cover
Contact Name
Teguh Sandjaya
Contact Email
teguh.sandjaya@unpad.ac.id
Phone
+62818713818
Journal Mail Official
m.fedryansah@unpad.ac.id
Editorial Address
Alamat Surat Menyurat Jalan Raya Bandung Sumedang KM 21, Gedung B. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial
ISSN : -     EISSN : 26203367     DOI : https://doi.org/10.24198/focus.v3i1
Core Subject : Social,
Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial merupakan jurnal ilmiah yang lebih diarahkan untuk memuat kajian dari praktik pekerjaan sosial dalam menangani dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Implementasi kegiatan layanan juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pelayanan diorganisasikan menjadi kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hasil kolaborasi antara dosen dan mahasiswa Departemen Kesejahteraan Sosial, baik program studi sarjana (S1) maupun program studi pasca sarjana (S2 & S3) khususnya, namun kepada para pemerhati pekerjaan sosial pada umumnya sehingga bisa menjadi sumbangan yang besar dalam perkembangan praktik pekerjaan sosial di Indonesia. Praktik pekerjaan sosial ini tidak hanya praktik secara nyata juga mencakup praktik dalam kajian pustaka yang dapat berupa pengembangan metode praktik maupun praktik dalam arti yang luas.
Articles 182 Documents
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENANGGULANGAN BENCANA DI DESA MEKARGALIH KECAMATAN JATINANGOR Femil Umeidini; Eva Nuriah; Muhammad Fedryansyah
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 2, No 1 (2019): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Juli 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v2i1.23115

Abstract

Bencana adalah suatu peristiwa atau rangkaian kejadian yang mengakibatkan korban penderitaan manusia, kerugian harta, benda, kerusakan lingkungan, sarana dan prasarana serta dapat menimbulkan gangguan terhadap tata kehidupan dan penghidupan manusia. Lingkungan hidup kita, khususnya di Pulau Jawa makin hari semakin terpuruk dan nampak “sangat peka” terhadap gangguan-gangguan proses alami, misalnya curah hujan tinggi disertai angina kencang atau badai yang semakin sering mucul. Desa Mekargalih Kecamatan Jatinangor merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Sumedang yang rentan mengalami bencana banjir dan longsor. Hampir setiap musim penghujan, bencana banjir dan longsor melanda wilayah ini. Upaya penanggulangan bencana selama ini telah dilakukan, baik oleh pemerintah daerah maupun dari masyarakat Desa Mekargalih itu sendiri. Dalam menanggulangi bencana tersebut perlu keterlibatan, peran serta partisipasi dari masyarakat tesebut agar dapat mengantisipasi ketika akan terjadi bencana dan mengetahui tindakan apa saja yang harus dilakukan ketika pra bencana, pada saat terjadi bencana dan pasca bencana sehingga masyarakat dapat memeinimalisir dampak dari bencana banjir. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bentuk partisipasi masyarakat dalam penanggulangan bencana, sejauhmana masyarakat peduli terhadap bencana yang menimpa mereka setiap musim penghujan datang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan melakukan analisis berdasarkan interpretasi dari data primer maupun sekunder. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa adanya bentuk partisipasi dari masyarakat dalam penanggulangan bencana di Desa Mekargalih Kecamatan Jatinangor, bentuk partisispasi masyarakat tersebut berupa partisipasi pemikiran, pasrtisipasi tenaga, partisipasi keterampilan, partisipasi barang dan partisipasi uang. Kelima bentuk partisipasi tersebut sudah diterapkan dan berjalan dengan baik di dalam masyarakat ketika bencana banjir akan datang.   Disaster is an event or series of events which results in victims of human suffering, loss of property, property, damage to the environment, facilities and infrastructure and can cause disruption to the order of life and human livelihood. Our environment, especially in Java, is getting worse and worse and seems to be "very sensitive" to disturbances in natural processes, such as high rainfall accompanied by strong winds or storms that are increasingly frequent. Mekargalih Village, Jatinangor Subdistrict is one of the areas in Sumedang District which is prone to floods and landslides. Almost every rainy season, floods and landslides hit this area. Disaster management efforts have been carried out so far, both by the local government and from the Mekargalih Village community itself. In tackling these disasters, the involvement, role and participation of the community needs to be anticipated in order to anticipate when a disaster will occur and find out what actions should be taken when pre-disaster, in the event of a disaster and post-disaster so that the community can minimize the impact of the flood disaster. This study aims to see the form of community participation in disaster management, to what extent the community cares about the disaster that befalls them every coming rainy season. The method used in this study is qualitative by conducting an analysis based on the interpretation of primary and secondary data. The results of this study indicate that there is a form of community participation in disaster management in Mekargalih Village, Jatinangor Subdistrict, the form of community participation in the form of thought participation, labor participation, skills participation, goods participation and money participation. The five forms of participation have been implemented and are running well in the community when the flood disaster will come.
Analisis Dampak Pernikahan Dini Terhadap Psikologis Remaja ELPRIDA RIYANNY SYALIS; Nunung Nurwati Nurwati
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 3, No 1 (2020): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Juli 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v3i1.28192

