cover
Contact Name
Alimuddin
Contact Email
stamina@ppj.unp.ac.id
Phone
+6282343362393
Journal Mail Official
alimuddin@fik.unp.ac.id
Editorial Address
JL.PROF.DR.HAMKA, AIR TAWAR, PADANG,SUMATERA BARAT
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Stamina
ISSN : 26551802     EISSN : 26552515     DOI : https://doi.org/10.24036/jst.v1i1.5
Core Subject : Humanities, Health,
Penerbitan Jurnal Stamina bertujuan untuk memfasilitasi mahasiswa, dosen dan peneliti untuk pemutakhiran gagasan dari para ilmuwan olahraga di Indonesia. Jurnal Stamina berisi hasil penelitian dalam bidang olahraga dengan fokus pada aspek Kesehatan olahraga, pendidikan jasmani, fisiologi dan biokimia olahraga, peraturan dan kebijakan olahraga, gizi olahraga dan kesehatan masyarakat
Articles 473 Documents
Pengaruh Latihan Squat Jump Dan Jump To Box Terhadap Daya Ledak Otot Tungkai Pada Pemain Bolavoli SMAN 1 Kinali Kabupaten Pasaman Barat Juanda Madista; Anton Komaini
JURNAL STAMINA Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Stamina Edisi Desember
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jst.v1i1.121

Abstract

Masalah penelitian adalah masih kurang baiknya kemampuan daya ledak otot tungkai pemain bolavoli SMAN 1 Kinali Kabupaten Pasaman Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan Squat Jump dan Jump To Box terhadap hasil daya ledak otot tungkai bolavoli SMA N 1 Kinali Kabupaten Pasaman Barat. Penelitian eksperimen ini menggunakan one group pre-test post-test design dengan perlakuan sebanyak 18 kali. Subjek penelitian ini adalah peserta pemain bolavoli SMAN 1 Kinali Kabupaten Pasaman Barat, sampel dalam penelitian ini berjumlah 15 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan tes Vertikal Jump. Sebelum melakukan teknik analisis data terlebih dahulu dilakukan uji prasyarat normalitas dan uji homogenitas. Setelah itu dilakukan uji hipotesis menggunakan uji t dengan taraf signifikan α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh latihan Squat Jump dan Jump to Box terhadap daya ledak otot tungkai pemain bolavoli SMAN1 Kinali Kabupaten Pasaman. Harga koefisien uji t (thitung) 23,098 > 1,76 (ttabel) dan memberikan pengaruh sebesar 16,2% terhadap hasil vertikal jump, dari rata-rata kemampuan awal 51,27 point menjadi 51,60 point.
Tinjauan Kondisi Fisik dan Kemampuan Keterampilan Teknik Dasar Atlet Sepakbola SMA Negeri 2 Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan RUDI HARTONO; Gusril Gusril
JURNAL STAMINA Vol 2 No 6 (2019): Jurnal Stamina Edisi Juni
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jst.v2i2.122

Abstract

The problem in the research is football athlete in SMA Negeri 2 Koto XI Tarusan Kab Pesisir Selatan do es not showing their achiement in football sporti. The purpose of this of this research is 1) for looking ability in shooting 2) Knowing ability in dribbling 4) to knowing ability in endurance 5) to knowing ability in strength 6) to knowing ability in speed. The type of this research is descriptive the population is all the athlete football in SMA Negeri 2 Koto XI Tarusan Kab Pesisir Selatan total of the athlete is 25 (twenty five) person. The technique of taking sample is total sampling is all the populations are researched to knowing how the basic skill and phisical condition check the athletes researcher doing basic technique test and physical condition component. Data finalysis is using technique descriptive analysis. The results of this research is showing that rating of ability in shooting 154,68 and categorized of the number is medium. Rating ability in dribbling is 12,73. Categorized is good rating ability and controlling the ball is 12,28 categorized is medium, rating ability in athlete endurance is 15,09 categorized is medium. Rating ability in athlete strength is 75,78 categorized is low and rating ability in athlete speed is 4,69 categorized is medium.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK MASYARAKAT DALAM MENGEMBANGKAN OLAHRAGA PARIWISATA DI PULAU SIRANDAH MELALUI PELATIHAN TENAGA GUIDE OLAHRAGA PARIWISATA Sri Gusti Handayani; Hadi Pery Fajri; Heru Pramudia
JURNAL STAMINA Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Stamina Edisi Desember
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jst.v1i1.123

