cover
Contact Name
Teguh Sandjaya
Contact Email
teguh.sandjaya@unpad.ac.id
Phone
+62818713818
Journal Mail Official
m.fedryansah@unpad.ac.id
Editorial Address
Alamat Surat Menyurat Jalan Raya Bandung Sumedang KM 21, Gedung B. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial
ISSN : -     EISSN : 26203367     DOI : https://doi.org/10.24198/focus.v3i1
Core Subject : Social,
Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial merupakan jurnal ilmiah yang lebih diarahkan untuk memuat kajian dari praktik pekerjaan sosial dalam menangani dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Implementasi kegiatan layanan juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pelayanan diorganisasikan menjadi kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hasil kolaborasi antara dosen dan mahasiswa Departemen Kesejahteraan Sosial, baik program studi sarjana (S1) maupun program studi pasca sarjana (S2 & S3) khususnya, namun kepada para pemerhati pekerjaan sosial pada umumnya sehingga bisa menjadi sumbangan yang besar dalam perkembangan praktik pekerjaan sosial di Indonesia. Praktik pekerjaan sosial ini tidak hanya praktik secara nyata juga mencakup praktik dalam kajian pustaka yang dapat berupa pengembangan metode praktik maupun praktik dalam arti yang luas.
Articles 175 Documents
UPAYA PENINGKATAN KEBERFUNGSIAN SOSIAL ORANG DENGAN HIV/AIDS (ODHA) Afina Azizah; Muhamad Rafly Fauzan; Sahadi Humaedi
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 5, No 2 (2022): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Bulan Desember Tahun 2022
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v5i2.31904

Abstract

Orang dengan HIV/AIDS atau yang biasa disebut dengan ODHA merupakan salah satu kelompok rentan. Hal demikian disebabkan oleh karena status positif HIV/AIDS yang melekat di dalam tubuhnya. Kondisi tersebut yang menyebabkan Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) dalam kesehariannya dihantui dengan stigma dan diskriminasi yang diberikan oleh masyarakat. Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) kerap kali menghabiskan hidupnya tidak hanya mendapatkan permasalahan kesehatan dirinya saja, permasalahan psikososial pun turut menyengsarakan hidupnya. Terkait dengan permasalahan tersebut, Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) tentu tidak dapat menjalankan peran peranannya dengan baik, memenuhi kebutuhan hidupnya juga menghadapi goncangan dalam hidupnya. Tiga hal tersebut merupakan indikator dari keberfungsian sosial seorang individu dalam menjalankan kehidupannya. Ketakutan dan kekhawatiran yang berlebihan yang berasal dari masyarakat menyebabkan berbagai penolakan dari masyarakat, dengan status positif HIV/AIDS. Sehingga dapat disimpulkan Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) tidak dapat memenuhi keberfungsian sosialnya yang disebabkan oleh karena stigma dan diskriminasi yang melekat di dirinya. Dalam hal ini penulis bertujuan untuk meneliti bagaimana upaya peningkatan keberfungsian sosial Orang dengan HIV/AIDS (ODHA).
IMPLEMENTASI PROGRAM PERLINDUNGAN SOSIAL BAGI ANAK KORBAN TINDAK KEKERASAN Shafira Putri Ramadhani; Soni Akhmad Nulhaqim; Risna Resnawaty
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 5, No 2 (2022): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Bulan Desember Tahun 2022
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v5i2.39080

