cover
Contact Name
Ali Ramadhan
Contact Email
ali.ramadhan@mercubuana.ac.id
Phone
+6285813007765
Journal Mail Official
jurnal.narada@mercubuana.ac.id
Editorial Address
Fakultas Desain dan Seni Kreatif Universitas Mercu Buana Gedung E Lantai 4 Jl. Raya Meruya Selatan no.1, Kembangan, Jakarta 11650 Tlp./Fax: +62215871335
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Narada : Jurnal Desain dan Seni
ISSN : 24775134     EISSN : 26215233     DOI : https://dx.doi.org/10.22441/narada
Core Subject : Art,
Narada: Jurnal Desain dan Seni diterbitkan oleh Fakultas Desain dan Seni Kreatif, Universitas Mercu Buana. Jurnal ini merupakan sarana untuk mempublikasikan tulisan ilmiah berupa hasil penelitian, hasil pemikiran (gagasan konseptual), serta hasil perancangan karya desain dan seni terapan (Applied Art) dalam ruang lingkup bidang desain dan seni rupa yang mencakup desain interior, desain produk, desain fashion, desain multimedia, desain komunikasi visual, fotografi, HAKI Desain, Hak Cipta Desain serta bidang perluasan yang ditujukan untuk mengembangkan bidang ilmu tersebut. Narada: Jurnal Desain dan Seni terbit sebanyak tiga kali dalam setahun, yakni pada bulan April, September, dan Desember. NARADA Jurnal Desain dan Seni menerima artikel yang ditulis menggunakan Bahasa Indonesia.
Articles 217 Documents
ANALISA DESAIN ILUSTRASI BUKU CERITA ANAK TEMA SAINS BIOLOGI BERJUDUL “LASKAR BAKTERI BAIK” Udhi Marsudi; Jovita Nanda
Narada : Jurnal Desain dan Seni Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/narada.2020.v7.i2.003

Abstract

   In addition to school textbooks, children's storybooks can also be a source of additional knowledge for children. From children's storybooks, the information in the form of knowledge and moral messages can be conveyed. Certainly, the role of visuals such as illustrations also plays an important role in conveying the message. This analysis was made aiming to understand and study the designs used in children's biology-themed science books especially in the field of illustration. The method used in this research is: Reviewing theories about design and illustration. Observing one of the children's storybooks on the theme of bacterial biology and other children's storybooks as a comparison.  Interviewing several experts in the field of illustration children's storybook. The desired result of this research is to understand things about the illustration design used in children's storybooks in Indonesia.
PENGARUH DESAIN INTERIOR PADA FAKTOR KENYAMANAN PASIEN DI RUANG TUNGGU UNIT RAWAT JALAN RUMAH SAKIT Zulfiska Nadaa
Narada : Jurnal Desain dan Seni Vol 4, No 3 (2017): Jurnal Desain dan Seni Narada
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RingkasanKenyamanan ruang tunggu rumah sakit merupakan salah satu elemen penting yang tak hanya mempengaruhi image rumah sakit, tetapi juga bagi pasien. Ruang tunggu yang tidak nyaman, tidak membantu meringankan penderitan pasien padahal waktu yang di habiskan di ruang tunggu cenderung paling banyak di bandingkan pada ruang atau tempat lain. Kurangnya kesadaran bahwa ruang tungguyang nyaman secara psikologis dapat mempengaruhi pasien, dan menampilkan image yang baik bagi rumah sakit tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui seberapa jauh factor eksternal interior dapat secara psikologis mempengaruhi kenyamanan pasien. Manfaat bagi pengunjung agar dapat mampu mengurangi perasaan tidak nyaman ketika ditempatkan dalam posisi harus menunggu. Faktor pengguna perlu di perhatikan sebagai patokan dalam mendesain interior ruang tunggu, dan belum adalanya standar ruang tunggu yang nyaman di Indonesia. Rasa nyaman (comfort) pada ruang tunggu dapat dicapai melalui penataan interior yang sesuai bagi penggunanya. Faktor yang perlu di perhatikan seperti warna, tekstur, furniture dan pencahayaan memberi pengaruh psikologis yang menunjang terciptanya rasa nyaman.Kata Kunci: kenyamanan, ruang tunggu, rumah sakit, psikologis  AbstractComfortability of a hospital waiting room is an important aspect not only for the hospital, but also for the patient’s wellbeing. Due to the long time that have to be spent in order to wait for a treatment procedure, uncomfortable waiting room would be contraproductive in lessening or relieving the patient’s pain, anxiety, grief, or fear. While waiting, people tend to concentrate on the details of their surroundings, make the interior design more noticeable. A comfortable waiting room can affect the patient psychologically, and also build a positive image for the hospital itself. Nevertheless, there are no standardization for waiting room design in Indonesia. The aim of this research is to study the external factors of interior design and their effects to the patient’s psychological comfort. This research is meant to help patient to reduce any uncomfortability while waiting. The sense of comfort in a waiting room can be achieved by designing interior that accomodate user’s needs, therefore user factor needs to be counted in designing waiting room. Factors such as color, texture, furniture, and illumination can give psychological effects that support the sense of comfort.Keywords: Comfort, waiting room, hospital, psychological effect
STUDI TATA PAJANG KERIS PADA MUSEUM PUSAKA, TAMAN MINI INDONESIA INDAH Polniwati Salim; Ulli Aulia Ruki; Anak Agung Ayu Wulandari
Narada : Jurnal Desain dan Seni Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/narada.2020.v7.i1.001