Abstract

Salah satu destinasi wisata yang sedang berkembang dan sedang hangat-hangatnya diperbincangkan adalah kawasan wisata Pulau Sirandah. Pulau Sirandah terletak di sebelah barat Pulau Sikuai. Pulau mungil ini masih perawan dan mempesona. Permasalahan mendasar pada masyarakat di sekitar kawasan wisata Bahari Pulau Sirandah adalah sebagai berikut: 1) Terumbu karang yang terdapat di perairan Kelurahan Sungai Pisang telah mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan sampai rusak berat, 2) Minimnya Sumber Daya Manusia yang professional di bidang wisata Olahraga khususnya tenaga diving, snorkeling, dan guide olahraga wisata. Solusinya pelatihan tenaga diving, snorkeling, dan guide olahraga wisata dan workshop lokakarya pengelolaan manajemen wisata, 3) Ketersediaan dan kualitas sarana prasarana parwisata olahraga yang masih terbatas, 4). Promosi dan pemasaran pariwisata olahraga Pulau Sirandah yang belum maksimal. Adapun solusi dan target luaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah: 1) Minimnya tenaga diving, snorkeling, dan guide olahraga wisata. Solusinya pelatihan tenaga diving, snorkeling, dan guide olahraga wisata dan workshop lokakarya pengelolaan manajemen wisata. Adapun Luarannya adalah bertambahnya kualitas SDM yang professional dan ahli di bidang pengelolaan olahraga pariwisata baik itu tenaga diving, snorkelling, sport fishing, maupun guide wisata lainnya, 2) Terumbu karang yang terdapat di perairan Kelurahan Sungai Pisang telah mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan sampai rusak berat solusinya penanaman terumbu karang, 3) Permasalahan Promosi dan pemasaran pariwisata olahraga Pulau Sirandah yang belum maksimal diberikan solusi dengan membantu membuatkan draft konsep promosi pariwisata olahraga yang dituangkan dalam sebuah draft yang berisikan video promosi sederhana dari Pulau Sirandah tentang potensi pariwisata olahraga yang ada di Pulau Sirandah.
PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DESA MAILEPPET KECAMATAN SIBERUT SELATAN KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI TENTANG POLA HIDUP BERSIH DAN SEHAT Pudia M Indika; Elsa Yuniarti
JURNAL STAMINA Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Stamina Edisi Desember
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jst.v1i1.124

Abstract

Abstrak Kabupaten Kepulauan Mentawai adalah bagian dari wilayah Propinsi Sumatera Barat yang semula menyatu dengan Kabupaten Padang Pariaman.. Desa Maileppet merupakan salah satu desa yang terdapat di Kecamatan Siberut Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai. Secara khusus, masalah yang ditemukan di Desa Maileppet adalah 1) Rendahnya kesadaran dalam menerapkan pola hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan, 2).Kurangnya sosialisasi dari pemerintah tentang kesehatan reproduksi, 3) Masih rendahnya pengetahuan Masyarakat Desa Maileppet tentang dampak negatif dari pergaulan bebas/seks bebas., 4) Sumber daya manusia yang terampil di bidang kesehatan yang terbatas di Desa Maileppet. Adapun solusi dan target luaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah: 1) Rendahnya kesadaran dalam menerapkan pola hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan solusinya dengan mengadakan penyuluhan tentang Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). 2) Kurangnya sosialisasi dari pemerintah di Desa Maileppet tentang kesehatan reproduksi dan belum dipahaminya konsep kesehatan reproduksi diberikan solusi dengan workshop dan lokakarya tentang kesehatan reproduksi, 3)Masih rendahnya pengetahuan masyarakat Desa Maileppet tentang dampak negatif dari pergaulan bebas/seks bebas, yang salah satunya persepsi negatif masyarakat Desa Maileppet tantang menikah di usia lebih dari 20 tahun dapat memalukan keluarga.. Diberikan solusi dengan penyuluhan kesehatan reproduksi. Hasil kegiatan ini menyimpulkan 1) Meningkatnya pengetahuan dan pemahaman tentang penerapan pola hidup sehat dan menjaga kebersihan 2) Meningkatnya pengetahuan dan pemahaman tentang tentang kesehatan reproduksi, 3) Meningkatnya pengetahuan dan pemahaman tentang tentang dampak negatif dari pergaulan bebas/seks bebas. Luaran kegiatan ini adalah lahirnya tenaga-tenaga penyuluh dalam gerakan masyarakat sehat (Germas), tenaga penyuluh kesehatan reproduksi dan dampak negatif pergaulan bebas.
PEMBINAAN PRESTASI SEKOLAH SEPAKBOLA DI KABUPATEN PADANG PARIAMAN Yulifri Yulifri
JURNAL STAMINA Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Stamina Edisi Desember
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jst.v1i1.125

