cover
Contact Name
Yanuar Bagas Arwansyah
Contact Email
yanuarbagasa@upy.ac.id
Phone
+6285799355583
Journal Mail Official
jurnalskripta@upy.ac.id
Editorial Address
Jl. PGRI II No.232, Sonosewu, Ngestiharjo, Kec. Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Skripta
ISSN : 24433705     EISSN : 27459705     DOI : https://doi.org/10.31316/skripta.v6i2
Core Subject : Education, Social,
SKRIPTA: JURNAL PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA diterbitkan pertama kali pada bulan Mei 2015 dengan P-ISSN 2443-3705 dan E-ISSN 2745-9705 oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas PGRI Yogyakarta. Jurnal ini dikelola dengan menggunakan open journal system (OJS) dan peer-reviewed online journal. Jurnal SKRIPTA: JURNAL PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA yang oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas PGRI Yogyakarta ini didedikasikan untuk menerbitkan tulisan-tulisan ilmiah mengenai pendidikan bahasa, sastra, dan linguistik. Jurnal ini terbit 2 kali setahun pada bulan Mei dan November. Redaksi menerima tulisan/artikel hasil penelitian/pemikiran di bidang Linguistik, Budaya, Bahasa, dan Sastra serta Pembelajarannya.
Articles 230 Documents
PERGESERAN PENGGUNAAN BAHASA JAWA KE BAHASA INDONESIA DALAM KOMUNIKASI KELUARGA DI SLEMAN Wirayudha Pramana Bhakti
JURNAL SKRIPTA Vol 6 No 2 (2020): SKRIPTA NOVEMBER 2020
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (879.065 KB) | DOI: 10.31316/skripta.v6i2.811

Abstract

Pergeseran bahasa terjadi karena adanya kontak antar bahasa, suatu bahasa dapat menggeser bahasa lain. Kabupaten Sleman merupakan salah satu daerah pusat ekonomi dan pendidikan yang memiliki tingkat keragaman serta pertumbuhan yang tinggi sehingga sangat rentan terjadi pergeseran bahasa. Sebagai masayarakat Jawa yang menjunjung tinggi unggah-ungguh, masyarakat Sleman seharusnya semakin terbiasa dan mahir berbahasa Jawa, mulai dari ngoko sampai krama. Akan tatapi, bahasa Indonesia justru sering digunakan sebagai bahasa ibu dalam berkomunikasi di lingkungan keluarga. Melalui kajian sosiolingustik dengan pendekatan fenomenologi, tulisan ini akan menguraikan faktor-faktor penyebab pergeseran penggunaan bahasa Jawa ke bahasa Indonesia dalam komunikasi keluarga di Kabupaten Sleman. Populasi penelitian ini adalah seluruh keluarga yang tinggal di Kabupaten Sleman, sampel penelitian diambil secara acak. Data dikumpulkan melalui metode observasi atau simak serta wawancara. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan pada tahun 2019, ditemukan beberapa faktor penyebab pergeseran bahasa tersebut, antara lain: tingkat pendidikan keluarga, pemilihan bahasa yang lugas dan sopan dalam keluarga, usia keluarga, stratifikasi sosial keluarga, kurangnya pembelajaran bahasa Jawa untuk keluarga, wilayah pemukiman keluarga, serta sikap keluarga terhadap bahasa. Bahasa Indonesia yang digunakan dalam komunikasi keluarga di Kabupaten Sleman didominasi oleh bahasa Indonesia nonformal yang disertai dengan gejala alih kode dan campur kode. 
ANALISIS TINDAK TUTUR EKSPRESIF DALAM BERITA DOKTER DETEKSI VIRUS CORONA MENINGGAL DI WUHAN PADA SALURAN YOUTUBE TRIBUNNEWS.COM Ifatul Mu'awanah; Asep Purwo Yudi Utomo
JURNAL SKRIPTA Vol 6 No 2 (2020): SKRIPTA NOVEMBER 2020
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (853.463 KB) | DOI: 10.31316/skripta.v6i2.868

