cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
alhikmah@iainlangsa.com
Phone
+6285260801133
Journal Mail Official
alhikmah@iainlangsa.ac.id
Editorial Address
Department of Communication and Islamic Broadcasting Studies The Faculty of Ushuluddin, Adab, and Da'wah State Institute for Islamic Studies Langsa Jalan Meurandeh - Kota Langsa
Location
Kota langsa,
Aceh
INDONESIA
Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan
ISSN : 20869762     EISSN : 26550539     DOI : https://doi.org/10.32505/hikmah
Core Subject : Education,
It is a journal published by the Department of Communication and Islamic Broadcasting Studies of the Faculty of Ushuluddin, Adab, and Dakwah of IAIN Langsa.
Articles 169 Documents
Komunikasi Anti Hoax: Upaya LDNU dalam Membangun Persepsi Masyarakat untuk Mencegah Berita Hoax Melalui Media Massa M. Nasrullah Jamaluddin Arrozi Arrozi
Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan Vol 12 No 2 (2021): Volume 12 Nomor 2, Juli-Desember 2021
Publisher : DEPARTEMENT OF COMMUNICATION AND ISLAMIC BROADCASTING STUDIES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/hikmah.v12i2.3023

Abstract

Penelitian ini merupakan usaha yang memiliki tujuan untuk menggambarkan perubahan dan kemajuan teknologi informasi secara ke-Lembagaan dan persepsi masyarakat. Informasi atau berita menjadi medium yang dibutuhkan setiap personal untuk mengkases pengetahuan melalui jejaring internet tanpa ada batas teritori dan waktu. Peran sebuah lembaga menjadi penting untuk membangun tatanan pemahaman masyarakat agar memahami isi berita tanpa terindikasi hoax. Ruang maya inilah jalur tercepat mengakses berita online, karena sebagian besar masyarakat sudah memiliki handphone berbasis internet dengan tambahan vitur yang sangat dibutuhkan juga oleh masyarakat. Hoax atau berita bohong merupakan informasi yang telah di setting agar menarik opini massa demi kepentingan tertentu. Jenis hoax tidak hanya isi berita namun foto, video, dan gambar lainnya dapat diolah menjadi berita bohong. Sumber data penelitian ini adalah hasil pergerakan Lembaga Dakwah NU melalui situs berita, media sosial Instagram. Metode pengumpulan data menggunakaan tinjauan literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjangan berita bohong sangat mempengaruhi masyarakat. Etika komunikasi telah dikerjakan oleh lembaga dan diminimalisir dengan adanya berita bohong. Tentunya upaya ini melalui pembangunan persepsi masyarakat sebagai salah satu kunci pencegahan hoax (berita bohong) yang selama ini masih menggerus pola pikir masyarkat. Prinsip komunikasi telah memberikan jalur dalam menyalurkan isi pesan yang harus disampaikan secara faktual tanpa indikasi kebohongan didalamnya. Prinsip dan etika yang berlandaskan pengetahuan dan keilmuan menjadi aktivitas komunikasi untuk mencegah hoax (berita bohong).
Hegemoni Media Dalam Pemberitaan Pembubaran Ormas Islam Wahyu Setiawan Wahyu; Agoes Moh. Moefad
Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan Vol 12 No 2 (2021): Volume 12 Nomor 2, Juli-Desember 2021
Publisher : DEPARTEMENT OF COMMUNICATION AND ISLAMIC BROADCASTING STUDIES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/hikmah.v12i2.3089

