cover
Contact Name
Nurul Khairani
Contact Email
jsk@stikestrimandirisakti.ac.id
Phone
+6282175066648
Journal Mail Official
jsk@stikestrimandirisakti.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Stikes Tri Mandiri Sakti Mail : Jalan Raya Hibrida No. 3, Sido Mulyo, Gading Cempaka, Sido Mulyo, Bengkulu, Kota Bengkulu, Bengkulu 38229 Telp :(0736) 25091 Fax (0736) 23703 email: jsk@stikestrimandirisakti.ac.id
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Sains Kesehatan
ISSN : 27236757     EISSN : 18298842     DOI : https://doi.org/10.37638/jsk.27.1.1-7
Core Subject : Health,
Jurnal Sains Kesehatan di terbitkan oleh STIKES TRI MANDIRI SAKTI. Terbitan Jurnal Sains Kesehatan Tiga (3) dalam setahun. Jurnal Sains Kesehatan merupakan jurnal ilmiah dalam bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, Kebidanan dan Farmasi.
Articles 223 Documents
USIA IBU, ANEMIA, DAN KEJADIAN PARTUS PREMATUR DI RUANG MAWAR RSUD dr. M.YUNUS BENGKULU Metha Fahriani; Reli Aprilawanti
Jurnal Sains Kesehatan Vol 24, No 3 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.24.3.11-19

Abstract

Preterm labor is dangerous because of the potential increase of about 65-67% of perinatal mortality. The purpose of this study was to determine the relationship between  maternal age and incidence of anemia in preterm parturition in                       dr. M. Yunus Hospital Bengkulu. This type of research was Analytic Survey with study design Case Control with a ratio of 1: 1. The population in this study was mothers who numbered 1,434 people delivering mothers were taken by Total Sampling as many as 53 people (50%) mothers who have parturition premature for cases and  Systematic Random Sampling as many as 53 people (50%) mothers who did not experience parturition premature to control which totaled 106. The computerized data analysis using chi-square test. The results showed that of the 53 mothers who are 36 premature parturition with age 20 or 35 years and 30 people suffering from anemia. Of the 53 mothers who no premature parturition are 16 age 20 or 35 years and 15 suffer from anemia. There is a relationship between age and preterm parturition in the CI Midwifery dr. M. Yunus Hospital Bengkulu with the medium category. There is a relationship between anemia and preterm parturition in the CI Midwifery dr. M. Yunus Hospital Bengkulu with the closeness of the relationship that are in the weak category. It was expected to health worker, especially mid wifery in midwifery room to perform counseling about anemia and the importance  of  control  when  pregnant.Keywords :  age, anemia, premature partus
PENGARUH LOKA KARYA MINI TERHADAP TINGKAT PEMAHAMAN PERMASALAHAN KESEHATAN KADER KESEHATAN, APARAT DESA DAN TOKOH MASYARAKAT DESA PADANG PANDAN KECAMATAN MANNA BENGKULU SELATAN Firman Hayadi
Jurnal Sains Kesehatan Vol 27, No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.27.2.1-7

