masing variabel terikat baik pada kelompok eksperimen I maumpun kemlompok eksperimen II. Disimpulkan bahwa Latihan pliometrik jump to box berpengaruh terhadap tinggi lompatan yang dimana tinggi lompatan ini merupakan tolak ukur daya ledak otot tungkai khususnya pada cabang olahraga bolabasket
EFEK POSISI TUBUH SETELAH BERLATIH TERHADAP MASA PEMULIHAN Pramono, Bayu Agung; Sifaq, Aghus; Bulqini, Arif
JSES : Journal of Sport and Exercise Science Vol 1, No 1 (2018): Maret
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jses.v1n1.p25-29

Abstract

Latihan fisik memiliki konsekwensi yang cukup besar terhadap perubahan sistem anatomi dan fisiologi tubuh seorang atlet. Perubahan yang paling besar dan langsung terjadi adalah pada perubahan ritme denyut nadi sebelum, saat dan setelah melaksanakan aktifititas fisik olahraga. denyut nadi pemulihan adalah salah satu contoh perubahan yang sangat jelas setelah melakukan aktifitas fisik olahraga. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui perubahan denyut nadi pemulihan dengan proses penghitungan yang berbeda yaitu berdiri, duduk dan tidur. 12 lelaki dewasa umur kurang lebih 19 tahun mengikuti penelitian ini, mereka dibagi menjadi tiga kelompok pengukuran denyut nadi. Seluruh sampel akan melakukan prosedur tes naik turun tanggan menggunakan protokol YMCA step test. Setelah melakukan protokol tes semua sampel akan dihitung denyut nadi pemulihan setelah 3 menit istirahat. Dari hasil penelitian didapat prosentase penurunan denyut nadi pemulihan setelah istirahat 3 menit adalah dengan pengukuran posisi berdiri sebesar 28.9%, posisi duduk 31.7% dan pada posisi tidur 34.4%. kesimpulan pada penelitian ini adalah posisi tubuh saat pengukuran denyut nadi memiliki kontribusi yang berbeda-beda dimana proses pemulihan dengan tidur terlentang memiliki prosentase tertinggi dalam menurunkan denyut nadi.

Page 2 of 15 | Total Record : 149