BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Community Services, People, Local Food Security; 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 3. Community Empowerment, Social Access; 4. Student Community Services; 5. Border Region, Less Developed Region; 6. Education for Sustainable Development; Poverty alleviation based on local resources; 7. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and SMEs; 8. Development of environmentally friendly technology; 9. Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony.
Articles
210 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 4 No. 2 (2023)"
:
210 Documents
clear
PENDAMPINGAN LABELING DAN PACKAGING DALAM UPAYA MEMBANGUN BRANDING UKM JAMUR TIRAM DESA UJUNGBERUNG KABUPATEN MAJALENGKA
Neny Kusumadewi;
Nita Hernita;
Alan Rusdiana;
Tito Marta Sugema Dasuki
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v4i2.3604
UKM Jamur Tiram berpotensi untuk mengembangkan usahanya, namun masih membutuhkan pembinaan yang intensif untuk konsultasi terkait pengembangan usahanya. Maka dari itu perlunya pendampingan untuk menunjang hal tersebut terutama tentang labeling dan packaging yang saat ini sangat dibutuhkan dalam dunia usaha berbagai bidang. Pendampingan ini diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam proses memaksimalkan penjualan. Mengingat dengan majunya teknologi saat ini maka UKM Jamur Tiram dituntut harus mengikuti perkembangan teknologi. Pendampingan tentang labeling dan packaging dilaksanakan secara intensif namun dalam penambahan kapasitas mitra dilakukan dengan 2 (dua) kali pertemuan. Setelah pendampingan, tim PKM melakukan monitoring berlanjut sejauh apa dampak perubahan yang terjadi di terkait labeling dan packaging yang sudah disampaikan. Setiap satu bulan 1 kali memantau perkembangan penjualan dengan berkunjung ketempat usaha UKM Jamur Tiram Desa Ujung Berung
Penataan Essential Marketing dan Digital Marketing Desa Wisata Sindang Kasih Cilawu-Garut
Dani Dagustani;
Heppy Agustiana Vidyastuti
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v4i2.3652
Desa Wisata Sindang Kasih bertempat di Desa Sukamaju berada di Kecamatan Cilawu di jalan Garut- Tasik km 16, kabupaten Garut. Desa wisata Sindang kasih sebagai salah satu destinasi wisata dengan mengusung pelestarian budaya lokal. Target pasar dari desa wisata Sindang kasih untuk semua kalangan, permasalahan yang ada yaitu tingkat kunjungan ke desa wisata masih belum rendah diduga karena peran pemasaran yang kurang. Tujuan kegiatan ini untuk mengatasi permasalahan ini dengan pemberian pelatihan essential marketing, pelatihan digital marketing dimana dengan pemberian pelatihan penataan essential marketing dan digital marketing bertujuan memperluas pasar baik secara konvensional maupun melalui media social seperti facebook & instagram dan youtube, sehingga tingkat kunjungan meningkat. Setelah dilaksanakan program pengabdian masyarakat pada desa wisata, Desa Sindang Kasih, penaatan essential marketing dan penggunaan digital marketing menjadi lebih baik.
MEMPROMOSIKAN PENGEJAAN DAN PENGUCAPAN YANG BENAR DALAM PEMBELAJARAN BAHASA SEBAGAI SEBUAH GERAKAN LITERASI
Marselus Yumelking;
Maria Wisendy Sina;
Paskalis Nuke Kolin Paskal
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v4i2.3659
Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SMKS St. Gabriel Maumere. Masalah yang dihadapi oleh siswa/i di SMKS St. Gabriel Maumere adalah kurangnya kemampuan dalam menulis ejaan kata yang benar, ketidakmampuan menggunakan pengucapan kata – kata dalam Bahasa Inggris denga tepat serta kurangnya penggunaan Bahasa Inggris sebagai Bahasa Komunikasi di luar sekolah. Tujuan dari pengabdian ini yaitu meningkatkan kemampuan mengeja dan melafal dari siswa/i SMKS St. Gabriel Maumere serta mempromosikan program English Goes to the Society. Metode pelaksanaan kegiatan ini dijelaskan dalam beberapa sub-bab yaitu lokasi kegiatan, sasaran kegiatan, jenis kegiatan berupa penyuluhan, pendampingan dan bimbingan teknis, lama kegiatan, tahap kegiatan berupa tahap perencanaan, pelaksanaan, peran mitra, tugas dari masing masing anggota tim, tahap evaluasi dan potensi rekognisi SKS bagi mahasiswa yang dilibatkan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini dapat dijelaskan sebagai berikut; pertama, kegiatan ini dapat meningkatkan penguasaan kemampuan mengeja kata Bahasa Inggris. Kedua, kegiatan pengabdian ini juga dapat meningkatkan kemampuan melakukan pengucapan kata Bahasa Inggris dengan tepat dan memberi dampak pada persepsi siswa/i yang baik terhadap implementasi program English Goes to the Society
SOSIALISASI, EDUKASI DAN PELATIHAN PEMANFAATAN TANAMAN BERKHASIAT OBAT UMBI BAWANG DAYAK (Eleutherine palmifolia (L.) Merr.)
