cover
Contact Name
Lilik Hanifah
Contact Email
pppm@stikesmus.ac.id
Phone
+62271-858172
Journal Mail Official
pppm@stikesmus.ac.id
Editorial Address
Jl. Ring Road No.Km 03, Mojosongo, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57127
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kebidanan Indonesia
ISSN : 20865562     EISSN : 25797824     DOI : https://doi.org/10.36419/jkebin.v11i1.320
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Indonesia ISSN 2579-7824 (online) and ISSN 2086-5562 (Printed) is published twice a year in January and July. Contains writing that is lifted from the results of research and conceptual thinking in the field of midewifery. Publishers receive written contributions that have never been published in other media. Posts can be directly inputted into the system of Jurnal Kebidanan Indonesia e-journal on this page by way of registration first. Incoming scripts will be edited for uniformity of formats, terms and other ordinances. Jurnal Kebidanan Indonesia is published by Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mamba’ul ‘Ulum Surakarta.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2017): JANUARI" : 15 Documents clear
PENGARUH PENYULUHAN TENTANG KANKER SERVIKS TERHADAP MOTIVASI KADER KESEHATAN PADA PEMERIKSAAN DETEKSI DINI KANKER SERVIKS Sri Suparti
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 8, No 1 (2017): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.464 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v8i1.162

Abstract

Kanker serviks sampai saat ini merupakan masalah kesehatan karena menjadi penyebab utama kematian wanita setelah kanker parudara.Masih sedikitnya penemuan kasus kanker serviks dalam stadium dini menyebabkan upaya deteksi dini dan skrening menjadi sangat penting. Hal ini disebabkan karena rendahnya kesadaran untuk memeriksakan diri untuk deteksi dini kanker serviks yang dipengaruhi oleh factor internal maupun eksternal. Angka kematian wanita akan terus meningkat jika pengetahuan dan kesadaran wanita akan pemeriksaan deteksi dini kanker serviks masih rendah. Pemeriksaan deteksi dini sangat penting untuk mendeteksi dini adanya kanker serviks pada wanita, sehingga dapat dilakukan pencegahan secara optimal Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan tentang kanker serviks terhadap motivasi kader kesehatan pada pemeriksaan deteksi dini kanker serviks di desa Sukorejo, Musuk Boyolali tahun 2016. Desain penelitian ini menggunakan eksperimen semu (quasi experimen) karena penelitian lapangan sulit untuk melakukan randomisasi, rancangan time series design, rancangan ini seperti rancangan pret test post test. Populasi penelitian ini adalah semua kader kesehatan di desa Sukorejo, Musuk yang berjumlah 46 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik acidental sampling didapatkan sampel berjumlah 34 orang. Alat ukur yang digunakan menggunakan kuesioner. Dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis univariat untuk variable motivasi dengan skala likkert dan bivariate untuk analitik hubungan atau pengaruh dengan menggunakan rumus Paired T-Test. Hasil penelitian dan kesimpulan sebelum dilakukan penyuluhan nilai rata-rata pre tes motivasi kader kesehatan desa Sukorejo, Musuk tahun 2016 sebesar 78,17 katagori cukup. Setelah dilakukan penyuluhan kanker serviks motivasi meningkat rata-rata post tes sebesar 104,64 katagori baik . Hasil uji paired t-test menunjukkan nilai p 0,012 < 0,05) maka Ha diterima, artinya ada beda nilai pre tes dan post tes. Dengan demikian ada pengaruh penyuluhan tentang kanker serviks terhadap motivasi kader kesehatan pada pemeriksaan deteksi dini kanker serviks. Penyuluhan kanker serviks dengan menggunakan metode ceramah, leafleat dan media audio visual dapat meningkatkan motivasi kader kesehatan pada pemeriksaan deteksi dini kanker serviks di desa Sukorejo, Musuk, Boyolali tahun 2016. Kata kunci : Penyuluhan, motivasi pemeriksaan deteksi dini kanker serviks.
TINGKAT PENGETAHUAN WANITA USIA SUBUR TENTANG KANKER PAYUDARA DI WILAYAH GONILAN SUKOHARJO TAHUN 2016 Ajeng Novita Sari
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 8, No 1 (2017): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.294 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v8i1.167

