cover
Contact Name
Lilik Hanifah
Contact Email
pppm@stikesmus.ac.id
Phone
+62271-858172
Journal Mail Official
pppm@stikesmus.ac.id
Editorial Address
Jl. Ring Road No.Km 03, Mojosongo, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57127
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kebidanan Indonesia
ISSN : 20865562     EISSN : 25797824     DOI : https://doi.org/10.36419/jkebin.v11i1.320
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Indonesia ISSN 2579-7824 (online) and ISSN 2086-5562 (Printed) is published twice a year in January and July. Contains writing that is lifted from the results of research and conceptual thinking in the field of midewifery. Publishers receive written contributions that have never been published in other media. Posts can be directly inputted into the system of Jurnal Kebidanan Indonesia e-journal on this page by way of registration first. Incoming scripts will be edited for uniformity of formats, terms and other ordinances. Jurnal Kebidanan Indonesia is published by Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mamba’ul ‘Ulum Surakarta.
Articles 382 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG POLA BERMAIN DENGAN PERKEMBANGAN BALITA USIA 3-5 TAHUN DI POSYANDU MANDIRI TAWANGSARI MOJOSONGO JEBRES SURAKARTA TAHUN 2015 Laili Rahmawati; Lilik Hanifah
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 7, No 1 (2016): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.598 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v7i1.48

Abstract

Data dari Dinas Kesehatan Kota Surakarta tahun 2009 menunjukkan jumlah balita di Kota Surakarta sebanyak 25.559 anak. Jumlah anak yang mengalami masalah tumbuh kembang sebanyak 74 anak.4 Cakupan Deteksi Dini Tumbuh Kembang di Kota Surakarta pada tahun 2009 sebesar 79,26%. Namun, hal ini masih harus mendapatkan perhatian serius dari pemerintah karena rencana strategi cakupan SDIDTK (Stimulasi Deteksi Intervensi Dini Tumbuh Kembang) Jawa Tengah tahun 2009 sebesar 90%. Di Indonesia telah dikembangkan program BKB (Bina Keluarga Balita) untuk anak prasekolah (3-5 tahun) yang bertujuan menstimulasi perkembangan anak sedini mungkin. Oleh karena itu, keluarga perlu mengetahui pentingnya stimulasi serta cara memberikan stimulasi yang efektif pada anak. Aktivitas bermain merupakan salah satu stimulasi bagi perkembangan anak secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang pola bermain dengan perkembangan balita usia 3-5 tahun di Posyandu Mandiri, Tawangsari, Mojosongo, Jebres, Surakarta Tahun 2015. Desain penelitian ini adalah desain analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki balita usia 3-5 tahun dan balita berusia 3-5 tahun di Posyandu Mandiri Tawangsari Mojosongo Jebres Surakarta, dalam penelitian ini menggunakan subjek penelitian karena jumlah responden kurang dari 100 yaitu sebanyak 25 responden. Data diambil menggunakan data primer dan data sekunder. Alat pengumpulan data berupa kuesioner. Analisa data univariat dan bivariat dengan menggunakan korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian ini adalah mayoritas pengetahuan ibu tentang pola bermain balita usia 3-5 tahun berada dalam kategori cukup dengan hasil 18 (72,0%) dan perkembangan balita usia 3-5 tahun mayoritas dengan kategori sesuai dengan hasil 21 (84,0%). Ditunjukkan dengan hasil uji statistik dengan menggunakan Spearman Rank dengan z hitung 3,181 > z tabel (1,96). Simpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan pengetahuan ibu tentang pola bermain dengan perkembangan balita usia 3-5 tahun. Kata Kunci: Pengetahuan, Pola Bermain, Perkembangan
KAJIAN AKTIVITAS FISIK IBU HAMIL DALAM MENJAGA KEHAMILANNYA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KARANGTENGAH KABUPATEN WONOGIRI Indarwati Indarwati; Alivia Ayu Kurniawati; Endah Sri Wahyuni; Maryatun Maryatun
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 10, No 2 (2019): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.395 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v10i2.275

