cover
Contact Name
Karyadi
Contact Email
agromediastipf@gmail.com
Phone
+6224-8316051
Journal Mail Official
agromediastipf@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pawiyatan Luhur IV/15 Bendan Duwur Semarang 50235
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian
ISSN : 27213153     EISSN : 27213080     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
The articles published are the results of research on the theory and practice of the application of agricultural science which includes: 1. Plant Science 2. Agronomics 3. Agro-technology 4. Agro-Ecosystems and the Environment 5. fisheries and livestock 6. Food Science 7. Agricultural Business 8. Agricultural Socio-Economy, 9. Agricultural Information
Articles 311 Documents
Hubungan Antara Konsumsi Protein Kasar Dengan Kandungan Protein, Laktosa Dan Produksi Susu Sapi Perah Di Kabupaten Temanggung Ridwan. A. Suyatno, D.W. Harjanti dan Suranto Much Suyuti
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 36 No.2, September 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v36i2.236

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara konsumsi protein pakan dengan kandungan protein susu, kadar laktosa susu dan produksi susu di Kabupaten Temanggung, Penelitian dilakukan pada bulan Februari - Maret 2015 di Kabupaten Temanggung. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah 33 ekor sapi diare laktasi dengan kriteria bulan laktasi dan paritas 2 banding 4, sampel diperoleh dari metode purposive random sampling. Pakan digunakan dalam hijauan dan konsentrat. Peralatan yang digunakan terdiri dari laktoscan, timbangan gantung dan skala analitik untuk menghitung umpan yang akan dianalisis. Pita ukur untuk mengukur lingkar dada sapi perah. Penelitian dilakukan selama 14 hari di setiap peternakan. Parameter yang diamati adalah konsumsi PK, kadar protein, laktosa dan produksi susu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi bahan kering BK dan pakan PK adalah 23,05 kg / ekor / hari dan 3,30 kg / ekor / hari rata-rata protein, dan laktosa 2,66%, dan 4,2% dan produksi susu 9,72 kg / hari. Konsumsi PK dengan protein susu memiliki hubungan kuadrat yang sangat nyata (P 0,01) dengan korelasi yang kuat (r = 0,709) dan koefisien determinasi (R2 = 0,503). Konsumsi PK dengan susu laktosa memiliki hubungan kuadrat yang sangat nyata (P 0,01) dengan koefisien korelasi yang kuat (r = 0,684) dan koefisien determinasi (R2 = 0,468). PK Konsumsi dengan Susu Produksi memiliki Relatif Relatif Kuadratik (P 0,01) dengan koefisien korelasi yang cukup kuat (r = 0,580) dan koefisien determinasi (R2 = 0,366). Semakin tinggi PK diberikan semakin tinggi kandungan protein susu. Kesimpulan dari penelitian ini adalah hubungan bentuk pola hubungan kuadratik, konsumsi PK memiliki hubungan yang nyata dan kuat dengan kandungan protein dan susu laktosa. Serta pola hubungan kuadratik, konsumsi PK memiliki hubungan yang cukup untuk produksi susu. Kata kunci:  Konsumsi protein kasar, Kandungan Protein susu, Kadungan laktosa susu, Produksi susu
PENGARUH PEMBERIAN PAKAN SORGUM DAN KULIT PISANG TERHIDROLISIS DENGAN NaOH TERHADAP LEMAK DAN KOLESTEROL AYAM BROILER Atika Asirratu Zahra, Edjeng Supriyatna, BambangSukamto
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 32, Nomor 1 Maret 2014
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v32i1.71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan sorgum dan kulit pisang terhidrolisis terhadap lemak dan kolesterol daging ayam broiler yang dipelihara 42 hari. Materi yang digunakan adalah 160 ekor ayam broiler unsex CP707. Perlakuan dimulai usia 15 hari dengan bobot rata-rata 550,43±5,62 g, dipelihara dalam 20 unit kandang, setiap unit diisi 8 ekor ayam. Bahan pakan yang digunakan yaitu sorgum, kulit pisang, jagung, bekatul, tepung ikan, bungkil kedelai, Meat Bone Meal (MBM) dan premix.  Hasil penelitian menunjukkan pemberian sorgum dan kulit pisang terhidrolisis 43% dalam ransum ayam broiler tidak memberikan pengaruh (P0,05) terhadap lemak dan kolesterol daging ayam broiler. Kadar Lemak daging dada yang dihasilkan dari penggunaan pakan sorgum dan kulit pisang terhidrolisis sebesar 1,75-2,34% dan kolesterol daging sebesar 0,83-0,84 mg/g. Kata Kunci: Broiler, sorgum, kulit pisang, performa, lemak
Analisis Penyerapan Tenaga Kerja Pada Industri Sedang Dan Besar Menurut Kode Industri Di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2011-2015 Yoga Krissawindaruarta, Firmansyah, dan Nugroho. SBM
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 37 No. 2 September 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v37i2.252