Abstract

Kanker adalah suatu penyakit neoplasma ganas yang mempunyai spectrum yang sangat luas dan komplek. Hampir tidak ada kanker yang dapat sembuh dengan spontan. Setiap 11 menit ada 1 orang penduduk dunia yang meninggal karena kanker , setiap 3 menit ada satu penderita kanker baru. Kanker payudara adalah tumor ganas pada payudara yang berasal dari kelenjar, saluran kelenjar dan jaringan penunjang payudara serta sering menyebabkan kematian pada wanita. Dalam penelitian terakhir di Indonesia yang dilakukan pada tahun 2010 didapatkan data bahwa ketidaktahuan masyarakat mengenai bahaya kanker payudara khususnya para perempuan perlu disikapi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan wanita usia subur di wilayah desa Gonilan tentang kanker payudara pada tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada wanita usia subur di wilayah nilagraha desa gonilan mengenai pengetahuan tentang kanker payudara. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 36 responden, pengumpulan data menggunakan kuesioner sedangkan analisa data menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian didapatkan bahwa tingkat pengetahuan wanita usia subur di wilayah desa Gonilan tentang kanker payudara pada tahun 2016 , yaitu tingkat pengetahuan kategori baik sebanyak 26 responden (72,2%) , wanita usia subur yang memiliki pengetahuan cukup sebanyak 6 orang (16,6 %) dan 4 responden (11,1%) mempunyai tingkat pengetahuan yang kurang. Dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan wanita usia subur di Desa Gonilan tahun 2016 mayoritas baik yaitu sebanyak 26 responden (72,2%). Kata kunci : Kanker payudara, pengetahuan
PENGARUH DERAJAT LASERASI PERINEUM TERHADAP SKALA NYERI PERINEUM PADA IBU POST PARTUM Triwik Sri Mulati
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 8, No 1 (2017): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.552 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v8i1.53

Abstract

Sebagian ibu post partum mengalami laserasi/robekan perineum, baik karena ruptur secara alami ataupun karena adanya tindakan episiotomi. Ruptur dan episiotomi akan menimbulkan laserasi perineum dari derajat ringan sampai berat. Berat ringannya laserasi perineum (derajat laserasi perineum) menjadi salah satu faktor yang berpengaruh terhadap nyeri perineum yang dirasakan oleh ibu post partum. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh derajat laserasi perineum terhadap skala nyeri perineum pada ibu post partum. Metode Penelitian ini menggunakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini yaitu ibu post partum yang mengalami laserasi perineum tapi yang tidak mengalami komplikasi sejumlah 91 orang di BPM wilayah Kabupaten Klaten. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2016. Data penelitian ini mengganakan data primer. Pangambilan data dilakukan dengan alat pengumpul data berupa lembar instrumen skala/rentang nyeri Numeric Rating Scale dari 0 – 10. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan Uji Regression linear. Hasil penelitian ini menunjukkan derajat laserasi perineum sebagian besar responden adalah derajat 2 sebanyak 64 orang (70.3 %); skala nyeri perineum sebagian besar responden adalah nyeri ringan sejumlah 40 orang (44 %). Berdasarkan hasil uji statistik, t hitung = 4,228 dengan p value = 0.001, p < 0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang nyata (signifikan) antara derajat laserasi perineum dengan skala nyeri perineum ibu post partum. Kata Kunci: derajat laserasi perineum, nyeri perineum, ibu post partum
KARAKTERISTIK IBU MEYUSUI DALAM PEMBERIAN ASI Danik Riawati
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 8, No 1 (2017): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.996 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v8i1.163

