cover
Contact Name
Fithri Muliawati S,T., M.T
Contact Email
juteks@uika-bogor.ac.id
Phone
+6281382526961
Journal Mail Official
juteks@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
Department of Informatics Engineering Faculty of Engineering, Universitas Ibn Khaldun Bogor Jl. KH. Sholeh Iskandar Km. 2, Kedung Badak, Tanah Sareal , Bogor 16162 Telp: 0251 7160993, Fax: 0251 8380993
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
JuTEkS (Jurnal Teknik Elektro dan Sains)
ISSN : 25494848     EISSN : 25807749     DOI : https://doi.org/10.32832/juteks
Core Subject : Engineering,
JuTEkS ini diterbitkan secara berkala setiap semester (6 bulanan) oleh Fakultas Teknik Universitas Ibn Khaldun Bogor melalui pengelolaan Program Studi Teknik Elektro. bertujuan untuk memberikan informasi bagi para peneliti, mahasiswa, para professional, penentu kebijakan, pengelola program, pemerhati masalah ke-elektroan, serta semua pihak yang membutuhkan. Ruang lingkup jurnal ini terdiri dari sistem tenaga listrik, pengontrolan, sains, konversi energi, informatika dan ilmu terapan lainnya. Tulisan berasal dari lingkungan Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Ibn Khladun Bogor sendiri maupun dari luar. Edisi kali ini meliputi penelitian yang bersifat teknis, konsep pengembangan, studi literature maupun pengembangan model atau konsep penelitian yang mendukung Penelitian dibidang ilmu Teknik Elektro.
Articles 139 Documents
PENGUJIAN DAN IMPLEMENTASI AUTOMATIC TRANSFER SWITCH (ATS) DAN AUTOMATIC MAIN FAILURE (AMF) KAPASITAS 66 KVA DI GEDUNG IR. H. PRIJONO HARDJOSENTONO UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR Suratun .; M. Hasyim Nasution
JUTEKS Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Department of Elektro Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.282 KB) | DOI: 10.32832/juteks.v2i1.345

Abstract

PENGUJIAN DAN IMPLEMENTASI AUTOMATIC TRANSFER SWITCH (ATS) DAN AUTOMATIC MAIN FAILURE (AMF) KAPASITAS 66KVA DI GEDUNG IR. H. PRIOJONO HARDJOSENTONO UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR. Telah dilakukan penelitian tentang pengujian dan diimplementasikan panel Automatic Transfer Switch (ATS) - Automatic Main Failure (AMF) yang telah dirancang bangun dan akan dipasang pada sistem dengan genset 75 kVA, 380 V, 50 Hz. Panel ATS/AMF ini berbasis Modul Datakom DKG 207di Gedung Gedung Ir. H. Prijono Hardjosentono Universitas Ibn Khaldun Bogor.Pengujian Panel ATS/AMF ini dilakukan secara manual dan secara otomatis. Sedangkan untuk implementasinya dilakukan dua tahap yaitu 1). Tahap persiapan implementasi dan 2). Pelaksanaan implementasi.Berdasarkan hasil pengujian dan implementasi panel ATS/AMF diperoleh hasil pengujian panel ATS/AMF berkapasitas 66 kVA, 380 V, 50 Hz berbasis Modul Datakom DKG 207 memberikan respon realistis sesuai kondisi saat beroperasi bila dilakukan dengan sumber dari PLN dan Genset. Panel ATS/AMF berkapasitas 66 kVA ini didukung dua operasi transfer atau pemindahan beban yaitu secara manual dan otomatis. Panel ATS/AMF berkapasitas 66 kVA, 380 V, 50 Hz berbasis Modul Datakom DKG 207 telah siap diimplementasikan di Gedung Ir. H. Prijono Hardjosentono Universitas Ibn Khaldun Bogor.
REKONDISI INSTALASI LOW VOLTAGE MAIN DISTRIBUTION PANEL (LVMDP) DI GEDUNG IR PRIJONO UIKA BOGOR Deni Hendarto; Achmad Gunawan Gunawan Lutfi
JUTEKS Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Department of Elektro Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (976.458 KB) | DOI: 10.32832/juteks.v3i2.333

