cover
Contact Name
Zainun Misbah
Contact Email
jurnaldikmensus@gmail.com
Phone
+6281385279099
Journal Mail Official
jurnaldikmensus@gmail.com
Editorial Address
Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kompleks Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Gedung D Lantai 12
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Guru Dikmen & Diksus
ISSN : 2655481X     EISSN : 27236404     DOI : https://doi.org/10.47239/jgdd.v1i1.12
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Guru Dikmen dan Diksus merupakan wahana saling bertukar pandangan dan pengalaman bagi guru dan pemerhati pendidikan untuk meningkatkan mutu guru dan mutu pendidikan pada jenjang pendidikan menengah dan pendidikan khusus. Tema-tema pengembangan pendidikan yang dapat diterbitkan diantaranya adalah 1). Pendidikan Inklusif; 2). Penguatan Pendidikan Karakter; 3). Gerakan Literasi di Sekolah; 4). Inovasi Pembelajaran; 5). Manajerial dan Kepemimpinan Pembelajaran. 6). Pengawasan.
Articles 166 Documents
KEMAMPUAN ANAK AUTIS DALAM MEMBUAT KALIMAT SEDERHANA DENGAN MENGGUNAKAN KARTU BERGAMBAR Sri Sadono
Jurnal Guru Dikmen dan Diksus Vol. 4 No. 1 (2021): Januari - Juni 2021
Publisher : Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47239/jgdd.v4i1.114

Abstract

This study aims to determine whether the use of pictorial card media increases students' ability to make simple sentences. This research was arranged by the Classroom Action Research method. The research subjects were Grade IV SLB students, Prof. Dr. Sri Soedewi MS, SH Jambi consisting of 1 student. The procedure of the research is guided by the design of the classroom action research sepiral from Kemmis and McTaggart which includes four stages, namely planning, action, observation and reflection. Data collection uses observation documents, and interviews. After analyzing the research data, the scores obtained by students in cycle I obtained a score of 47, including the medium criteria. After getting the treatment of cycle II action with a picture card game, a score of 68 was included, including high criteria. So it can be concluded that the pictorial card media can improve the ability to make simple sentences.
PEMANFAATAN MICROSOFT TEAMS DENGAN TEKNIK EVALUASI DIRI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR I Made Nuryata
Jurnal Guru Dikmen dan Diksus Vol. 4 No. 1 (2021): Januari - Juni 2021
Publisher : Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47239/jgdd.v4i1.116

Abstract

This research aims (1) Improving Automotive Engineering Image learning outcomes of grade X TKRO2 students of SMKN 3 Singaraja, Academic Year 2020/2021 through the utilization of Microsoft Teams with self-evaluation techniques, (2) Knowing the responses of grade X TKRO2 students of SMKN 3 Singaraja, Academic Year 2020/2021 towards the utilization of Microsoft Teams with self-evaluation techniques in Automotive Engineering Image subjects. The objects of this research were: (1) learning outcomes in the aspects of knowledge, attitudes and skills, (2) students’ responses to the utilization of Microsoft Teams with self-evaluation techniques. The data collection techniques used were written tests, performance tests, observations and questionnaires. In the first cycle, the average of students’ learning outcomes in the knowledge aspect was 66.25, the skills aspect was 75.25 and the attitude aspect was in Good category. In the second cycle, students with subjects understanding level less than 70% were given guidance through personal chat on Microsoft Teams. The average of learning outcomes in the knowledge aspect was 76.39 increased 15.3%, the skills aspect was 76.81 increased 2,1% and the attitude aspect was in Good category. Students’ responses to the utilization of Microsoft Teams with self- evaluation technique was categorized very good 39%, good 50% and quite good 11%. The conclusions of this research are: (1) The utilization of Microsoft Teams with self-evaluation techniques can improve learning outcomes of grade X TKRO2 students of SMKN 3 Singaraja, Academic Year 2020/2021. (2) The responses of grade X TKRO2 students to the utilization of Microsoft Teams with self-evaluation techniques in learning Automotive Engineering Image, Academic Year 2020/2021 is categorized Good.
PEMANFAATAN APLIKASI “GEMBIRA” UNTUK MELATIH KEPEKAAN BUNYI DAN SUARA BAGI SISWA TUNARUNGU Ade Putri Sarwendah
Jurnal Guru Dikmen dan Diksus Vol. 3 No. 2 (2020): Juli - Desember 2020
Publisher : Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47239/jgdd.v3i2.133

