cover
Contact Name
Lilik Hanifah
Contact Email
pppm@stikesmus.ac.id
Phone
+62271-858172
Journal Mail Official
pppm@stikesmus.ac.id
Editorial Address
Jl. Ring Road No.Km 03, Mojosongo, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57127
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kebidanan Indonesia
ISSN : 20865562     EISSN : 25797824     DOI : https://doi.org/10.36419/jkebin.v11i1.320
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Indonesia ISSN 2579-7824 (online) and ISSN 2086-5562 (Printed) is published twice a year in January and July. Contains writing that is lifted from the results of research and conceptual thinking in the field of midewifery. Publishers receive written contributions that have never been published in other media. Posts can be directly inputted into the system of Jurnal Kebidanan Indonesia e-journal on this page by way of registration first. Incoming scripts will be edited for uniformity of formats, terms and other ordinances. Jurnal Kebidanan Indonesia is published by Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mamba’ul ‘Ulum Surakarta.
Articles 367 Documents
PERAN SERTA SUAMI DALAM PROSES MENYUSUI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JOGONALAN KLATEN Sugita Sugita
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 7, No 1 (2016): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.651 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v7i1.44

Abstract

Latar Belakang Menyusui adalah suatu proses alamiah. Anak yang dilahirkan dan mendapat makanan prelaktasi selain ASI pada tiga hari pertama kehidupan jumlahnya lebih tinggi daripada yang tidak, di Indonesia yakni 65 %. Tingkat kesadaran masyarakat untuk menyusui bayinya masih sangat memprihatinkan. Suami mempunyai peran yang sangat menentukan dalam keberhasilan menyusui karena suami akan turut menentukan kelancaran refleks pengeluaran ASI Tujuan Mengetahui peran serta suami dalam proses menyusui yang tercermin dalam sikap, respon dan dukungan suami Metode Deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah suami yang memiliki bayi usia 1 – 4 minggu yang berada di wilayah kerja Puskesma Jogonalan Klaten. Pengambilan sampel dengan teknik sampling jenuh sebanyak 38 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner Hasil Sebagian besar peran serta suami dalam proses menyusui cukup dengan 71% responden. Sebagian besar sikap suami dalam proses menyusui adalah cukup dengan 87% responden. Sebagian besar respon suami dalam proses menyusui cukup dengan 61% responden, dan sebagian besar dukungan suami dalam proses menyusui cukup dengan 84% responden Kata kunci : peran suami, proses menyusui
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEJADIAN KECEMASAN POSTPARTUM Juliana Widyastuti Wahyuningsih
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 10, No 1 (2019): Januari
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.487 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v10i1.242

Abstract

Latar Belakang : Kecemasan postpartum masih menjadi masalah masyarakat di Indonesia dan serig tidak terdeteksi karena minimnya pelaporan. Kecemasan ini mengakibatkan gangguan pada psikologis ibu, mengganggu hubungan dengan suami dan anak, gangguan pada pertumbuhan dan perkembangan bayi. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kejadian kecemasan postpartum. Metode : Penelitian deskriptif korelasi ini dilakukan dengan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah semua ibu pasca bersalin di Klinik Bersalin Budi Mulia Medica pada bulan September sampai dengan bulan Oktober 2018 dengan jumlah 120 orang, teknik sampling yang digunakan adalah Accidental Sampling dimana saat penelitian dijumpai responden sebanyak 27 responden. Data diambil menggunakan data primer dan data sekunder. Alat pengumpulan data berupa kuesioner. Analisa data univariat dan bivariat dengan menggunakan kendall tau. Hasil : Berdasarkan uji Kendal Tau didapatkan nilai  = -0,740 dengan p-value sebesar 0,002. Terlihat bahwa nilai p = 0,002 <  (0,05), Ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kecemasan postpartum. Simpulan : Ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kecemasan postpartum. Semakin tinggi dukungan keluarga maka tingkat kecemasan postpartum rendah.
GAMBARAN PENERAPAN METODE KANGURU DALAM PENCEGAHAN HIPOTERMI PADA BBLR DI RSUD Dr. MOEWARDI SURAKARTA TAHUN 2011 Lilik Hanifah; Evi Ernawati
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 3, No 2 (2012): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.785 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v3i2.67