Abstract

ABSTRAKSalah satu sektor yang berperan penting dalam pembangunan ekonomi adalah sektor industri. Sektor ini memiliki beberapa keunggulan, seperti menyerap tenaga kerja yang besar dan menciptakan nilai tambah yang tinggi. Sektor industri diyakini sebagai sektor yang dapat memimpin sektor-sektor lain dalam sebuah perekonomian menuju kemajuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upah, output, dan jumlah industri terhadap penyerapan tenaga kerja pada industri sedang dan besar di Provinsi Jawa Tengah. Data yang digunakan adalah data sekunder yang tersusun berdasarkan kurun waktu dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2015. Metode analisis yang digunakan adalah Fixed Effect Model Least Square Dummy Variable (FEM-LSDV). Hasil penelitian menunjukkan bahwa upah, output dan jumlah industri memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di sektor Industri Sedang dan Besar menurut kode industri di Provinsi Jawa Tengah. Kata kunci: Penyerapan Tenaga Kerja, Upah, Output, Jumlah Industri
HUBUNGAN PARTISIPASI PETERNAK ANGGOTA KELOMPOK TANI TERNAK TERHADAP PERILAKU ZOOTEKNIK PETERNAK KAMBING DI KECAMATAN PRINGAPUS KABUPATEN SEMARANG I.U.N. Ilmi, S. Dwidjatmiko, W. Sumekar
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 33, Nomor 1 Maret 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v33i1.99

Abstract

ABSTRAK Tujuan diadakan penelitian ini adalah untuk mengkaji partisipasi peternak anggota kelompok tani ternak dan menganalisis hubungan partisipasi peternak anggota kelompok tani ternak terhadap perilaku zooteknik peternak kambing di Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan kepada peternak sebagai evaluasi mengenai partisipasi peternak anggota kelompok tani ternak dalam pengembangan peternakan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari- Februari 2014 di kelompok tani ternak kambing di Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang. Penelitian ini menggunakan metode survei. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode quota sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis korelasi Pearson untuk mengetahui hubungan partisipasi peternak anggota kelompok tani ternak terhadap perilaku zooteknik peternak kambing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi pada kelompok kecil termasuk dalam kategori tinggi, kelompok sedang dan besar termasuk dalam kategori sedang. Hubungan partisipasi peternak anggota pada kelompok kecil mempunyai hubungan sangat tinggi terhadap perilaku zooteknik peternak (r= 0,942), kelompok sedang mempunyai hubungan tinggi terhadap perilaku zooteknik peternak (r= 0,746) dan kelompok besar mempunyai hubungan sedang terhadap perilaku zooteknik peternak (r= 0,509). Kata kunci : partisipasi, kelompok, peternak, perilaku, zooteknik
PENDUGAAN NILAI PEJANTAN SAPI PERAH DI BBTU SAPI PERAH BATURRADEN Irene Sumeidiana K, Edy Kurnianto dan Ardi Tri Hantoro
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 33, Nomor 2 September 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v33i2.115

