cover
Contact Name
Muhammad Fahmi Hidayatullah
Contact Email
andragogi@unisma.ac.id
Phone
+628563449283
Journal Mail Official
indhra.musthofa@unisma.ac.id
Editorial Address
Universitas Islam Malang Jalan Mayjen Haryono 193 Malang 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Andragogi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam
ISSN : -     EISSN : 2655948X     DOI : 10.33474
Andragogi, published twice a year on May and November always places Islamic education field and intended to communicate original research and current issues on the subject. The editors welcome scholars, researchers and practitioners of Islamic education around the world to submit scholarly articles to be published in this journal. All articles will be reviewed by experts before accepted for publication.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2021): ANDRAGOGI" : 5 Documents clear
PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM ABAD 21 PRESPEKTIF KITAB AL ARBA’IN AN NAWAWIYAH Rahmat Rahmat
ANDRAGOGI Vol 3, No 2 (2021): ANDRAGOGI
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/ja.v3i2.13866

Abstract

Learning is a central activity in educational practice. In its implementation, learning must be carried out with correct implementation managerial steps such as having to go through planning, implementation to evaluation. In the 21st century, Islamic learning is required to be able to innovate in explaining learning terms and especially these activities in starting through a study of the turots books (books of inheritance) of previous scholars so that learning can continue to be developed while at the same time preserving the heritage of the scholars. This study applies a type of qualitative research with a literature review approach, which then from the results of the study of 12 hadiths in the book of Al-Arba'in An-Nawawiyah found learning procedures that are very relevant to be applied in 21st century Islamic learning in which the twelve hadiths contain affirm and strengthen learning procedures such as, 1) Learning strategies, 2) Models, 3) Approaches, 4) Materials, 5) Methods, 6) Techniques, 7) Media, 8) Evaluation, and 9) Remedial.Keywords: learning, Islamic education, 21st Century, Al-Arba'in An-Nawawiyah Abstrak  Pembelajaran merupakan aktivitas sentral dalam praktik pendidikan. Secara implementasinya, pembelajaran haruslah dilaksanakan dengan langkah-langkah manajerial pelaksanaan yang benar seperti harus melalui perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi. Pada abad 21 ini, pembelajaran Islam dituntut untuk dapat berinovasi dalam menjelaskan istilah-istilah pembelajaran dan terutama kegiatan tersebut dalam dimulai melalui telaah kitab-kitab turots (kitab warisan) para ulama terdahulu agar pembelajaran dapat terus diupayakan pengembangannya sekaligus dapat melestarikan kitab warisan ulama tersebut. Penelitian ini menerapkan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan kajian kepustakaan, yang kemudian dari hasil telaah 12 hadis dalam kitab Al-Arba’in An-Nawawiyah ditemukan prosedur pembelajaran yang sangat relevan untuk diterapkan dalam pembelajaran Islam abad 21 yang mana keduabelas hadis tersebut kandungannya mempertegas dan menguatkan prosedur pembelajaran seperti, 1) Strategi pembelajaran, 2) Model, 3) Pendekatan, 4) Materi, 5) Metode, 6) Teknik, 7) Media, 8) Evaluasi, dan 9) Remidial.Kata Kunci: pembelajaran, pendidikan agama Islam, Abad 21, Al-Arba'in An-Nawawiyah
MODEL KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM DI MASA PANDEMI COVID-19: STUDI TPQ AL FITHRAH SURABAYA Muhammad Nur Ridho Waliden
ANDRAGOGI Vol 3, No 2 (2021): ANDRAGOGI
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/ja.v3i2.11488