Abstract

AbstrakKekerasan terhadap anak adalah suatu tindakan yang dapat menyebabkan terganggunya proses tumbuh kembang dan kelangsungan hidup anak. Akibatnya anak akan mengalami kerugian melalui dampak yang ia rasakan baik secara fisik maupun secara mental. Hal ini tentunya menjadi permasalahan yang perlu diatasi. Melalui program Perlindungan Khusus Anak yang dilaksanakan oleh DP3AKB Kabuapaten Majalengka, dilaksanakan upaya-upaya melalui kegiatan yang ditujukan agar anak terpenuhi haknya, yaitu hak untuk mendapatkan perlindungan dari tindak kekerasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses implementasi program yang dilaksanakan oleh DP3AKB. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Informan yang terlibat dalam penelitian berjumlah 9 orang.Hasil penelitian ini menggambarkan tentang implementsi program Perlindungan Khusus Anak yang dilakukan oleh DP3AKB dalam upaya penanganan kekerasan pada anak yang didalamnya membahas 4 aspek implementasi program yaitu communications, resources, attitudes, bureaucracy. Kegiatan yang dilakukan oleh DP3AKB berfokus pada upaya pencegahan kekerasan melalui sosialisasi dan juga penanganan kekerasan pada anak melalui pendampingan kasus yang melibatkan kerjasama dengan berbagai pihak. Kegiatan dalam program tersebut dapat terlaksana karena adanya komunikasi yang bersifat koordinatif, sumber daya yang dialokasikan dalam pelaksanaan program, sikap para implementator yang memiliki dedikasi tinggi terhadap pelaksanaan program dan juga aturan dalam birokrasi yang mana setiap implementator memiliki kewenangan dan porsinya masing-masing terhadap tugas yang dijalankan. Namun masih perlu adanya inovasi melalui pengembangan implementasi program untuk menunjang peningkatan kinerja dari para implementator agar dapat meminimalisir semakin banyaknya anak yang menjadi korban kekerasan.     
Gambaran Aksesbilitas, Inklusivitas, dan Hambatan Penyandang Disabilitas Dalam Memanfaatkan Transportasi Publik: Studi Literatur di Berbagai Negara Dwi Arianto; Nurliana Cipta Apsari
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 5, No 2 (2022): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Bulan Desember Tahun 2022
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v5i2.42633

Abstract

Keberadaan kelompok penyandang disabilitas di dunia seringkali mendapatkan diskriminasi. Paradigma yang menganggap penyandang disabilitas tidak lebih baik dari pada kelompok non disabilitas merupakan suatu pandangan yang sangat kejam. Seiring berjalannya waktu pandangan – pandangan tersebut mulai luntur. Pemenuhan hak – hak penyandang disabilitas dalam hal aksesibilitas kepada pelayanan fasilitas publik terus di dorong oleh pemerintah di berbagai dunia. Salah satunya adalah pemenuhan hak penyandang disabilitas pada layanan transportasi publik. Penyediaan transportasi publik yang ramah bagi penyandang disabilitas mulai di gencarkan oleh beberapa negara di dunia. Meskipun begitu bukan berarti penyandang disabilitas dapat berpangku tangan tanpa mengalami hambatan. Terdapat beberapa hambatan yangf harus dijalani dan dilewati oleh penyandang disabilitas untuk menciptakan masyarakat yang inklusiv. Dengan demikian usaha -usaha pemerintah p[erlul di dorong lebih giat lagi sebagai upaya pemenuhan hak -hak disabilitas di ruang publikKata kunci : Penyandang disabilitas, transportasi pulik, inklusivitas, aksesibilitas
EFEKTIVITAS PKH BIDANG PENDIDIKAN DALAM PARTISIPASI PENDIDIKAN ANAK KPM DI ERA INDUSTRI 4.0 DAN SOCIETY 5.0 Septian Dwi Pangestu; Muhammad Fedryansyah
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 5, No 2 (2022): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Bulan Desember Tahun 2022
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v5i2.39232