Abstract

Pada waktu lalu pemerintah telah resmi membubarkan FPI. Pembubaran ini diberitakan oleh media dengan masif. Hasil dari pemberitaan menurut manajer program SMRC bahwa mayoritas warga setuju dengan pembubaran FPI. Metrotvnews sebagai salah satu media yang memberitakan pembubaran FPI dapat turut serta merubah pandangan mayoritas masyarakat atau kelompok yang didominasi untuk setuju dengan keputusan kelompok dominan atas pembubaran FPI. Peristiwa semacam ini menjelaskan indikasi hegemoni media. Penelitian meneliti hegemoni media metrotvnews dalam pemberitaan pembubaran FPI. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian eksploratif dan deskriptif. Sumber data menggunakan sumber data primer berupa channel youtube metrotvnews, dengan teknik pengumpulan data dengan dokumen dan teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Temuan dalam penelitian ini adalah pemberitaan-pemberitaan metrotvnews dengan judul-judul seperti Pemerintah Resmi Tetapkan FPI Ormas Terlarang, Alasan Pemerintah Bubarkan FPI, Ahmad Sahroni: FPI Meresahkan dan Musuh Negara, FPI Bertentangan dengan UUD 1945 memang menunjukkan terdapat hegemoni dalam pemberitaan. Dalam hegemoni media ini juga menunjukkan bahwa hegemoni dalam pemberitaan metrotvnews ini adalah suatu hal yang tepat karena pada kenyataanya FPI memang ormas yang telah melanggar ketentuan yang ada dalam peraturan perundang-undangan. Hasil dari hegemoni metrotvnews juga menunjukkan bahwa FPI yang sebelumnya memiliki pengaruh di masyarakat maka dengan hegemoni ini mayoritas masyarakat menjadi mendukung atau setuju atas pelarangan atau pembubaran FPI.
Partisipasi Organisasi Keagamaan Dalam Penyiaran Dakwah Islam di Kota Langsa Mawardi Siregar
Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan Vol 12 No 2 (2021): Volume 12 Nomor 2, Juli-Desember 2021
Publisher : DEPARTEMENT OF COMMUNICATION AND ISLAMIC BROADCASTING STUDIES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/hikmah.v12i2.3438

Abstract

Masyarakat yang terus berkembang dan berubah tentu menjadi tantangan bagi organisasi keagamaan. Menghadapi realitas perubahan tersebut, organisasi dakwah dituntut untuk mengemas dakwah secara profesional dan berkualitas, sehingga dapat menjaga masyarakat dari serbuan modernisme yang dapat meruntuhkan sendi-sendi ajaran agama. Artikel ini bertujuan untuk membahas partisipasi organisasi kemasyarakatan dalam penyiaran dakwah Islam di Kota Langsa. Menggunakan penelitian kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan yang telah dipilih secara purposive, dan mengamati secara berkesinambungan aktivitas dakwah yang dilakukan organisasi keagamaan di Kota Langsa. Pada bagian awal tulisan ini dipaparkan dinamika sosial dan keberagamaan masyarakat kota langsa. Pada bagian selanjutnya dipaparkan partisipasi organisasi keagamaan dalam penyiaran dakwah di Kota Langsa. Tulisan ini berargumen, bahwa penyiaran dakwah yang dilakukan oleh organisasi keagamaan belum maksimal. Selain itu, organisasi keagamaan sangat penting merancang satu formula dakwah yang relevan dengan perkembangan masyarakat Kota Langsa, agar dakwah yang dilakukan memiliki daya tarik dalam memberdayakan potensi keagamaan masyarakat.
Representasi Keperawanan Perempuan dalam Konten Video TikTok @Blood.Indonesia Nurul Ayu Andari Sardi; Hanifah Az Zahra; Fransiscus Xaverius Sri Sadewo
Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan Vol 12 No 2 (2021): Volume 12 Nomor 2, Juli-Desember 2021
Publisher : DEPARTEMENT OF COMMUNICATION AND ISLAMIC BROADCASTING STUDIES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/hikmah.v12i2.3450

