cover
Contact Name
Faisal Faliyandra
Contact Email
jurnal.atturost@gmail.com
Phone
+6281231410335
Journal Mail Official
faisalfaliyandra@gmail.com
Editorial Address
Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Huda Kapongan Situbondo Jl. Al-Habib No. 02 RT 01/RW 01 Peleyan Kapongan Situbondo 68362 Jawa Timur, Indonesia.
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
AT-Turost: Journal of Islamic Studies
ISSN : 20863179     EISSN : 25811622     DOI : -
Core Subject : Religion,
At-Turost : Journal of Islamic Studies is a peer-reviewed journal to discuss and spread original and critical analysis on various islamic studies issues. The journal publishes articles of interest to researchers. This journal encompasses research articles, original research report, reviews in islamic studies in any fields including: 1) Education, 2) Economy, 3) Law, 5) Social, 4) Health, 5) Communication, 6) Technology, etc.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 1 (2020): Februari 2020" : 9 Documents clear
Urgensi Ulama dan Umara Dalam Sistem Demokrasi Politik Lokal Kabupaten Situbondo Abrori, Faizul
At-Turost : Journal of Islamic Studies Vol 7 No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : STAI Nurul Huda Kapongan Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52491/at.v7i1.18

Abstract

Tulisan ini bertujuan mengetahui urgensitas ulama dan umara dalam sistem demokrasi politik lokal di kabupaten Situbondo, hasil penelitian menyimpilkan pertaman, ulama sebagai figure cultural bahkan sebagai benteng moralitas (morality figure) dan umara adalah pejabat yang mempunyai hak dan berwenang mengeluarkan kebijakan-kebijakan, sinergitas ini sangat kuat untuk membentuk masyarakat madani (civil society) dan mewujudkan masyarakat thayyibatun wa rabbun ghofur. Kedua, masyarakat Situbondo dikenal sebagai masyarakat paternalistik, masyarakat ini ditandai dengan kepatuhan yang tinggi kepada ulama terbukti dengan slogan mate odi’ noro’ kyiai (mati hidup ikut kyai) yang sering terucap acap kali kontestasi pemilihan, jadi preferensi sosio politiknya berbasis kyai yang berplatformkan ketohoan ulama di Situbondo.
Metodologi Bayani Sebagai Istinbat Hukum : Pandangan Abdul Khallaf suhri, Muhammad abdul kholiq
At-Turost : Journal of Islamic Studies Vol 7 No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : STAI Nurul Huda Kapongan Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52491/at.v7i1.20

Abstract

Metodologi sangatlah urgen dalam isntinbat hukum. Para ulama beragam dalam tentang metodologi istinbat hukum. Ada yang memahami secara eksklusif secara, teks (bayani), dan Iluminasi (irfani) pembuktian (burhani). Ushul Fiqh adalah bidang ilmu yang mempelajari secara konsinten kaidah-kaidah dalam istinbat hukum. Diantara kaidah- kaidah ushul fiqh dalam istinbat hukum ialah dari segi kebahasaan (tekstual) atau yang lebih dikenal dengan Bayani. Penelitian ini bertujan untuk menganalis bagaimana proses produk hukum menggunakan metode tekstual (bayani) yang dijabarkan oleh Abdul Wahhab Khallaf. Penelitian ini termasuk pada kluster Kualitatif dengan pendekatan study pustaka. Hasil dari penelitian ini konsep bayani bertumpu pada otoritas teks sebagai pengetahuan dalam proses pengambilan hukum sehingga tidak memerlukan penalaran. Adapun istinbat hukum melalui metodologi Bayani melingkupi beberapa hal. Akan tetapi, tulisan ini ingin mengkaji lebih jauh bagaimana cara istinbat hukum tentang kebahasaan, yang kami batasi pada pembahasanAam dan Khas. Menurut pandangan Abdul Wahab Khallaf.
Paradigma Pesantren Terhadap Pendidikan Karakter di Lembaga Formal baihaki, imam
At-Turost : Journal of Islamic Studies Vol 7 No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : STAI Nurul Huda Kapongan Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52491/at.v7i1.30