Abstract

Setiap warga negara memiliki hak untuk mendapat perlindungan dan jaminan secara sosial dari negara. Hal ini untuk menjamin keberfungsian sosial baik individu maupun kelompok agar kesejahteraan sosial masyarakat dapat tercapai. Perlindungan jaminan sosial di Indonesia dinaungi oleh Kementerian Sosial. Program Keluarga Harapan adalah salah satu perlindungan dan jaminan sosial dari pemerintah dalam hal ini di bawah tanggung jawab Kementerian Sosial. Bantuan PKH menyasar keluarga pra sejahtera yang dikategorikan sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Tujuan PKH adalah memberikan pelayanan jaminan sosial terhadap Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) untuk mengakses fasilitas kesehatan dan pendidikan di lingkungan sekitar mereka agar nilai-nilai kesejahteraan sosial mereka dapat terjamin. Dalam penelitian ini fokus kajian adalah melihat efektivitas PKH dalam bidang pendidikan dalam meningkatkan partisipasi pendidikan anak KPM di era Industri 4.0 dan Society 5.0. Pendidikan memudahkan akses terhadap informasi dan pengetahuan sehingga kualitas SDM masyarakat KPM dapat meningkat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Pelaksanaan PKH dalam bidang pendidikan sudah efektif dalam meningkatkan partisipasi anak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0. Hal dilihat dari keberhasilan PKH dalam meningkatkan partisipasi dan bahkan prestasi dari anak-anak dari golongan Rumah Tangga Sangat Miskin di berbagai wilayah di Indonesia. 
PEMENUHAN HAK ANAK KELUARGA MARGINAL DI KAWASAN TERMINAL BARANANGSIANG KOTA BOGOR PADA MASA PANDEMI COVID-19 Nadya Putri Aprilia; Budi Muhammad Taftazani; Rudi Saprudin Darwis
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 5, No 2 (2022): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Bulan Desember Tahun 2022
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v5i2.43043

Abstract

Pandemi Covid-19 ini telah membuat masyarakat marginal memiliki hambatan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, yang membuatproses pemenuhan hak anak yang berasal dari keluarga marginal juga terdampak. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pemenuhan hak anak dari keluarga marginal di masa pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik analisis dan pengolahan data yang digunakan ialah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Penelitian ini melibatkan beberapa informan yang terdiri dari orang tua anak keluarga marginal dan Ketua Yayasan Terminal Hujan. Penentuan informan dilakukan berdasarkan tujuan penelitian untuk menggali lebih dalam mengenai pemenuhan hak anak keluarga marginal di masa pandemi Covid-19.Hasil penelitian ini menggambarkan tentang pemenuhan hak bertahan hidup dan berkembang, perlindungan, dan juga partisipasi anak keluarga marginal. Dari ketiga aspek tersebut, didapatkan bahwa aspek hak bertahan hidup dan berkembang serta perlindungan anak sudah diberikan namun belum cukup optimal. Selain itu, untuk mengembangkan pemenuhan hak anak keluarga marginal di Kawasan Terminal Baranangsiang, penulis merekomendasikan sebuah plan of treatment berupa “Pelatihan dan Penyaluran Kerja & Edukasi Hak Anak untuk Penguatan Kemampuan Orang Tua dalam Pemenuhan Hak Anak Keluarga Marginal di Kawasan Terminal Baranangsiang”. The Covid-19 pandemic has made marginalized communities have obstacles in meeting their daily needs, which has impacted the process of fulfilling the rights of children from marginal families. This study described the fulfillment of the rights of children from marginal families during the Covid-19 pandemic. The research method used is descriptive qualitative research method with case study research techniques. Data collection techniques are in-depth interviews, observation, and documentation studies. Data analysis and processing techniques used are data condensation, data presentation, and data verification. The results of this study describe the fulfillment of the right to survive and develop, protection, and also the participation of children from marginal families. From these three aspects, it was found that aspects of the right to survive and develop as well as child protection have been provided but are not yet optimal. In addition, to develop the fulfillment of the rights of children of marginal families in the Baranangsiang Terminal Area, the author recommends a plan of treatment in the form of "Training and Distribution of Work & Education of Children's Rights for Strengthening the Ability of Parents in Fulfilling theRights of Children of Marginal Families in the Baranangsiang Terminal Area".
ANALISIS INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT PADA KUALITAS PELAYANAN PROGRAM SENTRA INDUSTRI BUKIT ASAM (SIBA) BOKASHI PT BUKIT ASAM, TBK. (PTBA) Sahadi Humaedi; Meilanny Budiarti Santoso; Faris Harsen; Mustafa Kamal
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 6, No 1 (2023): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Juli 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v6i1.46565

