cover
Contact Name
Marina Sulistyati
Contact Email
mktaniternak@gmail.com
Phone
+6222-7798241
Journal Mail Official
mktaniternak@gmail.com
Editorial Address
Jalan Bandung Sumedang Km21, Jatinangor
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Media Kontak Tani Ternak
ISSN : -     EISSN : 26858843     DOI : https://doi.org/10.24198/mktt
Core Subject : Agriculture, Social,
Jurnal Media Kontak Tani Ternak adalah jurnal yang mempublikasikan hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat, yang mencakup konsep, model dan implementasinya yang berhubungan dengan bidang pertanian, peternakan, perikanan dan biosains dalam arti luas, yang meliputi: budidaya pertanian, pengendalian hama, produksi ternak, nutrisi ternak, reproduksi ternak, animal welfare, kesehatan masyarakat, sosial ekonomi peternakan, sosial ekonomi pertanian, teknologi hasil peternakan, pasca panen, teknologi industri pertanian dan agroindustri, yang telah dipertimbangkan dan disetujui oleh Dewan Editor, sebagai upaya peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 3 (2020): Agustus" : 5 Documents clear
Kesehatan Reproduksi Ternak dan IB Pada Kelompok Peternak Sapi Potong Putra Nusa Pangandaran Siti Darodjah Rasad; Rini Widyastuti; Novi Mayasari; Kikin Winangun; Annisa Yusrina; Fahmy Avicenna
Media Kontak Tani Ternak Vol 2, No 3 (2020): Agustus
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mktt.v2i3.24789

Abstract

Sapi Potong merupakan sapi lokal berkembang di sepanjang wilayah Priangan utara Jawa Barat.  Karakter sapi potong merupakan representasi dari bos sondaicus dimana warna tubuh merah bata atau merah melahonais, pada beberapa pejantan terjadi perubahan warna menjadi hitam legam. Sapi Potong di daerah Pangandaran dan Ciamis dikenal sebagai Sapi Pasundan. Hasil penelitian Indrijani dkk (2012) bahwa secara arkheologis sapi Pasundan merupakan hasil persilangan pada program Grading Up sapi PO dan program peningkatan mutu genetik sapi Jawa dengan cara menyilangkan sapi tersebut dengan sapi Madura dan sapi Bali. Oleh karena itu pada sapi Pasundan terdapat dua tipe, yakni bergelambir dan non gelambir. Pada kondisi kini, para Peternak sebagai subyek dalam produksi pedet belum sepenuhnya memahami mekanisme pembibitan untuk menghasilkan ternak yang baik. Sebagai contoh, sistem perkawinan belum optimal, dan program Inseminasi Buatan (IB) belum terlaksana dengan baik. Peternak dengan mudah melepas atau menjual ternak yang mempunyai performa baik sehingga secara tidak langsung terjadi seleksi negatif, dalam populasi dan antar populasi.  Berkenaan dengan hal tersebut, perlunya penyuluhan dan kaji terap masalah kesehatan reproduksi ternak serta program Inseminasi Buatan (IB) sehingga meningkatkan wawasan peternakan dalam pengembangbiakan dan kesehatan reproduksi Sapi Pasundan di daerah Pangandaran.
Penyuluhan Pembuatan Pakan Lengkap Terfermentasi untuk Mengurangi Intensitas Ngarit di Desa Gunungpring, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang Mohamad Haris Septian; Nur Hidayah; Ayu Rahayu
Media Kontak Tani Ternak Vol 2, No 3 (2020): Agustus
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mktt.v2i3.29417

