cover
Contact Name
Harpang Yudha Karyawanto
Contact Email
harpangkaryawanto@unesa.ac.id
Phone
+628563651865
Journal Mail Official
virtuososendratasik@unesa.ac.id
Editorial Address
Gedung T14 Lantai 2 Program Studi Seni Musik Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Surabaya Kampus Lidah Wetan, Surabaya 60213
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik
ISSN : -     EISSN : 26220407     DOI : -
VIRTUOSO is a scholarly journal that presents music analysis and music composition articles. The expert editors receive articles on music and music studies from various groups of students, lecturers, musicians, teachers, and other elements of society. This journal encompasses original research articles, review articles, and performance analysis, including: Classic Music Traditional Music Contemporary Music Music Performance Musicology Music Education Musical Theatre Ethnomusicology Music Therapy World Music Film Music Digital Music Modern Music This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
Articles 175 Documents
Instrumen Snare Drum Produksi Al Custom Drum Di Kediri Jawa Timur Dalam Tinjauan Organologi dan Menejerial Pemasaran Lucky Hermansyah
Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/vt.v3n1.p12-22

Abstract

Al Custom Drum merupakan rumah produksi instrument alat musik yang terletak di Desa Minggiran Kabupaten Kediri Propinsi Jawa Timur. Dengan chiri khas yang dimiliki yaitu bahan kayu local mahogany dengan keutuhan kayu (true solid wood) bahan kayu local dengan jenis mahogani yang dipilih menciptakan karakter instrumen Snare Drumyang nyaring (renyah) dan tidak pecah (ulem), dan pemasaran produk Instrumen Snare Drum yang dilakukan oleh Alcustom Drum dengan manggunakan media social Instagram sebagai pemasran online yang efisien untuk digunakan karena memiliki jangkauan yang luas.Kata Kunci: Organologi Instrumen Alat musik Snare DrumProduksi Al Custom Drum dan Managerial
Gaya Permainan Didiet Violin Dalam Lagu "Turning Point" Singgih Rastra Kusuma
Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/vt.v2n2.p106-120

Abstract

Lagu œTurning Point Merupakan lagu yang ditulis oleh Sigit Ardityo atau yang lebih dikenal sebagai Didiet Violin yang dipublikasikan pada tanggal 28 Januari 2018 dalam album œDidiet & Violin Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1)Bagaimana aransemen dalam lagu œTurning Point ciptaan Didiet Violin, 2) Bagaimana gaya permainan dalam lagu œTurning Point ciptaan Didiet Violin. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini adalah Lagu œTurning Point, dengan fokus yang dibahas adalah aransemen dan gaya permainan. Subjek penelitian ini adalah peneliti mewawancarai satu narasumber sekaligus pencipta lagu œTurning Point yakni Sigit Ardityo atau Didiet Violin. Hasil  penelitian ini fokus pada tinjauan aransemen dan gaya permainan pada lagu œTurning Point yang meliputi : 1) Pada Introduksi, terdapat melodic variation and fake, kemudian counter melodydiakhiri dengan transisi sebagai penghubung kebagian selanjutnya, 2) Terdapat tujuh transisiberbeda yang ada setiap perpindahan subbagian baru,3)empat kali retransisihadir untuk mengulagi bagian transisi yang sama,4)Disolusibertujuan sebagai pengulang dari Tema 1 dan Tema 2 dengan menambahkan melodic variation and fakesehingga tema terjadi pengembangan pada bagian melodi,5)Interludepada lagu œTurning Point terjadi dua kali, pertama terjadi antara disolusi tema 1 dengan repetisi tema 2 sebanyak 7 birama kemudian terjadi antara disolusi tema 1 yang kedua dengan kodeta melodis, 6)Kodeta melodisterdapat pada subbagian M, instrumen piano melakukan filler like obbligatountuk mengisi kekosongan pada melodi utama, diikuti dengan drum dan congas yang memainkan sixtupletsecara bersamaan dengan piano, 7) Kodamerupakan bagian dari disolusi tema 1. Pada instrumen gitar melakukan fillerterhadap melodi violin dan kemudian diakhiri dengan transisi, 8)Postludeberada pada subbagian q, Memiliki progresi akord secara berturut-turut F#dim-Em. Bass melakukan counter melodydengan violin dan gitar yang memainkan melodi yang sama supaya memperkuat jalannya harmoni,9)Didiet Violin menerapkan Gaya (style) Klasik,danJazzdidalam lagu œTurning Point,10)Didiet Violin  dalam lagu œTurning Point menggunakan teknik permainan pizzicato, staccato, sautille, glissando, legato,dan  doublestopuntuk menunjang gaya permainannya,11) Genre yang digunakan pada lagu œTurning Point merupakan genre Latindengan Samba pattern, tepatnya Brazilian Samba.Kata Kunci: Aransemen, Gaya Permaninan, Lagu œTurning Point
Karakteristik dan Bentuk Orkestra Nusa Octave SMA NU 1 Gresik Rr. Rahmadiana Ramadhanty
Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/vt.v3n1.p45-56

