cover
Contact Name
Fajar Rizki Widiatmoko
Contact Email
semitan@itats.ac.id
Phone
+6281222333864
Journal Mail Official
semitan@itats.ac.id
Editorial Address
Jl. Arief Rachman Hakim, No. 100, Kota Surabaya, Jawa Timur 60117 » Tel / fax : (031)5945043 / (031)5994620
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN
ISSN : -     EISSN : 26860651     DOI : -
Core Subject : Science,
Prosiding yang berisi hasil penelitian di bidang ilmu kebumian dan kelautan, diselenggarakan pada acara Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN) yang dilaksanakan secara tahunan. Pemateri seminar merupakan akademisi dan praktisi yang bergerak di bidang Kebumian dan Kelautan. aim and scope: Earth Science Mining Engineering Marine Technology Environmental science
Articles 190 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2020)" : 190 Documents clear
DATABASE PROCESSING PADA MANAJEMEN DATA SEISMIK LAPANGAN RIMAU, SUMATERA SELATAN Agustine, Diah Wully; Silindeho, Lena Maretha
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (833.091 KB)

Abstract

Manajemen data seismik merupakan salah satu tahap yang dilakukan sebelum melakukan interpretasi data seismik. Manajemen data seismik ini bertujuan untuk menstandarisasi dan meningkatkan validitas data seismik. Secara umum, proses yang di lakukan adalah input database processing dan melakukan quality control (QC). Pengolahan data dan pengecekkan data dilakukan dengan pengkoreksian grafik serta menghasilkan intepretasi di bidang masing - masing, khususnya geologi.
PENGARUH VARIASI JENIS GAS PELINDUNG PADA PENGELASAN FCAW DENGAN MATERIAL SS 400 Tillah, Rizky Iqiyat; Imawan, Pramudya; Pranatal, Erifive
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (826.669 KB)

Abstract

Pengelasan merupakan salah satu faktor penting dalam pembuatan kontruksi, salah satunya pada industri perkapalan. Dalam industri perkapalan, jenis pengelasan yang sering digunakan ialah FCAW (Flux Cored Arc Welding). FCAW merupakan jenis pengelasan yang menggunakan gas pelindung guna melindungi las-an dari udara luar. Dalam skripsi ini dilakukan penelitian mengenai cacat pengelasan pada sambungan butt joint posisi 2G dengan gas pelindung CO2 murni dan campuran (Argon + CO2) menggunakan tipe pengelasan FCAW. Pengujian cacat las pada penggunaan CO2 murni diketahui paling banyak adalah Undercut dan Incomplete Fusion, sedangkan pada gas pelindung campuran (Argon + CO2) ditemukan cacat las yang paling banyak adalah Undercut, Incomplete Fusion, dan Over Spatter yang dapat disebabkan oleh Travel Speed atau kecepatan las yang terlalu tinggi, adanya kotoran pada permukaan kampuh, serta tingginya jarak elektoda terhadap material
MODEL PENGOLAHAN AIR BALLAST KAPAL AKIBAT DEBALLASTING DI PELABUHAN TELUK LAMONG BERBASIS RISIKO Abdillah, Ikhwan; Basuki, Minto
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (786.494 KB)

Abstract

Air ballast digunakan sebagai pemberat dan penyeimbang kapal saat berlayar, namun air ballast akan menimbulkan masalah yang serius ketika kapal melakukan proses ballasting dan deballasting maka akan terjadi pertukaran organisme di satu daerah dengan daerah lainnya. Proses ini berlangsung selama bertahun-tahun selama kapal beroperasi. Hal ini mengakibatkan keseimbangan ekosistem terganggu. Maka dari itu sekretaris jenderal IMO (International Maritime Organization) menyatakan bahwa semua kapal harus menerapkan rencana air ballast dan manajemen sedimen, dan semua kapal harus mempunyai buku catatan air ballas yang nantinya akan diminta untuk melakukan prosedur pengelolaan air ballast yang sudah ditetapkan oleh IMO. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini yakni mengambil data model pengolahan yang sudah ada di pelabuhan teluk lamong, kesiapan sumber daya manusia yang ada dipelabuhan dan model pengolahan air balas dipelabuhan, untuk mengetahui kondisi dan peraturan air balas yang sudah diterapkan dipelabuhan teluk lamong maka dilakukan survey secara langsung, kemudian setelah dilakukanya proses wawancara dilakukan analisa mengenai jawaban dari para SDM. Maka dengan keluarnya perpres Nomor 132 Tahun 2015 dan surat edaran pada tahun 2019 maka pihak pelabuhan teluk lamong segera menerapkan Peraturan Pemerintah mengenai Ballast Water Management metode D-2 bagi kapal kapal berbendera indonesia yang melakukan pelayaran internasional.
PENGARUH VARIASI SUDUT KAMPUH V PADA SAMBUNGAN LAS FCAW DARI MATERIAL BAJA SS 400 Famoesa, Moch Anjana Putra; Santosa, Pramudya Imawan; Pranatal, Erifive
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1175.408 KB)

