Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar dipublikasikan oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Enrekang. Jurnal ini mempublikasikan hasil penelitian tentang kependidikan dasaran dengan berbagai topik kajian (sains, sosial, matematika, kewarganegaraan, bahasa, seni, budaya, agama, keolahragaan, teknologi, lingkungan, belajar dan pembelajaran, perangkat pembelajaran, media pembelajaran, model, pendekatan, metode, dan atau strategi pembelajaran, evaluasi pembelajaran, psikologi pembelajaran, dan atau pedagogy).
Articles
193 Documents
PENERAPAN PENGASUHAN ANAK USIA DINI DALAM MENINGKATKAN KARAKTER ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK ARIFAH KABUPATEN GOWA
Andi Rezky Nurhidaya
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1 No 1 (2020): Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33487/mgr.v1i1.2115
Pengasuhan peningkatan karakter anak sudah mencapai berkembang sangat baik. Rumusan permasalahan peneliti yaitu. Bagaimana penerapan pengasuhan anak usia dini dalam meningkatkan karakter anak usia 5-6 tahun di TK Arifah Kabupaten Gowa. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana penerapan pengasuhan anak usia dini dalam meningkatkan karakter anak. Dalam mendidik dan mengembangkan karakter anak, guru sudah menerapkan langkah-langkah penerapan karakter kedisplinan, kemandirian dan kerja sama kepada anak.Tercapai sesuai harapan yang diperoleh, mulai dari guru dalam menerapkan pendidikan karakter menggunakan kegiatan pembiasaan yang dilakukan secara terus-menerus, anak masuk gerbang dengan berjabat tangan serta mengucap salam kepada guru sampai penjemputan anak didik oleh orang tua. Adapun jenis kegiatan dalam penerapan pendidikan karakternya yaitu membuang sampah pada tempatnya, menyimpan barang minuman pada tempatnya, berdoa sebelum makan dan sesudah makan, berbaris yang rapi pada saat masuk kelas, melepas dan menyimpan sepatu pada tempatnya, melepas tas dan menyimpan pada tempatnya, mencuci tangan sebelum makan dan sesudah makan, membantu temannya dan saling bkerjasama.
Efektivitas E-Learning Edmodo dan Google Classroom Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa PGSD Universitas Muhammadiyah Enrekang
Masnur Masnur;
Ismail Ismail
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2 No 1 (2021): Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33487/mgr.v2i1.2139
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas E-learning berbantuan edmodo dan goggle classroom terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa selama masa pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain true experimental tipe posttest only control group design. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling, dengan masing-masing kelaas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes, lembar observasi, dan lembar angket. Untuk mengukur keefektifan Edomodo dan goggle classroom dilakukan analisis uji t independent sampel t-test. Hasil penelitian menunjukan nilai sig < 0,05 (0,002 < 0,05) maka Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya platform edmodo dan google classroom berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Hasil analisis uji N-gain menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan yakni nilai N-Gain kelas Eksperimen mempunyai nilai yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelas control, dimana nilai N-Gain kelas eksperimen adalah 0,61 sedangkan nilai N-Gain kelas kontrol yaitu 0,52. Dengan demikian ditarik kesimpulan bahwa penggunaan e-learning berbantuan Edmodo dan Google classroom secara signifikan efektif terhadap kemampuan berpikir kritis.
Pendidikan Agama Islam dalam Konteks Sejarah Pemikiran dan Peradaban Islam : Telaah Pemikiran dan Peradaban Islam di Iran
Aisyah Suryani;
Achmad Dahlan Muchtar;
Irman Syarif
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2 No 1 (2021): Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33487/mgr.v2i1.2140
Bangsa Iran telah mengenal peradaban jauh sebelum bangsa Arab. Kemudian mampu beradaptasi dengan agama Islam yang membuka jalan bagi pemeluk- pemeluknya untuk menciptakan suatu peradaban yang tinggi. Dalam ilmu pengetahuan misalnya, muncul tokoh-tokoh seperti: Al-Bairuni, Muhammad Musa al- Khawarizmi, Umar Khayyam, Abu Bakar al- Juwaini dan lain sebagainnya.Adapun jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan atau library research, yakni penelitian yang dilakukan melalui mengumpulkan data atau karya tulis ilmiah yang bertujuan dengan obyek penelitian atau pengumpulan data yang bersifat kepustakaan, atau telaah yang dilaksanakan untuk memecahkan suatu masalah yang pada dasarnya tertumpu pada penelaahan kritis dan mendalam terhadap bahan-bahan pustaka yang relevan.
