cover
Contact Name
Ridwan Arifin
Contact Email
ridwanarifin.mail@gmail.com
Phone
+6281225294499
Journal Mail Official
psr.policejournal@gmail.com
Editorial Address
Akademi Kepolisian Republik Indonesia. Jalan Sultan Agung No 131 Candi Baru Semarang. Nomor Telepon: 024 8411680-90
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Police Studies Review
ISSN : 27224589     EISSN : 27224597     DOI : -
Core Subject : Social,
Police Studies Review is a double blind peer-reviewed journal published by Indonesian National Police Academy (Akademi Kepolisian Republik Indonesia).
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 328 Documents
Upaya Penyuluhan oleh Satuan Binmas dalam Mencegah Penyebaran Berita Hoaks Melalui Media Sosial di Wilayah Hukum Polres Banyumas Guna Menciptakan Kamtibmas Menjelang Pemilu 2019 Ramadhan, Wahyu
Police Studies Review Vol. 4 No. 1 (2020): January, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang dari penelitian ini adalah terdapatnya penyebaran berita hoaks di Indonesia terutama menjelang pesta demokrasi . Terlebih akan diadakan pesta demokrasi di Indonesia yang akan memancing tersebarnya berita hoaks mengenai politik. Wilayah Banyumas pun tak luput dari hoaks. Hal ini dibuktikan dengan terdapatnya kasus hoaks yang terjadi di Banyumas. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan upaya yang dilakukan oleh Satuan Binmas dalam mencegah penyebaran berita hoaks melalui media sosial serta faktor faktor yang mempengaruhi penyuluhan. Fokus penelitian adalah tentang upaya penyuluhan oleh Satuan Binmas dalam mencegah penyebaran berita hoaks melalui media sosial. Peneliti akan menggunakan pendekatan kualitatif dengan field research. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa(1) Kurangnya kuantitas dan kualitas personil dari Satuan Binmas yang dibuktikan dengan hasil observasi dan didukung dengan data personel dan data Dikjur Polres Banyumas( 2) Kurang optimalnya penggunaan media sosial yang dibuktikan dengan observasi akun media sosial Polres Banyumas (3)Kurangnya minat masyarakat dalam mengikuti penyuluhan kemudian faktor yang mendukung (4) Sarana dan prasarana serta anggaran yang tersedia sudah cukup menunjang pelaksanaan kegiatan (5) Adanya dukungan dari pihak eksternal dalam pelaksanaan penyuluhan. Berdasarkan temuan tersebut penulis memberi saran agar (1) melakukan upaya peningkatan kualitas personel dan bekerjasama dengan Bhabinkamtibmas guna mengurangi kendala personil (2)Mengoptimalkan penggunaan media sosialdengan konten menarik (3) Bekerjasama dengan pihak lain guna membuat acara yg menarik minat masyarakat sehingga lebih efektif daripada harus mengumpulkan masyarakat terlebih dahulu.
