Borneo Student Research (BSR)
Borneo Student Research mempunyai empat bidang Bidang Kesehatan dan farmasi Lingkup: Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Lingkungan, Keperawatan, Farmasi Bidang Pendidikan, Seni dan Olahraga Lingkup: Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Olahraga Bidang Humaniora, Ekonomi, Hukum, Politik, dan Psikologi Lingkup: Manajemen, Hukum, Psikologi, Hubungan Internasional Bidang Sains dan Teknologi Lingkup: Teknik Informatika, Teknik Mesin, Teknik Sipil
Articles
1,006 Documents
Pengaruh Religiusitas dengan Kecendrungan Perilaku Cybersex pada Remaja : Literature Review
Nada Adilah;
Yuliani Winarti
Borneo Student Research (BSR) Vol 3 No 2 (2022): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan studi: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh religiusitas dengan kecendrungan perilaku cybersex pada remaja. Metodologi: Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode tinjauan pustaka atau literature review dimana artikel yang didapat dalam penelitian ini berasal dari hasil kajian yang telah dilakukan dengan metode PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-analysis), metode ini dilakukan secara sistematis dengan mengikuti tahapan protokol penelitian yang benar. Hasil: Hasil 21 literature review yang dianalisis menemukan bahwa religiusitas memiliki hubungan dengan perilaku cybersex pada remaja. Hasil korelasi negatif ditemukan pada beberapa literature yang di review memiliki hubungan yang berlawanan, hal ini dapat dikatakan semakin tinggi religiusitas maka semakin rendah perilaku cybersex, begitupun sebaliknya. Tidak semua remaja berada dalam kategori religiusitas rendah dan kategori perilaku cybersex yang tinggi atau sebaliknya. Menurut peneliti hal ini menyimpulkan bahwa religiusitas tidak sepenuhnya mempengaruhi perilaku cybersex yang dilakukan oleh remaja dan masih terdapat faktor lain yang perlu diteliti lebih jauh. Manfaat: Manfaat dari penelitian ini ialah diharapkan mampu memberikan informasi baru mengenai pengaruh religiusitas dengan kecendrungan perilaku cybersex pada remaja.
Kehadiran Kelas Olahraga dan Aktivitas Duduk Menyebabkan Risiko Obesitas di Indonesia
Krisna Bayu Catur Saputra;
Purwo Setiyo Nugroho
Borneo Student Research (BSR) Vol 3 No 2 (2022): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan studi: Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis risiko hubungan kehadiran kelas olahraga dan aktivitas duduk terhadap obesitas pada remaja di Indonesia. Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yang bersifat observasional analitik dengan desain Cross Sectional. Jumlah populasi dan sampel sebanyak 11,142 responden yang diambil. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Global School.-based Students Healht Survey (GSHS) Indonesia tahun 2015. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tidak ada hubungan antara siswa yang tidak menghadiri kelas pendidikan jasmani (p = 0.597) dan siswa yang menghabiskan waktu tiga jam atau lebih perhari melakukan aktivitas duduk (p = 0.0.93) terhadap obesitas pada remaja Indonesia. Manfaat: Hasil penelitian ini dapat bermanfaat sebagai referensi dan bahan evaluasi, penelitian selanjutnya terkait kehadiran kelas pendidikan jasmani dan aktivias duduk terhadap obesitas pada remaja di Indonesia
Sikap dan Persepsi Apoteker terhadap Kehalalan Obat di Samarinda
Putri Nilasari Arsyad;
Sylvan Septian Ressandy