Abstract

Sekolah Sepakbola (SSB) Gumarang Sungai Limau dan Sekolah Sepakbola Gempar yang ada di Kabupaten Padang Pariaman mempunyai permasalahan yang cenderung sama yaitu: 1) belum adanya sistem manajemen kepengurusan yang efesien pada kedua SSB tersebut, hal ini terlihat ketika fungsi pelatih memiliki peran ganda yaitu sebagi pengurus yang menjalankan semua aktivitas dari organisasi SSB tersebut, 2) Tidak adanya standar/Pedoman Organisasi khusus yang mengatur dalam menjalankan sebuah SSB, 3) Kurikulum sepakbola yang belum mengikuti standar PSSI ataupun AFC sehingga program latihan yang diberikan terkesan tidak berkontinyu, tidak berkelanjutan dan tidak terstruktur dengan baik. Dari permasalahn itu menimbulkan kedua SSB tersebut sulit menembus prestasi tingkat daerah, wilayah, apalagi Nasioanal. Dalam kegiatan ini yang menjadi khalayak sasaran antara yang strategis adalah para pelatih dan pemain sepakbola Kabupaten Padang Pariaman sebanyak 25 orang yang direkrut melalui kerjasama dengan PSSI Kabupaten Padang Pariaman. Pelaksanaan kegiatan Pembinaan Prestasi Sekolah Sepakbola di Kabupaten Padang Pariaman.Berdasarkan hasil kegiatan dan pembahasan dapat disimpulkan hasil sebagai berikut: (a) Meningkatnya kemampuan pemahaman pelatih sepakbola dalam hal pemberian periodesasi latihan sehingga menimbulkan motivasi melatih bagi pelatih sepakbola Kab. Padang Pariaman dalam membuat program-program latihan, menerapkannya ke dalam proses latihan di lapangan dan mampu mengevaluasi hasil latihan yang telah dilaksanakan. (b) Meningkatnya kemampuan dan keterampilan para pelatih sepakbola dalam meningkatkan komponen kondisi fisik atlet sehingga aktivitas mengembangkan prestasi atlet meningkat. (c) Meningkatnya pemahaman dan pengetahuan pelatih tentang manajemen serta metodologi kepelatihan sepakbola, dengan pemantapan dasar-dasar manajemen ilmu melatih sesuai dengan cabang olahraga sepakbola yang akan dikembangkan. (d) Meningkatnya nilai dan sikap terhadap pembinaan olahraga sepakbola selama ini, dengan adanya kiat-kiat dalam manajemen dalam bentuk kegiatan perencanaan jangka pendek, perencanaan jangka menengah dan perencanaan jangka panjang terhadap proses pencapaian prestasi yang terlihat dari penerapan yang diperlihatkan pelatih dalam proses melatih atlet dengan cara yang tepat sehingga menciptakan atlet berprestasi.
PELATIHAN MASASE DAN TERAPI FRIRAGE BAGI MASYARAKAT MENTAWAI Liza Liza; Sri Gusti Handayani
JURNAL STAMINA Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Stamina Edisi Desember
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jst.v1i1.126

