Jurnal Stamina
Penerbitan Jurnal Stamina bertujuan untuk memfasilitasi mahasiswa, dosen dan peneliti untuk pemutakhiran gagasan dari para ilmuwan olahraga di Indonesia. Jurnal Stamina berisi hasil penelitian dalam bidang olahraga dengan fokus pada aspek Kesehatan olahraga, pendidikan jasmani, fisiologi dan biokimia olahraga, peraturan dan kebijakan olahraga, gizi olahraga dan kesehatan masyarakat
Articles
473 Documents
strategi pengembangan objek wisata pantai air manis kota padang
Dano Faisyal Akbar;
Gusril Gusril
JURNAL STAMINA Vol 2 No 3 (2019): Jurnal Stamina Edisi Maret
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jst.v2i1.95
Masalah Masalah dalam penelitian ini adalah belum diketahuinya strategi pengembangan objek wisata Pantai Air manis Kota Padang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi pengembangan objek wisata Pantai air Manis Kota Padang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kepengurusan Pantai Air Manis Kota Padang sebanyak 23 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling, dengan demikian sampel dalam penelitian ini berjumlah 23 orang. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah dengan angket dengan skala Gutman. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik deskriptif bernetuk persentase. Berdasarkan hasil penelitian tentang strategi pengembangan objek wisata pantai Air Manis Kota Padang, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : Strategi pengembangan objek wisata pantai Air manis adalah dengan : 1) Mengadakan iven-iven di objek wisata, 2) Membangun jembatan penghubungan kepulau, 3) Membangun jalan disepanjang pantai, 4) Memperluas area dan memperindah lokasi sekitar batu malin kundang, 5) Mengembangkan bentuk bentuk olaraga rekreasi, 6) Menambah area bermain untuk ana-anak, 7) Membuat tempat-tempat untuk berfoto yang unik, 8) Menyediakan alat transportasi khusus ke objek wisata, 6) Mengajak masyarakat sekitar supaya dapat menjaga kebersihan,keamanan dan kenyaman objek wisata. Kata kunci : strategi, pengembangan, objek wisata pantai air manis
skripsi STUDY MINAT MAHASISWA ANGKATAN FAKULTAS ILMU KEOLAHRGAAN UNIVERSITAS NEGERI PADANG TERHADAP OLAHRAGA CRICKET
Adek Saputra;
Anton Komaini
JURNAL STAMINA Vol 2 No 3 (2019): Jurnal Stamina Edisi Maret
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jst.v2i1.96
PenelitianinibertujuanuntukmengetahuiseberapabesartingkatminatmahasiswaFakultasIlmuKeolahragaanUniversitasNegeri Padang terhadapolahragacricket. PenelitianinimerupakanpenelitiandaskriptifkuantitatifmenggunkanmotedesurveiPopulasidalampenelitianiniadalahmahasiswaangkatan 2017fakukultasIlmuKeolahrgaanUniversitasNegeri Padang, sedangkansampel yang digunakanberjumlah 150 mahasiswa yang diambilsecaraProposional Random Sampling. Instrumendalampenelitianinimenggunakanangket.Ujireliabelitassebesar 0,361 danujivaliditasmenggunakankolerasiProduct Moment.Teknikanalisis data yang digunakandalampenelitianiniadalahanalisisdeskriptifkuantitatifdenganpersentase. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa minat mahasiswa angkatan 2017 FIK UNP terhadap olahraga cricket secara keseluruhan berdasarkan hasil penelitian diperoleh data sebanyak 9 mahasiswa 8% mempunyai minat sangat rendah, 28 mahasiswa (18,7%) mempunyai minat rendah, 85 mahasiswa (56,7%) mempunyai minta sedang, 20 mahasiswa (13,3%) mempunyai minat tinggi, dan 8 mahasiswa (5,3%) mempunyai minat sangat tinggi. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian besar minat mahasiswa angkatan 2017 Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang pada kategori sedang terhadap olahraga cricket.
