Articles
166 Documents
MEMBUKA PELUANG KEWIRAUSAHAAN TUNARUNGU MELALUI PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MODUL “TAPIS”
rusnaili rusnaili
Jurnal Guru Dikmen dan Diksus Vol. 4 No. 1 (2021): Januari - Juni 2021
Publisher : Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47239/jgdd.v4i1.201
Education level in SMALB aims to prepare deaf students to challenges after graduating from school. One of the skills that deaf students is souvenir skills. In the SLB N Metro, the source book or special module for souvenir skills is not yet available. To make it easier for students to make souvenirs and understanding steps of the activities, they can use module. The purpose of this study was to determine the entrepreneurial abilities of deaf students of class XII SMALB, arranging a draft of the Tapis module, determine the results of module validation and responses to modules from students. The method in this research is descriptive research and development approach. The research stage is preliminary, development and testing. The research informants were three students and five validators. The data collection techniques used observation, interview and documentation. The research results obtained data from the entrepreneurial abilities of deaf students after using the module has increased of the score. The initial draft of the module consists of 4 chapters, after being validated the module is revised into 3 chapters and changes more interest title. The students' responses included easy to read modules, attractive pictures, make it easier to make souvenir brooches. The skilled “TAPIS” module for making innovative souvenirs was successfully developed using good validation results and the module user responses could understand the contents of the module.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA TEKS HORTATORY EXPOSITION MENGGUNAKAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN PRESENTASI BERBANTUAN FILM
Lestari Ambar Sukesti
Jurnal Guru Dikmen dan Diksus Vol. 3 No. 2 (2020): Juli - Desember 2020
Publisher : Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47239/jgdd.v3i2.239
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara teks hortatory exposition peserta didik kelas XI.IPA.1 SMAN 1 Bergas melalui Problem Based Learning (PBL) dengan Presentasi Berbantuan Film. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas selama dua siklus, yaitu Siklus I dan Siklus II yang masing-masing dilaksanakan dalam dua pertemuan. Subjek pada penelitian ini 32 peserta didik yang terdiri dari 23 perempuan dan 9 laki-laki. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes performa, observasi, dan dokumen. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa penggunaan PBL dengan presentasi berbantuan film dapat meningkatkan proses pembelajaran pada siklus I sedangkan pada siklus II proses pembelajaran meningkat dengan sangat baik. Hasil tes keterampilan berbicara pada siklus I cukup baik sedangkan pada siklus II meningkat menjadi kategori baik. Perubahan tingkah laku yang berupa sikap berpikir kritis cukup baik pada siklus I dan meningkat menjadi baik pada siklus II demikian pula dengan kreativitas peserta didik cukup baik pada siklus I dan meningkat menjadi baik pada siklus II. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan PBL dengan presentasi berbantuan film dapat meningkatkan proses pembelajaran teks hortatory exposition, kemampuan berbicara, dan perilaku peserta didik. Rekomendasi meningkatkan efektifitas penggunaan PBL dengan presentasi berbantuan film yaitu dengan melakukan sesi tanya jawab yang dipimpin oleh seorang moderator.
PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISME SIFAT KOLIGATIF LARUTAN BERORIENTASI GREEN CHEMISTRY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR
Riyanti Riyanti
Jurnal Guru Dikmen dan Diksus Vol. 3 No. 2 (2020): Juli - Desember 2020
Publisher : Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47239/jgdd.v3i2.245
Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar kimia sifat koligatif larutan berorientasi green chemistry melalui pembelajaran model konstruktivisme pada siswa SMAN 1 Bangsri. Metode penelitian yang dilakukan adalah penelitian Tindakan kelas yang dilaksanakan di kelas XII IPS1 SMAN 1 Bangsri yang merupakan pelajaran lintas minat tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian tindakan kelas menggunakan 2 siklus dengan jumlah siswa 38. Penerapan model pembelajaran menggunakan bahan ajar/LKS konstruktivisme dan pada saat praktikum berorientasi green chemistry. Hasil penelitian yang diperoleh melalui observasi yang mengamati aktifitas siswa dan guru pada siklus I dan II menunjukkan hasil sebesar 2,63 (kurang baik) dan 3,21 (baik). Sedangkan hasil belajar yang diamati berupa kognitif, afektif, psikomotorik, dan menggunakan angket tentang aktivitas pembelajaran dengan hasil belajar kognitif dari siklus I ke II yaitu kriteria baik, aspek afektif menunjukkan kriteria sangat baik, dan psikomotorik kriteria sangat baik. Kesimpulannya adalah model pembelajaran konstruktivisme terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada sifat koligatif larutan berorientasi green chemistry. Untuk meningkatkan hasil belajar lebih optimal lagi diperlukan adanya bahan ajar/LKS yang memadai disertai dengan mendengar respon anak.
