cover
Contact Name
Teguh Sandjaya
Contact Email
teguh.sandjaya@unpad.ac.id
Phone
+62818713818
Journal Mail Official
m.fedryansah@unpad.ac.id
Editorial Address
Alamat Surat Menyurat Jalan Raya Bandung Sumedang KM 21, Gedung B. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial
ISSN : -     EISSN : 26203367     DOI : https://doi.org/10.24198/focus.v3i1
Core Subject : Social,
Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial merupakan jurnal ilmiah yang lebih diarahkan untuk memuat kajian dari praktik pekerjaan sosial dalam menangani dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Implementasi kegiatan layanan juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pelayanan diorganisasikan menjadi kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hasil kolaborasi antara dosen dan mahasiswa Departemen Kesejahteraan Sosial, baik program studi sarjana (S1) maupun program studi pasca sarjana (S2 & S3) khususnya, namun kepada para pemerhati pekerjaan sosial pada umumnya sehingga bisa menjadi sumbangan yang besar dalam perkembangan praktik pekerjaan sosial di Indonesia. Praktik pekerjaan sosial ini tidak hanya praktik secara nyata juga mencakup praktik dalam kajian pustaka yang dapat berupa pengembangan metode praktik maupun praktik dalam arti yang luas.
Articles 175 Documents
KUALITAS INTERAKSI KELUARGA DENGAN KONDISI IBU BEKERJA Rosma Alimi; Rudi Saprudin Darwis
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 5, No 1 (2022): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Juli 2022
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v5i1.39609

Abstract

Peran ganda dan beban ganda pada perempuan dapat menimbulkan terjadinya perubahan kualitas interaksi keluarga. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian kualitas interaksi keluarga dengan ibu bekerja yaitu menggunakan metode kualitatif dengan teknik studi kepustakaan. Ketika perempuan telah berhasil untuk berpartisipasi di ranah publik, peran sebagai pekerja domestik yaitu mengurus anak dan mengelola rumah tetap menjadi peran yang harus dijalankannya. Upaya perempuan untuk meminimalisir beban ganda dilakukan dengan memindahkan pekerjaan domestik kepada perempuan lain, seperti pembantu rumah tangga atau anggota keluarga perempuan lainnya. keluarga merupakan sebuah kesatuan, struktur yang mendasari, tujuan, keterlibatan dan efisiensi, kesimbangan, morfostasis dan morfogenesis, boundaries, subsistem, equifinality, dan equipotentiality. Bentuk interaksi antar anggota keluarga merupakan bentuk interaksi yang paling memengaruhi keharmonisan keluarga. Peran domestik telah dijalani oleh perempuan sejak zaman dahulu hingga saat ini. Data menunjukan bahwa kemampuan perempuan untuk berpartisipasi aktif di ranah publik sudah diakui. Work-Family Conflict atau konflik peran ganda merupakan suatu bentuk konflik peran akibat tekanan peran dari ranah domestik dan publik yang saling bertentangan dalam banyak hal. Peran apa pun yang dijalani oleh individu dan memengaruhi keterlibatan waktu, ketegangan, atau perilaku individu dalam suatu peran maka berpotensi untuk menimbulkan konflik antara peran satu dengan peran lainnya.
Pelanggaran Hak Asasi Manusia Terhadap Praktik Female Genital Mutilation Shabira Marsya Supriatami; Rosma Alimi; Soni Akhmad Nulhaqim
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 5, No 1 (2022): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Juli 2022
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v5i1.40250