Borneo Student Research (BSR) Vol 3 No 2 (2022): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan Studi: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat sikap dan persepsi Apoteker terhadap kehalalan obat di Samarinda. Metodologi: Penelitian ini merupakan peenelitian deskriptif kualitatif di Apotek dan Klinik di Samarinda yang menggunakan kuesioner mengenai sikap dan persepsi Apoteker terhadap kehalalan obat. dengan melakukan pengumpulan kuesioner. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan tabel frekuensi dan persentase kemudian diurutkan berdasarkan ranking persentase terbanyak. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata karakteristik responden pada jenis kelamin menunjukkan perempuan lebih banyak dibandingkan lali –laki, pada usia hasil menunjukkan bahwa usia lebih dari 30 tahun lebih banyak dibandingkan kurang dari 30 tahun, lama bekerja hasil lebih banyak menunjukkan responden kurang dari 2tahun dibandingkan lebih dari 2 tahun. Hasil dari persentase kuesioner sikap dan persepsi Apoteker terhadap kehalalan obat di Samarinda terdapat sikap yang baik didapatkan jawaban mayoritas “sangat setuju” sebesar (50%). Pada pertanyaan nomor 6 dan pada sikap Apoteker terhadap kehalalan obat di Samarinda terdapat jawaban yang kurang baik pada nomor 3,4 dan 10 sebesar (18,75%). Berdasarkan kuesioner sikap dan persepsi Apoteker terhadap kehalalan obat halal di Samarinda terdapat persepsi yang baik didapatkan jawaban mayoritas “sangat setuju” sebesar (56,25%) pada pertanyaan nomor 3 dan 8 pada persepsi Apoteker terhadap kehalalan obat di Samarinda terdapat jawaban yang kurang baik pada nomor 4 dan 9 sebesar (18,75%) Manfaat: Memberikan pemikiran bagi masyrakat selaku konsumen, memberikan pemikiran dalam mengembangkan dan menambah keilmuan pada mahasiswa, diharapakan berguna bagi pengembangan ilmu pengetahuan khususnnya tentang kehalalan obat di Samarinda, dapat menambah ilmu pengetahuan bagi Apoteker tentang produk kehalalan obat.
Resiko Perilaku Konsumsi Fast Food dan Soft Drink Berlebih dengan Kejadian Obesitas pada Remaja di Laos
Yuliani Yuliani;
Purwo Setiyo Nugroho
Borneo Student Research (BSR) Vol 3 No 2 (2022): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan Studi: Menganalisis hubungan konsumsi makanan cepat saji dan minuman ringan berkarbonasi dengan kejadian obesitas pada remaja di Laos. Metodelogi: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional. Jumlah responden sebanyak 3683 remaja yang berusia 13 - 17 tahun, pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Global School-Based Students Health Survey (GSHS) Laos tahun 2015. Hasil: Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini yaitu tidak ada hubungan antara konsumsi makanan cepat saji dan minuman ringan berkarbonasi dengan kejadian obesitas pada remaja di Laos. Manfaat: Diantara dua variabel tersebut maka akan diteliti frekuensi makanan cepat saji dan minuman berkarbonasi yang dimana memiliki peluang terjadinya obesitas.
Hubungan Antara Self Efficacy dengan Pencegahan COVID-19 pada Mahasiswa UMKT
Wahdaniah Wahdaniah;
Ghozali Ghozali
Borneo Student Research (BSR) Vol 3 No 2 (2022): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan studi: Untuk mengetahui Hubungan Antara Self Efficacy dengan Pencegahan Covid-19 Pada Mahasiswa UMKT. Metodologi: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, yang dilakukan kepada mahasiswa manajemen semester 2, 4, dan 6 di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional yaitu penelitian yang dilakukan sekali saja dalam satu waktu (poin time approach).Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis bivariat dengan menggunakan uji statistik yaitu Chi Square dengan derajat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara self efficacy dengan pencegahan Covid-19 pada mahasiswa manajemen Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur dengan nilai p-value = 0.002< 0.05. Manfaat: Hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan keilmuan kesehatan masyarakat khususnya dalam hal keterkaitan antara self efficacy dengan perilaku pencegahan penyakit menular pada mahasiswa.
