cover
Contact Name
Nurul Khairani
Contact Email
jsk@stikestrimandirisakti.ac.id
Phone
+6282175066648
Journal Mail Official
jsk@stikestrimandirisakti.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Stikes Tri Mandiri Sakti Mail : Jalan Raya Hibrida No. 3, Sido Mulyo, Gading Cempaka, Sido Mulyo, Bengkulu, Kota Bengkulu, Bengkulu 38229 Telp :(0736) 25091 Fax (0736) 23703 email: jsk@stikestrimandirisakti.ac.id
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Sains Kesehatan
ISSN : 27236757     EISSN : 18298842     DOI : https://doi.org/10.37638/jsk.27.1.1-7
Core Subject : Health,
Jurnal Sains Kesehatan di terbitkan oleh STIKES TRI MANDIRI SAKTI. Terbitan Jurnal Sains Kesehatan Tiga (3) dalam setahun. Jurnal Sains Kesehatan merupakan jurnal ilmiah dalam bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, Kebidanan dan Farmasi.
Articles 232 Documents
Pelatihan Aksi Bergizi Dapat Meningkatkan Pengetahuan Kader Remaja Dalam Upaya Pencegahan Anemia di Kota Tangerang Fitri, Yuni Pradilla; Gifari, Nazhif; Sa'pang, Mertien; Nuzrina, Rachmanida; Ronitawati, Putri; Tambunan, Maria; Rakhmawati, Yenny Dewi; Arofah, Sari Nur; Anggraeni, Dini
Jurnal Sains Kesehatan Vol 32, No 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.32.2.278-284

Abstract

Anemia masih merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi sebesar 30,7% pada wanita usia 15–49 di tahun 2023. Remaja putri merupakan kelompok yang rentan mengalami anemia. Upaya penanggulangan anemia pada remaja puteri saat ini dilakukan melalui Aksi Bergizi. Pelatihan Aksi Bergizi bagi kader remaja diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan mencegah anemia bagi dirinya dan teman sebayanya di sekolah, yang pada akhirnya dapat menurunkan angka anemia pada remaja putri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan Aksi Bergizi terhadap pengetahuan kader remaja dalam upaya pencegahan anemia di Kota Tangerang. Metode penelitian ini menggunakan desain pra eksperimen dengan rancangan one group pretest-postest. Peserta pelatihan berjumlah 40 orang yang dipilih secara purposive. Pengetahuan diukur menggunakan kuesioner. Perbedaan pengetahuan peserta sebelum dan setelah pelatihan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan persentase peserta yang memiliki pengetahuan dengan kategori baik serta terdapat perbedaan pengetahuan kader remaja sebelum dan setelah mendapatkan pelatihan Aksi Bergizi (p=0.000). Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan Aksi Bergizi dapat meningkatkan pengetahuan kader remaja dalam upaya pencegahan anemia di Kota Tangerang. Pelatihan Aksi Bergizi yang dilakukan secara luas serta monitoring dan evaluasi secara berkala diharapkan dapat mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan anemia pada remaja puteri di sekolah.Kata Kunci: aksi bergizi, anemia, kader remaja, pengetahuan, remaja putri
Hubungan Dukungan Suami dengan Minat Ibu Menggunakan Kontrasepsi IUD di Klinik Obstetri dan Ginekologi RSU ‘Aisyiyah Siti Fatimah Sidoarjo Sulistyowati, Agus; Listari, Risti Puji; Wijayanti, Dini Prastyo
Jurnal Sains Kesehatan Vol 32, No 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.32.2.285-293

