AGRISCIENCE
This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: Agribusiness, Agriculture Economics, Social Science, Rural Development, Rural Sociology, Risk Management, Agriculture Extension, Financial Management, Marketing Management, Human Resource Management, Corporate Governance, Strategic Management, Entrepreneurship
Articles
237 Documents
Strategi pengembangan potensi desa melalui Badan Usaha Milik Desa: Studi kasus Bumdes Sumber Agung Desa Alassumur, Kabupaten Bondowoso
Dewinta Rosidatul Holilah;
Teti Sugiarti
Agriscience Vol 3, No 3: Maret 2023
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/agriscience.v3i3.15708
BUMDes adalah Lembaga di desa yang berfungsi mengelola potensi sumberdaya desa sehingga dapat memberikan sumbangan terhadap peningkatan sumber pendapatan asli daerah. Wisata Indah Almour memiliki potensi yang cukup untuk dikembangkan menjadi penunjang kegiatan dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan budaya. Faktor lingkungan internal dan eksternal menarik peneliti untuk menganalisis strategi yang bisa dikemhangankan untuk penguatan dan pengembangan BUMDes Sumber Agung. Data dikumpulkan secara primer melalui survei dan observasi, serta secara sekunder melalui data pendukung seperti jurnal dan literasi penelitian, arsip BUMDes Sumber Agung. Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif kualitatif dan menggunakan matriks IFE EFE dan SWOT sebagai alat analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor objek wisata alam dan air serta harga tiket yang relatif terjangkau dapat menjadi kekuatan wisata Almour, sedangkan pemeliharaan, perawatan serta kurangnya variasi wahana menjadi kelemahannya. Hasil SWOT menunjukkan pengembangan wisata Almour (x, y) memiliki selisih antara kekuatan dan kelemahan sebesar 1,33 (x0), sedangkan selisih peluang dan ancaman sebesar 1,36 (y0). Posisi BUMDes wisata Almour berada pada kuadran I, maka strategi agresif perlu dilakukan. Strategi yang dapat dilakukan dalam mengembangkan Wisata Indah Almour yaitu penambahan fasilitas wisata dan digitalisasi pembelian tiket serta pemesanan tempat penginapan bagi pengunjung. Hal tersebut harus didukung dengan pemberian dana yang lebih untuk BUMDes.
Peran pemerintah terhadap pembangunan fasilitas pertanian di Kabupaten Bangkalan
Nurul Arifiyanti;
Ifan Rizky Kurniyanto;
Resti Prastika Destiarni
Agriscience Vol 3, No 3: Maret 2023
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/agriscience.v3i3.19397
Peran pemerintah pada pembangunan fasilitas utamanya di sektor pertanian di Kabupaten Bangkalan masih belum optimal. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Bangkalan masih berada dibawah rata-rata sebesar 63,79, sedangkan di dua kabupaten lainnya di Pulau Madura yakni Kabupaten Pamekasan 65,94 dan Kabupaten Sumenep sebesar 66,22. Penelitian ini bertujuan menganalisis permasalahan dan peran pemerintah terhadap pembangunan fasilitas pertanian di Kabupaten Bangkalan menggunakan metode Zielobjective Orientierte Project Planning (ZOPP). Peran pemerinah dalam pengembangan fasilitas pertanian di Kabupaten Bangkalan dapat ditingkatkan dengan meningkatkan perhatian pemerintah dalam terhadap pertanian melalui pengoptimalan bantuan pertanian dan peran penyuluhan pertanian sehingga hasil pertanian dan SDM petani dapat meningkat.
Posisi strategis Ukm Keripik Cinta di Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat, Sumatera Utara
Meylan Karina Silalahi;
Ihsannudin Ihsannudin
Agriscience Vol 3, No 3: Maret 2023
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/agriscience.v3i3.15622
UKM Keripik Cinta adalah sektor usaha yang bergerak dalam industri pengolahan singkong di Kabupaten Langkat. Kelemahan yang terjadi pada UKM dalam mengembangkan kemampuan usahanya meliputi: kurangnya permodalan, tidak adanya kemampuan administratif dan kemampuan kerja serta kegiatan promosi yang belum efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor internal dan eksternal pada Industri Keripik Cinta di Tanjung Pura dan mengetahui posisi strategis Industri Keripik Cinta di Tanjung Pura. Metode analisis yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan alat analisis berupa matriks IFEEFE serta matriks IE. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Key informan dalam penelitian ini adalah pemilik usaha, pakar produksi, pakar marketing dan akademisi yang mengetahui informasi perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan nilai tertimbang dari matriks IFE (Internal Factor Evaluation) sebesar 3,11 dan total nilai keseluruhan pada matriks EFE (External Factor Evaluation) sebesar 3,54. Dari kedua nilai tersebut dapat dikatakan posisi perusahaan berada pada area yang kekuatannya tinggi. Strategi yang dapat dilakukan adalah menurunkan biaya, meningkatkan kualitas produk, mendorong terciptanya produk baru, dan meningkatkan promosi.