Abstract

Curriculum development model is a model used to develop a curriculum, curriculum development is needed to improve or perfect a curriculum that is made to be developed by itself from the central government, local government or schools. During this covid-19 pandemic, the government issued a new regulation related to health which aims to prevent the spread of covid-19, the impact of the regulation on education is the closure of schools, and learning is done from home online. No exception at TPQ Al Fithrah Surabaya, learning the Koran which should be carried out in a mushofahah or face to face, but because it complies with government regulations so at TPQ Al Fithrah Surabaya learning is carried out online. The purpose of this study is that the author wants to know how the curriculum model is applied at TPQ Al Fithrah, as well as the author hopes that the results of this research can be a learning solution at TPQ Al Fithrah. The method used by the author is through interviews with the curriculum section at TPQ Al Fithrah Surabaya. Keywords: Curriculum model, Islamic education, Covid-19 pandemic Abstrak  Model pengembangan kurikulum adalah model yang digunakan untuk mengembangkan suatu kurikulum, pengembangan kurikulum dibutuhkan untuk memperbaiki atau menyempurnakan kurikulum yang dibuat untuk dikembangkan sendiri baik dari pemerintah pusat, pemerintah daerah ataupun sekolah. Dimasa pandemi covid-19 ini, pemerintah mengeluarkan peraturan baru terkait Kesehatan yang bertujuan untuk mencegah penyebaran covid-19, dampak dari peraturan tersebut terhadap Pendidikan yaitu ditutupnya sekolah-sekolah, dan pembelajaran dilakukan dari rumah secara online. Tidak terkecuali di TPQ Al Fithrah Surabaya, pembelajaran mengaji yang seharusnya dilaksanakan secara mushofahah atau tatap muka, akan tetapi karena mematuhi peraturan pemerintah sehingga di TPQ Al Fithrah Surabaya pembelajarannya dilaksanakan secara online. Tujuan dari penelitian ini adalah penulis ingin mengetahui bagaimana model kurikulum yang diterapkan di TPQ Al Fithrah, sekaligus penulis berharap semoga hasil penelitihan ini bisa menjadi solusi pembelajajaran di TPQ Al Fithrah. Metode yang digunakan oleh penulis adalah melalui wawancara kepada bagian kurikulum di TPQ Al Fithrah Surabaya. Kata Kunci: Model kurikulum, Pendidikan Islam, Pandemi Covid-19
NILAI-NILAI BAROKAH DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM di PESANTREN ZAINUL HASAN 2 TAMBELANG KRUCIL PROBOLINGGO Nur Hayati; Arifia Retna Yunita
ANDRAGOGI Vol 3, No 2 (2021): ANDRAGOGI
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/ja.v3i2.13896

Abstract

Jurnal ini memiliki tujuan untuk menganalisis nilai nilai barokah dalam pendidikan agama Islam khususnya dalam dunia pendidikan Pesantren. Senter dari jurnal ini adalah nilai barokah itu sendiri yang berada dalam pendidikan pesantren khususnya di Pesantren Zainul Hasan 2 Tambelang-Krucil Probolinggo. Pembahasan nilai barokah sebagai titik temu yang nantinya akan menjadi tambahan teologi keagaaman dalam tradisi pesantren. Jurnal ini diteliti dengan metode penelitian lapangan dengan studi kasus di Pondok Pesantren Zainul Hasan 2 Tambelang-Krucil. Jurnal ini juga terkomulatif dari observasi lapangan melalui metode wawancara serta dokumentasi. Dalam jurnal ini ada ini benang merah pembahasan bahwasanya nilai-nilai barokah dapat diperoleh dengan pengabdian yang taat yang nantinya akan di transfer melalu seseorang kepada orang lain. Dalam hal ini dari kiyai kepada santri, tentunya dengan berbagai macam cara agar santri tersebut memperoleh barokah.Kata Kunci: Nilai barakah, Pesantren, Pendidikan Agama IslamAbstrakThis journal aims to analyze the values of blessing in Islamic religious education, especially in the world of Islamic boarding school education. The flashlight of this journal is the value of blessing itself which is in Islamic boarding school education, especially at the Zainul Hasan Islamic Boarding School 2 Tambelang-Krucil Probolinggo. Discussion of the value of blessing as a meeting point which will later become an addition to religious theology in the pesantren tradition. This journal was researched using field research methods with a case study at the Zainul Hasan Islamic Boarding School 2 Tambelang-Krucil. This journal is also cumulative from field observations through interviews and documentation methods. In this journal, there is a common thread of discussion that barokah values can be obtained with obedient devotion which will later be transferred through one person to another. In this case, from the kyai to the santri, of course, in various ways so that the santri get blessings.Keywords: The value of blessing, Islamic boarding school, Islamic education
MENGAPA TAKSONOMI BLOOM PERLU DIREVISI? (TELAAH PERSPEKTIF PENDIDIKAN AGAMA ISLAM) Nurlathifah Thulfitrah B; Nuristiqamah Awaliyah Putri B
ANDRAGOGI Vol 3, No 2 (2021): ANDRAGOGI
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/ja.v3i2.14021

