cover
Contact Name
Lilik Hanifah
Contact Email
pppm@stikesmus.ac.id
Phone
+62271-858172
Journal Mail Official
pppm@stikesmus.ac.id
Editorial Address
Jl. Ring Road No.Km 03, Mojosongo, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57127
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kebidanan Indonesia
ISSN : 20865562     EISSN : 25797824     DOI : https://doi.org/10.36419/jkebin.v11i1.320
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Indonesia ISSN 2579-7824 (online) and ISSN 2086-5562 (Printed) is published twice a year in January and July. Contains writing that is lifted from the results of research and conceptual thinking in the field of midewifery. Publishers receive written contributions that have never been published in other media. Posts can be directly inputted into the system of Jurnal Kebidanan Indonesia e-journal on this page by way of registration first. Incoming scripts will be edited for uniformity of formats, terms and other ordinances. Jurnal Kebidanan Indonesia is published by Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mamba’ul ‘Ulum Surakarta.
Articles 382 Documents
HUBUNGAN PEKERJAAN IBU BALITA TERHADAP STATUS GIZI BALITA DI POSYANDU PRIMA SEJAHTERA DESA PANDEAN KECAMATAN NGEMPLAK KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2009 Etik Sulistyorini; Tri Rahayu
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 1, No 2 (2010): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.637 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v1i2.6

Abstract

Masalah gizi disamping merupakan sindroma kemiskinan yang erat kaitannya dengan masalah ketahanan pangan tingkat rumah tangga juga menyangkut aspek pengetahuan dan perilaku yang kurang mendukung pola hidup sehat. Desa Pandean Kecamatan Ngemplak Boyolali, pada tahun terdapat gizi kurang sebanyak 16% dan sangat kurus sebanyak 5,5%, serta pertumbuhan balita berupa berat badan tidak naik dengan rata-rata 30% per bulan pada tahun 2008. Status gizi balita dipengaruhi faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi usia, kondisi fisik, infeksi dan asupan makan. Faktor eksternal meliputi pendapatan keluarga, pendidikan, pekerjaan orang tua, budaya, dan pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pekerjaan ibu balita terhadap status gizi balita di Posyandu Prima Sejahtera Desa Pandean Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali Tahun 2009.Desain penelitian adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian adalah 75 ibu yang memiliki balita dan balita di Desa Pandean Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali pada bulan Maret 2009. Pengumpulan data menggunakan wawancara dan master tabel. Analisis data penelitian analisis univariat yaitu menggunakan tabel distribusi frekuensi, dan analisis bivariat yaitu menganalisis hubungan pekerjaan ibu dengan status gizi balita menggunakan Chi Square dengan taraf signifikansi 5%.Hasil penelitian menunjukkan karakteristik ibu balita sebagian besar berumur 31 – 40 tahun yaitu 51 responden (68%), berpendidikan SMP yaitu 36 responden (48%), dan pekerjaan ibu rumah tangga yaitu 36 responden (48%), status pekerjaan Ibu balita sebagian besar adalah bekerja yaitu 39 responden (52%), status gizi balita sebagian besar baik yaitu 46 responden (61%), dan hasil uji Chi Square diperoleh nilai (c2) sebesar 10,222 dan c2tabel dengan dk 2 dan tingkat signifikansi 5% adalah 5,991 sehingga c2hitung > c2tabel dan (p-value) 0,006 < 0,05, sehingga terdapat hubungan pekerjaan ibu balita terhadap status gizi balita di Posyandu Prima Sejahtera Desa Pandean Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali Tahun 2009.Simpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan pekerjaan ibu balita terhadap status gizi balita di Posyandu Prima Sejahtera Desa Pandean Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali Tahun 2009. Kata kunci: pekerjaan ibu balita, status gizi, balita
GAMBARAN PENGETAHUAN WANITA USIA SUBUR TENTANG KANKER PAYUDARA DI DUKUH SAMBIRJO DESA KECIK TANON SRAGEN TAHUN 2010 Lilik Hanifah; Dewi Dewi
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 2, No 1 (2011): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.384 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v2i1.39