Pengaruh Latihan Split Jump Terhadap Daya Ledak Otot Tungkai Atlet Karate Dojo PDAM Kota Padang Panjang
rio prima;
Muhamad Sazeli Rifki
JURNAL STAMINA Vol 2 No 3 (2019): Jurnal Stamina Edisi Maret
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jst.v2i1.99
Penelitian ini berdasarkan pada masalah, yaitu rendahnya kemampuan tendangan atlet karate Dojo PDAM Kota Padang Panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh latihan split jump terhadap daya ledah otot tungkai atlet karate Dojo PDAM Kota Padang Panjang. Penelitian ini termasuk dalam penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh atlet karate Dojo PDAM Kota Padang Panjang yang berjumlah 30 orang dimana 22 orang atlet putra dan 8 orang atlet putri dan sampel diambil berdasarkan Purposive Sampling sebanyak 10 orang atlet putra dan putri dengan menggunakan test standing broad jump . Data yang diperoleh dianalisis dengan uji t-test denagan taraf signifikan 0,05. Berdasarkan analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji t-test. Hasil pengolahan data dalam penelitian ini di perolehan rata-rata (2,01) menjadi (2,20) untuk putra dan (1,81) menjadi (2,05) untuk putri, artinya penerapan bentuk latihan split jump dapat meningkatkan daya ledak otot tungkai ditandai dengan diperoleh t hitung (11,39) > t tabel (2.13) untuk putra dan t hitung (16,56) > t tabel (2.13) , artinya penerapan bentuk latihan split jump dapat meningkatkan daya ledak otot tungkai atlet karate Dojo PDAM Kota Padang Panjang, dimana menunjukan hasil yang baik.
Integritas Circuit Training Dalam Pembelajaran PJOK Di Kabupaten Tanah Datar
Hanif badri;
Bafirman Bafirman
JURNAL STAMINA Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Stamina Edisi Desember
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jst.v1i1.100
Permasalahan mengenai circuit training, dilihat belum mampu untuk mengantarkan pencapaian tujuan PJOK, yakni “kemampuan kondisi fisik” disebabkan oleh banyak faktor diantaranya jumlah murid relatif banyak, tempat berolahraga relatif terbatas, peralatan relatif terbatas, waktu berolah raga terbatas, kemampuan guru yang variatif dan kurangnya pemahaman tentang circuit training sehingga tujuan yang mendasar dari PJOK belum tercapai.Metode yang digunakan dalam pengabdianTraining of Trainer (TOT) dengan cara memberikan materi melalui ceramah, kemudian dilanjutkan dengan prkatek lansung. Pengabdian ini dilakukan pada bulan September-Oktober 2018. Sampel pengabdian ini adalah guru PJOK Se-Kabupaten Tanah Datar yang berjumlah 25 orang.Hasil pengabdian ini adalah: 1) Peningkatan pengetahuan guru penjasorkes terhadappendidikan jasmani dan olahraga, 2) Peningkatan pengetahuan guru penjasorkes terhadap pengenalan karakteristik anak dan remaja dalam berolahraga, 3) Peningkatan pengetahuan guru penjasorkes terhadap prinsip dasar penyesuain biologi dalam aktifitas fisik, 4) Peningkatan pengetahuan guru penjasorkes terhadap circuit traning untuk olahraga sekolah, dan Peningkatan pengetahuan guru penjasorkes terhadapbentuk latihan circuit traning yang beroreantasi pada pembentukan kemampuan daya tahan, kekuatan dan kecepatan.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BERMAIN KREATIF DAN KOORDINASI TERHADAP KETERAMPILAN GERAK (MOTORSKILLS) MAHASISWA PENDIDIKAN OLAHRAGA
Sri Rizki Handayani;
Muhammad Ramli
JURNAL STAMINA Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Stamina Edisi Desember
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jst.v1i1.102