Abstract

ABSTRAKFirman Hayadi Akademi Kebidanan Manna Latar Belakang. Menyadari  akan  pentingnya  peran  serta  masyarakat  dalam  membangun  kesehatan, untuk  “Masyarakat mandiri untuk hidup sehat”. yaitu suatu kondisi dimana masyarakat Indonesia menyadari, mau dan mampu mengenali, mencegah dan mengatasi permasalahan kesehatan yang dihadapi, sehingga dapat bebas dari gangguan kesehatan, maupun lingkungan yang tidak mendukung. Desa/kelurahan  merupakan salah satu strategi pemberdayaan masyarakat, dengan harapan masyarakat memiliki kesiapan sumber daya potensial dan kemampuan untuk mengatasi masalah kesehatan secara mandiri. Merespon permasalahan kesehatan di desa harus keterlibatan semua pihak, semua elemen dan unsur terkait untuk bergandengan tangan, memperbaiki sistem dan merubah pola hidup sehat dimasyarakat. Masalah penelitian  apakah ada pengaruh pemahaman masalah kesehatan masyarakat sebelum dan sesudah dilaksanakan intervensi melalui metode loka karya mini di desa Padang Pandan, kecamatan Manna. Penelitian ini akan memberikan kontribusi khususnya desa Padang Pandan, kecamatan Manna yaitu sebagai pedoman dalam strategi penanganan masalah kesehatan masyarakat, melalui program-program kesehatan desa antara lain pemanfaatan dana desa sehingga dapat mewujudkan desa yang sehat dan mandiri.Metode Penelitian. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah “One Groups  Pretest-Posttest  DesignHasil Penelitian. Hasil penelitian bahwa tingkat pemahaman kader kesehatan, aparat desa dan tokoh masyarakat tentang permasalahan kesehatan di desa Padang Pandan  setelah melaksanakan loka karya mini tingkat pemahaman menjadi lebih baik yaitu 80%. selisih mean difference sebesar 18, 134, t hitung 64521 dengan ρ value 0,001.Simpulan. ada perbedaan pemahaman kader kesehatan, aparat desa dan tokoh masyarakat tentang permasalahan kesehatan sebelum dan sesudah intervensi laoka karya mini di Desa Padang Pandan. Ada pengaruh loka karya mini terhadap pemahaman permasalahan kesehatan dengan selisih mean difference 18,134 dan tingkat kemaknaan 0,001. Kata Kunci : Loka Karya Mini, Pemahaman, Masalah Kesehatan
TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KOMUNIKASI, INFORMASI DAN EDUKASI (KIE) DI APOTEK "X" KOTA BENGKULU Setya Enti Rikomah; Devi Novia; Leny Febrianti
Jurnal Sains Kesehatan Vol 29, No 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.29.1.18-25

Abstract

Pelayanan yang bermutu mempengaruhi  tingkat kepuasan pasien yang mencangkup lima dimensi yaitu Reability (kehadalan), Responsivennes (ketanggapan), Assurance (jaminan), emphaty (empati) dan Tangible (berwujud). Penelitian inibertujuan  untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE).Penelitian ini merupakan penelitian observasional non probabilitas sampling dengan data prosperktif. Pengambilan sampel dengan teknik cross sectional, yang memenuhi syarat inklusi dan eksklusi menggunakan instrument kuesioner yang dilkukan uji validasi dan reabilitas. Tingkat kepuasan diukur dengan menggunakan metode Costomers statifaction index(CSI).Hasil penelitian didapatkan bahwa tingkat kepuasan pasien berdasarkan Costomers statifaction index(CSI)mendapatkan hasil dimensi menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pasien di Apotek CARE 24 terhadap pelayanan KIE dari dimensi Reability (ketanggapan) didapatkan 76,13%,Responsiveness (kehandalan)  didapatkan 77,65%, dimensi Assurance (jaminan) didapatkan 79,23%, dimensi Emphaty (empati)  didapatkan 78,68% dan dimensi Tangible(berwujud)didapatkan 79,39%. Secara keseluruhan tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan KIE di Apotek CARE 24 Bengkulu tergolong  puas dengan hasilCostomers statifaction index(CSI) 81,73% dari 100 responden.
GAMBARAN GAYA HIDUP PENDERITA HIPERTENSI: A LITERATURE REVIEW Eleni Kenanga Purbasary; Kamsari Kamsari; Risna Nelafika
Jurnal Sains Kesehatan Vol 28, No 3 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.28.3.11-19