Abstract

GAMBARAN PENERAPAN METODE KANGURU DALAM PENCEGAHAN HIPOTERMI PADA BBLR DI RSUD Dr. MOEWARDI SURAKARTA TAHUN 2011. Metode kanguru adalah perawatan bayi baru lahir dengan melekatkan bayi di dada ibu (kontak kulit bayi dan kulit ibu) sehingga suhu tubuh bayi tetap hangat). Tujuan penelitian untuk mengetahui Gambaran Penerapan Metode Kanguru Dalam Pencegahan Hipotermi Pada bayi Berat Lahir Rendah di Bangsal KBRT, mawar 1,2 dan 3 RSUD dr. Moewardi Surakarta Periode Bulan Januari – Maret 2011. Desain penelitian ini adalah deskriptif, dengan pendekatan retrospektif. Subyek penelitiannya adalah seluruh BBLR yang dilakukan metode kanguru di RSUD Dr. Moewradi Surakarta pada bulan Januari-Maret 2011 dengan jumlah30 BBLR. Diperoleh data dari rekam medis RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Alat pengumpulan data menggunakan master tabel. Metode pengumpulan data menggunakan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan terlihat bahwa sebagian besar bayi berat lahir rendah mengalami peningkatan suhu tubuh baik yag berdasarkan masa gestasinya kurang bulan sebanyak 12 BBLR (40%) maupun yang cukup bulan sebanyak 9 BBLR (30%). Dari semua bayi berat lahir rendah yang tidak mengalami peningkatan suhu tubuh berdasarkan masa gestasi yang kurang bulan sebanyak 7 BBLR (23,33%) maupun yang cukup bulan sebanyak 2 BBLR (6,67%). Berdasarkan penelitian didapatkan ada peningkatan suhu setelah dilakukan metode kanguru mengalami peningkatan sebesar 0,2-1,2 0C Kata Kunci : Metode Kanguru, Hipotermi, BBLR
EFEKTIFITAS PRENATAL YOGA TERHADAP PENGURANGAN KETIDAKNYAMANAN DALAM KEHAMILANTRIMESTER III DI KLINIK PRATAMA ASIH WALUYO JATI Dheska Arthyka Palifiana; Nur Khasanah; Ratih Kumoro Jati
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 11, No 1 (2020): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.634 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v11i1.325

Abstract

Latar Belakang :Periode yang membutuhkan perhatian khusus selama kehamilan adalah trimester III, masa ini merupakan masa terjadi pertumbuhan dan perkembangan janin yang semakin meningkat. Berat badan yang meningkat drastic menyebabkan ibu hamil merasa cepat lelah, sukar tidur, nafas pendek, kaki dan tangan bengkak.Hal ini menyebabkan ibu merasakan rasa pegal pada pinggang, varises dan kram pada kaki. Ibu hamil trimester III juga mengalami kesulitan untuk tidur dikarenakan berbagai macam keluhan yang timbul selama kehamilan sehingga mengakibatkan kualitas tidur yang buruk. Ketidaknyamanan kehamilan dan peningkatan kualitas tidur bisa diatasi dengan melakukan prenatal yoga. Tujuan:Mengetahui Efektifitas Prenatal Yoga terhadap Pengurangan Ketidaknyamanan dalam Kehamilan Trimester III di Klinik Pratama Asih Waluyo Jati. Metode :Jenis penelitian quasi experimentwith two group pre-test post-test with control. Jumlah sampel 40 ibu hamil trimester III dengan kelompok kasus 20 ibu hamil yang melakukan prenatal yoga sebanyak enam kali dan kelompok control 20 ibu hamil yang tidak melakukan prenatal yoga. Analisis data bivariate menggunakan uji Wilcoxon dan uji Chisquare sedangkan analisis multivariate menggunakan uji regresi. Hasil:Ada pengaruh prenatal yoga terhadap kualitas tidur (0,002
MOTIVASI WANITA PASANGAN USIA SUBUR (USIA 20-45 TAHUN) DALAM MENGGUNAKAN ALAT KONTRASEPSI BAWAH KULIT (AKBK) DI RW 05 WILAYAH PUSKESMAS SANGKRAH SURAKARTA TAHUN 2014 Suci Nur Hikmah; Etik Sulistyorini
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 6, No 1 (2015): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.771 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v6i1.99

