cover
Contact Name
Adiska Rani Ditya Candra
Contact Email
adiska_rani@mail.unnes.ac.id
Phone
+6285729858998
Journal Mail Official
adiska_rani@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Kepelatihan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang Gedung F1 Lantai 3 Sekaran Gunungpati Semarang 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Sport Coaching and Physical Education
ISSN : 25484885     EISSN : 2548706X     DOI : https://doi.org/10.15294/jscpe
Core Subject : Education,
Journal of Sport Coaching and Physical Education publishes research that reports educational practices in all appropriate contexts including, but not limited to, school physical education, club sport, and active leisure programs. The journal considers papers that discuss a broad range of physical activities, including aquatics, dance, exercise, gymnastics, outdoor and adventure activities, meditative and martial arts and sport.
Articles 205 Documents
Penentuan Posisi Sepak Bola Ditinjau dari Daya Tahan Kardiorespirasi dan Somatic Profil Firmandika, Agung; Kusumawardhana, Bayu; Wiyanto, Agus
Journal of Sport Coaching and Physical Education Vol 7 No 1 (2022): The Inspiring Role for Better Sport Coaching
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jscpe.v7i1.57640

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya tahan kardiorespirasi masing-masing siswa dan jenis somatotipe serta menilai hasil penentuan posisi sebelum tes apakah sudah sesuai kriteria atau tidak, serta sekaligus mengkategorikan setiap siswa ke dalam posisi yang sesuai yang dinilai dari hasil tes dan pengukuran daya tahan kardiorespirasi. dan profil somatik. Alat penelitian yang digunakan adalah MFT (Multy Fitness Test) dan Antropometri.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan tes dan pengukuran. Dengan melakukan tes dan pengukuran MFT (Multy Fitness Test) dan Somatotype kepada setiap siswa dan mengisi formulir yang telah disediakan serta mengisi posisi yang diambil sebelum dikategorikan sesuai kriteria.Pembahasan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa SSB Mars Margoyoso Kalinyamatan Jepara perlu melakukan evaluasi positioning mengikuti kriteria dan norma pedoman yang telah diberikan oleh peneliti. Diantaranya, evaluasi positioning menghasilkan persentase 21,6% sebagai GK, 24,3% sebagai LB/RB/DMF/LWF/RWF, dan 27% sebagai AMF/CMF/CB, dan 27% sebagai CF. Hasil di atas menunjukkan bahwa 37 posisi tersebut sebagian besar diisi oleh CF dan CMF/AMF/CB dengan persentase masing-masing sebesar 27%. Sehingga hasil tersebut bisa menjadi petunjuk bagi pelatih untuk bisa menemukan pemain yang diposisikan sesuai kebutuhan tim untuk memaksimalkan pertandingan ke depan
Meningkatkan Keseimbangan Tubuh Anak Tunagrahita Melalui Modifikasi Permainan Puzzle Kresnapati, Pandu
Journal of Sport Coaching and Physical Education Vol 7 No 2 (2022): The Inspiring Role for Better Sport Coaching
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jscpe.v7i2.61229

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan anak tunagrahita yang mengalami masalah dengan keseimbangan tubuhnya, sehingga diperlukan suatu permainan untuk memunculkan daya tarik anak dalam melatih keseimbangan yaitu permainan puzzle yang dimodifikasi. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh modifikasi permainan puzzle terhadap peningkatan keseimbangan tubuh anak tunagrahita sedang di SLB Negeri Wiradesa. Menggunakan pendekatan kuantitatif dalam penelitian ini dengan metode eksperimen berupa single subject research (SSR). Metode penelitian eksperimen dan subjek penelitian adalah siswa tunagrahita. Teknik pengumpulan data dan instrumen menggunakan instrumen body balance grid. Hasil penelitian di SLB Negeri Wiradesa menunjukkan bahwa modifikasi permainan puzzle untuk anak tunagrahita berdampak positif terhadap keseimbangan tubuh anak tunagrahita sedang. Hal ini telah diuji dengan meningkatkan rata-rata level pada setiap fase yaitu subjek Hawari pada baseline 1 (A1) memili8ki mean level 52,5%, pada fase intervensi (b) sebesar 80%, dan fase terakhir adalah baseline 2 (A2) 79,2%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah melalui permainan puzzle yang dimodifikasi dapat meningkatkan keseimbangan tubuh anak tunagrahita di SLB Negeri Wiradesa.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan anak tunagrahita yang mengalami masalah dengan keseimbangan tubuhnya, sehingga diperlukan suatu permainan untuk memunculkan daya tarik anak dalam melatih keseimbangan yaitu permainan puzzle yang dimodifikasi. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh modifikasi permainan puzzle terhadap peningkatan keseimbangan tubuh anak tunagrahita sedang di SLB Negeri Wiradesa. Menggunakan pendekatan kuantitatif dalam penelitian ini dengan metode eksperimen berupa single subject research (SSR). Metode penelitian eksperimen dan subjek penelitian adalah siswa tunagrahita. Teknik pengumpulan data dan instrumen menggunakan instrumen body balance grid. Hasil penelitian di SLB Negeri Wiradesa menunjukkan bahwa modifikasi permainan puzzle untuk anak tunagrahita berdampak positif terhadap keseimbangan tubuh anak tunagrahita sedang. Hal ini telah diuji dengan meningkatkan rata-rata level pada setiap fase yaitu subjek Hawari pada baseline 1 (A1) memili8ki mean level 52,5%, pada fase intervensi (b) sebesar 80%, dan fase terakhir adalah baseline 2 (A2) 79,2%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah melalui permainan puzzle yang dimodifikasi dapat meningkatkan keseimbangan tubuh anak tunagrahita di SLB Negeri Wiradesa.
Pengaruh Latihan Media Audio Visual dan Langsung terhadap Penguasaan Gerak Pencak Silat Kategori Tunggal
Journal of Sport Coaching and Physical Education Vol 7 No 2 (2022): The Inspiring Role for Better Sport Coaching
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jscpe.v7i2.56701