Abstract

Female Genital Mutilations (FGM) mulai diakui secara internasional pada tahun 1960-an dengan para aktivis dan petugas medis di Afrika menyuarakan implikasi kesehatan dari praktek untuk PBB dan WHO. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tujuan untuk dapat mengeksplorasi dan memaknai suatu fenomena sosial. FGM mungkin berasal di Afrika sebagai bagian dari ritual untuk para remaja yang kemudian menyebar ke bagian lain dunia oleh difusi. Pendapatan, urbanisasi, dan pendidikan, serta aspek suku budaya, kepercayaan agama juga berpengaruh sangat kuat pada praktik FGM di Afrika. FGM dalam segala bentuk, sudah diakui internasional selaku pelanggaran pada perempuan (HAM). FGM adalah praktek berbahaya yang diakui sebagai sebuah pelanggaran hak asasi manusia dan secara eksplisit dilarang di banyak negara Afrika dan negara-negara Barat.  Salah satu organisasi internasional yang ikut berperan aktif dalam penanganan praktik FGM yaitu World Health Organization (WHO). Dalam isu FGM, pekerja sosial dapat berperan secara langsung (direct) dengan korban FGM maupun secara tidak langsung (indirect).
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MENGENAI GEO WISATA (Studi Kasus dalam Implementasian CSR PT Geo Dipa) Mochamad Alfaizi Noor Rizkhy; Ahmad Nuruddin Wahyu Utomo; Reza Firmansyah; Mohammad Sahrial Sedi
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 5, No 1 (2022): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Juli 2022
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v5i1.40755

Abstract

ABSTRAKBerbagai permasalahan terjadi di Indonesia, sebagian besar disebabkan oleh ulah manusia itu sendiri atau memang alam yang sudah mulai mengikis. Ulah manusia juga hadir dari beberapa perusahaan yang membuat adanya pencemaran lingkungan, udara dan lain sebagainya. Maka peran individu atau sebuah organisasi turut andil dalam menangani permasalahan di Indonesia. Dan dari sanalah lahir sebuah gagasan CSR. CSR merupakan merupakan komitmen usaha untuk beroperasi secara legal dan berkontribusi untuk meningkatkan kualitas hidup dan tanggung jawab kemitraan dari karyawan dan keluarganya, pemerintah, perusahaan komunitas lokal, dan komunitas luas. CSR dapat melakukan dengan pemberdayaan masyarakat setempat secara nyata yang dibutuhkan oleh masyarakat sekitar.  Kata kunci: CSR, Pemberdayaan Masyarakat, Geo Wisata                                                                               ABSTRACTVarious problems occur in Indonesia, mostly caused by the actions of humans themselves or indeed nature that has begun to erode. Human actions are also present from several companies that make environmental pollution, air and so on. So the role of individuals or an organization contributes to dealing with problems in Indonesia. And that's where the idea of CSR was born. CSR is a business commitment to operate legally and contribute to improving the quality of life and partnership responsibilities of employees and their families, governments, local community companies, and the wider community. CSR can do with the empowerment of the local community in real terms needed by the surrounding community.Key word: CSR, Community empowerment, Geo Tourism 
PENTINGNYA TINGKAT KOHESIVITAS TERHADAP KINERJA KELOMPOK FORUM KOMUNIKASI MAHASISWA KESEJAHTERAAN SOSIAL REGIONAL JAWA BARAT Rezkia Maghriby Yoandra; Zahra Anindya Putri; Fauziah Hanum; Sahadi Humaedi
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 5, No 1 (2022): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Juli 2022
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v5i1.40390

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui betapa pentingnya kohesivitas yang dimiliki oleh anggota yang ada kelompok, sekaligus mengetahui bagaimana cara membangun kohesivitas dalam kelompok khususnya di Forkomkasi Jabar. Diketahui bahwa setiap anggota di dalamnya berusaha untuk dapat menjaga hubungannya dengan anggota lain yang berasal dari kampus yang berbeda. Sesuai dengan tujuan yang dimiliki oleh kelompok Forkomkasi Jabar yaitu terjalinnya hubungan baik antara seluruh mahasiswa jurusan Kesejahteraan Sosial yang ada di Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara dalam mengumpulkan data yang diperlukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa betapa pentingnya tingkat kohesivitas yang dimiliki oleh setiap kelompok. Kohesi kelompok mengacu pada sejauh mana anggota kelompok berhubungan satu sama lain dan merasa menjadi bagian dari kelompoknya. Kelompok dengan kohesi yang  tinggi akan menarik setiap anggota kelompok untuk dapat berkumpul. Sedangkan kelompok dengan tingkat kohesi yang rendah tidak akan dapat menarik satu sama lain. Dengan demikian, tingkat kohesivitas dapat mempengaruhi kinerja setiap anggota dalam kelompok. Pengurus dari Forkomkasi Jabar pun berpendapat bahwa penting bagi mereka untuk meningkatkan kohesivitas kelompok agar masing-masing dari mereka dapat memberikan kinerja sebaik mungkin dan tentunya secara maksimal.
Upaya Penanggulangan Kemiskinan Ekonomi di Indonesia Melalui Perspektif Pekerja Sosial Salsabilla Aurelia Pratiwi; Ghea Cantika Noorsyarifa; Nurliana Cipta Apsari
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 5, No 1 (2022): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Juli 2022
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v5i1.39965

