cover
Contact Name
Kordinat
Contact Email
kordinat@uinjkt.ac.id
Phone
+6281311258250
Journal Mail Official
kordinat@uinjkt.ac.id
Editorial Address
Building Kopertais Region I DKI Jakarta. State Islamic University Syarif Hidayatullah Jakarta. Building Kopertais I 5th Floor, Jl, Ir. H. Juanda No.95 Ciputat, Jakarta, Indonesia 15412 Phone: 021 740 1925 Ext.1503 Fax: 021 740 1925 Email: kordinat@uinjkt.ac.id Website Jurnal: http://journal.uinjkt.ac.id/index.php/kordinat Website Kopertais: http://kopertais1.or.id
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Kordinat : Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam
ISSN : 14116154     EISSN : 26548038     DOI : 10.15408/kordinat.v19i1
Kordinat | Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam is a Peer Reviewed, Open Access International Journal. Notably, it is a Referred, Highly Indexed, Monthly, Online International Journal with High Impact. Kordinat: Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam is published as a Monthly Journal with 2 issues per year. We also assist International and National Conference to publish their conference papers. Kordinat: Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam covers all disciplines including Islamic Studes. Kordinat: Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam always strives to be a platform for Academicians, new Researchers, Authors, Engineers and Technocrats and Engineering Scholars. Since inception, Kordinat: Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam is continuously publishing original and best quality research articles.
Articles 418 Documents
Dynamics of Sharia Implementation in England Sulthani, Dinil Abrar
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 22 No. 1 (2023): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kordinat.v22i1.33488

Abstract

Syariah adalah bagian dari ajaran atau hukum Islam. Syariah diterapkan oleh setiap muslim dimanapun dia berada, khususnya di Inggris. Tulisan pemikiran ini bertujuan untuk mendeskripsikan asumsi warga negara Inggris dan Pemerintah terhadap syariah, membahas kondisi dan faktor penerapan syariah, serta membahas dampak reformasi syariah di Inggris. Tulisan pemikiran ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Tulisan ini berasal dari analisis mendalam terhadap data, dokumen, buku, jurnal, dan laporan tentang syariah di Inggris. Data diolah dengan analisis dan interpretasi untuk menyajikan pemahaman yang utuh tentang kajian implementasi syariah. Hasil kajian pemikiran ini menunjukkan bahwa secara perlahan dan bertahap, penduduk dan Pemerintah Inggris mengakui dan menghormati keberadaan syariah di Inggris sebagai agama yang dianut oleh umat Islam. Faktor-faktor yang mempengaruhi implementasinya antara lain sebaran penduduk muslim yang berbeda di setiap wilayah Inggris, imigran muslim yang masih memegang teguh ajaran agama asli negara asalnya, dan berdirinya lembaga atau dewan syariah untuk mendukung penerapan syariah di Inggris
Pelaksanaan Hukum Kewariasan Islam pada Adat Betawi Bekasi Syamsuri, Syamsuri
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 22 No. 1 (2023): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kordinat.v22i1.33490

Abstract

Sampai saat ini di Negara yang mayoritas berpenduduk muslim di Indonesia belum berhasil melakukan kodifikasi dan unifikasi hukum waris nasional. Diantara sulitnya melakukan pengkodifikasian hukum waris karena beragamnya sistem hukum yang mengatur persoalan keluarga, termasuk hukum kewarisan masyarakat Indonesia secara umum yang begitu majemuk, terkhusus pada adat Betawi di Bekasi. Studi ini mengkaji bagaimana pelaksanaan hukum kewarisan pada adat Betawi di Bekasi dan penyelewengannya. Studi ini menitikberatkan pada model pembagian harta waris kepada anak laki-laki dan perempuan. Artikel ini menyimpulkan bahwa masyarakat pada adat Betawi di Bekasi masih menggunakan hukum adat dalam menyelesaikan hal-hal yang berkaitan dengan pembagian warisan. Hukum adat yang dipakai adalah hukum adat parental (bilateral) yang mengalami dinamisasi atau pergeseran atau telah berbaur dengan hukum kewarisan Islam. Hukum kewarisan yang dimaksud adalah adanya syura’, (bermusyawarah untuk mufakat), sehingga menjadi ukhwah dan terhindar dari retak tali silaturrahim. Namun disisi lain ada sesuatu ketidak adilan dari sikap kedua orang tua dalam membagi warisan pada anak-anaknya dan wali yang diamanahi wasiat warisan tersebut, yaitu ketidak adilan diantara anak-anaknya atau yang menjadi tanggungan walinya, sebagian mendapatkan warisan sebagian tidak sama sekali
Implementasi Nilai Karakter Sederhana di Pondok Pesantren Salafi Zainal Muttaqin, Mumu
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 22 No. 1 (2023): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kordinat.v22i1.33491