In general, the purpose of this research and development is to produce a model of learning motor skills through creative play and coordination. In addition, research and development is to empower of thinking, life skills psychomotor and in particular on the basic motion sports education in accordance with their duties according to the characteristics of theoretical concepts. The draft research and development (R & D). Subjects were students of Muhammadiyah Sorong STKIP Sports Education courses. This research steps: (1) analysis of needs; (2) the expert evaluation (initial product evaluation); (3) test cobs limited (small group trial); (4) The main trial. Analysis of data using quantitative descriptive,and outcome effectiveness model used statistical tests using t-test formula t-hit. Based on the results of the development can be concluded that: (1) the development of models of learning through creative play and coordination is very helpful for students sports education in empowering thinking skills, life skills psychomotor and learning outcomes motor skills (motor skills) was good especially the basic motion sport suit the characteristics of growth and the development of motor skills (motor skills); (2) based on the effectiveness of the test results with the results of the t-test with a t-test = 22.820, df = 44 and p-value = 0.00> 0.05 indicates a very significant improvement. So the development of creative play learning model and the coordination of motor skills effective sports education student to achieve the goal.
PENGETAHUAN DAN PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) DI KELURAHAN BANDAR BUAT KECAMATAN LUBUK KILANGAN KOTA PADANG
Rika Sepriani
JURNAL STAMINA Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Stamina Edisi Desember
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jst.v1i1.104
Utilization of family’s yard as a means of cultivating medicinal herbs has been known in the concept of Tanaman Obat Keluarga (TOGA), namely plants cultivated in the family’s yard that serve as medicine. The habit of planting medicinal herbs in the yard of the house and theirutilization has long been carried out by housewives. This study aims to determine the recognition and utilization of medicinal herbs (TOGA) in Bandar Buat village, Lubuk Kilangan Sub-district, Padang City. This is a descriptive study involved 25 members of Family Welfare Program. Data were taken using questionnaires to respondents. From the research, it was found that the recognition of Family Welfare Program members in Bandar Buat Village, Lubuk Kilangan Sub-district about medicinal herbs (TOGA) was in the good category for 9 members (36%), in the faircategoryfor 14 members (56%) and in the poor category for 2 members (8%). Out of the 25 Family Welfare Program members, 21 members (84%) had utilizedmedicinalherbs (TOGA) and 4 members (16%) had never utilized TOGA. The use of traditional medicines is considered safer than the use of modern medicine because traditional medicine has relatively fewer side effects than modern medicine. Abstrak Pemanfaatan pekarangan sebagai sarana budidaya tanaman obat telah dikenal dalam konsep Tanaman Obat Keluarga (TOGA), yaitu tanaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiat sebagai obat. Kebiasaan menanam tanaman obat di pekarangan rumah dan pemanfaatanya sudah sejak lama dilakukan oleh para ibu rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dan pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) di kelurahan Bandar Buat Kecamatan Lubuk Kilangan Kota Padang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 25 orang. Data diambil dengan menggunakan kuisioner kepada responden. Dari penelitian didapatkan bahwa pengetahuan ibu-ibu PKK di kelurahan Bandar Buat Kecamatan Lubuk Kilangan berkaitan dengan tanaman obat keluarga (TOGA) pada klasifikasi baik berjumlah 9 orang (36%), pada klasifikasi cukup berjumlah 14 orang (56%) dan pada klasifikasi kurang sebanyak 2 orang (8%). Dari 25 orang ibu-ibu PKK 21 orang (84%) pernah menggunakan tanaman obat keluarga (TOGA) dan 4 orang (16 %) tidak pernah menggunakan TOGA. Penggunaan obat tradisional secara umum dinilai lebih aman dari pada penggunaan obat modern. Hal ini disebabkan karena obat tradisional memiliki efek samping yang relatif lebih sedikit daripada obat modern.