Abstract

Streotipe masyarakat mengenai utuhnya selaput dara sering dikaitkan dengan status keperawanan perempuan. Keutuhan selaput dara tersebut ditandai oleh keluarnya darah saat pertama kali berhubungan seks. Namun pemilik akun Tik Tok @blood.indonesia merepresentasikan konsep yang berbeda mengenai keperawanan dan selaput dara perempuan. Pemilik akun @blood.indonesia menggunggah konten video tersebut bermula dari anggapan masyarakat yang menghubungkan status keperawanan para perempuan pengguna menstruasi cup. Melalui metode pendekatan kualitatif dengan perspektif teori semiotika Roland Barthes bertujuan untuk memahami makna denotatif, konotatif, serta mitos keperawanan yang terkandung dalam konten video Tik Tok @blood.indonesia. Teknik pengumpulan data diperoleh dari peneliti melakukan tangkapan layar gambar pada unggahan konten Video Tik Tok @blood.indonesia yang membicarakan tentang selaput dara dan status keperawanan beserta komentar yang ada didalam video tersebut dan studi pustaka seperti artikel jurnal, skripsi, tesis, buku, media online yang berkaitan dengan subtansi penelitian. Selanjutnya peneliti akan mengidentifikasikan tanda-tanda berdasarkan transkrip yang ada dalam unggahan konten video tersebut lalu mengklasifikasi kategori dan mengaitkan dengan analisis semiotika Barthes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna konotatif dan denotatif yang ditampilkan dalam unggahan konten video akun Tik Tok @blood.indonesia yaitu bahwa selaput dara bukan menjadi tolak ukur status keperawanan seorang perempuan sebab lubang tiap perempuan berbeda beda bentuknya bahkan ada perempuan lahir tanpa selaput dara. Sementara makna konotatif yang ditampilkan adalah lubang selaput dara menjadi nilai keperawanan didalam scene unggahan konten video Tik Tok tersebut. Namun anggapan masyarakat awan terhadap keutuhan selaput dara telah terkonstruksikan dari adanya berbagai mitos yang muncul dan berkembang didalam kehidupan masyarakat.
Dampak Pandemi Covid-19 Bagi Komunikasi Publik dan Politik: Studi Deskriptif Pentingnya Syiar Dakwah dalam Keluarga Baharuddin; Zulkarnain; M. Anzaikhan khan
Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan Vol 12 No 2 (2021): Volume 12 Nomor 2, Juli-Desember 2021
Publisher : DEPARTEMENT OF COMMUNICATION AND ISLAMIC BROADCASTING STUDIES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/hikmah.v12i2.3595

Abstract

Pandemi Covid-19 berdampak buruk pada berbagai sendi kehidupan manusia, mulai dari dimensi kesehatan, ekonomi, pendidikan, wisata, kuliner, politik, kebijakan publik, bahkan dimensi tauhid. Covid-19 bukan sebatas bencana lokal, ia sudah menjadi ‘pandemi’ yang berarti status darurat berskala global. Jutaan manusia sudah menjadi korban jiwa, dan tak terhitung jumlahnya bagi yang terkena dampak dalam berbagai aspek. Penanganan Covid-19 erat kaitannya komunikasi yang dilakukan setiap elemen. Baik itu komunikasi politik, komunikasi publik, komunikasi dakwah, dan lain sebagainya. Komunikasi pada dasarnya bersifat netral, tergantung kemana pengguna memanfaatkan isu yang berkembang. Terkait pandemi Covid-19, sering kali komunikasi digunakan sebagai media memperkeruh keadaan. Situasi sulit dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk meraih keuntungan politis dengan menyebarkan berita-berita hoaks dan ujaran kebencian terhadap penanggulangan Covid-19 oleh pemerintah. Penelitian ini tergolong dalam penelitian pustaka dengan pendekatan kualitatif. Adapun metodologi yang digunakan adalah studi deskriptif terhadap berbagai tema-tema komunikasi di masa pandemi. Seperti komunikasi tauhid, komunikasi keluarga, komunikasi publik, dan komunikasi politik. Hasil penelitian menyimpulkan beberapa hal; Pertama, komunikasi positif yang mendukung program pemerintah jika itu dianggap baik dan bermanfaat bagi penanggulangan wabah pandemi Covid-19. Pihak ini biasanya akan melaksanakan berbagai kebijakan seperti lockdown, PSBB, sosial distancing, protokoler kesehatan, dan vaksinasi. Kedua, adalah komunikasi negatif yang menolak berbagai program pemerintah atas kepentingan politik (kontra dengan pemerintah saat ini). Biasanya, kalangan ini akan menyebarkan hoaks dan ujaran kebencian terhadap kebijakan penanganan Covid-19 yang dijalankan pemerintah. Kalangan ini tidak melihat informasi secara objektif, melainkan mencari-cari celah untuk menyerang berbagai kelemahan dalam program pemerintah guna mempengaruhi masyarakat luas.
The Praxis of Digital Information Consumption to Change Student Behavior During Pandemic Danil Putra Arisandy; Muhammad Mukhlis
Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan Vol 12 No 2 (2021): Volume 12 Nomor 2, Juli-Desember 2021
Publisher : DEPARTEMENT OF COMMUNICATION AND ISLAMIC BROADCASTING STUDIES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/hikmah.v12i2.3843

