Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN
Prosiding yang berisi hasil penelitian di bidang ilmu kebumian dan kelautan, diselenggarakan pada acara Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN) yang dilaksanakan secara tahunan. Pemateri seminar merupakan akademisi dan praktisi yang bergerak di bidang Kebumian dan Kelautan. aim and scope: Earth Science Mining Engineering Marine Technology Environmental science
Articles
190 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2, No 1 (2020)"
:
190 Documents
clear
PENGARUH PELAPUKAN TERHADAP KEKUATAN BATUAN ANDESIT
Tamanak, Melkianus .A;
Berhitu, Theo;
Ode, Dandi Gusti;
Cahyono, Yudho Dwi Galih
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (553.078 KB)
Batuan adalah kompleks atau kumpulan dari mineral sejenis atau tidak sejenis yang terikat secara gembur ataupun padat. Ada beberapa jenis batuan salah satu batuan yaitu batuan andesit dimana batuan ini merupakan salah satu jenis batuan beku. Batuan andesit merupakan batuan intermediet yang terjadi hasil pendinginan magma pada permukaan bumi ataupun aktivitas gunung api akibat perbedaan suhu pada saat pendinginan. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kekuatan batuan diantaranya adalah faktor pelapukan batuan. Pada penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kekuatan batuan andesit fresh atau yang belum dipengaruhi oleh pelapukan dan batuan andesit lapuk atau yang sudah di pengaruhi oleh pelapukan. Penelitian ini dilakukan dengan metode pengamatan di lapangan secara langsung dan di laboratorium untuk pengujian kuat tekan dengan menggunakan UCS (Uniaxial Compressive Strength). Beberapa sampel batuan andesit yang di ambil dari bekas tambang batu pasir di Desa Manduro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur. Berdasarkan pengujian UCS di peroleh hasil kuat tekan batuan pada sampel batuan andesit lapuk 01 sebesar 42,35 MPa, sampel 02 sebesar 41,07 MPa, sampel 03 sebesar 39,12. Sedangkan hasil kuat tekan batuan pada sampel batuan andesit fresh 01 sebesar 115,15 MPa, sampel 02 sebesar 72,73 MPa, sampel 03 sebesar 78,24 MPa. Dari hasil tersebut dapat di simpulkan bahwa perbedaan nilai kuat tekan pada batuan andesit dapat dipengaruhi oleh pengaruh pelapukan.
Interaksi; Morfotektonik; Sag-Pond; Sesar Aktif
Sutiono, Agus;
Prastistho, Bambang;
C. Prasetyadi, C. Prasetyadi;
Supartoyo, Supartoyo
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2426.17 KB)
Tegangan deformasi regional di daerah penelitian berasal dari gaya subduksi yang dikeluarkan di Selatan Pulau Jawa yakni di lokasi Palung Jawa. Berdasarkan data pengukuran di lapangan, tegangan regional maksimum (?1) disimpulkan merambat di sepanjang azimuth berarah Utara – Selatan (U-S) berkisar dari N355ºE hingga N10ºE. Tekanan regional ini membentuk fraktur regangan yang menonjol pada generasi pertama, yang ditunjukkan oleh karakteristik rekahan U-S; Sesar Girijati (GF), Sesar Sumbermulyo Parangtritis (SPF) dan Kalitirto - Gn.Bangkel - Jombor (KBJ). Rekahan rekehan tersebut berorientasi riedel tension cenderung memiliki karakter sesar aktif. Penting melakukan identifikasi jaringan sesar aktif tersebut untuk diijadikan acuan sebagai petunjuk praktis oleh pemerintah daerah, dalam melaksanakan amanat undang undang nomor 24 dan 27 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana dan tentang Penataan Ruang. Oleh karena itu, makalah ini mengurai sebagian dari jaringan sesar aktif di Yogyakarta dengan melihat indikator antara dimensi Meander Kalitirto di Berbah dan interaksi jaringan pada setiap interkoneksi sesar penentu bentuk geometri meander tersebut. Liniamen Berbah memperlihatkan dua tren sepanjang arah azimuth N 30ºE dan N 180ºE yang menunjukkan orientasi menyimpang dari U-S ke TL-BD. Pembentukan sag-pond dari sebuah fitur morfotektonik yang ditunjukkan oleh laterally confine meander Sungai Opak di Kalitirto selebar 900 m, membentuk dua meander dengan dimensi 