Abstract

Kabupaten Kepulauan Mentawai dikenal luas oleh masyarakat Nusantara dan dunia Internasional. Mentawai memiliki sejuta pesona akan potensi kepariwisataan itu, baik wisata bahari maupun wisata alam, wisata seni, budaya, serta wisata sejarah, sehingga tidak heran jika Mentawai dijuluki sebagai surga dunia. Memajukan Pariwisata Sumbar, jangan sampai melupakan potensi besar pariwisata yang ada di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Kebijaksanaan pengembangan generasi muda dilakukan secara terkoordinasi, terarah, integral dan komprehensif. Masalah ini disebabkan oleh beberapa faktor antara lain adalah rendahnya tingkat pengetahuan dan keterampilan para pemuda dalam bidang masase dan frirage. Para pemuda di Desa Maileppet Siberut Selatan Kep. Mentawai banyak yang belum memiliki pekerjaan dan cenderung tidak produktif, padahal Mentawai mempunyai potensi yang sangat besar dalam hal potensi pariwisata. Adapun permasalahan mitra antara lain: 1) Rendahnya pengetahuan Pemuda Desa Maileppet tentang ilmu massase dan Terapi Frirage, 2) Rendahnya keterampilan Pemuda Desa Maileppet dalam melakukan Masase Dan Terapi frirage 3) Kurangnya pengetahuan dan pengalaman Pemuda Desa Maileppet dalam mengelola dan menjalankan sebuah klinik massase dan terapi frirage untuk mendukung pengembangan kepariwisataan di Kab. Mentawai. Khalayak sasaran dari kegiatan ini adalah para pemuda dan masyarakat Desa Maileppet Siberut Selatan Kep. Mentawai sebanyak 30 orang. Model pembinaan melalui Kegiatan pelatihan dalam bidang keahlian Untuk mengatasi permasalahan yang ada pada pemuda tersebut maka diberikan solusi yaitu sebagai berikut: 1) Dibuatnya workshop dan pelatihan yang dengan materi sport massase dan terapi frirage, 2) Dibuat kegiatan workshop manajemen pengelolaan klinik massase dan Terapi frirage. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan para pemuda dan masyarakat Desa Maileppet Siberut Selatan Kep. Mentawai di bidang masase dan terapi frirage, meningkatnya pengetahuan dan pengalaman para pemuda dan masyarakat Desa Maileppet Siberut Selatan Kep. Mentawai dalam mengelola manajemen klinik masase dan terapi frirage. Hasil kegiatan menyimpulkan 1) Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan Pemuda dan masyarakat Desa Maileppet di bidang masase, 2) Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan Pemuda dan masyarakat Desa Maileppet di bidang terapi frirage, 3) Meningkatnya pengetahuan dan pengalaman Pemuda dan masyarakat Desa Maileppet dalam mengelola manajemen klinik masase dan terapi frirage.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN MASYARAKAT DALAM MENGEMBANGKAN OBJEK WISATA LAWANG PARK MENUJU KONSEP “ADVENTURE AND SPORT TOURISM PARK" Hendri Neldi; Andri Gemaini
JURNAL STAMINA Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Stamina Edisi Desember
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jst.v1i1.127

Abstract

Sumatera Barat masuk dalam kategori destinasi dan kuliner halal terbaik di World Halal Tourism Award 2016. Sehingga Sumatera Barat makin gencar mempromosikan obyek wisata yang ada sampai dengan sekarang. Salah satu obyek wisata yang cukup populer di Sumatera Barat yaitu Lawang Park yang berada di Kabupaten Agam. Lawang park adventure berlokasi di jalan Raya Lawang Matur, Nagari Lawang, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam Sumatera Barat. Daerah yang berjarak sekitar 20 kilometer dari Kota Bukittinggi, obyek wisata ini berdekatan dengan wisata Puncak Lawang sekitar 1 KM dan selain sebagai Nagari/Desa berpenghasil gula tebu juga sebagai kawasan yang memiliki udara sejuk serta pemandangan yang indah sebagai obyek wisata. Permasalahan mendasar pada kelompok pengelola wisata Lawang Parkadalah sebagai berikut: 1). Pihak Pengelola Lawang Park belum membuat Master Plan mengenai pengembangan objek wisata alam yang berada di sana sehingga pengelolaanya cenderung masih sederhana,2) Minimnya Sumber Daya Manusia yang professional di bidang wisata Olahraga khususnya tenaga instruktur outbound, Low Rope dan High Rope, pemandu camping dan trecking 3) Promosi dan pemasaran pariwisata Adventure Lawang Park yang belum maksimal. Adapun solusi dan target luaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah: 1) workshop dan lokakarya pembuatan master plan Puncak Lawang dengan dengan memadukan unsure berlibur, bermain, belajar atau outbound training, kegiatan adventure, dan wisata olahraga. 2) Pelatihan untuk penyiapan tenaga instruktur outbound, camping dan tracking 5) Pembuatan konsep promosi pariwisata olahraga yang dituangkan dalam sebuah media compact disc (CD). Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah: 1) Meningkatnya pengetahuan dan pemahaman peserta tentang manajemen pengelolaan wisata di Lawang Park. 2) Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan para peserta dalam melakukan kepemanduan outbound, camping dan tracking 5) Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan para peserta dalam memandu kegiatan panjat tebing.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN MASYARAKAT DALAM MENGELOLA SANGGAR SENAM AEROBIK DAN PUSAT LATIHAN SENAM LANSIA DI KECAMATAN LENGAYANG KABUPATEN PESISIR SELATAN Anggun Permata Sari; Sri Gusti Handayani
JURNAL STAMINA Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Stamina Edisi Desember
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jst.v1i1.128