Abstract

Kanker payudara adalah tumor ganas pada payudara yang berasal dari kelenjar, saluran kelenjar dan jaringan penunjang payudara serta sering menyebabkan kematian pada wanita. Ada beragam faktor yang membuat wanita berada pada resiko lebih tinggi atau bahkan menurunkan risiko terkena kanker payudara. Kaum wanita bisa menerapkan pola hidup sehat dan mengurangi faktor-faktor risiko yang sudah mereka ketahui. Wanita juga harus sadar dan rutin memeriksa sendiri payudara mereka, setiap bulannya, jadi mereka akan tahu apabila terjadi perubahan pada payudaranya. Tujuan penelitian : untuk mengetahui gambaran pengetahuan wanita usia subur tentang kanker payudara di Dukuh Sambirjo Desa Kecik Tanon Sragen Tahun 2010. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua wanita usia subur di Dukuh Sambirjo Desa Kecik Tanon Sragen sebanyak 150 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 responden yang diambil dengan teknik simple random sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan analisis data dengan menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian gambaran wanita usia subur tentang kanker payudara di dukuh Sambirjo desa Kecik Tanon Sragen didapatkan responden mayoritas berpengetahuan cukup sebanyak 29 responden (48,3%). Karakteristik responden berdasarkan umur mayoritas berumur 21-30 tahun sebanyak 38 orang (63,3%), berdasarkan pendidikan mayoritas berpendidikan SMA sebanyak 30 orang (50,0%) dan berdasarkan pekerjaan mayoritas bekerja sebanyak 48 orang (80,0%). Pengetahuan responden berdasarkan karakteristik mayoritas berpengetahuan cukup sebanyak 29 responden (48,3%), berdasarkan umur mayoritas berumur 21-30 tahun sebanyak 18 responden, berdasarkan pendidikan mayoritas berpendidikan SMA sebanyak 17 responden, berdasarkan pekerjaan mayoritas bekerja sebanyak 25 responden. Simpulannya pengetahuan wanita usia subur tentang kanker payudara di Dukuh Sambirjo Desa Kecik Tanon Sragen memiliki pengetahuan cukup yaitu sebanyak 29 responden (48,3%). Kata Kunci : Pengetahuan, wanita usia subur, kanker payudara
HUBUNGAN KARAKTERISTIK, MOTIVASI, DAN KEPUASAN DOSEN dengan KINERJA DOSEN DALAM MELAKSANAKAN TRI DHARMA PERGURUAN TINGGI Henik Istikhomah; Undang Santosa; Jusuf Sulaeman Sulaeman Effendi
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 3, No 1 (2012): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.304 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v3i1.62

Abstract

Latar Belakang: Dewasa ini, institusi pendidikan di Indonesia mengalami perkembangan yang sangat pesat dan persaingan yang tajam. Hal ini menyebabkan perlunya peningkatan kinerja dosen. Kinerja dosen dipengaruhi oleh faktor karakteristik individu, motivasi, dan kepuasan kerja. Kinerja dosen dinilai dari bagaimana melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan karakteristik, motivasi dan kepuasan kerja dosen dengan kinerja dosen dalam melaksanakan Tri Dharma perguruan Tinggi Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional serta menggunakan teknik total populasi pada 42 orang dosen tetap yang memenuhi kriteria inklusi. Penelitian dilakukan bulan Februari dan Maret 2011. Variabel motivasi dan kepuasan kerja diukur dengan kuesioner dengan skala Likert 1−5. Uji statistik dengan Pearson product moment, rank Spearman, dan analisis multivariabel untuk mengetahui variabel yang paling dominan pengaruhnya pada kinerja dosen dalam pelaksanaan Tri Dharma perguruan Tinggi. Hasil: Hasil analisis menggunakan regresi multipel menunjukkan variabel tingkat pendidikan, masa kerja, dan kepuasan berhubungan signifikan (p
PERBEDAAN MEDIA VIDEO DAN LEAFLET TERHADAP KUNJUNGAN PEMERIKSAAN IVA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAAMANG I Herlinadiyaningsih Herlinadiyaningsih; Syaripahnoor Syaripahnoor
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 11, No 1 (2020): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.415 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v11i1.320