Abstract

Bahasa merupakan alat komunikasi yang digunakan sebagai penyampai pesan dari penutur kepada mitra tutur. Dalam berkomunikasi akan menghasilkan tuturan dan kegiatan dalam melakukan tuturan disebut tindak tutur. Terdapat beberapa jenis tindak tutur salah satunya yaitu tindak tutur ekspresif. Secara umum, tujuan penelitian ini adalah memaparkan tindak tutur ekspresif yang terdapat pada salah satu berita yang memuat tentang virus corona. Virus corona masih diperbincangkan oleh khalayak ramai karena jumlah kematian yang disebabkan sangat tinggi dan kini telah menjangkiti hampir seluruh negara di belahan dunia. Objek penelitian ini yaitu sebuah berita berjudul Dokter yang Pertama Kali Deteksi Virus Corona Di Wuhan Meninggal dari sumber saluran youtube Tribunnews.com. Pendekatan dalam penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik yang digunakan untuk pengumpulan data adalah teknik catat. Adapun analisis data menggunakan langkah-langkah: mengidentifikasi, mengklasifikasi, menginterpretasi, melakukan pembahasan penelitian data, dan menyimpulkan. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat empat jenis tindak tutur ekspresif: mengkritik, memuji, meminta maaf, dan menyalahkan. Data terbanyak merujuk pada tindak tutur ekspresif mengkritik dan memuji, penutur mengkritik sebagian mitra tutur yang menjustifikasi seorang dokter yang memberikan informasi tentang virus corona dan penutur memuji dokter yang telah berhasil mendeteksi virus corona dan mengungkapkannya. Dari penelitian ini diharapkan pembaca memahami tindak tutur ekspresif dan lebih menghargai perjuangan seseorang yang bekerja keras serta tidak menjustifikasi orang tanpa adanya bukti.
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE PADA PROSES BELAJAR DI TK PERTIWI LONGKEYANG DAN IMPLIKASINYA Shofi Amaliani; Leli Triana; Agus Riyanto
JURNAL SKRIPTA Vol 6 No 2 (2020): SKRIPTA NOVEMBER 2020
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (841.493 KB) | DOI: 10.31316/skripta.v6i2.900

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis peralihan kode dan pencampuran kode, faktor yang memengaruhi terjadinya peralihan dan pencampuran kode pada proses belajar di TK Pertiwi Longkeyang, Bodeh, Pemalang, serta implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Pendekatan deskriptif kualitatif merupakan pendekatan yang digunakan. Sumber data adalah tuturan yang terjadi pada proses belajar di TK Pertiwi Longkeyang, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang. Penyediaan data penelitian menggunakan  metode observasi dan menggunakan teknik rekam, teknik catat. Berdasarkan hasil penelitian terdapat alih kode dan campur kode. Alih kode dibagi menjadi dua jenis yaitu alih kode ke dalam dan alih kode ke luar, Alih kode ke dalam terdapat 5 data, alih kode ke luar 3 data. untuk campur kode terdapat dua jenis yaitu campur kode ke dalam 14 data. Faktor yang memengaruhi terjadinya alih kode dan campur kode pada proses belajar di TK Pertiwi Longkeyang, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang , yaitu faktor lingkungan, faktor suasana, faktor keterbatasan kosa kata dan faktor penggunaan istilah yang dikenal. Implikasinya dapat diterapkan pada pembelajaran bahasa Indonesia yaitu teks negosiasi.
ANALISIS NILAI AKHLAK PADA LEGENDA MALIN KUNDANG DALAM PERSPEKTIF ISLAM Aida Sumardi; Ratna Dewi Kartikasari; Nindya Ryanti
JURNAL SKRIPTA Vol 6 No 2 (2020): SKRIPTA NOVEMBER 2020
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (903.338 KB) | DOI: 10.31316/skripta.v6i2.901