Abstract

Latar Belakang; Kehamilan merupakan sesuatu yang wajar pada wanita produktif. Kesehatan kehamilan dapat dijaga salah satunya dengan melakukan aktivitas fisik yang diperbolehkan untuk ibu hamil sesuai dengan kemampuan dan waktu yang sudah ditetapkan. Berdasarkan studi pendahuluan bahwa ibu hamil melakukan aktivitas fisik hanya dengan jalan sehat dan aktivitas rumah tangga. Ibu hamil kurang memahami waktu yang tepat serta jenis aktivitas fisik kehamilan. Tujuan; menganalisis karakteristik ibu, pengetahuan, sikap dan praktik aktivitas fisik ibu hamil dalam menjaga kesehatan kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Karangtengah Kabupaten Wonogiri. Metode; jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan rancangan cross sectional tekhnik pengambilan sample menggunakan cluster random sampling serta dengan sampel sebanyak 74 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar kuisioner. Analisa bivariat menggunakan uji Chi Square dengan taraf signifikansi 95%. Hasil; pengetahuan baik sebesar (35.1%), sikap positif sebanyak (64.9%), sebagian ibu hamil cukup dalam praktik aktivitas fisik ibu hamil sebesar (68.9%). Analisa bivariat pengetahuan dengan sikap memiliki nilai ρ = 0.65, pengetahuan dengan paktik aktivitas fisik memiliki nilai ρ = 0.96 dan sikap dengan praktik aktivitas fisik ibu hamil yaitu dengan nilai ρ = 0.000. Simpulan; tidak ada keterkaitan antara pengetahuan dengan sikap, tidak ada keterkaitan antara pengetahuan dengan praktik dan ada keterkaitan antara sikap dengan praktik aktivitas fisik ibu hamil.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU BAYI BALITA TENTANG KARTU MENUJU SEHAT (KMS) DENGAN SIKAP IBU BAYI BALITA DALAM PENGGUNAAN KARTU MENUJU SEHAT (KMS) DI POSYANDU CEMPAKA II BIRU PANDANAN WONOSARI KLATEN TAHUN 2012 Catur Setyorini; Deti Ekowati
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 4, No 2 (2013): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.346 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v4i2.80

Abstract

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU BAYI BALITA TENTANG KARTU MENUJU SEHAT (KMS) DENGAN SIKAP IBU BAYI BALITA DALAM PENGGUNAAN KARTU MENUJU SEHAT (KMS) DI POSYANDU CEMPAKA II BIRU PANDANAN WONOSARI KLATEN TAHUN 2012. Dewasa ini perubahan berat badan merupakan indikator yang sangat sensitif untuk memantau pertumbuhan anak. KMS adalah kartu yang memuat kurva pertumbuhan normal berdasarkan indeks antropometri berat badan menurut umur. Melalui KMS, ibu dapat mengetahui kelompok bahan makanan sesuai gizi seimbang dan pedoman pemberian makanan yang sehat untuk balita ibu, sehingga diharapkan balita ibu akan bertumbuh dan berkembang. Mengingat pentingnya informasi yang ada dalam KMS, sebaiknya setiap ibu yang mempunyai balita memiliki KMS. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu bayi balita tentang KMS dengan sikap ibu bayi balita dalam penggunaan KMS. Metode penelitian yang digunakan adalah desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling dimana sampelnya adalah ibu bayi balita yang datang ke posyandu cempaka II pada tanggal 23 Juni 2012 sebanyak 33 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner yaitu kuesioner pengetahuan dan sikap. Uji statistik menggunakan Spearmen Rank pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan (p value < 0,05) antara tingkat pengetahuan ibu bayi balita tentang KMS dengan sikap ibu dalam penggunaan KMS di Posyandu Cempaka II Biru Pandanan Wonosari Klaten Tahun 2012. Kesimpulan semakin baik tingkat pengetahuan ibu bayi balita tentang KMS, maka semakin baik pula sikap ibu dalam penggunaan KMS sehingga terbentuk perilaku yang baik dalam penggunaan KMS. Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Ibu Bayi Balita, Kartu Menuju Sehat
DUKUNGAN KELUARGA PADA IBU NIFAS DALAM MENGKONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GATAK SUKOHARJO Kadarwati Kadarwati; Dewi Susilowati
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 6, No 2 (2015): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.468 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v6i2.112