Abstract

Masalah kependudukan di Indonesia masih menjadi perhatian serius. Salah satu upaya pengendalian pertumbuhan penduduk adalah melalui program Keluarga Berencana (KB), dengan pemilihan alat kontrasepsi yang efektif seperti Intrauterine Device (IUD). IUD dikenal sebagai metode kontrasepsi jangka panjang yang aman, efektif, dan reversible. Namun, penggunaannya masih tergolong rendah. Tujuan Penelitian untuk mengetahui hubungan antara dukungan suami dengan minat ibu dalam memilih alat kontrasepsi IUD di Klinik Obstetri dan Ginekologi RSU ‘Aisyiyah Siti Fatimah Sidoarjo . Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 61 ibu dari populasi 64 ibu. Teknik sampel yang digunakan Purposive Sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian sebagian besar ibu dengan dukungan baik sebanyak 51 ibu (85%), dan ibu yang berminat menggunakan IUD sebanyak 49 ibu (80,0%). Ada hubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan minat ibu dalam pemilihan kontrasepsi IUD. Kesimpulan penelitian ini adalah dukungan suami berperan penting dalam meningkatkan minat ibu untuk menggunakan alat kontrasepsi IUD. Oleh karena itu, keterlibatan suami dalam minat ibu memilih alat kontrasepsi sangat dianjurkan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam program keluarga berencana.Kata Kunci: dukungan suami, kontrasepsi IUD, minat ibu 
Hubungan Skor Healthy Eating Index dan Status Gizi dengan Kejadian Hipertensi di Wilayah Pesisir Kota Bengkulu Yuliza, Elvina Febria; Yuliantini, Emy; Yulianti, Risda
Jurnal Sains Kesehatan Vol 32, No 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.32.2.294-302

Abstract

Di Indonesia, 25,8% penduduk mengalami hipertensi. Data Dinas Kesehatan Kota Bengkulu pada tahun 2022 hipertensi menjadi penyakit terbanyak dengan jumlah estimasi penderita hipertensi yang berumur ≥ 15 tahun yaitu 36.404 orang, pada tahun 2023 mengalami peningkatan menjadi 50.898. Data WHO pada tahun 2019, prevalensi hipertensi di seluruh dunia mencapai 22% dari total penduduk.  Pada penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan skor healthy eating index, status gizi dengan kejadian hipertensi di wilayah pesisir kota Bengkulu. Pada penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan skor healthy eating index, status gizi dengan kejadian hipertensi di wilayah pesisir kota Bengkulu. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan rancangan penelitian Cross-Sectional dengan jumlah sampel sebanyak 87 orang. Skor Indeks Makan Sehat menggunakan formulir FFQ-SQ, mengukur status gizi menggunakan timbangan badan dan microtoise, serta pemeriksaan tekanan darah menggunakan tensiometer. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor healthy eating index buruk yaitu 62 orang (71%). Hampir sebagian responden yang berstatus gizi obesitas 1 sebanyak 33 orang (37%).  Berdasarkan uji chi-square yang dilakukan, terdapat hubungan antara skor HEI dengan kejadian hipertensi, dan pada status gizi dengan kejadian hipertensi tidak terdapat hubungan.  Sebagian responden mengalami skor healthy eating index yang kurang baik, dan responden memiliki status gizi tidak normal.Disarankan setiap orang lebih menjaga pola makan yang sesuai dengan yang dianjurkan, serta lebih memperhatikan jenis dan jumlah makanan yang dikonsumsi. Hal ini dilakukan agar dapat menghindari terjadinya obesitas dan kenaikan tekanan darah.Kata Kunci: kejadian hipertensi, skor healthy eating index, status gizi
Gambaran Jenis Online Food Dan Status Gizi Mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Bengkulu Cahyani, Debby; Jumiyati, Jumiyati; Rizal, Ahmad
Jurnal Sains Kesehatan Vol 32, No 3 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.32.3.303-310

Abstract

Status gizi dipengaruhi oleh keseimbangan antara asupan dan kebutuhan nutrisi yang bervariasi pada setiap individu tergantung pada usia, jenis kelamin, dan tingkat aktivitas fisik. Indeks Massa Tubuh (IMT) merupakan metode sederhana yang digunakan untuk memantau status gizi orang dewasa, terutama dalam kaitannya dengan berat badan. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi jenis-jenis makanan online dan status gizi di kalangan mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Kota Bengkulu pada Tahun 2024. Sampel yang digunakan  dalam penelitian ini adalah mahasiswa tingkat 2 Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Bengkulu, jumlah sample 61 responden dengan Teknik pengambilan sampel simple random sampling. Instrumen yang digunakan dalam pengambilan data primer mencakup identitas responden dan jenis makanan online yang sering dikonsumsi, dikumpulkan menggunakan FFQ. Status gizi diukur melalui tinggi badan menggunakan mikrotois dan berat badan dengan timbangan injak. Hasil analisis univariat menunjukkan dari 61 responden, mie ayam adalah makanan online yang paling sering dikonsumsi (20,50%), dan jus buah adalah minuman yang paling sering dikonsumsi (20,57%). Status gizi responden: 13,1% berat badan kurang, 57,4% normal, 18% berisiko obesitas, 8,8% obesitas tingkat I, dan 1,6% obesitas tingkat II. Saran mahasiwa memperhatikan frekuensi, porsi, dan jenis makanan agar tidak menimbulkan dampak negatif pada status gizi.Kata Kunci: jenis online food, mahasiswa, status gizi 
Gambaran Kebiasaan Membaca Label Gizi pada Makanan Kemasan pada Mahasiswa di Poltekkes Kemenkes Bengkulu Balqis, Anisa; Jumiyati, Jumiyati; Wahyu W, Tetes
Jurnal Sains Kesehatan Vol 32, No 3 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.32.3.311-318