Analisis nilai tambah dan strategi pengembangan industri rumah tangga tahu di Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep
Haridatul Hasanah;
Mokh. Rum
Agriscience Vol 3, No 3: Maret 2023
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/agriscience.v3i3.15744
Usaha pengolahan tahu merupakan salah satu usaha yang memilki potensi untuk dikembangkan sebagai penopang ekonomi rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai tambah tahu, mengetahui pendapatan usaha tahu, dan mengetahui strategi pengembangan industri rumah tangga (IRT) tahu. Lokasi penelitian dipilih dengan cara sengaja pada UD Barokah yang berlokasi di Desa Gangasem, Kecamatan Guluk-guluk, Kabupaten Sumenep, dengan mempertimbangkan UD Barokah merumakan industri rumah tangga tahu terbesar di Kecamatan Guluk-guluk. Alat Analisa yang digunakan meliputi Analisis nilai tambah, pendaptan, dan Analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan nilai tambah yang dihasilkan sebesar Rp10.8727,94 per proses produksi. Pendapatan yang diperoleh sebesar Rp.20.087.531 perbulan dengan R/C rasio sebesar 2,07. Strategi pengembangan usaha tahu yang tepat untuk dikembangkan adalah strategi S-O, yaitu dengan memanfaatkan kekuatan dan peluang yang dimiliki IRT tahu.
Strategi pengentasan kemiskinan berbasis kearifan lokal pada masyarakat Desa Keleyan
Ifan Rizky Kurniyanto;
Nurul Arifiyanti;
Resti Prastika Destiarni
Agriscience Vol 3, No 3: Maret 2023
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/agriscience.v3i3.19448
Desa Keleyan merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan yang memiliki tingkat kemiskinan yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kemiskinan dan cara pengentasanm melalui pendekatan kearifan lokal di Desa Keleyan, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer ini diperoleh dari observasi dan indept interview kepada informan kunci, data sekunder menggunakan jurnal dan situs internet yang mendukung topik yang telah dipilih terkait kemiskinan, pengentasan kemiskinan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor kemiskinan di Desa Keleyan, Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan terjadi akibat adanya kemiskinan natural, kultural dan struktural.
Kontribusi perempuan “Ngojur” terhadap ekonomi rumah tangga di Desa Banyusangka, Kabupaten Bangkalan
Mohamad Fajar Syahroni;
Novi Diana Badrut Tamami
Agriscience Vol 3, No 3: Maret 2023
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/agriscience.v3i3.15628
Desa Banyusangka merupakan salah satu wilayah produksi perikanan hasil tangkap terbesar di Kecamatan Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan. Selama tiga tahun terakhir jumlah kemiskinan di Kabupaten Bangkalan mengalami peningkatan hal ini disebabkan adanya adat istiadat ngojur di wilayah tersebut. Ngojur merupakan adat istiadat yang dijadikan sebuah profesi oleh perempuan pesisir dengan meminta-meminta hasil ikan kepada nelayan dan hasil ikan yang diperoleh dijual ke pasar untuk memperoleh pendapatan. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui seberapa besar kontribusi perempuan ngojur terhadap pendapatan keluarga dan mengetahui curahan waktu kerja perempuan ngojur pada kegiatan produktif, domestik, dan sosial. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan rumus matematis yang ditabulasikan secara sederhana. Hasil penelitian ini yaitu perempuan ngojur memiliki kontribusi terhadap pendapatan keluarga sebesar 34 persen. Rata-rata curahan waktu kerja pada kegiatan produktif sebesar 6 jam atau 25 persen, kegiatan domestik sebesar 5,54 jam atau 23 persen, dan kegiatan sosial sebesar 2,18 atau 9 persen.
Analisis efisiensi pemasaran ikan lele (clarias sp.) di Kecamatan Bangkalan Kabupaten Bangkalan
Melania Nur Asrifah;
Slamet Widodo
Agriscience Vol 3, No 3: Maret 2023
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/agriscience.v3i3.15780
Besarnya produktivitas dan konsumsi ikan lele belum memperlihatkan mekanisme pemasaran yang efisien, terutama apabila jika dilihat dari keuntungan yang diterima oleh pembudidaya. Keberhasilan pada pemasaran ikan lele ini menjadi fokus utama bagi pembudidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keuntungan lembaga pemasaran pada setiap saluran pemasaran. Permasalahan yang ditemui pada usaha budidaya ikan lele antara lain ialah produksi di pembudidaya meningkat setiap panennya tapi keuntungan yang diperoleh masih rendah. Metode penelitian digunakan untuk melihat efisiensi pemasaran menggunakan analisis margin pemasaran, nilai efisiensi serta farmer share.
