cover
Contact Name
Fajar Rizki Widiatmoko
Contact Email
semitan@itats.ac.id
Phone
+6281222333864
Journal Mail Official
semitan@itats.ac.id
Editorial Address
Jl. Arief Rachman Hakim, No. 100, Kota Surabaya, Jawa Timur 60117 » Tel / fax : (031)5945043 / (031)5994620
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN
ISSN : -     EISSN : 26860651     DOI : -
Core Subject : Science,
Prosiding yang berisi hasil penelitian di bidang ilmu kebumian dan kelautan, diselenggarakan pada acara Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN) yang dilaksanakan secara tahunan. Pemateri seminar merupakan akademisi dan praktisi yang bergerak di bidang Kebumian dan Kelautan. aim and scope: Earth Science Mining Engineering Marine Technology Environmental science
Articles 484 Documents
ANALISIS PROKSIMAT DALAM PENENTUAN KUALITAS DAN JENIS BATUBARA PADA PT. BUMI MERAPI ENERGI, KABUPATEN LAHAT, PROVINSI SUMATRA SELATAN Trivenna A Oratmangun; Sapto Heru Yuwanto; Lakon Utamakno
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN) Vol 3, No 1 (2021): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2021.1988

Abstract

PT. Bumi Merapi Energi, berada di Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatra Selatan, Bagian Utara. Batubara merupakan bahan galian, maka posisi batubara sebagai bahan bakar alternatif dan meningkatkan pemanfaatannya untuk keperluan domestik sebagai bahan bakar pada pembangkit tenaga listrik, industri maupun untuk kepentingan ekspor. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode proksimat merupakan metode awal dalam penentuan kualitas batubara yang meliputi penentuan kandungan kadar air, zat terbang, abu dan karbon tertambat dalam batubara. Untuk mengetahui kadar air dan abu dapat memperkirakan berapa nilai kalori dari batubara. Zat terbang juga salah satu pengotor dalam batubara dan dapat menentukan range batubara selain nilai kalori. Karena sangat pentingnya parameter proksimat dalam batubara diperlukan analisis yang presisi dan akurat dalam metode analisisnya. Maka dilakukan penelitian dan perhitungan lanjutan berdasarka dari data analisis proksimat. Dan untuk diketahui kualitas batubara berdasarkan klasifikasi menurut Classification of in Seam Coal (UNECE 1998) termasuk dalam High Grade Coal (berdasarkan kandungan ash yang didapat yaitu 6,82% db). Kemudian dari penentuan analisis proksimat dapat diklasifikasikan juga jenis batubara yaitu Bituminous Rank (medium rank), karena memiliki kandungan kalori yaitu 6242 kcal/kg, unsur karbon 41,65% dan kadar air 11%. 
EVALUASI NILAI POWDER FACTOR UNTUK PENINGKATAN PRODUKSI PELEDAKAN QUARRY BATU ANDESIT DI PT. ARGA WASTU DESA SANETAN, KECAMATAN SLUKE, KABUPATEN REMBANG, JAWA TENGAH Firman Aulia; Yudho Dwi Galih Cahyono; Agus Budianto
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2020.1017

Abstract

PT. Arga Wastu adalah salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang pertambangan batu andesit yang termasuk tambang terbuka jenis quarry (Side Hill Type Quarry). Permasalahan yang terjadi yaitu meningkatkan target produksi yang sudah tercapai perhari. Upaya untuk meningkatkan produksi dilakukan melalui kegiatan peledakan agar menghasilkan ukuran material (fragmentasi) dan penggunaan bahan peledak yang sesuai. Berdasarkan perhitungan geometri peledakan yang digunakan untuk mendapatkan hasil yang diharapkan dengan menggunakan teori R.L.Ash. untuk distribusi ukuran fragmentasi menggunakan metode Kuz-Ram. Rata rata geometri actual yang digunakan pada tangal 19 juli sampai dengan 12 agustus yaitu diameter lubang 2,5 inchi, burden 2 m, spasi 2 m, stemming 1,4 m, kedalaman lubang ledak 7,3 m, kolom isian 5,9 m, powder factor 0,40 kg/m3. Hasil perhitungan tersebut didapat geometri peledakan dengan diameter lubang ledak 2,5 inchi, burden 2 m, spasi 3 m, stemming 1,6 m, kedalaman lubang ledak 7,9, sub drilling 0,4 m, kolom isian 6,3 m, dengan penggunaan bahan peledak 16,82 kg/lubang. Sehingga didapat nilai powder factor sebesar 0,37 kg/m3. Dengan presentase (%) ukuran fragmentasi (60 cm) sebesar 0 % dengan perolehan hasil produksi sebesar 1042,8 bcm/hari.
RANCANGAN PENAMBANGAN DI PIT FERRARI PINANG BALABA 12 PT.VALE INDONESIA,TBK DESA SOROWAKO KECAMATAN NUHA KABUPATEN LUWU TIMUR PROVINSI SULAWESI SELATAN Rudi Prayogo
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2020.1052

