Tsaqofah: Jurnal Agama dan Budaya
Tsaqôfah published twice a year since 2001 (June and December), is a multilingual (Indonesian, Arabic, and English), peer-reviewed journal, and specializes in Islamic History and Culture. This journal is published by the Islamic History and Civilization Department, Faculty of Ushuluddin and Adab, “Sultan Maulana Hasanuddin” State Islamic University of Banten. This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: Islamic History Islamic Culture Islamic Civilization Islamic Tradition Islamic Literature Islamic Philology and Literature Islamic Archeology Local Islam and Culture Islamic Arts and Architecture
Articles
208 Documents
Peran Pesantren Nurul Huda dalam Penyebaran Ilmu Falak Di Banten
Siti Humayroh
Tsaqofah Vol 15 No 1 (2017): June 2017
Publisher : Departement of History and Islamic Civilization, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32678/tsaqofah.v15i1.3376
Pesantren is a means of developing Islamic faith, especially to develop the ability to interpret the core of Islamic teachings. Pesantren is also an educational institution in Banten, namely Nuruh Huda Baros pesantren. This pesantren specializes in the deepening of Falak Science. Falak science is a science that studies the trajectory of celestial bodies, such as sun, moon, stars and other celestial bodies, in order to know the position of other heavenly bodies. This research concludes that the pesantren Nurul Huda was the first pesantren to develop Falak Science in Banten. The first creator of Falak Science in Banten is KH. E Mohammad Hilmi. Learning process undertaken by KH. E. Mohammad Hilmi uses several books of Falak Scripture namely the book Taqriebul Maqsad, Fathurrouful mannan, and Sulamun Nayyirain. The process of dissemination conducted by KH. E. Mohammad Hilmi by establishing Pesantren Nurul Huda, spread the Hijri calendar as much as 2000 calendar for one year both in Banten and outside Banten. KH.E Mohamad Hilmi plays a role in spreading Falak Science in Pesantren Nurul Huda Baros until 2005 but the distribution of Falak Science still berlansgung until now which is currently led by his son KH. E Mohammad Hilmi namely Muchtar Luthfi and Mochamad Zaeni Dahlan Hisal. Pesantren Nurul Huda begins with the construction of Diniyah Madrasah building is very simple as much as 3 (three) rooms only bamboo walls and roofed chiral leaves. Then in 1952 was built piecemeal musholla dankobongsantri which at that time only amounted to three students. Departing from the above background, it is deemed necessary to conduct research on the role of Pesantren Nurul Huda in the Spreading of Falak Science in Banten because the author argues that Pesantren Nurul Huda in the distribution of Falak Science in Banten is very interesting and very needed for the community.
Dinamika Hukum Islam dan Perubahan Sosial
Endad Musaddad
Tsaqofah Vol 9 No 01 (2011): June 2011
Publisher : Departement of History and Islamic Civilization, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32678/tsaqofah.v9i01.3429
Perubahan sosial adalah perubahan yang menimbulkan akibat sosial dalam kehidupan mayarakat, baik perubahan itu dalam bentuk struktur dan susunan mayarakat, maupun hubungan antar individu atau kelompok dalam mayarakat, sehingga pola hubungan dan susunan maryarakat tersebut, jauh berbeda dari bentuk dan susunan mayarakat sebelunnya Perubahan sosial ini disebabkan berbagai faktor, antara lain adalah: kependudukan, habitat fisik, ilmu pengetahuan dan teknologi, struktur mayarakat dan kebudayaan.Kata Kunci:filsafat sosial, hukum Islam,perubahan sosial
Sholahuddin Al-Ayyubi: Penggerak Munculnya Dinasti Ayyubiyah
Dedeh Sa'diah
Tsaqofah Vol 11 No 2 (2013): December 2013
Publisher : Departement of History and Islamic Civilization, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32678/tsaqofah.v11i2.3461
Pasca wafatnya khalifah terakhir pemerintahan Dinasti Fatimiyah, yaitu khalifah ke dua belas yang bernama khalifah Adhid, menjadikan Shalahuddin Al-Ayyubi sebagai perdana menteri sekaligus penguasa tunggal di wilayah Mesir tanpa adanya partai oposisi yang mengganggu kredibilitas Shalahuddin Al-Ayyubi di wilayah Mesir.