Optimalisasi Penyidik Satuan Reskrim dalam Pemanfaatan Aplikasi E-Manajemen Penyidikan di Polres Banyumas Agustoni, Recki
Police Studies Review Vol. 4 No. 1 (2020): January, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya inovasi yang dilakukan oleh Bareskrim Polri padatahun 2017 berupa pemanfaatana plikasi E-Manajemen Penyidikan untuk membantu penyidik Polri dalam pembuatan berkas administrasi Penyidikan. Namun hingga tahun 2019 jumlah dokumen penyidikan berjumlah 236 dan anggota yang sudah membuat dokumen penyidikan dengan memanfaatkan aplikasi E-Manajemen berjumlah 24 anggota, sehingga dinilai belum optimal. Oleh karena itu, dilakukanlah penelitian yang bertujuan untuk mendiskripsikan dan menganalisis Pemanfaatan aplikasi E-Manajemen Penyidikan, faktor – faktor yang mempengaruhi, dan bentuk optimalisasi penggunaan aplikasiE-Manajemen Penyidikan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif, menggunakan Jenis Penelitian Field and research, serta Teknik pengumpulan data dengan wawancara, pengamatan, dan studi dokumen. Hasil penelitian menemukan bahwa pemanfaatan aplikasi E-Manajemen Penyidikan sampai saat ini dalam segi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian belum optimal dilaksanakan. Untuk faktor-faktor yang mempengaruhi yaitu sarana prasarana, pengawasan internal, dan evaluasi kinerja pelaksana belum memenuhi standar. Optimalisasi yang sudah dilakukan diantaranya meningkatkan kualitas anggota dengan melaksanakan pelatihan pemanfaatan aplikasi E-Manajemen Penyidikan. Berdasarkan hasil penelitian, maka peneliti menyarankan untuk mewajibkan seluruh penyidik satuan reskrim memanfaatkan aplikasi E-manajemen Penyidikan, mengajukan kepada pihak Bareskrim Polri u ntuk memberikan anggaran dana khusus pemanfaatan aplikasi E-Manajemen Penyidikan, membuat Standar Operasional Prosedur pengguna anaplikasi E-Manajemen Penyidikan, dan membuat jadwal pelatihan pengoperasian aplikasi E-Manajemen Penyidikan secara kontinu.
Optimalisasi Satgas Cyber Patrol Polres Banyumas dalam Menghadapi Pemilu 2019 Chairisda, Naufal Rachmatullah Putra
Police Studies Review Vol. 4 No. 1 (2020): January, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fokus penelitian skripsi ini adalah tentang Optimalisasi Satgas Cyber Patrol Polres Banyumas dalam menghadapi pemilu 2019. Fokus kajian ini dipandang penting dilakukan sebab Satgas Cyber Patrol Polres Banyumas belum optimal dalam menghadapi Pemilu 2019. Adapun permasalahan yang diajukan dalam penelitian skripsi ini, yakni : (1) Masih adanya faktor-faktor penghambat bagi Satgas Cyber Patrol Polres Banyumas saat menghadpi pemilu 2019, (2) Belum Terlihat Jelasnnya Peran Satgas Cyber Patrol Polres Banyumas dalam menghadapi Pemilu 2019, (3) Dalam beberapa yang sudah diterapkan oleh Polres Banyumas untuk Satgas Cyber Patrol Untuk mengoptimalkan Pencegahan Pemilu 2019 belum maksimal. penelitian ini bertujuan menganalisis Optimalisasi Satgas Cyber Patrol Polres Banyumas dalam Menghadapi Pemilu 2019. Untuk menganalisis permasalahan tersebut, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode field and research seacara menyeluruh (holistic). Penggunaan kerangka konseptual berupa teori dan konsep digunakan sebagai pisau analisis oleh peneliti dalam menjawab rumusan masalah yang telah ditentukan. Teori dan konsep yang digunakan peneliti yaitu teori Peran, teori Pencegahan kejahatan, teori komunikasi Laswell, teori manajemen, konsep Pemanfatan teknologi komputer, konsep optimalisasi, Cyber Patrol. Hasil temuan selama penelitian ini yakni (1) Faktor Penghambat masih banyak sehingga pekerjaan masih kurang optimal. (2) perkejaan masih tidak sesuai dengan sop yang ada sehingga masih bermunculan hal-hal yang bertentangan dan diluar yang seharusnya. (3) Optimalisasi yang dilakukan Polres Banyumas belum maksimal contoh: 1. Kurangnya pemanfaatan teknologi, 2 Kordinasi dengan fungsi lain msaih jarang terjadi, 3. SOP yang dijadikan pendoman belum tertanam.