Abstract

 Peningkatan jumlah penderita hipertensi dapat disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat. Jumlah kasus hipertensi di Indonesia sebesar 63.309.620 orang. Faktor perubahan gaya hidup yang dapat dirubah seperti pola makan, aktivitas fisik, kebiasaan merokok, dan stres berkepanjangan. Hipertensi berdampak negatif terjadi gangguan pada kardiovaskular, otak, ginjal, dan mata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran gaya hidup penderita hipertensi. Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review. Sumber Data berasal dari Google Scholar dan Portal Garuda dari tahun 2010-2020. Pencarian artikel berdasarkan kata kunci gaya hidup dan hipertensi. Metode review berupa seleksi literature berdasarkan preferred reporting items for systematic reviews dan Meta-analyses (PRISMA). Populasi dalam penelitian ini adalah penderita hipertensi dengan sampel minimal 40 responden. Kriteria inklusi dengan tema isi jurnal yaitu gaya hidup pola makan, aktivitas fisik, kebiasaan merokok, dan stres pada penderita hipertensi. Rentang waktu penerbitan jurnal maksimal 10 tahun (2010-2020), Bahasa yang digunakan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Subjeknya adalah penderita hipertensi. Isi jurnal berupa original artikel penelitian (bukan review penelitian) dalam bentuk full text, dengan desain Cross Sectional. Berdasarkan hasil penelitian dari 5 artikel yang dianalisis diketahui bahwa gambaran gaya hidup penderita hipertensi berupa pola makan, aktivitas fisik yang tidak baik, mengalami stres, dan tidak memiliki kebiasaan dalam merokok. Kesimpulan: gaya hidup yang baik bagi penderita hipertensi merupakan salah satu cara untuk mengontrol tekanan darah pasien. Saran untuk perawat agar menerapkan intervensi hipertensi management education sebagai upaya promotif dan preventif pada penderita hipertensi. Kata Kunci: aktivitas, gaya hidup, hipertensi  
PENGARUH SENAM PROLANIS TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA PENYAKIT HIPERTENSI DI PUSKESMAS CURUP KABUPATEN REJANG LEBONG Rona Dewi Rinda; Suryani Suryani; Susilo Wulan; Nurul Khairani; Rina Aprianti
Jurnal Sains Kesehatan Vol 28, No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.28.1.41-49

Abstract

Peningkatan tekanan darah diatas normal mengakibatkan peningkatan angka kesakitan (morbiditas) dan angka kematian (mortalitas). Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh senam Prolanis terhadap penurunan tekanan darah pada penderita penyakit hipertensi di Puskesmas Curup Kabupaten Rejang Lebong. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan dengan desain eksperimen lapangan dan pendekatan The one group pretest posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua peserta senam Prolanis yaitu penderita hipertensi yang terdaftar sebagai peserta Prolanis di Puskesmas Curup Kabupaten Rejang Lebong pada bulan Juni 2019 yang berjumlah sebanyak 60 orang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan Total Sampling sebanyak 60 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan wawancara dan pemeriksaan langsung kepada responden dalam bentuk lembar observasi hasil pemeriksaan peserta Prolanis. Analisis data dengan menggunakan uji Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tekanan darah sistolik sebelum dilakukan senam Prolanis sebesar 152,68 mmHg dengan standar deviasi sebesar 8,079 mmHg dan nilai rata-rata tekanan darah diastolik sebelum dilakukan senam Prolanis sebesar 98,28 mmHg dengan standar deviasi sebesar 5,374 mmHg dan rata-rata tekanan darah sistolik sesudah dilakukan senam Prolanis sebesar 143,80 mmHg dengan standar deviasi sebesar 5,686 mmHg dan nilai rata-rata tekanan darah diastolik sesudah dilakukan senam Prolanis sebesar 92,68 mmHg dengan standar deviasi sebesar 4,339 mmHg. Hasil analisis bivariat menunjukkan ada pengaruh yang signifikan senam Prolanis terhadap penurunan tekanan darah (sistolik dan diastolik) pada penderita penyakit hipertensi di Puskesmas Curup Kabupaten Rejang Lebong. Diharapkan penderita hipertensi dapat melakukan pencegahan kekambuhan penyakit dengan mengatur pola makan dan mengikuti program senam Prolanis sehingga kondisi tekanan darah terkontrol dengan baik agar meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEAKTIFAN IBU MENGIKUTI POSYANDU DI DESA TALANG INDAH Melsi Okmalia; Nurul Khairani; Dwi Putri Sulistiya Ningsih
Jurnal Sains Kesehatan Vol 27, No 3 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.27.3.1-8

