cover
Contact Name
HESEKIEL
Contact Email
sisfokomtek.org@gmail.com
Phone
+6287818522131
Journal Mail Official
sisfokomtek.org@gmail.com
Editorial Address
JL. Karya Jaya Deli Serdang
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara
ISSN : -     EISSN : 27454053     DOI : -
Jurnal JPkMN adalah jurnal yang diterbitkan oleh lembaga sistem informasi dan teknologi (SISFOKOMTEK) medan yang bertujuan untuk mewadahi tentang hasil pengabdian kepada masyarakat. JPkMN (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara) adalah wadah informasi berupa hasil pengabdian, studi kepustakaan, gagasan, aplikasi teori dan kajian analisis kritis dibidang berbagai ilmu, jurnal JPkMN (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara) terbit 2 kali dalam satu tahun yaitu di bulan Maret dan September. Jurnal ini pertama kali mendapat E-ISSN dengan nomor 2745-4053 untuk terbitan online. Pengiriman artikel tidak dipungut biaya, kemudian artikel yang diterima akan diterbitkan secara online dan dapat diakses Secara Gratis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,408 Documents
Participatory Community Empowerment dalam Keberlanjutan Program Kampung Kempling di RW 02 Lamper Krajan, Semarang Dewi, Restu Ayu Eka Pustik; Mujahidin, Tofik; Mustika, Pungky Anggraeni; Durmaningrum, Oktavi Kurnia; Kumalasari, Ria Cahyani; Viratunima, Viratunima; Arsyati, Asri Masitha
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan lingkungan perkotaan, khususnya pengelolaan sampah dan keterbatasan ruang hijau, masih menjadi tantangan di wilayah RW 02 Lamper Krajan, Kota Semarang, yang memiliki risiko banjir musiman. Program Kampung Kempling (Kembali Peduli Lingkungan) dilaksanakan sebagai upaya pemberdayaan masyarakat untuk memperkuat pengelolaan lingkungan dan pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat melalui pengelolaan sampah organik dan anorganik, pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA), serta inovasi produk kesehatan berbasis TOGA. Metode yang digunakan adalah pemberdayaan masyarakat partisipatif dengan pendekatan pra–pasca intervensi (pretest–posttest), melibatkan 35 warga yang terdiri dari remaja, dewasa, dan lansia. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Desember 2025 hingga Januari 2026 melalui pembinaan, pelatihan, dan pendampingan rutin. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan capaian masyarakat secara signifikan berdasarkan uji Wilcoxon (p < 0,05), yang ditunjukkan oleh dominasi skor posttest pada kategori baik. Program ini tidak hanya meningkatkan capaian kuantitatif, tetapi juga berkontribusi pada penguatan ketahanan lingkungan, partisipasi sosial, dan peluang ekonomi berbasis pemanfaatan sumber daya lokal. Dengan demikian, Program Kampung Kempling penting sebagai model pemberdayaan masyarakat perkotaan yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Paralegal Digital untuk Mewujudkan Akses Keadilan Di Era Teknologi Poetri, Titie Rachmiati
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbatasan akses keadilan dan minimnya adaptasi teknologi dalam layanan hukum bagi komunitas paralegal menjadi permasalahan utama yang melatarbelakangi pengabdian ini. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan hukum anggota Paralegal Srikandi Iustitia dalam hal literasi hukum dan digital dalam layanan konsultasi hukum. Kegiatan ini kerja sama dengan Srikandi Iustitia (PDA ‘Aisyiyah Purworejo), yang melibatkan 30 (tiga puluh) peserta melalui metode pelatihan partisipatif, pelatihan penggunaan platform digital, dan simulasi penanganan kasus. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta terhadap prosedur hukum serta kemampuan teknis dalam memanfaatkan media sosial dan internet untuk layanan konsultasi. Selain itu, ketersediaan materi pelatihan memudahkan para peserta dalam menjalankan perannya sebagai paralegal secara mandiri. Kesimpulannya bahwa sinergi antara literasi hukum dan digitalisasi mampu menghasilkan paralegal komunitas yang kompeten dan responsif zaman.
Analisis Media Sosial Telobag Indo Untuk Peningkatan Kesadaran Merek Dan Engagement Cokki, Cokki; Olivia Putri, Angely; Wigati Binar, Isabel Sekar Argum; Tanaya, Amanda Marzha
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sampah plastik di Indonesia mencapai 12,54 juta ton pada tahun 2022 dan menuntut solusi berkelanjutan. PT Mogallana Plastic menghadirkan Telobag Indo, plastik ramah lingkungan berbahan dasar akar singkong yang mudah terurai dan bebas mikroplastik. Namun, pengelolaan Instagram Telobag Indo belum dikelola optimal sehingga berdampak pada rendahnya kesadaran merek dan keterlibatan audiens. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menganalisis efektivitas strategi komunikasi digital Telobag Indo melalui metode analisis konten dengan melibatkan tiga pengode. Hasil menunjukkan bahwa konten video, khususnya video pendek berdurasi 19–35 detik yang bersifat edukatif dan mengklarifikasi persepsi publik mengenai material singkong, merupakan format paling efektif dalam meningkatkan jangkauan dan keterlibatan. Konten yang menampilkan bukti sosial juga meningkatkan interaksi audiens. Temuan ini menjadi dasar rekomendasi strategi komunikasi digital yang lebih konsisten dan edukatif untuk memperkuat kesadaran merek, keterlibatan, dan citra Telobag Indo sebagai produk ramah lingkungan.
