cover
Contact Name
Teti Sugiarti
Contact Email
agriscience@trunojoyo.ac.id
Phone
+6285232044703
Journal Mail Official
agriscience@trunojoyo.ac.id
Editorial Address
Department of Agribusiness, Faculty of Agriculture Trunojoyo University, Indonesia Jl. Raya Telang 02 Kamal Bangkalan
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
AGRISCIENCE
ISSN : -     EISSN : 27457427     DOI : https://doi.org/10.21107/agriscience
This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: Agribusiness, Agriculture Economics, Social Science, Rural Development, Rural Sociology, Risk Management, Agriculture Extension, Financial Management, Marketing Management, Human Resource Management, Corporate Governance, Strategic Management, Entrepreneurship
Articles 237 Documents
Analisis Structure Conduct Performance pada pasar tepung tapioka: Studi kasus IKM pengolahan tepung tapioka di Kabupaten Pati Indi Farikhah; Slamet Subari
Agriscience Vol 3, No 3: Maret 2023
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v3i3.15594

Abstract

Kabupaten Pati merupakan sentra penghasil ubi kayu dan produk turunannya yaitu tepung tapioka. Masalah yang dihadapi produsen yaitu ketatnya persaingan pasar dan posisi tawar produsen lemah. Penelitian bertujuan menganalisis stuktur, perilaku, dan kinerja industri kecil menengah (IKM) pengolahan tepung tapioka di Desa Waturoyo Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati. Sampel berjumlah 15 responden yang diambil menggunakan sensus kepada produsen dan pedagang pengumpul. Metode analisis data secara deskriptif kuantitatif menggunakan pendekatan S-C-P. Struktur pasar dianalisis dengan perhitungan pangsa pasar, Concentration ratio for biggest four (CR4), Indeks Hirschman Herfindahl (IHH) dan minimum efficiency scale (MES). Perilaku pasar dianalisis deskriptif dengan menjelaskan mekanisme penentuan harga dan sistem pembayaran serta saluran, lembaga dan fungsi pemasaran tepung tapioka. Kinerja pasar dianalisis melalui perhitungan marjin pemasaran dan farmer’s share. Hasil penelitian menunjukkan struktur pasar tepung tapioka di Desa Waturoyo merupakan pasar oligopoli longgar,dimana penentuan harga berdasarkan biaya produksi dan pihak eksternal yaitu pasar tepung tapioka nasional. Kinerja pasar dikatakan efisien pada saluran pertama, karena hanya terdapat dua lembaga pemasaran yang terlibat dengan Share yang diterima produsen 50 persen. Posisi tawar, diperkuat dengan melakukan tindakan efisiensi diantaranya peningkatan kapasitas produksi dan penggunaan teknologi, meningkatkan efektivitas manajemen. Sedangkan untuk menghadapi persaingan pasar produsen disarankan menggunakan strategi differensiasi produk. 
Pemetaan potensi komoditas hortikultura unggulan di Kota Batu Sika Putri; Mubarokah Mubarokah; Eko Priyanto
Agriscience Vol 3, No 3: Maret 2023
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v3i3.16896

Abstract

Hortikulturan merupakan subsesktor pertanian yang paling banyak ditekuni oleh petani, hal ini dapat dilihat dari jumlah penggunaan lahan tanam untuk hortikultura lebih dominan dibandingkan dengan subsektor pertanian yang lain, menurut dinas pertanian dan ketahanan pangan sektor hortikultura memiliki cakupan wilayah tanam seluas 6449,758 Ha dengan jumlah komoditas hortikultura yang diusahakan sebanyak 71 komoditas, kota batu merupakan Wilayah di jawa timur yang mengandalkan sektor pertanian dalam pembagunan ekonominya, namun kota batu belum memiliki gambaran yang jelas terhadap spesifikasi komoditas unggulan khususnya sub sektor hortikultura. Alat analisis yang dapat digunakan untuk menentukan komoditas basis dan non basis yaitu analisis Location Quotient (LQ) sedangkan alat yang digunakan untuk mengklasifikasikan pertumbuhan setiap komoditas dapat menggunakan Shift Share Analysis (SSA), kemudian hasil kedua analisis tersebut digabungkan dengan peta geografi Kota Batu menggunakan teknik Overlay sehingga menghasilkan peta komoditas unggulan Kota Batu. Dengan fokus penelitian pada setiap Kecamatan yang ada di Kota Batu, hal ini dikarenakan Kecamatan merupakan bagian integral dari Kota.
Faktor - faktor yang mempengaruhi pendapatan usaha ternak sapi madura di kawasan konservasi Pulau Sapudi Rahmat Nugraha; Isdiana Suprapti
Agriscience Vol 3, No 3: Maret 2023
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v3i3.15695

