Journal of Sport Coaching and Physical Education
Journal of Sport Coaching and Physical Education publishes research that reports educational practices in all appropriate contexts including, but not limited to, school physical education, club sport, and active leisure programs. The journal considers papers that discuss a broad range of physical activities, including aquatics, dance, exercise, gymnastics, outdoor and adventure activities, meditative and martial arts and sport.
Articles
205 Documents
Analisis Gerak Stance Phase Pada Walking Gait : Studi Kasus Pada Mahasiswa Yang Memiliki Cidera Ankle
Mila Rindi Anjani;
Fajar Awang Irawan
Journal of Sport Coaching and Physical Education Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jscpe.v8i1.65999
Berjalan juga merupakan suatu jenis olahraga, karena berjalan terdapat aktivitas fisik didalamnya. Tujuan penelitian untuk menganalisis stance phase yang terbagi menjadi 5 tahap yaitu initial contact, loading respons, mid stance, terminal stance, dan preswing bagi yang mengalami cedera ankle dengan data kinematik berupa waktu (s), jarak (m), sudut fleksi (â—¦), tinggi tumit (cm). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan desain one shot case study yaitu memecahkan suatu yang sebenarnya melalui hasil rekaman video walking gait jarak 3 meter yang dianalisis menggunakan software kinovea versi 0.9.5. Penelitian ini dilakukan berdasarkan data yang diperolah dari subjek 27 mahasiswa Jurusan Ilmu Keolahragaan FIK UNNES. Hasil dari data analisis gerak stance phase pada walking gait mahasiswa Jurusan Ilmu Keolahragaan yang mengalami riwayat cedera ankle menghasilkan analisis stance phase dalam walking gait Mahasiswa Jurusan Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang yang mengalami riwayat cidera ankle rata-rata kecepatan step kanan 1,14 m/s dan rata-rata kecepatan step kiri 1,11 m/s. Kecepatan dalam stance phase tersebut rata-rata 60% dari total siklus walking gait memiliki pengaruh terhadap cidera yang dilakukan terutama pada saat foot contact.
Pengembangan Instrumen Tes Keterampilan Backhand Servis Untuk Atlit Bulu Tangkis Usia Dini
Syam Hardwis;
Septian Williyanto
Journal of Sport Coaching and Physical Education Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jscpe.v8i1.67116
Test kit yang valid dan reliabel diperlukan untuk menentukan tingkat keberhasilan suatu program pelatihan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan model tes servis backhand untuk pemain bulu tangkis muda. Metode penelitian ini merupakan metode penelitian dan pengembangan dengan jumlah sampel lebih dari 120 atlet yang tergabung dalam 10 klub bulutangkis di Jawa Tengah. Akademisi dan praktisi bulutangkis berpartisipasi dalam penelitian ini dan menghasilkan hasil validasi desain yang sangat baik, skor rata-rata di atas 3,5. Hasil dari penelitian ini berupa produk pengembangan model tes servis pendek dengan kriteria pengujian atlet bulutangkis junior. Tes servis pendek memiliki skor efikasi 0,702 dan skor reliabilitas tes 0,910. Model tes servis yang dikembangkan telah terbukti dapat digunakan untuk mengukur keterampilan tes servis pada atlet bulu tangkis muda, sebagai sampel atlet usia 15-18 tahun yang digunakan dalam penelitian ini. Tentunya model tes yang dikembangkan juga sebagai alat ukur tes servis backhand pemain bulutangkis junior di tingkat regional.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Media Ajar Berbasis Android Untuk Pembelajaran Senam Mahasiswa PJKR IKIP Budi Utomo
Ary Artanty;
Trinovandhi Setyawan;
Paulus Rah Adi Pawitra;
Shinta Mashito Windriyani;
Ahmad Junaidi;
Dedy Irawan;
Yuskhil Mushofi
Journal of Sport Coaching and Physical Education Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jscpe.v8i1.67914