Abstract

Menyusui merupakan cara pemberian makanan secara langsung dengan cara memberian Air Susu Ibu (ASI) kepada bayinya dari payudara ibu. ASI merupakan makanan alami dan mempererat hubungan batin antara ibu dan anaknya. Tujuan penenlitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik ibu meyusui dalam pemberian ASI. Metode penelitian yang digunakan adalah diskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah semua ibu meyusui di wilayah Kelurahan Mojosonggo, Jebres, Surakarta yaitu sebanyak 39 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling aksidental. Metode pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder. Alat pengumpulan data menggunakan lembar master tabel. Analisa data menggunakan univariat yang disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian: didapatkan bahwa rata-rata usia ibu menyusui berumur 21-35 tahun sebanyak 27 responden (69,2%), berumur >35 tahun sebanyak 7 responden (17,9%) dan yang berumur ≤20 tahun sebanyak 5 responden (12,8%). Pendidikan rata-rata SMA sebanyak 16 responden (41%), SMP sebanyak 15 responden (38,5%), SD sebanyak 7 responden, (17,9%), dan yang tidak sekolah 1 responden (2,6%). Rata-rata ibu menyusui sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT) sebanyak 30 responden (76,9%), bekerja sebagai karyawan swasta 6 responden (15,4%), wiraswasta 2 responden (5,1%), dan sebagai buruh 1 orang (2,6%). Simpulan dari penelitian ini adalah sebagian besar ibu menyusui memberikan ASI eksklusif yaitu sebanyak 35 responden (90%) dan yang menyusui tidak eksklusif sebanyak 4 responden (10%). Kata kunci: Karakteristik, Ibu Menyusui, Pemberian ASI
KEPATUHAN BIDAN PADA ASUHAN PERSALINAN NORMAL DI RSUD WONOSARI, GUNUNGKIDUL Henik Istikhomah; Prima Rahmawati
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 8, No 1 (2017): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.436 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v8i1.168

Abstract

Empat dari delapan kematian ibu di Gunung Kidul disebabkan oleh perdaraahan. Asuhan persalinan normal merupakan asuhan yang bersih dan aman selama pesalinan dan setelah bayi lahir. Selain itu asuhan persalinan normal dapat mencegah terjadinya komplikasi saat persalinan dan setelah persalinan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik bidan di RSUD Wonosari, mengetahui kepatuhan bidan pada setiap indikator yang ada di asuhan persalinan normal, dan mengetahui kepatuhan bidan berdasarkan karakteristik. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik sample purposive sample. Populasi adalah bidan di RSUD Wonosari sebanyak 25 bidan. Sample adalah bidan di ruang bersalin RSUD Wonosari sebanyaak 13 bidan. Hasil penelitian yaitu berdasarkan analisis data yang dilakukan menunjukkan bidan mematuhi delapan indikator dalam asuhan persalinan normal. Kepatuhan bidaan pada inikatpr pertama (100%), indikator kedua (95,38), indikator keempat (88,46), indikator keenam (100%),indikaor kedelapan (100%),dan indikator kedelapan (100%) . dan empat dari sepuluh indikator tidak dipatuhi oleh bidan. Disarankan pada seluruh bidan untuk melakukan asuhan persalinan normal sehingga dapat menciptakan persalinan yang aman dan bersih sehingga dapat terhindar kematian ibu. Kata kunci: Kepatuhan, Asuhan Persalinan normal, Bidan di RSUD Wonosari.
HUBUNGAN PENGETAHUAN KENAKALAN REMAJA DENGAN SIKAP MENGHADAPI SEKS REMAJA PADA MAHASISWI KEBIDANAN Lia Dwi Prafitri; Nina Zuhana
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 8, No 1 (2017): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.312 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v8i1.159

Abstract

Remaja adalah peralihan antara masa anak-anak dan masa dewasa, yaitu antara 12-21 tahun. Pada masa remaja terjadi perubahan fisik,mental, dan sosial yang rentan terhadap perilaku menyimpang seperti kenakalan remaja. Perilaku merupakan tanggapan atau reaksi individu yang terwujud pada gerakan atau sikap dan ucapan. Pengetahuan remaja mengenai seksual dan dampak dari seks bebas masih sangat rendah. Penelitian ini bersifat deskriptif korelaatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi yang digunakan yaitu mahasiswi kebidanan tingkat I dan II . Tehnik pengambilan sampel yaitu total populasi sebanyak 106 responden. Analisis data menggunakan uji chi square. Sebanyak 76 responden (71,7%) mempunyai pengetahuan cukup tentang kenakalan remaja, sebanyak 55 responden (51,9%) mempunyai sikap mendukung dalam menghadapi seks remaja, dan hasil analisa uji chi square p value = 0,536 (> 0,05) yang berarti tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan remaja tentang kenakalan remaja dengan sikap menghadapi seks remaja. Tidak ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan kenakalan remaja dengan sikap menghadapi seks remaja sehingga diharapkan mahasiswi mengupayakan peningkatan pengetahuan tentang kenakalan dan seks remaja, pemahaman agama dengan mencari informasi yang baik serta dapat memilih teman yang baik agar mempunyai sikap negatif untuk menghindari seks remaja. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Kenakalan Remaja, Seks Remaja
HUBUNGAN USIA DENGAN KEJADIAN ABORTUS DI RSUD. PROF. DR. H. ALOEI SABOE GORONTALO Asti Andriyani
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 8, No 1 (2017): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.877 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v8i1.54