Pengaruh Edukasi Gizi Seimbang terhadap Perubahan Tingkat Pengetahuan Ibu Balita di Desa Kopo RT 02 RW 07 Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung Mulyani, Irma; Karlina, Intan; M, Devi; Tiara M, Tina; R, Resa; MN, Nabila; HSP, Allyah; S, Sri; NH, Zahida
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang terjadi akibat kekurangan asupan gizi dalam jangka panjang, terutama pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan, dan berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta produktivitas anak di masa depan. Salah satu upaya pencegahan stunting adalah melalui peningkatan pengetahuan ibu mengenai gizi seimbang berbasis pedoman Isi Piringku. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu yang memiliki balita tentang pencegahan stunting melalui edukasi gizi seimbang berbasis Isi Piringku. Kegiatan dilaksanakan di Desa Kopo RT 02 RW 07, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung dengan melibatkan 20 ibu balita. Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan menggunakan media leaflet, dengan pengukuran tingkat pengetahuan melalui kuesioner pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata pengetahuan ibu dari 70,00 sebelum edukasi menjadi 82,60 setelah edukasi, dengan nilai p-value 0,000 (≤0,05), yang menunjukkan pengaruh signifikan edukasi terhadap peningkatan pengetahuan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi gizi seimbang berbasis Isi Piringku efektif sebagai strategi promotif dan preventif dalam pencegahan stunting serta penting untuk mendukung peningkatan literasi gizi keluarga secara berkelanjutan di masyarakat.
Optimalisasi Pelepah Pisang Melalui Pendampingan Usaha Untuk Meningkatkan Income Keluarga Pengrajin Di Desa Kadungrejo Bojonegoro A’ini, Huril; Laili, Nurul; Margareta, Andini Ardy; Mahmudah Fauziah, Nur Maulidah Apriliah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelepah pisang adalah salah satu bahan baku lokal yang banyak tersedia di Bojonegoro, tetapi pemanfaatannya masih terbatas dan belum memberikan nilai ekonomi yang besar. Kebanyakan keluarga pengrajin hanya menjual pelepah dalam bentuk mentah atau memakainya secara sederhana, sehingga belum banyak membantu meningkatkan penghasilan rumah tangga. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan keterampilan dan pendapatan keluarga pengrajin melalui pendampingan usaha yang berfokus pada inovasi produk kerajinan dari pelepah pisang. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan model partisipatif dan demonstratif, mencakup observasi awal, pelatihan produksi, pengembangan desain, serta bantuan dalam pemasaran secara offline dan online. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dalam proses pengolahan, produksi, hingga pemasaran produk kerajinan. Selain itu, nilai ekonomi pelepah pisang meningkat dari bahan mentah menjadi produk siap dijual. Keluarga pengrajin juga mendapatkan keterampilan baru yang bisa dikembangkan secara berkelanjutan untuk mendukung pengembangan ekonomi kreatif lokal. Secara keseluruhan, kegiatan ini membuktikan bahwa pemanfaatan pelepah pisang secara optimal melalui pendampingan usaha dapat menjadi alternatif pemberdayaan ekonomi bagi keluarga pengrajin di Bojonegoro. Temuan ini penting karena menunjukkan bahwa penggunaan bahan baku lokal bisa meningkatkan pendapatan serta mendorong kemandirian ekonomi yang didasari oleh masyarakat itu sendiri.
Pelatihan Pembuatan Probiotik Untuk Aplikasi Budidaya Ikan Lele Organik di Desa Rejotengah Lamongan suyoto, Suyoto; Zuhri, Ahmad Saifuddin; Mas’ud , Faisol
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya produktivitas budidaya ikan lele pada kelompok pembudidaya di Desa Rejotengah, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan disebabkan oleh tingginya biaya pakan dan penurunan kualitas air kolam. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pembudidaya dalam pembuatan serta penerapan probiotik perikanan berbasis bahan lokal sebagai upaya mendukung budidaya ikan lele organik. Metode yang digunakan adalah Asset Based Community Development (ABCD) dengan pendekatan partisipatif, yang dilaksanakan melalui tahapan identifikasi masalah, penyuluhan, pelatihan pembuatan probiotik, serta pendampingan aplikasi probiotik pada pakan dan media budidaya. Kegiatan ini melibatkan 30 anggota kelompok pembudidaya ikan (Pokdakkan). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas mitra, di mana 80 % peserta mampu membuat dan menerapkan probiotik secara mandiri, serta 86,67 % peserta memahami aplikasi probiotik pada pakan dan air kolam. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pelatihan pembuatan probiotik berbasis bahan lokal efektif dalam meningkatkan kemandirian pembudidaya serta berpotensi mendukung budidaya ikan lele yang lebih efisien dan berkelanjutan
Pemanfaatan Limbah Tongkol Jagung sebagai Pakan Ikan di Desa Bondaraya Kabupaten Bone Bolango Nento, Wila Rumina; Sirajuddin, Zulham; Bempah, Irwan; R, St. Aisyah; Dahlan, Sakinah Ahyani; Singgili, Haris
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.5196