Abstract

AbstrakKurangnya ketersediaan pakan di Desa Gunungpring membuat Peternak di desa tersebut kesulitan untuk mencukupi kebutuhan pakan.  Berdasarkan survey awal ditemukan rendahnya pengetahuan peternak mengenai manajemen pemeliharaan dan penyediaan pakan pakan ternak. Oleh karenanya dilakukan penyuluhan  untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai manajemen pemeliharaan dan penyediaan pakan ternak dengan metode pengolahan pakan komplit terfermentasi untuk domba dan kambing. Sasaran pelaksanaan kegiatan adalah Kelompok Tani Ternak Karya Makmur Desa Gunungpring, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang. Metode Penyuluhan adalah ceramah dan praktikum. Peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 15 orang peternak ditambah 10 orang mahasiswa Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian, Universitas Tidar.  Berdasarkan evaluasi yang dilakukan setelah proses penyuluhan, dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan peternak sebesar 18,66% mengenai manajemen pemeliharaan, peningkatan pengetahuan mengenai jenis-jenis bahan pakan dan hijauan pakan sebesar 36,67%, peningkatan pengetahuan mengenai pakan fermentasi sebesar 30%, peningkatan pengetahuan mengenai pakan komplit terfermentasi sebesar 53,37%, peningkatan pengalaman membuat pakan fermentasi sebesar 20%, dan intensitas ngarit yang berkurang sebesar 33,33%, kerta keberlangsungan kegiatan yang rutin dilakukan oleh peternak.Kata kunci: manajemen pemeliharaan, pakan lengkap terfermentasi, domba, kambing, Gunungpring.
Penyuluhan Dan Pelatihan Tentang Menyikapi Wabah COVID19 Melalui Hidup Bersih dan Sehat Dengan Cara Mengolah Limbah Rumah Tangga di Kelompok PKK RT01 RW13 Padasuka Indah, Kelurahan Padasuka, Kota Cimahi Yuli Astuti Hidayati; Eulis Tanti Marlina; Wowon Juanda; Deden Zamzam Badruzaman; Ellin Harlia
Media Kontak Tani Ternak Vol 2, No 3 (2020): Agustus
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mktt.v2i3.29373

Abstract

Pandemi covid19 menyebar dengan cepat dari satu wilayah ke wilayah lainnya. Penyebarannya sangat cepat, sehingga hampir seluruh negara yang terjangkit wabah covit19, tidak ada yang mempersiapkan masyarakatnya untuk menghadapi hal tersebut. Kebijakan pemerintah mengharuskan masyarakat untuk stay at home, bahkan bekerja, sekolah dilakukan dari rumah, menggunakan metode daring. Sosialisasi dan penyuluhan tentang pemahaman covid19 serta hidup bersih dan sehat dengan mengolah limbah rumah tangga menjadi pupuk organik, perlu dilakukan agar masyarakat dapat bersikap positif dalam menghadapi pandemic covid19 ini.  Sebelum dilakukan sosialisasi dan penyuluhan tentang covid19, masyarakat secara umum telah mengetahui mikroorganisme penyebab penyakit, cara pencegahannya dengan melakukan pola hidup bersih dan sehat tetapi secara specific untuk kasus covid19, masyarakat masih belum sepenuhnya mengetahui, dan masyarakat belum melakukan pengolahan limbah dapur sebagai wujud pola hidup bersih dan sehat, hal ini tergambar dalam hasil pre-test dan post-test yang dilakukan pada ibu-ibu PKK. Kesimpulan sosialisasi dan penyuluhan yang dilakukan di RT01 RW20 Kelurahan Padasuka Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi secara keseluruhan dapat meningkatkan pengetahuan ibu-ibu PKK dalam hal penyebab penyakit, gejala covid19, tindakan preventif dengan melaksanakan hidup bersih dan sehat, serta melakukan pengolahan limbah dapur dan memanfaatkan kompos yang dihasilkan.
INTRODUKSI PEMBUATAN PAKAN DARI BAHAN ALTERNATIF PERING KELAPA UNTUK MENUNJANG BUDIDAYA IKAN Kiki Haetami Haetami; Junianto Junianto Junianto; Abun Hasbuna Hasbuna
Media Kontak Tani Ternak Vol 2, No 3 (2020): Agustus
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mktt.v2i3.25123

