cover
Contact Name
Zainun Misbah
Contact Email
jurnaldikmensus@gmail.com
Phone
+6281385279099
Journal Mail Official
jurnaldikmensus@gmail.com
Editorial Address
Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kompleks Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Gedung D Lantai 12
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Guru Dikmen & Diksus
ISSN : 2655481X     EISSN : 27236404     DOI : https://doi.org/10.47239/jgdd.v1i1.12
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Guru Dikmen dan Diksus merupakan wahana saling bertukar pandangan dan pengalaman bagi guru dan pemerhati pendidikan untuk meningkatkan mutu guru dan mutu pendidikan pada jenjang pendidikan menengah dan pendidikan khusus. Tema-tema pengembangan pendidikan yang dapat diterbitkan diantaranya adalah 1). Pendidikan Inklusif; 2). Penguatan Pendidikan Karakter; 3). Gerakan Literasi di Sekolah; 4). Inovasi Pembelajaran; 5). Manajerial dan Kepemimpinan Pembelajaran. 6). Pengawasan.
Articles 166 Documents
Pengembangan Bahan Ajar Interaktif Berbasis Stem Mata Pelajaran Produk Kreatif Dan Kewirausahaan Muhammad Arfan
Jurnal Guru Dikmen dan Diksus Vol 5 No 2 (2022): Juli - Desember 2022
Publisher : Direktorat Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses, keefektifan dan respons peserta didik terhadap pengembangan bahan ajar interaktif berbasis STEM mata pelajaran produk kreatif dan kewirausahaan di SMK Negeri 4 Tidore Kepulauan.  Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) yang menggunakan model pengembangan ADDIE dengan langkah-langkah sebagai berikut : 1) Tahap Analisis, 2)Tahap Desain, 3) Tahap Pengembangan 4) Tahap Implementasi dan 5) Tahap Evaluasi.   Subyek dalam penelitian ini adalah ahli, peserta didik dan guru.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan bahan ajar sangat diperlukan untuk meningkatkan keaktifan belajar peserta didik serta tersedianya bahan ajar yang sesuai dengan kompetensi keahlian peserta didik.  Hasil tes secara klasikal peserta didik sudah mencapai KKM. Hal ini berarti bahwa bahan ajar Interaktif berbasis STEM mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan efektif dalam pembelajaran.  Respons peserta didik terhadap bahan ajar interaktif berbasis STEM mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan yaitu menyatakan bahwa bahan ajar tersebut sangat layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran.
CHEMBEABLE (Chemistry Cube Puzzle) Media Pembelajaran Kimia Untuk Peserta Didik Berkebutuhan Khusus Yani Pinta
Jurnal Guru Dikmen dan Diksus Vol 6 No 1 (2023): Januari - Juni 2023
Publisher : Direktorat Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47239/jgdd.v6i1.558

Abstract

SMAS Islam Raudhatul Jannah Payakumbuh belum menjadi sekolah inklusi, namun 10% peserta didiknya berkebutuhan khusus (PDBK). PDBK tersebut diantaranya  slow learner, tuna wicara, low vision dan autisme. Pelaksanaan pembelajaran di kelas masih menggunakan metode yang sama untuk semua peserta didik sehingga pembelajaran belum maksimal bagi PDBK yang berpengaruh pada proses dan hasil belajar PDBK termasuk pembelajaran kimia. Salah satu media pembelajaran kimia dalam kelas inklusi adalah Chembeable (Chemistry Cube Puzzle)/puzzle kubus sistem periodik kimia. Pembuatan media ini memanfaat 6 sisi kubus untuk menyampaikan materi dan tujuan pembelajaran sistem periodik dan kimia unsur untuk PDBK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media Chembeable terhadap hasil belajar dan minat belajar PDBK. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan one group pre test-post test design. Data hasil belajar dianalisis menggunakan N-Gain dan data minat belajar dianalisis dengan persentase keterlaksanaan. Hasil penelitian didapatkan nilai N-Gain 0,78 dengan kategori tinggi dan persentase minat belajar PDBK 90 %. Artinya,  media chembeable meningkatkan hasil belajar dan minat belajar kimia peserta didik berkebutuhan khusus.
Bimbingan Dan Konseling Karir Berdiferensiasi Dalam Kurikulum Merdeka Belajar (Studi Kasus Pada Siswa Kelas XII SMAN 6 Sidrap) Edil Wijaya Nur
Jurnal Guru Dikmen dan Diksus Vol 6 No 1 (2023): Januari - Juni 2023
Publisher : Direktorat Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47239/jgdd.v6i1.570