Abstract

Tongkol jagung memiliki potensi yang bisa dimanfaatkan sebagai pakan ikan karena mengandung senyawa-senyawa yang bermanfaat karena mengandung karbohidrat sebagai sumber energi, serat kasar untuk kesehatan pencernaan ikan, dan sebagai sumber protein dan lemaknya rendah. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat Desa Bondaraya dalam memanfaatkan limbah tongkol jagung hasil panen pertanian untuk dijadikan sebagai pakan ikan. Berhubung sebagian masyarakat Desa Bondaraya pembudidaya ikan air tawar. Metode yang digunakann yakni transfer ilmu dan pelatihan langsung kepada kelompok masyarakat tani dan pembudidaya ikan. Dimana bahan-bahan yang digunakan yakni, tepung tongkol jagung, tepung kedelai, tepung tapioka, dan air hangat. Kegiatan pelatihan pembuatan pakan ini mendapat respon positif dari masyarakat. Hal ini terlihat dari keseriusan masyarakat yang memanfaatkannya untuk produksi pakan. Sehingga pelaksanaan kegiatan pengabdian berjalan dengan baik dan dapat diterima oleh masyarakat.
Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning (PJBL) Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SDN 065004 Medan Marelan Putri, Nasyitha Andani
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.5947

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan model pembelajaran PJBL, mengetahui hasil belajar dengan menggunakan model PJBL dan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran model pembelajaran PJBL terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SDN 065004 Medan Marelan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experimental. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran PjBL dan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar IPA.  Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil belajar IPA siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol.  Kesimpulannya, model pembelajaran PjBL berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SDN 065004 Medan Marelan.  Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi guru dalam memilih model pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa. 
Edukasi Pencegahan DOMS pada Komunitas Penggiat Hobi Hanagatsu Wotagei Mario, Prabawati Sinta; Lubis, Zidni Imanurrohmah; Istiqomah, Siti
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.6141