Abstract

Pendidikan karakter menjadi keharusan karena pendidikan tidak hanya menjadikan peserta didik cerdas, pendidikan juga diharapkan membangun budi pekerti yang baik, dalam kehidupan. Maka perlu ada beberapa analisis mendalam tentang pendidikan karakter pada pesantren, sehingga tujuan penulisan artikel ini untuk mengkaji paradigma pendidikan pesantren dilembaga pendidikan formal. Metode yang digunakan pada artikel ini ialah kajian litelatur. Analisis yang digunakan dengan menganalisis jurnal, buku, dan lainnya sehingga menemukan simpulan paradigma pesantren terhadap pendidikan karakter di lembaga formal. Hasil kajian menunjukkan pendidikan karakter di lembaga formal pondok pesantren merupakan lembaga yang sangat baik untuk membangun, dan membentuk karakter peserta didik, sehingga nantinya akan menjadi manusia yang berahlak mulia, dan terbentuknya karakter positif yang tertanam dalam perilaku peserta didik. Pesantren menjadi sebuah alternative dalam mengimplementasikan pendidikan karakter terhadap anak didik. Dengan kekhasan pola pendidikan di pesantren, maka sangat memungkinkan untuk melaksanakannya pendidikan karakter dipesantren bahkan sudah banyak yang berhasil dalam mengimplementsikan di tengah tengah masyarakat. Harapan ke depan, bahwa pesantren menjadi ujung tombak dalam meningkatkan kualitas dan sumber daya manusia di negara Indonesia di masa yang akan datang.
Strategi Komunikasi Ustadzah Zainiyah Ma’ruf Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Ma’hadul Qur’an Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Banyuputih Situbondo alimin, aminul
At-Turost : Journal of Islamic Studies Vol 7 No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : STAI Nurul Huda Kapongan Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52491/at.v7i1.35

Abstract

Penelitian ini bertujuan membahas tentang strategi komunikasi Ustadzah Zainiyah Ma’ruf dalam upaya meningkatkan motivasi belajar siswa Ma’hadul Qur’an. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, dimana peneliti sebagai instrument kunci. Hasil interview peneliti mendapatkan hasil bahwa strategi komunikasi Ustadzah Zainiyah Ma’ruf dalam meningkatkan prestasi siswa Ma’hadul Qur’an lebih kepada pemberian reward. Namun, faktanya guru masih sering salah mengartikan strategi ini, guru hanya memahami berupa punismant yang diberikan kepada siswa yang melanggar, padahal seharusnya pemberian reward itu juga diberikan kepada siswa yang berprestasi dalam bentuk reward, apresiasi dan lainnya. Kesimpulan penelitian ini Strategi komunikasi yang dilakukan Ustadzah Zainiyah Ma’ruf selaku guru yang merangkap wali kelas dalam meningkatkan motivasi belajar siswa Asrama Ma’hadul Qur’an dapat berjalan dengan efektif apabila orang tua dapat bekerjasama dalam hal komunikasi yang interaktif. Komunikasi orang tua dalam pendidikan anak pada dasarnya keterlibatan baik secara mental maupun fisik dan bertanggung jawab atas keberhasilan pendidikan anaknya. Hasil analisis ini menunjukkan bahwa tingkat intensitas komunikasi antara orang tua dengan siswa terhadap peningkatan motivasi belajar rata-rata siswa masih berada pada kategori sedang.
Implementasi Akad Qordhu Al-Hasan Terhadap Pembiayaan Modal Usaha Mikro di KSPPS BMT NU Cabang Kendit Kabupaten Situbondo sufyanto, budi
At-Turost : Journal of Islamic Studies Vol 7 No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : STAI Nurul Huda Kapongan Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52491/at.v7i1.36