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator untuk melihat derajat kesehatan perempuan. Angka kematian ibu juga merupakan salah satu target yang telah ditentukan dalam tujuan pembangunan millenium yaitu tujuan ke 5 yakni meningkatkan kesehatan ibu dimana target yang akan dicapai sampai tahun 2015 adalah mengurangi sampai tiga per empat resiko jumlah kematian ibu. Penyebab kematian ibu karena perdarahan, eklampsi, infeksi, partus lama dan abortus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan usia dengan kejadian abortus di RSUD. Prof. Dr. H. Aloei Saboe. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey analitik, dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di RSUD. Prof. Dr. H. Aloei Saboe 2991 orang pada tahun 2013. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 352 orang. Tehnik sampling yang digunakan adalah Simple Random Sampling. Alat pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan checklist. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah data sekunder dan literatur yang di gunakan dalam penelitian. Uji analisis data yang digunakan adalah Chi Square. Hasil penelitian ini kejadian abortus pada usia berisiko sebanyak 17 orang (23,6%), dan usia tidak berisiko sebanyak 30 orang (11,9%). Berdasarkan analisis uji statistik Chi Square dengan derajat kemaknaan: α = 0,05 didapatkan X2 hitung lebih besar dari X2 tabel (6,259 > 3,841) sehingga Hα diterima artinya ada hubungan usia dengan kejadian abortus di RSUD. Prof. Dr. H. Aloei Saboe. Kata Kunci : Usia, Abortus
GAMBARAN STATUS GIZI BALITA DI POSYANDU FLAMBOYAN B MOJOSONGO JEBRES SURAKARTA Lilik Hanifah
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 8, No 1 (2017): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.81 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v8i1.164

Abstract

Pembangunan dalam suatu negara dapat dikatakan berhasil jika sumber daya manusia dalam negara tersebut berkualitas baik. Untuk menciptakan sumber daya manusia yang baik perlu memperhatikan beberapa hal, salah satunya adalah status gizi terutama pada balita, hidup sehat dapat tercapai dengan memenuhi kebutuhan gizi secara seimbang. Gizi merupakan substansi kimia didalam makanan yang digunakan oleh tubuh untuk pertumbuhan dan perkembangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran status gizi balita di Posyandu Flamboyan B Mojosongo, Jebres, Surakarta Metode Penelitian ini mengguanakan penelitian deskriptif dengan pendekatan survey. Populasi penelitian ini adalah semua balita di Posyandu Flamboyan B Mojosongo, Jebres, Surakarta bulan Desember 2016 yaitu 65 balita, teknik sampling yang digunakan adalah Accidental Sampling dimana saat penelitian dijumpai responden sebanyak 53 balita. Data diambil menggunakan data primer dan data sekunder. Alat pengumpulan data berupa tabel yang berisi data Berat Badan (BB), Tinggi Badan (TB), umur dan jenis kelamin balita. Analisa data univariat dengan menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian ini adalah mayoritas responden berumur 12 – 60 Bulan (Balita) yaitu 44 balita (83 %) dan mayoritas berjenis kelamin laki – laki yaitu 30 balita (83%), mayoritas status gizi balita adalah normal yaitu 50 balita (94,3 %) terdapat 2 balita (3,8 %) dengan status gizi kurus dan 1 balita (1,9 %) dengan status gizi gemuk, semua bayi dengan status gizi Normal yaitu 9 bayi (100%), mayoritas balita dengan status gizi normal yaitu 41 balita (77,4 %), sedangkan mayoritas balita dengan jenis kelamin laki – laki status gizinya normal yaitu 28 balita (52,8%) dan balita dengan jenis kelamin perempuan mayoritas status gizinya normal yaitu 22 balita (41,5%). Simpulan dari penelitian ini adalah mayoritas status gizi balita di Posyandu Flamboyan B, Mojosongo, Jebres, Surakarta dengan status gizi normal. Kata Kunci: Status, Gizi, Balita
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI (HEMAGLOBIN) PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS BUKIT HINDU Herlinadiyaningsih Herlinadiyaningsih
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 8, No 1 (2017): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.41 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v8i1.160