Pembelajaran Bunyi Bahasa Arab
zaki gufron
Tsaqofah Vol 7 No 2 (2009): December 2009
Publisher : Departement of History and Islamic Civilization, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32678/tsaqofah.v7i2.3505
Bahasa dalam manifestasinya yang pertama adalah berupa ujaran atau bunyi, maka dapat dikatakan bahwa bahasa itu berupa lambang yang wujudnya berupa bunyi. Bukan sembarang bunyi saja, melainkan bunyi tertentu, yang agak berbeda-beda menurut bahasa tertentu. Di dalam pengajaran bahasa asing dalam hal ini bahasa Arab, peranan bunyi sangat penting. Seseorang yang ingin berhasil secara akurat didalam belajar bahasa Arab, maka ia pertama-tama harus mencapai kemampuan melakukan kebiasaan pengucapan yang baru. la harus membiasakan pengucapan bunyi-bunyi bahasa asing dengan akurat seperti pemilik bahasa itu sendiri. Pembelajaran bunyi ini juga sangat penting dalam mencapai keterampilan menyimak dang berbicara.
Mulud Fatimah di Banten (Gender dalam Upacara Keagamaan)
Siti Fauziyah
Tsaqofah Vol 13 No 2 (2015): December 2015
Publisher : Departement of History and Islamic Civilization, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32678/tsaqofah.v13i2.3393
Terdapat pembagian peran antara laki-laki dan perempuan dalam upacara keagamaan. Laki-laki biasanya berada di depan atau dalam wilayah publik, artinya laki-laki bertugas dalam perencanaan dan pelaksanaan suatu ritual keagamaan. Adapun perempuan biasanya berada di belakang atau dalam wilayah domestik, artinya perempuan bertugas menyediakan perlengkapan yang berkaitan dengan konsumsi atau jamuan atau berkat pada upacara keagamaan. Pembagian peran ini sebenarnya tidak menjadi masalah selama tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Mengingat dalam setiap upacara keagamaan selalu ada makanan atau minuman, maka sebenarnya posisi perempuan dalam ritual keagamaan sangatlah penting. Namun keadaan demikian juga bisa menjadi masalah jika pembagian peran domestik ini dianggap tidak penting oleh masyarakat. Akibatnya perempuan akan tetap menjadi masyarakat kelas dua. Meskipun masyarakat Banten mengakui kesetaraan laki-laki dan perempuan dalam berbagai aspek, namun dalam prakteknya perempuan di Banten hanya bisa eksis di kelompok sesama perempuan dalam upacara keagamaan, tetapi tidak bisa eksis di kelompok laki-laki atau campuran. Salah satu bentuk ritual yang yang bertajuk perempuan dan sampai sekarang masih dilakukan oleh kaum perempuan Banten adalah Mulud Fatimah
Peran Guru Dan Orang Tua Dalam Mencegah Dan Menaggulangi Penyalahgunaan Narkoba
anis zohriah
Tsaqofah Vol 8 No 1 (2010): June 2010
Publisher : Departement of History and Islamic Civilization, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32678/tsaqofah.v8i1.3444
Penyalahgunaan adalah penggunaan narkoba yang dilakukan tidak bermaksud untuk pengobatan tetapi karena ingin menikmati pengaruhnya dalam jumlah berlebih yang secara kurang teratur dan berlangsung cukup lama sehingga menyebabkan gangguan kesehatan fisik mental dan kehidupan sosialnya. Melalui sikap kepudilan, pencegahan sebagai tindakan kriminal, kenakalan remaja, keamanan, kedamain, keharmonisan akan mudah diciptakan. Dengan sikap kepudulian ini maka motto bahwa pecegahan lebih baik dari pada mengeobati akan benar-benar terbukti dalam kasus pemakaian obat-obat terlarang mereka yang sudah terjerumus sampai menimbulkan ketergantungan akan lebih sulit ditangani dan sukar diberikan pengaruhan pada umumnya sukar mengehentikan pemakain narkoba
Pengembangan Perangkat Perkuliahan Matematika Dan Ipa Berorientasi Pembelajaran Koope.Ratif (Cooperative Learning) Untuk Ptai Di Provinsi Banten (Studi Persepsi Dosen Matematika Dan Ipa Ptai Di Propinsi Banten Terhadap Pembelajaran Kooperatif)
Asep Saepudin
Tsaqofah Vol 6 No 01 (2008): June 2008
