cover
Contact Name
Made Gautama Jayadiningrat
Contact Email
gtm_jd@yahoo.co.id
Phone
+6287861886493
Journal Mail Official
adetantri87@gmail.com
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Filsafat Indonesia
ISSN : 26207990     EISSN : 26207982     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jfi.v3i3
Core Subject : Education,
Jurnal Filsafat Indonesia is a scientific journal published by LPPM Ganesha Educational University, which publishes scientific articles on the development and research in philosophy. Journal of Philosophy is published three times a year, in April, June, and September. Editorial Team Journal of Philosophy accepts manuscripts in the field of philosophy which have never been published in other media. The Editorial Team has the right to edit the text to the extent that it does not change the substance of its contents.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2023)" : 15 Documents clear
Era Kecerdasan Buatan dan Dampak terhadap Martabat Manusia dalam Kajian Etis Michael Reskiantio Pabubung
Jurnal Filsafat Indonesia Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jfi.v6i1.49293

Abstract

Kehadiran kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) telah mengubah banyak sistem dalam lini kehidupan. Hal yang paling nyata adalah buramnya privasi lantaran penerapan sistem AI dalam beragam lini kehidupan, sehingga kebebasan dan hak atas hidup privat sebagai salah satu elemen dari martabat manusia melemah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara etis masalah AI dalam perjumpaan dengan manusia sebagai pengembang, pengguna (dan objek) di zaman sekarang ini khususnya dampak terhadap martabat manusia. Penelitian ini adalah bagian dari keterlibatan untuk turut serta berfilsafat secara kontekstual dengan menginterupsi dan mengoreksi laju perkembangan secara etis, sekaligus mengantisipasi permasalahan-permasalahan di masa depan khususnya yang menyangkut martabat manusia. Penelitian ini menjalankan tugas pokok filsafat sebagai interuptor dan induk segala ilmu (mater scientiarum). Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif melalui analisis literatur, penulis sampai pada kesimpulan bahwa kecerdasan buatan di satu sisi telah memberikan banyak manfaat dalam kehidupan manusia modern. Namun, besarnya manfaat yang diberikan menyisakan sebuah tantangan besar perihal dampak terhadap martabat manusia sebagai elemen paling mendasar dalam diskusi mengenai kemanusiaan. Dalam Etika, sudah merupakan syarat mutlak bahwa manusia harus selalu menjadi tujuan dalam setiap perkembangan dan kemajuan, termasuk perkembangan teknologi kecerdasan buatan.
Etnomatematika dalam Pandangan Aliran Filsafat Esensialisme Astuti; Jimmi Copriady; L.N. Firdaus
Jurnal Filsafat Indonesia Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jfi.v6i1.50865

Abstract

Etnomatematika merupakan suatu program yang direncanakan bertujuan untuk menekuni bagaimana peserta didik dapat memahami, mencerna, dan memakai ide matematika yang bisa menyelesaikan permasalahan berkaitan dengan kegiatan keseharian mereka. Peran etnomatematika merupakan pengakuan bahwa terdapat cara yang berbeda dalam melaksanakan matematika dengan memperhatikan pengetahuan matematika secara akademik yang dikembangkan oleh masyarakat dengan melibatkan budaya yang ada. Esensialisme ialah suatu aliran filsafat yang berkontribusi,serta menghendaki terdapatnya budaya dalam pendidikan matematika. Aliran esensialisme ini berpendapat bahwa pembelajaran wajib didasarkan oleh nilai kebudayaan yang sudah terdapat dari peradaban manusia dahulunya. Filsafat esensialisme menekankan agar tidak terbentuknya proses pembelajaran yang kaku, tetapi menuju kepada kemajuan Ilmu pengetahuan yang bermakna dengan memperhatikan kebudayaan dan nilai budaya yang merupakan prinsip dalam kehidupan. Tujuan dalam penulisan ini adalah untuk mengetahui hubungan dan implementasi filsafat pendidikan esensialisme dengan etnomatematika. Artikel ini menggunakan metode studi literatur.Data dalam penelitian inidiperoleh dari hasil riset terdahulu yang terdapat dalam buku, jurnal, serta prosiding yang mempunyai keterkaitan erat dengan judul penelitian. Hasil penelitian menemukan bahwa pemikiran aliran esensialisme sangat berhubungan dengan etnomatematika. Aliranesensialisme Sangat berkontribusi dalam perkembangan, serta kemajuan dalam pelaksanaan etnomatematika di sekolah.
PENTINGNYA KAJIAN FUTURISTIK: PENGUJIAN REKONSTRUKSI TEORI BARU MENUJU TRANSDISIPLINER Purwati Anggraini; Suyatno; Tengsoe Tjahjono; Budinuryanta Yohanes
Jurnal Filsafat Indonesia Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jfi.v6i1.52008