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai pemuliaan dari pejantan pejantan yang diuji, baik menggunakan rumus umum maupun rumus Best Linear Unbiased Predictin (BLUP), selain itu juga untuk membandingkan dua rumus dalam pendugaan nilai pemuliaan pejantan sapi perah. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah catatan yang meliputi silsilah ternak, identitas pejantan, identitas sapi-sapi betina, tanggal kawin, umur kawin, tanggal beranak, umur betina laktasi, lama laktasi, periode laktasi, bobot pedet dan catatan produksi susu anak-anak pejantan yang  diuji sejak tahun 2006 sampai  tahun 2011. Data recording produksi selama 6 tahun (2006 – 2011) distandarisasi kearah lama laktasi 305 hari, umur setara dewasa dan frekuensi pemerahan 2 kali sehari, serta dikelompokkan berdasarkan periode produksi . Pendugaan nilai pemuliaan menggunakan rumus umum dilakukan secara manual, dengan tetapan nilai heritabilitas 0,25. Pendugaan nilai pemuliaan menggunakan rumus BLUP dilakukan dengan program SAS 9.1. Rataan produksi susu sebenarnya per laktasi tertinggi adalah pada laktasi ke- 4 yaitu 5290 kg yang dihasilkan oleh sapi pada rataan umur 69 bulan. Adanya perbedaan jumlah produksi susu sebenarnya dan produksi susu terstandardisasi. Rataan total produksi susu sebenarnya adalah 4479 kg dan rataan total produksi susu adalah 5174 kg. Pejantan yang memiliki keunggulan genetik terbaik dari kedua metode dugaan adalah pejantan  dari kedua metode adalah pejantan  F/521148/M dengan dugaan NP BLUP sebesar 252,  sedangkan dengan NP rumus umum sebesar 677. Pejantan yang memiliki keunggulan genetik terendah dari kedua metode dugaan yaitu pejantan 39634, dengan dugaan NP BLUP sebesar – 225, sedangkan menggunakan rumus umum sebesar -506. Hasil uji signifikasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang nyata antara pendugaan peringkat keunggulan pejantan sapi perah menggunakan metode BLUP dan rumus umum dalam memberikan penilaian peringkat keunggulan pejantan sapi perah.      Kata kunci  : Pejantan Sapi Perah, Rumus BLUP, Rumus Umum dan Nilai Pemuliaan
ANALISIS PEMASARAN KRISAN (Chrysanthemum indicum L) STUDI KASUS Di KELOMPOK TANI SRI REJEKI DESA JETIS KECAMATAN BANDUNGAN KABUPATEN SEMARANG Deni Setiyawan Karyadi, dan Harum Sitepu
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 34 No. 1 Maret Tahun 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v34i1.129

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pola saluran pemasaran krisan, (2) menganalisis besarnya biaya, keuntungan, marjin pemasaran dan farmer’s share (3) menganalisis efisiensi pemasaran tiap saluran pemasaran krisan di Kelompok Tani Sri Rejeki Desa Jetis Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret-Juni 2015. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Metode pengambilan sampel petani secara sensus, sedangkan pengambilan sampel lembaga pemasaran secara snowball sampling. Metode pengumpulan data dengan wawancara, pencatatan, dan observasi. Hasil penelitian menunjukan ada 6 tipe saluran pemasaran krisan di Kelompok Tani Sri rejeki Desa Jetis Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang, yaitu saluran I: Produsen-Konsumen, saluran II: Produsen-Pedagang Pengecer-Konsumen, saluran III: Produsen-Pedagang Luar Kota, saluran IV: Produsen-Pedagang Pengumpul Desa-Pedagang pengumpul kecamatan-Pedagang luar kota, saluran V: Produsen-Pedagang pengumpul desa-Pedagang pengecer-Konsumen, dan saluran VI: Produsen-Pedagang pengumpul desa-Konsumen. Total biaya pemasaran tertinggi pada saluran V Rp 2.054,61/ikat, diikuti saluran IV Rp 1.392,81/ikat, saluran II Rp 1.149,07/ikat, saluran VI Rp 547,95/ikat, terakhir saluran I, dan saluran III Rp 0.00/ikat. Total keuntungan pemasaran tertinggi pada saluran V Rp 4.902,01/ikat, saluran IV Rp 4.708,63/ikat, saluran II Rp 1.829,23/ikat, saluran VI Rp 797,30/ikat, terakhir saluran I dan III Rp 0,00/ikat. Total marjin pemasaran terbesar  pada saluran V, sedangkan total marjin terkecil adalah saluran I dan III. Farmer’s share tertinggi pada saluran I dan III, sedangkan terendah pada saluran V. Ditinjau dari segi ekonomi berdasarkan nilai farmer’s share dan nilai efisiensi pemasaran, ke-6 saluran pemasaran dapat dikatakan efisien. Saluran I dan III merupakan saluran pemasaran yang paling efisien, sedangkan saluran V merupakan saluran yang efisiensinya paling rendah.  Kata kunci: saluran pemasaran, pemasaran krisan, efisiensi, farmer’s share
HUBUNGAN ANTARA UKURAN–UKURAN TUBUH TERHADAP BOBOT BADAN DOMBA WONOSOBO JANTAN DI KABUPATEN WONOSOBO JAWA TENGAH A. A. Pratama, E. Purbowati dan C. M. S. Lestari
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 34 No. 2 September Tahun 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v34i2.169