Abstract

Akad Qordu Al-Hasan menyediakan pinjaman dana kepada pihak-pihak yang patut mendapatkannya atau dapat digunakan untuk membantu keuangan nasabah secara cepat dan berjangka pendek. Tujuan penelitian ini, untuk menganalisis implementasi aqad Qordhu Al-Hasan dalam pembiayaan modal mikro. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif kualitatif di KSPPS BMT NU Cabang Kendit Kabupaten Situbondo. Instrumen yang digunakan berupa wawancara, dokumentasi dan survei lapangan. Hasil penelitian mengenai pembiayaan layanan berbasis jamaah atau yang disebut (LASISMA) di KSPPS BMT NU menunjukkan bahwa dalam pembiayaan tersebut menggunakan akad Qordhu Al-Hasan dengan jasa seikhlasnya. Dalam prakteknya, Jazaul Ihsan ditentukan oleh kisaran 18 % sd 20 % sesuai yang disepakati antara pihak BMT dan Mitra.
Transaksi Jual Beli Produk Grabfood Dalam Perspektif Maqashid Al- Shari’ah di Kabupaten Banyuwangi suharlina, siti
At-Turost : Journal of Islamic Studies Vol 7 No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : STAI Nurul Huda Kapongan Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52491/at.v7i1.37

Abstract

GrabFood, ialah menggunakan akad al-murabahah li al-amribi ash-shira’, yaitu jual beli murabahah yang dilakukan setelah ada pesanan dari pemesan yang mengajukan pembelian secara murabahah. Bentuk murabahah ini melibatkan tiha pihak, yaitu pemesan pembelian (konsumen), pembeli (driver Grab) dan penjual (merchant).Maka dari itu tujuan penulisan artikel ini mengkaji transaksi jual beli produk grabfood dalam perspektif maqashid Al-Shari’ah. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah kualitatif yang bertempatan di kabupaten Banyuwangi. Hasil menunjukkan, jika dikaji maqashid al-shari’ah yang ada dalam transaksi ini adalah tingkatan Tahsiniyah. Bentuk kemaslahatan yang ada pada grabfood adalah makanan halal, adanya keamanan (terhindar dari penipuan), dan transaksi yang dilakukan jelas. Sedangkan pada sistem pembayaran menggunakan OVO, kesesuaian OVO dengan prinsip maqashid al- shari’ah dalam menjaga harta pada tingkatan hajiyat dapat memperhatikan keamanan, kehalalan, dan tabzir (pemborosan). Selain itu, OVO memiliki keunggulan dalam mendatangkan kemaslahatan, diantaranya, transaksi pembayaran dilakukan dimuka, transaksi lebih mudah karena dilakukan secara online, serta efisien.
Forex Online Tranding (FOT) Dalam Perspektif Hukum Ekonomi Islam (Telaah Kasus Para Pengguna FOT) mukarromah, zulfatul
At-Turost : Journal of Islamic Studies Vol 7 No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : STAI Nurul Huda Kapongan Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52491/at.v7i1.38

Abstract

Forex Online Trading termasuk dalam perdagangan berjangka, dimana tidak ada pengiriman langsung pada saat transaksi. Selain itu dalam proses transaksinya terdapat margin atau jaminan yang harus diberikan investor kepada Broker Forex Online dan sistem transaksi short selling yang menjadi ciri khas dari Forex Online Trading sehingga terjadi praktik penjualan tanpa hak kepemilikan. Tujuan penelitian ini untuk mencari pandangan hukum Islam tentang perdagangan forex online. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif hukum Islam. Dengan metode penelitian, wawancara, observasi dan dokumentasi. Dalam penelitian ini, peneliti berperan sebagai human instrument yang fungsinya mengatur fokus penelitian, memilih informan sebagai sumber data, melakukan pengumpulan data, menilai kualitas data, menganalisis data, menginterpretasikan data dan membuat kesimpulan atas temuannya. Hasil munjukkan proses registrasi, perjanjian kontrak, saldo pengisian, dan proses inti yaitu transaksi jual beli dalam perdagangan valas online tersebut bertentangan dengan konsep hukum ekonomi Islam. Transaksi forex online trading hukumnya haram. Karena mengandung unsur gharar dan maysir yang dilarang dalam hukum ekonomi Islam.
Makna Simbolik Tradisi Tingkeban Perpektif ‘Urf Di Kecamatan Cermee Kabupaten Bondowoso fatholla, fatholla
At-Turost : Journal of Islamic Studies Vol 7 No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : STAI Nurul Huda Kapongan Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52491/at.v7i1.39