Abstract

Senam merupakan salah satu cabang olahraga yang meningkatkan kebugaran jasmani yang memiliki daya jual yang tinggi bagi masyarakat, sekaligus memberikan kegembiraan melalui aktivitas fisik. Dalam mencapai daya jual yang tinggi sebuah sanggar senam harus memiliki berbagai macam standar yang harus diperhatikan. Salah satu yang harus dimiliki adalah pengelolaan sanggar senam yang baik. Aspek pengelolaan yang perlu dikembangkan pada sanggar di Kabupaten Pesisir Selatan adalah sarana dan prasarana serta pemberian senam terprogram dengan baik. Oleh karena itu, setiap instruktur dituntut untuk memahami tahapan-tahap latihan dari aspek-aspek latihan tersebut sehingga mengetahui kapan dan berapa besar porsi latihan. Menguasai pengelolaan yang baik dalam senam, peserta akan merasa senang dan tidak jenuh dalam melakukan senam, sehingga memberikan kemudahan dalam mencapai tujuan yang diinginkan, akhirnya mampu menciptakan minat dan motivasi bagi peserta dalam mengikuti senam pada sanggar tersebut. Berdasarkan pengamatan di lapangan terdapat permasalahan mitra yaitu, 1) pengelolaan yang merupakan unsur penting dalam pengembangan sanggar senam, belum dimiliki secara baik pada sanggar senam Kelompok Ibu-Ibu PKK yang di Kabupaten Pesisir Selatan, 2) Latihan yang diberikan belum terprogram dengan baik dan belum menggunakan metode atau model latihan yang spesifik untuk mencapai tujuan, 3) Para instruktur sering memberikan Senam tidak sesuai dengan umur peserta serta tidak sesuai dengan tujuan yang diinginkan peserta sanggar, sehingga latihan yang diberikan belum terprogram dan belum fokus kepada tujuan yang dibutuhkan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka diberikan solusi yaitu sebagai berikut: 1) Pelatihan instruktur senam aerobik dan senam lansia, 2) Memberikan modifikasi senam aerobik dengan menggunakan alat seperti tingkat dan bola atau dingklik untuk menghilangka rasa jenuh pada peserta senam aerobik. 3) Pelatihan manajemen pengelolan senam aerobik dan senam lansia. Hasil kegiatan ini menyimpulkan 1) Meningkatnya pengetahuan dan pemahaman tentang instruktur senam aerobik dan senam lansia, 2) Meningkatnya pengetahuan dan pemahaman tentang manajemen pengelolan senam aerobik dan senam lansia, 3) Meningkatnya pengetahuan dan pemahaman tentang tentang modifikasi senam aerobik dengan menggunakan alat seperti tingkat dan bola atau dingklik untuk menghilangka rasa jenuh pada peserta senam aerobic dan senam lansia.
PENGEMBANGAN DESA MAILEPPET KECAMATAN SIBERUT SELATAN KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI MENJADI DESA PILOT OLAHRAGA PARIWISATA (SPORT TOURISM) Anton Komaini; Yuki Fitria; Hijriyantomi Suyuthie; Waryono Waryono
JURNAL STAMINA Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Stamina Edisi Desember
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jst.v1i1.129

