cover
Contact Name
Eri Setia Romadhon
Contact Email
ftsp.uj@gmail.com
Phone
+6281280186063
Journal Mail Official
jurnal@ftspjayabaya.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Bogor Km 28,8 Jakarta- Indonesia
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil-Arsitektur
Published by Universitas Jayabaya
ISSN : 14129299     EISSN : 27454738     DOI : https://doi.org/10.54564/jtsa
Core Subject : Engineering,
Jurnal ini menerima naskah asli dari penelitian yang original, artikel tentang kebijakan, dengan cakupan penelitian di bidang teknik sipil dan teknik arsitektur. Scope Jurnal ini sebagai berikut: - Traffic Engineering - Water Resources Engineering, - Construction Management - Structural Engineering, - Geotechnical Engineering, - Transportation Engineering, - Architechture Engineering, - Environmental Engineering.
Articles 162 Documents
PERKERASAN JALAN LENTUR ( FLEXIBLE PAVEMENT ) RUAS JALAN KARTINI – PANCORAN MAS KECAMATAN PANCORAN MAS – KOTA DEPOK Brata, Dony Tirta; Haidar Nur, Doni
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 25 No. 1 (2026): EDISI BULAN MEI
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v25i1.276

Abstract

Perkerasan lentur adalah jenis perkerasan jalan yang menggunakan aspal sebagai bahan pengikat utama, sehingga struktur perkerasan bersifat Lentur ( Fleksibel ) dan mampu menyesuaikan diri terhadap deformasi kecil akibat beban lalu lintas tanpa mengurangi retak langsung. Konsep dari perencanaan perkerasan lentur (flexible pavement) cara Bina Marga berdasarkan konsep mekanistik emperis . Konsep Perencanaan perkerasan mengunakan Metode MDP 2024 diterbitkan sebagai penganti Metode MDP 2017. Desain Perkerasan yakni dengan mengumpulkan data lapangan,analisis tanah dasar dengan menguji CBR nilai nya nanti dapat digunakan dengan CESAL dalam menentukan ketebalan aspal serta menentukan struktur perkerasan.Perencanaan Perkerasan Jalan Lentur ( Flexible Pavement ) Ruas Jalan Kartini – Pancoran Mas Kecamatan Pancoran Mas – kota Depok menggunakan metode Bina Marga 2024.Penelitian ini untuk menentukan ketebelan lapisan perkerasan yang optimal untuk meningkatkan daya tahan jalan terhadap beban berat dan memastikan umur layanan jalan kuat selama 20 Tahun. Metode penelitian ini meliputi pengumpulan data primer dan sekunder, analisis lalu lintas harian, serta perhitungan desain struktur perkerasan. Hasil penelitian perencanaan menggunakan jenis aspal Laston, menunjukkan bahwa perkerasan lentur dengan tebal aspal 5 Cm dan struktur pondasi bawah yang dirancang sesuai standar Bina Marga dan mampu meningkatkan kinerja jalan, mengurangi kerusakan jalan, serta meminimalkan biaya perawatan jalan.
Implementation of Net Zero Energy Building (NZEB) Principles in High-Rise Buildings in Tropical Climates: A Case Study of TechnoPark Tower, Hanoi LESTARI, SUCI
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 25 No. 1 (2026): EDISI BULAN MEI
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v25i1.277

Abstract

The need to reduce the impact of climate change has pushed the development of buildings that use less energy, including the idea of Net Zero Energy Building (NZEB). NZEB means a building can produce as much energy as it uses in a year, usually from renewable sources. This study looks at how NZEB is applied in TechnoPark Tower, Hanoi, as an example of a tall building in a tropical climate. The method used is descriptive-analytical, based on literature review, observation of design strategies, and evaluation of the building’s energy performance. The results show that the biggest challenge in tropical high-rise buildings is the high need for cooling, because of strong sunlight and high humidity. To deal with this, the building uses passive design strategies such as proper orientation, double-layer façades, and shading elements to reduce heat from the sun. These are supported by active systems like efficient air conditioning, smart energy control, and the use of renewable energy such as solar panels. Because the roof area is limited, additional solar systems are also used outside the main building area. In conclusion, applying NZEB in high-rise buildings needs a good mix between design and technology. TechnoPark Tower shows that even in tropical conditions, energy efficiency can still be achieved, and it can be a useful example for future building design.