cover
Contact Name
Kordinat
Contact Email
kordinat@uinjkt.ac.id
Phone
+6281311258250
Journal Mail Official
kordinat@uinjkt.ac.id
Editorial Address
Building Kopertais Region I DKI Jakarta. State Islamic University Syarif Hidayatullah Jakarta. Building Kopertais I 5th Floor, Jl, Ir. H. Juanda No.95 Ciputat, Jakarta, Indonesia 15412 Phone: 021 740 1925 Ext.1503 Fax: 021 740 1925 Email: kordinat@uinjkt.ac.id Website Jurnal: http://journal.uinjkt.ac.id/index.php/kordinat Website Kopertais: http://kopertais1.or.id
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Kordinat : Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam
ISSN : 14116154     EISSN : 26548038     DOI : 10.15408/kordinat.v19i1
Kordinat | Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam is a Peer Reviewed, Open Access International Journal. Notably, it is a Referred, Highly Indexed, Monthly, Online International Journal with High Impact. Kordinat: Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam is published as a Monthly Journal with 2 issues per year. We also assist International and National Conference to publish their conference papers. Kordinat: Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam covers all disciplines including Islamic Studes. Kordinat: Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam always strives to be a platform for Academicians, new Researchers, Authors, Engineers and Technocrats and Engineering Scholars. Since inception, Kordinat: Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam is continuously publishing original and best quality research articles.
Articles 418 Documents
Pengarustamaan Deradikalisasi Pemahaman Agama Bagi Mahasiswa Profesi Keguruan: Ikhtiar Kaderisasi Guru Tanpa Radikalisme Susanto Susanto
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 18, No 2 (2019): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kordinat.v18i2.11500

Abstract

Dewasa ini kerentanan radikalisme agama di kalangan mahasiswa profesi keguruan menjadi masalah serius. Sejumlah kasus yang terungkap tampaknya rekrutmen kelompok radikal menjadikan mahasiswa sebagai target. Konsekuensinya, pengarusutamaan deradikalisasi pemahaman agama bagi di kalangan mahasiswa profesi keguruan merupakan niscaya dan kebutuhan mendesak. Pengarusutamaan deradikalisasi pemahaman agama dapat memperkokoh keberagamaam mahasiswa sekaligus mampu menjadi self deradicalization agar tidak menimbulkan korban di kalangan mahasiswa. Perspektif Fifth Discipline meliputi; (1), berpikir sistem, (2), belajar tuntas, (3), model mental, (4), visi bersama serta (5), belajar beregu dapat menjadi pijakan untuk mewarnai kerangka berfikir dalam memahami ajaran agama.
KONSEPTUALISASI EKONOMI ISLAM: SUATU PARADIGMA NORMATIF-DIKOTOMIS Maman Rahman Hakim
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 15, No 2 (2016): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kordinat.v15i2.6329

Abstract

Konseptualisasi Ekonomi Islam: Suatu Paradigma Normatif-Dikotomis. Secara perlahan tapi pasti. Sistem ekonomi islam merupakan bangun konstruk sistem bisnis dan keuangan yang urutannya tersistem dengan baik,ringkas dan mudah dicerna serta memperkaya pemahaman yang aplikatif. Lahirnya konsep merupakan pengetahuan milik umum dimana lahir teori ilmiah yang ditemukan secara individu, yang perlu dikaji, diulangi dan dimanfaatkan secara komunal. Suatu paradigma lahir dari sarana suatu komunikasi ilmiah dengan baik yang memungkinkan komunikasi ekplisit antar sesama secara intesif. Sehingga diperlukan kajian secara empirisme, intusime dan rasionalisme.
Hubungan MPLS Dalam Mengurangi Kasus Bullying di Sekolah Wilayah Jakarta Timur Provinsi DKI Jakarta Kunaenih Kunaenih; Nadiah Nadiah
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 19, No 1 (2020): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kordinat.v19i1.17264