Hubungan Kebiasaan Olahraga dan Konsumsi Fast Food dengan Kejadian Overweight pada Remaja SMAN 1 Sangkulirang
Anita Wahyuni;
Purwo Setiyo Nugroho
Borneo Student Research (BSR) Vol 3 No 2 (2022): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan studi: Penelitian ini dilakukan guna untuk mengetahui apakah terdapat hubungan kebiasaan olahraga dan konsumsi fast food dengan kejadian overweight pada remaja di SMAN 1 Sangkulirang. Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode korelasional cross sectional. Populasi dalam penelitian ini merupakan siswa dari SMAN 1 Sangkulirang dan sampel berjumlah 74 orang yang diambil menggunakan metode total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner elektrik (google form). Data yang telah diperoleh kemudian di konversikan dengan standar z-score dalam aplikasi komputer WHO Anthro Plus. Data dianalisis secara statistik menggunakan aplikasi komputer menggunakan uji chi square dengan nilai α = 0.05 Hasil: : Setelah dilakukan analisa data secara statistik, diketahui bahwa tidak ditemukan adanya hubungan natara kebiasaan olahraga terhadap kebiasaan olahraga (P-value=0,181) dengan status gizi overweight dan tidak ditemukan hubungan antara konsumsi fast food (P-value=0,431) terhadap status gizi overweight pada remaja di SMAN 1 Sangkulirang. Manfaat: Hasil studi dapat dimanfaatkan sebagai data awal atau sumber informasi mengenai korelasi kebiasaan olahraga dan konsumsi fast food dengan gizi gemuk atau overweight pada remaja untuk melakukan penelitian lebih lanjut. Kata kunci : kebiasaan olahraga, konsumsi fast food, remaja, overweight
Hubungan Sikap Kerja Dengan Risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pada Petugas Pemadam Kebakaran
Tegar Atmajaya;
Kresna Febriyanto
Borneo Student Research (BSR) Vol 3 No 2 (2022): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan studi: Untuk mengetahui Sikap Kerja dengan Risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Petugas Pemadam Kebakaran. Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan kota Bontang yang berjumlah 181 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan probability sampling dengan pendekatan simple random sampling. Responden berjumlah 97 orang. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM) serta kuesioner sikap kerja yang didalamnya terdapat 10 butir pertanyaan tentang sikap kerja. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan tidak ada hubungan yang signifikan antara sikap kerja dengan risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada petugas pemadam kebakaran dengan nilai value = 0,545 > 0,05. Manfaat: Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi dalam penyelenggaraan program pendidikan ilmu kesehatan masyarakat, sebagai indikator keberhasilan dalam proses belajar mengajar selama perkuliahan, sebagai sumber referensi dan acuan dalam penelitian berikutnya serta sebagai informasi mengenai hubungan indeks massa tubuh dengan risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada petugas pemadam kebakaran. Purpose of study: To find out the Work Attitude with the Risk of Musculoskeletal Disorders (MSDs) in Firefighters. Methodology: This study uses a quantitative method with a cross sectional design. The population of this research is the firefighters and rescue officers of the city of Bontang, totaling 181 people. Technique sampling in this study using probability sampling with a simple random sampling approach. Respondents amounted to 97 people. The instrument in this study used a Nordic Body Map (NBM) questionnaire and a work attitude questionnaire in which there were 10 questions about work attitudes. Data analysis using chi square test. Results: The results of this study indicate that there is no significant relationship between work attitudes and the risk of Musculoskeletal Disorders (MSDs) in firefighters with a value = 0.545 > 0.05. Applications: The results of this study can be used as an evaluation material in the implementation of public health education programs, as an indicator of success in the teaching and learning process during lectures, as a source of reference and reference in subsequent research and as information regarding the relationship between tenure and risk of Musculoskeletal Disorders (MSDs). to firefighters.
Hubungan Pengetahuan dengan Risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Petugas Pemadam Kebakaran
Achmad Febriandi;
Kresna Febriyanto.