Rahmayanti Fitriah;
Syahrizal Ramadhani;
Muhammad Rus’an Hidayat;
Muhammad Fajrin Nor;
Diena Raisa Nabyla;
Dinda Raflianti;
Ariyanti Indryan Noor;
Alya Sandrina Augesta;
Murniati Murniati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v4i2.3905
Kalimantan merupakan pulau yang kaya keanekaragaman hayati. Obat tradisional pada etnis Kalimantan umumnya masih dalam bentuk yang sederhana. Bahan baku yang diambil dari alam setelah dibersihkan biasanya langsung digunakan dalam bentuk segar dengan cara direndam/direbus kemudian diminum, diolah dengan cara dihaluskan dan ditumbuk/dipanaskan dalam bungkusan daun. Pengetahuan dan pemanfaatan tanaman obat masih minim terutama dalam pengolahannya menjadi sediaan yang efektif dan efisien agar mudah digunakan. Bawang dayak (Eleutherine palmifolia) merupakan tumbuhan yang dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional terutama pada bagian umbinya. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan warga tentang khasiat tanaman bawang dayak sekaligus mendorong warga memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk menanam tanaman tersebut sebagai tanaman obat keluarga serta dapat mengolah simplisia bawang dayak sebagai teh herbal untuk digunakan menjadi minuman berkhasiat obat. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, edukasi materi tentang umbi bawang dayak dan pelatihan pembuatan teh herbal. Edukasi dilakukan dengan mengukur tingkat pengetahuan menggunakan kuesioner yang dibagikan sebelum (pretest) dan sesudah (post-test) pemberian materi. Hasil pretest menujukkan bahwa pengetahuan dan minat warga untuk membudidayakan tanaman bawang dayak masih kurang. Namun pada hasil post-test menujukkan pengetahuan mereka menjadi meningkat. Kesimpulan dari kegiatan ini terdapat peningkatan pengetahuan warga tentang tanaman berkhasiat obat umbi bawang dayak (Eleutherine palmifolia (L.) Merr).
PROGRAM PEMERIKSAAN STUNTING PADA ANAK SD IT AL-AUFA KOTA BENGKULU
Putri Widelia;
Halimatussa'diah Halimatussa'diah;
Tedy Febriyanto
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v4i2.4181
Pelaksanaan program kemitraan masyarakat (PKM) merupakan Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh pihak terkait. Salah satu topik yang banyak dialami di Indonesia adalah stunting.Stunting atau pendek merupakan salah satu bentuk gizi kurang yang ditandai dengan nilai Z-score tinggi badan menurut umur (TB/U) kurang dari – 2 Standart Deviasi (SD) berdasarkan World Health Organization. Stunting pada anak sekolah merupakan manifestasi dari stunting pada masa balita yang mengalami kegagalan dalam tumbuh kejar (catch up growth), defisiensi zat gizi dalam jangka waktu yang lama, serta adanya penyakit infeksi. Masih kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pencegahan dan pentingnya mengenali siapa yang berisiko stunting serta masih kurangnya kerja sama lintas sektor di masyarakat dalam hal pemeriksaan dan pencegahan stunting pada anak di Kota Bengkulu. Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Kota Bengkulu yang diakses lewat mediaindonesia.com pada tahun 2020 terdata 4,7 % pada tahun 2019 masih jauh dibawah standar yang ditetapkan Kementrian Kesehatan yakni 20% dalam angka normal. Belum adanya program kontrol awal tentang pemeriksaan penunjang seperti berat badan , tinggi badan, kadar Hb maupun rangkaian tes IMT bagi remaja yang masih duduk di bangku sekolah dan remaja yang mempunyai riwayat keluarga stunting. Sehingga sangat perlu diadakannya sosialisasi serta pemeriksaan lebih lanjut bagi siswa SD di Kota Bengkulu. Dari kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pemeriksaan berat baadan, tinggi badan, dan pemeriksaan hemoglobin dapat digunakan untuk mendeteksi adanya stunting pada murid di Sd IT Al-Aufa.