Abstract

Kurangnya kebiasaan dalam membaca label informasi nilai gizi dapat menyebabkan ketidakseimbangan  asupan  gizi  seperti  lemak,  gula,  dan  garam  apabila  terjadi  dalam  jangka  panjang  akan  menimbulkan dampak negatif kesehatan seperti penyakit diabetes, hipertensi, dan penyakit.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kebiasaan membaca label gizi di kemasan makanan pada mahasiswa tingkat 1 di poltekkes kemenkes bengkulu. Desain cross sectional, teknik pengambilan sampel secara simple  random sampling. Penelitian dilaksanakan bulan Mei-Juni 2025, sampel 63 responden, instrumen pengumpulan kuesioner. Data dianalisis secara unnivariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 63 responden, sebagian besar dari responden dikategorikaan dengaan kebiasaan membaca label gizi dalam kategori rendah yaitu sebanyak 40 orang (63,5%), hampir sebagian dari responden berusia 19 tahun (46%), hampir seluruh responden berjenis kelamin perempuan sebanyak 58 orang (92,1%), sebagian besar dari responden berjenis kelamin perempuan (92,1%). Kebiasaan membaca label gizi pada kemasan makanan pada mahasiswa di Poltekkes Kemenkes Bengkulu menunjukan sebagian besar dari responden dikategorikan rendah. Diharapkan kepada mahasiswa untuk dapat meningkatkan kebiasaan membaca label gizi sebelum membeli makanan kemasan, terutama informasi penting seperti kalori, gula, lemak jenuh, natrium dan komposisi bahan dan pihak kampus menyediakan program edukasi gizi berkala, seperti kuliah umum Kata Kunci: kebiasaan membaca label gizi, makanan kemasan, remaja
Evaluasi Penerapan GMP serta Identifikasi Cemaran Mikrobiologi pada Jajanan di Sekolah Wilayah Jakarta Timur Dwiyana, Parlin; Salsabila, Dhea Marliana; Athennia, Armita
Jurnal Sains Kesehatan Vol 32, No 3 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.32.3.319-328

Abstract

Demam tifoid merupakan penyakit infeksi pada saluran pencernaan yang disebabkan oleh kontaminasi makanan oleh bakteri patogen. Jajanan menjadi makanan yang mudah ditemui di sekolah tetapi kebersihan dan keamanannya belum terstandar karena tidak memperhatikan penerapan Good Manufacturing Practice (GMP) dengan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan GMP dan mengidentifikasi cemaran mikrobiologi pada jajanan. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan melakukan evaluasi penerapan GMP pada pedagang terpilih di Sekolah Wilayah Jakarta Timur yang dilanjutkan dengan identifikasi cemaran mikrobiologi. Hasil penerapan GMP menunjukan tidak terpenuhinya persyaratan dengan skor total inspeksi sebesar 48,9 hingga 71,8. Hasil identifikasi cemaran Salmonella pada semua jajanan menunjukkan hasil negatif/25 g sesuai dengan standar BPOM, sedangkan hasil identifikasi cemaran E. coli pada beberapa pedagang menunjukkan adanya bakteri dengan hasil sebesar 0,36 koloni/g dan 0,30 koloni/g. Penerapan GMP yang tidak memenuhi persyaratan dan teridentifikasinya cemaran mikrobiologi pada jajanan dapat berkaitan dengan kejadian penyakit infeksi. Jenis cemaran bakteri aerobik dapat diidentifikasi pada penelitian selanjutnya.Kata Kunci: cemaran, gmp, jajanan, mikrobiologi, penyakit infeksi
Pengaruh Penyuluhan Menggunakan Media Leaflet terhadap Pengetahuan Ibu Hamil tentang Kesiapsiagaan Bencana Banjir Mutiara, Violita Siska; Anggraini, Heni; Mamora, Iing; Rahmawati, Ida; Meirika, Viola; Nurpitriani, Maya
Jurnal Sains Kesehatan Vol 32, No 3 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.32.3.348-356