Abstract

Kemiskinan merupakan suatu kondisi yang diakibatkan oleh kekurangannya sumberdaya yang berfungsi untuk memenuhi kebutuhan hidup serta meningkatkan kesejahteraan suatu masyarakat. Kemiskinan merupakan permasalahan yang belum terpecahkan di Indonesia karena terdapat banyak faktor yang melatarbelakanginya. Kemiskinan dibagi kedalam beberapa kelompok yakni diantaranya kemiskinan absolut, kemiskinan relatif, kemiskinan kultural dan kemiskinan struktural. Faktor latar belakang yang menyebabkan munculnya masalah kemiskinan diantaranya kebiasaan buruk yang dianut oleh suatu kelompok masyarakat dan ketimpangan pendapatan yang didapat oleh masyarakat. Untuk mengatasi kemiskinan perlu adanya upaya dari beberapa pihak seperti para pemangku kebijakan dan profesional salah satunya yakni Pekerja Sosial. Pekerja sosial memiliki tujuan untuk memberdayakan masyarakat, hal tersebut berkaitan dengan penelitian dalam penulisan artikel ini mengenai bagaimana upaya yang dilakukan untuk menanggulangi permasalahan kemiskinan melalui perspektif Pekerja Sosial. Penulisan artikel ini bertujuan untuk melakukan penelitian mengenai situasi kemiskinan di Indonesia saat ini dan upaya yang dapat dilakukan untuk menanggulangi permasalahan kemiskinan melalui perspektif profesi pekerja sosial. 
PELAYANAN SOSIAL PADA ANAK JALANAN (STUDI KASUS PELAYANAN DI RUMAH SINGGAH DUKUH SEMAR, KOTA CIREBON) Fadila Ayu Utami; Hery Wibowo; Soni Akhmad Nulhaqim
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 5, No 1 (2022): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Juli 2022
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v5i1.39484

Abstract

Anak jalanan menjadi permasalahan sosial tiap tahun di Indonesia, dengan jumlah peningkatan kasusnya yang tidak sedikit. Anak yang putus sekolah dan memilih berkegiatan ekonomi di jalanan, dengan umur yang belum sepantasnya turut menjadi perhatian pemerintah dan lembaga-lembaga sosial dalam melakukan penanganan masalah tersebut. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah dalam mengatasi hal tersebut, salah satunya pembentukan rumah singgah bagi anak jalanan dengan mengimplementasikan pelayanan-pelayanan sosial atas dasar kebutuhan permasalahan yang dirasakan sang anak. Pelayanan sosial adalah upaya dalam menolong pihak-pihak yang membutuhkan untuk dapat kembali menjalankan fungsi-fungsi sosial mereka sebagai manusia. Anak-anak jalanan di rumah singgah, akan mendapatkan pelayanan sosial yang dibutuhkan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi. Rumah Singgah Dukuh Semar adalah salah satu rumah singgah bagi anak jalanan yang berada di Kota Cirebon, Jawa Barat. Rumah singgah Dukuh Semar sudah berdiri dari awal tahun 2012 dan sudah berhasil mengembalikan anak jalanan untuk bersekolah dan tidak lagi melanjutkan kegiatan dijalanan seperti yang sebelumnya dilakukan. Pengembalian anak jalanan kesekolah memang tujuan awal dibentuknya rumah singgah ini dan dalam prosesnya untuk mencapai tujuan tersebut, rumah singgah telah bermitra kerja dengan beberapa lembaga-lembaga dalam menjalankan kegiatan pelayanan sosialnya untuk anak-anak.Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif agar mendapatkan informasi dan data secara lebih mendalam. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan dengan wawancara secara mendalam kepada informan, observasi, dokumentasi, dan juga studi pustaka. Penelitian ini membahas mengenai kegiatan pelayanan sosial di rumah singgah pada anak jalanan. Ditemukan hasil dari penelitian ini ialah terdapat kegiatan pelayanan yang dilakukan rumah singgah untuk anak jalanan, yaitu pelayanan kebutuhan pangan, pelayanan konseling, pelayanan kesehatan, pelayanan pendidikan, pelayanan keterampilan, pelayanan keagamaan, dan pelayanan rekreasi dan hiburan. Dalam mencapai tujuannya untuk dapat mengembalikan anak jalanan ke sekolah, ditemukan faktor-faktor pendukung dan penghambat dari tiap pelayanan yang diberikan rumah singgah. Faktor tersebut ialah faktor SDM, faktor keuangan, faktor sarana pra-sarana dll. Pembahasan faktor pendukung dan penghambat dalam kegiatan pelayanan yang diberikan membuat terlihatnya indikator keberhasilan dari macam-macam kegiatan pelayanan sehingga lebih terurai dalam menjelaskan durasi pemberian layanan, sasaran penerima dan memudahkan untuk mencapai tujuan dalam membuat anak-anak jalanan dapat kembali bersekolah.Kata Kunci: Anak Jalanan, rumah singgah, pelayanan sosial
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA (PHK) PADA KARYAWAN FUN WORLD (TEMPAT BERMAIN ANAK) DI KOTA CIREBON Fadila Ayu Utami; R Nunung Nurwati
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 5, No 1 (2022): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Juli 2022
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v5i1.28124