Abstract

Penelitian ini membahas tentang nilai akhlak dalam perspektif Islam pada sebuah legenda Malin Kundang. . Akhlak merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam Islam, jika setiap ajaran Islam selalu berorientasi kepada pembinaan dan pembentukan akhlak yaitu al-akhlaq al-karimah. Cerita bisa dihubungkan dengan sejarah karena sejarah memiliki bahan dasar cerita. Jika ditinjau lebih mendalam, banyak pesan dalam cerita rakyat yang dapat diambil, baik dalam pembelajaran secara keseluruhan ataupun ditinjau dari pembelajaran Islam yakni berupa akhlak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yaitu penelitian yang menggambarkan suatu peristiwa atau kejadian yang terjadi pada saat sekarang. Metode penelitian ini menggunakan fenomenologi karena fenomena yang terjadi pada saat sekarang yaitu jarangnya para orang tua membacakan cerita untuk anak-anaknya. Penelitian yang mengusung cerita Malin Kundang ini akan dijadikan sebuah buku yang dapat dinikmati oleh semua kalangan, tidak hanya kalangan perguruan tinggi melainkan dapat dinikmati juga oleh pihak sekolah ataupun masyarakat umum.
ANALISIS NILAI MORAL DALAM NOVEL NEGERI 5 MENARA KARYA AHMAD FUADI DAN PEMANFAATANNYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA Ati Suciawati Dewi; Emah Khuzaemah; Tati Sri Uswati
JURNAL SKRIPTA Vol 6 No 1 (2020): SKRIPTA MEI 2020
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (848.353 KB) | DOI: 10.31316/skripta.v6i1.905

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai moral dalam novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi dengan mendeskripsikan kutipan-kutipan nilai moral yang terdapat dalam novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi dan pemanfaatannya dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA yaitu menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran.Jenis penelitaan yang digunakan pada peneliti ini menggunakan kualitatif dengan metode analisis isi. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik baca dan teknik catat serta instrumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kartu data. Keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan dengan meningkatkan ketekunan. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang dilaksanakan dengan tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai moral yang terdapat dalam novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi terdapat tiga jenis nilai moral, Pertama hubungan manusia dengan diri sendiri yaitu jujur, disiplin, rajin, dan tanggung jawab. Kedua, hubungan manusia dengan manusia lain yaitu empati dan rasa hormat. Ketiga, hubungan manusia dengan Tuhan yaitu berdoa dan bersyukur. Berdasarkan dari hasil analisis di atas, dapat dijadikan pemanfaatan untuk menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) Bahasa Indonesia kelas XII SMA semester genap kurikulum 2013.
CITRAAN DALAM KUMPULAN PUISI DONGENG-DONGENG YANG TAK UTUH KARYA BOY CANDRA DAN IMPLIKASINYA Mela Suciati; Tri Mulyono; Khusnul Khotimah
JURNAL SKRIPTA Vol 6 No 2 (2020): SKRIPTA NOVEMBER 2020
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (855.04 KB) | DOI: 10.31316/skripta.v6i2.911

Abstract

Citraan, Puisi, Implikasi pembelajaran di SMP
BAHASA GAUL PADA STATUS FACEBOOK SISWA SMK MUHAMMADIYAH KRAMAT DAN IMPLIKASINYA Dian Kristina Anggraeni
JURNAL SKRIPTA Vol 6 No 1 (2020): SKRIPTA MEI 2020
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (873.102 KB) | DOI: 10.31316/skripta.v6i1.916

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bahasa gaul yang digunakan siswa SMK Muhammadiyah Kramat di status facebook dan mendeskripsikan implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMK. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini diperoleh dari beberapa status facebook siswa SMK Muhammadiyah Kramat yang mempunyai pertemanan dengan peneliti. Teknik pengumpulan data yang digunakan untuk memperoleh data adalah teknik baca dan teknik catat. Teknik analisis data menggunakan metode padan. Teknik penyajian hasil analisis data yang digunakan adalah metode informal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ditemukan dua bentuk bahasa gaul dan tujuh fungsi bahasa gaul. Bentuk yang ditemukan yaitu bentuk kata tunggal sejumlah 13 data:38,24% dan bentuk kata kompleks. Bentuk kata kompleks yang ditemukan yaitu (1). afiksasi berjumlah 3 data:8,82%. (2). Reduplikasi berjumlah 3 data:8,82%, (3). Abreviasi yang terdiri dari singkatan berjumlah 6 data:17,65% dan akronim berjumlah 9 data:26,47%. Fungsi yang ditemukan dalam penelitian ini meliputi tujuh fungsi yaitu (1). mengakrabkan berjumlah 3 data:17,65%. (2). Merahasiakan sesuatu berjumlah 1 data:5,88%. (3). Menciptakan suasana humor berjumlah 1 data:5,88%. (4). Menyindir berjumlah 4 data:23,53%. (5). Menyampaikan atau mengungkapkan perasaan berjumlah 4 data:23,53%. (6). Mengejek berjumlah 3 data:17,65%. (7). Menasihati berjumlah 1 data:5,88%.
BASILEK SEBAGAI REPRESENTASI KEKUASAAN DAN KEAKRABAN DALAM TUTUR PENOLAKAN PADA INTERAKSI JUAL-BELI PASAR TRADISIONAL Dita Chrysan Theum; Gigit Mujianto
JURNAL SKRIPTA Vol 6 No 2 (2020): SKRIPTA NOVEMBER 2020
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (899.184 KB) | DOI: 10.31316/skripta.v6i2.930

