cover
Contact Name
Eko Supraptono
Contact Email
eko@i-rpp.com
Phone
-
Journal Mail Official
eko@i-rpp.com
Editorial Address
Jl. Sampangan Baru IV B/9 A SEMARANG, Jawa Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Didaktikum
ISSN : 20873557     EISSN : 27747794     DOI : -
Core Subject : Education,
The journal is a scientific publication of research articles from the educational sphere, where every issue has a theme as the focus of the publication.
Articles 245 Documents
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGHITUNG LUAS SEGITIGA MELALUI PENERAPAN METODE DEMONSTRASI BENDA RIIL Chasanah, Nur
Didaktikum Vol 17, No 4 (2016): Agustus 2016 (Edisi Khusus)
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah metode demonstrasi benda riil dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menghitung luas segitiga pada pembelajaran Matematika. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terselesaikan dalam dua siklus. Setiap siklusnya terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan (action), pengamatan (observation), dan refleksi (reflection). Metode pengambilan data menggunakan metode tes dan non tes. Metode non tes yang digunakan yaitu observasi, dan dokumentasi. Alat pengambilan data yang digunakan berupa soal-soal tes dan lembar observasi. Penelitian dilakukan di SD Negeri 02 Pakisputih, Kecamatan Kabupaten Pekalongan pada semester I Tahun Pelajaran 2015/2016. Subyek penelitian yaitu siswa kelas IV yang berjumlah 40 siswa dengan 15 siswa laki-laki dan 25 siswa perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penggunaan metode demonstrasi dan media riil  dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar Matematika  tentang Menghitung Luas Segitiga Dengan Menggunakan Metode Demonstrasi Benda Riil Kelas IV SD Negeri 02 Pakis Putih Semester 1 Tahun Pelajaran 2015/2016. Motivasi belajar siswa dari siklus I ke siklus II terdapat peningkatan prestasi itu dilihat pada siklus I Tingkat Ketuntasan Minimal (KKM) mencapai 30 % yaitu. Dengan rata-rata nilai pada siklus I mencapai 64,50  dan pada siklus II mencapai Ketuntasan Minimal (KKM) 100% dengan rata-rata nilai mencapai 79,00. Hasil penelitian ini dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi dunia pendidikan pada umumnya untuk merenovasi pelaksanaan pembelajarannya agar prestasi siswa dapat lebih meningkat.
PENINGKATAN PEMAHAMAN LEMBAGA-LEMBAGA PEMERINTAHAN KECAMATAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE CARD SORT Sulistianingsih, Sri
Didaktikum Vol 17, No 4 (2016): Agustus 2016 (Edisi Khusus)
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini membahas tentang upaya meningkatkan prestasi belajar siswa dengan metode card sort pada mata pelajaran PKn kelas IV di SD. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa metode card sort dapat diterapkan dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), dengan menerapkan metode card sort kemudian pembelajaran diakhiri dengan penilaian. Pembelajaran dengan metode card sort di kelas IV mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dalam materi pemahaman lembaga-lembaga pemerintahan kecamatan dengan menggunakan metode card sort berjalan lancar sesuai dengan harapan. Dimana dalam pembelajaran tersebut siswa menunjukkan minat dan perhatiannya yang lebih serius pada materi pelajaran tersebut. Siswa juga nampak aktif dan bersemangat. Keadaan tersebut semakin meningkat pada siklus berikutnya sehingga tujuan pembelajaran sesuai dengan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang diharapkan dapat tercapai. Berdasarkan observasi dan pengumpulan data-data pada penelitian tersebut, maka ditemukan bahwa penerapan metode card sort mampu meningkatkan prestasi belajar belajar siswa pada pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) materi pemahaman lembaga - lembaga pemerintahan kecamatan dengan menggunakan metode card sort pada siswa kelas IV semester I SD Negeri 04 Kedungwuni Tahun Pelajaran 2015/2016. Peningkatan prestasi itu dilihat pada siklus I Tingkat Ketuntasan Minimal (KKM) mencapai 42,31% yaitu meningkat 2,85 % dari hasil prasiklus 39,46 %. Dengan rata-rata nilai pada siklus I mencapai 71,92 dan pada siklus II mencapai Ketuntasan Minimal (KKM) 84,62 % dengan rata-rata nilai mencapai 85,38. Hasil penelitian ini untuk merenovasi agar prestasi siswa dapat lebih meningkat.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGUKUR WAKTU DAN PANJANG MELALUI PENERAPAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL -, Sumarni
Didaktikum Vol 17, No 4 (2016): Agustus 2016 (Edisi Khusus)
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: menganalisis apakah ada peningkatan kemampuan mengukur waktu dan panjang melalui penerapan pendekatan kontekstual pada siswa. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terselesaikan dalam dua siklus. Setiap siklusnya terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan (action), pengamatan (observation), dan refleksi (reflection). Metode pengambilan data menggunakan metode tes dan non tes. Metode non tes yang digunakan yaitu observasi, dan dokumentasi. Alat pengambilan data yang digunakan berupa soal-soal tes dan lembar observasi. Penelitian dilakukan di SD Negeri Pagumenganmas, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan pada semester I Tahun Pelajaran 2015/2016. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan kemampuan mengukur waktu dan panjang melalui pendekatan kontekstual. Kesimpulan pada penelitian ini bahwa penggunaan pendekatan kontekstual cukup efektif untuk diterapkan dalam pembelajaran mengukur waktu dan panjang.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MELAKUKAN PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN MELALUI METODE MAKE A MATCH Hidayah, Tina
Didaktikum Vol 17, No 4 (2016): Agustus 2016 (Edisi Khusus)
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah ada peningkatan kemampuan melakukan penjumlahan dan pengurangan suatu bilangan melalui penerapan metode make a match. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terselesaikan dalam dua siklus. Setiap siklusnya terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan (action), pengamatan (observation), dan refleksi (reflection). Metode pengumpulan data tes, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu deskripsi. Kuantitatif dalam bentuk presentatif. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan kemampuan melakukan penjumlahan dan pengurangan suatu bilangan. Kesimpulan pada penelitian ini bahwa penggunaan metode Make A Match dapat meningkatkan hasil dalam kemampuan melakukan penjumlahan dan pengurangan suatu bilangan.
PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA TENTANG MATERI LEMBAGA SUSUNAN PEMERINTAHAN KABUPATEN/KOTA MELALUI METODE CTL -, Slamet
Didaktikum Vol 17, No 4 (2016): Agustus 2016 (Edisi Khusus)
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang LembagaSusunan  Pemerintahan  Kabupaten/Kota,  mengetahui  peningkatan  minat siswa  dalampembelajaran PKn Kompetensi Dasar Lembaga Susunan Pemerintahan Kabupaten/Kota,mengetahui penggunaan metode CTL dapat meningkatkan Kinerja Guru dalam pembelajaran PKnKompetensi Dasar Lembaga Susunan Pemerintahan Kabupaten/Kota. Subjek penelitian inisebanyak 14 anak terdiri atas 7 siswa laki-laki dan 7 siswi perempuan. Penelitian ini dilaksanakandalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan,pengamatan, dan refleksi. Cara pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes, dan teknikobservasi. Tolok ukur keberhasilan tindakan dalam penelitian ini adalah apabila rata-rata skor yangdicapai siswa melalui tes formatif sekurang-kurangnya 65 dan ketuntasan belajar secara klasikalmencapai sekurang-kurangnya 80 %, nilai aktivitas belajar siswa minimal B dan nilai aktivitas gurusekurang-kurangnya B. Pemahaman siswa meningkat pada Kompetensi Dasar Lembaga SusunanPemerintahan Kabupaten/Kota pada siswa kelas IV SDN Kebonan Kecamatan KaranggedeTahun Pelajaran 2015/2016 dengan penggunaan metode CTL. Hal tersebut ditunjukkan adanyapeningkatan persentase ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 42,86%, siklus II sebesar92,86%. Minat siswa dalam pembelajaran  PKn Kompetensi Dasar Lembaga SusunanPemerintahan Kabupaten/Kota meningkat pada siklus I 55,81 (Baik), dan siklus II sebesar 62,65(Sangat baik). Pada siklus I aktivitas guru dalam proses belajar mengajar dalam kriteria cukup baikpada siklus II kriteria baik
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI PENGUKURAN BERAT MELALUI METODE PERMAINAN Mulyani, Sri
Didaktikum Vol 17, No 4 (2016): Agustus 2016 (Edisi Khusus)
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tindakan kelas (PTK) ini dilaksanakan selama 2 bulan dengan menggunakan metodepermainan dalam upaya meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar matematika siswa kelasVI SDN Purwodadi 02. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VI SD Negeri Purwodadi 02Tahun Pelajaran 2013/2014. Peserta didik kelas VI terdiri dari 12 perempuan dan 9 laki-laki,jumlah total 21 peserta didik. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus masing-masing terdiri daridua pertemuan melalui tahapan  perencanaan, tindakan observasi dan refleksi. Teknikpengumpulan data dilakukan melalui lembar pengamatan tiap pertemuan oleh observer untukmelihat data tentang aktivitas belajar, sementara data tentang hasil belajar diperoleh melalui nilaiulangan harian dan prestasi belajar matematika siswa di siklus 1, 2, dan 3. Berdasarkan data prestasibelajar matematika siswa diperoleh nilai rata-rata kelas pada siklus I sebesar 69,62 meningkatmenjadi 73,51 pada siklus II. Persentase jumlah siswa yang mencapai standar ketuntasan jugameningkat pada siklus I sebesar 88,88% (Kategori Baik), meningkat menjadi 100% (KategoriIstimewa) pada siklus II.