Abstract

MOTIVASI WANITA PASANGAN USIA SUBUR (USIA 20-45 TAHUN) DALAM MENGGUNAKAN ALAT KONTRASEPSI BAWAH KULIT (AKBK) DI RW 05 WILAYAH PUSKESMAS SANGKRAH SURAKARTA TAHUN 2014. Saat ini penduduk Indonesia berjumlah kurang lebih 228 juta jiwa. Dengan pertumbuhan penduduk 1,64 % dan Total Fertility Rate (TFR) 2,6. Tingginya laju pertumbuhan penduduk di Indonesia yang tidak diiringi peningkatan kualitas penduduk ini terus dilakukan upaya penanganan yaitu dengan program keluarga berencana.Penyebab rendahnya akseptor KB AKBK (Implant) diantaranya adalah karena kurangnya pengetahuan wanita PUStentang AKBK (Implant) dan karena kurangnya motivasi wanita PUSdalam menggunakan AKBK (Implant). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui motivasi wanita PUS (usia 20-45 tahun) dalam menggunakan Alat Kontrasepsi Bawah Kulit (AKBK) di RW 05 wilayah Puskesmas Sangkrah Surakarta Tahun 2014.Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua wanita Pasangan Usia Subur (Usia 20-45 tahun) yang ada di RW 05 wilayah Puskesmas Sangkrah Surakarta Tahun 2014, yang berjumlah 108 orang.Tehnik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling.Sampel dalam penelitian ini yaitu wanita PUS (usia 20-45 tahun) yang masuk dalam kriteria inklusi yang telah ditetapkan oleh peneliti. Jumlah sampel yaitu 56 responden.Pengumpulan data menggunakan kuesioner.Analisa data dengan menggunakan teknik deskriptif.Hasil menunjukkan motivasi wanita PUS (usia 20-45 tahun) dalam menggunakan Alat Kontrasepsi Bawah Kulit (AKBK) di RW 05 wilayah Puskesmas Sangkrah Surakarta Tahun 2014 dalam kategori cukup sebanyak 42 responden (75,0%), baik sebanyak 12 responden (21,4%), dan kurang sebanyak 2 responden (3,6%). Kesimpulannya bahwa motivasi wanita PUS (usia 20-45 tahun) dalam menggunakan AKBK di RW 05 wilayah Puskesmas Sangkrah Surakarta Tahun 2014 mayoritas dalam kategori cukup yaitu 42 responden (75,0%). Kata Kunci : wanita Pasangan Usia Subur,Motivasi, KB AKBK
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP LAMA PERSALINAN KALA I PADA PRIMIGRAVIDA DI RB PERMATA BUNDA SRAGEN TAHUN 2009 Etik Sulistyorini
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 1, No 1 (2010): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.329 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v1i1.2

