cover
Contact Name
Karyadi
Contact Email
agromediastipf@gmail.com
Phone
+6224-8316051
Journal Mail Official
agromediastipf@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pawiyatan Luhur IV/15 Bendan Duwur Semarang 50235
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian
ISSN : 27213153     EISSN : 27213080     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
The articles published are the results of research on the theory and practice of the application of agricultural science which includes: 1. Plant Science 2. Agronomics 3. Agro-technology 4. Agro-Ecosystems and the Environment 5. fisheries and livestock 6. Food Science 7. Agricultural Business 8. Agricultural Socio-Economy, 9. Agricultural Information
Articles 311 Documents
Analisis Rantai Pasok Bunga Melati Di Kabupaten Batang Rizal Muttaqin, Titik Ekowati, dan Mukson
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 37 No. 2 September 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v37i2.257

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui aliran produk, keuangan, informasi, menganalisis efisiensi pemasaran pada rantai pasok melati di Kabupaten Batang dan menganilisis perbedaan efisiensi pemasaran pada rantai pasok di Kecamatan Kandeman dan Kecamatan Batang. Penelitian dilaksanakan pada bulan September 2018. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Kandeman dan Kecamatan Batang dengan alasan Kecamatan Kandeman dan Kecamatan Batang merupakan sentra produksi melati terbesar di Kabupaten Batang. Penentuan responden petani dilakukan menggunakan metode Simple Random Sampling dengan menggunakan rumus Slovin, yaitu 27 responden di Kecamatan Batang dan 33 responden di Kecamatan Kandeman. Penentuan responden off farm menggunakan metode Snowball Sampling yaitu 11 responden pengepul, 6 responden pedagang besar dan 7 responden pengecer. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif, metode analisis efisiensi pemasaran dan menggunakan uji beda independent sample t-test. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa aliran produk pada rantai pasok bunga melati bergerak dari petani sampai kepada konsumen, aliran keuangan bergerak dari konsumen ke petani dan aliran informasi berjalan dua arah, yaitu dari dari hulu ke hilir maupun dari hilir ke hulu. Pemasaran pada rantai pasok bunga melati di Kabupaten Batang efisien. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan dari efisiensi pemasaran antara Kecamatan Kandeman dan Kecamaatan Batang. Kata Kunci: efisiensi pemasaran, melati, rantai pasok
PENGARUH PENCANTUMAN SALVINIA MOLESTA PADA KECERNAAN, CARCASS DAN LIMFOID ORGAN BROILER Freddy Gena, L. D. Mahfudz, Sumarsono
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 33, Nomor 1 Maret 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v33i1.104

Abstract

ABSTRACT The objective of this study was to substitute soybean meal with Salvinia molesta in broiler diets and observed the following parameters; carcass, breast muscle, abdominal fat, crude protein digestibility, spleen and bursa of fabricius. A total of 100, 15 days of age Lohman strain broilers with initial mean body weight of ±773.83 g were used in this experiment. The experimental design was Completely Randomized Design (CRD) with 4 dietary treatments consisted of Salvinia molesta meal as follows; T0 = control diet, T1 = 6% Salvinia molesta added, T2 = 12% Salvinia molesta added and T3 = 18% Salvinia molesta added. The treatments were replicated five times with five chicks per experimental unit. Feed and water was offered ad libitum from day 15 to 42 and the chicks were vaccinated against Newcastle Disease and Gumboro at age 4 and 15 days old. The data was analyzed using analysis of variance (ANOVA) and F-test with the aid of statistics analytical program (SPSS, version 16) and for mean comparison Duncan Multiple Range Test (DMRT) was applied after significant treatment difference (P
INTEGRITAS PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN DI SMK PERTANIAN R. Pramono .
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 33, Nomor 2 September 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v33i2.120