Abstract

Salah satu ulau di Madura yaitu Pulau Sapudi  yang terdapat di Kabupaten Sumenep mempunyai potensi besar dalam pembudidayaan sapi lokal madura, yang tentunya menjadi program pemerintah setempat sebagai sentra pemurnian. Penelitian ini bertujun untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usaha ternak sapi Madura dikawasan konservasi pulau Sapudi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan regresi linear berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan umur peternak (X1), pengalaman usaha (X4), serta Pengawasan Dinas Peternakan (D2) mempunyai pengaruh signifikan terhadap pendapatan peternak sapi Madura dikawasan konservasi pulau Sapudi. Sedangkan jumlah ternak (X2), tingkat pendidikan (X3), jumlah konsumsi pakan (X5), bantuan pemerintah (D1) tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap pendapatan peternak sapi Madura dikawasan konservasi pulau Sapudi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun peternak berada dikawasan konservasi pemurnian rumpun genetik sapi Madura, pendapatan peternak sangat minim. Diharapkan peran pemerintah yang sangat nyata dalam memberikan program kepada peternak, seperti subsidi bahan pakan, pembentukan kelompok peternak, dan pengawasan kebutuhan peternak dapat termonitor langsung oleh pemerintah atau dinas peternakan. 
Preferensi Konsumen terhadap Sayuran Hidroponik di Kabupaten Sumenep Saiful Ghazi; Andrie Kisroh Sunyigono
Agriscience Vol 4, No 1: Juli 2023
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v4i1.15633

Abstract

Perkembangan sayuran hidroponik di kabupaten Sumenep mulai terlihat pada tahun 2019. Perkembangan ini diikuti dengan jumlah permintaan yang semakin meningkat yang menimbulkan tingkah perilaku mengenai selera konsumen dalam mengonsumsi sayuran hidroponik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi konsumen terhadap sayuran hidroponik yang ada di kabupaten Sumenep. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis konjoin. Sampel yang digunakan berjumlah 100 responden dengan menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menyatakan, konsumen lebih menyukai sayuran hidroponik yang memiliki tingkat kesegaran layu setelah 3 hari, rasa yang berbeda dengan sayuran konvensional, bentuk fisik yang tidak berlubang, harga di bawah Rp 5.000, serta sayuran yang mempunyai kemasan. Kemudian atribut yang paling dipertimbangkan oleh konsumen dalam melakukan pembelian sayuran hidroponik secara berturut-turut yaitu kesegaran, rasa, harga, bentuk fisik, dan kemasan.
Persepsi dan Partisipasi Masyarakat terhadap Ekowisata Mangrove di Desa Labuhan, Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan Rezqy Noveanandry Restuadi; Novi Diana Badrut Tamami
Agriscience Vol 4, No 1: Juli 2023
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v4i1.15730