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan perbedaan latihan media audio visual dan langsung terhadap penguasaan gerak pencak silat kategori tunggal di klub Persinas ASAD Kecamatan Talang Ubi. Metode penelitian ini adalah penelitian eksperimen kuasi dengan desain “two group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet pemula klub Persinas ASAD kecamatan Talang Ubi yang berjumlah 30 orang dengan teknik pengambilan sempel menggunakan total sampling. Pengumpulan data dan instrumen penelitian yakni tes awal dan tes akhir dengan menggunakan from penilaian juri pencak silat kategori tunggal. Analisi data menggunakan uji t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ha: (1) ada pengaruh latihan media audio visual terhadap penguasaan gerak pencak silat kategori tunggal pada atlet pemula klub Persinas ASAD Kecamatan Talang Ubi, (2) ada pengaruh latihan langsung terhadap penguasaan gerak pencak silat kategori tunggal pada atlet pemula klub Persinas ASAD Kecamatan Talang Ubi, (3) ada perbedaan latihan media audio visual dan langsung terhadap penguasaan gerak pencak silat kategori tunggal pada atlet pemula klub Persinas ASAD Kecamatan Talang Ubi. Media audio visual dapat digunakan sebagai acuan/bahan materi diluar jam latihan, oleh karena itu disarankan kepada pelatih dan atlet pemula agar dapat menggunakan media audio visual sebagai bentuk variasi dan jam tambahan latihan.
Latihan Variasi Jarak Servis terhadap Ketepatan Servis Atas Bola Voli
Journal of Sport Coaching and Physical Education Vol 7 No 2 (2022): The Inspiring Role for Better Sport Coaching
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan variasi jarak servis terhadap ketepatan servis atas bola voli pada klub Purnajaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian quasy eksperimen yang artinya eksperimen yang tidak sebenarnya. Rancangan penelitian yang digunakan adalah pre-test dan post-test one group design. Instrumen penelitian adalah seluruh sampel melakukan tes servis atas bola voli. Dari hasil pengolahan dan analisis data dengan menggunakan uji normalitas data, dan uji hipotesis dengan rumus uji t, bahwa latihan variasi jarak servis berpengaruh terhadap peningkatan ketepatan servis atas bola voli. Hal ini dapat dilihat dari analisis data melalui perhitungan rumus uji t dengan kriteria t hitung lebih besar dari t tabel (16,947>1,70) dengan taraf kepercayaan 0,95 (α=0,05) dan jumlah sampel (N=35). Latihan variasi jarak servis memberikan pengaruh terhadap peningkatan ketepatan servis atas pada atlet bola voli klub Purnajaya.
Kondisi Fisik Atlet Sepak Takraw pada Masa Pandemi Covid-19
Journal of Sport Coaching and Physical Education Vol 7 No 2 (2022): The Inspiring Role for Better Sport Coaching
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jscpe.v7i2.57191