Early Childhood Education with an Islamic Religious Education Approach in the Era of Community Challenges 5.0: Bibliometrics of Analysis of the term “Islamic Education and Early Childhood Education”
Elihami Elihami
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2 No 1 (2021): Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33487/mgr.v2i1.2197
This study discusses the Industrial Revolution 4.0. in increasing the use of data and technology for the convenience of human life with an Islamic religious education approach for early childhood at PGRI Standard Corawali, South Sulawesi. The qualitative research method used is through bibliometric analysis which is interpreted as epistemological and religious education towards the era of society 5.0. Data collection techniques used are interviews, observation and documentation. The results showed that the application of inhibiting factors in implementing early childhood education were internal (internal) factors, in the form of awareness and understanding of each individual to carry out religious teachings, and external (external) factors, in the form of guidance and attention from parents. , association in the community around them, and education obtained from school. As for the effort to overcome the obstacle, namely implementing Islamic Religious Education in Early Childhood by providing exemplary and attention and affection for children, so that they can follow those ordered by parents and teachers.
Peran Guru dalam Menanamkan Nilai-Nilai Demokrasi Melalui Budaya Sekolah
Azhar Sulistiyono
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2 No 2 (2021): Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33487/mgr.v2i2.2329
The purpose of this reserch is provide an overview of the teacher's role in learning democratic values in elementary school culture in Sidoharjo, Sragen district. The method used in this study was obtained through qualitative descriptive data reduction, data presentation, and conclusion drawing which was carried out in sixth grade elementary schools where researchers collected data through observation, interviews and documents. As a result, the teacher's role is very important, namely instilling democratic values through school culture. introduced democratic values will be more effective. Democratic values that can be applied in schools such as through activities: student-centered learning, freedom in choosing the game, awakening democratic sensitivity of students, democratic classroom management. Based on these data, this study proves that democratic values are very important to be instilled in students. The role of teachers in schools as knowledge transformation institutions is responsible for creating a democratic life.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Make a Match dalam Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Matematika
Arinal Magfirah;
Irman Syarif;
Rahmat Rahmat
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2 No 2 (2021): Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33487/mgr.v2i2.2592
Pendidikan merupakan cara dalam meningkatkan kualitas hidup seseorang pada semua aspek kehidupan. Pendidikan tidak terlepas dari proses pembelajaran. Dalam melakukan pembelajaran dibutuhkan sebua media pembelajaran dalam hal membangkitkan keinginan dan minat yang baru bagi siswa, membangkitkan motivasi belajar, dan bahkan membawa pengaruh psikologis terhadap siswa. Media pembelajaran berbasis power point salah satu media yang dapat digunakan dalam penelitian ini akan melakukan pengaruh media pembelajaran power point dalam meningkatkan minat belajar peserta didik kelas V SD Negri 172 Enrekang. Sampel penelitian ini berjumlah 30 siswa. Wawancara dan angket digunakan sebagai alat penumpulan data. Teknik Analisis data menggunakan rumus korelasi product moment IMB SPSS statiatic 22 for wondows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan minat belajar peserta didik dengan menerapkan media pembelajaran berbasis power point dengan nilai t-hitung untuk variabel minat belajar peserta didik 10.056 dengan p-value sebesar 0.000. Maka dari itu, penerepan media pembelajaran berbasis power point sangat penting untuk mempengaruhi pengembangan minat belajar pesrta didik karena sebagai daya tarik dalam proses pembelajaran.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada teama 8 Sub Tema 1 Lingkungan Tempat Tinggalku Kelas IV di SDN 37 Tungka
Ermah Suriani;
Dian Firdiani;
Irman Syarif
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2 No 2 (2021): Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33487/mgr.v2i2.2805
Ermah Suriani, 2021. Application of the Problem Based Learning Model to Improve Student Learning Outcomes on Theme 8 Sub Theme 1 My Living Environment Class IV at SDN 37 Tungka. This study aims to improve student learning outcomes using the Problem Based Learning. The type of research used is Classroom Action Research which consists of two cycles. Each cycle consists of stages of planning, implementation, observation, and reflection. The subjects in the study were the fourth grade students of SDN 37 Tungka, totaling 19 people. The research data was obtained by using research instruments of learning outcomes tests and observation sheets. In pre-cycle activities only 6 students with a percentage of 31.57% completed, in the first cycle increased to 12 people with a percentage of 63.15% who completed, and in the second cycle stage increased again to 16 people with a percentage of 84.21%. Based on the results of the study, it can be concluded that the use of the Problem Based Learning can improve student learning outcomes on theme 8 sub-theme 1 of the environment where I live.
