cover
Contact Name
Qorry Meidianingsih
Contact Email
qorrymeidianingsih@unj.ac.id
Phone
+6281297142104
Journal Mail Official
jrpms@unj.ac.id
Editorial Address
Gedung Dewi Sartika Lt. 6, Kampus A Universitas Negeri Jakarta Jln. Jl. Rawamangun Muka, RT.11/RW.14, Rawamangun, Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah
ISSN : -     EISSN : 26214296     DOI : https://doi.org/10.21009
Core Subject : Education,
Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah (JRPMS) is a journal that is published by the mathematics education study program of MIPA, Jakarta State University. The manuscript published in JRPMS was the result of research in the field of school mathematics education and contributed significantly to the dissemination of knowledge in the field of mathematics education, both theory and application.
Articles 156 Documents
Errors and Barriers Among Islamic Religious Education Students with Low Numeracy Literacy in Solving Zakat Problems Lovi Leoni; Chintia Putri Wulandari
JURNAL RISET PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jrpms.101.02

Abstract

This study aims to describe the errors and barriers encountered by Islamic Religious Education (PAI) students with low numeracy literacy in solving zakat problems, as examined through numeracy literacy indicators. A qualitative descriptive design was employed. The participants were PAI students at UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, selected purposively based on the results of a numeracy literacy diagnostic test. Data were obtained from a written zakat-context test, observations of the problem-solving process, and semi-structured interviews. The data were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that, although students generally understand the zakat context, they experience barriers in several key numeracy literacy indicators: (1) interpreting quantitative information, (2) reasoning and modeling relationships among variables, (3) performing calculations in a systematic and structured manner, and (4) evaluating and reflecting on the reasonableness and completeness of the results. The dominant errors include neglecting nisab as a numerical decision threshold, selecting inappropriate data and operations, and producing incomplete solutions. These results suggest that efforts to strengthen zakat instruction should prioritize the comprehensive development of numeracy literacy, rather than focusing solely on computational proficiency.
Motivasi dan Minat Belajar Sebagai Prediktor Kemampuan Pemahaman Matematis Peserta Didik Berbasis Quizizz Nurdiyana, Andi; Amami Pramuditya, Surya
JURNAL RISET PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jrpms.101.06

Abstract

Penguasaan konsep matematis merupakan salah satu kompetensi kognitif utama dalam pembelajaran matematika. Namun, berbagai studi menunjukkan bahwa rendahnya motivasi dan minat belajar masih menjadi faktor yang menghambat optimalnya pemahaman konsep siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi belajar dan minat belajar terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa pada pembelajaran matematika berbantuan Quizizz. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dalam kerangka ex post facto. Subjek penelitian adalah 25 siswa kelas VIII MTsN 4 Kuningan. Instrumen penelitian meliputi angket motivasi belajar, angket minat belajar, serta tes pemahaman matematis yang diberikan melalui platform Quizizz. Tes dirancang untuk mengukur kemampuan memahami konsep, merepresentasikan konsep, dan menerapkan konsep dalam pemecahan masalah matematika. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, korelasi Pearson, dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi dan minat belajar secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa (F = 39,053; p < 0,001) dengan koefisien determinasi sebesar 0,780. Secara parsial, motivasi belajar berpengaruh positif dan signifikan (t = 2,323; p = 0,030), sedangkan minat belajar berpengaruh positif namun tidak signifikan (t = 1,795; p = 0,086). Temuan ini mengindikasikan bahwa motivasi belajar merupakan faktor dominan dalam meningkatkan pemahaman matematis siswa dalam pembelajaran matematika berbasis gamifikasi
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Penemuan Terbimbing terhadap Keterampilan Kolaborasi dan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Mahasiswa RF, Rina Febriana; Hafizah Delyana
JURNAL RISET PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jrpms.101.03

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran penemuan terbimbing dalam meningkatkan keterampilan kolaborasi mahasiswa dan kemampuan pemecahan masalah matematika pada mata kuliah Aljabar Dasar dan Trigonometri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri dari delapan mahasiswa program studi Pendidikan Matematika yang dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel total. Pembelajaran penemuan terbimbing diimplementasikan melalui pemberian arahan, pengajuan pertanyaan, dan dukungan bertahap untuk membantu mahasiswa menyelesaikan masalah aljabar dan trigonometri secara kolaboratif. Instrumen penelitian meliputi tes kemampuan pemecahan masalah matematika dan lembar observasi keterampilan kolaborasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji paired sample t-test, serta perhitungan N-gain dan effect size. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan pemecahan masalah matematika mahasiswa setelah penerapan pembelajaran penemuan terbimbing (t(7) = 13,69; p < 0,001) dengan nilai N-gain sebesar 0,61 (kategori sedang) dan effect size yang sangat besar (Cohen’s d = 4,84). Uji non-parametrik Wilcoxon sebagai pembanding juga menunjukkan hasil yang signifikan (p < 0,01), sehingga memperkuat temuan penelitian. Selain itu, keterampilan kolaborasi mahasiswa menunjukkan perkembangan positif selama proses pembelajaran berdasarkan hasil observasi. Temuan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran penemuan terbimbing menunjukkan adanya peningkatan signifikan bila diterapkan di kelas kecil untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi mahasiswa dan kemampuan pemecahan masalah matematika. Penelitian ini memberikan implikasi awal untuk pengembangan pembelajaran matematika di pendidikan tinggi yang berorientasi pada aktivitas dan kolaborasi mahasiswa.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT Berbantuan Media Blooket Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMA Trisni, Ghina Ayu Meilani; Khaerunnisa, Etika; Jaenudin
JURNAL RISET PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jrpms.101.04