Abstract

Sepak takraw adalah olahraga tradisional yang berasal dari bangsa Indonesia kemudian berkembang menjadi olahraga yang populer di negara-negara Asia, Permainan sepak takraw memiliki nomor yang dipertandingkan diantaranya nomor double, kuadran, tim, hop dan regu, dari nomor ini yang membedakan adalah cara servis dan jumlah pemain yang jadi pembeda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi fisik atlet sepak takraw (STC). Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dan metode mengunakan metode survei. Pengumpulan data mengunakan isntrumen tes kondisi fisik yang terdiri dari kecepaatan, kelentukan, daya ledak, kelincahan, dan daya tahan. Populasi penelitian ini adalah atlet sepak takraw (STC) yang terdiri dari 12 orang peserta. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dan instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes kondisi fisik. Hasil uji tes kondisi fisik menunjukan rata-rata nilai hasil keseluruhan tes yaitu 112,68 dengan kategori cukup serta presentase yang diperoleh adalah 75%. Perlunya atlet memperhatikan latihan secara berkelanjutan untuk memelihara kondisi fisik, selain itu pelatih perlu memantau kondisi fiisk atlet untuk meraih prestasi yang maksimal
Pengembangan Aplikasi Tes Kondisi Fisik Olahraga Futsal Berbasis Android
Journal of Sport Coaching and Physical Education Vol 7 No 2 (2022): The Inspiring Role for Better Sport Coaching
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jscpe.v7i2.58634

Abstract

Teknologi telah masuk didalam kehidupan manusia dan berdampingan secara langsung maupun tidak langsung. Sama halnya dalam bidang keolahragaan yang telah menempatkan teknologi menjadi bagian terpenting dalam setiap kegiatan keolahragaan. Salah satunya adalah olahraga Futsal berbasis android. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk pengenalan aplikasi berbasis android yang digunakan untuk mengukur kondisi fisik untuk siswa maupun masyarakat pada umumnya dengan menggunakan aplikasi physical futsal test. Metode pengembangan yang dipilih dalam penelitian ini dengan ahli dibidangnya. Hasil penelitian pengembangan instrumen ini merupakan norma tes phycical futsal fitnes tes. Dari uji coba skala kecilnya dengan jumlah sampel 20 atlet UKM Futsal terdapat 17 orang menyatakan “sangat baik” dengan porsentase 94%, sedangkan 3 menyatakan *baik* dengan persentase 6%. Sedangkan hasil uji coba skala besar jumlah sampel 25 atlet UKM Futsal Upgris. Dari 25 orang responden, terdapat 12 orang menyatakan “sangat baik” memiliki porsentase 94,72%, 3 responden kategori “baik” dengan porsentase 5,28%. Hasil pengembangan model aplikasi android ini dinyatakan “layak” diuji coba secara umum diharapkan aplikasi ini dapat memberikan kemudahan bagi pelatih, atlet maupun guru untuk dapat mengetahui status kondisi fikik dengan lebih muda dan efektif
Akses Media Informasi dan Tanda Komunikasi pada Fasilitas Olahraga Inklusif
Journal of Sport Coaching and Physical Education Vol 7 No 2 (2022): The Inspiring Role for Better Sport Coaching
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jscpe.v7i2.59447

Abstract

Media informasi dan tanda komunikasi menjadi kebutuhan penting bagi penyandang disabilitas dalam mengakses fasilitas olahraga karena tanpa adanya hal tersebut akan berdampak pada aktivitas sehari-hari penyandang disabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman dan hambatan atlet dalam mengkases media informasi dan tanda komunikasi pada fasilitas olahraga. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan menggunakan Focus Group Discussion (FGD) dalam teknik pengambilan data. Sampel dalam penelitian ini yaitu 35 orang atlet difabel dan 7 pelatih, yang dikelompokkan sesuai cabang olahragaa diantaranya; goalboal, tenis meja, angkat besi, basket, bochia, bulutangkis, berenang. Hasil dari penelitian ini adalah menurut atlet penyandang disabilitas kebanyakan dari media informasi dan tanda komunikasi sudah ada tetapi dalam keadaan rusak atau penempatan yang tidak sesuai seperti guiding block dan juga tanda khusus penyandang disabilitas dan juga masih banyak masyarakat yang menggunakan fasilitas untuk penyandang disabilitas untuk kegiatan berdagang atau parkir salah satunya pada trotoar sehingga mengganggu dan menghambat para penyandang disabilitas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penyandang disabilitas menilai pemerintah dan pengelola fasilitas masih kurang memperhatikan dan menjaga aksesibilitas media informasi dan rambu komunikasi bagi penyandang disabilitas di fasilitas olahraga, khususnya rambu petunjuk dan rambu khusus untuk penyandang disabilitas.
Pengalaman Atlet Disabilitas dalam Pemakaian Sarana Sanitasi pada Fasilitas Olahraga
Journal of Sport Coaching and Physical Education Vol 7 No 2 (2022): The Inspiring Role for Better Sport Coaching
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jscpe.v7i2.59448