Abstract

 ABSTRAKTanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) menjadi salah satu upaya perusahaan dalam membuat perubahan bagi masyarakat, melalui program CSR perusahaan dapat membangun hubungan sosial kepada masyarakat sehingga perusahaan memiliki legitimasi yang baik. PT Bukit Asam melalui program CSR SIBA Bokashi bermaksud memberdayakan masyarakat melalui kegiatan industry kreatif dengan memanfaatkan limbah organik menjadi sebuah pupuk bokashi. Sebagai salah satu pihak yang melakukan pelayanan publik melalui program SIBA Bokashi, tentunya perlu dilakukan evaluasi terhadap pelayanan yang dilakukan terhadap masyarakat penerima program. Tujuan dari penelitian ini adalah mengukur tingkat kepuasan masyarakat atas aktivitas tanggung jawab sosial yang dilaksanakan oleh perusahaan dan mengukur pencapaian manfaat yang telah diterima, serta memberikan peluang bagi masyarakat untuk memberikan penilaian yang objektif mengenai perkembangan pelaksanaan program CSR PTBA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif deskriptif untuk menjelaskan indeks kepuasan masyarakat (IKM) terhadap program yang dilaksanakan. Hasil keseluruhan IKM berada pada interval 3.335 dan berdasarkan tabel interval dalam Permen PAN RB No. 14 Tahun 2017 mengenai Pedoman Penyusunan Survei Kepuasan Masyarakat, maka mutu program CSR SIBA Bokashi dalam kategori B dengan nilai konversi 83.37, ini menandakan bahwa kinerja program CSR SIBA Bokashi berada pada kategori sangat baik. Capaian nilai IKM yang telah didapatkan tersebut menunjukkan pelayanan yang sangat baik karena berbagai indikator penyusunnya dapat dicapai secara keseluruhan mulai dari kepastian waktu pelayanan, akurasi pelayanan, kesopanan dan keramahan, tanggung jawab, kelengkapan, dan kemudahan mendapatkan pelayanan. Kata Kunci: Kepuasan Masyarakat, Program CSR, Kualitas Pelayanan ABSTRACTCorporate social responsibility (CSR) is one of the company's efforts to make changes in society, through CSR programs companies can build social relations with the community so that companies have good legitimacy. PT Bukit Asam through the SIBA Bokashi CSR program intends to empower the community through creative industry activities by utilizing organic waste to become bokashi fertilizer. As one of the parties that perform public services through the SIBA Bokashi program, of course, it is necessary to evaluate the services provided to the community receiving the program. The purpose of this study was to measure the level of community satisfaction with social responsibility activities carried out by the company and to measure the achievement of the benefits that have been received, as well as to provide an opportunity for the community to provide an objective assessment of the development of PTBA's CSR program implementation. The method used in this study is a descriptive quantitative approach to explain the community satisfaction index (IKM) for the implemented program. The overall results of IKM are at intervals of 3,335 and based on the interval table in Permen PAN RB No. 14 of 2017 concerning Guidelines for Compiling a Community Satisfaction Survey, the quality of the SIBA Bokashi CSR program is in category B with a conversion value of 83.37, this indicates that the performance of the SIBA Bokashi CSR program is in the very good category. The achievement of IKM score that has been obtained shows very good service because the various constituent indicators can be achieved as a whole starting from the certainty of service time, service accuracy, politeness and friendliness, responsibility, completeness, and ease of getting service. 
COGNITIVE RESTRUCTURING FORM UNTUK MENGATASI MASALAH KOGNITIF PADA INDIVIDU DI FASE DEWASA MUDA Muthia Dwi Candtika; Meilanny Budiarti Santoso
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 6, No 1 (2023): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Juli 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v6i1.33675