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman wujud pola model Brown-Gilman pada bentuk kekuasaan (power) dalam berkomunikasi berdasrakan faktor vertikal(Status Sosial) keakraban (solidarity) dalam berkomunikasi dari segi horizontal dan bentuk tutur penolakan dalam interaksi jual-beli di pasar tradisional. Pendekatan yang digunakan kualitatif. Data dalam penelitian ini terkait dengan penggunanaan variasi bahasa basilek berdasarakan perbedaan status sosial , keakraban yang mempengaruhi tutur penolakan dalam interaksi jual-beli. Sumber data penilitian ini berasal dari berbagai temuan sumber dan data dalam situasi interaksi jual-beli di pasar tradisional. Pemerolehan data penelitian ini menggunakan teknik observasi dan studi pustaka. Hasil penelitian ini mampu dipahami (1) Bahasa Basilek dalam Komunikasi Prespektif Model Brown dan Gilman diklasifikasikan beradasarkan kekuasaan dan keakraban untuk mempengaruhi mintra tutur 2). Pola Tutur Penolakan dalam Interaksi Jual-Beli menghasilkan pengaruh negatif dengan memperhatikan norma tuturKata Kunci : Basilek, Kekuakasaan, Keakraban, Interaksi Jual Beli, Penolakan 
IMPLEMENTASI MEDIA BOOKLET TIMBUL BERBASIS BRAILE MATERI KENAMPAKAN ALAM PROVINSI JAWA TIMUR Dwi Putri Fatmawati
JURNAL SKRIPTA Vol 6 No 1 (2020): SKRIPTA MEI 2020
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (828.244 KB) | DOI: 10.31316/skripta.v6i1.931

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi media booklet timbul berbasis braille materi kenampakan alam Provinsi Jawa Timur terhadap nilai siswa di SDLB kelas IV, dengan dasar permasalahan di lapangan bahwa siswa Tunanetra memiliki hambatan dalam membaca gambar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan dengan perhitungan menggunakan statistik sederhana Gain Score. Berdasarkan hasil yang diperoleh terhadap 6 subjek di kelas IV menunjukan hasil <g>= 0.5.Berdasarkan data dan hasil penelitian implementasi media booklet timbul berbasis braille materi kenampakan alam di lingkungan Provinsi Jawa Timur  bagi siswa tunanetra kelas IV SDLB yang telah dilaksakan dapat diperolah hasil belajar siswa tunanetra berdasarkan kriteria gain score berada pada kriteria sedang, kriteria tersebut menunjukan bahwa siswa tunanetra menunjukan peningkatan hasil belajar yang baik dengan menggunakan Media Booklet timbul berbasis Braille materi kenampakan alam Provinsi Jawa Timur bagi siswa tunanetra kelas IV di SDLB.
REVITALISASI BAHASA DAERAH UNTUK ANAK USIA DINI DI TK PERTIWI PURO PAKUALAMAN YOGYAKARTA Windi Wulandari Iman Utama
JURNAL SKRIPTA Vol 6 No 1 (2020): SKRIPTA MEI 2020
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (803.567 KB) | DOI: 10.31316/skripta.v6i1.948

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk memperoleh gambaran tentang revitalisasi bahasa daerah untuk anak usia dini. Penelitian ini dilakukan di TK Pertiwi Puro Pakualaman Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Analisis data model Milles and Hubberman digunakan dengan tahapan analisis data 1) reduksi data, 2) penyajian data, 3) verifikasi data. Dalam penelitian ini data diperoleh melalui : observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi bahasa daerah untuk anak usia dini sangat diperlukan guna menumbuhkan pemahaman lebih dalam terkait bahasa daerah, rasa cinta dan rasa bangga memiliki bahasa daerah. Kesadaran ini diperlukan untuk melestarikan bahasa daerah agar tidak terkikis oleh perubahan zaman.

Page 8 of 23 | Total Record : 230