Abstract

Penyandang disabilitas memiliki hak yang sama dengan manusia lainnya, semua kebutuhan mereka harus terpenuhi yang salah satunya dalam aksesibilitas toilet untuk penyandang disabilitas. Tujuan dari penelitian untuk melihat pengalaman, hambatan atlet disabilitas serta kondisi fasilitas toilet untuk penyandang disabilitas. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Sampel penelitian ini sebanyak 35 atlet disabilitas dan 7 orang pelatih dari cabang olahraga yang berbeda-beda. Evaluasi fasilitas menggunakan 4 fasilitas olahraga di Kota Bandung, diantaranya Stadion Pajajaran, GOR Pajajaran, SOR Saparua dan Lapangan Gasibu. Hasil wawancara menunjukkan bahwa atlet yang mengalami hambatan pada toilet adalah atlet penyandang tunanetra dan tunadaksa yang menggunakan kursi roda dan alat bantu lainnya, hasil evaluasi toilet pada fasilitas olahraga hanya Lapangan Gasibu yang sudah ramah untuk penyandang disabilitas dengan jumlah keterpakaian 73%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah atlet yang paling mengalami kesulitan dalam penggunaan sarana sanitasi adalah atlet yang menggunakan kursi roda. Berdasarkan temuan evaluasi sarana sanitasi pada fasilitas olahraga di Kota Bandung yang sudah ramah bagi penyandang disabilitas, hanya Lapangan Gasibu dan sarana olahraga lainnya seperti Stadion Pajajaran, GOR Pajajaran, dan SOR Saparua yang masih belum ramah bagi disabilitas
Tes keberhasilan Servis Atas Pada Atlet Sepak Takraw Ibsyar abdillah; Fajar Awang Irawan
Journal of Sport Coaching and Physical Education Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jscpe.v8i1.62235

Abstract

Sepak takraw merupakan olahraga yang populer dan dipertandingkan dalam tingkat daerah, nasional, maupun internasional. Untuk mendapatkan prestasi dalam olahraga sepak takraw ada beberapa teknik dasar yang harus dikuasai, salah satunya adalah servis dalam sepak takraw. Masalah dalam penelitian ini adalah kurangnya kemampuan servis atas atlet klub PPOP di kabupaten Jepara. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui tentang bagaimana tingkat keberhasilan servis atas sepak takraw pada atlet PPOP Kabupaten Jepara. Jenis penelitian ini menggunakan teknik penelitian purposive sampling, jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 8 orang atlet putra. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes keberhasilan servis atas dengan menggunakan blangko indikator penilaian keberhasilan servis atas dengan media lapangan skor penilaian. Penelitian ini dilakukan berdasarkan data yang diperoleh dari 8 subjek dari klub PPOP Kabupaten Jepara. Dari penelitian yang diperoleh dan dapat disimpulkan bahwa dari 24 kali percobaan servis hanya 18 percobaan yang berhasil mendapatkan poin dari letak skor penilaian. Jumlah skor tertinggi adalah 9 poin. Dan skor terendah adalah 1. Dengan rata-rata 31%.
Prespektif Pebelajar Terhadap Pembelajaran Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Olahraga Berbasis Blended Learning Muhammad Aliffajaruddin Alfani
Journal of Sport Coaching and Physical Education Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jscpe.v8i1.62839

Abstract

Blended learning memberikan kesempatan bagi para pebelajar untuk belajar kapan saja dan dimana saja. Prespektif dari pebelajar menjadi tolak ukur kesuksesan pendidik dalam pemilihan model pembelajaran. Oleh karenanya tujuan dari penulisan artikel ini adalah membahas tentang prespektif pebelajar terhadap implementasi pembelajaran pendidikan jasmani berbasis blended learning. Metode yang digunakan ialah tinjauan kepustakaan, yaitu mencari sumber dari buku dan jurnal artikel yang relevan untuk dikaji secara konseptual. Hasil menunjukan bahwa model pembelajaran ini di sambut secara positif oleh para pebelajar karena pengemasan materi yang menarik serta memudahkan dalam proses belajar, selain itu pebelajar merasa senang dan mereka sepakat apabila pendidikan jasmani berbasis blended learning dijadikan alternatif sumber belajar. Akan tetapi, sebelum mengimplemantasikan model pembelajaran ini, yang harus diperhatikan yakni pendidik perlu menyesuaikan dengan kondisi siswa serta keberadaan fasilitas yang tersedia di sekolah