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pembelajaran pada era kemajuan teknologi dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran pada pembelajaran senam. Pelaksanaan pembelajaran diharapkan dapat selalu meningkat sehingga kualitas dan profesionalitas dosen dalam kegiatan pembelajaran dapat selalu terjaga. Penelitian ini menggunakan metodologi Deskriptif Kualitatif yang dilaksanakan secara survey. Sampel penelitian berjumlah 85 mahasiswa beserta 3 dosen yang mangajar mata kuliah Senam. Instrumen pengumpulan data yakni 1) angket kebutuhan, 2) observasi pembelajaran, 3) wawancara. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Dalam sebuah proses pembelajaran senam amat sangat dibutuhkan sebuah terobosan berupa media berbasis android. Dimana hal tersebut menjadi salah satu kunci dalam memudahkan serta memanfaatkan bahan ajar yang lebih efektif demi meningkatkan suatu mutu pendidikan itu sendiri. Kendala dalam proses pembelajaran yang dihadapi yakni minimnya ketersediaan sumber belajar sebesar 62%, kemudian untuk sumber bahan materi yang dipergunakan sebagian besar dari internet yaitu sebesar 85% serta dalam hal ini bahwa mahasiswa sangat memerlukan E-Book untuk dipergunakan saat berlangsungnya perkuliahan Senam sebesar 50%. Dengan demikian, dosen seharusnya lebih inovatif dalam menyusun pembelajaran menjadi lebih baik lagi guna meningkatkan mutu pendidikan terutama dalam mata kuliah senam.
Survei Tingkat Minat Siswa Kelas VIII dalam Mengikuti Kegiatan Ekstrakurikuler Olahraga di UPT SMP Negeri 8 Gresik
Decky Candra Irawan;
Raymond Ivano Avandi
Journal of Sport Coaching and Physical Education Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jscpe.v8i1.70802
Penelitian ini memiliki tujuan guna mengetahui seberapa tinggi minat siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler olahraga di UPT SMP Negeri 8 Gresik. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan metode survei dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket. Populasi penelitian ini adalah siswa siswa kelas VIII yang berjumlah 351 siswa. sedangkan sampel dalam penelitian ini 78 siswa. Penarikan sampel menggunakan rumus Slovin dengan taraf signifikansi atau batas eror 10% dengan pemilihan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 7 siswa berminat sangat tinggi, 13 siswa berminat tinggi, 36 siswa berminat sedang, 16 siswa berminat rendah, 6 siswa berminat sangat rendah. Berdasarkan hasil penelitian tersebut faktor yang lebih besar pengaruhnya terhadap minat siswa adalah faktor intrinsik. Adapun indikator yang memiliki frekuensi terbaik dari faktor intrinsik adalah indikator perhatian dengan kategori tinggi. Sedangkan indikator yang memiliki frekuensi terbaik dari faktor ekstrinsik adalah indikator keluarga. Namun secara menyeluruh minat siswa berkategori sedang
Pengaruh Wheels Target Dan Dart Target Untuk Meningkatkan Akurasi Shooting Pada Ekstrakurikuler Futsal
Akbar Sidiq;
Muh Isna Nurdin Wibisana;
Danang Aji Setyawan
Journal of Sport Coaching and Physical Education Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jscpe.v8i1.70857
Latar belakang penelitian ini karena faktor penurunan prestasi kejuaraan futsal di SMA Institut Indonesia Semarang. Maksud penelitian ini bertujuan untuk membantu atlet dalam meningkatkan akurasi shooting melalui modifikasi permainan tembak sasaran menggunakan wheels target dan dart target pada kegiatan ekstrakurikuler futsal siswa SMA Institut Indonesia Semarang. Di dalam penelitian ini menggunakan metode eksperimental yaitu menggunakan desain penelitian Pretest-Posttest Control Group Design. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t. Sampel didapat dengan cara sampel jenuh dengan total 15 siswa. Hasil penelitian berdasarkan uji normalitas dan uji homogenitas disimpulkan data berdistribusi normal dan homogen maka berlanjut dengan uji-t menggunakan uji paired sample test pada data pretest dan data posttest diperoleh bahwa terdapat pengaruh perbedaan rata - rata menggunakan wheels target dibandingkan dengan dart target. Pada uji independent t test diperoleh bahwa nilai rata – rata akurasi shooting menggunakan wheels target lebih baik dibandingkan dengan menggunakan media dart target. Dari hasil penelitian tersebut disimpulkan bahwa didapati perbedaan akurasi shooting dengan wheels target lebih baik dari dart target pada siswa ekstrakurikuler futsal SMA Institut Indonesia Semarang