571 m lebar dan 723 m panjang (Meander Kalitirto di Utara) dan 216 m lebar dan 399 m panjangnya (Meander Kalitirto di Selatan). Meskipun, keberadaan meander di sepanjang Sungai Opak itu umum dijumpai, tetapi untuk meander yang ditemukan di Desa Kalitirto dan Jogotirto secara morfotektonik memiliki fisik dan dimensi yang unik. Meander ini mengekspresikan ukuran dan bentuk yang aneh, yang secara dramatis memiliki demensi lebar lebih besar dan berbeda dibandingkan perkembangan meander lainnya di sepanjang Sungai Opak. Hal ini disebabkan oleh fraktur regangan membentuk sag-pond ketika cekungan berkembang di dalam zona sesar. Susunan interaksi sesar di SagPond Berbah melibatkan perluasan Sesar Kalitirto - Gn Bangkel Jombor (KBJ) yang berorientasi Utara-Selatan bersama dengan sesar generasi kedua yakni sesar mendatar TL-BD. Karakteristik interaksi dua sesar ini dalam orientasi yang berbeda dari perpindahan pasangan set sesar sintetis dan set sesar antitetis ekstensional bertanggung jawab untuk membentuk tegangan sag-pond tersebut.
PERANCANGAN KAPAL PEMBERSIH SAMPAH (TRASH SKIMMER) UNTUK WILYAH PERAIRAN TELUK SUMENEP
Widad, Romzatul;
Pranatal, Erifive
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (840.687 KB)
Teluk Sumenep adalah sebuah teluk di Laut Jawa yang terletak di ujung timur Provinsi Jawa Timur. Teluk Sumenep adalah salah satu tempat atau wadah masyarakat untuk membuang sampah sembarangan. Kurang diperhatikannya volume sampah yang setiap hari memenuhi perairan Teluk Sumenep menjadi latar belakang dari dilakukannya penulisan ini. Penelitian ini bertujuan menghasilkan sebuah desain kapal kerja pembersih sampah yang tersebar di perairan laut khususnya perairan Teluk Sumenep. Konfigurasi peralatan geladak dan sistem bongkar muat yang dibuat berdasarkan kebutuhan dan jumlah volume sampah yang terdapat di Teluk Sumenep. Dengan mengasumsikan bahwa luasan wilayah yang ditinjau sebagai rute yang harus ditempuh kapal, maka didapatkan kapasitas muatan sampah yang dapat diangkut kapal yang direncanakan. Desain yang optimum didapatkan melalui metode optimasi dengan variabel, parameter, dan constraints yang telah ditentukan. Yakni berukuran L = 10,7 m, B = 4 m, H = 2 m, T = 1 m. Selanjutnya dari ukuran utama yang diperoleh ini dibuat lines plan dan general arrangements sesuai dengan konfigurasi peralatan bongkar muatnya. Penelitian ini akan menentukan ukuran utama kapal yang direncanakan, kapasitas muatan yang akan diangkut oleh kapal, tahanan dan mesin utama kapal.
EVALUASI PENGGUNAAN ALAT MUAT DAN ALAT ANGKUT UNTUK PENINGKATAN PRODUKTIVITAS ANDESIT DI PT. BINA NUGRAHAUTAMA KEC. KEJAYAN KAB. PASURUAN PROV. JAWA TIMUR
Wahono, Jeremy Gievani;
Cahyono, Yudho Dwi Galih
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (749.392 KB)
PT. Bina Nugrahautama merupakan salah satu perusahaan swasta yang bergerak dibidang pertambangan batu andesit yang beroperasi di wilayah Jawa Timur, yaitu Kabupaten Pasuruan, Kecamatan Kejayan, Desa Kademungan. Dalam kegiatan penambangan, yang biasa dilakukan yaitu pemuatan dan pengangkutan. Alat muat yang digunakan adalah backhoe excavator Caterpillar 320B dengan kapasitas bucket 1 m3. Sedangkan, alat angkutnya adalah dumptruck Nissan Diesel UD CW330 dengan kapasitas vessel 17,06 m3. Dalam kegiatan pemuatan dan pengangkutan, hal yang harus diperhatikan adalah produktivitas. Namun, juga terdapat beberapa faktor lain yang perlu diperhatikan baik secara internal maupun eksternal. Produktivitas ini digunakan sebagai acuan terhadap target produksi perusahaan. Target produksinya yang ditentukan adalah 33.000 m3/tahun. Dengan mengetahui cycle time dan beberapa komponen lainnya, dapat diperhitungkan produktivitasnya. Setelah dilakukan perhitungan dan analisis, produktivitas alat muat adalah 37.389,94 m3/tahun dan alat angkut adalah 39.163,95 m3/tahun. Target produksi dapat tercapai, namun alat muat bekerja keras dalam memuat batu andesit ke alat angkut.