PENERAPAN METODE DISKUSI DAN PENUGASAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VI -, Kristiyanto
Didaktikum Vol 17, No 5 (2016): Oktober 2016
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian dalam Penelitian Tindakan Kelas yang peneliti laksanakan untuk meningkatkan minat siswa pada materi Mendeskripsikan Gejala (peristiwa) Alam Di Indonesia sehingga hasil belajar menjadi maksimal melalui penerapan metode Diskusi dan Penugasan. Waktu yang digunakan untuk pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas selama 3 bulan, dimulai pada awal bulan Februari sampai bulan April tahun 2015. Tempat penelitian di SD Negeri 02 Tlogopakis pada siswa kelas VI dengan jumlah siswa 15 anak. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah dengan penerapan Metode Diskusi dan Penugasan. Untuk mendapatkan data hasil belajar siswa diadakan tes tertulis. Dalam penelitian ini  proses pembelajaran dibagi dalam dua siklus. Hasil penelitian pada Penelitian Tindakan Kelas mulai dari siklus I sampai siklus 2 menunjukkan adanya peningkatan, yaitu mulai dari keaktifan,minat siswa, serta hasil belajar IPS, dengan perolehan hasil rata-rata nilai dari siklus I sebesar 73,33 dengan persentase ketuntasan belajar 73,3% dan meningkat pada kondisi siklus 2 dengan nilai rata-rata 80,67 dan persentase ketuntasan belajar 93.3%, meningkat sebanyak 20%.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENDESKRIPSIKAN LEMBAGA-LEMBAGA NEGARA SESUAI UUD 1945 MELALUI PEMBELAJARAN MAKE A MATCH -, Farastutik
Didaktikum Vol 17, No 5 (2016): Oktober 2016
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah ada peningkatan kemampuan mendeskripsikan lembaga-lembaga negara sesuai UUD 1945 hasil amandemen pada siswa. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terselesaikan dalam dua siklus. Setiap siklusnya terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan (action), pengamatan (observation), dan refleksi (reflection). Metode pengambilan data menggunakan metode tes dan non tes. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan tes, observasi dan dokumentasi. Sedang analisis data yang digunakan yaitu dengan deskriptif, kuantitatif dalam bentuk persentase. Alat pengambilan data yang digunakan berupa soal-soal tes dan lembar observasi. Penelitian dilakukan di SD Negeri Kedungkebo, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan pada semester I Tahun Pelajaran 2015/2016. Kesimpulan pada penelitian ini bahwa penggunaan model pembelajaran Make a Match mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam mendeskripsikan lembaga-lembaga negara sesuai UUD 1945 hasil amandemen.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENGAJAR DENGAN METODE BERCERITA MELALUI KEGIATAN SUPERVISI KLINIS Sumarstyowati, Ritta
Didaktikum Vol 17, No 5 (2016): Oktober 2016
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mengajar guru dalam bercerita di taman kanak-kanak. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terselesaikan dalam dua siklus. Setiap siklusnya terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan (action), pengamatan (observation), dan refleksi (reflection). Subyek penelitiannya adalah seluruh guru kelas yang berjumlah 5 terdiri dari 1 guru laki-laki dan 4 guru perempuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian tindakan sekolah ini adalah non tes yaitu dengan observasi dan dokumentasi. Metodologi penelitian menggunakan penelitian tindakan sekolah dengan prosedur  perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, refleksi, tindak lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui supervisi klinis bagi guru mengalami peningkatan. Hal ini dapat dibuktikan melalui hasil penilaian pelaksanaan pembelajaran pada pra siklus nilai rata-rata skor 6,03, pada siklus I meningkat sedikit  mencapai nilai rata-rata skor 6,55  kemudian pada siklus II mencapai rata-rata skor 7,575 dengan kategori baik.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SKJ DENGAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF -, Masdin
Didaktikum Vol 17, No 5 (2016): Oktober 2016
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian dalam Penelitian Tindakan Kelas yang peneliti laksanakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi senam kesegaran jasmani, sehingga hasil belajar menjadi maksimal melalui penerapan model pembelajaran kooperatif. Waktu yang digunakan untuk pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas selama 3 bulan, dimulai pada awal bulan Februari sampai bulan April tahun 2015. Tempat penelitian di SD Negeri 02 Tlogopakis pada siswa kelas VI dengan jumlah siswa 13 anak. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah dengan penerapan model pembelajaran kooperatif. Untuk mendapatkan data hasil belajar siswa diadakan tes praktik. Dalam penelitian ini proses pembelajaran dibagi dalam dua siklus. Hasil penelitian pada Penelitian Tindakan Kelas mulai dari kondisi awal ke siklus I dan sampai kondisi akhir menunjukkan adanya peningkatan, yaitu mulai dari keaktifan,minat  siswa, serta hasil belajar PJOK, dengan perolehan hasil rata-rata dari kondisi awal 60,4 meningkat pada siklus I menjadi 66,5 dan kondisi akhir mengalami peningkatan lagi menjadi 73,1.