Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

RETRACTION: Upaya Mengatasi Perilaku Membolos Siswa dengan Bibliokonseling Muhammad Junaedi Mahyuddin; Fitriyanti Sulaiman; Aisyah Suryani; Sapiah; Handayani Suhra; Mutmainnah; Muliyadi; Achmad Dahlan Muchtar; Muhammad Yasdar; Amien Wahyudi
KONSELING: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapannya Vol. 1 No. 3 (2020): April
Publisher : ILIN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan ini kami menarik isi artikel ini karena terdapat pelanggaran etika publikasi. artikel di tarik atas permintaan anggota peneliti (penulis 5) dimana artikel ini adalah hasil karya mahasiswa bimbingan penulis 5, kemudian artikel ini di ambil oleh penulis 1 untuk dipublikasikan di jurnal konseling.
Gerakan Cipta Relawan Tangguh Sadar Psikososial Pasca Bencana Muthmainnah Muthmainnah; Suarti Djafar; Aisyah Suryani; Dewi Indriani; Imam Mursyid; Irmayanti Irmayanti
MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT Vol 3 No 2 (2021): MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT
Publisher : LP2M Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bentuk pengabdian masyarakat ini merupakan pelatihan yang ditujukan kepada relawan penanggulangan bencana. Pelatihan ini bertujuan agar relawan tanggap terhadap psikososial bagi para penyintas untuk mengurangi dampak-dampak negatife yang muncul pasca bencana terjadi, misalnya kecemasan, ketidakstabilan emosi, kebingungan dan panik berlebihan. Pelatihan ini diadakan selama 3 hari dengan berbagai materi pilihan yang mudah dipahami yaitu : 1) Dampak Psikologis Pada Individu 2) factor yang mempengaruhi Kerentanan psikologis 3) Aktivitas Psikososial pada Setiap tahapan pasca Bencana 4) Assessmen Psikososial 5) Keterampilan Dasar Pekerja Psikososial dalam Mendapingi Penyintas 6) Berbagai Teknik Intervensi. Pendekatan yang digunakan adalah 1) Penyuluhan, 2) Focus Group Discussion (FGD), 3) Simulasi, dan 4) Metode Problem Solving. Secara praktis, outcome dari pengabdian ini adalah adalah 1) memberikan gambaran bagaimana perilaku menolong pada dirinya sehingga dapat menguatkan motivasi responden dalam menolong orang lain. 2) kepada aparat dan pemangku kebijakan di desa Malalin Kecamatan Cendana, Kabupaten Enrekang, hal ini menjadi referensi dan penguat sumber daya manusia yang berkualitas dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang gotong royong.
Pendidikan Agama Islam dalam Konteks Sejarah Pemikiran dan Peradaban Islam : Telaah Pemikiran dan Peradaban Islam di Iran Aisyah Suryani; Achmad Dahlan Muchtar; Irman Syarif
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar  Vol 2 No 1 (2021): Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/mgr.v2i1.2140

Abstract

Bangsa Iran telah mengenal peradaban jauh sebelum bangsa Arab. Kemudian mampu beradaptasi dengan agama Islam yang membuka jalan bagi pemeluk- pemeluknya untuk menciptakan suatu peradaban yang tinggi. Dalam ilmu pengetahuan misalnya, muncul tokoh-tokoh seperti: Al-Bairuni, Muhammad Musa al- Khawarizmi, Umar Khayyam, Abu Bakar al- Juwaini dan lain sebagainnya.Adapun jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan atau library research, yakni penelitian yang dilakukan melalui mengumpulkan data atau karya tulis ilmiah yang bertujuan dengan obyek penelitian atau pengumpulan data yang bersifat kepustakaan, atau telaah yang dilaksanakan untuk memecahkan suatu masalah yang pada dasarnya tertumpu pada penelaahan kritis dan mendalam terhadap bahan-bahan pustaka yang relevan.
Efforts to Overcome Truancy Behavior in Students with Biblio-Counseling (Studies in Class IX C SMP Negeri Wonomulyo) Muhammad Junaedi Mahyuddin; Fitriyanti Sulaiman; Handayani Sura; Aisyah Suryani; Muliyadi Muliyadi; M. Yasdar; Amien Wahyudi
Budapest International Research and Critics Institute (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Vol 4, No 1 (2021): Budapest International Research and Critics Institute February
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v4i1.1703