Borneo Student Research (BSR) Vol 3 No 2 (2022): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan studi: Untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pengetahuan dengan risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada petugas pemadam kebakaran. Metodologi: Metode yang digunakan penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan desain Cross Sectional. Adapun analisis yang diguanakn adalah analisis bivariat dengan menggunakan uji statistik yaitu uji Chi Square / Fisher Exact dengan derajat kepercayaan 95% (a = 0,05). Hasil: Hasil dalam penelitian ini adalah tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan risiko musculoskelatal disorders (MSDs) pada petugas pemadam kebakaran. Manfaat: Penelitian ini di harapkan dapat menjadi pembanding dan bahan evaluasi untuk penelitian selanjutnya. Study objective: To find out whether there is a relationship between knowledge and risk of Musculoskeletal Disorders (MSDs) in firefighters. Methodology: The method used in this research is quantitative research, with a cross sectional design. The analysis used is bivariate analysis using statistical tests, namely the Chi Square / Fisher Exact test with a 95% confidence degree (a = 0.05). Result: The result of this research is that there is no relationship between knowledge and risk of musculoskeletal disorders (MSDs) in firefighters. Benefits: This research is expected to be a comparison and evaluation material for further research.
Gambaran Pengetahuan Masyarakat Tentang Kontroversi Pemberian Vakisn Covid-19
Yufita Darusman;
Nida Amalia
Borneo Student Research (BSR) Vol 3 No 2 (2022): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak Tujuan studi: Menggali secara mendalam pengetahuan masyarakat tentang kontroversi pemberian vaksin covid-19. Metodologi: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sampel penelitian ini ialah masyarakat Kota Samarinda sebanyak 12 informan. Hasil: Hasil penelitian berdasarkan hasil wawancara mendalam yang telah dilakukan oleh peneliti menunjukan bahwa informan mengetahui adanya kontroversi pemberian vaksin covid-19 dan informan mengetahui bahwa vaksin yang diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat dapat membantu program pencegahan pandemi covid-19. Manfaat: Manfaat dari penelitian ini ialah diharapkan dapat memberikan informasi bagi pembaca terakait vaksinasi covid-19 serta sebagai acuan referensi bagi para peneliti selanjutnya.
Studi Konsumsi Junk Food dan Soft Drink sebagai Penyebab terjadinya Diabetes Melitus Tipe 2 pada Remaja
Siti Qomariyah Mulia Agung;
Hansen Hansen
Borneo Student Research (BSR) Vol 3 No 2 (2022): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan studi: Mengumpulkan dan menganalisa artikel yang berhubungan dengan junk food, soft drink sebagai penyebab diabetes militus type 2 pada remaja. Metodologi: Penelitian ini dilakukan dengan cara mencari dan kemudian mengumpulkan dan menelaah artikel penelitian yang sesuai dengan kriteria yang telah di tetapkan. Artikel yang telah dikumpulkan kemudian di analisa dengan mengikut alur flowchart. Hasil analisa artikel kemudian dikembangkan menjadi sebuah kajian literature review. Hasil: berdasarkan hasil telaah berbagai artikel penelitian yang diperoleh, diketahui bahwa penelitian ini menemukan hasil bahwa terdapat hubungan antara konsumsi junk food dan soft drink sebagai penyebab terjadinya diabetes mellitus tipe 2 pada remaja Manfaat: Bagi Institusi diharapkan dapat menjadi tempat pengembangan ilmiah, khususnya Ilmu Kesehatan Masyrakat sertamenjadi sumber pengetahuan dan informasi, yang diharapkan dapat memberikan masukkan kepada peneliti selanjutnya. Bagi Peneliti merupakan pengalaman baru dan menambah pengembangan ilmu pengetahuan, kemampuan diri serta bertambahnya wawasan diri dan diharapkan dapat memberikan masukkan kepada peneliti selanjutnya. Bagi Remaja Dapat memberikan informasi yang dapat digunakan dalam upaya menumbuhkan motivasi dalam melakukan latihan jasmani pada Remaja Diabetes Mellitus