Abstract

Lebih dari 50 persen alumni empat tahun terakhir SMAN 6 Sidrap tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bentuk program layanan bimbingan dan konseling karir yang dibutuhkan oleh peserta didik di SMAN 6 Sidrap. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, FGD dan dokumentasi. Analisis penelitian menggunakan metode triangulasi data dan peer review. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) hasil kuesioner kebutuhan peserta didik akan layanan BK Karir adalah layanan klasikal dengan rata-rata 8,2 poin, layanan konseling dengan rata-rata 0,8 poin, pamflet dengan rata-rata 4,6 poin, mading karir dengan rata-rata 5,3 poin, narasumber dengan rata-rata 8,9 poin, kunjungan lapangan dengan rata-rata 8,3 poin, website karir dengan rata-rata 3,2 poin, dan kunjungan ke kampus dengan rata-rata 9,0 poin; (2) hasil FGD yang menyimpulkan bahwa merencanakan karir adalah hal sangat penting bagi peserta didik sebelum lulus; peserta didik butuh informasi tentang dunia kuliah dan wirausaha; peserta didik menginginkan bentuk layanan yang lebih bervariatif; peserta didik berpendapat bahwa mereka butuh informasi dari informan profesional secara langsung; membaca adalah hal yang dapat meningkatkan wawasan peserta didik mengenai dunia kampus dan dunia usaha; berkunjung ke tempat atau lokasi industri adalah hal menarik bagi peserta didik untuk dilaksanakan; dan peserta didik merasa bahwa konseling individu tidak terlalu mereka butuhkan untuk informasi karir; (3) Layanan bimbingan dan konseling karir berdiferensiasi yang dibutuhkan oleh peserta didik adalah layanan klasikal yang mengadaptasi pembelajaran berbasis proyek, studi lapangan, menghadirkan narasumber dan melakukan bibliokonseling.
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam Menulis Teks Eksposisi Dengan Pendekatan Berbasis Teks Erni Yulianti
Jurnal Guru Dikmen dan Diksus Vol 5 No 2 (2022): Juli - Desember 2022
Publisher : Direktorat Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47239/jgdd.v5i2.580

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam pengajaran menulis teks eksposisi melalui pendekatan berbasis teks (Genre Based Approach). Penelitian ini mendeskripsikan penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam menggambarkan kegiatan menulis teks peserta didik untuk mengetahui bagaimana proses pembelajaran menulis teks dan untuk mengetahui sikap peserta didik dalam menulis teks melalui pendekatan berbasis teks. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Pangkalpinang dikelas XI. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimen untuk satu kelompok diberikan tes awal dan tes akhir (Creswell, 2008). Data dalam penelitian ini diperoleh dari tes awal dan tes akhir dan kuesioner. Data dari tes awal- tes akhir, untuk mengetahui peningkatan kemampuan menulis teks eksposisi peserta didik dengan menggunakan Match T-tes. Data dari kuesioner, untuk menggambarkan pertanyaan penelitian kedua, dianalisis dengan menggunakan Skala Likert dan dikategorikan ke dalam tiga kategori: Positif, Netral, dan Negatif seperti yang disarankan oleh (Azwar, 2012). Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan signifikan kemampuan menulis peserta didik setelah menerapkan pembelajaran berdiferensiasi dalam menulis teks eksposisi melalui Pendekatan berbasis teks. Peserta didik memahami materi yang dijelaskan dengan baik dan dapat menulis teks eksposisi dengan baik pula dikarenakan peserta didik dapat mengeksplor diri dalam menulis dikarenakan ketertarikan mereka terhadap topik yang dipilih sendiri, kesiapan peserta didik dalam menulis teks serta penerapan pembelajaran berdiferensiasi yang berfokus pada peserta didik melalui pendekatan berbasis teks. Selain itu, data menunjukkan bahwa peserta didik memiliki sikap positif dalam pembelajaran menulis teks eksposisi melalui GBA. Peserta didik berasumsi bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi memfasilitasi mereka dalam proses menulis melalui GBA.
Proyek “ABCD” Sebagai Upaya Penguatan Profil Pelajar Pancasila Andika Syahputra
Jurnal Guru Dikmen dan Diksus Vol 6 No 1 (2023): Januari - Juni 2023
Publisher : Direktorat Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47239/jgdd.v6i1.587