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui cara mengurangi Bullying melalui MPLS di Sekolah, dan mendapatkan model pelaksanaan program MPLS yang tepat sasaran dan tepat guna. Judul penelitian ini adalah hubungan MPLS dalam mengurangi kasus Bullying di sekolah wilayah Jakarta Timur Provinsi DKI Jakarta. Permasalahan dalam penelitian ini adalah : 1) Seberapa besar pengaruh MPLS terhadap mengurangi terjadinya Bullying  di sekolah wilayah Jakarta Timur Provinsi DKI Jakarta ?, 2) Bagaimana mengurangi Bullying  melalui program MPLS untuk sekolah di wilayah Jakarta Timur Provinsi DKI Jakarta? Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian korelasi atau korelasional. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan maka kesimpulan yang dapat diambil adalah : 1) Dari 10 (Sepuluh) sekolah yang menjadi sampel dalam penelitian ini dapat disampaikan bahwa terdapat pengaruh antara MPLS terhadap Bullying di sekolah, pengaruhnya sebesar 43 %. Pengaruh ini dikategorikan cukup berpengaruh. 2) Cara mengurangi Bullying disekolah melalui program MPLS untuk sekolah wilayah Jakarta Timur Provinsi DKI Jakarta adalah dengan mengurangi keterlibatan peserta didik senior dalam pelaksanaan MPLS di sekolah. Karena keterlibatan peserta didik senior dalam pelaksanaan MPLS rentan terjadinya kekerasan baik itu Verbal ataupun Non Verbal
Hukum Keluarga Di Tunisia Dan Indonesia Komarudin Komarudin
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 18, No 1 (2019): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kordinat.v18i1.11481

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mencari tau perbandingan hukum keluarga di Tunisia dan di Indonesia. Sedikitnya, terdapat dua puluh dua negara muslim di dunia yang sudah memiliki hukum keluarga Islam tertulis/codifed law. Ini adalah bukti bahwa kehidupan keluarga mendapat perhatian penting oleh sejumlah negara.Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan yang memfokuskan objek kajian pada buku-buku dan literarur yang ada. Metode yang digunakan dalam membahas data-data ini adalah metode deskriptif analisis, yaitu memberikan gambaran hukum keluarga di Tunisia dan Hukum Keluarga Di Tunisia Dan Indonesia kalau mengomparasikan, dan menyintesiskannya.Penelitian ini menyimpulkan bahwa dalama hukum keluarga Tunisia ditetapkan usia perkawinan adalah 20 tahun, pelarangan poligami, dan perceraian yang dilakukan secara sepihak tidak mengakibatkan jatuh talak. Sedangakan dalam hukum kuluarga di Indonesia diketahui bahwa seluruh kompilasi hukum Islam diadopsi dari ajaran-ajaran Isalm yang sebelumnya sudah dikaji ulama-ulama salaf dengan pengecualian kompilasi hukum Islam tidak memuat unsur kafaah.
ISLAM DAN PERGERAKAN CIVIL SOCIETY KEBUDAYAAN TRANSNASIONAL HIZMET DI INDONESIA Ozi Setiadi
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 16, No 1 (2017): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kordinat.v16i1.6458

Abstract

Islam dan Pergerakan Civil Society Kebudayaan Transnasional Hizmet di Indonesia. Gerakan Hizmet di Indonesia sebagai suatu masyarakat madani Muslim. Pertama, gerakan Hizmet di Indonesia sebagai gerakan masyarakat sipil transnasional yang mengusung tema Islam muncul dan berkembang di Indonesia dengan menggunakan pendekatan budaya sebagai agenda kolektif mereka. Kedua, adalah ideologi gerakan Hizmet (jasa), yang mengadopsi ideologi nilai-nilai Islam yang mempromosikan ketidaktahuan, kemiskinan, dan konflik sebagai musuh bersama yang harus diperjuangkan. Ketiga, ketidaktahuan, kemiskinan, dan konflik menjadi referensi terpisah dari gerakan Hizmet dalam melakukan pelayanan untuk gerakan kemanusiaan. Adanya gerakan yang berkembang ini dan bisa dilihat dari adanya pendistribusian lembaga kemanusiaan di kota-kota besar di Indonesia. Ini menjadi upaya gerakan Hizmet dalam membangun masyarakat sipil dalam budaya Indonesia, dan untuk membuktikan bahwa Islam sejalan dengan masyarakat sipil.
The Impact Of Industry In Islamic Economy Risen Anugrah; Femei Purnamasari; Nur Syamsiyah
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 18, No 2 (2019): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kordinat.v18i2.11485