Pemanfaatan Media Sosial Instagram Oleh Bhabinkamtibmas Guna Mengantisipasi Penyebaran Hoax Pemilu 2019 di Polres Banyumas Haqqani, Muh Ilham
Police Studies Review Vol. 4 No. 1 (2020): January, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang permasalahan ini timbul karena marak terjadi kasus penyebaran hoax yang meresahkan masyarakat di kota Banyumas. Dilakukan pendekatan dengan masyarakat melalui penyuluhan dengan cara menyampaikan pesan kamtibmas dengan menggunakan aplikasi media sosial instagram melalui bhabinkamtibmas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemanfaatan media sosial Instagram oleh bhabinkamtibmas, serta faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan Instagram dalam pelaksanaan tugas bhabinkamtibmas dalam menyampaikan pesan kamtibmas. Konsep dan teori yang digunakan adalah teori Ilmu komunikasi, teori unsur manajemen, dan konsep media massa. Metode penelitian secara sistematis merupakan pendekatan kualitatif, Jenis penelitian deskriptif analistik. Sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data melalui Wawancara, Observasi, dan telaah Dokumen. Lokasi di polres Banyumas. Validitas dengan triangulasi. Hasil penelitian memberikan kesimpulan bahwa Pemanfaatan media sosial instagram oleh bhabinkamtibmas yang dianalisis dengan pasal 8,9 dan 11 Perkap Nomor 21 Tahun 2007 dan Perkap Nomor 3 Tahun 2015 belum optimal karena masih terdapat kekurangan di setiap sektor kegiatan. Serta terdapat Faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan media sosial instagram oleh bhabinkamtibmas. Faktor penghambat yaitu berasal dari manusia,uang,metode,mesin,material,dan market sedangkan faktor pendukung berasal dari Fungsi lain. Kerjasama dengan instansi lain dan pelaksanaan tugas bhabinkamtibmas sesuai dengan Prosedur. Berdasarkan hasil penelitian, maka peneliti menyarankan agar pelaksanaan pemanfaatan media sosial instagram guna mengantisipasi hoax pemilu 2019 ini untuk meningkatkan kompetensi serta pemahaman mengenai komunikator, pesan, komunikan, media dan efek terhadap masyarakat. Juga mendukung penggunaan unsur manajemen dalam memaksimalkan pemanfaatan media sosial instagram.
Peran E-Tilang dalam Penindakan Pelanggaran Lalu Lintas Guna Mewujudkan Kamseltibcar Lantas di Wilayah Hukum Polres Banyumas Putra, Reza Hilmy Widi
Police Studies Review Vol. 4 No. 1 (2020): January, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya pelanggaran lalu lintas yang terjadi di Kabupaten Banyumas karena jumlah kendaraan yang tinggi serta padatnya penduduk di Kabupaten Banyumas. Kondisi seperti ini perlu peran dari pihak Kepolisian untuk melakukan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas berupa tilang. Dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat dimana pelaksanaan pemberian sanksi administraif berupa tilang sudah menggunakan program E-Tilang yang sudah diresmikan oleh pihak Korlantas Polri. Kepustakaan penelitian ini menggunakan konsep Tilang, Penegakan Hukum, Pelanggaran Lalu Lintas dan Pelayanan Prima dan memakai Teori Manajemen George R. Terry dan Teori Efek Jera. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, menggunakan metode penelitian field research. Sumber data diperoleh dari wawacara, pengamatan, dan telaah dokumen. Hasil penelitian menjelaskan bahwa situasi dan kondisi lalu lintas di Kabupaten Banyumas tingginya volume kendaraan yang berakibat tingginya pelanggaran lalu lintas. Dalam pelaksanaan penegakan hukum menggunakan E-Tilang masih ditemukan adanya kekurangan seperti masyarakat yang kurang paham dan menegrti tentang E-Tilang, anggota ada yang belum dikjur serta penindakan menggunakan E-Tilang terlihat rumit. Faktor-faktor yang mempengaruhi peran E-Tilang berupa Man, Money, Materials, Machines, Methods, dan Market. Saran dari penulis agar sosialisasi mengenai E-Tilang lebih ditingkatkan, memberikan dikjur kepada seluruh anggota lalu lintas, adanya pengadaan HP khusus untuk penindakan pelanggaran lalu lintas dan adanya petugas dari Bank BRI agar memudahkan dalam pelaksanaan penindakan menggunakan E-Tilang.