EVALUASI PENGELOLAAN OLAHRAGA REKREASIDITIGER CAMPLUBUK MINTURUN
Wendo Prasetio;
Endang Sepdanius
JURNAL STAMINA Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Stamina Edisi Desember
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jst.v1i1.105
Penelitian ini ini berawal dari keingintahuan peneliti mengenai pengelolaan olahraga rekreasidi Tiger Camp Lubuk Minturun. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan model CIPP yang dikembangkan oleh Stufflebeam. Populasi dalam penelitian ini adalah Pimpinan dan Karyawan Tiger Camp lubuk Minturun. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi dan wawancara yang dilengkapi dengan dokumentasi hasil wawancara. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik tiga analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian diketahui bahwa dari segi Context: Tiger Camp memiliki tujuan yang jelas. Dari segi input: petugas dan sarana prasarana masih kurang memadai. Dari segi process: pelaksanaan kegiatan, pengawasan dan perawatan sarana prasarana sudah sesuai dengan prosedur. Dari segi product: penghasilan Tiger Camp bervariasi bergantung pada jumlah pengunjung.
PENGARUH LATIHAN PUSH OFF TERHADAP DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI PESILAT TUAH PANDEKA RAJO KEC. AMPEK ANGKEK CANDUNG KAB. AGAM
Rahmadani Rahmadani;
Gusril Gusril
JURNAL STAMINA Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Stamina Edisi Desember
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jst.v1i1.106
The problem in this study is the low explosive ability of the leg muscles of the Tuah Pandeka Rajo. The purpose of this study was to see the effect of Push Off training on the explosive power of the leg muscles of the Tuah Pandeka Rajo. This research is a quasi experiment. The population in this study was pesilat Tuah Pandeka Rajo. Sampling is done by "purposive sampling" technique. The instrument determines the explosive power of the leg muscles using the standing board jump. The data obtained were analyzed by different test formulas (t test). The results of the study show; there is a significant influence by the Push Off exercise on the Explosive Power of the Legs of the Tuah Pandeka Legs of Rajo Kac. Ampek Angke Candung Kab. Agam with obtained t count = 3.75> t table = 1.90. On the basis of these conclusions, it is suggested that the fighter who participates in the training activity who wants to increase the explosive power of the leg muscles can use the Push Off exercise. Abstrak Masalah dalam penelitian ini adalah kemampuan daya ledak otot tungkai yang rendah dari pesilat Tuah Pandeka Rajo. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh/efek dari latihan Push Off pada daya ledak otot tungkai pesilat Tuah Pandeka Rajo. Penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah pesilat Tuah Pandeka Rajo. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik "purposive sampling". Instrumen menentukan daya ledak otot-otot tungai menggunakan papan lompat berdiri. Data yang diperoleh dianalisis dengan rumus uji yang berbeda (uji t). Hasil penelitian menunjukkan; ada pengaruh yang signifikan oleh latihan Push Off pada Kekuatan Ledakan otot tungkai Tuah Pandeka dari Rajo Kac. Ampek Angke Candung Kab. Agam dengan t hitung yang diperoleh = 3,75> t tabel = 1,90. Atas dasar kesimpulan ini, disarankan agar pejuang yang berpartisipasi dalam kegiatan pelatihan yang ingin meningkatkan daya ledak otot-otot tungkai dapat menggunakan latihan Push Off.