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan makna simbol yang terdapat pada tradisi tingkeban dan hukum tradisi tingkeban perspektif ‘urf. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, yaitu menggambar beberapa data yang diperoleh di Kecamatan Cermee Kabupaten Bondowoso.Prosedur pengumpulan data menggunakan obeservasi, wawancara dan Dokumentasi. Kemudian dilanjutkan pada proses editing, klasifikasi, verivikasi dan analisa. Proses analisa didukung dengan kajian pustaka berupa makna simbol dan ‘urf. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa 1) Tradisi tingkeban di Kecamatan Cermee Kabupaten Bondowoso dikategorikan sebagai ‘urf shahih yang tidak bertentangan dengan syara’ atau nash (Al-Qur’an dan hadits) serta membawa kebaikan. 2) Ada tiga makna simbol pada tradisi tingkeban baik sesaji dan perlengkapan maupun pelaksanaannya yaitu: pertama makna religius yaitu ungkapan rasa syukur kepada Allah dan selalu taat beribadah kepada-Nya serta memohon keselamatan bagi perempuan yang hamil dan juga bagi bayi yang ada dikandungannya. Kedua, makna moral (sopan santun) yaitu kesiapan orang tua untuk merawat dan membimbing anaknya untuk menjadi seseorang yang mempunyai akhlak (sopan santun). Ketiga, makna sosial yaitu manusia sebagai mahluk sosial yang tidak bisa hidup sendirian melainkan hidup bermasyarakat sehingga manusia harus saling membantu dan saling tolong menolong. Al-Barry, Muhammad Dahlan.1994. Kamus Ilmiah Populer. Surabaya: Arkola. Chafidh dan A.M, Asror. 2008. Tradisi Islam Panduan Prosesi Kelahiran, Perkawinan dan Kematian. Surabaya : Khalista. Hadi, Sutrisno. 1990. Metodologi Penelitian Research II. Yogyakarta: Andi Offset. Herawati, Isni. 1998. Perubahan Nilai Nilai Upacara Tradisional pada Masyarakat pendukung. Jogjakarta: Direktorat Sejarah. ______________ 2007. Makna Simbolik sajen Tingkeban. Yogyakarta: Jantra.
Faktor Imajinasi Terhadap Pembentuk Ide Cerita Dalam Buku Kumpulan Cerpen Berlayar Bersama Ibnu Batuta kurniawan, redite
At-Turost : Journal of Islamic Studies Vol 7 No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : STAI Nurul Huda Kapongan Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52491/at.v7i1.40

Abstract

Tujuan karya tulis ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor pembentuk ide cerita dalam buku kumpulan cerpen Berlayar Bersama Ibnu Batuta, buku antologi karya peserta ekstrakurikuler creative writing di Madrasah Ibtidaiyah Terpadu Ar-Roihan Lawang. Ide dalam pembentuk cerita fiksi dapat dikembangkan dari imajinasi, pengalaman pribadi, pengalaman orang lain, maupun observasi. Penelitian dalam karya tulis ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data didapatkan dari hasil wawancara, dokumen, dan angket questioner dengan responden sebanyak 6 siswa. Berdasarkan analisis data ditemukan bahwa sebesar 50% responden menggunakan imajinasi dalam mengembangkan tulisan, 50% responden menggunakan pengalaman pribadi dalam pembentuk ide, 50% responden lebih mudah menggunakan imajinasi untuk menuliskan sesuatu, dan 83% responden akan menulis lagi dengan menggunakan imajinasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah imajinasi masih merupakan ide utama dalam pembentuk cerita fiksi, disamping pengalaman pribadi. Siswa yang akan menulis disarankan untuk sering membaca cerpen maupun novel sehingga imajinasi melalui karakter, plot, dan latar cerita dapat terbentuk dalam pikiran.

Page 1 of 1 | Total Record : 9