Abstract

PT. Vale Indonesia,Tbk secara administrasi terletak di Desa Sorowako, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan, seluas 118.435 Ha  dan menyebar di tiga provinsi yaitu Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Tenggah. PT.Vale Indonesia, Tbk melakukan perencanaan tambang yang dibagi menjadi tiga tahap berdasarkan waktunya yaitu Long Tern Planing (LTP), Medium Term Planing (MTP) dan Short Term Planing (STP)PT.Vale Indonesia Indonesia,Tbk berencana akan melakukan penambangan nikel dengan pembukaan suatu Pit Compartement yaitu berlokasi di Ferarri Pinang Balaba 12 dengan COG 1,5% , rancangan penambangan ini nantinya dapat bertujuan untuk merancang suatu Mine Haul Road (MHR), kemajuan penambangan, dan recovery penambangan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dan kuantitatif. Pada metode kuantitatif akan mendapat beberapa data seperti data koordinat topografi, kadar, Cut Off Grade (COG), geotek dan recovery penambangan. Pada metode Kualitatif akan menghasilkan data seperti batas Pit limit penambangan, design geometri Pit Compartment, Mine Haul Road (MHR), kemajuan penambangan (Sequence). Hasil desain MHR didapatkan lebar jalan lurus 24 meter, lebar jalan tikungan 43,61 meter, superelevasi 0.04, cross slope 4%, grade rata-rata 6,36%. sistem penambangan yang digunakan adalah sistem Open Cast Mining, didapatkan suatu cadangan nikel 1.600.290 wmt dengan overburden 3.468.673 wmt dengan nilai SR 1:2,2, Arah penambangan nikel yaitu dari arah timur menuju barat, Urutan sehingga penambangan dimulai dari penambangan elevasi tertinggi yaitu 560 mdpl sampai ke elevasi 480 mdpl, diketahui kemajuan penambangan dari barat ke timur, . Dengan cadagan awal 1.604.587 wmt dan dilakukan perhitungan recovery penambangan yang didapatkan sebesar 834.385 wmt 834.385 wmt dengan persentasi recovery penambanga sebesar 51,9%.
ANALISA STABILITAS TEBING SUNGAI MENGGUNAKAN METODE KESETIMBANGAN BATAS DAN METODE ELEMEN HINGGA Yosef Marchiano Tahan; S Koesnaryo; Barlian Dwinagara; Karmila Laitupa; Laode Jonas Tugo
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2019): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2019.824

Abstract

PT. Sari Mulia dan PT. Sarana Jaya Makmur merupakan perusahaan yang memiliki Wilayah Ijin Usaha Pertambangan (WIUP) Operasi Produksi (OP) Sirtu di aliran Sungai Gendol dengan luas masing-masing yaitu 2,25 ha yang berada pada Dusun Kalitengah Kidul, Desa Glagaharjo dan Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman. Pada 2 April 2018 telah terjadi longsoran Tebing Sungai Gendol sebelah timur yang mencakup WIUP OP kedua perusahaan tersebut yang mengakibatkan korban jiwa 2 orang supir truk dan 2 warga sekitar luka-luka.  Tebing sungai yang longsor memiliki tinggi 60 m, panjang longsoran 52 m, dengan kemiringan tebing 83°. Data-data yang digunakan dalam studi kasus ini merupakan data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan langsung dilapangan dan metode literatur. Analisa ini menggunakan  metode kesetimbangan batas (limit equilibrium methode) yaitu bishop dan metode elemen hingga(finite element methode). Analisa untuk mengetahui kestabilan lereng ini selanjutnya menggunakan suatu program geoteknik yaitu Slide Vesion.6 dan Phase2 Version 8 dari rocscience. Tolak ukur kestabilan tebing adalah FK ? 1,3. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan terdapat tiga litologi yaitu pada kedalaman 10 m berupa tanah lanau lempung lunak, pada kedalaman 20 m berupa tanah lanau lempung berpasir, pada kedalaman 30 m berupa pasir dan batupasir, menggunakan model kriteria keruntuhan Mohr-Coulomb. Tindakan stabilitas tebing dilakukan pada litologi dengan kedalaman 10 m dengan dua alternatif yaitu pengurangan sudut kemiringan dan pembuatan berm, hasil yang didapatkan bahwa metode elemen hingga dengan pembuatan berm 8 m, sudut 31 0, tinggi 4 m dan 6 m menghasilkan FK 1,44 dipilih untuk menangani potensi longsoran tebing.
KUALITAS BITUMEN ASBUTON PT. WIJAYA KARYA BITUMEN KABUPATEN BUTON, SULAWESI TENGGARA Mardiana Musa; Yulfiah Yulfiah
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN) Vol 3, No 1 (2021): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2021.1954