Pengaruh Model Pembelajaran Team Assisted Individualization Terhadap Keterampilan Sosial Siswa Pada Pembelajaran PJOK
Indra Ramadhan;
Rizam Ahada Nur Ulinnuha
Journal of Sport Coaching and Physical Education Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jscpe.v8i1.71944
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Team Assisted Individualization terhadap peningkatan keterampilan sosial siswa pada pembelajaran Pendidikan Jasmani. Desain penelitian yang digunakan adalah Randomized Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas 8 SMP Islam Terpadu Adzkia. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Sampel berjumlah 60 siswa dan terbagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, masing-masing berjumlah 30 siswa. Kelompok eksperimen melaksanakan pembelajaran menggunakan Team Assisted Individualization, sedangkan kelompok kontrol menggunakan Direct Instruction. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengukur keterampilan sosial siswa adalah angket yang diadaptasi dari Social Skill Improvement System Rating Skill (SSIS-RS). Hasil uji paired t-test Sig. 0,00 < 0,05 untuk kelompok eksperimen dan kontrol. Sehingga hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Team Assisted Individualization dan Direct Instruction terhadap peningkatan keterampilan sosial siswa. Hasil uji independent t-test menunjukkan Sig. 0.00 <0.05. Artinya, jika keduanya dibandingkan maka yang lebih berpengaruh adalah model pembelajaran Team Assisted Individualization daripada model pembelajaran Direct Instruction. Penelitian ini dapat dijadikan referensi bagi guru penjasorkes di sekolah khususnya pada jenjang sekolah menengah pertama agar dapat melaksanakan pembelajaran penjasorkes menggunakan Team Assisted Individualization untuk menciptakan suasana belajar yang mendorong siswa untuk meningkatkan keterampilan sosialnya.
Revitalisasi Permainan Tujuh Sebagai Permainan Asli Kabupaten Nabire Papua
Isabela Petege;
Fajar Awang Irawan;
Markus Iyai
Journal of Sport Coaching and Physical Education Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jscpe.v8i1.72130
Penelitian ini bertujuan untuk mengenalkan kembali permainan tujuh yang menjadi salah satu permainan dari Kabupaten Nabire Papua. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Model analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik dari Miles Hubermen yang terdiri dari proses pengumpulan data (data collection), reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan (conclusion). Responden penelitian ini terdiri dari masyarakat dan penggiat permainan tujuh di desa Wonorejo, Kecamatan Nabire, Kabupaten Nabire, Papua. Setiap responden telah bersedia mengikuti penelitian hingga proses akhir melalui tanda tangan pada lembar inform consent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi yang dilakukan oleh penggiat permainan tujuh dalam konteks ini menghidupkan kembali melalui pelestarian dan pengembangan permainan menggunakan metode sosialisasi, pengembangan alat serta peraturan permainan, dan perlombaan permainan tujuh. Masyarakat antusias dengan rangkaian acara yang diselenggarakan dan memahami dengan baik bagaimana cara melakukan permainan tujuh ini. Diharapkan masyarakat setelah memahami permainan ini dapat mengimplementasikan kepada lingkungan sekitar supaya permainan tujuh dapat terus dilestarikan. Penelitian ini terbatas pada cakupan area yang masih terfokus pada kabupaten Nabire. Diharapkan pada penelitian selanjutnya dapat melakukan revitalisasi yang diikuti oleh perwakilan dari setiap kabupaten di Papua.