Dokumen Pendukung / Supporting Docs (Cover, Editorial Board, and Table of Content)
SEMITAN, Editor
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1135.062 KB)
Cover, Editorial Board, and Table of Content
STUDY IMPLEMENTASI ISPS CODE PADA PELABUHAN DILI TIMOR-LESTE
Taequi, Agosto;
Basuki, Minto
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (325.193 KB)
Keamanan dan keselamatan pada kapal dan fasilitas di pelabuhan Dili, Timor-Leste merupakan hal yang sangat penting bagi kunjungan kapal-kapal maupun proses bongkar muat barang. Tujuan penelitian ini mengetahui penerapan ISPS (The International Ship and Port Facility Security Code) untuk mengurangi risiko-risiko terhadap keamanan dan keselamatan pelabuhan. Data untuk analisis berdasarkan data data lapangan yang berkaitan dengan penerapan ISPS di pelabuhan Dili Timor-Leste. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan metode FMEA (Failure Mode and Effect Analysis). Hasil analisis di dapatkan bahwa langkah-langkah perlindungan keamanan dan keselamatan fasilitas di pelabuhan Dili Timor-Leste masih minimum yang harus ditingkatkan dengan menggunakan kartu pengenal berupa Id card dan proses keluar masuk sesuai prosedur di pelabuhan Dili Timor-Leste. Semakin ramainya di pelabuhan Dili Timor-Leste maka harus di tambahkan dengan pos-pos penjaga keamanan.
PENERAPAN TEMA ARSITEKTUR MODERN TROPIS PADA DESAIN PUSAT PELATIHAN DAN PEMBINAAN PEMAIN MUDA PERSEBAYA DI SURABAYA
Sakti, Yogi Aruna;
Ratniarsih, Ika;
Hendra, Failasuf Herman
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (684.598 KB)
Sepakbola merupakan salah satu olahraga yang paling popular saat ini, yang semakin tahun begitu pesat perkembangannya. Mulai dari anak-anak, remaja, dewasa sampai orang lanjut usia pun menyukai sepakbola. Beberapa negara di dunia dalam membentuk pemain-pemain sepakbola dilakukan sejak dini atau pada usia anakanak, dengan mendirikan pusat pelatihan sepakbola. Perancangan Pusat Pelatihan dan Pembinaan Pemain Muda Persebaya di Surabaya ini dirancang menggunakan tema “Arsitektur Modern Tropis†dengan mempertimbangkan lokasi tapak yang berada di wilayang iklim tropis. Bangunan ini menggunakan kosnse Form Follow Function atau bentuk mengikuti fungsi. Pusat Pelatihan dan Pembinaan Pemain Muda Persebaya ini berada di Jl. Stadion Gelora Bung Tomo, Kel. Benowo, Kec. Pakal, Kota Surabaya, Jawa Timur. Tujuan dari penerapan tema Arsitektur Modern Modern pada desain Pusat Pelatihan dan Pembinaan Pembinaan Pemain Muda Persebaya di Surabaya ini adalah agar pengunjung yang mengamati bangunan dapat dengan mudah mengetahui fungsi bangunan.