Abstract

This study aims to find out the consumptive practices of students as social media users and behavior changes felt due to frequent consumption of content from social media during the Covid-19 pandemic. In 2020, internet-based social media was also a new behavior and lifestyle in learning and teaching activities. The study used naturalistic inquiry methods, which resulted in writing or words and student behavior. Because to illustrate complex and concrete social realities, this study has interviewed IAIN Langsa students during the covid-19 pandemic. This research is descriptive of analytics by providing an overview of the objects studied. Sampling by snowball method makes it very easy for researchers to know students who are very active using social media. This study further used theory receptions where researchers analyzed students as social media users in the covid-19 pandemic in 2021, which is closely related to behavioral changes, namely from inclusive to exclusive or vice versa from exclusive to inclusive. This study shows that consumptive digital information practices through social media affect students, especially to changes in religious behavior, from inclusive behavior to exclusive behavior. However, this behavior is only limited to behavior in religious worship, not socio-cultural behavior. The findings of this study are that students who actively use social media can already distinguish between positive and negative content produced by online media consumed daily. After consuming social media content, students can choose and conduct studies before applying in everyday life.
Prosesi Turunmani (Kelahiran) dan Rekonstruksi Solidaritas Pada Masyarakat Gayo Indra Setia Bakti; Anismar
Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan Vol 13 No 1 (2022): Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan
Publisher : DEPARTEMENT OF COMMUNICATION AND ISLAMIC BROADCASTING STUDIES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/hikmah.v13i1.3319

Abstract

Studi ini bertujuan menggambarkan prosesi adat turunmani pada masyarakat Gayo. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dalam mengungkapkan simbol-simbol dan makna adat pada acara kelahiran. Teknik pengumpulan data antara lain wawancara, observasi, dan studi dokumen. Temuan lapangan menunjukkan bahwa prosesi turunmani melandasi perwujudan ikatan sudêrê dan solidaritas kampung. Ketika prosesi turunmani dilakukan sebenarnya ada konsekuensi yang mengikutinya, yaitu status bayi tersebut menjadi anak Rêjê dan masyarakat kampung. Dengan demikian, orang dewasa memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam proses pendidikan anak-anak di kampung tersebut. Namun realitas ini tidak lagi sepenuhnya dimengerti oleh sebagian besar warga. Hal itu acapkali menjadi katalis konflik yang mendorong banyak keluarga pada saat ini lebih memilih untuk mengurus urusan keluarga masing-masing dalam rangka menghindari keributan dengan keluarga lain di kampung tersebut. Hal itu berdampak secara luas terhadap jalinan relasi sosial pada masyarakat kampung. Ikatan kekerabatan dan solidaritas sosial semakin lemah. Di sisi lain, individualitas semakin kuat yang tercermin pada maraknya budaya pesta yang memboncengi prosesi sintê môrep.
Meretas Budaya Patriarki Madura: Eksplorasi Pasar Tradisional Sebagai Ruang Publik Perempuan Desa (Studi Fenomenologi Di Pasar Tradisional Desa Labang, Bangkalan) Rolita Adelia Prasetya
Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan Vol 13 No 1 (2022): Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan
Publisher : DEPARTEMENT OF COMMUNICATION AND ISLAMIC BROADCASTING STUDIES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/hikmah.v13i1.3750