Abstract

Rasa nasionalisme dikalangan peserta didik semakin menurun seiring maraknya pengaruh budaya asing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui proyek “Ayo Budayakan Cinta Daerahmu (ABCD)”. Penelitian dilaksanakan di SMAN Titian Teras H. Abdurrahman Sayoeti. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket dan lembar observasi. Jumlah responden sebanyak 236 peserta didik. Analisis data dilakukan menggunakan mixed methods. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan Profil Pelajar Pancasila dapat diupayakan melalui Proyek “ABCD”. Penguatan Profil Pelajar Pancasila terwujud melalui pengintegrasian konsep Profil Pelajar Pancasila, baik melalui tahapan utama maupun tahapan pelengkap proyek. Proyek ini juga dapat meningkatkan pengetahuan, kecintaan dan kebanggaan akan budaya daerah/lokal. Proyek ABCD memfasilitasi peserta didik untuk menghasilkan ragam seni dan karya yang sesuai dengan minat dan kemampuan mereka yang beragam. Proyek ABCD dapat menjadi opsi bagi guru bimbingan konseling dalam upaya penguatan Profil Pelajar Pancasila dan  membudayakan rasa cinta pada budaya daerah/lokal.
KAJUMANJI Implementasi Pendidikan Inklusif Dengan KAJUMANJI Untuk Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila M Amir
Jurnal Guru Dikmen dan Diksus Vol 6 No 1 (2023): Januari - Juni 2023
Publisher : Direktorat Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47239/jgdd.v6i1.593

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1) mengetahui bagaimana Implementasi pendidikan Inklusif di SMAN 11 Tebo, 2) memaparkan bagaimana KAJUMANJI dapat mewujudkan profil pelajar pancasila, dan 3) memaparkan Bagaimana tantangan Implementasi KAJUMANJI dalam melaksanakan pendidikan Inklusi di SMAN 11 Tebo. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus (case study).  Peneliti bertindak sebagai instrumen penelitian. Data diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data penelitian dianalisis secara interaktif dengan cara reduksi, sajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menemukan bahwa 1) Untuk melaksanakan pendidikan inklusif sekolah melakukan  dua macam modifikasi yaitu modifikasi pada tata tertib kelas dan modifikasi pada kegiatan diluar pembelajaran yang berupa KAJUMANJI, 2) KAJUMANJI adalah salah satu kegiatan untuk mewujudkan profil pelajar pancasila pada dimensi beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia dengan cara melakukan kegiatan ekstrakurikuler Kamis Jumat mengaji, 3) tantangan yang dihadapi adalah (a) Minimnya sarana dan prasarana, (b) Tidak adanya guru pembimbing Khusus, (c) Tidak adanya insentif dan dana yang memadai untuk melaksanakan pendidikan inklusif, (d) rendahnya pengetahuan orang tua siswa tentang anak berkebutuhan khusus. Implementasi KAJUMANJI sebagai sebuah kegiatan ekstrakurikuler di SMAN 11 Tebo telah berhasil membantu pelaksanaan pendidikan inklusif sekaligus mewujudkan profil pelajar pancasila.