ANALISIS PERBANDINGAN METODE SIMULASI SOFTWARE MAXSURF DENGAN METODE MATEMATIS UNTUK PERHITUNGAN HAMBATAN DAN DAYA MESIN UTAMA KAPAL TANKER 6500 DWT
Rachman, Rizal;
Pranatal, Erifive;
Imawan. S, Pramudya
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (835.654 KB)
Salah satu faktor dalam memprediksi daya mesin utama adalah hambatan kapal, dan didalam dunia perkapalan memiliki simulasi software yaitu maxsurf resistance, oleh sebab itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan besaran hambatan, daya mesin utama pada kecepatan sampai dengan 12 knots antara perhitungan matematis dengan software maxsurf resistance berdasarkan studi kasus kapal tanker 6500 DWT dengan mesin utama yang akan terpasang berdaya 2942 KW. Metode yang digunakan adalah perbandingan metode hambatan matematis harvald dan simulasi software maxsurf resistance metode holtrop. Dari hasil pembahasan didapatkan kesimpulan dengan menggunakan simulasi software maxsurf resistance hambatan kapal adalah 154.3 kN membutuhkan daya sebesar 2780.272 kW dengan selisih persentase daya antara mesin utama kapal degan simulasi adalah 5.5% pada sea margin 18.80% dan hasil matematis didapatkan hambatan 222,7 kN membutuhkan daya sebesar 2938.7 kW dengan selisih persentase daya antara mesin utama kapal dengan matematis adalah 0.1% pada sea margin 25.138%.
PENCEGAHAN ABRASI PANTAI TIMUR SURABAYA MELALUI DESAIN EKOWISATA HUTAN MANGROVE WONOREJO SURABAYA
Ramadhani, Suci
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (989.041 KB)
Indonesia memiliki rencana pengembangan kepariwisataan terutama wisata alam. Banyak potensi alam yang rusak karena belum adanya pengelolaan khusus, salah satunya adalah hutan mangrove. Beberapa daerah di Indonesia telah membuat perencanaan proyek ekowisata hutan mangrove, termasuk di Kota Surabaya. Namun perencanaan tersebut harus memiliki konsep yang berkesinabmbungan agar sesuai dengan tujuan konservasi alaam dan nilai utama dari hutan mangrove itu sendiri, yaitu pencegahan abrasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan komparasi model wisata hutan Mangrove Surabaya dengan model wisata mangrove yang menjadi salah satu wisata alam konservasi dan metode deskripsi dengan memberikan konsep desain yang mampu mengangkat area wisata. Dari hasil survey dan perbandingan model yang telah dilakukan, maka model ekowisata dan eduwisata sebagai penerapan alternatif wisata alam menjadi rancangan dengan konsep memperkenalkan hutan mangrove kepada pengunjung dan squence tour untuk melihat keanekaragaman manfaat dari hutan mangrove tersebut untuk mencegah bencana alam dan abrasi laut.
ANALISIS PENGARUH DEFORMASI BATUAN UTUH TERHADAP BESARNYA REGANGAN PADA UJI KUAT TEKAN UNIAKSIAL BATUAN ANDESIT
Makmara, Meilinda;
Anok, Klotilda Delfiana;
Octaviana, Iva Nurul;
Cahyono, Yudho Dwi Galih
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (590.759 KB)
Massa batuan merupakan susunan dari beberapa batuan utuh dan untuk mengetahui kekuatan dari massa batuan tersebut perlu di lakukan pengujian terhadap batuan utuh. Salah satu pengujian yang dapat dilakukan yaitu uji kuat tekan uniaksial atau unaxial compressive strength (UCS) Ada beberapa faktor yang mempengaruhi uji kuat tekan uniaksial, diantaranya yaitu adanya deformasi pada batuan contoh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh deformasi yang terjadi pada batuan andesit terhadap hasil uji kuat tekan. Pada penelitian ini melakukan pengujian contoh batuan di Laboratirum Geomekanika dan Desain Rekayasa Batuan di Yogyakarta. Pengambilan sampel batuan andesit ini dilakukan di Desa Manduro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Contoh batuan yang diperlukan untuk uji kuat tekan batuan ini adalah sebanyak 5 sampel dengan diameter rata-rata 51 mm. Setelah dilakukan pengujian terhadap batu andesit ini didapatkan hasil deformasi aksial pada kelima sampel yaitu masing-masing sebesar 46%, 42%, 40%, 54% dan 90% dengan besar regangan masing-masing yaitu 0.43%, 0.40%, 0.38%, 0.51% dan 0.85%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa semakin besar nilai deformasi maka semakin besar pula nilai regangannya