PENGGUNAAN MODEL TGT DENGAN MEDIA BARCODE SCANNER UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI SISWA
Subadi Subadi
Jurnal Guru Dikmen dan Diksus Vol 3 No 1 (2020): Januari-Juni 2020
Publisher : Direktorat Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47239/jgdd.v3i1.256
Pembelajaran sejarah di era digital menghadapi tantangan berat, karena persepsi siswa materi pembelajaran dapat dengan mudah dicari di internet. Tujuan penulisan praktik baik ini adalah untuk meningkatkan motivasi, mempergunakan kemajuan teknologi untuk alat bantu pembelajaran, menghindari kegiatan negatif penggunaan android/HP, meningkatkan kreativitas siswa dan pembelajaran yang menyenangkan. Pengumpulan data dilakukan dengan melalui dokumen diantaranya dari daftar nilai hasil belajar siswa, daftar hadir, daftar keaktifan siswa, silabus, RPP, hasil kuesioner/survey motivasi dan minat serta pengamatan secara langsung dan pengalaman praktik-praktik baik. Lokasi praktik baik di SMAN 1 Matauli Pandan melibatkan siswa kelas XII IPA10 berjumlah 24. Dengan mengubah model pembelajaran dengan Team Game Tournament (TGT) menggunakan media HP android dengan aplikasi barcode scanner diperoleh hasil bahwa siswa yang termotivasi dan tertantang belajar sebanyak 21 siswa dari 24 siswa atau sebesar 87,5%. Siswa yang mengantuk menjadi tidak ada karena semua siswa terlibat dalam permainan menggunakan media barcode scanner. Namun demikian tidak ada satupun siswa yang menyatakan tertarik dan berminat menjadi sejarawan. Hasil belajar dengan media barcode scanner menunjukkan siswa yang tuntas belajar sejarah sebesar 92% atau 22 siswa, dan yang belum tuntas 8% atau 2 siswa memperoleh nilai kurang dari 75. Hasil belajar siswa meningkat dengan rata-rata kelas 84,25.
HAYAGUCHI KOTOBA UNTUK MELATIH PELAFALAN BAHASA JEPANG
Herlina Putri Handayani
Jurnal Guru Dikmen dan Diksus Vol. 3 No. 2 (2020): Juli - Desember 2020
Publisher : Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47239/jgdd.v3i2.257
Bahasa Jepang merupakan bahasa yang memiliki cara baca yang sama dengan tulisannya. Meskipun demikian, banyak peserta didik tidak mampu melafalkan kosakata maupun kalimat dalam bahasa Jepang dengan pelafalan yang tepat. Pelafalan dalam bahasa Jepang sangat menentukan perbedaan arti. Ketepatan dalam pelafalan sangat dibutuhkan agar menghasilkan komunikasi yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk membiasakan peserta didik melafalkan berbagai kosakata bahasa Jepang serta meningkatkan ketepatan pelafalannya. Peserta didik menggunakan beberapa sampel hayaguchi kotoba sebagai bahan latihan. Alat yang digunakan adalah smartphone yang di dalamnya terdapat aplikasi voice recorder. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X Akomodasi Perhotelan 1 SMKN Kesehatan dan Pariwisata Bangkinang yang berjumlah 20 orang. Peserta didik terdiri dari 9 orang perempuan dan 11 orang laki-laki. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus di mana setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah peserta didik mulai terbiasa dengan berbagai kosakata bahasa Jepang serta ketepatan pelafalan peserta didik semakin meningkat dari siklus I ke siklus II dengan menggunakan hayaguchi kotoba.