Abstract

This research is a classroom action research (PTBK). The purpose of this study is to overcome truancy behavior of students in class IX C at SMP Negeri 1 Wonomulyo. The research subjects were taken by using a purposive sampling approaches. The number of research subjects is 8 students with truant behavior varied from 3 to 9 times. The results showed that the truant behavior of students after the first cycle of action was reduced to 0. Thus efforts to overcome student truancy behavior can be done by using biblio-counseling.
Implementasi Pendidikan Karakter Pada Mata Kuliah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan Pada Program Studi Bimbingan dan Konseling Aisyah Suryani; Achmad Dahlan
EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling Vol 4 No 1 (2022): EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edupsycouns.v4i1.3908

Abstract

Abstract: This study aims to identify and describe the implementation of character education in Al-Islam and Kemuhammadiyahan courses in the Guidance and Counseling program. Students as prospective counselors are expected to be able to have good character to support their future careers as counselors. Meanwhile, Al-Islam and Kemuhammadiyahan courses are special characteristics of Muhammadiyah universities which are considered the most suitable to be integrated with character education. This research method uses qualitative research with descriptive method. Data was collected through observation and literature study. Data analysis includes data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results showed that the implementation of character education in Al-Islam and Kemuhammadiyahan courses was micro-integrated through the learning process in the classroom. Includes learning planning, implementation of learning and assessment. Each process of student learning activities has been integrated with the pillars of character education. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendiskripsikan Implementasi pendidikan karakter pada mata kuliah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan pada program Bimbingan dan Konseling. Mahasiswa sebagai calon konselor diharapkan mampu memiliki karakter yang baik untuk menunjang karirnya kelak sebagai konselor. Sedangkan matakuliah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan adalah mata kuliah ciri khusus perguruan tinggi Muhammadiyah yang dirasa paling cocok untuk di integrasikan dengan Pendidikan karakter. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode diskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan studi literatur. Analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Imlplementasi Pendidikan karakter pada mata kuliah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan terintegrasi secara mikro melalui proses pembelajaran dikelas. Meliputi perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan penilaian. Setiap proses kegiatan pembelajaran mahasiswa sudah terintegrasi dengan pilar-pilar Pendidikan karakter.
Penguatan Semangat dan Komitmen dalam Bermuhammadiyah Melalui Baitul Arqam Pimpinan Cabang dan Ranting Muhammadiyah Zona V (Malua, Matarin, Buntu Lamba, Baraka, Bontongan, Banti) Achmad Dahlan Muchtar; Aisyah Suryani; Muh. Husain Kamaruddin; Elihami Elihami
MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT Vol 4 No 1 (2022): MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT
Publisher : LP2M Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kaderisasi Muhammadiyah merupakan salah satu bagian inti dalam dinamika perjalanan organisasi yang didirikan oleh KH. Ahmad Dahlan. Baitul Arqam merupakan salah satu jenjang pengkaderan dalam Muhammadiyah untuk melahirkan kader yang militan. Baitul Arqom merupakan modifikasi atau penyederhanaan dari Darul Arqam dan diselenggarakan untuk tingkat Pimpinan Daerah, Cabang, Ranting serta AUM. Tujuan kegiatan Baitul Arqam adalah untuk meningkatkan pemahaman keislaman, menciptakan kesamaan dan kesatuan sikap, integritas, wawasan dan cara berpikir di kalangan anggota persyarikatan dalam melaksanakan misi Muhammadiyah. Sedangkan Kabupaten Enrekang adalah salah satu kabupaten yang berada di Sulawesi Selatan yang merupakan salah satu kabupaten yang memiliki simpatisan Muhammadiyah paling tinggi. Terbukti dengan tersebarnya pimpinan Cabang dan ranting disetiap kecamatan dan masing-masing kecamatan memiliki Amal Usaha seperti PAUD, TK, MI, MTS dan Aliyah. metode yang digunakan dalam program ini adalah metode campuran yaitu bimbingan teknis melalui penyampaian materi, wokshop, dokumentasi dan angket (google form) yang telah disusun oleh tim pelaksana Baitul Arqam atau biasa disebut dengan Tim Instruktur. Hasil dari program Baitul Arqam tersebut didapati beberapa peserta masih perlu meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, Peserta Baitul Arqam masih perlu meningkatkan pemahaman tentang Ibadah Praktis sesuai dengan keputusan/tuntunan Tarjih Muhammadiyah, Peserta Baitul Arqam harus selalu bersinergi untuk memajukan persyarikatan Muhammadiyah dan juga Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). Oleh karenanya, Pimpinan Cabang dan Ranting perlu membuat kegiatan Follow up berupa kajian-kajian.
Bimbingan Konseling Islam Dalam Membentuk Kecerdasan Spiritual Siswa SMP Belajar Di Rumah Nurul Athfal; Handayani Sura’; Aisyah Suryani; M Yunus Sudirman
EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling Vol 4 No 2 (2022): EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edupsycouns.v4i2.4705