Abstract

Pada dunia industri kapal baja pengelasan merupakan metode penyambungan material yang secara umum digunakan. Salah satu jenis metode pengelasan yang sering digunakan adalah metode pengelasan FCAW (Flux Cored Arc Welding). Dalam penelitian ini dilakukan analisa pengaruh variasi sudut (50°, 60°, 70°, dan 90°) kampuh berbentuk V terhadap cacat las yang terjadi pada sambungan butt joint pengelasan FCAW pada material baja SS 400. Hasil penelitian ini diharapkan bisa memberikan informasi tentang cacat las dari setiap variasi sudut kampuh pada sambungan butt joint plat SS 400 yang nantinya akan memberi kontribusi bagi dunia produksi khususnya pada industri kapal baja serta dunia pendidikan. Metode penulisan yang digunakan dalam penulisan ini yaitu metode kualitatif. Tempat penelitian berlangsung di PT. KAMPUH WELDING INDONESIA. Hasil uji cacat las menunjukkan bahwa cacat pengelasan jenis Undercut dan Over Spatter adalah jenis cacat las yang sering muncul pada setiap spesimen pengelasan. Cacat las ini disebabkan oleh arus pengelasan yang digunakan terlalu tinggi serta sudut dalam proses pengelasan yang kurang baik.
ANALISIS MIKROFOSIL DESA DAGANGAN DAN WUKIRHARJO KABUPATEN TUBAN CEKUNGAN JAWA TIMUR UTARA Salindeho, Lena Maretha; Agustine, Diah Wully; Purwo, Sugeng; Naufal, Zakin
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1517.563 KB)

Abstract

Daerah penelitian merupakan bagian dari Zona Rembang. Penelitian ini menggunakan data biostratigrafi untuk menganalisis pola penyebaran mikrofosil yang terkandung dalam BSW area. Pengolahan data mikrofosil meliputi kehadiran serta kepunahan foraminifera planktonik, sehingga dapat memberikan informasi mengenai zonasi dan pembuatan model umur. Keanekaragaman fosil penunjuk khususnya foraminifera bentonik dan pola distribusi diharapkan dapat menjelaskan mengenai paleobatimetri.
DELINEASI CEKUNGAN AIR TANAH BANDAR LAMPUNG SEBAGAI LANDASAN KONSERVASI UNTUK MENJAGA KETERSEDIAAN SECARA BERKELANJUTAN Rustadi, Rustadi; Arief I. H, Arief I. H; Ahmad Z., Ahmad Z.; Haerudin, Nandi; Suharno, Suharno
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1055.301 KB)