Abstract

Industrial Zone pusat kegiatan industri dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang dikembangkan dan dikelola oleh kawasan industri perusahaan. Adanya perkembangan industri di berbagai sektor akan mendorong aktifitas ekonomi. Dampak ekonomi dibawa oleh lokasi industri yang terungkap di suatu tempat antara lain berupa peningkatan produksi, pendapatan dan pengurangan pengangguran. Efek langsung dari dampak ini umumnya dirasakan oleh orang-orang di situs industri dan kemudian meluas ke daerah dan mungkin bahkan ke tingkat nasional. Masalah penelitian ini adalah bagaimana kawasan industri telah berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat, bagaimana keadaan ekonomi Islam pada dampak industri di perokonomiankawsan aktivitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menjelaskan dampak daerah industri aktivitas umum ekonomi dan bagaimana outlook ekonomi Islam pada dampak dari kawasan industri kegiatan ekonomi. Studi diklasifikasikan ke dalam penelitian lapangan (bidang penelitian) ini, data primer yang Diperoleh dari wawancara dan observasi, sementara data sekunder dari dokumentasi. Cara pengambilan contoh yang menggunakan formula slovin. Dalam studi ini, peneliti menggunakan metode kualitatif, analisis secara kualitatif digunakan untuk menganalisis dampak dari kawasan industri dari kegiatan ekonomi masyarakat, dengan 97 responden dari populasi 3,259 orang di desa Lematang. Berdasarkan hasil penelitian mereka kawasan industri berdampak positif terhadap kegiatan ekonomi masyarakat, yaitu penciptaan pekerjaan, pengurangan pengangguran, peningkatan pendapatan dan pengeluaran publik, dan peningkatan produksi masyarakat, sementara di lain-lain ada dampak negatif dari pencemaran lingkungan dan mengurangi lahan pertanian. Kegiatan ekonomi di masyarakat telah menerapkan ekonomi benar Islam dengan menerapkan prinsip-prinsip keadilan, kebersihan, kesederhanaan, kemurahan hati dan moralitas dan masyarakat untuk melaksanakan kewajiban untuk membayar zakat. dan peningkatan produksi masyarakat, sementara di lain ada dampak negatif dari pencemaran lingkungan dan mengurangi lahan pertanian. Kegiatan ekonomi di masyarakat telah menerapkan ekonomi benar Islam dengan menerapkan prinsip-prinsip keadilan, kebersihan, kesederhanaan, kemurahan hati dan moralitas dan masyarakat untuk melaksanakan kewajiban untuk membayar zakat.
URGENSI KETELADANAN DALAM KELUARGA (Sebuah Refleksi Dakwah Rasulullah pada Keluarganya) Akhirudin Akhirudin
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 16, No 2 (2017): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kordinat.v16i2.6446

Abstract

Urgensi Keteladanan dalam Keluarga. Pendidikan Islam dalam keluarga merupakan proses pembentukan kepribadian Islam pada anak. Diperlukan peran dan tanggung jawab orang tua sebagai pendidik utama dalam mendidik anak dengan baik. Selain itu, adanya keteladanan pendidik merupakan salah satu cara berpengaruh dalam pada diri anak. Orang tua adalah sebagai pendidik pertama generasi, namun belum dirasakan sepenuhnya bagi mayoritas keluarga Muslim saat ini. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengoptimalkan kembali peran orang tua dalam keluarga agar tidak terjadi krisis keteladanan. Tulisan ini mengupas tentang Keteladanan dalam Keluarga yang telah dicontohkan Rasulullah SAWpada saat dakwah menyeruh kaum kerabat. Pada akhirnya keteladanan dalam pendidikan adalah metode cara yang efektif dalam mempersiapkan anak dari segi Akhlak, mental dan sosial. Keteladanan yang diajarkan meliputi aspek ibadah, syariat dan akhlak. Hal ini telah dicontohkan Nabi Muhammad SAW dalam mendidik. Pertama, pendidik menunjukkan kejujuran. Kedua, pendidik harus menunjukkan keadilan kepada anak sebagai teladan yang baik. Ketiga, pendidik harus menunjukkan kasih sayang kepada anak. Keempat, pendidik memiliki sikap lemah lembut dan berpegang pada manhaj Islam dalam beretika sehari-hari. Orang tua sebagai pendidik pertama harus memberikan keteladanan dengan mengajarkan sekaligus mengamalkan ajaran Rasulullah SAWdan kesalihan para sahabat sebagai peletak keteladanan terbaik sepanjang masa.
Ketahanan Nasional Dalam Perspektif Al-qur’an Abdul Ghani
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 19, No 2 (2020): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kordinat.v19i2.18983

Abstract

The conclusion of this dissertation is that the concept of national resilience in the Qur'an supports the National Resilience concept of national resilience, which consists of 8 (eight) gatra, namely: geography, demographics, ideology, politics, economics, social culture, and natural resources. Besides that, through searching the words al-difa '(defense), al-amn (security), al-hifz (maintenance) and al-salam (safety in the Qur'an, this dissertation reveals 9 (nine) other gatras that support the national resilience, namely: conducive community environmental resilience, the community's physical and mental health, the quality of education, law enforcement, deliberative culture, technology, national character, leadership and faith of citizens.This disertation has different studies with Syarifuddin (2018): "Soldiers in the Qur'anic Perspective", which discusses the function of the army as guardians of national resistance in the perspective of the Koran. Thus with Muhammad Yahdi (2019): "Military in the perspective of the Koran", which discusses the mental development of the army with an approach used by Rasulullah Saw in mentoring the army as a guardian of national defense. This dissertation has the same opinion with Chasib (2015), Valentinus CP. (2014) Lotaria L atif (2017) which discusses global national resilience. This dissertation has a difference with Fitriyani from Gadjah Mada University in Yogyakarta (2015) entitled "Care for the Environment in the framework of national resilience", Study on the youth association of Environmental care in the Semarang area.This dissertation uses a qualitative method, whereas in interpretation, the writer uses the maudu'i interpretation method by extracting verses of the Koran as an argument to answer various reasons related to the title namely: "National resilience in the perspective of the Koran".
Pengaruh Negatif di Era Teknologi Informasi dan Komunikasi Pada Remaja (Perspektif Pendidikan Islam) Lita Kurnia; Ahmad Edwar
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 20, No 2 (2021): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kordinat.v20i2.22183