Abstract

Terjadinya penyebaran Covid-19 yang semakin meluas menyebabkan beberapa aspek kehidupan ikut terdampak buruk salah satunya aspek kesehatan. Hingga saat ini pandemi Covid-19 sudah memakan banyak korban jiwa. Tidak hanya aspek kesehatan, tetapi aspek ekonomi pun ikut terdampak akibat Covid-19. Banyak pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) karena beberapa perusahaan tempat mereka bekerja terpaksa harus menutup bisnisnya. Hal ini terjadi karena pendapatan perusahaan menurun dan tidak adanya pengunjung akibat himbauan dari pemerintah Indonesia untuk membatasi kegiatan masyarakat, melakukan jaga jarak dikeramaian, dan berkegiatan segalanya dari rumah untuk memutus penyebaran pandemi Covid-19. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisa bagaimana kehidupan karyawan Fun World yang terkena PHK akibat dampak dari pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif analisis. Hasil menunjukan bahwa karyawan yang terdampak PHK menjadi sangat kesulitan untuk mencari pekerjaan lagi dan kesulitan membiayai kehidupan sehari-hari. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Sumber dan jenis data penelitian ini adalah data primer yaitu dari studi lapangan dengan wawancara dan data sekunder. Dalam penulisan artikel, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi literatur dengan menggunakan data sekunder seperti buku-buku ilmiah, karangan-karangan ilmiah, serta sumber-sumber tertulis lainnya yang relevan dengan topik atau masalah yang akan dibahas. Selain mencari sumber data dari buku dan jurnal, penulis juga melakukan wawancara kepada salah satu karyawan sebagai narasumber. The widespread of Covid-19 has caused several aspects of life to be adversely affected, such as the health aspect. Until now, the Covid-19 pandemic has claimed many lives. Not only about health, but the economic things were also affected by Covid-19. Many workers are affected by layoffs because several companies where they work have forced to close their businesses. It happened because company revenues had decreased and no visitors due to calls from the Indonesian government to limit community activities, maintain distance from the crowd and do everything from home to cut the spread of the Covid-19 pandemic. This study aims to analyze the lives of Fun World employees affected by the termination of work relations due to the impact of the Covid-19 pandemic. The research method used in this article is a literature study with a descriptive analysis approach. The results show that employees who are affected by layoffs find it very difficult to find work again and have difficulty financing their daily lives. The research method used is a qualitative approach. Sources and types of research data are primary data, namely from field studies with interviews and secondary data. In writing articles, data collection techniques used are literature studies using secondary data such as scientific books, scientific essays, and other written sources relevant to the topic or problem to be discussed. In addition to finding data sources from books and journals, the author interviewed one of the employees as a resource.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA PASIR EURIH, KECAMATAN TAMANSARI, KABUPATEN BOGOR Dwi Arianto; Sahadi Humaedi; Lenny Meilany
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 5, No 2 (2022): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Bulan Desember Tahun 2022
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v5i2.44017