Abstract

RANCANGAN SMART RELAY ZELIO PADA PENGOPERASIAN POMPA AIR BERSIH GEDUNG BERTINGKAT Muhammad Suhendar; M. Hariansyah
JUTEKS Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Department of Elektro Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1219.545 KB) | DOI: 10.32832/juteks.v4i2.1398

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang Rancangan Smart Relay Zelio pada Pengoperasian Pompa Air Bersih Gedung Bertingkat, dengan latar belakang sistem pengoperasian pompa air bersih pada hotel padjadjaran resort yang masih menggunakan sistem kontrol konvensional. Dimana system kontrol konvensional tersebut memiliki banyak kelemahan dan kekuranganya, diantaranya sering terjadi gangguan dari instalasi atau control mekaniknya, proses troubleshooting yang sulit dilakukan ketika terjadi troubleshoot pada rangkain kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menggantikan sistem panel kontrol konvensional pompa air bersih yang telah ada menjadi sebuah sistem panel kontrol pompa air bersih berbasis Smart Relay Zelio SRB3261FU, dan menghasilkan sistem kendali automatis dan manual pengoperasian pompa transfer dan booster Gedung bertingkat yang respontime antara pengisian air dari GWT menuju Rooftang, dan Pendistribusian air dari rooftang menuju kepemakaian. Dalam penilitian ini menghasilkan panel kendali pengoperasian pompa air bersih gedung bertingkat berbasis Smart relay zelio yang dapat mengoperasian 2 sistem pompa yaitu, Sistem pengoperasian pompa transfer yang dapat berkerja secara automatis dengan menggunakan sistem Water Level Control sebagai alat pendeteksi level air pada tangki atas (Rooftank), dan dapat berkerja secara manual dengan menggunakan tombol pushbooton, dan Sistem pengoperasian pompa booster yang dapat berkerja secara automatis dengan menggunakan Pressure Switch sebagai alat pendeteksi tekanan air dalam pipa distribusi, dan dapat berkerja secara manual dengan menggunakan tombol tekan pushbooton
PROTOTIPE SISTEM KENDALI PINTU GERBANG BERBASIS DTMF (DUAL TUNE MULTIPLE FREQUENCY) Deni Hendarto; Octavianto Libriana Libriana
JUTEKS Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Department of Elektro Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.765 KB) | DOI: 10.32832/juteks.v3i1.325

Abstract

PROTOTIPE SISTEM KENDALI PINTU GERBANG BERBASIS DTMF (DUAL TUNE MULTIPLE FREQUENCY). Telah dilakukan penelitian tentang penerapan sistem kendali pintu gerbang berbasis DTMF (Dual Tune Multiple Frequency). Saat ini pengoperasian pintu gerbang pada umumnya masih menggunakan cara konvensional, yaitu dengan cara menarik atau mendorong pintu gerbang. Hal ini sangat tidak efisien dan efektif dalam pengoperasiannya. Selain itu, pengoperasian pintu gerbang secara konvensional membutuhkan tenaga operator yang membutuhkan energi lebih pada saat melakukan mendorong atau menarik pintu gerbang. Dengan penerapan teknologi berbasis teknologi komunikasi, kendala tersebut di atas dapat diatasi, yaitu dengan cara pengoperasian buka-tutup pintu gerbang dilakukan dengan jarak jauh. Salah satu sistem pengendali suatu pintu gerbang yang dapat dioperasikan dengan jarak jauh ini adalah dengan menggunakan DTMF. Sistem pengendali jarak jauh menggunakan sistem DTMF ini mampu mempermudah pengoperasian pintu gerbang secara otomatis. Untuk itu perlu dilakukan penelitian tentang penerapan sistem kendali pintu gerbang berbasis DTMF. Penelitian yang dilaksanakan ini memiliki beberapa tujuan yang hendak dicapai, yaitu: a) Diperoleh rancangan sistem pengendali pintu gerbang berbasis DTMF; b) Dihasilkan penerapan sistem kendali pintu gerbang berbasis DTMF. Tahapan yang dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan melakukan perancangan gambar rangkaian DTMF, menentukan dan menampatkan komponen pada modul DTMF, perakitan/pemasangan komponen pada modul DTMF, integrasi beberapa sistem, dan terakhir dilakukan pengujian. Berdasarkan hasil rancang bangun dan pengujian diperoleh kesimpulan sebagai berikut Hasil rancangan sistem pengendali pintu gerbang berbasis DTMF telah berhasil dibuat dan dapat berjalan sesuai fungsinya. DTMF sebagai sistem utama dibangun dengan komponen-komponen IC MT8870 dan IC 7805, motor ac, dan sistem komunikasi GSM. Diperoleh hasil penerapan sistem kendali pintu gerbang berbasis DTMF. Berdasarkan hasil pengujian diperoleh dengan jarak lintasan pintu gerbang sejauh 3 meter, maka dengan dengan menggunakan motor ac dengan kecepatan putaran 5 rpm, waktu tempuh untuk proses membuka dan menutup pintu gerbang membutuhkan waktu masing-masing 100 detik.
APLIKASI PENGGUNAAN KUBIKEL 20 kV PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA PANAS BUMI (PLTP) BINARY CYCLE DIENG Dr. M. Hariansyah, M.T.; Jaenal Awaluddin
JUTEKS Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Department of Elektro Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.531 KB) | DOI: 10.32832/juteks.v1i1.743