Abstract

Mentawai adalah Surga Dunia Pariwisata Sumbar Yang Terabaikan. Adapun permasalah mitra yang kami dapatkan adalah a) Belum terkelolanya potensi olahraga pariwisata seperti surfing, sport fishing, diving, dan snorkeling yang menjadi ikon Pulau Mentawai, b) Keterbatasan pengetahuan masyarakat dalam mengelola manajemen pariwisata dan perhotelan sehingga tidak adanya lahan bisnis home stay ataupun guest house yang dijalankan oleh masyarakat, c) Rendahnya pengetahuan ibu-ibu tentang pengolahan makanan yang bergizi dan bernilai ekonomis, d) Banyaknya pemuda-pemudi yang menganggur, e) Kesehatan masyarakat yang rendah, tingkat patologis penyakit yang cukup tinggi. Tujuan khusus adalah: Terciptanya desa percontohan olahraga pariwisata (sport tourism) di Desa Maileppet. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, pelatihan, workshop dan lokakraya serta pendampingan. Adapun solusi dan target luaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah: a) pelatihan tenaga pengelola olahraga pariwisata/sport tourism, b) pelatihan tentang pengelolaan pariwisata dan perhotelan serta promosi dan pemasaran wisata, , c) Pelatihan pengolahan aneka macam makanan, dengan lingkup materi olahan makanan, higiene, sanitasi, packing dan pengemasan makanan, pengurusan surat izin Depkes, d) Penyuluhan mengenai bahaya seks bebas pada remaja dan penyalahgunaan NAPZA, e) penyuluhan dan pendampingan tentang Pola Hidup Bersih dan Sehat serta kesehatan masyarakat. Hasil kegiatan menyimpulkan a) Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan pelatihan tenaga pengelola olahraga pariwisata/sport tourism, b) Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan tentang pengelolaan pariwisata dan perhotelan serta promosi dan pemasaran wisata, , c) Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan aneka macam makanan, dengan lingkup materi olahan makanan, higiene, sanitasi, packing dan pengemasan makanan, pengurusan surat izin Depkes, d) Meningkatnya pengetahuan dan pemahaman mengenai bahaya seks bebas pada remaja dan penyalahgunaan NAPZA, e) Meningkatnya pengetahuan dan pemahaman tentang Pola Hidup Bersih dan Sehat serta kesehatan masyarakat.
PELATIHAN TENAGA PEMANDU FUN DIVING DAN TINDAKAN PENYELAMATAN PADA AKTIVITAS OLAHRAGA BAHARI DALAM RANGKA MENDUKUNG PENGEMBANGAN PARIWISATA DI KABUPATEN PESISIR SELATAN Yogi Andria; Anton Komaini
JURNAL STAMINA Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Stamina Edisi Desember
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jst.v1i1.130

Abstract

Kabupaten Pesisir Selatan terletak di pinggir pantai, dengan garis pantai sepanjang 218 kilometer Topografinya terdiri dari dataran, gunung dan perbukitan yang merupakan perpanjangan gugusan Bukit Barisan. Berdasarkan penggunaan lahan, 45,29 persen wilayah terdiri dari hutan, termasuk kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat, Cagar Alam Koto XI Tarusan, dan rawa gambut. Kabupaten Pesisir Selatan meliputi 15 Kecamatan. Secara khusus permasalahan masyarakat di sekitar Kenagarian Carocok Anau kawasan Mande adalah Belum terkelolanya potensi olahraga pariwisata seperti diving, dan snorkeling yang menjadi ikon wisata bahari, Keterbatasan pengetahuan masyarakat dalam mengelola manajemen pariwisata dan promosi. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah: 1) Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan para pemuda Carocok Anau tentang kepemanduan fun diving dan tindakan penyelamatan dalam aktivitas wisata bahari. 2) meningkatnya pengetahuan masyarakat dan pemuda Carocok Anau dama mengelola manjemen dan promosi wisata di kawasan wisata Bahari Mandeh, 3) Terciptanya desa wisata berbasis olahraga wisata. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, pelatihan, workshop dan lokakarya serta pendampingan. Adapun solusi dan target luaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah: a) Belum terkelolanya potensi olahraga pariwisata seperti diving, dan snorkeling yang menjadi ikon wisata bahari: Solusi yang ditawarkan adalah pelatihan tenaga Pemandu Fun Diving. Adapun luaran yang ditargetkan adalah lahir Tenaga Pemandu Fun diving., b) Banyaknya pemuda-pemudi yang menganggur: Solusi yang diberikan pelatihan kepada pemuda tentang pengelolaan manajemen olahraga kepariwisataan menjadi tenaga guide pariwisata dan tenaga Penyelamat pada aktivitas Olahraga Bahari. Adapun luaran yang ditargetkan disini meningkatnya pengetahuan tentang pengelolaan manjemen olahraga pariwisata dan Pengetahuan di bidangan penyelematan di bidang wisata bahari, c) keterbatasan pengetahuan masyarakat dalam mengelola manajemen pariwisata dan manjemen promosi dan pemasaran wisata, solusi diberikan pelatihan tentang pengelolaan pariwisata, promosi dan pemasaran wisata. Adapun luaran yang ditargetkan disini adalah draft konsep CD Promosi Wisata.