Abstract

Pernikahan merupakan salah satu prinsip dasar kehidupan yang paling penting dalam asosiasi atau masyarakat yang sempurna. Namun ada satu fenomena dalam pernikahan ini yaitu pernikahan dini. Fenomena ini banyak ditemui di negara negara berkembang salah satunya Indonesia. Penyebab dari fenomena ini diantaranya karena kesulitan ekonomi, pendidikan yang rendah, paksaan dari orang tua dalam melanggengkan pernikahan, menikah karena kecelakaan, dan karena adat istiadat dari masyarakat setempat. Pernikahan dini memberikan dampak pada aspek biologis maupun psikologis. Namun pada artikel ini kami akan membahas mengenai dampak pada aspek psikologis
PELAKSANAAN ASURANSI KESEHATAN KHUSUS BAGI PENYANDANG DISABILITAS Mutia Rahmi; Nurliana Cipta Apsari; Ishartono Ishartono
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 1, No 3 (2018): Fokus: Jurnal Pekerjaan Sosial
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v1i3.20495

Abstract

Keadaan penyandang disabilitas sebagai kelompok rentan mengalami banyak penyelewengan hak dan salah satunya adalah hak untuk memperoleh akses terhadap kesehatan dan layanan kesehatan. \Dengan keterbatasan mereka dalam melakukan kegiatan sehari-hari disebabkan oleh kedisabilitasan mereka termasuk memperoleh pekerjaan mempengaruhi pendapatan yang mereka dapatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari yang juga menjadi terbatas. Oleh karena itu mereka membutuhkan jaminan kesehatan dari pemerintah untuk menjamin biaya pengobatan serta bantuan kesehatan yang mereka butuhkan.
KONTRIBUSI EKONOMI PENGOLAHAN LOGAM MULIA DI DESA BATU PUTIH KECAMATAN TALIWANG KABUPATEN SUMBAWA BARAT TERHADAP MINAT REMAJA SEKOLAH MELANJUTKAN PENDIDIKANNYA Mujizat Ino
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 2, No 2 (2019): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Desember 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v2i2.26238

Abstract

 ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendreskripsikan (1) Sejarah sektor pengolahan logam mulia di Desa Batu Putih Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat, (2) minat belajar remaja usia sekolah yang bekerja di sektor pengolahan logam mulia, (3) kontribusi ekonomi remaja yang bekerja sambilan di pengolahan logam mulia terhadap kelanjutan pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Desa Batu Putih Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat. Hasil penelitian ini adalah: (1) Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sejarah usaha pengolahan logam mulia di Desa Batu Putih berawal dari adanya penemuan kandungan bahan galian emas di daerah lain oleh PT. Newmont pada tahun 1995. Adanya penelitian itulah masyarakat ikut menambang secara tradicional dan mengalami perkembangan hingga saat ini, (2) Mengenai remaja yang ikut bekerja di pengolahan logam mulia masih tetap memiliki minat belajar yang baik. Hal ini ditunjang oleh beberapa faktor. Pertama, menganggap bekerja hanya sebagai pekerjaam sampingan, Kedua, tetap fokus untuk belajar meski sudah bekerja. Beberapa faktor tersebut juga didukung oleh manajemen waktu antara belajar dan bekerja dengan baik, (3) Bekerja di pengolahan logam mulia tidak memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kelanjutan pendidikan remaja usia sekolah yang bekerja. Hal ini dikarenakan remaja masih bergantung kepada orang tua dan hasil dari bekerja digunakan hanya untuk memnuhi kebutuhan sehari-hari.
ANALISIS TINGKAT PENYEDIAAN JAMINAN SOSIAL UNTUK PETUGAS K3L DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS PADJADJARAN Ery Dwi Antono Riyadi
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 1, No 2 (2018): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v1i2.18262