Abstract

Talking about Bloom ‘s Taxonomy in the learning process, of course, it will discuss about educators, students, learning objectives, and others related to learning activities. The selection of the correct learning goal orientation will encourage students to learn, willing to learn, and interested in learning what is the teaching material. There has been a lot of evidence showing that an educator is a facilitator in the classroom, where they have directed by teaching many things to students using their own style of learning methods. If Bloom's Taxonomy is intended to provide suggestions for improving the quality of education, the revised taxonomy by Anderson and Krathwohl should be able to change the way educators think and act.Keywords: Bloom ‘s Taxonomy, Revision, Islamic Education                                                       AbstrakBerbicara tentang Taksonomi Bloom dalam proses pembelajaran tentunya akan membahas tentang pendidik, siswa, tujuan pembelajaran, dan lain-lain yang berkaitan dengan kegiatan pembelajaran. Pemilihan orientasi tujuan pembelajaran yang tepat akan mendorong siswa untuk belajar, mau belajar, dan tertarik untuk mempelajari apa yang menjadi bahan ajar. Sudah banyak bukti yang menunjukkan bahwa seorang pendidik adalah fasilitator di dalam kelas, di mana mereka telah mengarahkan dengan mengajarkan banyak hal kepada siswa dengan menggunakan gaya metode pembelajaran mereka sendiri. Jika Taksonomi Bloom dimaksudkan untuk memberikan saran bagi peningkatan kualitas pendidikan, taksonomi yang direvisi oleh Anderson dan Krathwohl seharusnya dapat mengubah cara berpikir dan bertindak pendidik.Kata Kunci: Taksonomi Bloom, Revisi, Pendidikan Agama Islam
UPAYA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGATASI KESULITAN BACA TULIS AL-QUR’AN BAGI SISWA SMP PGRI 4 KALIPARE DI ERA PANDEMI COVID-19 Afida Yuni Lestari; Agus Salim
ANDRAGOGI Vol 3, No 2 (2021): ANDRAGOGI
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/ja.v3i2.13894

Abstract

This research is motivated by the existence of learning activities carried out online or online through the Whatsapp application due to the Covid-19 virus outbreak. This resulted in students at SMP PGRI 04 Kalipare, especially class VIII, experiencing difficulties in learning to read and write the Qur'an. The objectives of this study were: (1) to find out how the implementation of learning activities to read and write the Qur'an in class VIII SMP PGRI 04 Kalipare during the Corona virus outbreak. (2) knowing the factors that affect class VIII students when reading and writing the Qur'an during the Corona virus outbreak. (3) knowing the efforts of Islamic Religious Education teachers when teaching reading and writing the Qur'an for class VIII students at SMP PGRI 04 Kalipare during the Covid19 pandemic. This research method uses qualitative research methods with an ethnographic approach. The ethnographic research procedures include: (1) Researchers explore places or people that can be used as sources of data or research subjects; (2) Looking for a location that is deemed appropriate to the purpose of the research; and (3) Develop a wider network to find possible data sources. The results of this study indicate that the efforts made are for reading activities using the iqro' method with individual or sorogan, classical, and individual classical strategies. As for the writing method using the imla' method.Keywords: Islamic religion education teacher, reading and writing Qur'an, covid-19  Abstrak  Penelitian ini berdasar pada kegiatan pembelajaran yang dilakukan secara online atau online melalui aplikasi Whatsapp akibat merebaknya virus Covid-19. Hal ini mengakibatkan siswa di SMP PGRI 04 Kalipare khususnya kelas VIII mengalami kesulitan dalam belajar membaca dan menulis Al-Qur'an. Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan kegiatan pembelajaran membaca dan menulis Al-Qur'an di kelas VIII SMP PGRI 04 Kalipare pada masa wabah virus Corona. (2) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi siswa kelas VIII saat membaca dan menulis Al-Qur'an pada masa wabah virus Corona. (3) mengetahui upaya guru Pendidikan Agama Islam saat mengajar membaca dan menulis Al-Qur'an untuk siswa kelas VIII di SMP PGRI 04 Kalipare selama pandemi Covid19. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Prosedur penelitian etnografi meliputi: (1) Peneliti mengeksplorasi tempat atau orang yang dapat dijadikan sebagai sumber data atau subjek penelitian; (2) Mencari lokasi yang dianggap sesuai dengan tujuan penelitian; dan (3) Mengembangkan jaringan yang lebih luas untuk menemukan sumber data yang memungkinkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan adalah kegiatan membaca dengan menggunakan metode iqro' dengan strategi individual atau sorogan, klasikal, dan klasikal individual. Adapun metode penulisannya menggunakan metode imla'.Kata Kunci: Guru pendidikan agama Islam, membaca dan menulis Al-Qur'an, covid-19

Page 1 of 1 | Total Record : 5