AUGMENTED MARITIME: INOVASI MEDIA PEMBELAJARAN MENINGKATKAN LITERASI KEMARITIMAN ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0
Robi Sandita
Jurnal Guru Dikmen dan Diksus Vol. 3 No. 1 (2020): Januari-Juni 2020
Publisher : Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47239/jgdd.v3i1.259
Media pembelajaran merupakan alat atau perantara yang berfungsi untuk memudahkan proses belajar mengajar agar komunikasi antara guru dan siswa lebih efektif. Hal ini dapat memudahkan siswa menerima dan memahami pelajaran serta menanggulangi masalah kebutuhan dan karakteristik belajar siswa yang berbeda-beda. Masuknya pembelajaran abad 21 ditandai dengan perubahan era revolusi industri 4.0 yang berdampak pada pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan. Peserta didik yang sudah terbiasa dengan arus informasi dan teknologi memberikan tantangan bagi guru dalam mengembangkan media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa di era digital. Dewasa ini berkembangnya media pembelajaran yang menarik dan interaktif namun dinilai belum efektif dalam menyampaikan materi pembelajaran yang sifatnya benda/mesin serta jarang ditemui oleh siswa khususnya pada bidang materi perkapalan di SMKN 10 Padang. Adanya media AR Ensiklopedia Maritime Ship akan menyuguhkan materi jenis perkapalan yang seolah nyata dengan benda yang dipelajari. AR Ensiklopedia Maritime Ship dikembangkan untuk menjawab tantang revolusi industri 4.0 dalam dunia pendidikan. Metode dalam penelitian ini adalah metode pengembangan R&D dengan menggunakan model ADDIE pada tahap penelitian Shop ini dibatasi tanpa mencapai langkah implementasi (praktikalitas). Media ini dirancang dan dikembangkan dengan menggunakan aplikasi berbasis android dalam pembelajaran. Bentuk dari media ini akan menyuguhkah materi tentang jenis perkapalan di Indonesia dalam bentuk tiga dimensi yang nyata dengan berbantuan buku bergambar sebagai marker. Media ini dibutuhkan oleh guru dan siswa sebagai inovasi pembelajaran kemaritiman serta mengatasi masalah perbedaan karakteristik belajar siswa yang berbeda-beda serta menjawab tantangan guru di era pendidikan revolusi industri 4.0.
DESAIN BUKU IQRO’ TIGA DIMENSI BERBASIS ASOSIASI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA AL QURAN ANAK TUNAGRAHITA
Mauludatul Karimah
Jurnal Guru Dikmen dan Diksus Vol. 3 No. 2 (2020): Juli - Desember 2020
Publisher : Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47239/jgdd.v3i2.261
Buku iqro’ ini didesain khusus bagi anak tunagrahita ringan untuk membantu mereka belajar membaca Alquran. Penelitian ini bertujuan menghasilkan buku iqro’ tiga dimensi berbasis asosiasi untuk anak tunagrahita ringan serta untuk menguji kelayakan buku iqro’ tiga dimensi berbasis asosiasi ini. Desain penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menerapkan model Borg & Gall. Prosedur pengembangan Borg & Gall terdiri dari 10 langkah, akan tetapi dalam penelitian ini hanya menggunakan 7 langkah. Penentuan tingkat kelayakan buku iqro’ tiga dimensi ini berdasarkan uji validasi para ahli dan uji coba empiris kepada anak tunagrahita ringan. Hasil dari penelitian ini adalah terciptanya produk buku iqro’ tiga dimensi berbasis asosiasi yang terdiri dari 4 jilid buku yaitu: (1) buku jilid 1 berisi tentang materi pengenalan huruf hijaiyah, (2) buku jilid 2 tentang huruf gandeng, (3) buku jilid 3 tentang pengenalan harokat, dan (4) buku jilid 4 tentang huruf mati atau sukun. Kelayakan produk buku iqro’ ini menurut ahli materi dinilai layak (dengan persentase 85%), dan menurut ahli desain sangat layak (dengan persentase 87,69%). Sedangkan kelayakan berdasarkan uji empiris menyatakan bahwa anak tunagrahita ringan sangat merespon baik/ sangat layak terhadap buku iqro’ tiga dimensi berbasis asosiasi ini (dengan persentase 92%-96%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa produk ini layak digunakan berdasarkan validasi ahli desain dan validasi ahli materi serta uji empiris. Hasil observasi diperoleh data bahwa anak tunagrahita ringan sangat tertarik dengan buku iqro’ tiga dimensi berbasis asosiasi ini, akan tetapi produk ini masih memerlukan penyesuaian asosiasi yang lebih tepat bagi anak tunagrahita ringan.