Abstract

      HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP LAMA PERSALINAN KALA I PADA PRIMIGRAVIDA DI RB PERMATA BUNDA SRAGEN TAHUN 2009. Pemberdayaan wanita tidak akan efektif jika tidak dilengkapi proses serupa di kalangan laki-laki dalam kesehatan wanita, termasuk masalah kelahiran. Paradigma intervensi yang dipromosikan oleh GSI (Gerakan Sayang Ibu) juga menyerukan keterlibatan pihak laki-laki dalam hal perawatan kehamilan dan kelahiran bayi yang masih rendah. Dengan berbagai cara, GSI berusaaha untuk memotivasi laki-laki agar mengubah sikap mereka dan menjadi “:suami sayang ibu” (Cholil, 1999:38). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan suami terhadap lama persalinan kala I pada primigravida. Penelitian ini disusun dengan menggunakan rancangan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional, populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu bersalin primigravida di RB Permata Bunda Sragen yang suami selama proses persalinan kala I. Teknik pengambilan sample adalah dengan sampling jenuh. Metode pengumpulan data dengan wawancara dan observasi dan data dioalh secara manual dan komputer serta disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi relative. Penelitian ini menunjukkan bahwa ibu bersalin primigravida yang mendapat dukungan suami persalinannya menjadi efektif sebesar 17 (56,7%), yang tidak efektif 1 (3,3%). Sedangkan yang tidak ada dukungan suami terdapat 8 (26,7%) persalinan yang efektif dan 4 (13,3%) persalinan yang tidak efektif. Penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara dukungan suami terhadap lama persalinan kala I pada primigravida.Kata kunci : Dukungan suami, lama persalinan kala I
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DENGAN USIA PEREMPUAN SAAT MENIKAH DI KANTOR URUSAN AGAMA (KUA) DEPOK SLEMAN YOGYAKARTA Vitrianingsih Vitrianingsih
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 9, No 1 (2018): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.772 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v9i1.131

Abstract

Usia ideal menikah pada perempuan yaitu 21-25 tahun dan pada laki-laki 25-28 tahun karena di usia itu organ reproduksi perempuan secara psikologis sudah berkembang secara baik dan kuat serta siap melahirkan begitu pula pada laki-laki pada umur 25-28 akan siap untuk menopang kehidupan keluarganya. Pernikahan usia dini berdampak pada kesehatan pasangan usia muda karena dapat berpengaruh pada tingginya angka kematian ibu. Tujuan penelitian yaitu diketahuinya hubungan tingkat pendidikan dengan usia perempuan saat menikah di KUA Kecamatan Depok Kabupaten Sleman Yogyakarta Metode Penelitian menggunakan desain penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di KUA Depok, Sleman Yogyakarta pada bulan Agustus 2017.Populasi dalam penelitian 760 perempuan yang menikah di KUA Depok.Teknik pengambilan sampel purposive sampling dan simple random sampling sejumlah 263.Jenis data yaitu data sekunder. Instrument penelitian berupa register dan master tabel. Analisis data univariat dan bivariat menggunakan uji statistik kendall tau. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar perempuan mempunyai jenjang pendidikan tinggi sebanyak 135 responden (51,3%), sebagian besar menikah di usia ideal sebanyak 204 responden (77,6%). Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan dan usia perempuan saat menikah diperoleh p- value = 0,000 < 0,05 dan tingkat keeratan 0,534 (sedang). Kesimpulan dari penelitian ini ada hubungan antara tingkat pendidikan dengan usia perempuan saat menikah di KUA Depok, Kab. Sleman Yogyakarta Kata Kunci: Pendidikan, Usia, Menikah
FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ABORTUS SPONTAN DI RSU PKU MUHAMMADIYAH DELANGGU TAHUN 2016 Anita Dewi Lieskusumastuti
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 7, No 2 (2016): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.73 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v7i2.34

Abstract

FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ABORTUS SPONTAN DI RSU PKU MUHAMMADIYAH DELANGGU TAHUN 2016. Penyebab kematian ibu terbesar di Indonesia dalam kurun waktu tahun 2012-2013 ada lima yaitu perdarahan, hipertensi dalam kehamilan (HDK), infeksi, partus lama atau macet, dan abortus. Angka kematian ibu pada tahun 2013 di Indonesia yang disebabkan oleh abortus sebesar 1,6%. Angka kematian ibu Provinsi Jawa Tengah, berdasarkan kelompok umur, kejadian kematian maternal terbanyak adalah pada usia produktif (20-34 tahun) sebesar 66,96%, kemudian pada kelompok umur >35 tahun sebesar 26,67% dan pada kelompok umur 0,00; ada hubungan yang signifikan antara faktor gravida dengan kejadian abortus dimana nilai p (0,007) >0,005; Variabel usia (p=0,000) dan gravida (p=0,006) memiliki p
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PERANAN POSYANDU DALAM PEMANTAUAN PERTUMBUHAN BAYI BALITA DI POSYANDU KARTINI 6 DESA GATAK, KUJON, CEPER, KLATEN TAHUN 2011 Catur Setyorini; Astri Mulyani
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 2, No 2 (2011): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.623 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v2i2.58