Kreativitas Guru dalam Proses Pembelajaran SBdP Di KelasV SDN 123 Banti
Shinta Sri Eva Handayani;
Suherman Suherman;
Masnur Masnur
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2 No 2 (2021): Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33487/mgr.v2i2.2806
Penelitian ini membahas tentang kreativitas guru dalam proses pembelajaran SBdP dikelas v SDN 123 Banti, pokok masalah dari penelitian ini adalah bagaimana kreativitas guru dalam proses pembelajaran SBdP, dan apa faktor pengambat dan pendukung kreatifitas guru dalam proses pembelajaran SBdP di kelas V SDN 123 Banti. Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi yang kemudian analisis dengan menggunakan teknik Reduksi Data, Penyajian Data, dan Penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa guru sudah kreatif dalam proses pembelajaran SBdP dikelas V SDN 123 Banti, walaupun bukan dari latar belakang keilmuan pendidikan seni. Faktor penghambat kreativitas guru SBdP dikelas V SDN 123 Banti antara lain: (a) alokasi waktu pembelajaran (b) sumber belajar masih kurang, (c) guru SBdP bukan dari pendidikan kesenian. Faktor Pendukung yaitu: (a) adanya kemampuan guru dalam proses pemanfaatan sarana dan prasarana yang ada, (b) kemampuan guru dalam memberikan motivasi kepada peserta didik untuk pembelajaran SBdP, (c) kerjasama yang baik terjalin pada setiap guru dan kepala sekolah.
Pengaruh Model Pembelajaran Picture and Picture Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SD Inpres Kampung Parang Kabupaten Gowa
Nur Syam
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1 No 2 (2020): Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33487/mgr.v1i2.2864
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran picture and picture terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV di SD Inpres Kampung Parang Kabupaten Gowa. Jenis penelitian kuantitatif deskriptif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu eksperimen. Subjek dalam penelitian ini seluruh siswa kelas IV di SD Inpres Kampung Parang Kabupaten Gowa dengan jumlah 19 orang siswa 9 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan inferensial. Penelitian model pembelajaran picture and picture terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas IV SD Inpres Kampung Parang Kabupaten Gowa dikatakan baik dimana terjadinya peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA dilihat dari nilai hasil belajar siswa dengan perolehan nilai 9,31 % dengan nilai rata-rata 80. Dari peningkatan hasil belajar siswa diketahui bahwa terdapat Pengaruh Model Pembelajaran Picture and Picture Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV di SD Inpres Kampung Parang Kabupaten Gowa.
Hubungan Persepsi Siswa Terhadap Pola Asuh Orang Tua dan Hasil Belajar Siswa Kelas Tinggi SD Negeri 82 Dante Koa Kabupaten Enrekang
Rusmita Ulok;
Dian Firdiani;
Aminullah Aminullah
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2 No 2 (2021): Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33487/mgr.v2i2.2878
Penelitian tentang Persepsi Siswa Terhadap Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dan Hasil Belajar Siswa Kelas Tinggi Sd Negeri 82 Dante Koa Kabupaten Enrekang bersifat Ex Post Facto sedangkan pendekatan yang yang digunakan adalah kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV dan V SD Negeri 82 Dante Koa yang diambil sebanyak 25 orang dengan menggunakan teknik Random Sampling. Hasil penelitian menunjukkan hasil uji korelasi didapatkan skor signifikansi 0,648 (> 0,05). Artinya tidak terdapat hubungan signifikan antara pola asuh dan nilai hasil belajar siswa. Kemudian skor pearson correlation yang didapatkan yaitu sebesar 0,096 artinya korelasi yang terjadi antara pola asuh dan nilai tergolong sangat rendah. Tidak adanya hubungan signifikan antara pola asuh orang tua terhadapa hasil belajar siswa kelas tinggi di SDN 82 Dante Koa Enrekang karena para siswa memiliki kesadaran belajar yang tinggi serta lingkungan sekolah yang nyaman bagi siswa. Hasil yang didapatkan terdapat 52 % atau 13 siswa yang orang tua yang menerapkan pola asuh demokratif, 20 % atau 5 siswa yang orang tuanya menerapkan pola asuh otoriter, 28 % atau 7 siswa yang orang tuanya menerapkan pola asuh permisif. Kualitas dan intensitas kepengasuhan yang diberikan masing-masing orang tua kepada anak berbeda-beda Dari wawancara yang dilakukan oleh peneliti kepada 25 responden, sebagian besar responden mengatakan bahwa mereka nyaman bertanya secara langsung dengan para guru wali kelas mengenai permasalahan mereka dalam bidang pelajaran dan sekolah dibandingkan harus merepotkan orang tua. Beberapa siswa juga berpendapat bahwa dorongan dari lingkungan serta cita-cita yang tinggi yang mendorong diri mereka untuk giat dan tekun dalam usaha meningkatkan hasil belajar. Hampir sebagian besar waktu siswa kelas tinggi di habiskan di lingkungan sekolah