Profil Resistence Pada Atlet Selam Nomor Estafet Bifins
Sungkowo Sungkowo;
Tandiyo Rahayu;
Bambang Widjanarko;
Taufiq Arif Setyanto;
Donny Wira Yudha Kusuma;
Totok Triputrastyo Murwatono;
Baharuddin Ali;
Navik Puryantini;
Hendra Adinata;
Heny Setyawati;
Arga Iman Malakani;
Mohammad Arif Ali;
Chandra Permana;
Tri Tunggal Setiawan;
Mahalul Azam;
Agus Kristyanto Kumbara
Journal of Sport Coaching and Physical Education Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jscpe.v8i1.74489
Kondisi fisik merupakan unsur utama pada atlet harus mempunyai kondisi fisik teknik dasar yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat profil resistance yang ditujukan pada atlet selam nomor Bifins. Performa atlet terlebih pada teknik dasar gerak finswimming pada olahraga selam merupakan usaha yang harus di miliki atlet sebagai syarat dasar untuk pencapaian prestasi. Metode penelitian adalah diskripsi terhadap data expost facto prestasi atlet selam estafet bifins pada multi Event National Championship di Papua. Variabel penelitian adalah resistance dinamometer/kekuatan tahanan. Hasil penelitian 4 atlet Estafet Bifins: uji resistance 4 atlet pada posisi “A†kedua tangan lurus, posisi “B†recovery tangan kiri, posisi “C†recovery tangan kanan dengan menggunakan kecepatan 1 m/jam, 1.25 m/jam, 1.50 m/jam, 1.75 m/jam, 2 m/jam menunjukkan bahwa keempat atlet mempunyai kekuatan tahanan yang berbeda-beda. Simpulan setiap atlet finswimmimg memiliki resistence yang berbeda, ada yang memiliki kekuatan tahanan tinggi, kekuatan tahanan sedang dan juga ada yang memiliki kekuatan tahanan rendah. Tiap Atlet dengan memahami dan menguasai kekuatan tahanan tersebut maka dapat meminimalkan hambatan dan dapat menghasilkan daya darong yang besar.
Development of Walking Analysis Learning Media Based on an E-Book Guide
Irawan, Fajar Awang;
Junaidi, Said;
Permana, Dhias Fajar Widya;
Setyowati, Anies;
Ghassani, Dina Syarafina;
Prastiwi, Tania Arlita Safitri;
Trans, MInh Nghia Le
Journal of Sport Coaching and Physical Education Vol 8 No 2 (2023): Sports Development through Technology and Science
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jscpe.v8i2.62566
The development research carried out aims to produce a product in the form of an e-book guide that is useful as a medium for walking analysis and preventing injuries during sports. This study uses a research method called Research and Development (R & D). The total sample size in the small trial was 10, and the full sample size in the field trial was 100. The sample has agreed to data collection by filling out informed consent and is willing to participate in the study from start to finish. Based on the results of this study, the e-book guide media feasibility validation results obtained a percentage of 93.75% for material and 87.5% for media. The results of the level of acceptance of this product by Sports Science students at Semarang State University showed a figure of 51.85% of the total sample being satisfied with the product. This e-book guide contains several materials, including basic movements; locomotor motion; non-locomotor motion; walking motion; gait analysis; injuries and handling; and the last material is suggestions and recommendations. For further research, we can discuss the effectiveness of flipbook-based learning media on the level of student knowledge.
LOI and TCE Language of Instruction and Attainment of Transnational Coaching Education
Tiboroha, Jonas Benedict
Journal of Sport Coaching and Physical Education Vol 8 No 2 (2023): Sports Development through Technology and Science
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jscpe.v8i2.66171
This paper provides an in-depth examination of how the LOI as a learning capital and resource was a barrier among Tanzanian football coaches to attain coaching knowledge and skills through transnational coach education programmes (TCEPs). Bourdieu’s notion of “forms of capital” was a theoretical lens used to understand how the use of foreign language for instruction was a barrier for course participants to attain coaching knowledge and skills during the CAF B License course. Using a hermeneutic phenomenological approach, data were collected using interviews and meaning and lived experiences among course participants were analyzed using content analysis. Results establish that the language was a key barrier to learning and caused by educational backgrounds of the course participants. Lack linguistics proficiency compromised their ability to communication and integrate learned experiences, transfer learned content and opted to direct learning intentions as an option to gain credits for accreditation. This paper recommends focused attention to local cultural contexts to benefit the course participants who are recipients of TCEPs. In addition, the paper recommends a learner-centred approach in which the translation of program materials and specific support mechanisms are adopted.