PERHITUNGAN DAN PENENTUAN ARAH KIBLAT DI MASJID AL-MUNAWWARAH kp. MARENGMANG KALIJATI SUBANG
Susanto Susanto;
Ari Wibowo;
Yadi Suban Z.A.
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v4i2.4433
Ketepatan arah kiblat (Ka’bah) merupakan salah satu penunjang dari kekusyukan dalam melaksanakan ibadah sholat oleh umat Islam. Kiblat secara literal mengandung pengertian arah dari pemusatan perhatian. Sedangkan secara istilah berarti arah yang merujuk ke bangunan Ka’bah di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi. Arah ka’bah dapat ditentukan dari setuap titik atau tempat di permukaan Bumi dengan melakukan perhitungan dan pengukuran. Oleh sebab itu, perhitungan arah kiblat pada dasarnya adalah perhitungan untuk mengetahui dan menetapkan ke arah mana Ka’bah di mekkah dilihat dari suatu tempat di permukaan Bumi, sehingga semua gerakan orang yang sedang melaksanakan shalat, baik ketika berdiri, ruku’ maupun sujudnya selalu berhimpit dengan arah yang menuju ka’bah. Terdapat beragam metode yang digunakan dalam penentuan arah kiblat mulai dari metode yang masih tradisional dan sederhana sampai metode terbaru yang canggih ataupun perpaduan dari keduanya. Pada pelaksanaan penentuan arah kiblat yang kami lakukan metode yang digunakan adalah menggunakan beberapa alat diantaranya Mizwala, Busur, Waterpas, Penggaris dan Benang. Setelah kami lakukan pengecekan, temuan awal dari masjid tersebut terdapat penyimpangan arah sebesar 50 dari garis ka’bah yang sebelumnya kami ukur menggunakan alat-alat tersebut. Adapun langkah berikutnya kami melakukan pelaporan kepada pengurus masjid dan melakukan pembetulan arah dengan menggeser saf atau karpet maupun sajadah masjid
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMBUATAN KOMPOS SEBAGAI SOLUSI DI MASA PANDEMI COVID-19
Nina Herlina;
Ai Nurlaila;
Ika Karyaningsih;
Nurdin Nurdin;
Dede Kosasih
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v4i2.4481
Persoalan sampah tidak hanya menjadi masalah di kota-kota besar, namun di beberapa desa menjadi permasalahan yang harus segera diatasi. Sampah adalah suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari sumber hasil aktifitas manusia maupun alam yang belum memiliki nilai ekonomis. Berdasarkan survey awal, kondisi di wilayah Blok Mawar 7 Desa Ciputat Kecamatan Ciawigebang masih terlihat tumpukan sampah, tidak hanya di lingkungan sekitar tetapi kebiasaan masyarakatnya yang membuang sampah ke sungai, sehingga dapat disimpulkan bahwa sebagian besar masyarakatnya mempunyai kebiasaan membuang sampah sembarangan tanpa ada solusi pemanfaatan. Oleh karena itu, pengabdian kepada masyarakat ini menawarkan solusi berupa pemanfaatan sampah organik menjadi kompos dengan tujuan yaitu meningkatkan pemahaman masyarakat terkait sampah yang belum dikelola dengan baik, meningkatkan pemahaman masyarakat tentang manfaat sampah dan memberikan pelatihan pembuatan komposter dan kompos. Metode yang digunakan yaitu penyuluhan dan pelatihan pembuatan komposter dan kompos. Setelah pelaksanaan pengabdian, masyarakat memahami dan akan mempraktekkan cara membuat kompos dirumahnya masing-masing, bahkan untuk rencana jangka panjang mereka ada keinginan untuk menjualnya.