Abstract

ABSTRAK            Penelitian bertujuan untuk mengkaji ukuran tubuh yang memiliki hubungan paling kuat dengan bobot badan sebagai penduga bobot badan untuk Domba Wonosobo (Dombos) jantan. Materi penelitian yang diambil dengan metode purposive sampling berupa Dombos jantan sebanyak 150 ekor yang dikelompokkan menjadi 7 kelompok umur (0 – 3 bulan, 3 – 7 bulan, 7 – 12 bulan, 12 – 24 bulan, 24 – 36 bulan, 36 – 48 bulan dan 48 bulan). Parameter yang diamati adalah bobot badan (BB), lingkar dada (LD), lebar dada (LeD), dalam dada (DD), tinggi pundak (TP), tinggi pinggul (Tpi), lebar pinggul (LPi) dan panjang badan (PB). Data dianalisis menggunakan “SPSS 17.0 for Windows” untuk menghitung nilai korelasi. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa lingkar dada merupakan variabel yang sangat penting dalam menduga bobot badan Dombos jantan. Variabel lingkar dada mempunyai korelasi paling tinggi (r = 0,97) terhadap bobot badan dibandingkan dengan variabel ukuran-ukuran tubuh lainnya. Simpulan dari penelitian ini adalah ukuran lingkar dada dapat digunakan untuk menduga bobot badan Dombos jantan. Kata kunci : Bobot badan; Ukuran-ukuran tubuh; Domba Wonosobo jantan
ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN PETANI KACANG TANAH PENGGUNA PUPUK ORGANIK DAN PUPUK ANORGANIK DI DESA TAJUNGSARI KECAMATAN TLOGOWUNGU KABUPATEN PATI Karyadi, Sri Suratiningsih, Suyudono
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 29, Nomor 2 September 2011
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v29i2.7

Abstract

Suyudono, Karyadi, Sri Suratiningsih e-mail: karyadimsi@yahoo.co.id; ningsalim@ymail.comABSTRAKTujuan penelitian untuk mengetahui: 1) Perbedaan pendapatan bersih antara petani kacang tanah pengguna pupuk organik dan pupuk anorganik di Desa Tajungsari Kecamatan Tlogowungu Kabupaten Pati; 2) Pengaruh faktorfaktor produksi terhadap pendapatan usahatanikacang tanah pengguna pupuk organik dan pupuk anorganik; 3) Membandingkan kelayakan usahatani kacang tanah pengguna pupuk organik dan pupuk anorganik. Penelitian ini berupa penelitian deskriptif yang dilakukan pada bulan Nopember 2011. Pengambilan sampel denganstratified random sampling berdasarkan luas lahan garapan petani. Pengujian sesuai dengan tujuan penelitan yaitu dengan menggunakan uji t, BEP BEP RCR, dan ROI serta analisis (Q), (Rp)regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan : 1) Terdapat perbedaan pendapatan yang sangat signifikan (P 0,01) antara usahatani kacang tanah pengguna pupuk organik dan pupuk anorganik dengan t = 4,831 ( t = 1.68107); 2) Secara simultan, faktor produksi pupuk, benih hitung tabel dan tenaga kerja berpengaruh sangat signifikan (P 0,01) terhadap pendapatan usahatani kacang tanah pengguna pupuk organik dan pupuk anorganik, dengan masingmasing persamaan regresi: Y= 372094,446+17,549X **0,139X *+0,933X dan Y= 265393,742 5,128X * + 1 2 3 11,274X **+1,170X ** 3) Analisis kelayakan usahatani kacang tanah pengguna pupuk organik 2 3 ;dengan BEP = 2.013,65 kg (riil = 2.782,73 kg/ha), BEP = Rp. 1.817,45/kg (riil = Rp. (Q) (Rp) 2.520,00/kg), RCR sebesar 1,40 (1) , dan ROI = 39,66%, Analisis kelayakan usahatani kacang tanah pengguna pupuk anorganik dengan nilai BEP =1.776,14 kg (riil = 2.263,82 kg/ha) BEP = (Q) (Rp) Rp. 1.974,75 (riil = Rp. 2.502,00), RCR sebesar 1,28 (1), dan ROI = 27,51%. Kesimpulan : Usahatani kacang tanah pengguna pupuk organik lebih layak diusahakan daripada pengguna pupuk anorganik.Kata Kunci: kacang tanah, pupuk organik, pupuk anorganik.
Analisis Profitabilitas Usahatani Jambu Biji Getas Merah Di Kabupaten Kendal D. M. A. Ariyani, S. I. Santoso, dan A. Setiadi
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Vulume 35 No.2 September 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v35i2.199