Abstract

ABSTRAKPenelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  integrasi  pendidikan  karakter  dalam pembelajaran meliputi  perencanaan  pembelajaran, pelaksanaan  pembelajaran  dan  evaluasi  pembelajaran.  Informan  penelitian ini adalah guru kelas  X  SMK  Pertanian. Data dikumpulkan menggunakan metode observasi,  wawancara  dan  dokumentasi. Analisis data secara kualitatif melalui 4 alur yaitu pengumpulan data, reduksi data, display data, dan  menarik  kesimpulan.  Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  integrasi pendidikan  karakter  dalam  perencanaan  pembelajaran meliputi  perancangan silabus dan RPP yang sudah memuat pendidikan karakter yaitu pada Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar, serta terdapat lembar penilaian karakter siswa. Integrasi pendidikankarakter pada pelaksanaan pembelajaran  meliputi tiga kegiatan yaitu kegiatan pendahuluan guru mengelola karakter religius dengan berdoa, disiplin dengan masuk kelas tepat waktu dan peduli lingkungan dengan mengajak siswa menjaga kebersihan kelas, serta guru  membertikan  motivasi  pada  siswa.  Pada  kegiatan  inti,  guru  mengelola  pendidikan karakter dengan menerapkan metode pembelajaran diskusi sehingga  membiasakan  siswa memilki  karakter  demokratis,  toleransi,  peduli  sosial,  komunikatif,  rasa  ingin  tahu,   cinta damai,  kerja  keras,  dan   kreatif.  Pada  kegiatan  penutup  guru  membiasakan  siswa  untuk memiliki  karakter  tanggung  jawab  dan  kreatif  dengan  pemberian  tugas.  Integrasi pendidikan karakter dalam evaluasi pembelajaran  adalah guru melaksanakan ulangan  harian  atau  tugas  individu  sehingga  siswa  dapat  membiasakan  diri  memilki karakter jujur, disiplin, kerja keras dan tanggung jawab. Kata kunci: pembelajaran , pendidikan karakter.
PENGARUH UMUR, PENDIDIKAN, PENGALAMAN DAN JUMLAH TERNAK PETERNAK KAMBING TERHADAP PERILAKU SAPTA USAHA BETERNAK KAMBING DI DESA WONOSARI KECAMATAN PATEBON I.M. Mulyawati, D. Mardiningsih, S. Satmoko
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 34 No. 1 Maret Tahun 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v34i1.134

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh umur, pendidikan, pengalaman beternak, jumlah ternak terhadap perilaku sapta usaha beternak kambing di Desa Wonosari. Penelitian ini menggunakan metode survey yaitu dengan melakukan wawancara yang berpedoman pada daftar pertanyaan. Metode penentuan Desa menggunakan purposive sampling dengan pertimbangan desa tersebut memiliki jumlah peternak kambing lebih banyak dari daerah sekitarnya. Sebanyak 38 responden dilibatkan dalam penelitian ini dengan menggunakan metode acak sederhana. Data dianalisis menggunakan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Pengaruh umur, pendidikan, pengalaman, jumlah ternak terhadap perilaku diananlisis dengan analisis korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar (94,73%) perilaku beternak kambing pada kategori cukup sedangkan 5,26% pada kategori baik. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengaruh antara umur (X1) pengalaman beternak (X3) tidak berpengaruh terhadap perilaku beternak (Y) sedangkan Pendidikan (X2) dan jumlah ternak (X4) berpengaruh terhadap perilaku beternak kambing (Y). Kata Kunci: Perilaku, Sapta Usaha, Peternak Kambing
Pengaruh Penambahan Asam Asetat Pada Ransum Dengan Level Protein Berbeda Terhadap Retensi Kalsium Dan Massa Protein Daging Pada Ayam Broiler U. A. Radhiyani, N. Suthama dan I. Mangisah
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 35 No.1 Maret 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v35i1.188