Abstract

Wotagei merupakan bentuk kegiatan yang berasal dari Jepang dengan gerakan tangan sederhana berupa chanting. Seiring dengan berkembangnya zaman, terjadi pergeseran budaya yang menyebabkan wotagei berubah dari gerakan chanting menjadi modern dance dengan light sticks (light dance). Gerakan berulang serta eksplosif pada wota seperti rotasi shoulder dan wrist, dan penggunaan kelompok otot yang berulang dapat memicu terjadinya Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS), terutama jika dilakukan tanpa pemanasan yang tepat. Walaupun tidak terlihat seperti olahraga, komunitas penggiat hobi seperti Hanagatsu Wotagei juga berisiko terkena DOMS, disamping itu belum adanya edukasi mengenai pencegahan DOMS pada komunitas ini. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anggota komunitas mengenai mekanisme terjadinya DOMS serta tindakan pencegahan melalui pemanasan yang tepat. Metode dari pengabdian ini menggunakan deskriptif kualitatif, Dimana pengambilan data dilakukan melalui observasi, wawancara, serta pemberian pre dan post-test mengenai DOMS. Edukasi diberikan melalui penyampaian materi dengan media leaflet, diskusi interaktif, serta demonstrasi latihan pemanasan. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman responden mengenai DOMS, yang ditunjukkan melalui perbandingan skor pre dan post-test. Responden menunjukkan keterlibatan aktif selama materi diberikan dan tergerak untuk mulai memodifikasi teknik pemanasan sesuai edukasi yang diberikan. Dapat disimpulkan bahwa edukasi yang dilakukan efektif dalam meningkatkan pengetahuan anggota komunitas mengenai DOMS dan pentingnya pemanasan yang tepat serta membangun kesadaran untuk bertindak lebih baik dalam pemanasan sebelum aktivitas wotagei.
Sosialisasi Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Bidang Kehutanan Bagi Siswa SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru Sebagai Persiapan Pra Kerja Lestari, Ika; Somadona, Sonia; Darlis, Viny Volcherina; Sribudiani, Evi; Qomar, Nurul; Pebriandi, Pebriandi; Irfani, Ewi; Oktorini, Yossi; Mardiansyah, M. Mardiansyah; Yoza, Defri; Suhada, Nur; Masruri, Niskan Walid; Metananda, Arya Arismaya
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.6329

Abstract

Pekerjaan di bidang kehutanan tergolong berisiko tinggi, baik terhadap kecelakaan kerja maupun penyakit akibat kerja. Rendahnya kesadaran pekerja terhadap pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi salah satu penyebab utama belum optimalnya penerapan K3 di sektor ini. Sayangnya, pemahaman mengenai K3 masih sangat minim, baik dari segi edukasi, pelatihan, maupun sosialisasi di lingkungan kerja kehutanan. Siswa SMK Kehutanan, sebagai calon tenaga kerja masa depan, perlu dibekali sejak dini dengan pengetahuan menyeluruh tentang pentingnya K3. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi dan pemahaman awal kepada siswa, khususnya di SMK Negeri Kehutanan Pekanbaru, agar mereka memiliki kesiapan bekerja secara sehat, aman, dan bertanggung jawab setelah menyelesaikan Pendidikan. Kegiatan diimplementasikan melalui sosialisasi K3 yang mencakup tiga tahapan utama: prasosialisasi, sosialisasi, dan pascasosialisasi. Materi disampaikan melalui metode posko dengan pendekatan edukatif, partisipatif, dan interaktif. Terdapat empat fokus materi yang diberikan, yaitu: (1) K3 di bidang kehutanan, (2) alasan pentingnya K3, (3) alat pelindung diri (APD) yang digunakan dalam kehutanan, dan (4) perancangan praktik kerja kehutanan yang sesuai dengan standar K3. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test terhadap 20 indikator yang telah ditentukan. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa dari 49% sebelum sosialisasi menjadi 82% setelah kegiatan berlangsung. Ini membuktikan bahwa kegiatan sosialisasi berhasil membangun kesadaran awal siswa mengenai pentingnya perlindungan diri dan keselamatan kerja sejak dini, khususnya dalam sektor kehutanan.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi April - Juni Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Maret Vol. 6 No. 4.1 (2025): SPESIAL ISSUE DESEMBER Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember Vol. 6 No. 3 (2025): Edisi Juli - September Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi April - Juni Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi Januari - April Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi Januari - Maret Vol. 6 No. 1.1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) SPECIAL ISSUE Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi Mei- Agustus Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Vol. 3 No. 2.2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 5 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) SPECIAL ISSUE Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Vol. 3 No. 2.1 Desember (2022): SPECIAL ISSUE Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Vol. 2 No. 3 (2022): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Vol. 2 No. 1 (2020): Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) More Issue