Penerapan E-Tilang dalam Proses Pembayaran Denda E-Tilang di Unit Sat Lantas Polres Banyumas Syahputra, Hendrian
Police Studies Review Vol. 4 No. 1 (2020): January, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was motivated by the high number of traffic violations but the people who chose to pay ticket fines through the Bank had begun to improve but in the last 3 months there were no payment tickets through banks due to the elimination of ticket ticket fines in the Banyumas police station, so that the E-ticket application in Banyumas police station is not optimal. The formulation of the problem in this thesis includes an Overview of Traffic Violations at the Banyumas Regional Police, How the implementation of the E-ticket in the payment of e-ticket fines in the unit of satjawali sat and the Banyumas Regional Police and what factors influence the implementation of E-ticketing in the payment process - said in the Turjawali unit sat then the Banyumas police station. As a knife analysis writer uses the theory of innovation success factors, Supervision Management Theory, the concept of procedures for prosecuting traffic violations, E-ticketing concepts and Police Technology Concepts, this thesis uses a qualitative approach with field research methods (field research). Technique of analyzing data through Data Reduction, Data Presentation and Withdrawal Conclusion. Based on the results of the research findings, the application of the E-ticket advocates payment of fines through banks with blue slips but in the application in the field in the last 3 months the E-ticketing system has not run optimally due to the revocation of the ticket penalty table by the court resulting in its application the E-ticket system is still in use but on the blue stamp slip Briva Number is not given and the offender must follow the trial and pay in court. In the discussion of the need to optimize the implementation of the system both in terms of innovation, communication channels, timeframes and social environment and provide several benefits for both the police and society, namely transparency, community, participation, accountability, justice and effective and efficient. In practice, there were still some shortcomings from the implementation of the E-ticket, namely the absence of a table of ticket fines between BRI banks and courts which resulted in the implementation of the E-ticket application not being optimally integrated. The factors that influence the successful implementation of E-tickets are leadership, management / organization, risk management, human capital and technology.
PELAKSANAAN POLMAS OLEH SATUAN BINMAS DALAM MENCEGAH TINDAK PIDANA KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DI WILAYAH POLRES KUNINGAN Paramaswara, Rama
Police Studies Review Vol. 1 No. 2 (2017): February, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tindak pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang terjadi di wilayah Polres Kuningan menjadi tindak pidana dengan angka yang tinggi 3 tahun terakhir, dan angka penyelesaian tindak pidana cenderung fluktuatif. Adanya upaya preventif yang dilakukan oleh Kapolres Kuningan untuk mencegah tindak pidana KDRT melalui Polmas melalui Patroli dialogis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pelaksanaan Polmas yang dilakukan Satan Binmas Polres Kuningan dalam mencegah tindak pidana KDRT. Selain itu mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan Polmas yang dilakukan Satuan Binmas terhadap pencegahan tindak pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori manajemen, dan teori kompetensi. Konsep yang dipakai adalah konsep Polmas, konsep pencegahan, konsep KDRT, konsep Kerjasama, dan Konsep patrol dialogis yang digunakan untuk mengkaji pelakssanaan Polmas oleh Satuan Binmas Polres dalam mencegah tindak pidana KDRT. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data meliputi sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan studi dokumen. Adapun analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pelaksanaan Polmas oleh Satuan Binmas Polres Kuningan belum berjalan dengan baik. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi, yaitu faktor yang mendukung dan juga faktor penghambat pelaksanaan Polmas untuk mencegah tindak pidana KDRT yang dilakukan oleh Satuan Binmas Polres Kuningan. Saran yang diberikan adalah agar memberdayakan anggota diluar Satuan Binmas sebagai petugas Polmas. Dalam penyusunan Materi atau pesan Kamtibmas mengenai KDRT melibatkan ahli dibidangnya. Memberikan pemahaman berupa self-empowering kepada perempuan di wilayah Kabupaten Kuningan. . Crimes in domestic violence that occurred in the Kuningan police area became a crime with a high number in the last 3 years, and the number of resolutions of criminal acts tends to fluctuate. There is a preventive effort undertaken by the Kuningan Police Chief to prevent domestic violence through Polmas through dialogical patrols. The purpose of this study is to identify the implementation of Community Policing conducted by Satan Binmas Kuningan Police in preventing domestic violence. In addition, it also identifies the factors that influence the implementation of Community Policing conducted by the Binmas Unit towards the prevention of criminal acts against domestic violence. Theories used in this research are management theory, and competency theory. The concept used is the concept of community policing, the concept of prevention, the concept of domestic violence, the concept of cooperation, and the concept of dialogical patrol which is used to study the implementation of community policing by the Community Policing Binmas Unit in preventing domestic violence. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. Data sources include primary data sources and secondary data sources. Data collection techniques used were interviews, observation, and study of documents. The data analysis used includes data reduction, data display and conclusion drawing. Based on the results of the study concluded that the implementation of Community Policing by the Kuningan Police Binmas Unit has not been going well. There are several factors that influence, namely the factors that support and also inhibiting the implementation of Community Policing to prevent domestic violence committed by the Kuningan Police Binmas Unit. The advice given is to empower members outside the Community Binmas Unit as community police officers. In compiling Kamtibmas material or messages regarding domestic violence involving experts in their fields. Providing understanding in the form of self-empowering to women in Kuningan Regency.
Upaya Unit Dikyasa Dalam Mencegah Perilaku Tidak Disiplin Berlalu Lintas Pelajar Kadek Ayu Vicka Permata Citradiwi
Police Studies Review Vol. 1 No. 2 (2017): February, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelanggaran lalu lintas di Kabupaten Majalengka didominasi oleh pelajar. Dilakukannya penelitian dengan tujuan untuk menemukan dan menganalisis penyebab perilaku tidak disiplin berlalu lintas pelajar, kendala yang dialami Unit Dikyasa dalam mencegah perilaku tidak disiplin berlalu lintas pelajar melalui program Police Goes To School dan upaya Unit Dikyasa dalam mencegah perilaku tidak disiplin berlalu lintas pelajar melalui program Police Goes To School. Penelitian ini menggunakan Theory Of Reasoned Action, Teori Komunikasi dan Teori Manajemen, sedangkan konsep yang digunakan antara lain Konsep Upaya, Konsep Mencegah, Konsep Disiplin Berlalu Lintas, Konsep Pelajar, Konsep Unit Dikyasa dan Konsep Police Goes To School. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian field research. Fokus peneitian terhadap upaya Unit Dikyasa melalui Program Police Goes To School. Teknik pengumpulan data dengan cara pengamatan,wawancara,dan studi dokumen. Lokasi penelitian di wilayah hukum Polres Majalengka. Validitas data menggunakan triangulasi waktu, teknik dan sumber. Teknik Analisis Data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan pelajar melakukan perilaku tidak disiplin karena adanya niat dan norma subjektif karena kurang pengetahuan dari pelajar. Personil Unit Dikyasa belum seluruhnya mengikuti dikjur dikmas, penyampaian pesan yang monoton dan tidak ada pengawasan setelah pelaksanaaan Police Goes To School menjadi kendala.Upaya yang dilakukan oleh Unit Dikyasa adalah melakukan pembinaan PKS,Saka Bhayangkara, PBB, Senam Lantas dan sosialisasi peraturan lalu lintas. Simpulan dari penelitian ini yaitu perilaku tidak disiplin berlalu lintas pelajar disebabkan oleh niat mendapatkan keuntungan, norma subjektif dan kurang pengetahuan yang dimiliki, kendala yang dialami dari personil, kurang variasi penyampaian pesan, dan kurang pengawasan terhadap sasaran. Saran dari penulis antara lain (1) perlu dilakukan pengaturan lalu lintas sekitar sekolah, (2) perlu penegakkan aturan oleh pihak sekolah, (3) perlunya mengajukan anggota untuk melaksanakan Dikjur dan (4) perlunya penyisipan materi menggunakan video dan brosur.