Abstract

Saat ini sector pariwisata menjadi industri andalan bagi beberapa negara di dunia termasuk indonesia. Munculnya konsep pariwisata berbasis masyarakat menghadikan beberapa desa wisata yang ada di indonesia. Desa pasir eurih ialah salah satu dari sekian banyaknya desa wisata yang ada di indonesia. Dengan segala aset dan potensi yang dimilikinya berupa kebudayaan dan juga keindahan lingkungan fisik menjadikan pasir eurih sebagai salah satu desa yang menyajikan destinasi wisata. Pengembangan desa wisata pasir eurih tentunya tidak terlepas dari adanya partisipasi masyarakat lokal di setiap tahapan yang ada mulai dari perencanaan dan pengambilan keputusan, pelaksanaan, evaluasi, dan menikmati hasil. Partisipasi masyarakat dalam mengembangkan desa wisata pasir eurih bukan tanpa tantangan. Distribusi kekuasaan yang lebih merata diperlukan sebagai bahan evaluasi.
Resiliensi Remaja di LKSA Muhammadiyah Darul Ilmi Depok Fachria Octaviani; Sri Sulastri; Meilanny Budiarti Santoso
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 5, No 2 (2022): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Bulan Desember Tahun 2022
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v5i2.45101

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai bagaimana sumber resiliensi pada remaja di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak Muhammadiyah Darul Ilmi Depok. Resiliensi merupakan kemampuan individu untuk menghadapi kondisi sulit dan bangkit dari kesulitan dalam hidupnya. Dalam hal ini remaja yang berasal dari keluarga dengan kondisi sosial ekonomi yang rendah mengakibatkan kebutuhan remaja tidak dapat terpenuhi dengan wajar sehingga remaja terpaksa tinggal di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak. Pendekatan yang peneliti gunakan dalam penelitian ini melalui pendekatan kualitatif, dimana dalam Teknik pengumpulan data penulis melakukan wawancara, dan studi dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah tujuh orang yang terdiri dari tiga remaja, pekerja sosial, asisten pekerja sosial, dan perwakilan anggota keluarga.Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKSA Muhammadiyah telah memenuhi sumber resiliensi I Have pada remaja yang dimana aspek ini dapat mempengaruhi peningkatan kemampuan resiliensi dalam aspek I Am dan I Can pada resiliensi. Ketiga sumber resiliensi juga telah terlihat pada ketiga remaja di LKSA namun terdapat beberapa aspek yang belum maksimal. Maka dari itu penulis merekomendasikan plan of treatment berupa pelatihan pemahaman diri pada remaja di LKSA Muhammadiyah Darul Ilmi Depok untuk meningkatkan kemampuan resiliensi. Kata Kunci : Resiliensi, Remaja, Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak  
ANALISIS BIBLIOMETRIK PROGRAM PARENTING TERHADAP PENCEGAHAN PENGANIAYAAN PADA ANAK Aprellia Anggraeni; R. Nunung Nurwati; Gigin Ginanjar Kamil Basar
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 5, No 2 (2022): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Bulan Desember Tahun 2022
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v5i2.40280

Abstract

Artikel ini bertujuan melihat tren penelitian, penulis, dan negara yang paling berpengaruh dalam topik program parenting terhadap pencegahan penganiayaan anak. Metode yang digunakan berupa analisis bibliometrik dimana penelitian ini akan menunjukkan hasil berupa data statistik. Kata kunci menggunakan istilah “parenting program” dan sinonim lainnya, dan digabungkan dengan istilah “child maltreatment” dan sinonim lainnya untuk mencari artikel yang sesuai. Artikel yang diikutsertakan sebanyak 605 artikel dari database Scopus. Data dianalisis dan divisualisasikan dengan menggunakan aplikasi VOSviewer. Temuan menunjukkan bahwa penelitian ini banyak dilakukan di negara-negara maju seperti United States, United Kingdom, dan Canada. Sanders M. R. menjadi penulis berpengaruh dalam topik ini. Beberapa hasil temuan kata kunci juga menjadi rujukan untuk penelitian masa depan seperti program parenting terhadap child maltreatment menggunakan meta-analisis dan efektifitasnya.

Page 10 of 18 | Total Record : 175