Abstract

Desa Margaasih terletak di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Desa Margaasih sebagian besar didominasi oleh lahan pertanian dan perkebunan. Luas wilayah perkebunan Desa Margaasih yaitu 22,00 Ha dan luas tanah sawah yaitu 121,05 Ha., diantaranya terdapat potensi peternakan dan perikananKegiatan pengabdian masyarakat bertujuann sosialisasi pemanfaatan limbah pasar dan pertanian yang selama ini belum diolah menjadi suatu produk yang memiliki nilai guna, melalui proses pengolahan menggunakan jasa mikroba yang berasal dari lingkungan untuk ternak dan ikan.  Hal tersebut memiliki arti penting, karena pakan alternatiif hasil biokonversi mikroba selain untuk mengatasi ketergantungan akan pakan komersial juga bernilai tambah sebagai prebiotik. Masyarakat cukup responsif dan antusias selama kegiatan, dapat dilihat dari keaktifan dan pastisipatif selama proses PPM terintegrasi berlangsung. Bahan pering kelapa mudah diperoleh sebagai limbah pasar yang lokasinya di lingkungan desa, hal ini direspon pula oleh salah satu pembudidaya ikan yang memiliki mata pencaharian utama sebagai pedagang di pasar.  Respon positif juga didapatkan oleh kelompok tani Sugih Mukti yang berpengalaman dalam bidang agroindusti di Desa Margaasih salah satunya dengan mencoba proses fermentasi alamiah dan mengintroduksikan pengolahan pering kelapa menggunakan ragi (Saccharomyces sp.) dan jamur oncom (Neurospora sp.).  Pengolahan limbah pering kelapa dapat dijadikan sebagai pakan alternatif untuk mengurangi penggunaan pakan komersil.
Pengolahan Limbah Peternakan Sapi Potong Menggunakan Bioaktivator Asal Limbah Rumah Tangga Organik sebagai Upaya Sanitasi Lingkungan di Kelompok Ternak Mulya Abadi Kertajati Majalengka Oki Imanudin; Dini Widianingrum; Aaf Falahudin
Media Kontak Tani Ternak Vol 2, No 3 (2020): Agustus
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mktt.v2i3.26929

Abstract

Kelompok Ternak Mulya Abadi merupakan kelompok usaha  ternak potong yang berlokasi di Dusun Kertamulia, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Kertajati. Dua sampai empat ekor sapi potong dipelihara oleh para peternak kelompok ini sebagai mata pencaharian sampingan dari bertani. Pemeliharaan ternak bersifat intensif yaitu pola pemeliharaan sapi dengan cara dikandangkan. Pola pemeliharaan ini menghasilkan limbah peternakan sapi potong yang terkonsentrasi di sekitar kandang.  Di sisi lain, keluarga peternak pun menghasilkan limbah rumah tangga organik. Bila tidak ditangani dengan baik, kedua jenis limbah tersebut akan menjadi sumber pencemaran lingkungan yang berdampak pada kesehatan. Namun, limbah-limbah ini dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi. Pengolahan limbah peternakan sapi potong dan limbah rumah tangga organik dapat dilakukan secara terpadu melalui teknik pengomposan dengan memanfaatkan limbah rumah tangga organik sebagai bioaktivator untuk mempercepat proses pengomposan, sehingga sanitasi lingkungan tetap terjaga sekaligus terciptanya peternakan yang ramah lingkungan dengan mengusung konsep zero waste. Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu metode demplot dan pembinaan Kelompok Ternak Mulya Abadi dan ibu-ibu PKK Desa Mekar Jaya Kecamatan Kertajati secara berkala. Pembinaan dan pendampingan dilakukan secara kontinyu dalam kurun waktu 3 – 4  bulan, melalui pertemuan, diskusi dan praktek pemilahan limbah rumah tangga organik, pembuatan bioaktivator dan proses pembuatan kompos.

Page 1 of 1 | Total Record : 5