Abstract

APLIKASI PENGGUNAAN KUBIKEL 20 kV PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA PANAS BUMI (PLTP) BINARY CYCLE DIENG. Dalam perkembangannya, kebutuhan energi listrik semakin meningkat, sedangkan masyarakat sebagai konsumen energi listrik juga bertambah jumlahnya dan menuntut mutu serta kualitas pelayanan energi listrik yang lebih baik secara kontinyu. PLTP Dieng adalah salah satu pembangkit listrik bertenaga panas bumi yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan energi listrik tersebut. Energi yang dibangkitkan akan disalurkan ke konsumen dengan menggunakan peralatan tenaga listrik yang salah satunya adalah kubikel, maka perlu adanya analisa penggunaan kubikel yaitu menentuan kapasitas LBS (Load Break Switch), Current Tranfsormer, Potensial Transformer, Busbar dan untuk ditempatkan di PLTP Binary Cycle Dieng. Hasil analisis didapat kebutuhan kubikel adalah satu masukan (incoming) dan satu keluaran (out going), rate voltage main switch gear 20 kV, rate current 5 A dengan daya 100kW diperoleh luas penampang busbar 7,399 ??
PEMBUATAN ALAT UKUR LEVEL AIR TANGKI DAN SISTEM BACKUP KENDALI PEMANAS, INSTALASI UNTAI SISTEM SIRKULASI ALAMIAH (USSA-FT01) Maswan .
JUTEKS Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Department of Elektro Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.744 KB) | DOI: 10.32832/juteks.v4i1.701

Abstract

PEMBUATAN ALAT UKUR LEVEL AIR TANGKI DAN SISTEM BACKUP KENDALI PEMANAS INSTALASI UNTAI SISTEM SIRKULASI ALAMIAH (USSA-FT01). USSA-FT01 adalah sarana laboratorium di FT-UIKA, BOGOR yang dibangun untuk mempelajari fenomena-fenomena sirkulasi alamiah. Parameter yang dipantau meliputi temperatur, tekanan, laju alir, dan level air pada tangki. Khusus pada indikator level air pada tangki, telah dibuat alat ukur jenis kontinyu yang cocok dengan berbagai keadaan. Alat tersebut dibangun dari komponen Linear Variable Differential Transformer (LVDT) sebagai penguat tegangan dan PLC sebagai unit pembacaan. Selain untuk mengetahui level level air, alat ini juga dapat digunakan sebagai sistem backup pengaturan penggunaan pemanas sehingga diperoleh efesiensi daya listrik pada pemanas. Metode yang telah dilakukan, meliputi: (1) pembuatan desain penempatan LVDT sebagai alat ukur, (2) pembuatan desain LVDT sebagai alat ukur, (3) pembuatan rangkaian penguat koil primer dan sekunder, (4) Pabrikasi bahan untuk tranformator LVDT, (5) Penggulungan lilitan primer, (6) Penggulungan lilitan sekunder, (7) pengukuran resistansi koil. (8) pengintegrasian transformator dan rangkaian penguat. Karakterisasi LVDT dilakukan dengan langkah: (1) pensimulasian efek pergerakan inti, (2) eksperimen, (3) pengintegrasian LVDT dengan USSA-FT01. Tegangan di terminal keluaran 0-5 volt DC untuk diumpankan ke PLC pada masukan LIC. Tegangan terminal keluaran LIC akan di gunakan sebagai kontrol level air dengan cara mengaktifkan selenoid valve atau bahkan dapat juga digunakan sebagai sistem backup dari rangkaian kontrol pemanas. Karakteristik LVDT diperoleh: respon linier, sensitif terhadap pergerakan, dapat dipakai pada tempat basah dan mudah pabrikasinya.
PEMBUATAN DESAIN SISTEM INSTRUMENTASI DAN KONTROL BERBASIS PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER (PLC) PADA USSA-FT01 Yayang Apriyanto
JUTEKS Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : Department of Elektro Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.692 KB) | DOI: 10.32832/juteks.v2i2.338