Abstract

Setiap orang hakikatnya ingin hidup dengan layak dan sejahtera, dan kesejahteraan itu merupakan hak bagi setiap warga negara, oleh karena itu pemerintah selaku penyelenggara negara bertanggung jawab untuk memberikan jaminan sosial pada warga negaranya yang menjamin bahwa setiap warganya dapat hidup dengan layak dan sejahtera. Selain berkewajiban untuk menyediakan pendidikan yang berkualitas, pemerintah juga berkewajiban menyediakan lapangan kerja yang mencukupi berikut dengan jaminan sosial ketenagakerjaannya. Pada artikel ini khusus akan dilakukan peninjauan terhadap tingkat penyediaan jaminan sosial untuk kalangan pekerja K3L, apakah jaminan kesehatan yang mereka terima sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada. Dan jika belum sesuai, maka akan dibahas pula rekomendasi solusi apa yang dapat diterapkan. Penelitian ini dilakukan dengan model penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para pekerja K3L masih belum didaftarkan menjadi anggota BPJS oleh pihak Unpad, hal itu tentu bertolak belakang dengan peraturan pemerintah. Menurut peraturan pemerintah, seorang pekerja berhak untuk memperoleh tunjangan sosial dari pihak pemberi kerjanya yang meliputi tunjangan Jaminan Kematian (JK), Jaminan Pensiun (JP), serta Jaminan Kesehatan. Selain karena mereka berhak mendapatkan jaminan tunjangan tersebut, Unpad telah membantu meningkatkan kesejahteraan hidup mereka tidak hanya untuk saat ini namun juga untuk masa depan mereka.
PENERAPAN COGNIIVE RESTRUCTRING FORM(CRF) DAN DEEP BREATHING PADA REMAJA DENGAN LOW SELF ESTEEM Nabila Nur Arsyila; Meilanny Budiarti Santoso
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 2, No 1 (2019): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Juli 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v2i1.23123

Abstract

Remaja merupakan suatu masa transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dan dewasa. Dan pada tahap ini remaja harus menjalankan tugasnya, Apabila tugas pekembangan sosial ini dapat dilakukan dengan baik, remaja tidak akan mengalami kesulitan dalam kehidupan sosialnya serta akan membawa kebahagiaan dan kesuksesan dalam menuntaskan tugas perkembangan untuk fase-fase berikutnya. Sebaliknya, jika remaja gagal menjalankan tugas-tugas perkembangannya akan membawa akibat negatif dalam kehidupan sosial fase-fase berikutnya, menyebabkan ketidakbahagiaan pada remaja yang bersangkutan, menimbulkan penolakan masyarakat, dan kesulitan-kesulitan dalam menuntaskan tugas-tugas perkembangan berikutnya. Tetapi pada masa ini mereka sangat rentan untuk di pengaruhi oeh lingkungan sekitarnya sehingga seringkali mereka terjerumus pada perilaku negatif. sulit untuk  Maka dari itu pada tahap ini remaja harus di arahkan pada kegiatan dan pikiran pikiran yang positif. Dalam kasus yang akan di tangani dalam praktikum ini merupakan remaja yang berhadapan dengan hukum tetapi memiliki kepercayaan diri yang kurang, maka dari itu klien di berikan treatment Cognitive Restructring Form (CRF) dan. Deep Breathing.  Teenage is a transitional period of development between childhood and adulthood. And at this stage adolescents must carry out their duties, If the task of social development can be done well, adolescents will not experience difficulties in their social life and will bring happiness and success in completing developmental tasks for the next phases. Conversely, if adolescents fail to carry out the tasks of development will bring negative consequences in the social life of the next phases, causing unhappiness in the teenager concerned, causing public rejection, and difficulties in completing the tasks of the next development. But at this time they are very vulnerable to be influenced by the surrounding environment so often they fall into negative behavior. difficult for this reason, at this stage teenagers must be directed at activities and positive thoughts. In the case to be handled in this practicum there are teenagers who are dealing with the law but have less self-confidence, therefore the client is given a Cognitive Restructring Form (CRF) and treatment. Deep Breathing.
REKRUTMEN K3L UNPAD DITINJAU DARI PERSPEKTIF REKRUTMEN UMUM DAN PEKERJAAN SOSIAL Irsyad Rafindra Ilham
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 1, No 2 (2018): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v1i2.18258