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi pemberian ransum dengan level protein berbeda dan asam asetat pada ayam broiler. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari sampai Februari 2014 di kandang Tik Tok Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro Semarang.  Alat yang digunakan untuk penelitian ini adalah kandang litter untuk total koleksi, Loyang dan plastik untuk menampung ekskreta, tempat ransum dan air minum, timbangan manual. Bahan penyusun ransum berupa bekatul, jagung kuning, tepung ikan, bungkil kedelai, poultry meat meal (pmm), dan premix serta asam asetat. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap pola faktorial 2x3 dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah level protein kasar ransum yaitu sebesar 21% (T1) dan 20% (T2). Faktor kedua adalah level asam asetat yaitu tanpa asam asetat (V0), 0,75% (V1) dan 1,5% (V2). Parameter yang diamati adalah asupan protein, massa protein daging, retensi kalsium dan pertambahan bobot badan. Data hasil penelitian dianalisis varians dan dilanjutkan dengan uji wilayah berganda Duncan apabila terdapat pengaruh nyata perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pertama yaitu perbedaan protein pada ransum menunjukkan hasil yang berbeda (P0,05) terhadap retensi kalsium. Asupan protein, massa protein daging dan pertambahan bobot badan tidak menunjukkan adanya perbedaan (P0,05) baik oleh level protein ransum secara parsial maupun interaksi dengan asam asetat. Pemberian level protein dan asam asetat pada ransum belum mampu memberikan konstribusi terhadap asupan protein, massa protein daging dan pertambahan bobot badan, tetapi dapat meningkatkan retensi kalsium meskipun hanya 0,01 g pada ayam broiler. Kata kunci : asam asetat; level protein; retensi kalsium; massa protein daging
PENGARUH PENERAPAN SISTEM SIRKULASI AIR PROSES INDUSTRI TAPIOKA PADA PRODUK DAN BEBAN CEMARAN Endang Tri Hastuti, Karyadi, Sigit Kartasanjaya
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 28, Nomor 2 Agustus 2010
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v28i2.41

Abstract

Industri pati tapioka merupakan industri yang membutuhkan banyak air. Untuk memproses satu ton ketela pohon dibutuhkan air sebanyak 6 sampai 9 m3, dan air proses tersebut setelah digunakan untuk perendaman dan mengekstrak pati tapioka, langsung dibuang sebagai limbah cair industri. Pada penelitian ini air proses pengolahan tapioka digunakan lagi secara sirkulasi dan berulang kali (reuse) sebanyak lima kali.untuk mengekstrak pati tapioka. Hasil percobaan menunjukkan bahwa penggunaan air proses secara berulang sebanyak 5 kali dapat di hemat penggunan air proses sebesar 80%, dan volume limbah cair diminimalkan sampai 74,52 %, namun beban cemaran limbah cair semakin tingggi. Tanpa proses sirkulasi beban nilai BOD mencapai 10541 mg/l pada sirkulasi ke dua sampai ke lima sebesar 15616 mg/l, 17563 mg/l, 20.886 mg/l dan 23.424 mg/l. Dari hasil percobaan diketahui bahwa semua proses ekstraksi dihasilkan pati tapioka berwarna putih, dengan derajat putih (whiteness) rata-rata 82,1 %. Warna putih tapioka setelah diuji dengan uji t tak berbeda nyata; 0,057624 t tabel 0,05 sebesar 3,84). Sedangkan berat pati tapioka rata-rata 246,266 gram setelah diuji dengan uji t tak berbeda nyata 1,411 t tabel 0,05 sebesar 3,84). Penerapan sistem sirkulasi air proses pada indsutri tapoika terbukti dapat menghemat air proses, namun hasil tapioka tetap putih dengan hasil berat pati yang tak berbeda, namun beban cemaran limbah cairnya semakin meningkat Kata kunci: air proses, ekstrak, limbah cair tapioka, derajat putih
Deposisi Kalsium dan Protein Daging pada Itik Peking yang Diberi Ransum dengan Penambahan Tepung Temu Hitam Ulva Nurul Farida, Vitus Dwi Yunianto, Nyoman Suthama
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Vulume 35 No.2 September 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v35i2.204

Abstract

ABSTRAKPenelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan tepung temu hitam terhadap retensi kalsium, massa kalsium daging dan deposisi protein daging pada itik Peking. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Ternak yang digunakan yaitu 120 ekor itik Peking (unsexing) berumur 4 hari. Perlakuan yang diberikan sebagai berikut:  T0: ransum tanpa tepung temu hitam, T: T0 + 0,75% tepung temu hitam, T2:T0 + 1% tepung temu hitam, T3: T0 + 1,25% tepung temu hitam, dan T4: T0 + 1,5% tepung temu hitam.  Parameter yang diamati meliputi retensi kalsium, massa kalsium daging dan massa protein daging. Data dianalisis ragam dengan uji F dilajutkan dengan uji Duncan pada probabilitas 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung temu hitam berpengaruh nyata (P0,05) terhadap retensi kalsium, massa kalsium daging dan massa protein daging. Kesimpulan penelitian adalah penambahan tepung temu hitam sebanyak 1,5% mampu meningkatkan deposisi protein daging pada itik Peking. Kata kunci : temu hitam, retensi kalsium, massa kalsium daging,            massa protein daging, itik Peking
ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN PETANI KEDELAI PENGGUNA HERBISIDA DAN NON HERBISIDA DI DESA TAMBAHMULYO KECAMATAN GABUS KABUPATEN PATI Retno Wulan Sari Sutopo, Sri Suratiningsih
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 30, Nomor 1 Maret 2012
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v30i1.32