Abstract

Abstract: The main problem in this researc is the formation of students’ spiritual intelligence in islamic guidence counseling. Students who used to have a bad attitude towards their parents and lack of attention to yher worship, honest attitude, self-awareness and have a sense of love. This study aims to shape students’ spiritual intelligensi so that they can be useful in the future. This research was conducted using qualitative method steps. The research focused on junior high school stdents in Ba’ka Hamlet consisting of 2 students. This study consisted of 3 meetings with data collection techniques used in the form of interviews, obervation and documentation. Abstrak: Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah pembentukan kecerdasan spiritual siswa dalam layanan bimbingan konseling islam. Siswa yang dulunya mempunyai sikap yang tidak baik terhadap orangtuanya dan kurangnya perhatian terhadap ibadahnya, sikap jujurnya, kesadaran diri sendiri dan memiliki rasa kasih sayang. Penelitian ini bertujuan untuk membetuk kecerdasan spiritual siswa agar dapat berguna di masa yang akan datang. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan langkah-langkah metode kualitatif. Penelitian difokuskan pada siswa SMP yang ada di Dusun Ba’ka beranggotakan 2 orang siswa. Penelitian ini terdiri dari tiga kali pertemuan dengan teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi dan dokumentasi.
Pengaruh Model Pembelajaran Think Talk Write (TTW) Terhadap Keterampilan Menulis Puisi Siswa Kelas V SD Negeri 72 Lembang Nurafni Oktavia; Aisyah Suryani; Fitriyanti Sulaiman
EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling Vol 4 No 2 (2022): EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edupsycouns.v4i2.5275