Abstract

PEMBUATAN SISTEM INSTRUMENTASI DAN KONTROL BERBASIS PLC PADA USSA-FT01. Kelebihan pengukuran dan pengontrolan parameter-parameter fasilitas uji USSA FT-01 secara elektronik dengan PLC antara lain proses pengukuran yang real time, hasil pengukuran yang akurat, dan proses pengontrolan bisa dilakukan secara otomatis tanpa campur tangan manusia. Proses pembuatan sistem instrumentasi dan kontrol diawali dengan penentuan desain sistem yang diinginkan. Berdasarkan desain awal tersebut kemudian dipilih peralatan pengukuran dan produk PLC yang sesuai dengan kebutuhan. Metode yang telah dilakukan, meliputi: (1) pembuatan desain sistem pengukuran dan kontrol USSA FT-01 dalam bentuk diagram instrumentasi, (2) penentuan skala engineering unit sinyal pengukuran yang dipakai, (3) pembuatan desain sistem alarm, (4) pembuatan desain pengontrolan level air tangki, temperatur cooler, temperatur heater, menerjemahkan ke dalam bahasa program ladder diagram, dan men-download program ladder diagram ke PLC, (5) pembuatan program HMI dan pengkomunikasian antara HMI dan PLC, (6) pembuatan desain dan perakitan (electrical wiring) panel USSA FT-01, (7) pembuatan prosedur pengoperasian fasilitas uji USSA FT-01. Terdapat deviasi pembacaan temperatur, level, pressure, dan flow antara sinyal simulator dan PLC. Deviasi ini disebabkan oleh tingkat ketelitian I/O PLC yang berbeda dengan simulator sinyal, proses perhitungan sinyal, dan keterbatasan display HMI. Respon pengontrolan pada level tangki dan temperatur cooler menyebabkan process variable yang berosilasi karena menggunakan jenis on-off control. Respon pengontrolan temperatur heater memungkinkan process variable stabil mendekati setpoint karena menggunakan jenis PID control. Berdasarkan hasil commisioning maka dapat disimpulkan, bahwa (1) Sistem pengukuran dan pengontrolan pada USSA FT-01 berbasis PLC diperoleh melalui beberapa tahap yaitu: pembuatan desain sistem pengukuran dan pengontrolan, penerjemahan sistem ke dalam program ladder diagram, pembuatan program HMI, pembuatan desain dan perakitan panel kontrol USSA FT-01; (2) dengan, (2.a) Setiap pengkuran memiliki deviasi yang disebabkan oleh keterbatasan ketelitian pengukuran; (2.b) Respon pengontrolan on dan off ini menghasilkan proses variable berosilasi; (2.c) Respon pengontrolan jenis PID dapat mengeliminasi process variable yang berosilasi jika dilakukan tuning respon PID yang tepat.
OPTIMALISASI JUMLAH SLOT ROTOR PADA DESAIN MOTOR INDUKSI 100 KW TIPE ROTOR BELITAN Muhidin .
JUTEKS Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Department of Elektro Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.5 KB) | DOI: 10.32832/juteks.v5i1.2343