Abstract

Penelitian ini memiliki gagasan untuk mengkaji pendidikan karakter kesederhanan  santri serta bagaimana implementasi pendidikan karakter sederhana yang bertujuan supaya santri  memiliki mental yang kuat dalam berdakwah yaitu menyeru kebaikan dan mencegah yang munkar. Serta menjadi pribadi beriman dan bertakwa dalam semata-mata beribadah kepada Allah dan berbuat baik terhadap sesama. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan tujuan untuk memahami tentang  yang terjadi di pondok pesantren Bidayatul Mubtadiin, selain itu,  dilakukan oleh peneliti dengan melihat langsung tentang kondisi tempat atau lapangan yang akan diteliti, dengan respon dan partisipasi dari pihak informen. Maka dari itu, diharapkan peneliti dapat mendeskripsikan implementasi nilai karakter kesederhanaan dipondok pesantren tersebut. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Pondok pesantren  Salafi Bidayatul Mubtadiin berusaha untuk menyiapkan santri atau generasi muslim yang bepengetahuan, bertaqwa dan berkarakter islami. kontribusinya yaitu mendidik santri agar memiliki mental dan iman yang kuat dalam menghadapi tantangan zaman, serta dapat mensyiarkan ajaran islam di lingkungan dan masyarakat sekitar. Peran kyai dalam mendidik karakter sederhana bukan hanya sebagai pendidik melainkan sebagai teladan, pembiasaan, dorongan, yang tercermin dalam kesehariannya dengan begitu, santri dapat mencontoh dan mempraktekannya langsung dalam kehidupan sehari-hari
Teori Pembentukan Hukum Islam di Bidang Perbankan dan Keuangan Syariah Dahlan, Rahmad
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 22 No. 1 (2023): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kordinat.v22i1.33492

Abstract

Kajian ini membahas beberapa metode islamisasi ekonom muslim arus utama seperti; Monzer Kahfi, M. Akram Khan, Anas Zarqa, beberapa poin yang dapat disimpulkan bahwa ciri khas pendekatan Islamisasi yang digunakan oleh madzhab arus utama adalah upaya untuk memperkaya khazanah keilmuan Islam dengan ̳mengadopsi' best practice ekonomi konvensional (dalam perbankan), dengan menambahkan nilai-nilai dan prinsip-prinsip Islam dalam proses pengembangan selanjutnya. Dengan catatan, pendekatan ini memiliki beberapa kelemahan dalam aspek konsep dan metodologi. Selanjutnya nilai-nilai ekonomi konvensional dan asumsi-asumsi yang secara tidak sengaja masih berlaku dalam ekonomi Islam seperti konsep time value theory of money, riba, self interest, menjadi tugas bersama dalam memikirkan upaya mendapatkan solusi terbaik bagi terciptanya sebuah Ekonomi Islam yang benar-benar bebas dari riba, dan bayang-bayang ekonomi konvensional yang sudah berdiri sejak beberapa abad silam
Makna Esoteris Undun-undun Sebagai Interaksi Sosial Anak Suhaili, Ahmad
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 22 No. 1 (2023): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kordinat.v22i1.33493

Abstract

Kecamatan Bojonegara meliputi sebelas desa, namun dari semuanya hanya beberapa desa yang menjalankan tradisi undun-undunan, seperti desa Pakuncen, Mekarjaya dan Pengarengan. Tradisi undun-undunan ini tidak pupus oleh waktu, bahkan sangat dinanti pelaksanaanya, karena sangat menghibur dan menguntungkan. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif, sementara untuk tenik pengumpulan data cara yang dapat digunakan oleh peneliti melalui penelitian lapangan yaitu suatu penelitian yang dilakukan dengan terjun langsung ke lokasi, penelitian untuk mendapatkan data yang kongkrit. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pengumpulan data tringualitas sebagai berikut: Yaitu  dengan wawancara, observasi, dokumentasi. Hasil dari penelitina ini adalah mengetahui makna esoteris sebagai intraksi sosial anak. Undun-undunan merupakan syukuran ketika anak belajar jalan dengan menggunakan replika  tangga dan masjid atau rumah yang terbuat dari tebu, sementara makna esoteris undun-undunan merupakan selametan yang di dalamnya mengandung harapan, cita-cita dan do’a bagi orang tua supaya menjadi anka yang sholeh dan sholehah
Epistemologi Waktu Pagi Dalam Al-Qur'an (Hikmah Pembagian Wakti Pagi: Sahur, Fajr, Subuh dan Dhuha) Setyawan, Setyawan
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 22 No. 1 (2023): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kordinat.v22i1.33494