Abstract

The development of information and communication technology can no longer be avoided. Because with the information and communication technology, a person's life will feel easier. One can send messages easily, send and search for information quickly and easily. But behind these conveniences, it is necessary to pay attention to what are the negative impacts of information and communication technology on teenagers, especially teenagers today. In this era of information and communication technology, every effort and activity as well as deliberate action to achieve a goal must have the right foundation for a good and strong footing. Islamic religious education as an effort to shape human beings, must have a basis on which all activities and all formulation of the goals of Islamic education are linked. Islamic religious education in overcoming the negative influence of the era of information and communication technology on adolescents is the main educators for parents or the community who provide Islamic religious knowledge to adolescents so that they can fortify themselves in behaving, thinking, and acting in accordance with the provisions laid down. ordained by Allah SWT. for the safety of his life. According to the research title, this research is qualitative. Qualitative research is research that uses a natural setting in order to interpret phenomena that occur and is carried out with the intention of interpreting existing phenomena and is carried out by involving various existing methods, while the methods that are usually used are interviews, observation, and use of documents.
Peningkatan Komitmen Guru Terhadap Profesi Melalui Pengembangan Budaya Organisasi Dan Kepuasan Kerja Isep Djuanda
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 20, No 1 (2021): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kordinat.v20i1.20652

Abstract

Generally, the aim of this research is to analyze how teachers’ commitment to the profession in Madrasah Tsanawiyah Negeri Jakarta Selatan can be improved through organizational culture and work satisfaction. Hence, this research specifically aims to find out, comprehend, and analyze empirically upon 1) the relation between organizational culture and teachers’ commitment to the profession, 2) the relation between work satisfaction and teachers’ commitment to the profession, and 3) the relation between organizational culture and work satisfaction with teachers’ commitment to the profession.This research is conducted as a quantitative study. The population of this research is the teachers of Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Jakarta Selatan as many as 315 in which 177 of them are taken as the samples. The number of the sample was determined by using proporsional random sampling technique with the Slovin formula at a 5% margin of error.The results of the research show: 1) there is a significant positive relationship between Organizational Culture and Teachers’ Commitment to the Profession, which is indicated by correlation coefficient value ry1 = 0,611 and determinant coefficient value ry12= 0,373; 2) there is a significant positive relationship between Work Satisfaction and Teachers’ Commitment to the Profession, which is indicated by correlation coefficient value ry2 = 0,665., and determinant coefficient value ry22= 0,442; and 3) there is a significant positive relationship between Organizational Culture and Work Satisfaction with Teachers’ Commitment to the Profession, which is indicated by correlation coefficient value ry12 = 0.677., and determinant coefficient value ry122= 0,458.

Page 9 of 42 | Total Record : 418


Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 24, No 2 (2025): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 24 No. 2 (2025): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 24, No 1 (2025): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 24 No. 1 (2025): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 23 No. 2 (2024): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 23, No 2 (2024): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 23, No 1 (2024): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol.23 No.1 (2024): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol.22 No.2 (2023): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 22, No 2 (2023): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 22, No 1 (2023): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 22 No. 1 (2023): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 21 No. 2 (2022): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 21, No 2 (2022): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 21 No. 1 (2022): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 21, No 1 (2022): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 20, No 2 (2021): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 20 No. 2 (2021): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 20, No 1 (2021): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 20 No. 1 (2021): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 19 No. 2 (2020): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 19, No 2 (2020): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 19, No 1 (2020): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 19 No. 1 (2020): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 18 No. 2 (2019): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 18, No 2 (2019): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 18, No 1 (2019): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 18 No. 1 (2019): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 17 No. 2 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 17, No 2 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 17 No. 1 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 17, No 1 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 16 No. 2 (2017): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 16, No 2 (2017): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 16, No 1 (2017): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 16 No. 1 (2017): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 15 No. 2 (2016): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 15, No 2 (2016): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 15, No 1 (2016): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 15 No. 1 (2016): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam More Issue