Abstract

Pembelajaran program kompensatoris bagi siswa tunarungu yakni Pengembangan Komunikasi Persepsi Bunyi dan Irama (PKPBI) ditujukan untuk mengoptimalkan potensi siswa tunarungu berupa kepekaan sisa pendengaran dan kepekaan vibrasi. Sebagai upaya melatih siswa tunarungu dalam mengoptimalkan kepekaan sisa pendengaran, dibutuhkan media pembelajaran yang kreatif, salah satunya dengan Aplikasi GEMBIRA (Mengenal Ragam Bunyi dan Suara). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan Aplikasi GEMBIRA dalam melatih kepekaan terhadap bunyi dan suara bagi siswa tunarungu jenjang sekolah dasar kelas 1 di SLB Negeri Balikpapan. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan melibatkan sampel sebanyak 7 siswa tunarungu pada jenjang SDLB Kelas 1 Tunarungu tahun ajaran 2019/2020. Data dianalisis dengan menggunakan pendekatan Single Subject Research (SSR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pembelajaran menggunakan aplikasi GEMBIRA ini menjadi sangat fleksibel karena dapat dilakukan dimana saja serta kapan saja, (2) aplikasi GEMBIRA memudahkan guru dalam menemukan berbagai bunyi latar belakang sebagai media pembelajaran untuk melatihkan kompetensi mengenal bunyi latar belakang pada siswa tunarungu, (3) fitur yang menarik dalam aplikasi GEMBIRA meningkatkan motivasi dan minat belajar PKPBI siswa tunarungu jenjang SDLB kelas 1. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan media pembelajaran berbasis digital dapat memberikan manfaat bagi keberlangsungan proses pembelajaran yang lebih variatif.
Percaya Listrik Paringin; Program Edukatif Re-Instalasi Cahaya Listrik Paringin izuddin syarif
Jurnal Guru Dikmen dan Diksus Vol. 4 No. 1 (2021): Januari - Juni 2021
Publisher : Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

As a vocational school, the learning system should combine the technical competencies and interpersonal skills of students. For electricity engineering students, the work field is service-oriented. The condition of the Covid-19 pandemic, which made face-to-face learning directed in online mode, was deemed inappropriate for practical use of vocational school students. Through Percaya Listrik Paringin Program, students in grade XI of the Electrical Power Installation Engineering at SMKN 1 Paringin are formed in teams of 2-3 people whose domicile is close together under the guidance of grade XII. The team will work on a lighting installation project in his neighborhood. The final assessment of the project is divided into 2, namely competence and customer satisfaction. All face-to-face activities are limited and replaced by information technology. 22 teams were formed to target 22 houses with 45 light points and 22 sockets points. All activities were carried out from March - May 2020. The program gave 100% results the team was declared to have completed the competency assessment. While customers are satisfied with a mean score of 4.85. The economic impact that is felt is the practicum material that schools no longer need to pay for and free installation services for customers.
MEDIA ALBUM FOTO UNTUK MELATIH KEMAMPUAN OTAK KIRI DAN OTAK KANAN SISWA TUNAGRAHITA Eka Sari Lukitawati
Jurnal Guru Dikmen dan Diksus Vol 3 No 1 (2020): Januari-Juni 2020
Publisher : Direktorat Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47239/jgdd.v3i1.135