Abstract

Nusa Octave merupakan orkestra dari SMA NU 1 Gresik yang berkembang hingga saat ini. Selain itu, Nusa Octave menjadi satu-satunya musik orkestra di Gresik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik dan bentuk dari orkestra Nusa Octave SMA NU 1 Gresik. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana bentuk orkestra Nusa Octave SMA NU 1 Gresik, 2) Bagaimana karakteristik orkestra Nusa Octave SMA NU 1 Gresik. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa Nusa Octave merupakan orkestra yang unik, tidak semua sekolah memilikinya dengan difasilitasi alat yang bervariatif dan ruangan musik yang luas. Terdapat banyak karakteristik primer dan sekunder orkestra, bisa dibuat contoh yang baik untuk dikenal masyarakat. Untuk itu, sangat perlu diapresiasi, dilestarikan, dan dipertahankan.Kata Kunci: Karakteristik, Bentuk Orkestra, Nusa Octave.
Aransemen Paduan Suara Musafir Isfanhari: Personal Taste atau Kepatuhan Konsep Bermusik? Eko Salaludin Aziz
Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/vt.v3n1.p1-11

Abstract

Penelitian ini membahas tentang ketokohan Musafir Isfanhari yang memiliki dedikasi tinggi, baik sebagai pendidik maupun sebagai praktisi (khususnya sebagai arranger) dalam dunia seni musik di Jawa Timur. Fokus penelitian ini yaitu mengenai kekaryaan aransemen Isfanhari.Untuk membahas dan menganalisis karya aransemen Isfanhari dalam penelitian ini, digunakan teori aransemen musik (untuk menganalisis karya aransemen paduan suara yang digarap Isfanhari). Penelitian menerapkan pendekatan kualitatif dengan pendekatan musikologi. Pendekatan ini berguna untuk membedah karya aransemen Musafir Isfanhari, tidak hanya dipandang dari sisi aturan baku harmoni dan aransemen, tetapi juga dari sisi estetika pribadi Isfanhari sebagai seorang musisi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Isfanhari berprofesi sebagai penggubah musik paduan suara. Karya-karya aransemen yang dihasilkan tidak hanya digunakan pada tingkat sekolah saja, tetapi juga digunakan sebagai materi lagu Paduan Suara Gita Bahana Nusantara untuk upacara kemerdekaan Republik Indonesia di istana negara. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa Musafir Isfanhari mampu menjadi seorang tokoh musik yang memiliki pengaruh positif di Jawa Timur. Tidak hanya karya aransemennya, tetapi juga buah-buah pikirannya dapat membawa perkembangan yang signifikan bagi Seni Musik di Jawa Timur.Kata-kata Kunci: Musafir Isfanhari, arranger, paduan suara. 
Tinjauan Variasi Melodi dan Struktur Lagu "6 Variations on folies d'Espagne Op.45" Karya Mauro Giuliani Ditya Cahya Putra
Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/vt.v1n2.p42-49

Abstract

Abstrak : Lagu œ6 Variations On Folies dEspagne Op.45 merupakan lagu yang ditulis oleh Mauro Giuseppe Sergio Pantaleo yang akrab dikenal dengan panggilan Mauro Giuliani. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Variasi Melodi dan Struktur lagu 6 Variations On Folies dEspagne Op.45 karya Mauro Giuliani. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana struktur lagu œ6 Variations On Folies dEspagne Op.45 karya Mauro Giuliani 2) Bagaimana variasi pada lagu œ6 Variations On Folies dEspagne Op.45 karya Mauro Giuliani. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penulis tertarik meneliti tentang teknik variasi melodi ini dikarenakan keistimewaan lagu 6 Variations On Folies dEspagne Op.45 yang diciptakan Mauro Giuliani untuk temanya lebih banyak menggunakan variasi ritme yang berbeda-beda. Dalam metode tersebut subjek penelitiannya adalah full score œ6 Variations On Folies dEspagne Op.45 oleh Mauro Giuliani. Hasil analisis yang didapat adalah struktur lagu œ6 Variations On Folies dEspagne Op.45 terdiri dari 3 bagian dengan tempo Andantino, Adagio, Vivace dengan 3 tema. Variasi melodi yang terjadi pada melodi utama adalah melodic variation and fake dan kemudian variasi yang digunakan diluar melodi utama antara lain counter melody, variation rhytmyc and fake rhytmyc
Analisis Teknik Permainan Biola Pada Concerto In A Minor 3RD Movement Rv 356 Op. 3 No. 6 Karya Antonio Vivaldi Irmadel Nabila Husna
Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/vt.v1n2.p50-56

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk musik dan teknik permainan biola pada Concerto in A Minor 3rd Movement RV 356 Op. 3 No. 6 karya Antonio Vivaldi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Data yang diperoleh dalam penelitian melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan data. Serta terdapat uji keabsahan data dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Concerto in A Minor 3rd Movement RV 356 Op. 3 No. 6 karya Antonio Vivaldi memiliki bentuk musik Concerto Form, dengan teknik Ritornello Form. Adapun teknik permainan biola yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik legato, detache, staccato, quavers dan semiquavers, trill, dan accent.Kata Kunci : Teknik, Bentuk, Concerto in A Minor 3rd Movement RV 356 Op. 3 No. 6, Antonio Vivaldi
Akulturasi Minangkabau - Melayu Melalui Musik dan Tari di Batu Bara Sumatera Timur Muhammad Yusuf
Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Vol. 3 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/vt.v3n2.p65-72