PELATIHAN PEMBUATAN SABUN DAN EDUKASI POTENSI KULIT BIJI KAKAO SEBAGAI BAHAN PRODUK RUMAH TANGGA
Aliyah Purwanti;
Dewi Masruroh;
Dhaniyar Reyo Pramudita
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v4i2.4511
Perempuan atau ibu rumah tangga memiliki kesempatan dan kebebasan untuk bekerja serta memiliki penghasilan mandiri sehingga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan rumah tangganya. Perempuan juga dapat berperan besar dalam membantu mengatasi persoalan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya melalui pemberdayaan masyarakat dan kelompok dengan merintis usaha produktif skala rumah tangga. Sabun cair handmade berpotensi untuk dijadikan usaha skala rumah tangga karena manfaat dan pangsa pasarnya yang luas. Oleh karena itu, pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, ibu – ibu rumah tangga akan diperkaya wawasan, pengetahuan dan keterampilannya tentang pembuatan sabun cair handmade. Melalui kegiatan ini, harapannya pemberdayaan masyarakat terutama ibu – ibu rumah tangga dalam pengembangan usaha mandiri atau kelompok demi peningkatan pendapatan keluarga dapat dirintis sehingga tercapai kesejahteraan seperti yang diharapkan. Kegiatan diikuti oleh ibu – ibu rumah tangga dan remaja putri di RT 10 Dusun Kramat II Desa Sebanen Kecamatan Kalisat Jember. Kegiatan diawali dengan sesi perkenalan dan dilanjutkan dengan pemberian materi edukasi. Kemudian, dilakukan praktik pembuatan sabun cair, dimana pemateri memandu peserta terkait urutan prosedur yang harus dilakukan. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berjalan sesuai dengan yang direncanakan dan antusiasme peserta sudah tampak sejak awal acara hingga sesi akhir
Edukasi Pengelolaan Obat dalam Rumah Tangga
Wima Anggitasari;
Iski Weni Pebriarti;
Shinta Mayasari
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v4i2.4515
Kesadaran terhadap kondisi kesehatan berkaitan dengan pengetahuan masyarakat terhadap kesehatan, baik pengetahuan menjaga kesehatan, mencegah penyakit dan penularan penyakit maupun pengobatan penyakit. Adanya rasionalitas pengobatan diharapkan mampu berkontribusi dalam tercapainya target terapi yang diharapkan. Salah satu upaya untuk mewujudkan rasionalitas pengobatan adalah masyarakat harus memiliki pengetahuan terkait cara pengelolaan obat mulai dari proses mendapatkan obat, cara menggunakan, cara menyimpan dan cara membuang obat dengan baik dan benar. Kegiatan edukasi ini dilakukan di Desa Sumber Kalong Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember dengan sasaran Kader PKK dari masing-masing dusun yang ada di Desa Sumber Kalong. Kegiatan yang dilakukan berupa pre test, penyampaian materi, diskusi Tanya jawab beserta demo cara pengelolaan obat dan post test. Setelah mengikuti kegiatan ini, pengetahuan masyarakat terkait pengelolaan obat meningkat
SOSOALISASI PEMBUKUAN SEDERHANA UMKM KELURAHAN PEDURUNGAN TENGAH KOTA SEMARANG
Melisa Anggraini;
Dwi Hayu Estrini;
Tiara Rani Santoso;
Indra Sukma Subagio;
Agnes Ivena Engracia;
Fransiskus Selamat Putra Zebua
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v4i2.4520
Kegiatan kewirausahaan bagi level menengah dan kecil jika dikelola tanpa mempertimbangkan pentingnya pembuatan laporan keuangan untuk mengontrol usahanya Hal tersebut akan membuat usaha yang telah dibangun menjadi kacau. Pengetahuan mengenai keuangan bagi usaha mikro dan menengah menjadi penting untuk dimiliki. Pengetahuan ini akan memberikan arahan dan pertimbangan yang tepat dalam menentukan strategi bisnis. Pembukuan sederhana atas transaksi keuangan yang dimiliki memiliki pengaruh terhadap penerimaan, pengeluaran dan keuntungan (laba) atau kerugian yang dapat terukur dan dikendalikan untuk mengetahui kemajuan usahanya dari waktu ke waktu. Dengan demikian dibutuhkan sosialisasi kepada masyarakat supaya dapat merinci secara detail persediaan dan aset yang dimiliki serta bagaimana mengelola perputaran uang dengan baik yang disusun dalam pembukuan keuangan. Kelompok masyarakat yang menjadi sasaran kegiatan sosialisasi ini adalah kelompok masyarakat UMKM Kelurahan Pedurungan Tengah. Sosialisasi dilakukan melalui seminar dan tanya jawab. Hasil sosialisasi ini ditunjukkan dalam bentuk form pertanyaan. Selain itu hasil sosialisasi juga tercermin dalam bentuk tanya jawab yang dilakukan selama kegiatan. Dari kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa masyarakat UMKM Kelurahan Pedurungan Tengah masih belum menerapkan pembukuan untuk pengelolaan UMKM yang baik sehingga selama kegiatan sosialisasi berlangsung mereka banyak melakukan tanya jawab dengan pihak pembicara.