Abstract

Latar belakang: Wanita yang baru melahirkan membutuhkan banyak dukungan emosional dan praktikal. Pada hari-hari pertama di rumah, dukungan ini bisa didapat dari pasangan, keluarga, atau teman-teman. Dukungan keluarga merupakan sikap, tindakan, dan penerimaan keluarga terhadap anggotanya. Tujuan: Untuk mengetahui dukungan keluarga pada ibu nifas dalam mengkonsumsi tablet tambah darah di wilayah kerja Puskesmas Gatak Sukoharjo. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah keluarga seluruh ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Gatak Sukoharjo. Sampel penelitian ini menggunakan total sampling sejumlah 58 responden. Hasil: Dukungan keluarga pada ibu nifas dalam mengkonsumsi tablet tambah darah di wilayah kerja Puskesmas Gatak Sukoharjo tergolong dalam kategori mendukung sebanyak 34 responden (58,62%), sangat mendukung sebanyak 22 responden (37,93%), tidak mendukung sebanyak 2 responden (3,45%), dan tidak ada responden yang sangat tidak mendukung. Kesimpulan: Dukungan keluarga pada ibu nifas dalam mengkonsumsi tablet tambah darah di wilayah kerja Puskesmas Gatak Sukoharjo dalam kategori mendukung sebanyak 34 responden (58,62%). Kata kunci: Dukungan keluarga, ibu nifas, konsumsi tablet tambah darah
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG DI PUSKESMAS KARTASURA Ajeng Novita Sari; Etik Sulistyorini
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 8, No 2 (2017): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.628 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v8i2.15

Abstract

Metode kontrasepsi berdasarkan jangka waktu pemakaiannya dibedakan menjadi dua yaitu Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) dan jangka pendek (NonMKJP). Pemilihan metode kontrasepsi dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain karakteristik akseptor dan fasilitas pelayanan KB yang tersedia. Faktor yang menghambat program KB terutama dalam pemakaian alat kontrasepsi MKJP adalah adanya ketakutan masyarakat untuk melakukan operasi, malu karena harus membuka organ intim, serta takut akan efek samping atau akibat pemasangan alat kontrasepsi MKJP. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang di Puskesmas Kartasura Tahun 2017.Jenis penelitian adalah kuantitatif descriptif correlation dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian adalah akseptor KB di Puskesmas Kartasura sebanyak 86 orang dengan teknik accidental sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan checklist. Teknik analisis data menggunakan uji statistik regresi logistic.Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas umur responden adalah lebih dari 30 tahun sebanyak 65 orang (75,5%) dengan tingkat pendidikan tinggi  sebanyak 67 responen (77,9%) dan sosial ekonomi tinggi yaitu sebanyak 61 orang (70,9%). Mayoritas akseptor memilih kontrasepsi jangka panjang yaitu sebesar 67 orang (77,9%). Ada hubungan umur pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang (p= 0,039). Ada hubungan pendidikan dengan pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang (p=0,014). Ada hubungan sosial ekonomi dengan pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang (p=0,038).Kata kunci : Faktor yang mempengaruhi pemilihan, metode kontrasepsi jangka panjang
TINGKAT PENGETAHUAN WANITA USIA SUBUR TENTANG KANKER PAYUDARA DI WILAYAH GONILAN SUKOHARJO TAHUN 2016 Ajeng Novita Sari
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 8, No 1 (2017): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.294 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v8i1.167

Abstract

Kanker adalah suatu penyakit neoplasma ganas yang mempunyai spectrum yang sangat luas dan komplek. Hampir tidak ada kanker yang dapat sembuh dengan spontan. Setiap 11 menit ada 1 orang penduduk dunia yang meninggal karena kanker , setiap 3 menit ada satu penderita kanker baru. Kanker payudara adalah tumor ganas pada payudara yang berasal dari kelenjar, saluran kelenjar dan jaringan penunjang payudara serta sering menyebabkan kematian pada wanita. Dalam penelitian terakhir di Indonesia yang dilakukan pada tahun 2010 didapatkan data bahwa ketidaktahuan masyarakat mengenai bahaya kanker payudara khususnya para perempuan perlu disikapi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan wanita usia subur di wilayah desa Gonilan tentang kanker payudara pada tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada wanita usia subur di wilayah nilagraha desa gonilan mengenai pengetahuan tentang kanker payudara. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 36 responden, pengumpulan data menggunakan kuesioner sedangkan analisa data menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian didapatkan bahwa tingkat pengetahuan wanita usia subur di wilayah desa Gonilan tentang kanker payudara pada tahun 2016 , yaitu tingkat pengetahuan kategori baik sebanyak 26 responden (72,2%) , wanita usia subur yang memiliki pengetahuan cukup sebanyak 6 orang (16,6 %) dan 4 responden (11,1%) mempunyai tingkat pengetahuan yang kurang. Dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan wanita usia subur di Desa Gonilan tahun 2016 mayoritas baik yaitu sebanyak 26 responden (72,2%). Kata kunci : Kanker payudara, pengetahuan
PEMBERDAYAAN KELUARGA MELALUI DUKUNGAN SOSIAL DALAM PENCEGAHAN PENULARAN HIV DARI IBU KE ANAK KEPADA IBU HIV POSITIF Lusa Rochmawati; Galuh Kartika Sari
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 10, No 1 (2019): Januari
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.899 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v10i1.246