Abstract

Banjir merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang kerap terjadi di Indonesia dan berdampak besar pada kelompok masyarakat yang rentan, terutama ibu hamil. Kurangnya pemahaman terkait kesiapsiagaan bencana berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan pada ibu maupun janin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penyuluhan kesehatan menggunakan media leaflet terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil mengenai kesiapsiagaan menghadapi bencana banjir di wilayah kerja Puskesmas Benakat Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatra Selatan. Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment dengan desain one group pretest–posttest, melibatkan 32 ibu hamil yang seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Intervensi dilakukan melalui penyuluhan kesehatan dengan media leaflet, sedangkan pengukuran tingkat pengetahuan dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner. Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata pengetahuan dari 7,53 sebelum penyuluhan menjadi 8,22 setelah penyuluhan dengan p-value=0,017, yang menandakan adanya pengaruh signifikan penyuluhan menggunakan media leaflet terhadap pengetahuan ibu hamil tentang kesiapsiagaan menghadapi bencana banjir. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan masukan kepada pihak Puskesmas agar dapat memberikan sosialisasi dan edukasi secara rutin kepada ibu hamil tentang kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana banjir.Kata Kunci: kesiapsiagaan, media leaflet, pengetahuan, penyuluhan
Inovasi Media Ludo Cedera Muskuloskeletal (LUCAS): Strategi Edukatif untuk Meningkatkan Keterampilan Pertolongan Pertama Putri, Tasya Dwi Aulia; Nastiti, Eky Madyaning
Jurnal Sains Kesehatan Vol 32, No 3 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.32.3.357-363

Abstract

Cedera muskuloskeletal sering dialami anak usia sekolah dan dapat mengganggu kesehatan serta aktivitas belajar. Di Indonesia banyak kasus terjadi di lingkungan sekolah. Anak di area sekolah pedesaan seringkali kurang mendapatkan pengawasan dan fasilitas yang minim mengakibatkan rentan untuk mengalami cedera seperti terkilir. SMPN 1 Kalisat merupakan salah satu sekokah yang berada di daerah pedesaan yang memiliki kelompok penanagan cedera  yang disebut Kelompok Sigap Cedera, namun kemampuannya perlu terus dioptimalkan. Maka dari itu diperlukan inovasi dalam pemberian edukasi pertolongan pertama cedera muskuloskeletal bagi mereka. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh LUCAS yaitu permainan ludo yang memuat skenario penanganan cedera muskuloskeletal dengan metode R.I.C.E untuk meningkatkan pemahaman secara praktis dibandingkan dengan  metode simulasi. Penelitian ini merupakan jenis quasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik total sampling, melibatkan 32 siswa dari kelompok sigap yang terbagi merata menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Uji statisik menggunakan independent t – test. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan rata-rata keterampilan antara kelompok simulasi dan LUCAS (p = 0,029) dengan selisih rata-rata keterampilan yang pada kelompok LUCAS lebih tinggi (16,250). Kesimpulan: terdapat perbedaan keterampilan siswa dalam pertolongan pertama cedera muskuloskeletal dengan menggunakan metode simulasi dan metode permainan LUCAS. LUCAS menjadi inovasi edukasi dalam bentuk permainan sebab memberikan pengalaman belajar yang konkret sehingga mampu meningkatkan perhatian, mendukung berbagai gaya belajar, baik visual maupun auditori untuk perbaikan keterampilan pertolongan pertama cedera muskuloskeletal.Kata Kunci: cedera muskuloskeletal, keterampilan, permainan ludo, simulasi
Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Gempa Bumi di Indonesia : Literature Review Yusniawati, Yustina Ni Putu; Lewar, Emanuel Ileatan; Putra, I Gde Agus Shuarsedana; Parwati, Putu Atika; Devi, Ni Luh Putu Lusiana; Maharyawan, I Wayan Agus; Dewi, Ni Nyoman Ari Kundari; Tripayana, I Nyoman; Suyasa, Agus Baratha; Sukmawati, Ni Wayan Eni; Putri, I Gusti Ayu Nandita Arta; Karisma, Putu Ayu; Juniawan, Putu Denny
Jurnal Sains Kesehatan Vol 32, No 3 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.32.3.364-373