Abstract

Latar Belakang : Kanker serviks merupakan masalah kesehatan yang melanda negara-negara di dunia.Deteksi dini dan pengobatan pra-kanker serviks perlu menjadiprioritas agar jumlah wanita yang terjangkit penyakit ini tidak bertambah karena setiap wanita yang telah melakukan hubungan seksual mempunyairisiko menderita kanker serviks. Tujuan : Mengetahui perbedaan media video dan leaflet terhadap kunjungan pemeriksaan IVA di Wilayah Kerja Puskesmas Baamang I. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen (quasi experiment) dengan rancangan post-test only with control group design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah nonprobability sampling dengan jenis purposive sampling. Besar sampel yang digunakan sebanyak 44 pasangan usia subur yang ada di lokasi penelitian Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Baamang I Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 44 responden terdapat 25 (56,8%) responden melakukan pemeriksaan IVA. Hasil analisis bivariat menunjukkan ada perbedaan(p-value = 0,005; OR = 2,13) media video dan leaflet terhadap kunjungan pemeriksaan IVA di Wilayah Kerja Puskesmas Baamang I. Kesimpulan : Ada perbedaan media video dan leaflet terhadap kunjungan pemeriksaan IVA di Wilayah Kerja Puskesmas Baamang I.
HUBUNGAN PIJAT BAYI TERHADAP KUALITAS TIDUR BAYI UMUR 0-3 BULAN DI RB SUKO ASIH SUKOHARJO TAHUN 2013 Cahyaningrum Cahyaningrum; Etik Sulistyorini
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 5, No 2 (2014): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.511 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v5i2.94

Abstract

Pijat adalah terapi sentuh tertua yang dikenal manusia dan yang paling populer.Pijat bayi memiliki manfaat adalah meningkatkan berat badan dan pertumbuhan, meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan konsentrasi bayi dan membuat bayi tidur lelap, membina kasih sayang orang tua dan anak (bonding), meningkatkan produksi ASI.Tujuan penelitianini untuk mengetahui hubungan pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi umur 0-3 bulan di RB Suko Asih Sukoharjo tahun 2013. Desain penelitian ini menggunakanCase Control dengan pendekatan retrospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu dan bayi yang berumur 0-3 bulan yang sehat di RB Suko Asih Sukoharjo Tahun 2013.Teknik pengambilan sampel dengan Purposive sampling berdasarkan kriteria dengan jumlah 60 sampel, alat ukur menggunakan master tabel, dan analisa data menggunakan analisa univariate dan bevariate. Hasil penelitian,pada kelompok kontrol bayi yang tidak dipijat sebagian besar memiliki kualitas tidur yang buruk yaitu 5 bayi (16,7 %) dari 30 bayi. Sedangkan kualitas tidur bayi pada kelompok kasus sebagian besar memiliki kualitas tidur yang baik yaitu sebanyak 22 bayi (36 %) dari 30 bayi. Dari hasil tersebut diketahui adanya peningkatan kualitas tidur bayi. Berdasarkan hal diatas menunjukkan bahwa ada hubungan pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi umur 0-3 bulan di RB Suko Asih Sukoharjo Tahun 2013 dengan tingkat hubungan lemah (C= 0,495; C
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG JAMINAN KESEHATAN NASIONAL DENGAN PENGGUNAAN KARTU BPJS KESEHATAN DI DESA SOBOKERTO NGEMPLAK, BOYOLALI TAHUN 2015 Mila Septianingrum; Ajeng Novita Sari
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 6, No 2 (2015): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.627 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v6i2.126