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk menganalisis komponen biaya, penerimaan, pendapatan, dan profitabilitas usahatani jambu getas merah. Manfaat yang diperoleh agar dapat menjadi dasar pertimbangan dalam mengembangkan usahataninya dan menjadi sumbangan pemikiran dalam menentukan keputusan terhadap faktor-faktor produksi bagi petani, agar dapat menentukan langkah kebijakan selanjutnya bagi instansi terkait. Metode penelitian ini dilakukan dengan metode survei. Penentuan lokasi menggunakan metode purposive. Penentuan jumlah responden ditentukan dengan metode slovin sebanyak 63 responden,dan pengambilan sampel menggunakan quota sampling method dengan kuota 81,3% petani dari Kecamatan Sukorejo, dan 19,7% Kecamatan Pageruyumg, Patean, dan Plantungan. Analisis yang digunakan adalah analisis profitabilitas dan uji beda one sample t –test menggunakan SPSS. Hasil penelitaian menunjukan bahwa komponen biaya terdiri dari biaya tetap yang berupa penyusutan, sewa lahan, dan pajak tanah, sedangkan biaya variabel berupa biaya pupuk, pestisida, plastik, dan tenaga kerja. Penerimaan paling tinggi terjadi pada bulan Juni yaitu sebesar Rp 7.676.196,- dan penerimaan terendah terjadi di bulan November sebesar Rp 2.737.628,-. Pendapatan rata-rata paling tinggi dalam skala usahatani terjadi pada bulan Agustus yaitu sebesar Rp 5.474.290,- dan terendah terjadi di bulan November sebesar Rp 1.057.363,-.Profitabilitas usahatani jambu biji getas merah dikatakan profit setiap bulan dan nilainya lebih besar dari suku bunga bank deposito BRI yang berlaku tahun 2016. Kata kunci: Usahatani, biaya, penerimaan, pendapatan, dan profitabilias
PERBEDAAN CARA PEMASARAN KACANG TANAH DI DESA TAMANSARI KECAMATAN TLOGOWUNGU KABUPATEN PATI Karolus Eduardus Sega R. Pramono, Sri Suratiningsih
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 30, Nomor 2 September 2012
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v30i2.27

Abstract

Walaupun produksi kacang tanah di Desa Tamansari Kecamatan Tlogowungu tinggi dan potensi dari pemanfaatan besar, tetapi hal ini tidak diikuti oleh harga yang bagus di tingkat petani. Harga yang ada di tingkat petani selalu rendah. Posisi petani dalam sistem pemasaran pertanian secara umum selalu lemah dan dirugikan, tak terkecuali petani kacang tanah. Petani yang menjual kacang tanah ke pedagang kecil umumnya akan mendapatkan yang rendah, apabila dibandingkan menjual langsung ke pedagang besar. Penelitian ini bertujuan untuk; 1) untuk mengetahui besarnya marjin pemasaran pada setiap saluran pemasaran, 2) untuk mengetahui bagian harga yang diterima petani, biaya pemasaran dan keuntungan pedagang pada setiap saluran pemasaran, 3) untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi marjin pemasaran. Penelitian menggunakan wawancara dengan bantuan kuesioner sebagai instrumen utama untuk mengumpulkan data yang kemudian data dianalisis sesuai tujuan penelitian. Jumlah sampel sebanyak 41 orang yang terdiri dari 16 petani untuk saluran pemasaran I dan 25 petani untuk saluran pemasaran II. Hasil penelitian menunjukkan; 1) marjin pemasaran pada kedua saluran berbeda. Total marjin pemasaran pada saluran I yaitu Rp. 649,- lebih kecil dibandingkan pada saluran II yang besarnya Rp. 1.467,-, 2) Bagian harga yang diterima petani menunjukkan perbedaan antara saluran pemasaran. Bagian harga yang diterima petani pada saluran I yaitu 90,44 % atau sebesar Rp. 3.000,- per kg lebih tinggi dibandingkan pada saluran II yang besarnya 81,43 % atau Rp. 2.850,- per kg. Biaya pemasaran saluran II yaitu Rp 400,- lebih besar dibandingkan pada saluran I yang besarnya Rp 200. Keuntungan yang diperoleh masing-masing pelaku pemasaran berbeda. Total keuntungan pada saluran I sebesar Rp 448,76 dan pada saluran II sebesar Rp 1.067,34. Keuntungan terbesar pada saluran I terdapat pada pedagang pengecer sebesar Rp 298,76 per kg sedangkan keuntungan terbesar pada saluran II pada pedagang pengecer yaitu sebesar Rp. 667,34 per kg, 3) marjin pemasaran dipengaruhi oleh harga konsumen dan saluran pemasaran. Jarak dan volume penjualan tidak berpengaruh signifikan terhadap marjin pemasaran. Kata kunci : saluran pemasaran, kacang tanah