Abstract

Saat ini, persoalan yang ada di tengah masyarakat begitu kompleks. Selain itu, masyarakat dunia berada di era disrupsi, yaitu era yang serba cepat dan tidak menentu. Untuk itu, persoalan yang muncul perlu dilihat dari berbagai sudut, bahkan sampai diperlukan sebuah pendekatan yang transdisipliner. Dalam rangka menjawab hal ini, diperlukan teori baru yang transdisipliner. Untuk itu, tujuan penulisan ini adalah untuk mendeskripsikan pentingnya rekonstruksi teori baru yang bersifat transdisipliner. Adapun metode penulisan yang digunakan adalah kajian literatur. Dalam hal ini, penulis membaca beberapa literatur secara kritis, serta mengelaborasi kondisi saat ini. Agar dapat diterima di tengah masyarakat, teori baru ini perlu diuji kebenarannya. Hasilnya adalah melalui kajian ontologis, aksiologis, dan epistemologis terhadap beberapa teori yang dipergunakan dalam menjawab persoalan dihasilkan teori baru yang bersifat transdisipliner. Kajian ontologis, aksiologis, dan epistemologis dilakukan agar teori yang dihasilkan dapat dipertanggungjawaban secara ilmiah, tidak diragukan kebenarannya, dan dapat diterima masyarakat. Salah satu contohnya adalah kajian teori psikolinguistik dan pragmatik klinis yang pada akhirnya menghasilkan teori baru psikopragmatik klinis.
Representasi Komunikasi Politik Tanpa Moralitas Perspektif Filsuf Modern Niccolo Machiavelli Felisianus Efrem Jelahut; Monika Wutun; Henny L. L. Lada; Abner Paulus Raya Sanga
Jurnal Filsafat Indonesia Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jfi.v6i1.52362

Abstract

The purpose of this study was to determine the representation of political communication without morality from the perspective of the modern philosopher Niccolo Machiavelli. The focus of this research is the concept of political thought without morality by Niccolo Machiavelli. Machiavelli's concept of thought is a completely new methodology in political studies. This change does not lie in its orientation to the analysis of real political behavior because in the previous centuries Aristotle had collected factual data as a requirement for political formulation. Instead he seeks to completely separate the ethical context from political reality. This study uses a qualitative method with the type of literature study in which the researcher traces the important relevant works of the political philosopher Niccolo Machiavelli. The results of the study describe the representation of political communication in the concept of politics without morals along with the functions of the concept.
Pendekatan Konseling Viktor Frankl dan Relevansinya Bagi Pendampingan Siswa di Masa Krisis Ach. Sudrajad Nurismawan; Anisa Ultari Lisnanti; Herlin Ika Nafilasari; Budi Purwoko
Jurnal Filsafat Indonesia Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jfi.v6i1.56065

Abstract

Viktor E. Frankl meyakini bahwa kunci seseorang bisa bertahan dan menjalani hidup di masa krisis ialah mampu menemukan dan memiliki makna hidup yang baik. Akan tetapi, ketika terhimpit oleh kondisi sulit seperti hilangnya anggota keluarga akibat COVID-19, tidak semua orang bisa menemukan makna hidupnya secara tepat sehingga ia perlu dibantu secara profesional oleh seorang konselor agar mampu menemukan makna hidup yang berarti. Karenanya, tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan pendekatan konseling Viktor E. Frankl terkait makna hidup dan relevansinya di masa krisis saat ini (COVID-19). Menggunakan metode literature review pada berbagai sumber (artikel dan buku ilmiah) yang berkaitan dengan topik bahasan. Penelitian ini menemukan bahwa untuk membantu individu bermasalah (depresi, cemas, tidak berguna) akibat kehilangan makna hidup selama krisis COVID-19, seorang konselor dapat menggunakan konseling individu dengan pendekatan logoterapi Viktor E. Frankl dengan bantuan beberapa teknik seperti intensi paradoks, derefleksi, pertanyaan Socrates.

Page 2 of 2 | Total Record : 15