Abstract

Ekowisata merupakan konsep pengembangan pariwisata berkelanjutan yang bertujuan untuk mendukung upaya-upaya pelestarian lingkungan serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan, dan memberi peluang bagi generasi muda sekarang dan yang akan datang untuk memanfaatkan dan mengembangkannya. Selain pemerintah, keterlibatan dan peran masyarakat dalam pengembangan Ekowisata Mangrove Labuhan dinilai sangat penting. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui persepsi masyarakat Desa Labuhan terhadap ekowisata mangrove, dan (2) mengetahui partisipasi masyarakat Desa Labuhan dalam ekowisata mangrove. Penelitian berlokasi di Ekowisata Mangrove Desa Labuhan, Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan dengan jumlah sampel 60 ditentukan dengan metode Sugiyono. Metode deskriptif kuantitatif dengan skala likert digunakan untuk menjawab tujuan penelitian pertama dan kedua. Berdasarkan hasil penelitian persepsi masyarakat terhadap ekowisata mangrove tergolong baik dan untuk partisipasi masyarakat desa terhadap ekowisata mangrove tergolong sedang. Maka dari itu (1) sebaiknya pihak pengelola dan pemerintah lebih terbuka agar masyarakat memberikan kritik dan saran terhadap kemajuan ekowisata mangrove (2) meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap ekowisata mangrove dengan cara pemberdayaan masyarakat Desa Labuhan dalam kegiatan pengelolaan dan pengembangan serta melibatkan karang taruna setempat untuk membantu mempromosikan Ekowisata Mangrove Desa Labuhan melalui sosial media.
Strategi Pengembangan BUMDes Pemuda Berkarya Sana Daja melalui Pemetaan Potensi Desa Maulina Fatih Aulia Zafi; Sri Ratna Triyasari
Agriscience Vol 4, No 1: Juli 2023
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v4i1.19703

Abstract

Pemerintah Indonesia menjadikan desa sebagai subjek pembangunan ekonomi melalui pemberdayaan masyarakat desa dengan strategi pembentukan BUMDes. Desa Sana Daja adalah salah satu desa yang telah memiliki BUMDes namun belum berkembang hingga saat ini. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi potensi Desa Sana Daja, mengkaji faktor kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman terhadap BUMDes dan merumuskan alternatif strategi pengembangan BUMDes. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode ABCD dan Analisis SWOT. Berdasarkan pemetaan potensi desa, ditemukan empat potensi dan dua kelemahan pada potensi sumber daya manusia, serta lima potensi dan satu kelemahan pada potensi sumber daya alam. Selanjutnya pada Diagram SWOT, BUMDes Pemuda Berkarya Sana Daja berada pada kuadran III dengan kondisi yang mendukung strategi WO. Strategi yang dapat diambil BUMDes Pemuda Berkarya Sana Daja yaitu meningkatkan pengelolaan potensi unggulan menjadi produk utama, meningkatkan sarana prasarana dan fasilitas yang berkualitas, mengadakan kegiatan pendampingan tenaga ahli atau pelatihan bagi pengurus/pengelola BUMDes, memanfaatkan potensi desa untuk membentuk unit usaha. Rekomendasi yang diberikan yaitu BUMDes Pemuda Berkarya Sana Daja dapat meningkatkan kualitas SDM dan melakukan inovasi untuk dapat berkembang dengan melibatkan partisipasi masyarakat.
Partisipasi Petani dalam Penerapan Sistem Jajar Legowo di Kelompok Tani Tani Makmur II Desa Gili Anyar Kecamatan Kamal Kabupaten Bangkalan Bella Oktaviany Erianti; Ihsannudin Ihsannudin
Agriscience Vol 4, No 1: Juli 2023
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v4i1.15707

Abstract

Inovasi sistem tanam jajar legowo dikembangkan untuk meningkatkan hasil produksi padi. Faktor penentu keberhasilan inovasi jajar legowo adalah partisipasi petani. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui tingkat partisipasi petani dalam penerapan jajar legowo (2) mengetahui faktor yang berhubungan dengan tingkat partisipasi petani dalam penerapan sistem jajar legowo. Penelitian ini dilakukan di Kelompok Tani “Tani Makmur II” Dusun Parseh Desa Gili Anyar Kecamatan Kamal Kabupaten Bangkalan dengan responden sebanyak 50 orang menggunakan metode sensus. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif. Untuk melihat tingkatan partisipasi menggunakan Ms.Excel dan faktor yang berhubungan dengan tingkat partisipasi menggunakan analisis Chi-Square. Tingkat partisipasi petani dilihat menggunakan konsep Delapan Tangga Partisipasi oleh Arnstein. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat partisipasi petani terletak pada tangga partisipasi level keempat yaitu Consultation dimana petani memiliki pengetahuan dan manfaat dari jajar legowo serta hadir dalam kegiatan secara sukarela. Faktor sosial ekonomi yang terdiri dari umur, tingkat pendidikan, pendapatan per bulan, jumlah tanggungan keluarga dan luas lahan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan terhadap tingkat partisipasi namun faktor lain yang dapat mempengaruhi tingkat partisipasi petani adalah penyuluhan.
Analisis Efisiensi Pemasaran Sapi Madura di Desa Waru Barat Kecamatan Waru Kabupaten Pamekasan Rizkiana Safitri; Aminah Happy Moninthofa Ariyani; Resti Prastika Destiarni
Agriscience Vol 4, No 1: Juli 2023
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v4i1.15774