Abstract

The purpose of this research is to find a good and interesting collection system of the heirlooms at  museum as to provide the visitors with an appeal and clarity information about collections in Museum as a public spaces. The background of this research is looking at the condition of Heritage Museum which looks like been abandoned and not neatly arranged, we concern about the suistainablity of collections’s display that are not maintained well. They need to be upgraded for a display system to be more interesting and easily seen. Especially the ancient museums of heirlooms which is keris that are not quite interesting for youngster nowaday due to the proliferation of contemporary museums. Therefor it is our duty to make the museum look more interesting to be visited and show much more information to the visitors. However, there are many aspects that need to be considered in designing good museum display, while many supporting factors such as the grouping of collections, the signage systems, as well as lighting are needed too. This study will examine how the object of research solves the issue above and researchers will provide appropriate and better display system as the solution, hoping that it will increase the interest and attention of visitors to know the museum colletion better. The method used in the research are documentation of the research object, combined with the study of literature. Hopefully this research will give contribution to the design of the museum's display system with ergonomical and clearly information about the collection, also gives happiness to the wider community. For the further development of museums, this research is aimed to contributes a good and friendly display technique and system in the future. 
PERANCANGAN APLIKASI INFORMASI MULTIMEDIA TANAMAN BUAH KEBUN RAYA BOGOR DENGAN AUGMENTED REALITY Pillar Hadi
Narada : Jurnal Desain dan Seni Vol 5, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebun Raya Bogor adalah salah satu tempat wisata botani, Selain sebagai tempat untuk mempelajari atau mendalami ilmu pengetahuan alam, Kebun Raya Indonesia merupakan salah satu lembaga yang bertanggung jawab terhadap konservasi ex-situ flora asli Indonesia mempunyai perananpenting dalam mempertahankan dan mengembangkan potensi tanaman buah yang ada. Terdapat tidak kurang dari 102 jenis tanaman buah. Media informasi yang terletak pada area perkebunan sudah tersedia namun untuk mencari informasi lebih lengkap tentang tumbuhan atau tanaman buah tersebut,pengunjung tidak bisa mendapatkannya secara langsung. Kurang lengkapnya informasi yang lebih detail pada area koleksi Kebun Raya Bogor membuat pengunjung tidak mengetahui manfaat lebih daritubuhan tersebut. Pengungjung harus mencari sendiri di perpustakaan atau informasi dari internet. Tanaman buah mempunyai rentang waktu dalam berbuah, pengujung akan sulit membayangkan jika pohon nya sedang tidak berbuah. Informasi lebih detail seperti ukuran, daun, bunga, buah secaramendetail tidak didapatkan di lokasi tumbuhan tersebut. karena media informasi yang ada hanya memaparkan informasi umum. Informasi multimedia dengan menerapkan teknologi augmented reality dapat menjadi solusi. Perancangan multimedia informasi ini mengunakan Metode Interactive Multimedia System Design Development (IMSDD) dengan penekanan bidang keilmuan desain antarmuka pengguna. Multimedia Informasi dengan memanfaatkan Augmented reality sebagai simulasi dari objek buah dapat memberikan informasi yang lengkap sesuai kebutuhan pengunjung. Informasi multimedia nantinya akan memanfaatkan aplikasi mobile sehingga pengunjung dapat melihat informasitersebut pada lokasi tubuhan buah dikebun yang sangat luas.
EKSPLORASI TEKNIK PEWARNAAN ALAM DENGAN EKSTRAK KAYU JAMBAL PADA BATIK KAYU GEMPOL Waridah Muthiah; Lia Evvyani
Narada : Jurnal Desain dan Seni Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/narada.2019.v6.i2.008