Abstract

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG JAMINAN KESEHATAN NASIONAL DENGAN PENGGUNAAN KARTU BPJS KESEHATAN DI DESA SOBOKERTO NGEMPLAK, BOYOLALI TAHUN 2015. Kematian ibu yang menjadi salah satu penyebab derajat kesehatan rendah diakibatkan oleh sulitnya akses terhadap pelayanan kesehatan. Kesulitan akses ini dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti tidak adanya kemampuan secara ekonomi dikarenakan biaya kesehatan yang mahal, untuk mengatasi hal tersebut pemerintah mengeluarkan program Jaminan Kesehatan Nasional yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan bagi seluruh penduduk. Penggunaan kartu BPJS Kesehatan dipengaruhi oleh pengetahuan tentang Jaminan Kesehatan Nasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil tentang Jaminan Kesehatan Nasional dengan Penggunaaan kartu BPJS Kesehatan di Desa Sobokerto Ngemplak Boyolali Tahun 2015. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik. Populasi dalam penelitian ini yaitu semua ibu hamil yang tinggal di Desa Sobokerto, Ngemplak, Boyolali bulan April 2015 sebanyak 30 ibu hamil. Penelitian ini menggunakan subjek penelitian dengan jumlah responden 30 ibu hamil. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner tertutup. Analisa data univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan fisher exact test dengan taraf signifikansi 5%. Diperoleh pengetahuan responden sebagian besar memiliki pengetahuan kurang, sebanyak 20 responden (66,7%). Penggunaan kartu BPJS Kesehatan sebagian besar responden tidak menggunakan kartu BPJS Kesehatan sebanyak 20 responden (66,7%). Hasil uji statistik menggunakan alternatif uji chi square berupa fisher exact test dengan taraf signifikansi 5% diperoleh p (0,000) < 0,05. Simpulannya adalah terdapat hubungan pengetahuan ibu hamil tentang Jaminan Kesehatan Nasional dengan penggunaan kartu BPJS Kesehatan Di Desa Sobokerto Ngemplak Boyolali Tahun 2015. Kata kunci : pengetahuan, ibu hamil, Jaminan Kesehatan Nasional, Penggunaan kartu BPJS Kesehatan.
HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DAN PERKEMBANGAN ANAK DENGAN PRESTASI BELAJAR ANAK DI KB DAN TK ALAM AQILA BENTANGAN WONOSARI KLATEN Sab’ngatun Sab’ngatun
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 7, No 2 (2016): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.17 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v7i2.29

Abstract

Perkembangan otak sangat sensitif terhadap gizi terutama pada pertengahan kehamilan sampai 2 tahun pertama kehidupan. ASI merupakan kolesterol tinggi yang diperlukan untuk mielinisasi. Anak yang mendapatkan ASI mempunyai kecerdasan yang lebih baik. Dengan menyusu bayi akan mendapatkan stimulais mental yang komperhensif, konsisten dan teratur dari ibunya. Sementara itu malnutrisi tidak hanya berpengaruh pada pertumbuhan fisik saja akan tetapi perkembangan mental juga, otaknya lebih kecil daripada normal, karena mielinisasi terhambat. Pertumbuhan otak yang terhambat mengakibatkan gangguan perilaku dan kognitif termasuk gangguan bahasa, motorik halus, IQ rendah, prestasi di sekolah menurun. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara status gizi, perkembangan anak dan prestasi belajar anak. Metode penelitian ini survei analitik dengan pendekatan crossecsional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa/anak di KB dan TK Alam Aqila Bentangan Wonosari Klaten yang berjumlah 60 anak. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling didapatkan sampel sebanyak 53 anak yang berusia < 72 tahun. Alat pengumpulan data menggunakan pengukur tinggi badan, dan berat badan, tabel status gizi, kuisoner KPSP dan hasil rapot. Teknik analisis bivariate menggunakan kendall tau dan teknik analisis multivariat menggunakan regresi logistik ordinal. Hasil dalam penelitian ini status gizi pada kategori normal sebanyak 41 anak (77,4%), perkembangan pada kategori sesuai sebanyak 40 anak (76%), prestasi belajar pada kategori konsisten sebanyak 25 anak (33%). Hubungan antara status gizi dan prestasi belajar didapatkan taraf signifikan 0.407 > 0.005 yang berarti tidak ada hubungan, sedangkan hubungan antara perkembangan anak dengan prestasi belajar anak ditunjukkan dengan taraf signifikan 0.001 < 0,05 berarti ada hubungan. Simpulan dalam penelitian ini bahwa perkembangan anak akan mempengaruhi prestasi belajar anak hanya sebesar 0,356 (35,6%) sedangkan 64,4% terdapat faktor yang lain yang mempengaruhi prestasi belajar anak. Sedangkan status gizi tidak memberikan pengaruh terhadap prestasi belajar anak. Kata Kunci : Status Gizi, Perkembangan Anak Dan Prestasi Belajar Anak
GAMBARANKELUARGA BERDASARKAN INDEKS KELUARGA SEHAT DI BUSUKAN RT 01 RW 27 MOJOSONGO JEBRES SURAKARTA TAHUN 2017 Siti Maesaroh; Etik Sulistyorini
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 9, No 2 (2018): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.401 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v9i2.211