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bagaimana pengembangan media album foto dapat melatih kemampuan otak kiri dan otak kanan siswa tunagrahita. Penelitian menggunakan model penelitian Thiagarajan atau di singkat 4D, terdiri dari Define, Design, Develop, dan Disseminate. Penelitian ini dilakukan di SLB Negeri Kota Tegal dengan subjek siswa tunagrahita kelas satu. Pengumpulan data melalui tes dan non-tes dengan menggunakan instrumen uji kelayakan produk dan tes kemampuan. Analisis data menggunakan teknik analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media album foto ini layak digunakan untuk melatih kemampuan otak siswa tunagrahita dengan nilai kontribusi dari penggunaan media sebesar 31,6% untuk kemampuan otak kiri dan 37, 3% untuk kemampuan otak kanan.
HUBUNGAN TINGKAT KESEJAHTERAAN GURU DENGAN SEMANGAT KERJA GURU Raudhah Raudhah
Jurnal Guru Dikmen dan Diksus Vol. 3 No. 2 (2020): Juli - Desember 2020
Publisher : Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47239/jgdd.v3i2.151

Abstract

Penelitian kuantitatif korelasional ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat kesejahteraan guru dengan semangat kerja guru. Populasi penelitian adalah guru-guru SMA sederajat dengan subjek penelitian 50 orang guru tersebar di wilayah provinsi Riau dan Jawa Barat yang diperoleh dengan teknik sampling accidental. Instrumen penelitian berbentuk angket terdiri dari 20 item pertanyaan, 10 item pertanyaan untuk variabel kesejahteraan, dan 10 item pertanyaan untuk variabel semangat kerja, setiap item memiliki 4 skala pilihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesejahteraan guru dengan kategori tidak sejahtera 4%, kurang sejahtera 48%, sejahtera 40% dan sangat sejahtera 8%. Untuk semangat kerja guru untuk kategori semangat dalam bekerja 34% dan sangat semangat dalam bekerja 66%. Sedangkan dari nilai korelasi terdapat pengaruh kesejahteraan terhadap semangat kerja guru sebesar 2.18%, dan untuk meningkatkan semangat kerja guru 1 unit dapat dilakukan dengan cara meningkatkan kesejahteraan guru 0.09 unit. Untuk hubungan tingkat kesejahteraan guru dengan semangat kerja guru ditemukan koefisien korelasi searah yaitu 0.147. Dapat disimpulkan hubungan tingkat kesejahteraan guru dengan semangat kerja guru masih sangat rendah namun bersifat positif, yang bermakna tingkat kesejahteraan guru dapat mempengaruhi semangat kerja guru namun tidak signifikan.
PROJECT BASED LEARNING TERINTEGRASI STEM UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN KERJA ILMIAH SISWA Aris Sugiharto
Jurnal Guru Dikmen dan Diksus Vol. 3 No. 2 (2020): Juli - Desember 2020
Publisher : Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47239/jgdd.v3i2.152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kerja ilmiah siswa dengan menggunakan model Project Based Learning terintegrasi STEM dengan media akuaponik pada materi pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus di kelas XII MIPA-3 SMA Negeri 1 Rawalo pada materi pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup dengan media akuaponik. Aspek keterampilan kerja ilmiah siswa yang diamati adalah keterampilan mengajukan pertanyaan, merencanakan percobaan, melakukan pengamatan, menggunakan alat/bahan, menganalisis hasil percobaan, membuat kesimpulan, menyusun laporan percobaan, dan keterampilan presentasi. Pada siklus I terjadi kenaikan keterampilan ilmiah kerja siswa sebesar 13,79%, sedangkan pada siklus II terjadi kenaikan sebesar 41,38%. Selain keterampilan kerja ilmiah, pengetahuan konsep siswa juga meningkat sebesar9,62%. Simpulan dari penelitian ini bahwa penerapan model Project Based Learning terintegrasi STEM dengan media akuaponik dapat meningkatkan keterampilan ilmiah siswa. Model Project Based Learning terintegrasi STEM dengan media akuaponik dapat dijadikan alternatif model pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan ilmiah siswa pada materi pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING BERBASIS TIK UNTUK MENINGKATKAN BELAJAR SENI BUDAYA Syahrial Alamsyah Simatupang
Jurnal Guru Dikmen dan Diksus Vol. 3 No. 2 (2020): Juli - Desember 2020
Publisher : Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47239/jgdd.v3i2.158