Abstract

Budaya Patriarki meringkus kebebasan perempuan desa ke dalam ruang yang sempit. Ketertindasan perempuan desa dalam masyarakat patriarki yang kuat terlihat begitu nyata. Eksploitasi tubuh perempuan sebagai pekerja rumah tangga, pemuas nafsu laki-laki, juru masak di dapur, dan pengurus anak seumur hidup menjadi bentuk ketertindasan perempuan yang akhirnya sulit menjamah ruang publik. Namun, di ambang ketertindasan yang ada, perempuan desa masih memiliki kebebasan untuk ke luar rumah, yaitu ke pasar tradisional. Perempuan masih memiliki secercah harapan untuk mejamah ruang publik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi Alfred Schutz dengan mengedepankan kedalaman data melalui kesadaran individu dalam melakukan tindakan sosial. Asumsi awal penelitian ini berdasar pada konsep ruang publik Hebermas yang menekankan kesetaraan posisi dalam menyampaikan opini di hadapan publik. Sehingga, peneliti melihat kesamaan posisi yang mampu di jamah perempuan desa dengan budaya partriarki yang kuat terdapat di pasar tradisional. Maka dari itu, perempuan desa mampu meretas budaya patriarki Madura dengan menjadikan pasar tradisional sebagai momentum untuk menjamah ruang publik yang lebih luas.
Implementasi Teknik Komunikasi Pembina Pramuka Terhadap Siswa Heri Putra; Al Zuhri
Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan Vol 13 No 1 (2022): Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan
Publisher : DEPARTEMENT OF COMMUNICATION AND ISLAMIC BROADCASTING STUDIES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/hikmah.v13i1.3773

Abstract

Pramuka merupakan kegiatan ekstra di sekolah yang diharapkan dapat membangun potensi dan karakter siswa menjadi lebih baik ternyata kurang diminati oleh siswa. Pembina pramuka membutuhkan teknik komunikasi sebagai upaya memunculkan minat siswa untuk ikut kegiatan pramuka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi teknik komunikasi pembina pramuka dalam menarik minat siswa untuk mengikut kegiatan pramuka. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif yang menggambarkan fenomena lapangan melalui observasi langsung, wawancara dan mencari dokumentasi pendukung mengenai kegiatan-kegiatan kepramukaan. Teknik komunikasi persuasif, informati, koersif, dan human relation digunakan para pembina pada saat pelatihan pramuka dan di luar kegiatan latihan rutin. Pada saat pembina menyampaikan materi tentang kepramukaan, komunikasi yang digunakan bersifat formal, sedangkan di luar kegiatan latihan rutin bersifat informal. Pesan yang disampaikan berupa nasehat, motivasi, teguran, dan saran yang bertujuan untuk meningkatkan minat, semangat, dan kedisiplinan para siswa dalam mengikuti kegiatan pramuka.
Pendekatan Wacana Kritis-Foucault Terhadap Perspektif Pemerintah di Media Massa Tentang Banjir di Katingan Agustus-September 2021 yuliana
Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan Vol 13 No 1 (2022): Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan
Publisher : DEPARTEMENT OF COMMUNICATION AND ISLAMIC BROADCASTING STUDIES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/hikmah.v13i1.3907

Abstract

Tulisan ini bertujuan mengetahui makna dan representasi kewacanaan pemerintah Kalimantan Tengah melalui media pemberitaan online antara lain Kalteng.go.id (23 September 2021), bnpb.go.id (9 September 2021), tekno.tempo.co (3 September 2021), tentang penyebab banjir di Kabupaten Katingan Agustus-September 2021, selain itu mengetahui konsekuensi sosial dari representasi kewacanan yang dibuat oleh pemerintah. Adapun metode penelitian menggunakan kualitatif, yang mana sekaligus menggunakan diskurusus (wacana) pemikiran Foucault sebagai pendekatan analisis data. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah menghadirkan wacana meteorologi sebagai penyebab banjir di Kabupaten Katingan Agustus September 2021, sementara itu juga terdapat pihak lain yang menghadirkan wacana kritis dalam melihat penyebab banjir. Wacana meteorologi dilihat dalam perspektif kritis Foucault sebagai upaya melegitimasi kekuasaan ditengah wacana kritis yang muncul. Adapun wacana menghadirkan konsekuensi sosial berupa tindakan sosial yaitu bantuan terhadap warga terdampak banjir, serta men-challenge pemerintah melakukan evaluasi pengelolaan SDA di Kalimantan Tengah. Sementara ini dampak penelitian membuka lebih kritis posisi pemerintah dalam melihat realita banjir di Katingan, dengan harapan ada evaluasi oleh pemerintah terkait pengelolaan SDA di Kalimantan Tengah.

Page 10 of 17 | Total Record : 169


Filter by Year

2017 2025