Abstract

Salah satu peran serta masyarakat di Posyandu diwujudkan dengan adanya keaktifan ibu balita berkunjung ke Posyandu. Cakupan kunjungan ibu balita di Posyandu Anggrek di Desa Talang Indah Kecamatan Bunga Mas Kabupaten Bengkulu Selatan masih sangat rendah pada tahun 2019 yaitu sebesar 41,27%. E2 Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Survei Analitik dan desain penelitian Cross Sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki balita di Posyandu Anggrek Desa Talang Indah Kecamatan Bunga Mas Kabupaten Bengkulu Selatan yaitu sebanyak 46 ibu. Sampel penelitian diambil dengan teknik Total Sampling yaitu sebanyak 46 ibu. Data yang digunakan adalah data sekunder diolah secara univariat dan bivariat dengan uji statistik Chi-Square. Ada hubungan yang signifikan antara pekerjaan ibu dan umur balita dengan keaktifan ibu mengikuti Posyandu di Posyandu Anggrek di Desa Talang Indah Kecamatan Bunga Mas Kabupaten Bengkulu Selatan dengan kategori hubungan sedang. Tidak ada hubungan yang signifikan antara umur ibu dengan keaktifan ibu mengikuti Posyandu di Posyandu Anggrek di Desa Talang Indah Kecamatan Bunga Mas Kabupaten Bengkulu Selatan. Disarankan untuk kader Posyandu Anggrek untuk meningkatkan peran serta masyarakat di Desa Talang Indah khususnya ibu balita yang sibuk dengan pekerjaan dan memiliki balita umur 12-59 bulan untuk aktif mengikuti kegiatan di Posyandu secara rutin setiap bulan agar dapat mengontrol tumbuh kembang dan kesehatan balita.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKAMERINDU KOTA BENGKULU Suryani Suryani; Pituari Pituari; Mareta Mayang Sari; Sri Hidayati
Jurnal Sains Kesehatan Vol 29, No 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.29.1.63-71

Abstract

Penyakit diare merupakan penyebab utama kematian kedua pada anak di bawah lima tahun, dan bertanggung jawab untuk membunuh sekitar 525.000 anak setiap tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Sukamerindu Kota Bengkulu.Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki balita di Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Sukamerindu Kota Bengkulu bulan Agustus 2019 sebanyak 101 orang. Sampel diambi secara accidental sampling diperoleh sebanyak 50 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menyebarkan kuesioner pada ibu yang memiliki balita. Pengolahan data menggunakan uji statistik Chi-Square dan Contingency Coefficient. Hasil penelitian didapatkan: dari 50  sampel terdapat 35 (70,0%) yang berpendidikan menegah dan tinggi, 21 orang (42,0%) yang berpengetahuan cukup,  32 orang (64,0%) yang pemberian MP-ASI tepat waktu, dan 31 orang (62,0%) yang tidak mengalami kejadian diare. Ada hubungan yang signifikan antara pendidikan dengan kejadian diare pada balita, dengan kategori hubungan sedang. Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kejadian diare pada balita, dengan kategori hubungan erat. Ada hubungan yang signifikan antara pemberian MP-ASI dengan kejadian diare pada balita, dengan kategori hubungan sedang. Diharapkan pihak Puskesmas dapat melakukan penyuluhan tentang kejadian diare pada masyarakat agar pengetahuan tentang pencegahan diare meningkat.Kata Kunci: diare, MP-ASI, pendidikan, pengetahuan,
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN EFIKASI DIRI MAHASISWA KEPERAWATAN DALAM PEMBERIAN RESUSITASI JANTUNG PARU (RJP) Eky Madyaning Nastiti; Lailil Fatkuriyah; Hella Meldy Tursina
Jurnal Sains Kesehatan Vol 28, No 3 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.28.3.56-62