Abstract

Program Indonesia Sehat merupakan salah satu program dari agenda ke -5 Nawa Cita, yaitu meningkatkan kualitas manusia Indonesia. Program Indonesia sehat dengan pendekatan keluarga terdiri dari empat prioritas yang meliputi penurunan angka kematian ibu dan bayi, penurunan prevalensi balita pendek (stunting), penanggulangan penyakit menular dan penanggulangan penyakit tidak menular. Dalam penyelenggaraan program Indonesia sehat terdapat 12 indikator utama sebagai penanda status kesehatan sebuah keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambarankeluarga berdasarkan indeks keluarga sehat di Busukan RT 1 RW 27 Mojosongo Jebres Surakarta tahun 2017 Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Dalam penelitian subjek penelitian ini semua keluarga di Busukan RT 1 RW 27 Mojosongo Jebres Surakarta berjumlah 77 keluarga. Alat pengumpulan data menggunakan formulir profil kesehatan keluarga.Analisis datanya menggunakan analisa deskriptif dan disajikan dalam distribusi Frekuensi. Hasil menunjukkan gambaran keluarga berdasarkan Indeks keluarga sehat di Busukan RT 1 RW 27 mojosongo Jebres Surakarta dalam kategori sehat sebanyak 58 %, kategori pra sehat sebanyak 42%, dantidak ada keluarga dengan kategori tidak sehat. Simpulannya sebagian besar keluarga diBusukan RT 01 RW 27 Mojosongo Jebres Surakarta mayoritas dalam kategori Keluarga sehat Kata kunci : Indeks, keluarga, Sehat
PENGARUH DERAJAT LASERASI PERINEUM TERHADAP SKALA NYERI PERINEUM PADA IBU POST PARTUM Triwik Sri Mulati
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 8, No 1 (2017): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.552 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v8i1.53