Page 10 of 48 | Total Record : 473


Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 8 No 2 (2025): Journal of Stamina June Edition Vol 8 No 1 (2025): Journal of Stamina March Edition Vol 7 No 4 (2024): Jurnal Stamina Edisi Desember Vol 7 No 3 (2024): Jurnal Stamina Edisi September Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Stamina Edisi Juni Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Stamina Edisi Maret Vol 6 No 4 (2023): Jurnal Stamina Edisi Desember Vol 6 No 3 (2023): Jurnal Stamina Edisi September Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Stamina Edisi Juni Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Stamina Edisi Maret Vol 5 No 8 (2022): Jurnal Stamina Edisi Desember 2022 Vol 5 No 7 (2022): Jurnal Stamina Edisi September 2022 Vol 5 No 6 (2022): Jurnal Stamina Edisi Juni 2022 Vol 5 No 5 (2022): Jurnal Stamina Edisi Mei 2022 Vol 5 No 4 (2022): Jurnal Stamina Edisi April 2022 Vol 5 No 3 (2022): Jurnal Stamina Edisi Maret 2022 Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Stamina Edisi Februari 2022 Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Stamina Edisi Januari 2022 Vol 4 No 12 (2021): Jurnal Stamina Edisi Desember 2021 Vol 4 No 11 (2021): Jurnal Stamina Edisi November 2021 Vol 4 No 10 (2021): Jurnal Stamina Edisi Oktober 2021 Vol 4 No 9 (2021): Jurnal Stamina Edisi September 2021 Vol 4 No 8 (2021): Jurnal Stamina Edisi Agustus 2021 Vol 4 No 7 (2021): Jurnal Stamina Edisi Juli 2021 Vol 4 No 6 (2021): Jurnal Stamina Edisi Juni 2021 Vol 4 No 5 (2021): Jurnal Stamina Edisi Mei 2021 Vol 4 No 4 (2021): Jurnal Stamina Edisi April 2021 Vol 4 No 3 (2021): Jurnal Stamina Edisi Maret 2021 Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Stamina Edisi Februari 2021 Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Stamina Edisi Januari 2021 Vol 3 No 12 (2020): Jurnal Stamina Edisi Desember 2020 Vol 3 No 11 (2020): Jurnal Stamina Edisi November 2020 Vol 3 No 10 (2020): Jurnal Stamina Edisi Oktober 2020 Vol 3 No 9 (2020): Jurnal Stamina Edisi September 2020 Vol 3 No 8 (2020): Jurnal Stamina Edisi Agustus 2020 Vol 3 No 7 (2020): Jurnal Stamina Edisi Juli 2020 Vol 3 No 6 (2020): Jurnal Stamina Edisi Juni 2020 Vol 3 No 5 (2020): Jurnal Stamina Edisi Mei 2020 Vol 3 No 4 (2020): Jurnal Stamina Edisi April 2020 Vol 3 No 3 (2020): Jurnal Stamina Edisi Maret 2020 Vol 3 No 2 (2020): Jurna Stamina Edisi Februari 2020 Vol 3 No 1 (2020): Jurna Stamina Edisi januari 2020 Vol 2 No 12 (2019): Jurnal Stamina Edisi Desember Vol 2 No 11 (2019): Jurnal Stamina Edisi November Vol 2 No 10 (2019): Jurnal Stamina Edisi Oktober Vol 2 No 9 (2019): Jurnal Stamina Edisi September Vol 2 No 8 (2019): Jurnal Stamina Edisi Agustus Vol 2 No 7 (2019): Jurnal Stamina Edisi Juli Vol 2 No 6 (2019): Jurnal Stamina Edisi Juni Vol 2 No 5 (2019): Jurnal Stamina Edisi Mei Vol 2 No 4 (2019): Jurnal Stamina Edisi April Vol 2 No 3 (2019): Jurnal Stamina Edisi Maret Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Stamina Edisi Februari Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Stamina Edisi Januari Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Stamina Edisi Desember More Issue