Abstract

ABSTRAKCardiac arrest merupakan kondisi yang memerlukan tindakan cepat dan butuh tindakan pemberian RJP yang efektif. Mahasiswa keperawatan merupakan salah satu kelompok yang dapat berperan sebagai bystander, untuk itu perlu memperhatikan hal krusial seperti pengetahuan dan efikasi diri sebagai dasar melakukan RJP. Untuk itu penting mengetahui hubungan keduanya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan dan efikasi diri mahasiswa keperawatan dalam pemberian RJP. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan crossectional melibatkan 110 mahasiswa keperawatan Universitas dr Soebandi yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Analisa data menggunakan uji Kolmogorov Smirnov. Hasil Hasil uji statistic diperoleh nilai p=0,000 (α 0,05) maka dapat disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang RJP dengan efikasi diri mahasiswa keperawatan di Univesitas dr Soebandi. Kesimpulan: Efikasi diri memerlukan pengetahuan sebagai dasar kemampuan kognitif individu. Maka dari itu mahasiswa perawat perlu senantiasa melakukan berbagai upaya untuk mencapai hal tersebut demi menciptakan bystander yang memiliki kepercayaan diri untuk memberikan RJP yang berkualitas.Kata Kunci : efikasi diri, mahasiswa keperawatan, pengetahuan, RJP .
ANALISIS PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI PADA PASANGAN USIA SUBUR DI PROVINSI BENGKULU (ANALISIS DATA SEKUNDER HASIL SKAP KKBPK PERWAKILAN BKKBN PROVINSI BENGKULU TAHUN 2019) Fikitri Marya Sari; Yusran Fauzi
Jurnal Sains Kesehatan Vol 28, No 2 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.28.2.34-43

Abstract

Faktor penting dalam upaya program keluarga berencana adalah pemilihan alat kontrasepsi yang tepat. Pemilihan kontrasepsi berdasarkan efektivitasnya dikategorikan menjadi dua pilihan metode kontrasepsi seperti suntik, pil, dan kondom yang termasuk dalam katagori non metode kontrasepsi jangka panjang dan katagori metode kontrasepsi jangka panjang seperti IUD, implant, MOW, dan MOP. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan alat kontrasepsi pada Pasangan Usia Subur di Provinsi Bengkulu dengan menggunakan data sekunder hasil Survei Kinerja dan Akuntabilitas Program (SKAP) Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu Tahun 2019. Jenis penelitian merupakan survei analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah Pasangan Usia Subur di Provinsi Bengkulu yaitu sebanyak 825 orang. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik systematic random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan pendidikan dan umur menikah dengan penggunaan alat kontrasepsi di Provinsi Bengkulu. Ada hubungan pekerjaan dan paritas dengan penggunaan alat kontrasepsi pada Pasangan Usia Subur di Provinsi Bengkulu.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS KONSUMSI PANGAN DAN STATUS GIZI PADA REMAJA DI PERKOTAAN Putri Ronitawati; Nazhif Ghifari; Rachmanida Nuzrina; Putri Nurhasanah Yahya
Jurnal Sains Kesehatan Vol 28, No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.28.1.1-11

Abstract

Remaja merupakan kelompok yang rentan mengalami kegemukan dan masalah gizi lainnya. Pada fase ini, remaja mengalami peralihan serta perkembangan fisik, biologis, dan psikososial yang signifikan dari anak-anak menuju dewasa dan mulai terjadi pembentukan kebiasaan dan perilaku, salah satunya kebiasaan makan. Penilaian kualitas konsumsi pangan pada remaja penting dilakukan untuk mengetahui makanan yang dimakan sudah sesuai atau belum dengan pedoman gizi seimbang dan dikaitkan sebagai penilaian kecukupan gizi seseorang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas konsumsi pangan dan status gizi pada remaja di wilayah perkotaan. Metode penelitian ini kuantitatif yang bersifat analitis dengan desain Cross Sectional. Sampel pada penelitian ini adalah remaja di SMU Negeri Se-Jakarta sebanyak 2.500 siswa. Sampel pada penelitian diambil menggunakan teknik Systematic Random Sampling, Hasil penelitian menyatakan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan pada kualitas konsumsi terkait keragaman konsumsi pangan (DDS) pada remaja di perkotaan terhadap status gizi (p=0,314). Tidak ada hubungan yang signifikan pada variabel pengetahuan gizi, uang saku dan penghasilan orangtua terhadap kualitas konsumsi pangan pada remaja di perkotaan (p=0,435, p=0,975 dan p=0,302). Perlu adanya edukasi gizi seimbang pada remaja dengan menambahkan pelajaran gizi di dalam kurikulum anak sekolah.

Page 10 of 23 | Total Record : 223