Abstract

Gempol is a type of wood that is widely used as a craft material. Because the nature of the material is not too hard, easy to form, easy to absorb the liquid dye, and not greasy, this wood is suitable to be processed with various techniques, including wooden batik. Because of its uniqueness, wooden batik has good potential to be developed in the craft industry. However, the technique used in the process of making wooden batik tends to be harmful to the environment, because it uses synthetic dyes. Natural dyes are rarely developed for wood batik because they are considered not good in terms of color quality and time efficiency. This study seeks to explore the use of natural dyes extract of jambal wood on gempol wood, through various types of mordants, coloring and mordanting methods, and coloring times. The research was carried out using an experimental method with the AHP method to obtain the ideal coloring method and material formulation.
PERANCANGAN BUKU INFORMASI TENTANG JAMU SEBAGAI BENTUK PELESTARIAN WARISAN BUDAYA INDONESIA Yana Erlyana
Narada : Jurnal Desain dan Seni Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Indonesia merupakan salah satu negara yang terkenal dengan keanekaragaman hayatinya. Tanaman dan tumbuh-tumbuhan dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia dalam berbagai bidang, di antaranya adalah kerajinan, kuliner, kosmetik, sampai pengobatan. Pemanfaatan paling intens pada tumbuh-tumbuhan adalah untuk bidang medis atau pengobatan. Dinyatakan dalam laporan Menkes bahwa Indonesia memiliki kurang lebih 7.000 spesies tanaman obat, 1.000 di antaranya telah dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Obat tradisional yang berasal dari bahan tumbuh-tumbuhan ini akrab disebut sebagai jamu. Jamu merupakan aset bangsa yang harus terus dikembangkan karena jamu tidak hanya sebagai obat tradisional, juga sebagai warisan budaya yang menyentuh aspek ekonomi dan sosial.Penelitian ini akan dilakukan dengan studi kepustakaan mengenai Jamu dan teori yang terkait. Pengumpulan data juga dilakukan dengan observasi secara langsung di berbagai tempat yang menjadi sumber Jamu seperti Desa Sukoharjo, Jawa Tengah. Berdasarkan latar belakang diatas, penulis akan merancang sebuah buku informasi tentang jamu, yang bertujuan untuk memberikan informasi serta menyajikan keanekaragaman jamu warisan budaya Indonesia yang di rancang dengan baik dari segi sisi desain komunikasi visual. Konsep visual buku informasi ini sederhana banyak memberikan ruang kosong/bagian putih aara terlihat clean dan modern. Didukung dengan ilustrasi  dan fotografi sehingga dapat menjadi nilai jual lebih dari buku. Dipadukan juga dengan ornament dalam bentuk vector yang merupakan stilasi bentuk untuk simbolisasi bagian dari tanaman. Perancangan buku informasi tentang jamu ini sebagai bentuk apresiasi anak bangsa terhadap warisan budaya Indonesia serta bertujuan meningkatkan minat generasi muda terhadap pelestarian jamu. Kata kunci:  
KAJIAN REPRESENTASI MASKOT DKI JAKARTA "ELANG BONDOL" DALAM MEDIA (STUDI KASUS "MOMO" - ASIAN PARA GAMES 2018) Diean Arjuna D; Waridah Muthi'ah
Narada : Jurnal Desain dan Seni Vol 6, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/narada.2019.v6.i3.007