Abstract

Fase dewasa muda merupakan fase paling produktif yang dialami dalam kedupan seriap individu. Individu pada fase dewasa muda cenderung akan mulai memiliki ambisi, impian, dan keinginan.  Pada fase ini juga kerap kali individu yang berada pada fase muda juga mulai mendapatkan tuntutan dari orang lain dan lingkungan disekitarnya, tidak jarang individu difase dewasa muda mengalami kelelahan, baik secara fisik maupun secara mental. Salah satu faktor penyebab Kecemasan yang timbul karena faktor psikologis yaitu sepeti kognitif dan perilaku. Karena terkadang individu berprilaku melebih-lebihkan apa yang ada dipikirannya sehingga menyebabkan perasaan takut dan cemas. Penggunaan treatment Cognitive restructuring form merupakan metode yang digunakan dengan tujuan untuk membiasakan klien dalam mengubah pikiran negatifnya menjadi pikiran alternative yang lebih positif.Kecemasan yang dialami klien, membuat dirinya selalu berlebihan dalam cara berfikir, artinya pola fikir yang dialmai klien terganganggu. Klien dengan masalah kognitifnya diberikan treatment oleh terapis untuk mengatasi masalah kecemasan dan fikiran yang negatifnya menggunakan metode Cognitive Restructuring. Metode yang dilakukan menupakan metode yang dibantu dengan kolom yang kemudian diisikan oleh klien. Kolom merupakan kejadian yang sebenarnya dilakukan oleh klien kemudian menjadi catatan bagi klien. Terdapat skor emosi awal yang diberikan klien ketika terjadi masalah, kemudian mencatat pikiran otomastis apa yang dapat menimbulkan emosi terhadap klien. Hal ini ditujukan untuk melatih klien agar klien bisa mengolah pola pikir yang negatif menjadi pola pikir yang lebih positif. Dan dengan dilakukannya intervensini klien merasakan perubahan yang signifikan dalam melatih pola pikirnya.Praktikan berharap dengan terkelolanya pola pikir negatif klien, dapat terlaksana dengan baik masa dewasa muda sang klien.  
Kewirausahaan Sosial Dalam Bank Sampah Sabilulungan Kecamatan Tamansari Kota Bandung Bryan Matheus Marley Haliwela; Soni Akhmad Nulhaqim
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 6, No 1 (2023): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Juli 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v6i1.48823

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penerapan aspek kewirausahaan sosial di dalam pengelolaan sampah oleh masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan aspek kewirausahaan sosial dalam pengelolaan sampah yang dilakukan oleh Bank Sampah Sabilulungan, ditinjau dari konsep yang dikemukakan oleh Gregory Dees. Penelitian ini berlokasi di Bank Sampah Sabilulungan Kecamatan Tamansari Kota Bandung.Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif, informan dalam penelitian ini berjumlah empat orang yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi non partisipatif, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Dan pedoman penelitian yang digunakan antara lain pedoman wawancara, pedoman observasi, dan pedoman dokumentasi. Dalam proses pengolahan dan analisis data pada penelitian ini, peneliti melakukan reduksi data untuk merangkum, memilih, dan memfokuskan kepada hal-hal yang penting. Dilanjutkan dengan penyajian data dan diakhiri dengan menarik kesimpulan atau verifikasi.Hasil penelitian menunjukan masih terdapat ketidaksesuaian pada beberapa indikator dalam aspek kewirausahaan sosial dalam pengelolaan sampah di Bank Sampah Sabilulungan. Adapun dalam aspek mendefinisikan misi sudah sudah sesuai pada indikator dalam mendefinisikan misi, dan menangani hambatan, tetapi kurang sesuai dalam indikator menjalankan misi. Penerapan aspek mengenali peluang baru sudah sesuai pada indikator menentukan peluang baru dan merealisasikan ide. Penerapan aspek proses mobilisasi sumber daya sudah sesuai pada indikator sumber daya yang dimanfaatkan. Penerapan aspek manajemen resiko masih tidak sesuai pada indikator mengidentifikasi resiko yang dihadapi tetapi cukup sesuai pada indikator penanganan risiko. Penerapan aspek mengidentifikasi dan menarik pelanggan sudah sesuai pada kedua indikator yaitu mengidentifikasi pelanggan dan menarik pelanggan. Penerapan aspek terakhir manajemen keuangan masih belum sesuai, maka diperlukan pengembangan terhadap manajemen keuangan.Melihat masih adanya kekurangan dalam penerapan aspek kewirausahaan sosial pada pengelolaan sampah di Bank Sampah Sabilulungan, maka diperlukan inovasi berupa pengembangan aspek mendefinisikan misi, proses manajemen resiko, dan proses manajemen keuangan guna membantu meningkatkan kegiatan pengelolaan sampah.
Pemberdayaan Anak Jalanan Melalui Program Pendidikan Alternatif di Yayasan KDM Kota Bekasi Dela Salsabila Putri; Sri Sulastri; R. Nunung Nurwati
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 6, No 1 (2023): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Juli 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v6i1.45102