Abstract

Sebagian ibu post partum mengalami laserasi/robekan perineum, baik karena ruptur secara alami ataupun karena adanya tindakan episiotomi. Ruptur dan episiotomi akan menimbulkan laserasi perineum dari derajat ringan sampai berat. Berat ringannya laserasi perineum (derajat laserasi perineum) menjadi salah satu faktor yang berpengaruh terhadap nyeri perineum yang dirasakan oleh ibu post partum. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh derajat laserasi perineum terhadap skala nyeri perineum pada ibu post partum. Metode Penelitian ini menggunakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini yaitu ibu post partum yang mengalami laserasi perineum tapi yang tidak mengalami komplikasi sejumlah 91 orang di BPM wilayah Kabupaten Klaten. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2016. Data penelitian ini mengganakan data primer. Pangambilan data dilakukan dengan alat pengumpul data berupa lembar instrumen skala/rentang nyeri Numeric Rating Scale dari 0 – 10. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan Uji Regression linear. Hasil penelitian ini menunjukkan derajat laserasi perineum sebagian besar responden adalah derajat 2 sebanyak 64 orang (70.3 %); skala nyeri perineum sebagian besar responden adalah nyeri ringan sejumlah 40 orang (44 %). Berdasarkan hasil uji statistik, t hitung = 4,228 dengan p value = 0.001, p < 0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang nyata (signifikan) antara derajat laserasi perineum dengan skala nyeri perineum ibu post partum. Kata Kunci: derajat laserasi perineum, nyeri perineum, ibu post partum
EFEKTIFITAS PIJAT TUI NA TERHADAP KENAIKAN BERAT BADAN BALITA USIA 1 – 2 TAHUN Titik Wijayanti; Ardiani Sulistiani
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 10, No 2 (2019): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.883 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v10i2.280

Abstract

Latar Belakang : Pada tahun 2015 prevalensi balita yang memiliki berat badan dibawah garis merah KMS (Kartu Menuju Sehat) di Boyolali sebanyak 0,9% atau sebanyak 546 balita dan di wilayah Puskesmas Musuk terdapat 14 kasus balita mengalami gizi kurang atau sekitar 0,02 % (Dinas Kesehatan Boyolali, 2015). Banyak faktor yang mempengaruhi kejadian gizi kurang antara lain faktor herediter dan faktor lingkungan. Pemerintah telah melakuka berbagai upaya untuk menurunkan atau mencegah kejadian gizi kurang pada balita, diantaranya dengan stimulasi pertumbuhan. Termasuk dalam stimulasi pertumbuhan adalah stimulasi/ rangsangan yang berupa pijat bayi salah satunya adalah Pijat Tui Na yang dapat meningkatkan kelancaran peredaran darah limfa dan sistem pencernaan yang berdampak pada peningkatan penyerapan asupan nutrisi sehingga dapat meningkatkan berat badan (Sukanto, 2010). Dengan dilakukan Pijat Tui Na akan membantu anak balita dalam meningkatkan nafsu makan sehingga berat badan juga meningkat dengan demikian dapat membantu menurunkan angka kejadian balita dengan berat badan rendah atau tudak sesuai umur. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pijat Tui Na terhadap kenaikan berat badan balita usia 1 – 2 tahun. Metode : Penelitian ini merupkan penelitian eksperimen semu atau quasi experiment designs, dengan rancangan one group pretest-postest dengan perlakukan Pijat Tui Na, sebelum memberikan Pijat Tui Na diawali dengan pengukuran berat badan anak (pre test), setelah diberikan Pijat Tui Na sebanyak 6x berturut – turut dalam seminggu diakhiri dengan pengukuran berat badan anak kembali (post test) 1 bulan kemudian . Sampel diambil dengan tehnik purposive yang memenuhi kriteria balita dengan berat badan kurang berdasarkan umur atau nafsu makannya sulit sehingga didapatkan jumlah sampel sebanyak 20 balita.Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi, dengan intrumen ceklist pijat Tui Na dan lembar observasi, sedangkan analisis data menggunakan Paired t test. Hasil : Hasil analisis data dengan Paired t testmenunjukkan bahwa nilai ρ-value (0,000) < α (0,05) maka Ho ditolak dan Ha diterima artinya Pijat Tui Na efektif meningkatkan berat badan balita. Simpulan : Setelah dilakukan pijat Tui Na sebagian besar balita mengalami kenaikan berat badan artinya Pijat Tui Na efektif meningkatkan berat badan balita. Dengan demikian pijat Tui Na dapat lebih dikenalkan kepada tenaga kesehatan dan keluarga agar diterapkan pada balita dengan berat badan atau nafsu makan yang kurang

Page 4 of 39 | Total Record : 382