Abstract

Kemampuan memecahkan masalah matematika adalah keterampilan penting yang perlu dikembangkan dalam pendidikan matematika, terutama berkaitan dengan pemahaman masalah, perancangan strategi, dan pengecekan solusi. Peningkatan keterampilan ini bisa dilakukan dengan menerapkan metode pembelajaran kolaboratif yang didukung oleh alat digital yang interaktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi perbedaan dalam kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika antara mereka yang menggunakan model pembelajaran kooperatif Teams Games Tournament dengan Blooket dann model TGT. Penelitian ini menerapkan desain kuasi-eksperimen dengan Pretest-Posttest Non Equivalent Control Group Design yang dilakukan pada siswa kelas X di SMAN 5 Kota Serang selama tahun ajaran 2025/2026. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas yang diambil dengan metode cluster random sampling: kelas X2 sebagai kelompok eksperimen dan kelas X3 sebagai kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes esai yang telah terbukti valid dan dapat diandalkan (Cronbach's alpha = 0,844). Hasil dari uji t untuk sampel independen menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada uji awal (p = 0,053), namun terdapat perbedaan yang signifikan pada uji akhir (p = 0,005). Penelitian ini mengungkapkan bahwa penggunaan model pembelajaran TGT dengan dukungan media Blooket lebih efektif dibandingkan dengan model TGT dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan TGT dengan dukungan Blooket sebagai strategi inovatif yang efektif untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika.
Digital Messaging for Mathematical Understanding: A Systematic Review of Whatsapp Use in Indonesian Junior High Schools Gusti, Valeria Yekti Kwasaning; Adzima, Khaola Rachma
JURNAL RISET PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jrpms.101.01

Abstract

This study aims to investigate how WhatsApp has been used to deliver mathematics lessons in Indonesia across multiple educational levels, with a particular focus on junior high schools, within the last four  years. The objective is to identify the extent, practices, and effectiveness of WhatsApp as either a primary or supplementary instructional tool in mathematics teaching at the elementary, junior high, senior high, and tertiary levels. The research method employed was a systematic literature review of Scopus-indexed journal articles published in English between 2019 and 2024. Relevant studies were selected, analyzed, and synthesized according to their research design, educational level, and findings. Both qualitative and quantitative research were included to provide a comprehensive understanding of how WhatsApp has been integrated into mathematics education. In many cases, WhatsApp is integrated into instructional designs such as blended learning, flipped classroom activities, and collaborative problem solving, allowing students to interact with teachers and peers. The results show that WhatsApp is widely adopted by Indonesian teachers, particularly during and after the pandemic, to facilitate communication, share learning materials, and support problem-solving activities. At the elementary and junior high levels, studies report that WhatsApp helps improve students’ motivation and engagement, though the impact on learning outcomes is mixed. At the senior high and vocational levels, WhatsApp is often combined with other digital platforms such as YouTube to support blended learning. Evidence from higher education remains limited, with indications that WhatsApp serves mainly as a communication channel rather than a structured learning platform. In conclusion, WhatsApp is a practical, low-cost, and accessible tool that supports mathematics instruction in Indonesia. However, its effectiveness depends on instructional design, teacher facilitation, and integration with other pedagogical strategies
Penerapan Model Project Based Learning (PjBL) terhadap Hasil Belajar Matematika Peserta Didik Kelas IX SMP Siska, Dea; Anggraini, Villia; Cesaria, Anna
JURNAL RISET PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jrpms.101.09

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika di SMP Negeri 4 Muara Bungo. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah hasil belajar matematika peserta didik setelah menerapkan model Project Based Learning (PjBL) lebih baik dibandingkan sebelum menerapkan model Project Based Learning (PjBL) pada peserta didik kelas IX SMP Negeri 4 Bungo. Jenis penelitian ini adalah Pre-eksperimen dengan desain the one-group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas IX SMP Negeri 4 Muara Bungo pada semester ganjil tahun ajaran 2025/2026. Subjek penelitian dipilih melalui teknik purposive sampling, sehingga terpilih kelas IX.1 yang berjumlah 32 peserta didik sebagai sampel. Instrumen yang digunakan dalam penelitian berupa tes pretest-posttest berbentuk esai yang memuat indikator hasil belajar peserta didik dengan reliabilitas 0,69. Teknik analisis data pengujian hipotesis menggunakan uji-t. Hasil uji hipotesis diperoleh nilai  sebesar 18,41 dan  2,03 pada taraf nyata α = 0,05 sehingga hipotesis diterima. Rata-rata hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan mengalami peningkatan dari 19,37 menjadi 61,28. Maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika peserta didik setelah menerapkan model Project Based Learning (PjBL) lebih baik dibandingkan sebelum menerapkan model Project Based Learning (PjBL) pada peserta didik kelas IX SMP Negeri 4 Muara Bungo.