Peran Dikmas Lantas melalui Media Sosial dalam Upaya Mencegah Pelanggaran Lalu Lintas Ananda, Mesya
Police Studies Review Vol. 1 No. 2 (2017): February, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Cirebon merupakan salah satu wilayah yang mengalami peningkatan pelanggaran lalu lintas di Indonesia. Hal yang dibutuhkan untuk mengatasi pelanggaran lalu lintas adalah dengan melakukan upaya preemtif yakni pemberian pendidikan masyarakat lalu lintas (Dikmas Lantas) untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keselamatan berlalu lintas. Dikmas Lantas yang dilaksanakan melalui media sosial mengatasi problematika yang ada pada program Dikmas Lantas pada umumnya yakni terkait terbatasnya jangkauan sasaran, anggaran, waktu, dan tempat yang ada. Hal ini juga sejalan dengan poin ke 4 (empat) dalam Program Prioritas Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Aziz, M.Si yaitu pemantapan manajemen media. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan mekanisme, menganalisis peran dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi dikmas lantas melalui media sosial dalam upaya mencegah pelanggaran lalu lintas oleh Satlantas Polresta Cirebon. Teori adalah Teori Komunikasi, Teori Manajemen, dan Teori Peran. Sementara konsep yang digunakan adalah Konsep Pelanggaran Lalu Lintas, Konsep Dikmas Lantas, dan Konsep Media Sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian yakni field research. Data diperoleh dari hasil wawancara, observasi serta studi dokumen yang dianalisis dengan reduksi data, sajian data serta penarikan kesimpulan. Teknik validitas data yang digunakan adalah Triangulasi Data. Lokasi penelitian dilakukan di Polresta Cirebon. Simpulan dari penelitian adalah peran dikmas lantas melalui media sosial telah dilaksanakan dengan baik namun masih terdapat kendala dan kekurangan dalam perencanaan, pengorganisasian, dan pelaksanaan. Faktor-faktor yang mempengaruhi yakni money (uang), method (metode), machine (mesin) sebagai faktor pendukung serta man (manusia), materials (materi), dan market (pasar) sebagai faktor penghambat. Saran yang diberikan adalah melengkapi administrasi, mengadakan pendidikan juga pelatihan pengembangan untuk personel, ekspansi platform Dikmas Lantas melalui media sosial, melakukan pengecekan pemahaman masyarakat, serta meningkatan sosialiasi. Kata kunci: Dikmas Lantas, media sosial, pelanggaran lalu lintas
PERAN SATUAN NARKOBA DALAM MELAKSANAKAN BIMBINGAN PENYULUHAN GUNA MENCEGAH PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI POLRES CIMAHI Arbianto, Alkuba Ariftu
Police Studies Review Vol. 1 No. 2 (2017): February, Police Studies Review
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi ikut mempengaruhi kondisi masalah sosial salah satunya penyalahgunaan narkoba. Kasus narkoba khususnya di Polres Cimahi mengalami kenaikan. Satuan Narkoba adalah satuan khusus di tingkat Polres yang memiliki peran untuk melakukan pencegahan melalui bimbingan penyuluhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran Satuan Narkoba dalam mencegah penyalahgunaan narkoba melalui bimbingan penyuluhan di Polres Cimahi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian studi lapangan. Fokus penelitian pada pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui bimluh di Polres Cimahi. Sumber yang digunakan adalah sumber primer didapat dari wawancara, sumber sekunder didapat dari studi dokumen, dan observasi