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui: 1) Perbandingan pendapatan usahatani kedelai pengguna herbisida dan non herbisida di Desa Tambahmulyo; 2) Pengaruh penggunaan faktor produksi (pupuk, pestisida dan tenaga kerja) terhadap pendapatan kedua jenis usahatani; 3) Tingkat kelayakan kedua jenis usahatani. Penelitian ini berupa penelitian deskriptif yang dilakukan pada bulan Desember 2011Maret 2012. Pengambilan sampel dengan stratified random sampling berdasarkan luas lahan garapan petani sehingga diperoleh jumlah petani Kedelai Pengguna Herbisida sebanyak 31 orang dan petani Non Kedelai Pengguna Herbisida sebanyak 30 orang. Pengujian dengan menggunakan analisis usahatani, uji t, analisis regresi linear berganda serta analisis kelayakan usahatani BEP(Q), BEP(Rp) RCR, ROI, NPV dan IRR. Hasil penelitian menunjukkan 1).Terdapat perbedaan pendapatan yang signifikan (P 0,05) antara usahatani kedelai pengguna herbisida dan non herbisida; 2). Secara simultan faktor produksi biaya benih, pupuk, pestisida dan tenaga kerja berpengaruh sangat signifikan terhadap pendapatan kedua jenis usahatani, dengan persamaan regresi: Y= 419014,752+7,356X1-2,329X2 + 7,255X3 dan Y= 608309,802 -5,778X1+2,072X2+0,114X3, 3).Analisis kelayakan usahatani kedelai pengguna herbisida dengan nilai BEP(PK)=Rp. 35.562.131,49 (riil =Rp. 11.486.965,51), BEP(Q) = 1.140,91 kg/ha (riil = 1.782,26 kg/ha) BEP(Rp) = Rp. 4.191,16 (riil = Rp. 6.435,48), RCR sebesar 1,56 (1), ROI = 56,29%, Nilai NPV = Rp. 1.947.372,3229 ( 0) dan IRR = 57,04% ( bunga bank). Sedangkan usahatani kedelai non pengguna herbisida dengan nilai BEP(PK) = Rp. 5.626.398,13 (riil = Rp. 10.505.162,01), BEP(Q) = 1.158,99 kg/ha (riil = 1.675,89 kg/ha), BEP(Rp) = Rp. 4.325,19 (riil = Rp. 6.266,67), RCR sebesar 1,67 (1), ROI = 66,94%, Nilai NPV = Rp. 1181850,179 ( 0) dan IRR = 44,13% ( bunga bank). Kesimpulan penelitian: 1).Terdapat perbedaaan pendapatan yang signifikan antara kedua jenis usahatani; 2) Secara simultan faktor produksi berpengaruh sangat signifikan terhadap pendapatan antara kedua jenis usahatani; 2).Usahatani kedelai pengguna herbisida lebih layak diusahakan daripada non herbisida. Kata Kunci: herbisida, non herbisida, analisis kelayakan.
Analisis Efisiensi Teknis Penggunaan Faktor Produksi, Pendapatan Tunai Usahatani Jagung Hibrida Dan Jagung Lokal Di Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali Ari Wahyuningsih, Bambang Mulyatno Setiawan, dan Budi Adi Kristanto
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 36 No.1, Maret 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v36i1.220