Abstract

KONSTRUKSI ROTOR MAGNET PERMANEN FLUKS RADIAL UNTUK ALTERNATOR FASE TUNGGAL Arief Goeritno; Alfian Hidayat
JUTEKS Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Department of Elektro Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.725 KB) | DOI: 10.32832/juteks.v3i2.330

Abstract

KONTRUKSI ROTOR MAGNET PERMANEN FLUKS RADIAL UNTUK ALTENATOR FASE TUNGGAL. Telah dibuat konstruksi rotor magnet permanen fluks radial untuk alternator fase-tunggal, melalui perolehan: 1) konstruksi rotor dengan magnet permanen fluks radial untuk alternator fase tunggal, 2) daya mekanis penggerak mula, 3) pengukuran kinerja alternator tanpa beban, dan 4) pengukuran kinerja alternator berbeban. Metode penelitian yang dilakukan pada tahapan pembuatan rotor, yaitu: (a) pembuatan pola rumah magnet, (b) pembuatan pola poros rotor, (c) pengukuran dimensi rotor, (d) pengerjaan rumah magnet dan poros rotor, dan (e) pemasangan magnet permanen pada rumah magnet. Langkah-langkah untuk perolehan daya mekanis penggerak mula, adalah: (a) rakitan rotor dan stator, dan (b) daya mekanis teoritis penggerak mula. Tahapan dalam pengukuran dan perhitungan kinerja alternator tanpa beban meliputi: (a) penggunaan penggerak mula, (b) koneksi penggerak mula ke poros rotor alternator, dan (c) nilai putaran poros, tegangan terminal, dan frekuensi alternator. Tahapan dalam pengukuran kinerja alternator berbeban meliputi: (a) pengukuran kinerja alternator berbeban tanpa pengontrolan putaran, dan (b) pengukuran kinerja alternator berbeban dengan pengontrolan putaran. Konstruksi rotor magnet permanen dilakukan dengan pembuatan pola rumah magnet pada rotor, agar dapat untuk penempatan jumlah maksimum magnet permanen yang berjumlah 12 (dua belas) dalam alur magnet. Hal itu didasarkan kepada keberadaan dimensi magnet permanen yang tersedia di pasaran. Ukuran alur tempat magnet, adalah 17 mm (lebar), 5 mm (tebal), dan 40 mm (panjang), sehingga diperoleh jarak antar setiap magnet 5,5 mm. Panjang rotor sesuai panjang inti stator (stator core). Panjang pola poros rotor sebesar 210 mm, terdiri atas tiga bentuk dengan dimensi berbeda. Diameter poros rotor dibuat dengan 3 ukuran yang berbeda, diantaranya 1 bagian dengan diameter 30 mm (panjang 60 mm) berfungsi sebagai dudukan rumah magnet, 2 bagian dengan diameter 20 mm (panjang 12 mm) berfungsi sebagai dudukan bearing, dan 2 bagian dengan diameter 19,4 mm (panjang 63 mm) berfungsi sebagai kopel ke penggerak mula dan dapat digunakan untuk tempat kipas jika diperlukan. Diameter rotor berdasarkan diameter dalam inti stator yang tersedia (87 mm), sedangkan panjang rotor mengacu pada panjang magnet permanen dan lebar inti stator. Diameter rotor harus lebih kecil dari diameter dalam stator dengan tujuan, agar diperoleh celah udara (air gap) antara inti rotor dan inti stator. Diameter inti rotor diperoleh sebesar 85 mm, sehingga diperoleh selisih 2 mm sebagai celah udara untuk dua sisi yang berseberangan. Pengukuran keliling rotor untuk penentuan letak magnet permanen dan ukuran alur-alur sebagai rumah magnet.
PERENCANAAN TEKNIS JARINGAN DISTRIBUSI TEGANGAN RENDAH DI RT.28/RW.08 DESA HAMBALANG KECAMATAN CITEUREUP- KAB.BOGOR Fithri Muliawati, M.T.; Opa Mustopa
JUTEKS Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Department of Elektro Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.594 KB) | DOI: 10.32832/juteks.v1i2.752

Abstract

Page 3 of 14 | Total Record : 139