Abstract

Fenomena anak jalanan merupakan permasalahan yang menyertai pembangunan di Indonesia, kondisi anak jalanan ini termasuk kedalam kategori kelompok marjinal dan rentan. Akibatnya banyak anak yang tidak dapat mengakses pendidikan atau sekolah dengan baik. Program pemberdayaan melalui program pendidikan alternatif di yayasan KDM dapat menjadi salah satu solusi agar mereka mendapatkan pendidikan tidak hanya secara akademik namun juga mendapatkan pelatihan keterampilan guna menjadikan mereka dewasa dan mandiri sesuai dengan tujuan program tersebut.Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran lebih mendalam mengenai bagaimana proses pemberdayaan anak jalanan melalui program pendidikan alternatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendeketan deskriptif. Hasil penelitian menujukkan bahwa program pendidikan alternatif ini dapat dikatakan sebagai program pemberdayaan dan telah menunjukkan bahwa dari setiap aspek tahap pemberdayaan telah sesuai dengan konsep pendekatan pemberdayaan yang dikemukakan oleh Edi Suharto. Kelima tahap pendekatan ini yaitu pemungkinan, penguatan, perlindungan, penyokongan dan pemeliharaan. Namun, masih terdapat beberapa hal yang perlu ditingkatkan seperti aspek perlindungan karena belum adanya staf konseling yang secara khusus memberikan dampingan atau konseling jika sewaktu-waktu dibutuhkan oleh para anak binaan sehingga kegiatan pemberdayaan dapat berjalan dengan lacar.Kata kunci: Pemberdayaan, Anak Jalanan, Program Pendidikan Alternatif
PERAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN DALAM MENUNJANG PENDIDIKAN ANAK SEKOLAH DASAR Siti Nurdiah Khalifah; Gigin G. Kamil Basar
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 6, No 1 (2023): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Juli 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v6i1.39445

Abstract

Fenomena kemiskinan merupakan suatu fenomena yang banyak kita jumpai di setiap daerah, berbagai program atau bantuan pun telah diluncurkan oleh pemerintah demi menanggulangi kemiskinan dan menjadikan seluruh masyarakatnya sejahtera. Program Keluarga Harapan (PKH) hadir sebagai bentuk dukungan dari pemerintah terhadap keluarga yang tergolong miskin, dengan harapan dapat berkontribusi secara signifikan dalam menurunkan jumlah penduduk miskin dan menurunkan kesenjangan. Terkhusus bagi anak – anak yang sedang mengenyam pendidikan Sekolah Dasar, bantuan PKH sangat berguna untuk mereka dalam memenuhi kebutuhan pendidikannya. Dengan disertai penelitian – penelitian yang sudah dilakukan, kita dapat menilai seberapa efektif-kah peran PKH dalam membantu anak – anak SD dalam pendidikan mereka.Kata Kunci         : Anak, Program Keluarga Harapan, Sekolah Dasar.

Page 11 of 18 | Total Record : 175