Abstract

The entry of the Minangkabau ethnicity in North Sumatra, especially in East Sumatra, is not just a population migration. This migration also had an impact on the acculturation of culture, one of which was music and dance. This researcher focuses on the acculturation of Malay and Minangkabau culture on the Bansi musical instrument and the Gobuk Melayu dance. This research was conducted in order to find the roots and how acculturation can occur. In this research, the research method used is descriptive quantitative research. It is hoped that from this research, other similar studies will be born and dig deeper into the forms of acculturation in North Sumatra, especially East Sumatra.Keywords: acculturation,Minangkabau, Malay, East Sumatera
Analisis Komposisi Soundtrack Epic œYou See Big Girl Karya Hiroyuki Sawano dalam Serial Animasi Attack on Titan Metta Muliani
Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Vol. 3 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/vt.v3n2.p73-83

Abstract

Action-fantasy are some movie genres that has the most expansive franchises in film industry and tend to use cinematic music to correlate the atmosphere and emotions of the movies imaginary universe. The analysis of You See Big Girlis due to its majestic cinematic music arrangement, its suitability in accompanying the battle scene, and also can be enjoyed as an independent track despite of its role in accompanying the scene. This qualitative descriptive research aims to analyze the musical composition technique by describing the epic musical element. This research contains of literature study, discography, and observation as the research methods, along with the approach of Lehman and Derrick Werlésexamine on epic music to analyze the epic element. The result shows that the You See Big Girl is one of the various epic music with the use of battle and war instrument, as well as tension built gradually from a section to the following by the use of polyrhythm, marcato accent, big crescendo, sequence, sudden silence to ends the musical phrase, ostinato, and abstract theme, to portray a majestic, vibrant, war and battle scene, and the greatness through the music. Keywords: analysis, composition, animation, epic soundtrack, You See Big Girl 
Penciptaan Keteng-Keteng Elektrik Telu Ngawan Adina Sastra Sembiring; Uyuni Widiastuti; Brepin Tarigan
Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Vol. 3 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/vt.v3n2.p110-115

Abstract

Keteng-keteng is a traditional Karo music that is played by beating with two sticks. So far, keteng-ketengare made from one segment of bamboo, therefore this research creates an electric keteng-ketengtelu ngawan which is the development of one bamboo segment into three bamboo sections by adding an equalizer to the keteng-ketengso that the resulting keteng-ketengssound can actually be adjusted according to the color of the sound on the middle bass and treble. The objectives of this study were to: (1) produce electric keteng-keteng telu ngawan; (2) to find out the technique of playing the electric keteng-ketengtelu ngawan; (3) to determine the musical composition of electric keteng-ketengtelu ngawan. The method used in this research is the Research & Development approach, which consists of: (1) defining the concept of creating electric keteng-keteng telu ngawan; (2) Creation of electric keteng-ketengtelu ngawan; (3) validation by experts, namely traditional Karo music artists. With the creation of electric keteng-keteng telu ngawan, it can minimize keteng-keteng play and produce Electric Keteng-Keteng Telu Ngawan sound with three different characters, namely high, midle and low characters. From this combination, two different gung characters were found because berunausesvibrating aids, while Daluna did not use vibrating aids.Keywords: Creation, Keteng-Keteng, Electric, Telu Ngawan.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Etnis Sumatera Utara Uyuni Widiastuti; Adina Sastra Sembiring; Mukhlis Mukhlis
Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Vol. 3 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/vt.v3n2.p84-88

Abstract

The development of instructional media in this paper is the development of learning media used in learning Arts and Culture class X High School in Pangururan District, Samosir Regency. The learning media developed are invincible with the syllabus in class X, namely "presentation of musical works". The objectives of this study were to: (1) develop traditional Karo music learning videos; (2) Developing Karo traditional music learning textbooks. This research uses a Research & Development or research and development approach. The development of this learning media will be used by art teachers who are members of the MGMP (subject teacher deliberation) for Cultural Arts, especially art teachers in Pangururan District, Samosir Regency. The research conducted resulted in the development of instructional media in the form of learning videos for learning traditional Karo music and textbooks for learning traditional Karo music. The learning media developed in the form of learning videos for traditional Karo music includes the technique of playing Karo traditional music which is incorporated in the kulcapi drum ensemble whose instruments consist of kulcapi, keteng-keteng, and mangkuk. The next learning media is in the form of a textbook which contains the techniques for playing the kulcapi drum in the song Piso Surit and Terang Bulan. The two learning media that have been developed help the arts and culture teachers in carrying out the ethnicity of the ethnic North Sumatra.Keywords: Development, Learning Media, Ethnicity, North Sumatra 

Page 11 of 18 | Total Record : 175