dilakukan berkaitan dengan jenis penelitian. Teknik triangulasi digunakan dalam menguji kevalidan data. Analisis data dengan mereduksi data dan disajikan data yang relevan, sehingga dapat ditentukan simpulannya. Hasil temuan yang diperoleh adalah jumlah personel Satuan Narkoba pengemban fungsi bimluh hanya empat orang. Personel belum menguasai ilmu komunikasi karena tidak pernah mengikuti pendidikan kejuruan. Diperlukan pengorganisasian personel dengan tertib dan diskusi antar anggota untuk meningkatkan literasi yang dimiliki. Intensitas pelaksanaan tugas Satuan Narkoba pasif karena tidak adanya anggaran. Satuan Narkoba belum berperan karena sarana prasarana yang tidak lengkap seperti alat komunikasi, transportasi, dan alat instruksi pemberian bimluh. Melakukan kegiatan bersama dan melengkapi sarana prasarana untuk pelaksanaan tugas. Metode pemberian bimluh yang belum tepat sasaran karena lebih banyak menunggu undangan dalam memberikan bimluh. Belum adanya kerja sama secara tertulis dengan instansi lain sehingga kegiatan dan tujuan kerja sama yang dilakukan tidak jelas. Kerja sama harus dilakukan secara tertulis di berbagai bidang.

Page 2 of 33 | Total Record : 328


Filter by Year

2017 2022


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 12 (2022): December, Police Studies Review Vol. 6 No. 11 (2022): November, Police Studies Review Vol. 6 No. 10 (2022): October, Police Studies Review Vol. 6 No. 9 (2022): September, Police Studies Review Vol. 6 No. 8 (2022): August, Police Studies Review Vol. 6 No. 7 (2022): July, Police Studies Review Vol. 6 No. 6 (2022): June, Police Studies Review Vol. 6 No. 5 (2022): May, Police Studies Review Vol. 6 No. 4 (2022): April, Police Studies Review Vol. 6 No. 3 (2022): March, Police Studies Review Vol. 6 No. 2 (2022): February, Police Studies Review Vol. 6 No. 1 (2022): January, Police Studies Review Vol. 5 No. 12 (2021): December, Police Studies Review Vol. 5 No. 11 (2021): November, Police Studies Review Vol. 5 No. 10 (2021): October, Police Studies Review Vol. 5 No. 9 (2021): September, Police Studies Review Vol. 5 No. 8 (2021): August, Police Studies Review Vol. 5 No. 7 (2021): July, Police Studies Review Vol. 5 No. 6 (2021): June, Police Studies Review Vol. 5 No. 5 (2021): May, Police Studies Review Vol. 5 No. 4 (2021): April, Police Studies Review Vol. 5 No. 3 (2021): March, Police Studies Review Vol. 5 No. 2 (2021): February, Police Studies Review Vol. 5 No. 1 (2021): January, Police Studies Review Vol. 4 No. 12 (2020): December, Police Studies Review Vol. 4 No. 11 (2020): November, Police Studies Review Vol. 4 No. 10 (2020): October, Police Studies Review Vol. 4 No. 9 (2020): September, Police Studies Review Vol. 4 No. 8 (2020): August, Police Studies Review Vol. 4 No. 7 (2020): July, Police Studies Review Vol. 4 No. 6 (2020): June, Police Studies Review Vol. 4 No. 5 (2020): May, Police Studies Review Vol. 4 No. 4 (2020): April, Police Studies Review Vol. 4 No. 3 (2020): March, Police Studies Review Vol. 4 No. 2 (2020): February, Police Studies Review Vol. 4 No. 1 (2020): January, Police Studies Review Vol. 3 No. 12 (2019): December, Police Studies Review Vol. 3 No. 11 (2019): November, Police Studies Review Vol. 1 No. 4 (2017): April, Police Studies Review Vol. 1 No. 3 (2017): March, Police Studies Review Vol. 1 No. 2 (2017): February, Police Studies Review Vol. 1 No. 1 (2017): January, Police Studies Review More Issue