Abstract

Latar belakang: Dari hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2010, Angka Kematian Bayi (AKB) mengalami peningkatan sebesar 854 bayi atau 5,8 per 1000 kelahiran hidup. Posyandu merupakan salah satu upaya kesehatan bersumber daya masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan, guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk mempercepat penurunan angka kematian bayi 11. Tujuan: Mengetahui tingkat pengetahuan ibu tentang peranan posyandu dalam pemantauan pertumbuhan bayi balita di posyandu kartini 6 desa Gatak, Kujon, Ceper, Klaten Tahun 2011. Metode: Jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi balita di posyandu kartini 6 Desa Gatak, Kujon, Ceper, Klaten 37 responden. Pengambilan sampel dengan tehnik accidental sampling didapatkan jumlah 31 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner, analisa data menggunakan distribusi frekuensi. Hasil: Tingkat pengetahuan tentang peranan posyandu dalam pemantauan pertumbuhan bayi balita dalam kategori baik yaitu sebanyak 23 responden (74,19%) dan cukup sebanyak 8 responden (25,80%). Kesimpulan: Tingkat pengetahuan tentang peranan posyandu dalam pemantauan pertumbuhan bayi balita dalam kategori baik yaitu sebanyak 23 responden (74,19%). Kata kunci: Pengetahuan, Ibu, Bayi, Balita, Posyandu, Pemantauan Pertumbuhan.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PERUBAHAN PSIKOLOGIS SELAMA KEHAMILAN Ajeng Novita Sari; Danik Riawati
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 10, No 2 (2019): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.608 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v10i2.285

Abstract

Latar Belakang : Berdasarkan hasil data WHO, terdapat 352 orang dari 2,321 ibu hamil primigravida yang mengeluh rasa takut 36%, cemas 42%, tidak percaya diri 22% pada saat kehamilan. Data ini juga didukung oleh hasil Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI), terdapat 50 orang dari 850 ibu hamil primigravida yang mengeluh stress 20%, cemas 35% dan takut 45% pada kehamilan. Sedangkan menurut Depkes Medan tahun 2009, terdapat 25 orang dari 100 ibu hamil yang mengeluh cemas 70%, takut 25%, dan stres 5%. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan Ibu Hamil Tentang Perubahan Psikologis Selama Kehamilan di Praktik Mandiri Bidan Dyah Sugiyanto Sukoharjo tahun 2019. Metode : Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Lokasi penelitian di Praktik Mandiri Bidan (PMB) Dyah Sugiyanto Sukoharjo. Sampel penelitian menggunakan teknik accidental sampling. Sampel dalam penelitian ini yaitu ibu hamil yang berkunjung di PMB Dyah Sugiyanto sejumlah 36 ibu hamil. Pada penelitian ini menggunakan alat pengumpul data berupa kuesioner, jenis kuesioner dalam penelitian ini adalah kuesioner tertutup sedangkan untuk analisis data menggunakan distribusi frekuensi. Hasil : Pengetahuan ibu hamil mengenai perubahan psikologis selama kehamilan mayoritas dalam kategori cukup yaitu 29 responden (80,55%). mayoritas ibu hamil berumur 21-25 tahun sebanyak 11 responden (30,55%), berpendidikan SMP sebanyak 14 responden (38,88%), dan pekerjaan swasta sebanyak 13 responden (36,11%). Simpulan : Penelitian ini menunjukan bahwa pengetahuan ibu hamil tentang perubahan psikologis selama kehamilan mayoritas berpengetahuan cukup.

Page 6 of 37 | Total Record : 367