Abstract

Pertambahan populasi di Bandar Lampung telah berdampak pada alih fungsi ruang terbuka hijau dan meningkatnya ekstraksi air tanah untuk kebutuhan air baku. Ketidak seimbangan antara supply dan demand, tepah menyebabkan permasalahan lingkungan terjadinya intrusi di pesisir dan rawan krisis airtanah di musim kemarau. Tata kelola dan kebijakan untuk menjaga kesinambungan air tanah di daerah penelitian, perlu pemahaman keberadaan cekungan. Delineasi cekungan air tanah dilakukan melalui survey gayaberat terbatas dan terdistribusisecara random. Anomali Bouguer rendah ditafsirkan sebagai zona cekungan air tanah berarah barat daya-timur laut diapit oleh tinggian batuan dasar di barat laut dan timur – timurdaya. Cekungan Bandar Lampung terbentuk oleh grabben batuan dasar, memiliki dimensi panjang 8 km dan ketebalan lapisan sedimen 200 m. Struktur berarah barattimur menjadi interkoneksi zona resapan Gunung Betung dan cekungan. Struktur membantu mengalirkan infiltrasi di zona resapan dan mengisi cekungan Bandar Lampung.
ANALISIS REKAHAN BATUAN PADA UJI KUAT TEKAN UNIAKSIAL Dinoy, Edward; Tampaty, Yohanes Gilbert; Mabuat, Imelda Srilestari; Sutiray, Joseph Alexon Dwine; Cahyono, Yudho Dwi Galih
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (778.716 KB)

Abstract

Uji kuat tekan merupakan salah satu sifat teknis atau uji kuat tekan yang umum digunakan dalam mekanika batuan untuk mengetahui titik runtuh atau sifat elastisitas batuan terhadap pemberian tekanan maksimum. Titik runtuh batuan merupakan tolak ukur dari kekuatan batuan itu sendiri ketika batuan tersebut sudah tidak mampu mepertahankan sifat elastistasnya. Tujuan dari pengujian ini adalah untuk mengetahui seberapa lama batuan itu mempertahankan kekuatan atau sifat elastisitasnya ketika diberikan tekanan, serta untuk mengetahui perbedaan antara kekuatan batuan kompak dengan batuan yang memiiki rekahan ketika diberika tekanan. Batuan yang memiliki rekahan akan lebih mudah atau cepat pecah ketika diberikan tekanan dibandingkan dengan batuan yang kompak. Analisa ini dilakukan dengan cara membandingkan kekuatan batuan masing – masing sampel baik yang memiliki rekahan maupun batuan kompak. Untuk mengetahui perbedaan tersebut maka dilakukan pengujian laboratorium. Hasil pengujian menunjukkan nilai (uji kuat tekan 57.76 MPa), (Modulus elastisitas 5250.000 MPa), (Nisbah poisson 0.05) dan nilai rata-rata dari uji sifat mekanik batuan (aksial 0.91), (lateral-0.279), dan (volumetrik 0.252). Berdasarkan hasil pengujian diatas menunjukkan bahwa batuan yang memiliki rekahan akan lebih mudah pecah ketika diberikan tekanan, dibandingkan dengan batuan kompak yang memiliki waktu yang lama dalam pengujian uji kuat tekan uniaksial.
STUDI KASUS PENOLAKAN WARGA TERHADAP PENGEBORAN BARU PT LAPINDO BRANTAS KAB. SIDOARJO, PROVINSI JAWA TIMUR Gowarno, Marshellino Azry; purba, Wilbert Hamongan; Mahendra, Seftian; Bukhari, Ahmad Jefri Al; Gaidah, Anastasia Nadia; Sa’ban, Osfaldo Try; Chaq, Nakhlah Amiroh Risyda; Fernando, Arya; Fernando, Arya; Manopo, Sherina; Lelewa, Ikal Don; Sari, Avellyn Shinthya
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.573 KB)

Abstract

Pengeboran merupakan salah satu kegiatan untuk membuat lubang yang bertujuan untuk mencapai meterial yang ada didalam bumi, demi kepentingan tertentu. PT Lapindo Brantas merupakan suatu perusahaan kontraktor kontrak kerjasama yang ditunjuk oleh BPMIGAS untuk melakukan pengeboran minyak dan gas bumi di indonesia. Indonesia sendiri memiliki banyak titik yang berpotensi memiliki kandungan minyak bumi dan gas bumi yang dimana titik-titik tersebut tersebar di pulau-pulau indonesia. Proses pengeboran disuatu wilayah akan memberikan dampak positif dan negatif pada sekitarnya sehingga diperlukan tahapan-tahapan yang perlu dilakukan sebelum melakukan proses pengeboran tersebut untuk mengurangi terjadinya dampak negatif.
RENCANA REKLAMASI PADA LAHAN BEKAS PENAMBANGAN BATU ANDESIT DI CV TIRTA BARU LAKSANA DESA HARGOROJO KECAMATAN BAGELEN KABUPATEN PURWOREJO PROVINSI JAWA TENGAH Rambe, Shahensah Anand Anggian; Nurkhamim, Nurkhamim; Herniti, Dwi
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.828 KB)