Abstract

Kadar Hemoglobin (HB) ibu sangat mempengaruhi berat bayi yang akan dilahirkan. Ibu hamil yang anemia karena hemaglobinnya rendah bukan hanya membahayakan jiwa ibu tetapi juga mengganggu pertumbuhan dan perkembangan serta membahayakan jiwa janin. Hal ini disebabkan karena kurangnya suplai nutrisi dan oksigen pada placenta yang akan berpengaruh pada fungsi placenta terhadap janin Metode Penelitian menggunakan penelitian analitik Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah semua ibu hamil trimester III di Puskemas Bukit Hindu pada Juli-Oktober 2016 dengan jumlah 214 responden, teknik sampling yang digunakan adalah Accidental Sampling dimana saat penelitian dijumpai responden sebanyak 144 responden. Data diambil menggunakan data primer. Alat pengumpulan data berupa kuesioner. Analisa data Univariat dan Bivariat dengan menggunakan Chi-Squer Hasil Penelitian menunjukan ada beberapa varibel yang menunjukan ada hubungan yang bermakna secara statistik yaitu usia p = 0,000, Berat Badan p =0,000, Paritas p = 0,000 , ANC p =0,045 , LLA p = 0,000, Jumlah Tablet Fe p =0,000 dan beberapa varibel yang menunjukan tidak ada hubungan yang bermakna secara statistik yaitu pendidikan p = 0,094, pekerjaan p =0,787, Kebiasaan makan p = 0,572. Simpulan Ada hubungan usia, Berat Badan, Paritas, ANC, LLA, Jumlah Tablet Fe dengan Status gizi ibu hamil trimester III. Tidak Ada hubungan pendidikan, pekerjaan, penghasilan, kebiasaan makan dengan Status gizi ibu hamil trimester III. Kata Kunci : Usia, Berat Badan, Paritas, ANC, LLA, Jumlah Tablet Fe, pendidikan, pekerjaan, penghasilan, kebiasaan makan
HUBUNGAN USIA MENARCHE DENGAN KEJADIAN SINDROM PRAMENSTRUASI DI SMP NEGERI 1 SRAGI KABUPATEN PEKALONGAN TAHUN 2016 Nina Zuhana; Suparni Suparni
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 8, No 1 (2017): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.998 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v8i1.55

Abstract

Masa remaja awal adalah saat-saat terjadinya kematangan seksual yang sesungguhnya, bersamaan dengan terjadinya perkembangan fisiologis yang berhubungan dengan kematangan kelenjar endokrin. Terjadinya kematangan jasmani bagi wanita biasanya ditandai dengan adanya menstruasi pertama (menarche). Usia menarche juga merupakan salah satu faktor yang berhubungan dengan PMS. Mekanisme antara usia menarche dengan kejadian sindrom premenstruasi sebenarnya masih belum jelas. Namun ada kemungkinan bahwa proses pematangan dari sisi fisiologis dan psikologis yang belum sepenuhnya sempurna pada awal fungsi ovariumlah yang mungkin bertanggung jawab atas hubungan tersebut. Metode Penelitian ini menggunakan penelitian analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah semua semua remaja putri di SMP Negeri 1 Sragi Kabupaten Pekalongan dengan jumlah siswa ada 517 siswi. Cara pengambilan sampel dengan menggunakan teknik cluster random sampling, yaitu peneliti mengambil secara acak 20% (5 kelas) dari 25 kelas yang ada di SMP N 1 Sragi. Jumlah siswa di 5 kelas tersebut ada 99 remaja putri. Jumlah sampel yang memenuhi kriteria penelitian yaitu remaja putri usia 12-15 tahun yang sudah mengalami menstruasi ada 94 responden. Data diambil menggunakan data primer dan data sekunder. Alat pengumpulan data berupa kuesioner. Analisa data univariat dan bivariat dengan menggunakan korelasi spearman rank. Hasil penelitian ini adalah lebih dari separuh responden mengalami menarche pada usia yang normal yaitu usia 12 sampai dengan 13 tahun sebanyak 57 orang (60,6%) dan sebagian besar responden mengalami sindrom pramenstruasi ringan yaitu 67 orang (71,3%). Hasil uji statistik dengan menggunakan spearman rank dapat diketahui sig 0,000 (

Page 1 of 2 | Total Record : 15