Abstract

Pembelajaran seni budaya menggunakan media konvensional dirasakan siswa sangat membosankan sehingga perlu dikaji inovasi model pembelajaran Mind Mapping yang berbasis TIK. Tujuannya untuk mengetahui model Mind Mapping berbasis TIK untuk meningkatkan belajar seni budaya. Penelitian menggunakan model 4D terdiri 4 tahap yaitu Define, Design, Development, dan Disseminate. Dilaksanakan di SMK Negeri 1 Badiri selama 2 bulan Tahun 2019. Populasi penelitian adalah seluruh kelas X dan sampel difokuskan kelas X OTKP dan X TKJ. Data diperoleh dari penilaian validasi ahli, angket respon peserta didik, hasil tes tertulis dan presentasi serta dokumentasi. Data dikumpulkan dan dianalisis berdasarkan validasi ahli, respon peserta didik, hasil belajar secara deskriptif kuantitatif. Analisis datanya menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian ini: 1) Model pembelajaran Mind Mapping berbasis TIK dikategorikan sangat baik melalui validasi ahli; 2) Respon peserta didik pada ujicoba terbatas dan ujicoba operasional dikategorikan sangat baik; dan 3) Hasil belajar dicapai meningkat. Nilai tes tertulis kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol sedangkan nilai tugas presentasi kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol; 4) Efektivitas pembelajaran Mind Mapping berbasis TIK dengan sangat efektif dapat meningkatkan hasil belajar seni budaya.
PERRSEPSI SISWA TERHADAP PENGGUNAAN CORPUS TOOLKIT DALAM PEMBELAJARAN GRAMMAR BAHASA INGGRIS Abdul Muis Muhyidin
Jurnal Guru Dikmen dan Diksus Vol. 4 No. 1 (2021): Januari - Juni 2021
Publisher : Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

English grammar learning has been widely used through deductive teaching grammar. Students were trained to be introduced by knowing grammar patterns. Thus they were stimulated to memorize them. However, English learning grammar needs to be equipped with the real language used. It could be bridged by spoken corpus. As the spoken corpus is under-explored, this present research aimed at exploring students' perceptions toward the implementation of the spoken corpus in English grammar learning applied in the Vocational English classroom. The research involved the students from electrical engineering as research participants. Six students out of thirty-six were agreed to be interviewed. The basic interpretative study used as the design of this research as the students explored their learning experiences. The result illustrated that corpus toolkit mediated students actively engaged, delighted, and enthusiastic in learning grammar; spoken English words used in learning grammar through the corpus toolkit motivated students to speak English; the corpus toolkit met the students need to learn during the COVID-19 pandemic. The implications of this present research while the Pandemic situation potentially contributed to the students having accessible learning and met their needs during the COVID-19 pandemic.
PENERAPAN MODEL SOLE BERBANTUAN WHATSAPP DAN PROJECT WORK PADA MASA PANDEMI COVID-19 MUHTAR MUHTAR
Jurnal Guru Dikmen dan Diksus Vol. 4 No. 1 (2021): Januari - Juni 2021
Publisher : Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47239/jgdd.v4i1.200

Abstract

The covid-19 pandemic has an impact on face-to-face lerning in class to learning from home using online and/or offline methods. The research aims to determine the implementation of learning through WhatsApp media, apply the SOLE (self organized learning environmant) methode in learning and carry out learning with project work in class X SMKN 6 Palu. Primary data were obtained from students' responses through written tests and secondary data from online and offline assigment portofolios. Activities using WhatsApp media include group division, task information, disciussions, tecnical guidance/steps for completing tasks and sharing relevant learning resource links, the SOLE model is implemented by implementing stimulation question steps, group division, investigation, monitoring, presentation, and evaluation/reflection. Offline learning with projects following preparation, implementation, and results. The results show that the application of the SOLE model assisted by WhatsApp media encourages students to learn actively so that learning objectives are achieved, SOLE models develop higher-order thinking, task completion strategis, and dept of learner knowledge and project learning, enhacing dicipline, coorporation, responsibility, and performance aspects of learners.

Page 11 of 17 | Total Record : 166