PENGARUH METODE LATIHAN PUSH-UP DAN LATIHAN CLAPPING PUSH-UP TERHADAP DAYA LEDAK OTOT LENGAN STUDY KASUS PADA ATLET PENCAK SILAT TUAH PANDEKA RAJO
Rezky Hidayat;
Pudia M Indika
JURNAL STAMINA Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Stamina Edisi Desember
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jst.v1i1.107
The problem in this study is the low explosive power of the arm of the martial arts athlete in the martial arts. The purpose of this study was to determine the differences in the effect of push-up exercises and push-up clapping exercises on the explosive power of the rajo martial arts athletes.This type of research is experimental. This research was carried out at the Rajo martial arts school. The population in this study were all pencak silat athletes in the Rajo-themed college with a total of 15 sons, the sampling used a purposive sampling technique. Thus the sample in this study was a martial arts athlete with a number of ten sons. The technique of collecting data by testing two hand medicine ball put. The data was analyzed by a statistical calculation of the average count (t-test) at a significant level α = 0.05. The results of the study were as follows: 1) Push-up exercises were effective in increasing the explosive power of the rajo martial arts athletes, 2) Clamping push-up exercises were effective in increasing the explosive power of the arm of the martial arts athlete, rajo, 3) Exercise Clapping push-ups are more effective than push-up exercises for the explosive power of the arm muscles of a martial arts athlete tuah pandeka rajo. Abstrak Masalah dalam penelitian ini adalah masih rendahnya daya ledak otot lengan atlet pencak silat tuah pandeka rajo. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengaruh latihan push-up dan latihan clapping push-up terhadap daya ledak otot lengan atlet pencak silat tuah pandeka rajo. Jenis penelitian ini adalah exsperimen. Penelitian ini dilaksanakan di perguruan pencak silat tuah pandeka rajo. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh atlet pencak silat di perguruan tuah pandeka rajo yang berjumlah 15 orang putra, penarikan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Dengan demikian sampel dalam penelitian ini adalah atlet pencak silat tuah pandeka rajo yang berjumlah 10 orang putra. Teknik pengambilan data dengan tes two hand medicine ball put. Data di analisis dengan uji statistik beda rerata hitung (t-test) pada taraf signifikan α=0,05.Hasil penelitian diperoleh sebagai berikut: 1) Latihan push-up efektif dalam peningkatan daya ledak otot lengan atlet pencak silat tuah pandeka rajo, 2) Latihan clapping push-up efektif dalam peningkatan daya ledak otot lengan atlet pencak silat tuah pandeka rajo, 3) Latihan clapping push-up lebih efektif dari pada latihan push-up terhadap daya ledak otot lengan atlet pencak silat tuah pandeka rajo.
MANAJEMEN PENGELOLAAN OLAHRAGA REKREASI TREKKING DI AIR TERJUN NYARAI LUBUK ALUNG KAB. PADANG PARIAMAN
Fitria Rahmawati Sara;
Anton Komaini
JURNAL STAMINA Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Stamina Edisi Desember
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jst.v1i1.108
Penelitian ini berawal dari keigintahuan peneliti mengenai manajemen pengelolaan olahraga rekreasi trekking di air terjun Nyarai Lubuk Alung Kabupaten Padang Pariaman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui manajemen pengelolaan olahraga rekreasitrekking di air terjun Nyarai Lubuk Alung Kabupaten Padang Pariaman. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh anggotak kepengurusan Air Terjun Nyarai Lubuk Alung yang berjumlah 151 orang. Penarikan sampel menggunakan teknik purposive sample.Jadi, sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 15 orang.Penelitian ini menggunakan angket atau kuesioner kemudian didukung dengan wawancara, dan dokumentasi yang didapat oleh peneliti. Berdasarkan hasil penelitian, manajemen olahraga rekreasi trekking di air terjun Nyarai Lubuk Alung Kabupaten Padang Pariaman secara keseluruhan sudah cukup dengan persentase sebesar 40 %, faktor planning/perencanaan sebagian besar pada kategori cukup dengan persentase sebesar 46,67 %, faktor organizing/pengorganisasian sebagian besar pada kategori cukup dengan persentase sebesar 46,67 %, faktor actuating/pelaksanan sebagian besar pada kategori cukup dengan persentase sebesar 46,67 % dan berdasarkan faktor controlling/pengendalian sebagian besar pada kategori cukup dengan persentase sebesar 53,33 %.