Abstract

PT. Wijaya Karya Bitumen berada di Kabupaten Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara. Aspal merupakan bahan hidrokarbon yang bersifat melekat (adhesive), berwarna hitam kecoklatan, tahan terhadap air, dan visoelastis. Aspal alam merupakan aspal yang terdapat di alam, terbentuk dalam batuan pembawa minyak bumi. Penelitian ini ditujukan untuk menentukan kualitas bitumen pada Aspal Buton dengan menggunakan metode Sohklet. Metode Sohklet digunakan untuk mengekstraksi suatu senyawa dari material padat. Prinsip kerja dari peralatan Sohklet adalah penyaringan secara berulang-ulang. Sampel Aspal Buton diperoleh dari hasil pengeboran di blok C pertambangan Kabungka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, kadar air rata-rata berkisar antara 1,00% - 5,80% dan kadar bitumen rata-rata berkisar antara 23,00% – 27,06%. Kondisi ini menandakan bahwa kadar air rendah dan kadar bitumen tinggi, atau dapat disimpulkan bahwa bitumen pada Aspal Buton berkualitas baik.
AKUIFER REKAHAN DI KOMPLEKS METAMORF BAYAT Arhananta Arhananta; Anggita Mahyudani Rkt
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2019): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2019.847

Abstract

Penelitian ini terletak di daerah Bayat, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Batuan yang mendominasi daerah tersebut adalah batuan metamorf yang dipengaruhi struktur geologi, berupa sesar dan kekar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi geologi, pengaruh struktur geologi terhadap geometri akuifer di daerah tersebut. Metode yang digunakan antara lain surface mapping meliputi scanline dan pengambilan data hidrogeologi meliputi muka air tanah dan sampel air tanah. Daerah telitian terdiri dari satuan batuan metamorf sebagai akuifer rekahan, batuan sedimen karbonat klastik dan batupasir sebagai akuifer, batuan beku sebagai akuifug dan akuifer rekahan, lalu endapan kuarter sebagai akuifer bebas. Kontrol struktur geologi menjadi faktor yang penting dalam menentukan kondisi hidrogeologi daerah tersebut. Struktur geologi daerah telitian meliputi sesar dengan orientasi relatif Timur Laut-Barat Daya dan Barat Laut-Tenggara yang membagi geometri akuifer menjadi tiga area. Foliasi pada Komplek Jiwo Barat pada litologi epidot-glaukofan sekis dan pada Jiwo Timur pada litologi Filit dengan orientasi umum Timur Laut-Barat Daya yang mengontrol arah aliran air mengikuti arah orientasi foliasinya. Untuk kedepannya dilakukan penelitian baku mutu air tanah daerah akuifer rekahan metamorf dan akuifer bebas daerah Bayat
ANALISIS PRODUKTIVITAS ALAT GALI MUAT DAN ALAT ANGKUT PADA PENAMBANGAN BATUGAMPING PT. SEMEN INDONESIA TBK, KABUPATEN TUBAN JAWA TIMUR Faishol Amir; Yazid Fanani; Avellyn Shintia Sari
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN) Vol 3, No 1 (2021): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2021.1979

Abstract

Sistem penambangan yang digunakan PT. Semen Indonesia, TBK adalah sistem tambang terbukadengan target produksi penambangan batugamping sebesar 273,36 ton/jam dalam 1 shif kerja. Alat gali muat menggunakan excavator Komatsu PC 400-LC. Alat angkut menggunakan dump truck Scania P 380 dan Quester CWE 370. Penelitian dilakukan pada 4 blok penambangan yaitu blok V11, X07, Z18, dan Q12 dengan waktu kerja tersedia 10 jam dalam 1 shiff kerja. Berdasarkan hasil penelitian, produktivitas alat gali muat Komatsu PC 400-LC untuk blok V11, X07, Z18, dan Q12 sebesar 106,85 ton/jam, 64,97 ton/jam, 96,38 ton/jam, dan 76,68 ton/jam. Produktivitas alat gali muat sebesar 344,88 ton/jam sudah mencapai target produksi. Sedangkan produktivitas alat angkut Scania P 380 dan Quester CWE 370 pada blok V11, Z18, X07, dan Q12  dengan total sebesar 195,13 ton/jam sehingga belum mencapai target produksi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan faktor yang menyebabkan tidak tercapainya target produksi alat angkut karena lamanya waktu edar. Lamanya waktu edar disebabkan antara lain karena adanya waktu tunggu sebelum manuver untuk dumping, lamanya waktu untuk manuver dumping, dumping material bergantian antar dump truck,  antrian pada loading point dan lamanya waktu manuver di loading point. Sehingga untuk mencapai target produksi harus dilakukan optimasi untuk minimalkan hambatan tersebut sehingga waktu edar alat angkut dapat dipersingkat. Setelah dilakukan optimasi didapatkan produktivitas alat angkut Scania P 380 dan Quester CWE 370 untuk blok V11, Z18, X07, dan Q12 masing-masing sebesar 83,31 ton/jam, 77,06 ton/jam, 62,66 ton/jam, dan 51,16 ton/jam dengan total produktivitas alat angkut keseluruhan sebesar 274,20 ton/jam sehingga target produksi dapat dicapai.
ETIKA LINGKUNGAN HIDUP P. Julius F. Nagel
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2020.1004