Abstract

CV Tirta Baru Laksana merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan yaitu tambang batu andesit dengan luas IUP 10,6 Ha terletak di Desa Hargorojo, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah. Penambangan dapat menimbulkan perubahan lingkungan sehingga perlu dilakukan rencana reklamasi. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan laju erosi untuk memperkirakan TBE (Tingkat Bahaya Erosi) pada saat sebelum dan sesudah dilakukan reklamasi, dan menentukan rencana reklamasi yang akan diterapkan untuk penataan lahan bekas penambangan batu andesit di CV. Tirta Baru Laksana. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi yang dilakukan dengan cara pengamatan dan pengambilan sampel tanah di lapangan, dan studi literatur digunakan untuk memperoleh data sekunder dari berbagai sumber. Penataan lahan dilakukan menggunakan sistem pot dengan ukuran dimensi (1 x 1 x 1) m, maka kebutuhan tanah pucuk sebesar 608 m3. Jumlah lubang pot/tanaman sebanyak 608 serta waktu yang dibutuhkan untuk membuat dan mengisi selama 16 hari. Pengendalian erosi secara mekanik dilakukan dengan pembuatan teras bangku, dan pembuatan saluran pembuangan air, sedangkan pengendalian erosi secara vegetatif dilakukan dengan revegetasi tanaman kacangan (Mucuna bracteata), dan tanaman sengon (Paraserianthes falcataria) sebanyak 608 tanaman.. Setelah dilakukan rencana reklamasi terjadi penurunan laju erosi dari 677 ton/ha/th (Kelas V, sangat berat) menjadi 14,94 ton/ha/th (Kelas I, sangat ringan) pada blok I dan II.
ANALISIS KUALITAS AIR TANAH BERDASARKAN JENIS KANDUNGAN KIMIA FISIK AIR PADA AKUIFER BEBAS CEKUNGAN AIR TANAH (CAT) PALU DI KABUPATEN SIGI PROVINSI SULAWESI TENGAH Rachman, Arif; Yuwanto, Sapto Heru; Bahar, Hendra
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1924.645 KB)

Abstract

Cekungan Air Tanah (CAT) Palu merupakan salah satu Cekungan Air Tanah (CAT) yang yang meliputi kota Palu dan kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Cekungan Air Tanah (CAT) Palu memiliki luas sebesar 313 km2 dan merupakan Cekungan Air Tanah yang digunakan oleh masayarakat untuk keperluan sehari-hari. Cekungan Air Tanah Palu tersusun atas endapan permukaan dan batuan sedimen sehingga dapat menjadi akuifer yang baik dalam menyimpan dan meloloskan air tanah. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kondisi geologi dan hidrogeologi Cekungan Air Tanah (CAT) Palu, serta mengetahui kualitas air tanahnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pemetaan geologi permukaan dan analisis laboratorium. Pemetaan permukaan dilakukan untuk mengetahui kondisi geologi daerah penelitian, sedangkan analisis laboratorium untuk mengetahui kandungan kimia air tanah. Berdasarkan hasil penelitan dan pembahasan daerah penelitian terdiri atas empat (4) satuan geomorfologi berupa dataran yang terangkat (D6), pegunungan tersayat kuat berlereng curam (S4), perbukitan tersayat kuat berlereng curam (S3), dan danau (F2). Daerah penelitian tersusun atas satuan batupasir karbonatan dan endapan permukaan. Air tanah pada daerah penelitian terbagi atas tiga (3) jenis yaitu Magnesium Bicarbonate, Mixed, dan Sodium Chloride. Air tanah pada daerah penelitian secara umum dapat dikonsumsi, kecuali air pada mata air panas yang memiliki pH yang cukup tinggi.

Page 7 of 19 | Total Record : 190