Abstract

The Bondol eagle which has been clutching Salak Condet has been established as the Jakarta mascot since 1989. Unfortunately, this fact is not widely known by the public. In fact, most people assume that capital mascot is other icons that are far more popular, such as Monas and Ondel-Ondel. Apart from being caused by the decline in the flora and fauna resistance because the area is affected by development, one reason for the low popularity of the two mascots is the lack of representation of both of them in objects that are closely related to people's daily lives. This mascot was once the TransJakarta logo and is often present in batik motifs and posters, but is now rarely found. The latest application of this mascot actually comes in the form of Momo, the 2018 Asian Para Games mascot. Although it is not a special event held by the local government, in that representation, the Bondol eagle comes with the identity of Jakarta as one of the organizing cities. This research attempts to examine this phenomenon from the perspective of semiotics. The research is devoted to the representation of the Bondol eagle in various graphic media and visual communication related to the 2018 Asian Para Games, using descriptive-analytical methods. It is hoped that this research can become one of the references in the discussion and development of the Jakarta mascot in the media. The study was conducted with a descriptive qualitative method with a semiotics and shape morphology approach.
POLA DASAR DAN MAKNA MOTIF UKIRAN RUMAH GADANG KOTO SANI KECAMATAN X KOTO SINGKARAK SUMATERA BARAT Siti Aisyah
Narada : Jurnal Desain dan Seni Vol 5, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini diangkat dari permasalahan minimnya pengetahuan masyarakat Minang tentang pola-pola motif ukiran dan makna yang terkandung pada motif ukiran rumah gadang Minangkabau. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola-pola dasar yang terdapat rumah gadang Koto Sani dan makna yang terkandung pada rumah gadang tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif. Hasil dari penelitian adalah terdapat enam pola dasar pada rumah gadang Koto Sani X Koto Singkarak diantara: motif ukiran aka cino (akar cina), motif ukiran saik ajik atau saik galamai (potongan dodol), motif ukiran ramo-ramo sikumbang janti (kupu-kupu sikumbang janti), motif ukiran kalalawa bagayuik (kelelawar bergantung), motif ukiran siriah gadang (sirih besar), motif ukiran paruah anggang (paruh anggang). Dan makna motif ukir akar cina yaitu ulet serta tangguh dalam menghadapi kehidupan, motif ukiran saik ajik memiliki makna kehati-hatian dalam bertindak, motif ukiran kupu-kupu sikumbang janti mengandung makna bermanfaat untuk orang lain. Selanjutnya makna motif ukiran kelelawar bergantung juga memiliki manfaat untuk orang lain. Selanjutnya makna motif ukiran sirih besar yaitu persatuan yang erat di tengah masyarakat.
DESAIN PRODUK MANDI, CUCI, KAKUS (MCK) DI WILAYAH PASCA BENCANA BANJIR (Studi Kasus: Jakarta Timur) Indah Fitriana Hapsari
Narada : Jurnal Desain dan Seni Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/narada.2020.v7.i2.010

Abstract

Activities inside the bathroom have already been a part of human activities every day. Because of that bathroom became one of the most visited places. From the function point of view, a bathroom is a place to cleaning ourselves self (clean up), so the most crucial requirement for the bathroom is to serve clean and freshwater. Regarding its function as a place to cleaning ourself, room arrangement needs to be associated with bathroom need. Inside a bathroom, there is a need for space for human movements, such as to rub the body, pour, and dry ourselves. So, to design a qualified bathroom, have to be concerned about all the needs, then the excellent bathroom can be developed and useful for everyone.
PENENTUAN KAIDAH PERANCANGAN MOTIF BATIK BETAWI SETU BABAKAN DENGAN METODE TRANSFORMASI BENTUK Nina Maftukha
Narada : Jurnal Desain dan Seni Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/narada.2019.v6.i1.005

Abstract

Batik merupakan salah satu produk budaya yang sedang berkembang dalam industri kreatif saat ini. Kekhasan motif biasanya terinspirasi dari kegiatan sehari-hari, stilasi flora, fauna, benda, dan figure yang prosesnya amat variatif sesuai dengan pengalaman artistik masing-masing pembatik dan dipengaruhi oleh lingkungan sekitarnya. Namun belum terdapat kaidah perancangan yang jelas dalam membuat motif batik sehingga ciri khas motifnya . Penelitian ini bertujuan menentukan kaidah perancangan motif batik Betawi Setu Babakan dengan menggunakan metode transformasi bentuk. Dari survey lapangan diharapkan dapat diketahui permasalahan yang terjadi menyangkut penciptaan motif yang orisinil, serta diharapkan dapat ditemukan solusi pemecahannya dengan menggunakan kaidah motif batik. Kemudian dapat dirumuskan hasil akhir dan penelitian ini dapat dikembangkan secara lebih luas lagi agar dapat menjadi acuan pada penelitian yang linier lainnya.

Page 7 of 22 | Total Record : 217