Abstract

Latar Belakang: Epidemi HIV-AIDS merupakan masalah global yang meningkat setiap tahun. Upaya pencegahan berupa: dukungan psikologis, sosial dan perawatan kesehatan kepada ibu terinfeksi HIV dan bayi serta keluarganya. Pemberdayaan keluarga dipandang sebagai proses memandirikan klien dalam mengontrol status kesehatannya. Tujuan Penelitian : Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan pemberdayaan keluarga melalui melalui dukungan sosial dalam pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak kepada ibu HIV positif. Metode: Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek penelitian terdiri dari 2 informan utama dan 5 informan pendukung. Penentuan sampel secara non-random dengan menggunakan teknik purposive sampling dilanjutkan snowball sampling. Teknik pengumpulan data dengan observasi partisipasi, wawancara mendalam dan dokumentasi lapangan menggunakan panduan wawancara. Triangulasi sumber data untuk keakuratan data, dan dianalisa dengan model interaktif. Hasil: Pemberdayaan keluarga melalui dukungan sosial dalam pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak kepada ibu HIV positif dilakukan oleh anggota keluarga, pendamping pengidap HIV positif (ODHA), teman sebaya, petugas kesehatan maupun pihak yang menangani kasus HIV-AIDS. Bentuk dukungan sosial yang diberikan kepada ibu HIV positif berupa emotional support, esteem support, instrumental support, informational support, dan companionship support. Dampak pemberdayaan keluarga dilihat dari aspek psikologis, kesehatan dan lingkungan sosialnya. Simpulan: Pemberdayaan keluarga melalui dukungan sosial dalam pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak kepada ibu HIV positif telah dilakukan.
Pentingnya Pengetahuan dan Sikap Bidan Dengan Kasus Rujukan Gawat Darurat Obstetrik Masniah Masniah
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 3, No 2 (2012): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.335 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v3i2.71

Abstract

Kegawatdaruratan dalam obstetrik adalah suatu keadaan gawat darurat pada ibu hamil, bersalin dan nifas. Kasus gawat darurat obstetri apabila tidak segera ditangani akan berakibat kematian ibu dan janinnya. Mengingat manifestasi klinik kasus gawat darurat obstetrik sangat sukar dikenali, tergantung pengetahuan, kemampuan daya pikir dan daya analisis, serta pengalaman bidan sebagai tenaga penolong. Dalam organisasi kesehatan bidan merupakan salah satu sumber daya manusia kesehatan yang memiliki standar kompetensi yang wajib sebagai karakteristik terhadap standar kualitas profesionalnya dalam bekerja. Bidan adalah pemberi pelayanan kepada ibu sepanjang daur kehidupannya, melakukan penanganan kasus gawat darurat obstetrik tidak terlepas dari pengetahuan dan sikap dalam bertindak untuk melakukan rujukan. Rujukan untuk kasus gawat darurat obstetric adalah rujukan tepat waktu. Rujukan tepat waktu akan berhasil bila didukung dengan empat syarat yang bisa mencegah terjadinya empat terlambat (4T), dalam penanganan kasus gawat darurat obstetrik. Sistem rujukan yang adekuat memerlukan tenaga kesehatan terutama bidan, bidan sebagai ujung tombak pelayanan gawat darurat obstetrik. Pengetahuan dan sikap yang tinggi sangat penting dibutuhkan bagi seorang tenaga kesehatan terutama bidan, karena kemampuan (ability) yang tinggi akan membentuk kompetensi seorng pegawai/pekerja merupakan upaya meningkatkan akselerasi penurunan angka kematian ibu dalam kasus penanganan gawat darurat obstetric. Kata Kunci: Kasus rujukan gawat darurat obstetrik, pengetahuan dan sikap
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN PAKTIKUM PEER TEACHING TERHADAP PRAKTIK VULVA HYGIENE PADA MAHASISWA DIII KEBIDANAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNS Sri Anggarini Parwatiningsih; Ropitasari Ropitasari; M.Nur Dewi Kartikasari
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 11, No 1 (2020): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.446 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v11i1.329