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk (i) menganalisis efisiensi teknis penggunaan faktor-faktor produksi usahatani jagung hibrida dan lokal, dan (ii) Menganalisis bagaimana skala usahatani jagung hibrida dan lokal, dan (iii) Menganalisis pendapatan tunai usahatani jagung hibrida dan lokal. Penelitian dilakukan di Kecamatan Kemusu Kabupaten Boyolali dengan metode survei. Jumlah responden sebanyak 100 petani jagung hibrida dan 75 petani jagung lokal. Hasil persamaan fungsi produksi model Cobb-Douglas pada nilai koefisien regresi menunjukkan secara efisiensi teknis penggunaan benih pada usahatani jagung hibrida belum mencapai efisien, penggunaan pupuk NPK, pupuk SP36, dan pestisida sudah efisien, penggunaan pupuk kandang, urea, dan tenaga kerja tidak efisien. Hasil perhitungan efisiensi teknis pada usahatani jagung lokal, menunjukkan bahwa penggunaan benih, pupuk kandang, pupuk NPK, pestisida, dan tenaga kerja sudah efisien, dan penggunaan pupuk urea tidak efisien. Usahatani jagung hibrida di Kecamatan Kemusu Kabupaten Boyolali mengikuti kaidah decreasing return to scale dan usahatani jagung lokal mengikuti kaidah increasing return to scale. Hasil uji beda menunjukkan adanya perbedaan nyata antara R/C ratio usahatani jagung hibrida dengan usahatani jagung lokal. Rata-rata R/C ratio usahatani jagung hibrida lebih tinggi dari rata-rata R/C ratio. Kata Kunci: Efisiensi teknis, Usahatani Jagung, Pendapatan Tunai
EFISIENSI PENGGUNAAN PROTEIN PADA ITIK PENGGING JANTAN YANG DIBERI ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes) FERMENTASI DALAM RANSUM Arif Safa'at Setiawan Luthfi Djauhari Mahfudz Sumarsono
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 31, Nomor 2 September 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v31i2.55

Abstract

ABSTRAK Suatu penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan tepung daun eceng gondok (Eichhornia crassipes) yang difermentasi dengan Aspergillus niger dalam ransum terhadap efisiensi penggunaan protein pada itik Pengging jantan yang dipelihara secara intensif sampai umur 10 minggu.Materi penelitian adalah 125 ekor itik Pengging jantan umur 2 minggu dengan bobot badan awal 339,87+0,48 g. Kandang yang digunakan adalah 25 petak kandang litter dengan ukuran 100 x 100 x 80 cm. Bahan pakan penyusun ransum yang digunakan meliputi: jagung kuning, bungkil kedelai, bekatul, tepung ikan, PMM (poultry meat meal), pollard, minyak kelapa, daun eceng gondok (DEG), daun eceng gondok fermentasi (DEGF), kapur, premix, methionin, dan lysin. Ransum disusun berdasarkan isoprotein dan isoenergi dengan kandungan protein 22% dan energi metabolis 2.900 kkal/kg untuk periode starter serta kandungan protein 19% dan energi metabolis 3.000 kkal/kg untuk periode finisher. Rancangan Acak Lengkap (RAL) diterapkan dengan penggunaan 5 perlakuan dan 5 ulangan serta 5 ekor itik pada setiap unit percobaan. Perlakuan yang digunakan adalah: T0 = ransum kontrol tanpa DEG/F, T1 = ransum dengan 5% DEG, T2 = ransum dengan 5% DEGF, T3 = ransum dengan 7,5% DEGF, dan T4 = ransum dengan 10% DEGF. Data yang diperoleh dianalisis ragam menggunakan uji F dan dilanjutkan dengan uji wilayah ganda Duncan apabila terdapat pengaruh perlakuan. Parameter yang diamati adalah konsumsi protein ransum, daya cerna protein, degradasi dan sintesis protein, serta rasio efisiensi protein. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh penggunaan tepung DEGF tidak nyata (p0,05) terhadap konsumsi protein ransum, daya cerna protein, degradasi dan sintesis protein, serta rasio efisiensi protein. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tepung daun eceng gondok yang difermentasi dengan Aspergillus niger dapat digunakan sampai taraf 10% sebagai bahan pakan penyusun ransum itik Pengging jantan yang dipelihara secara intensif selama 10 minggu.Kata kunci :itik Pengging jantan, eceng gondok (Eichhornia crassipes), fermentasi, efisiensipenggunaan protein.