Publisher : Departement of History and Islamic Civilization, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32678/tsaqofah.v6i01.3481
Salah sates bentuk perkuliahan yang berorientasi pada pendekatan konstruktivis adalah pembelajaran kooperatif (Cooperative Learning). Pembelajaran kooperatif dicirikan oleh struktur tugas tujuan dan penghargaan kooperatif mahasiswa bekerjasama dalam situasi pembelajaran kooperatif yang meliputi dan atau membutuhkan keseriusan untuk mencapai tujuan bersama dan mengkoordinasikan usahanya untuk menyelesaikan tugasnya. kata kunci: pengembangan perangkat, ipa, matematika
RELIGION IN THOUGHT MURTADHA MUTHAHHARI
didin komarudin komarudin
Tsaqofah Vol 18 No 02 (2020): December 2020
Publisher : Departement of History and Islamic Civilization, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32678/tsaqofah.v18i02.3604
This writing is based on the background that religious formalism is increasingly becoming a fundamental problem. This is marked by the patterns and behavior of people who claim to be religious but there is no concrete implementation in their daily lives. This research was conducted to determine the concept of religion as a fitrah for humans as well as how religious beliefs are to the level of the relationship between religion and science according to Murtadha Motahhari. This research is a qualitative study that uses a sociological analysis approach, while the data in this study come from content analysis collected from various sources. , the level of religious belief, until people know God, the criticisms of Murtadha muthahhari which are an integral part of the life of the above figures to practice true religious values. Religion as human nature gives birth to the belief that religion is the only way to fulfill all needs, so that religion is not only a label or social formality but is able to become a guide in life and life. All religions teach goodness and peace, and no religion teaches violence. But sometimes there is violence in the name of religion because of a lack of understanding or a distortion of the source of religion itself. So that religion is sometimes used, and it seems that religion and religious practice are the opposite. So what is blamed on the concept of religion itself is actually the one who is wrong for religious actors.
Sejarah Pejuang Wanita Indonesia
Dedeh Sa'diah
Tsaqofah Vol 11 No 1 (2013): June 2013
Publisher : Departement of History and Islamic Civilization, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32678/tsaqofah.v11i1.3410
Diantara pejuang-pejuang nasional Indonesia terdapat pejuang perempuan, mereka tidak saja mengangkat senjata di medan perang, melainkan juga mereka mampu mengendalikan strategi kepemimpinan, perjuangan, peranh, dan bahkan mereka memiliki emosional yang mampu mengendalikan para emosi pejuang laki-laki.
Sains dan Nilai Humanisme ( Kaji Ulang Pengembangan Pendidikan Islam di Indonesia)
Anisudin Anisudin
Tsaqofah Vol 8 No 2 (2010): December 2010
Publisher : Departement of History and Islamic Civilization, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32678/tsaqofah.v8i2.3423
Ilmuan Barat, telah berhasil mengembangakan teknologi cloning sebagai terobosan dari pengembang-biayakan makhluk hidup selain tumbuhan. Cloning ini diterapkan pada seekor domba.Pengambilan cloning pada hewan tersebut merupakan suatu langkah maju dari hal yang biasa ilmuawan selalu menjadikan riset pada hewan lain seperti kera dan babi. kera dianggap memiliki karakteristik yang mirip dengan manusia terlepas dari teori Darwin, sedangkan babi dalam tinjauan medis memiliki organ yang hampir mirip dengan manusia kecuali leher,ekor dan bagian alat berjalan, DNA babi yang terdapat pada lambung, jantung dan organ lain banyak yang menyerupai manusai.HUm