Abstract

Latar Belakang: Pelayanan bidan yang profesional harus dipersiapkan sejak perkuliahan. agar menjadi bidan professional, maka mahasiswa kebidanan harus belajar dengan tekun, baik secara mandiri maupun dengan teman sebaya. Salah satu metode belajar yang dapat diterapkan adalah metode peer teaching (tutor sebaya), merupakan latihan mengajar yang dilakukan oleh siswa kepada kepada siswa lainnya dan mendorong siswa tersebut lebih memahami materi yang akan diajarkan. Metode pembelajaran praktikum secara peer teaching efektif diterapkan pada kegiatan praktikum khususnya pada praktik vulva hygiene sebagai salah satu kompetensi dasar bidan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran praktikum peer teaching terhadap praktik vulva hygiene pada mahasiswa DIII kebidanan FK UNS. Metode Penelitian: Pre-experimental dengan rancangan pretest-posttest one group design. Teknik sampling menggunakan purposive sampling yaitu 36 mahasiswa. Instrumen penelitian menggunakan checklist penilaian praktik vulva hygiene. Penelitian ini menggunakan uji statistik paired t-test. Hasil Penelitian: Hasil praktik vulva hygiene sebelum diberikan metode pembelajaran praktikum peer teaching didapatkan rerata 66,36 dan setelah diberikan metode pembelajaran praktikum peer teaching didapatkan rerata 82,39. Dari hasil penelitian didapatkan nilai t sebesar 31.909 dan p sebesar 0.000. Simpulan: Ada pengaruh metode pembelajaran praktikum peer teaching terhadap praktik vulva hygiene pada mahasiswa DIII Kebidanan Fakultas Kedokteran UNS.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG STIMULASI TUMBUH KEMBANG BALITA DENGAN PERKEMBANGAN BALITA USIA 12-36 BULANDI POSYANDU KASIH IBU 7 BANYU URIP KLEGO BOYOLALI TAHUN 2014 Alfia Kurniawati; Lilik Hanifah
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 6, No 1 (2015): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.09 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v6i1.103

Abstract

Latar Belakang : Stimulasi merupakan perangsangan dan latihan-latihan terhadap kepandaian anak yang datangnya dari lingkungan di luar anak. Setiap anak perlu mendapat stimulasi rutin sedini mungkin dan terus-menerus pada setiap kesempatan.Kurangnya stimulasi dapat menyebabkan penyimpangan tumbuh kembang anak bahkan gangguan yang menetap.Tinggi rendahnya pengetahuan ibu sangat berpengaruh terhadap perkembangan anaknya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu tentang stimulasi tumbuh kembang balita dengan perkembangan balita usia 12-36 bulan di Posyandu Kasih Ibu 7 Banyu Urip Klego Boyolali tahun2014 Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah semua ibu yang mempunyai balita usia 12-36 bulan dan balitanya yang berusia 12-36 bulan dengan 30 respnden, penelitian ini menggunakan subyek penelitian dengan jumlah 30 responden. Tekhnik pengumpulan data pengetahuan ibu tentang stimulasi tumbuh kembang balita diukur menggunakan kuesioner tertutup dan perkembangan balita usia 12-36 bulan diukur menggunakan KPSP, analisa data pengetahuan menggunakan distribusi frekuensi dan analiasa data perkembangan berdasarkan interpretasi skor dari KPSP. Analisa data bivariat yang diperoleh dianalisa menggunakan uji korelasi dengan Spearman Rank. Hasil Penelitian : Pengetahuan ibu tentang stimulasi tumbuh kembang balita menunjukkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik sebanyak 18 responden (60%) dan perkembangan balita usia 12-36 bulan sebagian besar sesuai sebanyak 22 balita (73,3%). Hasil uji statistik menggunakan Spearman Rank adalah thitung (0,504) > ttabel (0,364) pada taraf signifikasi 5% dengan nilai p (0,005 < 0,05). Simpulannya ada hubungan pengetahuan ibu tentang stimulasi tumbuh kembang balita dengan perkembangan balita usia 12-36 bulan di Posyandu Kasih Ibu 7 Banyu Urip Klego Boyolali tahun 2014. Kata kunci : Pengetahuan, Ibu balita, Perkembangan balita usia 12-36 bulan

Page 3 of 39 | Total Record : 382