Abstract

Masalah lingkungan hidup di Indonesia dan dunia semakin banyak dan penting untuk segera dicari solusinya. 1. Kerusakan habitat. Tidak bisa dimungkiri bahwa sumber masalah dari penurunan fungsi hutan hujan tropis Sumatera adalah deforentasi. 2. Diantara hiruk pikuk politik elektoral, ada pertanyaan kritis tentang politik substantif yang belum banyak tersentuh. 3. Indonesia harus membuat langkah nyata untuk ikut menahan kenaikan suhu muka bumi demi kepentingan nasional maupun tanggung jawab internasional. 4. Masa depan lingkungan hidup disebut suram ditangan DPR baru. Metode penulisan paper ini menggunakan riset sekunder. Simpulan, upaya pembinaan lingkungan hidup bisa dilakukan melalui jalur pendidikan formal maupun non formal. Saran: kita harus mewariskan kepada generasi mendatang suatu dunia yang baik. Prinsip tanggung jawab terhadap alam “menguasai secara berpartisipasi, menggunakan sambil memelihara.”
ANALISA STABILITAS PADA KONVERSI COAL BARGE MENJADI CRANE BARGE DENGAN METODE NUMERIK Slamet Rohmat Affandi; Erifive Pranatal; Pramudya Imawan Santosa
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN) Vol 3, No 1 (2021): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2021.2011

Abstract

Konversi kapal merupakan suatu pilihan dari sebuah perusahaan kapal untuk menghindari kerugian yang lebih besar akibat kecelakaan kapal. Kapal Coal Barge dengan panjang 67.00 m, lebar 16.70 m dan tinggi geladak4.50 m dikonversikan menjadi kapal Crane Barge dengan ukuran yang sama. Desain konversi dibentuk dalam 2 model, yakni model 1 dengan 1 crane dan model 2 dengan 2 crane. Dari konversi ini dilakukan analisa stabilitas dengan metode numerik dengan bantuan aplikasi Maxsurf Stability agar dapat mendapatkan nilai yang lebih presisi dari perhitungan manual. Analisa stabilitas ini diharapkan dapat memenuhi kriteria IMO (International Maritime Organization) Code A.749(18) Ch3 - Design criteria applicable to all ships. Pemodelan 3 dimensi dilakukan pada aplikasi maxsurf modeler, dengan hanya membuat 1 bentuk lambung karena pada Model 1 dan Model 2 menggunakan bentuk lambung yang sama. Hasil yang didapatkan dari analisa yakni kapal Model 1 mempunyai nilai maksimum GZ 3.425m.rad pada kemiringan 22.7° dan model 2 mempunyai nilai maksimum GZ 3.818m.rad pada kemiringan 21.8°
PERUMUSAN STRATEGI PEMULIHAN KALI SURABAYA BERBASIS PERAN SERTA MASYARAKAT Yulfiah Yulfiah
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2020.1042

Abstract

Kali Surabaya sebagai salah satu Sub DAS Brantas memiliki peran strategis bagi masyarakat Surabaya. Kebutuhan air bersih masyarakat Surabaya yang disediakan oleh PDAM, sumber air bakunya berasal dari air Kali Surabaya. Di sisi lain, pada sepanjang Kali Surabaya, bantarannya telah dijejali ratusan industri, baik dalam skala besar maupun kecil. Ribuan masyarakat pun membangun huniannya di bantaran Kali Surabaya. Kondisi ini tentu saja memberikan tekanan besar terhadap kualitas air Kali Surabaya. Oleh karena itu, perumusan strategi pemulihan air sungai menjadi krusial pada saat ini. Berdasarkan studi komprehensif tentang keberadaan Kali Surabaya, dapat disampaikan bahwa, rencana program pemulihan kualitas air Kali Surabaya perlu melibatkan dua sub sistem, yaitu sistem kemitraan dalam pengelolaan lingkungan, serta sistem pengendalian pencemaran dan pemulihan kualitas air Kali Surabaya. Dalam implementasinya, kedua sistem tersebut harus melibatkan peran serta dan pemberdayaan masyarakat secara aktif.