Abstract

Tenaga kerja merupakan elemen penting dari sebuah perusahaan atau institusi.Jika tidak ada tenaga kerja,maka tidak ada yang bisa menjalankan kegiatan perusahaan baik internal maupun eksternal perusahaan. Agar produktifitas perusahaan berjalan lancar diperlukan tenaga kerja atau karyawan yang sesuai sesuai dengan prinsip “the right man in the right place”. Sejalan dengan itu maka langkah awal yang menjadi kunci utama yaitu proses rekrutmen untuk merekrut tenaga kerja sesuai dengan kebutuhannya.Aplikasi sistem rekrutmen ini kemudian terlihat saat Universitas Padjadjaran melakukan rekrutmen penerimaan petugas kebersihan keindahan dan kenyamanan lingkungan Universitas Padjadjaran (K3L Unpad).Untuk sebuah universitas yang memiliki luas daerah kurang lebih 3.285,5 Hektar serta lebih dari 15 gedung bangunan yang didirikan untuk menunjang kegiatan universitas,tentu butuh sumber daya manusia yang besar dan khusus untuk menjaga fasilitas tersebut baik dari segi kebersihan,kerapihan dan keindahan lingkungannya yang kemudian dapat dipenuhi dengan hadirnya K3L Unpad.Namun bukan berarti setiap orang dapat diterima bekerja sebagai K3L Unpad secara langsung.Terdapat beberapa mekanisme dalam sistem rekrutmen K3L Unpad yang harus ditempuh yang dimana rekrutmen ini kemudian bertujuan menghasilkan pekerja K3L Unpad yang terampil dan memiliki etos kerja yang baik sehingga peran K3L Unpad yang bertujuan untuk menjaga kebersihan,keindahan,dan kenyamanan fasilitas dan lingkungan Unpad dapat dicapai dengan maksimal.Tulisan ini kemudian membahas mengenai bagaimana sistem rekrutmen K3L Unpad dan perbandingannya dengan sistem rekrutmen umum yang digunakan pada perusahaan-perusahaan.Kemudian terdapat pandangan pekerja sosial terhadap hadirnya K3L Unpad dan dunia ketenagakerjaan.
KONSTRUKSI SOSIAL ATAS PERAN MADRASAH DALAM UPAYA PENCEGAHAN PERILAKU SEKS BEBAS PADA REMAJA DI MA. AL-ITTIHAD PONCOKUSUMO MALANG Lailatus Saadah; Siti Malikhah Towaf; Sukamto Sukamto
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 1, No 3 (2018): Fokus: Jurnal Pekerjaan Sosial
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v1i3.20500

Abstract

Perkembangan psikis remaja yang tidak adapt dikontrol seringkali menyebabkan remaja melakukan hal yang menyimpang dari nilai dan norma yang berlaku di masyarakat. Hal tersebut seringkali tidak disadari oleh para remaja. Hal menyimpang yang terjadi diusia remaja tidak terlepas dari perilaku seks bebas. Dalam hal ini lembaga pendidikan yang berperan penting dalam upaya pencegahan perilaku seks bebas pada remaja adalah madrasah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan jenis penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik yang digunakan dalam penelitian adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Menurut data yang diperoleh peran madrasah dalam upaya pencegahan perilaku seks bebas pada remaja adalah melalui beberapa pendekatan yaitu pendekatan saat kegiatan pembelajaran dan di luar pembelajaran. Pendekatan ini meberikan dampak yang positif dalam diri remaja yanb bersekolah di MA. Al-Ittihad Poncokusumo Malang.
PROSES PARENTAL MEDIATION TERHADAP ANAK USIA PRASEKOLAH DALAM MENGGUNAKAN GADGET Herni Wulandari; Meilanny Budiarti Santoso
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 2, No 2 (2019): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Desember 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v2i2.26252