Abstract

Pagi adalah waktu yang menunjukkan berakhirnya waktu malam dan mengawali waktu siang, sehingga waktu ini merupakan waktu transisi antara malam dan siang. Hanya waktu pagi saja yang Allah bagi hingga 4 tahapan yaitu sahur, fajar, subuh dan dhuha. Masing-masing bagian tersimpan makna sesuai dengan nama waktu tersebut, karena “nama menunjukkan identitas pemiliknya”, dan juga terdapat amalan tertentu, baik yang wajib ataupun sunnah, baik untuk ibadah atau non ibadah. Pembagian ini sangat berbeda dengan waktu-waktu lainnya, bahkan keempatnya sangat spesial karena digunakan sumpah oleh Allah dalam Al-Qur’an.Waktu pagi memiliki banyak keutamaan dan keistimewaan, sehingga harus diperlakukan dengan istimewa juga, yaitu dengan cara mengisinya dengan amalan-amalan kebaikan seperti, waktu sahur untuk shalat malam, istighfar dan makan sahur bagi yang hendak berpuasa, waktu fajar untuk melaksanakan shalat sunnah, tilawah Al-Qur’an, do’a dan istighfar, waktu subuh untuk shalat fardhu subuh dan berdzikir serta bersedekah dan waktu dhuha mengawali aktivitas, sedekah dan shalat sunnah dhuha
Kontribusi K.H. Noer Alie Dalam Bela Agama Negara, Politik, Dakwah, dan Pendidikan Islam Bekasi (Era 1940-1992) Syamsuri, Syamsuri
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 22 No. 1 (2023): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kordinat.v22i1.33496

Abstract

Tokoh Agama Kiayi Noer Ali dikalangan masyarakat Bekasi-Karawang dikenal dengan sebutan Singa Karawang-Bekasi, mengapa demikian?, karena kiprahnya dalam masa mempertahankan Kemerdekaan RI era 1940-1949 tidak diragukan lagi, pada masa tersebut Kiayi Noer Ali tidak sekedar berdakwah dan membangun pendidikan, namun jiwa ragapun diserahkan kepada tanah airnya untuk berjuang bersama dengan  Batalyon III Hizbullah (Tentara Allah) dimana K.H. Noer Ali adalah Panglima/Komandannya,  memimpin perang bergerilya untuk mengusir Tentara NICA Sang Penjajah dari Bumi Pertiwi. Kiayi Noer Ali tokoh agama yang kharismatik, seorang pejuang yang berpangkat Kolonel, dan politikus. Kesimpulan dari artikel ini adalah bahwa Kiayi Noer Alie berkontribusi besar terhadap negara pada masa mempertahankan Kemerdekaan RI. Adapun kontribusinya adalah Pertama, ikut memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dengan turut andil dalam peperangan. Kedua, ikut berpolitik terutama lewat Partai Masyumi. Ketiga, berdakwah yang dimulai dari rumahnya sendiri kemudian keliling kampung, dan pada akhirnya mengisi juga pengajian para pejabat dilingkungan Kabupaten Bekasi. Keempat, merintis sebuah lembaga pendidikan Islam plus pesantren guna umum ikut mencerdaskan anak bangsa
Pengaruh Financing to Deposit Ratio (FDR), Capital Adequacy Ratio (CAR), Ukuran Bank dan Dewan Pengawas Syariah Terhadap Pengungkapan Islamic Social Reporting Rohmansyah, Budi; Siregar, Indra Gunawan; Pratiwi, Selvi
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 22 No. 1 (2023): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kordinat.v22i1.33568

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Financing To Deposit Ratio , Capital Adequacy Ratio, Ukuran Bank, dan Dewan Pengawas Syariah Terhadap Pengungkapan Islamic Social Reporting Pada Bank Umum Syariah di Indonesia yang terdaftar di OJK. Periode waktu penelitian yang digunakan 5 tahun yaitu tahun 2016 – 2020.Populasi penelitian ini meliputi seluruh bank umum syariah yang terdaftar di OJK tahun 2016-2020. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling.. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder diperoleh dari web resmi masing-masing perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Financing To Deposit Ratio, Capital Adequacy Ratio, Ukuran Bank, dan Dewan Pengawas Syariah berpengaruh secara simultan terhadap pengungkapan Islamic Social Reporting. Secara parsial Financing To Deposit Ratio dan Ukuran Bank berpengaruh positif terhadap pengungkapan Islamic Social Reporting, sedangkan Capital Adequacy Ratio, dan Dewan Pengawas Syariah tidak berpengaruh terhadap pengungkapan Islamic Social Reporting

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 24, No 2 (2025): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 24 No. 2 (2025): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 24, No 1 (2025): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 24 No. 1 (2025): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 23, No 2 (2024): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 23 No. 2 (2024): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 23, No 1 (2024): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol.23 No.1 (2024): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol.22 No.2 (2023): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 22, No 2 (2023): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 22, No 1 (2023): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 22 No. 1 (2023): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 21 No. 2 (2022): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 21, No 2 (2022): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 21 No. 1 (2022): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 21, No 1 (2022): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 20, No 2 (2021): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 20 No. 2 (2021): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 20, No 1 (2021): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 20 No. 1 (2021): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 19, No 2 (2020): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 19 No. 2 (2020): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 19 No. 1 (2020): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 19, No 1 (2020): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 18 No. 2 (2019): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 18, No 2 (2019): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 18, No 1 (2019): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 18 No. 1 (2019): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 17 No. 2 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 17, No 2 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 17 No. 1 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 17, No 1 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 16 No. 2 (2017): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 16, No 2 (2017): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 16, No 1 (2017): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 16 No. 1 (2017): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 15, No 2 (2016): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 15 No. 2 (2016): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 15 No. 1 (2016): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 15, No 1 (2016): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam More Issue