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis saluran pemasaran dan efisiensi pemasaran Sapi Madura yang ada di Desa Waru Barat Kecamatan Waru Kabupaten Pamekasan. Metode penelitian menggunakan metode snowball sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data primer dan data sekunder. Jumlah sampel sebanyak 30 responden. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk mengetahui saluran pemasaran serta margin pemasaran dan farmer’s share digunakan untuk mengetahui efisiensi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saluran pemasaran Sapi Madura yang ada di Desa Waru Barat Kecamatan Waru Kabupaten Pamekasan terdiri dari 2 saluran, yaitu: saluran 1 (peternak – pedagang pengecer – konsumen), saluran 2 (peternak – pedagang pengumpul – pedagang pengecer – konsumen). Nilai margin pemasaran pada tiap lembaga yaitu Rp.3.190.000 – Rp.3.440.000, dengan nilai efisiensi 4,78 – 5,81 persen pada setiap saluran pemasaran dan dikatakan efisien.
Strategi Pengembangan Komoditas Unggulan Sektor Pertanian di Kecamatan Tanjungbumi, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur Moh Faes; Amanatuz Zuhriyah
Agriscience Vol 4, No 1: Juli 2023
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v4i1.15617

Abstract

Kecamatan Tanjung Bumi meruapakan salah satu Kecamatan di Kabupaten Bangkalan yang memiliki sektor pertanian tertinggi. Namun, sektor pertanian tersebut belum dioptimalkan secara baik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji komoditas unggulan serta strategi pengembangan komoditas unggulan di Kecamatan Tanjung Bumi. Metode yang digunakan adalah Analisis LQ (Location Quotient) dalam penentuan komoditas unggulan dan analisis SWOT (Strenghs, Opportunitis, Weakness, Theat) dalam penentuan strategi pengembangan komoditas. Hasil kajian menunjukkan komoditas unggulan dengan nilai LQ paling tinggi di Kecamatan Tanjungbumi adalah komoditas tomat. Strategi pengembangan komoditas tersebut dapat dilakukan dengan 1) Memanfaatkan lokasi yang strategis dan kepemilikan lahan yang digukung oleh isfrastruktur transportasi yang ada guna meningkatkan permintaan pasar. 2) Memanfaatkan penyuluh guna meningkatkan kondisi wilayah yang potensial untuk pengembangan komoditas tomat. 3) Meningkatkan jumlah produksi dengan memanfaatkan pupuk kandang dan sarana produksi usaha tani yang tersedia.  
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Usaha Peternakan Sapi Potong di Kecamatan Waru Kabupaten Pamekasan Yuniarti Maulidiah; Andrie Kisroh Sunyigono
Agriscience Vol 4, No 1: Juli 2023
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v4i1.15616

Abstract

Daging sapi merupakan sumber protein hewani yang banyak dikonsumsi penduduk Indonesia. Jawa Timur adalah salah satu pusat perkumpulan sapi potong di Indonesia yang jumlah populasi sapinya sebesar 4.705.067 ekor. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pendapatan pada usaha sapi potong yaitu biaya tenaga kerja, biaya pakan dan biaya vitamin dan obat. Tujuan penulisan riset ini guna menganalisis aspek-aspek yang dapat berpengaruh terhadap  pendapatan usaha peternakan sapi potong. Metode yang digunakan dalam riset ini yaitu regresi linier berganda dengan jumlah responden sebanyak 40 peternak. Hasil riset menunjukkan variabel biaya pakan serta biaya vitamin dan obat memiliki pengaruh terhadap penjualan sapi potong, artinya jika peternak menambah pakan serta vitamin dan obat maka pendapatan akan juga meningkat. Sehingga peternak sapi potong diharapkan lebih mampu memanfaatkan faktor-faktor produksi yang dimiliki secara proporsional.