Abstract

ABSTRAK Gadget merupakan salah satu media yang digunakan oleh masyarakat Indonesia sebagai sumber informasi, hiburan dan pendidikan sehingga gadget dapat memberikan dampak yang postif dan negatif. Pemakaian gadget pada sekarang ini sudah digunakan mulai dari anak usia dini hingga orang dewasa. Persepsi efek positif anak terhadap gadget sangat penting untuk dikembangkan karena dapat membantu anak sebagai khalayak aktif untuk membedakan antara tontonan yang positif dan negative bagi anak.Dalam menggunakan g adget tentunya anak memerlukan dukungan dengan dilakukannya pendampingan dari orang tua untuk mengarahkan serta memberikan pemahaman-pemahaman mengenai media yang ditonton sehingga dapat meminimalisir dampak negatif. Pendampingan penggunaan media dan teknologi serta perangkatnya dikenal dengan istilah parental mediation . Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana pengawasan orangtua (parental mediation) terhadap anak usia dini dalam menggunakan gadget . Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah kajian pustaka dan literatur yang berisi teori. Untuk menjawab permasalahan tersebut digunakan Teori Parental Mediation. Hasil dari kajian yang telah dilakukan terdapat tipe mediasi yang dilakukan orangtua untuk melakukan pengawasan terhadap anak usia prasekolah dalam menggunakan gadget yaitu mediasi restriktif (restrictive mediation), mediasi aktif (active mediation) , mediasi penggunaan bersama (co - use) ABSTRACK The gadget is one of the media used by Indonesian people as a source of information, education and education so that gadgets can have positive and negative impacts. The use of gadgets at this time has been used starting from early childhood to adults. Percepti on of positive effects of children on gadgets is very important to be developed because it can help children as active audiences to distinguish between positive and negative shows for children. In using gadgets, make sure children support by supporting the assistance of parents to support providing media supports watched so that it can minimize negative impacts. Assistance in the use of media and technology known as parental mediation. The purpose of this study is to learn how to supervise parents of early childhood using gadgets. The research method used in the research is lit e r a t u r e r e vie w a n d lit e r a t u r e w hic h c o n t ain s t h e o r y . T o a n s w e r t h e s e q u e s tio n s u s e t h e P a r e n t al Mediation Theory. Restrictive mediation (restrictive mediation), active mediation (activ e mediation), co - use mediation.
PENGARUH TEMAN SEBAYA TERHADAP PERKEMBANGAN PSIKOSOSIAL ANAK TKI DI KABUPATEN INDRAMAYU Meiliani Puji Suharto; Nandang Mulyana; Nunung Nurwati
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 1, No 2 (2018): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v1i2.18278

Abstract

Remaja merupakan tahap perkembangan manusia yang paling rawan. Hal ini dikarenakan masa remaja merupakan tahap pencarian identitas. Remaja merupakan tahap perlihan dari masa anak-anak menuju masa dewasa. Pada masa remaja seorang indicisdu tidak lagi tergantung kepada orang tuanya. Remaja sudah mulai berhubngan dengan lingkungan sosialnya khususnya teman sebaya. Dengan demikian remaja dalam pencarian identitasnya juga dipengaruhi oleh lingkungan sosialnya khususnya teman sebaya.Kehadiran orang tua seorang remaja dalam dalam pembentukan identitas dirinya. Hal ini dikarenakan kehadiran orang tua dapat membantu rea\maja membentuk idnetitas remaja secara positif. Akan tetapi adakalanya orang tua tidak dapat hadir dalam kehidupan remaja. Salah satunya salah satu orang tua harus bekerja diluar negeri dalam jangka waktu yang lama. Dengan demikian identitas remaja lebih banyak diisi oleh teman sebayanya.Hasil assessment menunjukkan bahwa remaja yang tidak diasuh oleh kedua orang tunya cenderung mempunyai identitas yang negatif. Hal ini dikarenakan pengaruh teman sebaya yang besar. Dengan demikian diperlukan treatment untuk membantu remaja membentuk identitas dirinya serta mengurangi pengaruh negatif dari lingkungan sosial.

Page 5 of 19 | Total Record : 182