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to find out how to improve the discipline of doing homework through self-control technique group guidance services for class X students of SMK Latanro, Enrekang Regency. The method used in this study is a quantitative method with the type of pre-experimental research (Pre-Experimental). The population in this study were all of class X SMK Latanro Enrekang, Enrekang Regency, totaling 45 people where as many as 20 students were sampled in this study. The results showed that group guidance services using self-control techniques could improve the discipline of doing homework for class X students at SMK Latanro Enrekang. The total discipline score of doing homework before being given the treatment of group guidance services with the self-control technique was 551 with an average of 27.5 then the total score of discipline increased to 700 with an average of 35 when given the treatment of group guidance services with the self-control technique. There was no decrease in student discipline scores or negative ratings when after being given treatment of group guidance services with self-control techniques. Abstrak:Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana meningkatkan disiplin mengerjakan pekerjaan rumah melalui layanan bimbingan kelompok teknik self control pada siswa kelas X SMK Latanro Kabupaten Enrekang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian pra-eksperimen (Pre-Eksperimental). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMK Latanro Enrekang Kabupaten Enrekang yang berjumlah 45 orang dimana sebanyak 20 siswa dijadikan sampel dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik self control dapat meningkatkan disiplin mengerjakan pekerjaan rumah siswa kelas X SMK Latanro Enrekang. Total skor kedisiplinan mengerjakan pekerjaan rumah siswa sebelum diberikan perlakuan layanan bimbingan kelompok dengan teknik self control sebesar 551 dengan rata-rata 27,5 kemudian total skor kedisiplinan meningkat menjadi 700 dengan rata-rata 35 pada saat diberikan perlakuan layanan bimbingan kelompok dengan teknik self control. Tidak terdapat penurunan skor kedisiplinan siswa atau negative ranks pada saat setetlah diberikan perlakuan layanan bimbingan kelompok dengan teknik self control.
Pelatihan Assesmen Teknik Non Tes Bagi Guru BK SMP Se-Kabupaten Enrekang Aisyah Suryani; Achmad Dahlan Muchtar; Lisa Lisa; Elihami Elihami
MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT Vol 4 No 2 (2022): MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT
Publisher : LP2M Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan assesmen teknik non tes merupakan implementasi pengabdian kepada masyarakat untuk membantu para guru BK pada tingkat SMP untuk membuat dan mengembangkan instrument teknik non tes, karena pada kenyataannya guru BK di Kabupaten Enrekang masih banyak yang belum mampu memahami dan mengopersikan beberapa aplikasi dari asesmen teknik non tes tersebut. Hal tersebut sesuai dengan hasil observasi di beberapa sekolah masih di temui guru BK yang mengalami kesulitan ketika melakukan asesmen pada siswa.Salah satu solusi dalam permasalahan tersebut adalah dengan memberikan pelatihan assesmen teknik non tes bagi guru BK. Kegiatan asesmen lebih difokuskan pada pencarian fakta, sehingga kegiatan layanan yang dilakukan sesuai dengan kondisi nyata siswa. Asesmen BK dilakukan mulai dari pengumpulan data siswa dan lingkungannya, kemudian data diolah, didokumetasikan, dan digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan mengenai siswa. kemampuan dalam melaksanakan kegiatan asesmen teknik non tes, antara lain pedoman wawancara, pedoman observasi, angket, DCM (Daftar Cek Masalah), Sosiometri, AUM (Alat Ungkap Masalah), dan ITP (inventoi Tugas Perkembangan).Hasil yang didapat dari pelatihan ini adalah para guru BK mampu membuat dan mengembangkan instrumen teknik non tes meliputi, cara membuat instrument wawancara, observasi, angket, dan sosiometri, serta cara mengoprasikan aplikasi DCM, AUM, dan ITP. Dengan guru BK mampu menguasai asesmen teknik non tes maka perencanaan program bimbingan dan konseling yang dibuat dan layanan yang dilakukan nantinya dapat sesuai dengan kondisi nyata siswa, karena asesmen merupakan kunci bagi kesuksesan perencanaan program bimbingan dan konseling.
Mengembangkan Kecerdasan Spiritual Anak Melalui Kegiatan Tahfidzul Qur’an di LKSA Ridha Muhammadiyah Enrekang Aisyah Suryani; Achmad Dahlan Muchtar; Lisa Lisa; Kairawan Kairawan
EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling Vol 4 No 2 (2022): EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edupsycouns.v4i2.5369

Abstract

Spiritual intelligence is intelligence that is in a person's self that is related to wisdom beyond the ego or human conscious mind. To determine the level of spiritual intelligence cannot be seen easily because spiritual intelligence is a skill that is personal and related to the creator. With the Tahfidzul Qur'an activity it is hoped that it will be able to develop the spiritual intelligence of orphanage children so that they have a strong faith. This research was conducted to determine the implementation of Tahfidzul Qur'an activities at LKSA Ridha Muhammadiyah Enrekang and to determine the impact of Tahfidzul Qur'an activities on the spiritual intelligence of children at LKSA Ridha Muhammadiyah Enrekang. This study used a qualitative approach with data collection techniques in the form of interviews, observation and documentation. Data analysis techniques include data reduction, data display, and drawing conclusions. The results found were firstly using the classical class of the Fahmul Mahfudz method, namely before the verses were memorized, secondly, using the sorogan method, namely transferring the memorization to the ustadz directly by submitting it to the teacher as ta'dim, thirdly, using the Muroja'ah method, namely repeating the memorization that had been memorized. memorized or refresh the memorization every day continuously and istiqomah. With the three methods applied, it can indirectly develop children's spiritual intelligence.