Abstract

Kesiapsiagaan merupakan suatu proses menyiapkan masyarakat untuk siap baik secara pengetahuan, sikap, dan sarana prasarana terutama pada daerah daerah yang memiliki resiko jiwa terhadap bencana gempa bumi. Saat ini pemahaman masyarakat terkait kesiapsiagaan tergolong masih kurang dan sarana prasaranan dalam melakukan tatalaksana gempa bumi juga masih belum maksimal. Perlu dilakukan pengkajian lebih lanjut dalam melihat bagaimana kesiapsiagaan masyarakat Indonesia terhadap kejadian gempa bumi.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana literatur tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghdapi bencana gempa bumi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan tinjauan literatur (literature review) yaitu google scolar. Artikel yang diperoleh dipilih berdasarkan publikasi yang diterbitkan antara tahun 2020–2025. Berdasarkan hasil tinjauan sistematis terhadap 9 artikel penelitian, diketahui bahwa kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana gempa bumi secara umum berada pada tingkat cukup hingga tinggi, khususnya pada daerah-daerah yang sudah mendapatkan sosialisasi, edukasi, dan simulasi bencana. Pelatihan, penyuluhan, dan pendekatan berbasis kearifan lokal terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat. Namun, masih terdapat wilayah tertentu yang memiliki tingkat kesiapsiagaan rendah akibat kurangnya pemahaman terhadap risiko dan ketergantungan terhadap mitos lokal yang tidak ilmiah. Faktor lain seperti resiliensi komunitas juga berpengaruh signifikan terhadap kesiapsiagaan masyarakat. Tingkat kesiapsiagaan masyarakat Indonesia dalam menghadapi bencana gempa bumi bervariasi, dipengaruhi oleh faktor pengetahuan, sosialisasi, sarana prasarana, kearifan lokal, dan resiliensi komunitas. Upaya edukasi dan simulasi secara berkelanjutan sangat diperlukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat secara merata di seluruh wilayah.Kata Kunci: bencana, gempa bumi, kesiapsiagaan, masyarakat, mitigasi
Dukungan Perawat untuk Gejala Pasien Kanker dan Beban Pengasuh: Sebuah Scoping Review Platini, Hesti; Pebrianti, Sandra; Nugraha, Bambang Aditya; Purnama, Martia Dewi; Budhiaji, Purbayanty
Jurnal Sains Kesehatan Vol 32, No 3 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.32.3.329-336

Abstract

Pasien kanker umumnya mengalami gejala multidimensi termasuk nyeri, kelelahan, mual, dispnea, kecemasan, dan depresi. Pada saat yang sama, pengasuh informal menghadapi beban fisik, emosional, sosial, dan ekonomi akibat tanggung jawab pengasuhan.. Perawat memainkan peran penting dalam manajemen gejala dan dalam mendukung pengasuh di sepanjang perjalanan perawatan kanker. Tujuan Scoping review ini untuk memetakan bukti yang ada mengenai dukungan keperawatan untuk manajemen gejala pada pasien kanker dan menjelaskan bagaimana intervensi tersebut memengaruhi beban pengasuh. Desain penelitian ini yaitu scoping review. dilakukan menggunakan kerangka kerja Arksey dan O’Malley. Studi diidentifikasi dari basis data utama dan disintesis menggunakan analisis tematik. Pencarian artikel menggunakan empat basis data yaitu EBSCO, science direct, Scopus dan mesin pencari Google Scholar. Hasil: Lima tema utama muncul: (1) asesmen gejala yang dipimpin perawat dan intervensi klinis; (2) dukungan psikososial dan emosional; (3) edukasi pasien dan pengasuh untuk manajemen diri; (4) intervensi keperawatan khusus pengasuh; dan (5) dukungan keperawatan berbasis digital dan telehealth. Bukti menunjukkan bahwa intervensi keperawatan dapat secara efektif mengurangi keparahan gejala pada pasien kanker dan secara substansial meringankan beban pengasuh.Kata Kunci: beban, kanker, dukungan, pengasuh, perawat