Penggunaan input produksi dan tingkat efisiensi usahatani jagung di Desa Keleyan, Kabupaten Bangkalan
Sri Ratna Triyasari;
Moh. Wahyudi Priyanto;
Dian Eswin Wijayanti
Agriscience Vol 3, No 3: Maret 2023
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/agriscience.v3i3.19553
Jagung adalah salah satu sub sektor pangan yang mengandung karbohidrat sehingga tanaman jagung ini bisa dijadikan sebagai bahan makanan pokok substitusi beras. Kabupaten Bangkalan pada tahun 2017 tercatat memiliki luas panen sebesar 60.624,6 ha. Namun, produksi dan produktivitasnya mengalami penurunan. Desa Keleyan adalah salah satu desa yang menjadi daerah yang memproduksi jagung paling banyak di Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis terhadap penggunaan faktor produksi serta mengetahui tingkat efisiensi usahatani jagung di Desa Keleyan Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan. Metode analisis menggunakan analisis stochastic frontier dengan pendekatan metode estimasi kemungkinan maksimum. Penelitian ini menggunakan sampel 30 responden dan diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil dari analisis data menunjukkan bahwa ada beberapa faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap produksi jagung di Desa Keleyan adalah luas lahan, benih, dan pupuk urea. Pada hasil analisis lain diperoleh hasil bahwa tingkat efisiensi teknis produksi jagung di Desa Keleyan Kecamatan Socah sebesar 77% sudah efisien.
Struktur, perilaku, dan kinerja industri rumah tangga ternak sapi sonok di Desa Waru Barat, Kabupaten Pamekasan
Widya Nova Lestari;
Mardiyah Hayati;
Amanatuz Zuhriyah
Agriscience Vol 3, No 3: Maret 2023
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/agriscience.v3i3.15652
Peternakan merupakan bagian dari sektor pertanian yang berkontribusi dalam pengembangan ekonomi negara. Salah satu wilayah Jawa Timur yang berkontribusi di bidang peternakan adalah Pulau Madura. Kabupaten Pamekasan merupakan penghasil sapi Madura, khususnya sapi sonok yang mencapai 74.815 ekor pada tahun 2017. Pemeliharaan sapi sonok dilakukan berdasarkan kesenangan yang dilihat dari kecantikan, meski memiliki nilai jual tinggi namun kegiatan pemasaran sapi sonok jarang dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis struktur, perilaku dan kinerja pasar industri rumah tangga ternak sapi sonok di Desa Waru Barat, Kabupaten Pamekasan. Populasi pada penelitian ini sebanyak 28 responden. Teknis analisis menggunakan pendekatan struktur, perilaku dan kinerja (SCP). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: Struktur pasar industri rumah tangga ternak sapi sonok mengarah pada pasar persaingan tidak sempurna yaitu pasar oligopsoni dan monopsoni, perilaku pasar industri rumah tangga ternak sapi sonok dalam penentuan harga dilakukan peternak dan hanya terdapat dua saluran pemasaran yang terbentuk, dan kinerja pasar industri rumah tangga ternak sapi sonok masih tergolong rendah dengan nilai rata-rata keuntungan yang diperoleh 50%.
Strategi pengembangan usaha pembesaran udang vaname pada PT. Ebrar Cahaya Utama
Dzurrotus Sa'adah;
Fuad Hasan
Agriscience Vol 3, No 3: Maret 2023
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/agriscience.v3i3.15784
Udang vaname termasuk salah satu jenis udang yang diunggulkan di Indonesia. Salah satu pelaku usaha budidaya udang vaname di Bangkalan adalah PT. Ebrar Cahaya Utama. Permasalahan yang dihadapi diantaranya hasil panen udang yang fluktuatif, harga jual udang yang fluktuatif, serta harga pakan udang yang cenderung naik. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi faktor internal dan eksternal pada PT. Ebrar Cahaya Utama, (2) merumuskan alternatif strategi pengembangan berdasarkan analisis SWOT, (3) menentukan prioritas strategi berdasarkan analisis QSPM. Metode yang digunakan yaitu analisis SWOT dan analisis QSPM. Hasil analisis matrik IFAS menunjukkan nilai skor tertinggi untuk kekuatan terletak pada lokasi usaha yang strategis. Kelemahan terbesar terletak pada kurangnya kemampuan dalam mengatasi penyakit udang. Hasil analisis matrik EFAS menunjukkan peluang terbesar terletak pada faktor ketersediaan input dan ancaman terbesar terletak pada harga pakan udang. Berdasarkan diagram SWOT posisi perusahaan berada pada kuadran II yang terletak pada strategi S-T (Kekuatan – Ancaman). Berdasarkan nilai Sum Total Attractiveness Score (STAS), urutan alternatif strategi prioritas yang dapat diterapkan yaitu dengan membangun laboratorium, memanfaatkan teknologi informasi untuk memprediksi cuaca, serta mempertahankan relasi dengan pemasok pakan.