PELATIHAN KETERAMPILAN SOSIAL MODEL REMAJA KUAT DALAM PENANGANAN KORBAN CYBERBULLYING
Nur Handayani
Jurnal Guru Dikmen dan Diksus Vol. 3 No. 2 (2020): Juli - Desember 2020
Publisher : Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47239/jgdd.v3i2.262
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas program keterampilan sosial dengan menggunakan model Remaja Kuat dalam menangani korban cyberbullying dan mengetahui perbedaan efektivitas program keterampilan sosial Remaja Kuat antara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental, dengan metode penelitian quasi eksperimen atau eksperimen semu, dengan desain penelitian pre-test and post-test with control group design. Jumlah sampel 24 responden dengan teknik total sampling (12 intervensi dan 12 kontrol dengan random sampling). Kelompok intervensi diberikan intervensi berupa pelatihan Remaja Kuat dan tidak melibatkan perlakuan pada kelompok kontrol (untreated control group design). Pengukuran dilakukan dengan membandingkan skor harga diri peserta pada saat pretest dan posttest antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa program Remaja Kuat secara signifikan dapat meningkatkan harga diri korban cyberbullying pada kelompok eksperimen dibandingkan dengan kelompok kontrol. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa terdapat efektivitas pelatihan Remaja Kuat dalam menangani korban cyberbullying. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa Program Remaja Kuat secara signifikan dapat meningkatkan harga diri korban cyberbullying pada kelompok eksperimen dibandingkan dengan kelompok kontrol. Rekomendasi penelitian ini adalah perlunya meningkatkan efektivitas program penanganan korban cyberbullying dan korban bullying.
ENTREPRENEURSHIP BUILDING BERBASIS INSTAGRAM SOLUSI PEMBELAJARAN KREATIF DI TENGAH PANDEMI COVID-19
Dwi Ermavianti Wahyu Sulistyorini
Jurnal Guru Dikmen dan Diksus Vol. 4 No. 1 (2021): Januari - Juni 2021
Publisher : Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47239/jgdd.v4i1.378
Guru dan siswa dihadapkan dalam pembelajaran jarak jauh, mata pelajaran produktif merupakan pembelajaran praktik yang membuat guru harus berpikir kreatif agar siswa tetap dapat melaksanakannya di rumah. Kesulitan yang dialami selama kegiatan belajar secara daring ini antara lain; 1) pembelajaran praktik Produk Kreatif dan Kewirausahaan terkendala daring; 2) siswa sering terkendala kuota dan sinyal; 3) tidak semua media sosial dapat memuat video/ gambar interaktif yang dapat merekam kegiatan yang dilakukan siswa; 4) pengumpulan tugas siswa tidak tepat waktu. Solusi pembelajaran yang dilakukan guru yakni dengan mengimplementasikan model pembelajaran blended learning berbasis Instagram pada siswa kelas XII Tata Kecantikan 2 sebanyak 27 orang. Model blended learning adalah pembelajaran yang menggabungkan berbagai teknologi berbasis web untuk mencapai tujuan pembelajaran, atau kombinasi dari tatap muka dengan kelas online. Dalam pelaksanaannya guru menggunakan media sosial sebagai penunjang pembelajaran yakni Instagram. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini munculnya dampak positif pada siswa yakni menjadi lebih bertanggung jawab dan disiplin (entrepreneurship) dalam mengikuti pembelajaran secara online maupun offline. Pembelajaran praktik dapat disolusikan dengan praktik di rumah dan dipresentasikan melalui live streaming Instagram, sedangkan efektivitas yang muncul adalah; 1) sebanyak 70% siswa merasa senang karena dapat menjadi solusi praktik di rumah yang diawasi oleh guru secara daring; 2) munculnya rasa tanggung jawab siswa terhadap jadwal praktik yang telah disusun tanpa diperintah atau dipaksa; 3) munculnya rasa mandiri atas pekerjaan atau tindakan praktik yang dilakukan secara daring; 4) pengumpulan tugas siswa yang tepat waktu secara luring.
PENGUASAAN KOSA KATA BAHASA INGGRIS PESERTA DIDIK TUNARUNGU DENGAN METODE MATAHARI
Yuliana Ani Listyaningsih
Jurnal Guru Dikmen dan Diksus Vol. 4 No. 1 (2021): Januari - Juni 2021
Publisher : Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian adalah meningkatkan penguasaan kosa kata Bahasa Inggris peserta didik tunarungu dalam pembelajaran dengan menggunakan Metode Matahari. Metode Matahari adalah metode pembelajaran dengan memberikan lima kosa kata Bahasa Inggris dalam satu hari. Tindakan yang dilakukan secara terkendali dengan hanya memberikan lima kata per hari diharapkan dapat menajamkan ingatan sehingga secara efektif meningkatkan penguasaan kosa kata Bahasa Inggris. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari dua siklus. Masing-masing siklus meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian adalah dua peserta didik tunarungu kelas VIII SLB Tunas Kasih Sedayu. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, tes tertulis, wawancara, dan dokumen. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif, dengan memaparkan penguasaan kosa kata sebelum dan sesudah tindakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan penguasaan kosa kata Bahasa Inggris peserta didik dapat ditingkatkan dengan menggunakan Metode Matahari. Nilai penguasaan kosa kata Bahasa Inggris meningkat dari 40 dan 30 menjadi 80 dan 77.